cover
Contact Name
Iman Jaladri
Contact Email
imanjaladri@gmail.com
Phone
+6285752879971
Journal Mail Official
imanjaladri@gmail.com
Editorial Address
Jalan 28 Oktober Siantan Hulu
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Media Gizi Khatulistiwa
ISSN : 30638259     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health,
Jurnal ini dibuat untuk menampung minat dan perhatian insan gizi untuk memajukan dan mengembangkan ilmu gizi. Keberadaan jurnal ini diharapkan akan menjadi saling tukar informasi antara peneliti, dosen dan mahasiswa untuk bersama-sama menemukan cara yang tepat dalam mengatasi masalah gizi di Indonesia
Articles 129 Documents
PENGARUH EDUKASI GIZI MELALUI GAME BERBASIS ANDROID DAN LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN POLA MAKAN  PADA REMAJA GASTRITIS DI SMA KRISTEN IMMANUEL DAN SMA SANTU PETRUS PONTIANAK Amelia Ramadania; Iman Jaladri; Desi
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 2 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gastritis merupakan peradangan dari mukosa lambung yang disebabkan oleh faktor iritasi dan infeksi, gastritis biasanya diawali oleh pola makan yang tidak teratur. Kebiasaan makan yang buruk dan mengkomsumsi makanan yang tidak hygien merupakan faktor resiko terjadinya gastritis. Bila penyakit ini tidak ditangani dengan baik dan dibiarkan hingga kronis, grastritis akan berkembang menjadi ulkus peptikus yang pada akhirnya bisa terjadi komplikasi seperti perdarahan, perforasi gaster, peritonitis, bahkan kematian. Perkembangan teknologi yang begitu pesat dapat dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan tersebut secara bertahap. Game edukasi memberikan proses pembelajaran secara tidak langsung yang terjadi pada saat bermain, sehingga proses pembelajaran akan lebih menarik dan menyenangkan.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi terhadap pengetahuan dan pola makan pada remaja gastritis di SMA Kristen Immanuel dan SMA Santu Petrus Pontianak. Jenis penelitian ini adalah Quasi Experiment dengan rancangan non randomized control group pretest posttest design. Uji yang digunakan adalah uji chi-square, paired t-test, independent t-test, wilcoxon, dan mann whitney. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 20 sampel dan waktu penelitian dilakukan pada bulan Agustus 2018 selama dua minggu. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada perbedaan rata-rata skor pengetahuan setelah diberikan perlakuan melalui game berbasis android dengan nilai p=0,002 (p<0,05), dan tidak ada perbedaan rata-rata pola makan setelah diberikan  perlakuan melalui leaflet dengan nilai p=0,083 (p>0,05). Saran dalam penelitian ini adalah sebaiknya untuk peneliti selanjutnya yang akan meneliti pola makan dan pengetahuan agar dapat melakukan penelitian dalam waktu 1 bulan-3 bulan.
PENGARUH PENYULUHAN GIZI TENTANG JAJANAN SEHAT MENGGUNAKAN MEDIA POP-UP BOOK TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP ANAK DALAM MEMILIH MAKANAN SEHAT DI SDN 06 SEPONTI KABUPATEN KAYONG UTARA Ratria Tantri Isprastitis Subagyo; Ir. Jonni Syah R.Purba; Martinus Ginting
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 2 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Jajanan merupakan makanan dan minuman yang dipersiapkan dan dijual oleh pedagang atau penjaja di jalan-jalan dan tempat keramaian umum seperti sekolah yang dikonsumsi di tempat atau konsumsi tanpa proses persiapan. Anak usia sekolah merupakan anak yang berusia 6-12 tahun. Pada usia ini anak masih mengalami pertumbuhan namun tidak sepesat pada masa bayi. Anak usia sekolah cenderung lebih suka memilih makanan atau jajanan manis yang dapat mempengaruhi kesehatan. Pengetahuan merupakan domain yang sangat penting untuk terbentuknya tindakan seseorang. Terdapat berbagai macam media pendidikan yang dapat dilakukan salah satunya yaitu buku 3 dimensi seperti pop-up book. Tujuan: Mengetahui pengaruh penyuluhan gizi tentang jajanan sehat menggunakan media pop-up book terhadap pengetahuan dan sikap anak dalam memilih makanan sehat di SDN 06 Seponti, Kabupaten Kayong Utara. Metode: Penelitian ini adalah pre-eksperimen dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dan menggunakan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah anak sekolah kelas 3,4, dan 5 di SDN 06 Seponti. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 39 sampel dengan 8 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dengan pengisian kuesioner. Data analisis dengan menggunakan uji wilcoxon untuk melihat perbedaan pengaruh pemberian media terhadap pengetahuan serta sikap sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Hasil : Berdasarkan hasil penelitian ada perubahan yang signifikan pada variable pengetahuan antara sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi (p-value 0,00<0,05). Ada perubahan sikap sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi (p-value 0,00<0,05). Kesimpulan : Pendidikan gizi melalui pemberian pop-up book mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa terhadap jajanan sehat.
