cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 1,697 Documents
Pengaruh Disiplin Kerja Dan Employee Engagement Terhadap Kinerja Karyawan Pegadaian Kanwil I Medan Harmen, Hilma; BR Manurung, Yeni Indriani; Sitompul, Endang Sriwahyuni; Alfarizi, Parid; Napitupulu, Christian; Girsang, William
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13776

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan employee engagement terhadap kinerja karyawan PT Pegadaian Kanwil I Medan. Fenomena rendahnya kedisiplinan dan tingkat keterlibatan karyawan menjadi dasar perlunya penelitian ini dilakukan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 80 responden yang dipilih dari pegawai level staf. Instrumen penelitian diuji validitas dan reliabilitasnya, serta seluruh data dianalisis melalui regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, yang berarti semakin tinggi kepatuhan terhadap aturan dan standar kerja, semakin baik kinerja yang dihasilkan. Employee engagement juga berpengaruh positif dan signifikan, menunjukkan bahwa semangat, dedikasi, dan keterlibatan psikologis karyawan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh signifikan dan mampu menjelaskan 47,1% variasi kinerja karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kinerja optimal dicapai melalui kombinasi antara disiplin kerja yang baik dan tingkat employee engagement yang tinggi. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi perusahaan dalam merumuskan strategi peningkatan kinerja melalui penguatan budaya disiplin dan peningkatan keterlibatan karyawan.
Implementasi Filsafat Sosial Marhaenisme Untuk Membentuk Masyarakat Yang Plural Menuju Indonesia Emas Lukman Fauzi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13780

Abstract

Soekarno was first President of Indonesia has more ideas and concepts for social development. Since young lifespan, Soekarno was showed his attention for Indonesia freedom. As HOS. Tjokroaminoto’s Student, Soekarno has good rhetoric to interest other people in order follow his thought. One of Soekarno’s thought is Marhaenism. Marhaenism as struggle coordinating institution for strive with colonial government. Soekarno founds this idea with he meets a poor farmer which named Marhaen. After Soekarno meets Marhaen, he found that more Indonesia people were under poverty has caused colonialism. Soekarno had arranged the Marhaenism principals as struggle law for Marhaenis. Marhaenis are the poor farmer, laborer, and other poor people that need freedom in their life. Moreover, Marhaenism is critical theory to analyst all thinking’s which contains hidden exploitation, like thinking doctrine or hidden political action was masked by religion thought. As critical theory, Marhaenism is being epistemology based rationally critic. To critic other thinking, marhaenism principles become linguistic study to analyst and interprets about ides or concepts were be exclusive ideology. Soekarno in his some writings criticizes other exclusive ideology was closed critic reason for development and progression. For Soekarno, critic reason is very important as human being. Without reason, a human can’t grow up in their life. This attention was understood by Soekarno when he knew the reality of Indonesia people under colonialize. And now, marhaenism as a critic thingking purposed to apply Pancasila as Indonesia Ideology. Pancasila was defined by Soekarno with Marhaenism view. So, the spirit of Soekarno in Marhaenism principles always needed to apply Pancasila in social life for Indonesia development.
Pertanggungjawaban Hukum Terhadap Prajurit Siswa pada Tahap Dasar Keprajuritan yang Melakukan Tindak Pidana dalam Kesatuan Kodiklatal Jainal Mustafa Siregar
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13843

