cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 1,697 Documents
Pendekatan Fiqih Pendidikan terhadap Ibadah Puasa: Kajian Normatif tentang Hukum, Syarat, dan Rukun Raffida Aliya Bp; Auren Fladhira; Mutrikaaini, Mutrikaaini; Zahra Ramadini; Imam Tauhid
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14307

Abstract

Artikel ini mengkaji ibadah puasa melalui perspektif fiqih pendidikan dengan menitikberatkan pada pemahaman normatif mengenai hukum, syarat, dan rukun yang mengatur pelaksanaannya. Pendekatan fiqih pendidikan digunakan untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip hukum Islam dengan tujuan pembinaan moral, spiritual, dan karakter peserta didik dalam proses belajar mengajar. Dalam kajian ini, hukum puasa dianalisis berdasarkan ketentuan syariat beserta ragam klasifikasinya, seperti wajib, sunnah, makruh, dan haram. Pembahasan mengenai syarat puasa mencakup syarat wajib dan syarat sah, sementara analisis tentang rukun puasa memfokuskan pada unsur-unsur mendasar yang menentukan keabsahan ibadah tersebut. Melalui pendekatan normatif, artikel ini menunjukkan bahwa pemahaman komprehensif terhadap hukum, syarat, dan rukun puasa dapat memperkuat aspek pedagogis dalam pendidikan Islam, membantu peserta didik menginternalisasi nilai-nilai ketaatan, disiplin, dan ketakwaan. Kajian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan konsep fiqih pendidikan yang lebih aplikatif dan relevan dalam konteks pembelajaran modern.
Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Agresivitas Anak Binaan Di LPKA Kelas I Kutoarjo Muhammad Pralengka Jati; Denny Nazaria Rifani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14308

Abstract

Pengaruh Regulasi Emosi Terhadap Agresivitas Anak Binaan Di LPKA Kelas I Kutoarjo
Analisis Total Quality Management Dalam Kegiatan Ekspor Sapu Glagah Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto Muhammad Elfaizal Hakim; Denny Nazaria Rifani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14309

Abstract

Studi ini menganalisis kegagalan program ekspor sapu glagah di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Purwokerto menggunakan kerangka Total Quality Management (TQM) sebagai alat diagnostik. Program yang memiliki potensi signifikan ini dihentikan setelah hanya dua pengiriman karena masalah kualitas. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan petugas pemasyarakatan, narapidana, dan mitra kerja sama eksternal, serta melalui analisis dokumentasi. Temuan menunjukkan paradoks mendasar: program ini sangat sukses dalam dimensi Pemberdayaan Karyawan, secara efektif memberikan keterampilan, motivasi, dan prospek masa depan kepada narapidana. Namun, program ini gagal secara sistemik dalam dimensi inti TQM lainnya. Penyebab utama kegagalan diidentifikasi dalam Manajemen Kualitas Pemasok, di mana ketergantungan penuh pada mitra eksternal untuk bahan baku menyebabkan masuknya input berkualitas rendah secara konsisten. Hal ini diperparah oleh sistem Manajemen Proses yang rapuh, yang dilanda kurangnya pengawas dan inefisiensi operasional yang kronis. Akibatnya, meskipun memahami fokus pelanggan pada standar ekspor yang ketat, lembaga tersebut tidak mampu memenuhinya secara konsisten, yang menyebabkan tingkat pengembalian yang tinggi dan akhirnya penghentian program tersebut.
Demokrasi Deliberatif Di Tingkat RT/RW: Eksperimen Forum Warga Yang Setara Pada Permasalahan Sampah (Studi Kasus di Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat) Vebri Meliarni Oktavia Naibaho; Halking
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14310

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji implementasi demokrasi deliberatif di tingkat RT/RW melalui forum warga yang setara dalam membahas persoalan pengelolaan sampah di Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat. Sebanyak 15 warga yang mewakili berbagai latar belakang usia, jenis kelamin, dan profesi dilibatkan dalam forum diskusi terarah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa forum deliberatif mampu membuka ruang partisipasi yang setara, mengurangi dominasi elit lokal, serta menghasilkan kesepakatan kolektif mengenai pengelolaan sampah berbasis RT/RW. Terdapat tantangan muncul dalam hal keberlanjutan komitmen, keterbatasan sumber daya, dan minimnya dukungan dari pemerintah kelurahan. Penelitian ini menegaskan pentingnya demokrasi deliberatif sebagai mekanisme penguatan partisipasi warga sekaligus sebagai strategi alternatif untuk penyelesaian persoalan lingkungan di tingkat komunitas.
Studi Literatur Berbagai Jenis Tanaman Sumber Indikator Alami Asam Basa dan Karakteristiknya Fathoni, Anton; Tasya Nia Triani Bate’e
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14314