ANALISIS DAYA TERIMA DAN KANDUNGAN ZAT GIZI COOKIES BERBAHAN DASAR TEPUNG KACANG MERAH (PHASEOLUS VULGARIS L) DAN TEPUNG IKAN TERI NASI (STELEPHORUS SPP) SEBAGAI MAKANAN TAMBAHAN Reni Ekawahyuni; Suaebah; Didik Hariyadi
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 2 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Background: Additional food has a nutritional content according to needs and is balanced against the expected target. Anchovies (Stolephorus sp.) and red beans, with their high calcium content, contribute to the increased calcium content in processed food products. Cookies are a type of snack or dry cake consumed by various groups of people, most of whom are toddlers, schoolchildren, and adults. Objective: To determine the acceptability and nutritional content of cookies made from red bean flour and anchovy flour as additional food. Method: This study employs an experimental Completely Randomized Design (CRD) method, specifically an organoleptic test with three treatments (F1, F2, and F3), to assess the impact of panelist acceptance on color, aroma, taste, and texture. The analysis was conducted on 25 semi-trained panelists who underwent the Friedman test. Determining the nutritional content was carried out to determine the protein, carbohydrate, fat, water content, ash content, fiber content, and calcium content of the cookies. Results: The study found that the F1 formula was the most preferred cookie in terms of color, aroma, taste, and texture. Cookies in the best treatment had a nutritional content of 13.10% protein, 42.07% carbohydrates, 2.93% calcium, 27.06% fat content, 7.04% water content, 2.95% ash content, and 7.79% fiber content.  
UJI DAYA TERIMA DAN ANALISI KANDUNGAN ZAT GIZI FORMULA BUBUR ISNTAN TEPUNG TALAS (Colocasia Esculenta) DAN TEPUNG IKAN PATIN (Pangasius Hypopthalmus) SEBAGAI ALTERNATIF UPAYA PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK BALITA Dea Rif&#039;atushalihah; Jonni Syah R. Purba; Iman Jaladri
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 2 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting is a form of growth-faltering failure due to the accumulation of nutritional deficiencies that last a long time, from pregnancy to 24 months of age. Insufficient protein and calcium consumption are factors that cause stunting. Some efforts must be made to improve healthy behavior, with a special focus on consumption behavior. Therefore, researchers want to investigate the production of MP-ASI, namely instant porridge made from pangas catfish flour and taro flour, which can increase protein intake. This study was to determine the acceptability and nutritional content of instant porridge made from taro flour and pangas catfish flour as an alternative effort to prevent stunting in toddlers. This study used an experimental design consisting of three treatments, namely taro flour and pangas catfish flour in Formula 1 (85:15), Formula 2 (70:30), and Formula 3 (55:45). The test was carried out in two stages, namely the organoleptic test to see the level of panellists' preference for instant porridge with a sample of 25 panellists and a test of nutritional content, namely protein, carbohydrates, fat, and calcium. The study analyzed three instant porridge formulas: F1 (85% taro flour: 15% pangas catfish flour), F2 (70% taro flour: 30% pangas catfish flour), and F3 (55% taro flour: 45% pangas catfish flour). The results showed that F3 (55% taro flour: 45% pangas catfish flour) was the best formula, with protein (23.97 g), carbohydrates (44.54 g), fat (15.74 g), and calcium (2.12 g). There are differences in aroma, taste, texture, and color in the acceptability of instant porridge with taro flour and pangas catfish flour as the basic ingredients.