Abstract

Tentara Nasional Indonesia (TNI) sebagai komponen utama dalam sistem pertahanan negara memiliki tugas untuk menjaga kedaulatan serta melindungi negara dari berbagai ancaman, baik yang berasal dari luar maupun dari dalam negeri. TNI dibangun dengan disiplin yang kuat, di mana setiap prajurit dilatih untuk mematuhi perintah atasan secara mutlak guna memastikan bahwa setiap perintah dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, dan mendukung tujuan pertahanan negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukan hukum dan tanggung jawab hukum Siswa Prajurit Dasar yang melakukan tindak pidana militer di lingkungan Kodiklatal dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2004 Pasal 28, Siswa Prajurit Dasar memiliki status hukum resmi sebagai Prajurit Siswa Tahap Pertama. Kedudukan hukum ini memberikan legitimasi terkait hak dan kewajiban mereka sebagai abdi negara, serta bertujuan mencegah penyalahgunaan kewenangan dan menjaga integritas institusi TNI. Undang-undang tersebut menegaskan landasan hukum bagi prajurit siswa, sehingga mereka berhak mengikuti proses pendidikan serta tahapan pembinaan dalam lingkungan TNI secara resmi dan sah. Selain itu, Siswa Prajurit Dasar yang melakukan tindak pidana militer tidak hanya dikenai Hukuman Disiplin Militer, tetapi juga sanksi administratif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Berdasarkan Peraturan Kepala Staf Angkatan Laut Nomor 43 Tahun 2020 Pasal 14, prajurit siswa wajib mengganti seluruh biaya yang telah dikeluarkan negara untuk proses seleksi dan pendidikan pertama. Pengembalian biaya tersebut harus dilakukan sesuai dengan Standar Biaya Keluaran (SBK) yang berlaku, sebagai bentuk akuntabilitas dan kepatuhan terhadap ketentuan hukum.
Pengaruh Ukuran Perusahaan, Audit Fee, dan Komite Audit Terhadap Auditor Switching dengan Dimoderasi oleh Reputasi Auditor di Perusahaan Perbankan Terdaftar BEI 2020-2024 Arrizal Biasta Ryandra; Bambang Ahmad Indarto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13844

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, audit fee, dan komite audit terhadap auditor switching dengan reputasi auditor sebagai variabel moderasi pada perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi hipotesis. Populasi penelitian adalah seluruh perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI periode 2020-2024 sebanyak 47 perusahaan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel sebanyak 28 perusahaan perbankan dengan total 140 unit observasi. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan yang telah diaudit dan dipublikasikan. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Model (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) dengan software WarpPLS versi 7.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap auditor switching (β=-0,011; p=0,477); (2) audit fee berpengaruh negatif dan signifikan terhadap auditor switching (β=-0,277; p=0,051); (3) komite audit berpengaruh positif dan signifikan tinggi terhadap auditor switching (β=0,540; p<0,001). Hasil pengujian moderasi menunjukkan bahwa: (4) reputasi auditor tidak mampu memperkuat pengaruh ukuran perusahaan terhadap auditor switching (β=0,098; p=0,295); (5) reputasi auditor tidak mampu memperkuat pengaruh audit fee terhadap auditor switching (β=0,165; p=0,175); (6) reputasi auditor mampu memperkuat pengaruh komite audit terhadap auditor switching (β=-0,405; p=0,007). Temuan ini mengindikasikan bahwa perusahaan dengan komite audit yang aktif serta mempertimbangkan reputasi KAP terafiliasi Big Four cenderung melakukan pergantian auditor untuk meningkatkan kredibilitas laporan keuangan dan kualitas tata kelola perusahaan.
Peran Komunikasi Internal Perusahaan dalam Membentuk Budaya Kerja pada Karyawan Generasi Z Ando Yuda Maulana; Fifi Novianty
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13931