Abstract

Konsep asam basa merupakan salah satu topik penting dalam kimia yang memerlukan pembuktian melalui praktikum, salah satunya menggunakan indikator asam basa. Indikator sintetis yang umum digunakan di laboratorium memiliki keunggulan pada kestabilan warna dan ketepatan hasil, namun berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap kesehatan dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengkaji berbagai jenis sumber bahan alami dari tanaman yang mengandung pigmen peka pH, serta karakteristiknya sebagai indikator asam basa. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan analisis isi terhadap 29 jurnal ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat beberapa jenis tanaman dengan pigmen yang reaktif terhadap pH sebagai berikut: bunga sepatu dan kulit manggis (antosianin), kunyit (kurkumin), buah naga merah (Betasianin) Kulit buah naga kuning (betalain) dan bit merah (Betanin). Setiap pigmen akan berubah warna apabila dilarutkan dengan lingkungan asam atau basa, Setiap pigmen memiliki rentang pH efektif, kestabilan warna, serta metode ekstraksi yang berbeda-beda. Indikator alami memiliki keunggulan seperti biaya rendah, toksisitas rendah, ketersediaan tinggi, dan ramah lingkungan, sehingga berpotensi sebagai alternatif indikator sintetis dalam berbagai aplikasi, baik di pendidikan maupun penelitian
The Relationship Between Reading Motivation and English Literacy Achievement Among EFL Learners Rahayu, Putri Dianing Rahayu; Richard Fidal Deme Hadjon; Sakinah Aulia Rahmah; Muhammad Tahir; Suryadi Ishak
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14327

Abstract

This study examined the relationship between reading motivation and English literacy achievement among EFL learners. A quantitative correlational design was employed, using a reading motivation questionnaire and a standardized English literacy test administered to 30 intermediate-level students. Descriptive analysis showed that students demonstrated high literacy performance with moderate variability in reading motivation. Pearson correlation and simple linear regression revealed that reading motivation significantly predicted literacy achievement (R = 0.512, R² = 0.262, p = 0.004), indicating that 26.2% of the variance in literacy scores could be explained by motivation levels. Furthermore, an independent-samples t-test revealed no significant difference in literacy performance between male and female students (t = 0.925, p = 0.363). These findings highlight the central role of motivation in supporting literacy development in EFL contexts, suggesting that teaching practices should prioritize developing reading motivation. The study concluded that motivation is a key psychological factor influencing literacy outcomes, while gender plays no significant role in determining literacy achievement.
Kemitraan Dalam Pembinaan Kepribadian Bagi Anak Berhadapan Dengan Hukum (ABH) Tindak Pidana Pembunuhan Di LPKA Kelas II Jayapura Reynalin Sabami; Iman Santoso
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i1.14346

Abstract

Tindak pidana yang melibatkan Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), merupakan permasalahan kompleks yang menuntut pendekatan pembinaan kepribadian yang holistik dan terintegrasi. Fokus penelitian ini adalah untuk menilai peran kemitraan dalam pembinaan kepribadian ABH dan mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana peran kemitraan dalam pembinaan kepribadian ABH di LPKA Kelas II Jayapura dan hambatan-hambatan apa saja yang dihadapi dalam kemitraan ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran kemitraan dalam pembinaan kepribadian ABH dan mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam proses pembinaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Penelitian ini melibatkan pihak-pihak terkait, seperti petugas LPKA, mitra eksternal (PKBM Rauboria), dan anak binaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemitraan antara LPKA dan PKBM Rauboria berperan penting dalam menyediakan pendidikan setara, pelatihan keterampilan, dan pembinaan karakter bagi ABH. Namun, terdapat hambatan seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya tenaga pengajar terlatih, dan masalah koordinasi. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa meskipun terdapat tantangan, kemitraan yang terjalin antara LPKA dan PKBM Rauboria memberikan dampak positif dalam pembinaan kepribadian ABH, dan perlu adanya perbaikan dalam hal koordinasi dan fasilitas untuk meningkatkan efektivitas pembinaan.
Pancasila di Era Globalisasi, Tantangan, dan Relevansi sebagai Dasar Negara Luthfia Amalia Mulyadi; Renita Rudiana; Siti Nur Azizah; Zaenul Slam
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14352