GAMBARAN ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN STATUS GIZI PADA IBU HAMIL DI WILAYAH PUSKESMAS BINAAN PERUMNAS II KECAMATAN PONTIANAK BARAT KOTA PONTIANAK Adisti Desta Salsabila; Nopriantini; Ayu Rafiony
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 2 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Status gizi ibu hamil merupakan kondisi gizi atau asupan nutrisi seorang ibu selama kehamilan yang dapat mempengaruhi kesehatan dan perkembangan janin. Faktor yang secara langsung mempengaruhi status gizi 5dibutuhkan dalam jumlah besar oleh tubuh dan sebagian besar berperan dalam penyediaan energi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran asupan zat gizi makro dan status gizi ibu hamil di wilayah Puskemas Binaan Perumnas II Kota Pontianak. Metode Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif. Populasi yang diteliti adalah ibu hamil pada trimester kedua dan ketiga. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 30 orang ibu hamil. Hasil Penelitian sebagian besar responden memiliki asupan energi dalam kategori cukup, yaitu sebesar 83,3%. Selain itu, mayoritas responden juga menunjukkan asupan protein yang melebihi kebutuhan, yakni sebesar 90,0%. Asupan lemak yang berlebih ditemukan 50,0% respondon, begitu pula dengan asupan karbohidrat yang berlebih juga terdapat 50,0% responden. Berdasarkan status gizi, sebagian besar responden tergolong dalam kategori gizi normal, yaitu sebesar 96,7%, sedangkan sisanya, sebanyak 3,3%, termasuk dalam kategori Kekurangan Energi Kronis (KEK). Kesimpulan dari penelitian ini didapatkan Asupan energi responden persentase tertinggi  pada kategori cukup sebesar 83,3%.,Asupan protein persentase tertinggi terdapat pada kategori lebih sebesar 90,0 %,Asupan lemak responden  persentase tertinggi terdapat pada kategori lebih sebesar 50,0 %,Asupan karbohidrat responden dengan persentase tertinggi terdapat pada kategori cukup sebesar 50,0%,Status gizi ibu hamil persentase tertinggi pada kategori normal sebesar 96,7%.
GAMBARAN DAYA TERIMA CRACKERS DENGAN SUBSTITUSI DARI TEPUNG JAGUNG (ZEA MAYS L) DAN TEPUNG KACANG MERAH (PHASEOLUS VULGARIS L) Klara Nopelia; Desi; Mulyanita
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 2 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Crackers merupakan biskuit maupun wafer mudah digigit juga pipih. Crackers bisa disantap oleh bermacam usia, crackers umumnya dijadikan cemilan maupun menu makan pagi. Pembuatan adonan crackers dengan cara fermentasi dibentuk pipih dengan rasa mengarah ke asin bertekstur renyah. Karakteristik utama dari crackers ialah memiliki tekstur renyah, tidak padat, serta kala di gigit tidak keras. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima crackers substitusi tepung jagung dan tepung kacang merah dengan konsentrasi (30:20), (35:15), (40:10). Metode: Metode penelitian ini menggunakan eksperimen atau percobaan. Panelis yang digunakan dalam penelitian adalah panelis agak terlatih berjumlah 25 orang yang menilai aspek warna, aroma, rasa dan tekstur. Hasil: Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesukaan panelis terhadap warna dengan kriteria suka sebesar 56% pada F1, aroma terhadap F3 dengan kriteria suka sebesar 60%, rasa terhadap F2 dengan kriteria suka sebesar 48% dan tekstur terdapat pada F3 dengan kriteria suka sebesar 48%.
DAYA TERIMA BISKUIT SUBSTITUSI TEPUNG KACANG TANAH (Arachis Hypogaea Var ) DAN TEPUNG IKAN TERI  (Stolephorus sp) Diva Nurramadhani; Jurianto Gambir; Ikawati Sulistyaningsih
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 2 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Biskuit adalah salah satu produk kue kering yang banyak di konsumsi oleh kalangan masyarakat, baik sebagai cemilan sehari-hari maupun sebagai pendamping minuman. Biskuit dikenal karena teksturnya yang renyah dan rasa nya yang manis. Pembuatan biskuit dengan menambahkan substitusi tepung kacang tanah dan tepung ikan teri berguna untuk menambahkan nilai cita rasa, aroma, warna, tekstur maupun nilai gizi berupa protein dan kalsium.  Tujuan penelitian : untuk mengetahui daya terima dan kandungan protein pada biskuit substitusi tepung  kacang tanah (arachis hypogaea var) dan tepung ikan teri  (stolephorus sp). Metode : Menggunakan metode eksperimen dengan melakukan percobaan pada biskuit dari bahan tepung kacang tanah dan tepung ikan teri, pengamatan yang dilakukan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui daya terima meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur oleh panelis, kemudian dilakukan uji kadar protein pada biskuit. Hasil : Menunjukkan bahwa tingkat kesukaan panelis terhadap warna dengan kriteria suka sebesar 60% pada F1 ,aroma dengan kriteria suka sebesar 62% pada F2, rasa biskuit dengan kriteria suka sebesar 60% pada P2, tekstur biskuit dengan kriteria suka adalah sebesar 68% pada F1. Analisis kadar protein pada biskuit dengan substitusi tepung kacang tanah dan tepung ikan teri dengan formulasi 40 gr : 10 gr pada perlakuan terpilih 2 dengan kandungan protein 17,6%. Kesimpulan : Dari hasil penelitian secara keseluruhan terhadap produk biskuit substitusi tepung  kacang tanah (arachis hypogaea var) dan tepung ikan teri  (stolephorus sp) dapat disimpulkan bahwa F2 memiliki tingkat daya terima tertinggi menurut hasil skoring yaitu 213,5.
