cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 1,697 Documents
Etika Kekuasaan Kehakiman dan Negara Hukum: Analisis Krisis Konstitusional Mahkamah Konstitusi Indonesia Pasca Putusan 90/PUU-XXI/2023 Mochamad Novel; Made Adika Widiadinata; Rafid Dewa Erlangga; Aditya, Rayhan; Reuben Frederich Su
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13397

Abstract

Penelitian ini membahas krisis kepercayaan publik terhadap Mahkamah Konstitusi Indonesia pasca putusan Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang mengubah ketentuan usia calon presiden dan wakil presiden. Putusan tersebut menimbulkan kontroversi akibat dugaan konflik kepentingan dan nepotisme politik, yang menggoyahkan netralitas dan independensi Mahkamah. Penelitian bertujuan menganalisis pelanggaran etika dalam putusan tersebut dan dampaknya terhadap prinsip negara hukum serta menawarkan reformasi etika dan kelembagaan untuk memulihkan independensi Mahkamah. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan analisis normatif dan data empiris sekunder dari laporan Komisi Yudisial, pusat studi konstitusi, dan media hukum nasional. Analisis data dilakukan secara tematik dengan teknik triangulasi. Hasil menunjukkan adanya erosi signifikan pada kepercayaan publik dan legitimasi yudikatif akibat kegagalan etika internal, aktivisme hakim, dan melemahnya pengendalian diri yudisial. Kesimpulan menekankan pentingnya reformasi menyeluruh dalam seleksi hakim, pendidikan etika berkelanjutan, transparansi putusan, dan pengawasan etika independen demi menghidupkan kembali legitimasi moral dan institusional Mahkamah sebagai penjaga demokrasi konstitusional Indonesia
Pengaruh Penerapan Kurikulum Berbasis Karakter Terhadap Perkembangan Moral Siswa Di SMA 1 Polewali Akbar, Aidul; Ma’shumah Syamsir; Nezha Pangarungan; Romansyah Sahabuddin; Agussalim, Agussalim
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan kurikulum berbasis karakter terhadap perkembangan moral siswa di SMA 1 Polewali. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya moralitas sebagai bagian integral dari pembentukan karakter, serta adanya fenomena bahwa perkembangan moral siswa belum sepenuhnya optimal meskipun kurikulum berbasis karakter telah diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksplanatori. Sampel penelitian terdiri dari 120 siswa yang dipilih menggunakan teknik sampling acak proporsional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berbasis skala Likert dan diperkuat dengan observasi serta wawancara terbatas. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, uji prasyarat, dan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum berbasis karakter berada pada kategori tinggi, demikian pula perkembangan moral siswa. Hasil analisis regresi mengungkapkan bahwa kurikulum berbasis karakter berpengaruh signifikan terhadap perkembangan moral siswa, dengan kontribusi sebesar 44,6%. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan implementasi pendidikan karakter melalui pembelajaran, keteladanan, dan budaya sekolah yang kondusif. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan kerja sama antara guru, sekolah, dan orang tua untuk mendukung perkembangan moral siswa secara optimal.
Pengaruh Pelatihan dan Pemberian Insentif terhadap Prestasi Karyawan di JPP Skin Laser Clinic Jakarta Putri Nurul Aini; Rian Andriani; Mira Veranita
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13536

Abstract

Klinik kecantikan memerlukan pengelolaan sumber daya manusia yang optimal untuk menjaga kualitas layanan. Pelatihan dan pemberian insentif menjadi strategi penting dalam meningkatkan prestasi kerja karyawan. Namun, di JPP Skin Laser Clinic Jakarta ditemukan sebagian karyawan belum menguasai prosedur terbaru dan merasa kurang termotivasi akibat sistem insentif yang belum maksimal. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed methods) dengan desain eksploratori sekuensial (sequential exploratory design). Tahap pertama adalah kualitatif melalui wawancara mendalam terhadap 5 partisipan yang dipilih secara purposive, bertujuan menggali pengalaman dan persepsi terkait pelatihan serta insentif. Temuan tahap kualitatif digunakan untuk menyusun instrumen kuantitatif berupa kuesioner yang kemudian diberikan kepada seluruh karyawan tetap (total sampling, n = 45). Data kuantitatif dianalisis menggunakan uji t, uji F, dan koefisien determinasi melalui SPSS. Pelatihan (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi karyawan (Y), terutama dalam peningkatan keterampilan pelayanan. Insentif (X2) juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi karyawan, khususnya dalam memotivasi karyawan dengan beban kerja tinggi. Uji simultan menunjukkan pelatihan dan insentif secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap prestasi kerja. Hasil penelitian mendukung teori bahwa peningkatan kompetensi melalui pelatihan rutin dan pemberian insentif yang adil dapat meningkatkan kinerja. Pihak manajemen perlu memastikan materi pelatihan sesuai perkembangan teknologi estetika serta meninjau transparansi dan kesesuaian sistem insentif dengan kontribusi karyawan.
Peningkatan Pemahaman Akuntansi Berbasis Digital di SMK Kristen BM Salatiga dan SMK Diponegoro Salatiga Tantra, Arda Raditya; Bambang Ahmad Indarto; Abdul Aziz; Teguh Harso Widagdo
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13595

