cover
Contact Name
Abubakar
Contact Email
abubakar.bna54@mail.com
Phone
+6281360436675
Journal Mail Official
abubakar@serambimekkah.ac.id
Editorial Address
Jln. Blang Beringin, Lr. Turi Utama, Desa Cot Mesjid Kota Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Serambi Ilmu
ISSN : 16934849     EISSN : 25492306     DOI : https://doi.org/10.32672/si.v24i2
Core Subject : Education,
Serambi Ilmu will published an orginil manuscript sourced from research results, conceptual ideas, studies and application of theory or literature review that has never been sent or published in other journals anywhere. The scope of the fields contained in Serambi Ilmu Journal covers the following areas: • Educational; • Learning; • Instructional; • Curriculum; • Issues and Trends; • Teacher Education; • Education Policy; • Education Evaluation; • Administration Education; • The conceptual ideas education; • Study application of educational theory; • Education Books Reviews.
Articles 185 Documents
Misunderstandings in Student Communication in Various Universities Rani Siti Fitriani; Siti Salina; Nazwa Maharani; Albertha Sonia Br.Tamba; Revi Yuniar Hajar
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 25 No. 2 (2024): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v25i2.2239

Abstract

Communication is a human need to interact with others in various daily activities. A person will convey ideas, opinions, thoughts, feelings to others by communicating using language in writing and speech. We cannot deny that in communicating, misunderstandings often occur between speakers and speech partners or writers and readers. The impact of misunderstanding is a relationship that is no longer harmonious or good such as feuds, quarrels, and hostility. This study aims to analyze the phenomenon of misunderstanding in communication in a teenage environment. This research uses a qualitative research method with a descriptive approach to understand complex phenomena. The researcher collected data through 20 respondents, observation, and document analysis to identify how ambiguity arises in communication and its impact on interactions between individuals. The results showed that the majority of respondents experienced miscommunication through text media which often led to misunderstandings compared to direct or face-to-face communication.
Analisis Validitas Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Terintegrasi Smart Apps Creator Bermuatan Literasi Numerasi Rifaatul Mahmuzah; Yulia Zahara; Fitri Ayu Ningtiyas; Nurul Afni Sinaga; Novilia Junianti Saragih; Zurra Yusally Aufa
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 25 No. 2 (2024): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v25i2.2244

Abstract

Kondisi akademis siswa Indonesia kerab kali menjadi topik hangat untuk diperbincangkan dikarenakan kompetensi yang dimiliki masih sangat kurang. Terutama kompetensi literasi numerasi. Banyak faktor yang mempengaruhi kompetensi siswa di antaranya adalah faktor internal dan eksternal. Faktor internal terdiri dari motivasi siswa, kegigihan siswa dalam belajar dan sifat kompetitif. Faktor eksternal yang mempengaruhi di antaranya adalah lingkungan belajar di sekolah dan rumah, kelengkapan saranan dan praktik mengajar guru di sekolah. Pengembangan media pembelajaran dapat menjadi salah satu solusi dalam meningkatkan kemampuan literasi numerasi siswa. Model yang digunakan dalam mengembangkan media tersebut adalah Borg and Gall sampai tahap ketujuh. Namun pada penelitian ini dibatasi hanya sampai pada tahap pengembangan saja, yaitu validasi oleh para ahli. Berdasarkan hasil penilaian oleh ahli media 1 diperoleh persentase sebesar 91,11 % dengan kategori “Sangat Valid” dan persentase penilaian oleh ahli media 2 diperoleh sebesar 92,78 % dengan kategori “Sangat Valid”. Selanjutnya, berdasarkan penilaian oleh ahli materi 1 maka diperoleh persentase sebesar 95,54% dengan kategori “Sangat Valid” dan ahli materi 2 sebesar 96,42% dengan kategori “Sangat Valid”. Berdasarkan hasil validasi oleh para ahli media dan ahli materi maka disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Android terintegrasi Smart Apps Creator yang dikembangkan layak untuk diujicobakan kepada peserta didik.
Implementasi Model Discovery Berbasis Video Pada Pembelajaran IPA Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Tentang Proses Daur Air Fita Nelyza; Dwi Putri Rejeki; Maisarah
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 25 No. 2 (2024): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v25i2.2246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh implementasi model discovery berbasis video pada pembelajaran IPA terhadap pemahaman konsep siswa tentang proses daur air. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan Pre Experimental Design dengan Pre-test and Post-test Group yang dilaksanakan di SD Negeri Labuy kabupaten Aceh Besar sejak bulan Agustus – Oktober 2021. Sampel yang terpilih menggunakan teknik purposive sampling yaitu kelas V sebagai kelas eksperimen. Analisa data pretest dan posttest dilakukan untuk mengetahui pemahaman konsep peserta didik.
Implementasi Program Sekolah Ramah Anak dalam Pembentukan Karakter Kebinekaan Global Di SD Negeri 2 Nepen Boyolali Mayang Angelalintang; Feri Faila Sufa; Oka Irmade
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 25 No. 2 (2024): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v25i2.2249