Abstract

Pancasila berfungsi dan tetap kuat sebagai dasar negara dalam menghadapi tantangan globalisasi, yang berdampak pada berbagai aspek kehidupan bangsa kita. Indonesia melihat dua sisi globalisasi: liberalisasi ekonomi, kemajuan teknologi, dan arus informasi yang melintasi batas negara. Kedua aspek ini membawa peluang dan risiko bagi Indonesia. Di satu sisi, globalisasi memungkinkan inovasi, kemajuan digital, dan integrasi ekonomi global; namun, di sisi lain, ia juga menyebabkan ketidakadilan digital, kesenjangan sosial-ekonomi, individualisme yang lebih besar, dan penurunan semangat gotong-royong, yang menunjukkan bahwa sila Kelima belum dilaksanakan dengan baik. Selain itu, memasuki budaya negara lain dan menyebarkan ideologi yang tidak toleran melalui media digital membahayakan persatuan. Untuk menyelidiki literatur ilmiah yang berkaitan dengan Pancasila, globalisasi, dan keadilan sosial, artikel ini menggunakan pendekatan kajian pustaka deskriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pancasila masih relevan sebagai filter ideologis dan kompas moral dalam menangani efek buruk globalisasi. Pancasila meminta negara menjalankan perannya sebagai negara kesejahteraan, memperkuat pemerataan pembangunan, menjaga identitas bangsa, dan memastikan bahwa kemajuan teknologi digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat. Pancasila berfungsi sebagai pedoman strategis bagi Indonesia untuk mempertahankan kebebasan dan keadilan di era global.
Perspektif Kepala Sekolah dan Guru tentang Tunjangan Sertifikasi terhadap Kinerja di SMA 1 Teluk Gelam Wiwin Triani; Indriah Juwita; Mila Meiyanti; Musfirowati, Musfirowati; Neta Dian Lestari; Ahmad Zulinto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14385

Abstract

This study aims to explore the perspectives of principals and teachers regarding the impact of certification allowances on performance at SMA Negeri 1 Teluk Gelam. The research method used is qualitative with a case study approach. Data were collected through in-depth interviews with the principal and several teachers who had received certification allowances. The results show that certification allowances are considered to provide additional motivation for teachers to improve their performance. Teachers feel more appreciated and enthusiastic about developing more effective teaching methods. In addition, this allowance encourages increased professionalism and responsibility in carrying out duties. However, there is also a view that this allowance should be accompanied by stricter performance evaluations to ensure a sustainable positive impact. Overall, certification allowances play a significant role in improving the quality of education, although challenges in their implementation need to be continuously evaluated. These findings can serve as a basis for better education policies in optimizing the benefits of certification allowances.
Analisis dan Evaluasi Pelaksanaan Program Komunitas Belajar di SMA Negeri 1 Teluk Gelam Zwesty Wulandari; Elsha Vitria Fitriani; Darmawi Husni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14387

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of the Learning Community program at SMA Negeri 1 Teluk Gelam as a strategy to enhance teacher professional development within the context of an autonomous curriculum. This research employed a qualitative approach with an in-depth single case study design. Data collection was conducted through in-depth interviews, observations, and document review. The data were then analyzed using the Miles, Huberman, and Saldana model, which includes data condensation, presentation, and drawing and verifying conclusions. The research findings indicate that the program design aligns with the principles of Professional Learning Communities (PLCs), such as collaboration, group work, and an orientation toward improving student learning outcomes. Program implementation was fairly consistent through regular meetings, learning activities, and sessions sharing effective teaching practices. However, several challenges were encountered, including time constraints, varying teacher commitment, and inadequate technical support. The program had a positive impact on improving teachers' pedagogical and professional competencies, particularly in developing lesson plans, implementing innovative methods, and strengthening a collaborative culture. This study confirms that Learning Communities can be an effective means of improving teacher competency, provided they are supported by strong school leadership, adequate time, and ongoing evaluation mechanisms.