HUBUNGAN PAPARAN MEDIA SOSIAL TIKTOK TERHADAP PEMILIHAN MINUMAN KEKINIAN DAN ASUPAN GIZI MINUMAN KEKINIAN PADA REMAJA PUTRI DI SMA NEGERI 5 PONTIANAK Nurrizky Natasha Gunawan; Sopiyandi; Desi
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 2 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang :  Minuman kekinian adalah minuman inovatif yang sedang tren di kalangan remaja, seperti boba, cheese tea, thai tea, kopi susu brown sugar, dan matcha latte. Ciri khasnya adalah rasa yang unik, penampilan visual yang menarik, serta kandungan kalori yang tinggi. Minuman ini sering diperkenalkan dan dipromosikan melalui media sosial, khususnya TikTok, sehingga cepat menjadi populer dan mudah diakses oleh remaja. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan paparan media sosial TikTok terhadap pemilihan minuman kekinian dan asupan gizi minuman kekinian pada remaja putri di SMA Negeri 5 Pontianak. Metode : Desain penelitian adalah cross-sectional dengan sampel sebanyak 64 remaja putri kelas XI yang dipilih menggunakan teknik proportionated random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner tingkat keterpaparan TikTok dan Food Frequency Questionnaire (FFQ), lalu dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara paparan TikTok dengan pemilihan minuman kekinian (p= 0,067), namun terdapat hubungan signifikan antara paparan TikTok dengan asupan gizi minuman kekinian (p= 0,000), di mana semua responden dengan asupan gizi berlebih berasal dari kelompok paparan tinggi. Kesimpulan : Paparan media TikTok berpengaruh terhadap asupan gizi minuman kekinian, tetapi tidak  memengaruhi pemilihan minuman kekinian
PENGARUH MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN TENTANG ANEMIA DAN SIKAP DALAM MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI SMAN 1 LEDO Tea Tarsela Keti; Dahliansyah; Widyana Lakshmi Puspita
Media Gizi Khatulistiwa Vol. 3 No. 2 (2026): Media Gizi Khatulistiwa Edisi Juni 2026
Publisher : Jurusan Gizi Poltekkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Anemia pada remaja berdampak negatif terhadap kesehatan, konsentrasi belajar, dan produktivitas. Kurangnya pengetahuan dan sikap pencegahan yang tepat meningkatkan risiko terjadinya anemia serta memperburuk dampaknya. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang efektif, dan booklet dinilai tepat karena mampu menyajikan informasi secara jelas, terstruktur, dan mudah dipahami guna meningkatkan pengetahuan sekaligus membentuk sikap positif terhadap pencegahan anemia. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media booklet terhadap peningkatan pengetahuan mengenai anemia dan sikap dalam mengkonsumsi tablet tambah darah untuk pencegahan anemia pada remaja putri di SMAN 1 Ledo Metode : Desain yang digunakan adalah penelitian pre experimental dengan rancangan “ One Group Pretest-Posttest” populasi yang diambil dalam penelitian ini adalah siswi kelas X dan XI , yang di tentukan dengan Rumus Lemeshow yang berjumlah 52 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, data dengan uji Statistik Wilxocon. Hasil : Ada perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi pada remaja putri dengan p value 0,000 dan ada perbedaan sikap sebelum dan sesudah dilakukan edukasi pada remaja putri dengan p value 0,000

Page 13 of 13 | Total Record : 129