Abstract

Komunikasi internal merupakan komponen vital dalam membangun sebuah pondasi atau tatanan suatu organisasi atau perusahaan. Komunikasi internal yang telah berlangsung sejak lama akhirnya melahirkan produk-produk budaya kerja yang diturunkan antar generasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta menganalisis bagaimana budaya kerja internal mampu untuk menyesuaikan diri dan mempengaruhi budaya kerja pada generasi z, lalu bagaimana cara atau solusi yang bisa ditempuh perusahaan untuk mengatasi hambatan dalam komunikasi internal terkhususnya dengan generasi z. metodologi yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara dengan beberapa pekerja dari kalangan generasi z di kabupaten jepara yang lahir diantara tahun 2000 sampai 2004. lalu, hasilnya akan dilakukan proses analisis data dengan menggunakan teori analisis kualitatif dari Miles dan Huberman, dengan cara pereduksian data hasil wawancara dan studi pustaka. Penelitian ini menemukan hasil bahwa generasi z cenderung lebih suka dengan komunikasi terbuka, solutif, cepat dan biasanya berbasis digital. Generasi z juga akan merasa kesulitan beradaptasi apabila budaya perusahaanya bersifat kaku, tertutup dan terlalu hierarkis. Hasil penemuan penelitian ini mengimplikasikan terhadap pentingnya pembentukan budaya kerja yang lebih mengarah pada proses budaya komunikasi modern dan demokratis. Hal ini bertujuan untuk tetap merangkul generasi muda dan mengasah potensi kolaborasi kreatif mereka. Selain itu, pembentukan komunikasi internal yang demokratis dan modern bisa menghindari beberapa potensi dissintegrasi komunikasi yang terjadi diantara karyawan, dan juga potensi konflik yang bisa saja terjadi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah komunikasi internal yang terbuka, inovatif, fleksibel dan mengutamakan kesetaraan cenderung lebih disukai dan lebih membantu proses adaptasi generasi z dan mampu mencegah terjadinya dissintegrasi komunikasi atau konflik yang bisa merugikan perusahaan.
Pengaruh Konsumsi Teh Rosella dan Teh Daun Kelor terhadap Kadar Hemoglobin pada Wanita Usia Subur di Puskesmas Munjul Kabupaten Pandeglang Tahun 2024 Yuli, Yuli; Retno Sugesti; Shinta Mona Lisca
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13932

Abstract

Tingkat kejadian anemia pada wanita usia subur usia 15-49 tahun di Indonesia pada tahun 2020 mencapai 44,2%, anemia pada usia subur pada tahun 2019 sebesar 37,7% pada Provinsi Banten pada tahun 2018 sebanyak 35,2%. Terjadi peningkatan pada tahun 2019 sebesar 37,7%, yang berarti bahwa 5-6 wanita usia subur mengalami anemia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efek pemberian teh rosella dan teh daun kelor terhadap anemia pada wanita usia subur. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif. Metode penelitian kualitatif deskriptif berupa penelitian dengan metode atau pendekatan studi kasus. Itu dilakukan langsung kepada 2 wanita usia subur. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan antara responden yang diberikan intervensi teh rosella dengan responden yang diberikan teh daun kelor. Pemantauan dilakukan selama 15 hari dengan 4 monitor, kadar hemoglobin pada responden yang diberikan teh daun kelor mengalami peningkatan lebih cepat dibandingkan ibu yang diberikan teh rosella.
Pancasila dalam Perspektif Sejarah Perjuangan Bangsa Indonesia Kirana Cinta Mentari; Mutia Rohman; Sopi Sulistiawati; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14074

Abstract

Pancasila, sebagai landasan dan ideologi negara Indonesia, berfungsi dasar filosofis yang mempersatukan keragaman bangsa. Secara historis, Pancasila lahir dari janji kemerdekaan Jepang pada tahun 1944, pembentukan BPUPKI pada tahun 1945, dan pidato Soekarno pada 1 Juni 1945 memperkenalkan lima prinsip Pancasila. Pada 18 Agustus 1945, Pancasila secara resmi disahkan sebagai landasan negara. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kronologi dan evolusi makna Pancasila dalam sejarah bangsa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan sumber utama berupa artikel ilmiah dan jurnal akademik berkaitan dengan pembentukan, nilai-nilai, dan posisi Pancasila. Pengumpulan data dilakukan melalui pencarian literatur dan dianalisis secara deskriptif dan interpretatif. Penelitian menunjukkan Pancasila berakar pada nilai-nilai pra-kemerdekaan dan merupakan konsensus mulia bangsa. Pancasila merupakan dasar filosofis, pedoman hidup, dan pemersatu bangsa Indonesia untuk melaksanakan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Pancasila sebagai Landasan dan Moral Bagi Kemajuan IPTEK di Indonesia Salsabila Mahmada; Citra Annisa; Nur Afni; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14111