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis 1) Program sekolah ramah anak berdampak dalam pembentukan karakter di SD Negeri 2 Nepen, 2) Implementasi pembentukan karakter kebinekaan global dengan adanya sekolah ramah anak di SD Negeri 2 Nepen Boyolali, 3) Faktor yang mempengaruhi proses pembentukan karakter kebinekaan global di SD Negeri 2 Nepen Boyolali. Metode penelitian yang telah digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan 1) program sekolah ramah anak berdampak dalam pembentukan karakter, program-program yang mendukung sekolah ramah anak di SD Negeri 2 Nepen yaitu melakukan ice breaking saat memulai pembelajaran, melakukan pembiasaan senyum, salam, sapa, memberikan kesempatan kepada anak untuk berpartisipasi dalam kegiatan sekolah dan mendengarkan pendapat anak, memberikan pesan moral saat pembelajaran mengenai bullying, toleransi, dan peduli lingkungan, 2) Penerapan Sekolah Ramah Anak sudah berjalan dengan baik dan membawa dampak dalam pembentukan karakter, 3) faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter kebinekaan global program sekolah ramah anak, rasa empati, simpati, dan toleransi, projek penguatan profil pelajar pancasila, lingkungan sekolah yang aman, kerjasama antar guru dan wali murid, pendidikan multikultural, karakter yang berbeda, anak kurang perhatian dan kasih sayang, kurang peduli dengan lingkungan, kurang memahami profil pelajar pancasila.
Analisis Pembelajaran IPAS Berbasis Problem Based Learning Pada Kemampuan Berpikir Kreatif Widya Kusumawardani; Hera Heru Sri Suryanti; Elinda Rizkasari
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 25 No. 2 (2024): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v25i2.2251

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis adalah kelebihan IPAS berbasis Problem Based Learning pada kemampuan berpikir kreatif dan kekurangan IPAS berbasis Problem Based Learning pada kemampuan berpikir kreatif. Metode pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis data dari Miles dan Huberman (1984). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kekurangan proses pembelajaran IPAS dengan model Problem Based Learning adalah 1) Terjadi kesalahpahaman antara guru dan peserta didik, 2) Kesulitan guru dalam membentuk kelompok, 3) Tidak semua peserta didik dapat dengan mudah belajar melalui model Problem Based Learning. Peserta didik cenderung kurang terlibat aktif dalam bertanya dan memiliki pengetahuan yang kurang. Kelebihan proses pembelajaran IPAS dengan model Problem Based Learning adalah 1) Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengembangkan berpikir kritis dan beradaptasi dengan apa yang diketahuinya dalam kehidupan nyata, 2) Guru memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya dan menyampaikan pendapat sehingga akan memudahkan mereka memahami proses pembelajaran dan lebih fokus.
Pengembangan Profesionalisme Guru melalui Prilaku Inovatif dan Partisipatif Guru Saiful Bahri; Munawar; Linda Novita
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 26 No. 1 (2025): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v26i1.2259