Abstract

Siswa jurusan akuntansi perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan untuk mengoperasikan aplikasi akuntansi digital. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini berlokasi di SMK Kristen BM Salatiga dan SMK Diponegoro Salatiga dengan tujuan meningkatkan pengetahuan tentang akuntansi berbasis digital dan meningkatkan keterampilan mengoperasikan aplikasi akuntansi berbasis digital pada siswa SMK Kristen BM Salatiga dan SMK Diponegoro Salatiga. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah metode ceramah, bimbingan, dan diakhiri dengan diskusi tanya jawab. Materi kegiatan pengabdian masyarakat antara lain pengenalan aplikasi akuntansi berbasis digital, praktek mengoperasikan aplikasi dengan mengerjakan latihan kasus, dan ditutup dengan hasil akhir kegiatan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu meningkatnya pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mengoperasikan aplikasi akuntansi berbasis digital, sehingga dapat dijadikan modal wawasan bagi siswa ketika lulus nanti.
Strategi Pemasaran dan Inovasi Produk Pri.celessofficial dalam Mengembangkan Bisnis Jilbab Modern Nur Fadhilah Murtadir; Sahrah Fadillah Usman; M. Rasyid Ridha; Firdaus W Suhaeb
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13596

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran dan inovasi produk yang diterapkan oleh Pri.celessofficial dalam mengembangkan bisnis jilbab modern di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung, serta data sekunder dari dokumentasi dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pri.celessofficial menerapkan strategi pemasaran yang mencakup empat elemen utama: produk, harga, tempat, dan promosi. Strategi produk difokuskan pada penggunaan bahan jilbab berkualitas, model terkini, dan variasi warna yang sesuai tren pasar. Strategi harga bersifat kompetitif dan terjangkau, sedangkan distribusi dilakukan secara fleksibel melalui platform online dan offline. Dalam strategi promosi, media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Shopee dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan brand awareness dan interaksi dengan pelanggan. Inovasi produk dan pemasaran digital menjadi faktor utama dalam menarik minat konsumen, memperluas jangkauan pasar, serta membangun loyalitas pelanggan. Penelitian ini menegaskan bahwa kombinasi antara inovasi produk dan pemasaran digital merupakan kunci keberhasilan bisnis fesyen muslim di tengah persaingan industri modern.
Analisis Yuridis terhadap Sanksi Pidana bagi Pelaku Kekerasan dalam Rumah Tangga Menurut KUHP dan UU No. 23 Tahun 2004 Prillian Aditya Restu; Muhammad Zaky Alfaraby; M. Omar Sajid; Rohaini, Rohaini
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13644

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengaturan sanksi pidana bagi pelaku kekerasan dalam rumah tangga menurut KUHP dan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. KUHP hanya mengatur kekerasan secara umum sehingga belum mampu menyesuaikan dengan karakteristik relasi domestik yang kompleks. Sebaliknya, UU PKDRT memberikan definisi yang lebih jelas, klasifikasi bentuk kekerasan, serta mekanisme perlindungan korban yang lebih komprehensif. Meskipun demikian, penerapannya masih menghadapi kendala seperti rendahnya pemahaman aparat, kesulitan pembuktian, dan faktor sosial budaya yang membuat korban enggan melapor. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UU PKDRT lebih efektif memberikan perlindungan, namun memerlukan peningkatan sosialisasi dan penguatan penegakan hukum.
Implikasi Ketiadaan Kontrak Kerja terhadap Perlindungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pekerja Sektor Informal di Kabupaten Buleleng (Fokus Studi pada Bidang Jasa) Calvin Isaac Hokoyoku
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13645

Abstract

Penelitian ini berjudul “Implikasi Ketiadaan Perjanjian Kerja terhadap Perlindungan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pekerja Sektor Informal di Kabupaten Buleleng (Studi pada Bidang Jasa di Kecamatan Buleleng)”. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan socio-legal untuk mengkaji dampak ketiadaan perjanjian kerja tertulis terhadap perlindungan K3 bagi pekerja sektor informal. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiadaan perjanjian kerja melemahkan posisi pekerja informal dalam memperoleh hak perlindungan keselamatan kerja, diperparah oleh faktor sosio-kultural yang menekankan hubungan kekeluargaan sehingga mengabaikan aspek hukum formal. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan antara norma hukum ketenagakerjaan dengan realitas sosial, serta menunjukkan lemahnya penerapan asas keadilan dalam hubungan keperdataan.
Transformasi Budaya Indonesia Di Era Modernisasi Virginia, Clarisa; Napouling, Debby; Yulinta, Helpani; Putri, Nurfathiyyah Farida; Tiatri, Sri
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13652