Abstract

Berbagai aspek kehidupan manusia, termasuk sosial, ekonomi, dan budaya, dipengaruhi kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi. Namun, kemajuan ini membawa tantangan moral dan etika, seperti peningkatan ketidaksetaraan sosial, penyalahgunaan teknologi, dan kerusakan nilai-nilai manusia. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kepustakaan kualitatif. Penelitian menunjukkan bahwa Pancasila berfungsi sebagai acuan moral penting dalam mengarahkan pengembangan dan penerapan teknologi dan ilmu pengetahuan. Kepercayaan kepada Tuhan memastikan bahwa teknologi tidak hanya sesuai prinsip agama tetapi juga ramah lingkungan. Prinsip Kemanusiaan menekankan teknologi dan ilmu pengetahuan tidak boleh digunakan untuk eksploitasi tetapi untuk kesejahteraan manusia. Di tengah tantangan globalisasi digital, prinsip persatuan memperkuat solidaritas nasional. Sementara itu, prinsip demokrasi dan keadilan sosial menekankan tanggung jawab kolektif dan keadilan dalam kemajuan teknologi. Penerapan nilai-nilai Pancasila dalam pengembangan teknologi dan ilmu pengetahuan merupakan upaya strategis untuk mendorong kemajuan yang moral, berorientasi pada manusia, dan adil secara sosial. Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai landasan moral, tetapi juga berfungsi sebagai pelindung terhadap efek buruk dari kemajuan teknologi kontemporer.
Pancasila sebagai Sistem Etika Kherunnissa Az Zahra Tabroni; Naia Safira; Rijka Mukaromatussalisah; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14127

Abstract

Pancasila, merupakan sistem nilai yang berfungsi sebagai dasar negara, membantu mengarahkan kehidupan moral rakyat Indonesia. Pancasila berfungsi sebagai sistem etika yang tidak hanya berfungsi sebagai norma, tetapi juga berfungsi sebagai pedoman praktis membangun karakter, kebijakan publik, dan perilaku sosial. Tujuan penelitian ini adalah menguraikan sumber utama Pancasila sebagai sistem etika dengan mempertimbangkan aspek historis, sosiologis, dan politis. Metode yang digunakan adalah melakukan penelitian literatur dengan melihat tulisan ahli. Kajian menunjukkan prinsip-prinsip Pancasila berasal dari perspektif bangsa yang ada sebelum kemerdekaan. Pancasila berasal dari realitas masyarakat yang heterogen secara sosiologis, dan politis, itu menjadi dasar moral untuk menjalankan kekuasaan negara. Dengan tiga dimensi ini, Pancasila menjadi bukan hanya dasar ideologis tetapi juga sistem etika yang membantu memajukan kehidupan bangsa menuju tatanan yang berkeadilan, beradab, dan berketuhanan. Pancasila memiliki makna filosofis dan kehidupan nyata karena memiliki kapasitas membentuk landas moral bangsa Indonesia di tengah globalisasi dan kerusakan nilai.
Pancasila Sebagai Sistem Filsafat yang Mendasari Negara Hukum Indonesia Aida Rahmasari; Cahya Nariyah Azizah; Sherina Ariyanti; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14160

Abstract

Pancasila, sebagai landasan negara, berfungsi sebagai ideologi nasional dan kerangka filosofis yang memberikan dasar moral dan normatif untuk penerapan negara hukum Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan filosofis normatif. Penelitian ini menunjukkan prinsip-prinsip negara hukum seperti kedaulatan hukum, keadilan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia didukung oleh dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari setiap sila Pancasila. Pancasila tidak hanya berfungsi sebagai sumber nilai hukum, tetapi juga berfungsi sebagai standar moral untuk proses penyusunan, pelaksanaan, dan penegakan hukum di Indonesia. Sebagai sistem filosofis, Pancasila menegaskan identitas dan arah perkembangan hukum nasional yang sepenuhnya berasal dari Indonesia. Hal ini meningkatkan kesadaran akan pentingnya prinsip-prinsip tersebut dalam kehidupan sehari-hari kita. Setiap sila Pancasila mengandung nilai-nilai yang menopang prinsip negara hukum dan menjadi pedoman etis dalam kehidupan nasional, memperkuat karakter hukum nasional yang berlandaskan jati diri bangsa Indonesia.