Abstract

Globalisasi, modernisasi, dan digitalisasi menjadi salah satu sumber kekuatan utama yang memengaruhi kehidupan sosial-budaya masyarakat di Indonesia. Ketiganya mendorong keterbukaan, inovasi, serta promosi budaya melalui media digital, namun juga turut melemahkan nilai-nilai tradisional, menggeser interaksi sosial menjadi virtual, dan memunculkan hibridisasi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak modernisasi terhadap transformasi budaya di Indonesia melalui metode scoping review. Data diperoleh dari artikel jurnal, laporan penelitian, dan sumber akademik lain yang terbit pada rentang tahun 2020–2025. Seleksi literatur mengikuti tahapan PRISMA-ScR, dari 57 artikel awal menjadi 8 artikel utama yang relevan untuk dianalisis. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan tematik, dengan fokus pada isu pergeseran interaksi sosial, perubahan identitas budaya, peran media digital, dan strategi pelestarian budaya lokal di tengah maraknya globalisasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa globalisasi, modernisasi, dan digitalisasi menyebabkan adanya perubahan nilai, perilaku, dan identitas sosial-budaya pada masyarakat di Indonesia, terutama generasi muda. Serta, berperan positif sebagai sarana revitalisasi budaya dan penguatan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Oleh karena itu, pelestarian budaya perlu difokuskan pada penguatan identitas lokal melalui kolaborasi berbagai pihak, agar warisan budaya tetap lestari dan relevan di era modern
Evaluasi Pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah Bagaq, M. Affauw Al
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13702

Abstract

Penelitian ini didasarkan oleh konsep Teori Evaluasi menurut William N. Dunn. Yangmana melalui pembahasan 6 (enam) sub konsep Evaluasi yaitu: Efektivitas, Efisiensi, Kecukupan, Pemerataan, Responsivitas, dan Ketepatan pengelolaan Dana Desa maka diharapkan dari hasil penelitian ini dapat memberikan rekomendasi atas pengelolaan Dana Desa yang lebih efektif di Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah di masa akan datang. Penelitian ini dilaksanakan melalui pendekatan metode penelitian kualitatif dengan tipe deskriptif. Data dan informasi dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan proses reduksi data, penyajian data, dan kemudian menarik kesimpulan/verifikasi atas pembahasan permasalahan yang ada. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa proses pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah telah efektif. Hal ini ditunjukkan dari seluruh tahapan pengelolaan Dana Desa yang telah efisien, cukup memadai, merata, memiliki responsivitas tinggi, dan dikelola secara tepat. Dalam rangka meningkatkan efektivitas pengelolaan Dana Desa di Kecamatan Pandawan Kabupaten Hulu Sungai Tengah disarankan agar Pemerintah Desa memperluas partisipasi masyarakat, melaksanakan pelatihan berkelanjutan bagi perangkat desa, mengupayakan strategi diversifikasi sumber pendapatan desa, menyusun rencana kerja yang fleksibel, dan mengembangkan sistem pelaporan yang lebih komunikatif dan partisipatif untuk masyarakat desa.
Tinjauan Yuridis Hak Guna Bangunan Atas Hak Pengelolaan dalam Sengketa Rumah Susun Mangga Dua Court Resfa Klarita Trasaenda; Indira Yekti Widya Pramesti; Amanda Feby Sabrina; Gema Mutiara Insani; Dwi Desi Yayi Tarina
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13767

Abstract

Pertumbuhan urbanisasi di Indonesia mendorong pembangunan rumah susun sebagai solusi hunian vertikal, namun sering menimbulkan sengketa hukum terkait status tanah dasar, khususnya Hak Guna Bangunan (HGB) di atas Hak Pengelolaan (HPL). Penelitian ini mengkaji kedudukan yuridis HGB atas HPL dalam sistem pertanahan nasional, dengan fokus pada kasus sengketa kepemilikan satuan rumah susun di Apartemen Mangga Dua Court, di mana pembatalan perpanjangan HGB oleh Badan Pertanahan Nasional menimbulkan ketidakpastian bagi pemilik unit. Menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan analisis kualitatif melalui studi literatur, hasil penelitian menunjukkan bahwa HGB atas HPL diakui secara normatif melalui UUPA dan PP No. 18/2021, tetapi bergantung pada persetujuan pemegang HPL, dengan risiko pembatalan akibat ketidakharmonisan regulasi. Selain itu, perlindungan hukum bagi pemilik satuan rumah susun terhadap ketidakterbukaan informasi status tanah oleh pengembang diperkuat oleh UU Rumah Susun dan UU Hak Tanggungan, yang mengakui Hak Milik Satuan Rumah Susun sebagai objek jaminan independen, meskipun tantangan praktis seperti konflik norma eksekusi tetap ada. Kesimpulan menekankan perlunya harmonisasi peraturan dan edukasi hukum untuk menjamin kepastian hukum, perlindungan konsumen, serta keseimbangan kepentingan publik-privat dalam pengelolaan tanah.