Abstract

Dalam meningkatkan mutu pendidikan salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan meningkatkan profesionalisme guru melalui peningkatan prilaku inovatif guru, partisipatif dan kolaborasi. Perilaku guru yang inovatif perlu menjadi pusat pengembangan profesional guru. Studi pendahuluan penilaian kepala sekolah melalui kuesioner mengenai perilaku inovatif guru di SD Negeri Kecamatan Peusangan diperoleh informasi bahwa secara keseluruhan baru 53,50% guru yang telah memiliki perilaku inovatif yang baik. Perilaku inovatif menjadi tuntutan kepada guru dalam menghadapi tantangan di era digital, guru dihadapkan pada persoalan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang berkembang lebih pesat dari ilmu-ilmu lainnya. Pustekkom Kemendikbud tahun 2018 merilis bahwa 60% guru masih gagap TIK. Dengan demikian, guru harus memahami inovasi dan mendukung penerimaan teknologi jika mereka ingin mempertahankan tingkat pengetahuan dan keterampilan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara dan strategi untuk meningkatkan profesionalisme guru melalui peningkatan perilaku inovatif guru, partisipatif dan kolaborasi, untuk dijadikan masukan dan rekomendasi kepada kepala sekolah, pengawas, dinas pendidikan, dan kemendikbud. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kombinasi (mixed methods), yakni metode penelitian yang menggabungkan antara penelitian kuantitatif dan kualitatif untuk digunakan secara bersama sama dalam penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) terdapat pengaruh langsung prilaku inovatif terhadap profesionalisme guru yang dibuktikan oleh nilai koefisien jalur ρ1y= 0,470 (p < 0,05) dengan thitung = 7,938 > ttabel = 0,127. 2) terdapat pengaruh langsung partisipatif guru terhadap profesionalisme guru yang dibuktikan oleh nilai koefisien jalur ρ2y= 0,130 (p < 0,05) dengan thitung = 1,782 > ttabel = 0,127. 3) terdapat pengaruh langsung kolaborasi guru terhadap profesionalisme guru yang dibuktikan oleh nilai koefisien jalur ρ1y= 0,234 (p < 0,05) dengan thitung = 2,444 > ttabel = 0,127. 4) terdapat pengaruh langsung prilaku inovatif guru terhadap kolaborasi guru yang dibuktikan oleh nilai koefisien jalur ρ13= 0,218 (p < 0,05) dengan thitung = 3,247 > ttabel = 0,127) terdapat pengaruh langsung partisipatif guru terhadap kolaborasi guru yang dibuktikan oleh nilai koefisien jalur ρ23= 0,232 (p < 0,05) dengan thitung = 3,247 > ttabel = 0,127. Luaran yang ditargetkan dalam penelitian ini adalah publikasi artikel ilmiah dalam jurnal nasional terakreditasi Sinta 4 . Pengembangan, Kinerja; Inovatif; Partisipatif;Kolaboratif
Peran Penyuluh Agama Islam Dalam Memediasi Konflik Rumah Tangga (Studi pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kec. Ingin Jaya, Aceh Besar) Darwis Syarifuddin; Kusmawati Hatta; M Shiddiq AlGhifari; Ramadan Ramadan; Mulia M
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 26 No. 1 (2025): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v26i1.2445

Abstract

Penelitian ini membahas peran strategis penyuluh agama Islam dalam mediasi konflik rumah tangga di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar. Konflik rumah tangga yang umum dilaporkan meliputi masalah ekonomi, perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan pertengkaran akibat komunikasi yang buruk. Penyuluh agama Islam berfungsi sebagai informator, mediator, serta konselor dengan pendekatan berbasis nilai-nilai Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi yang efektif menjadi kunci keberhasilan mediasi. Penyuluh agama Islam tidak hanya bertugas memberikan nasihat keagamaan tetapi juga memfasilitasi solusi yang konstruktif untuk mencegah perceraian dan membangun kembali keharmonisan keluarga. Studi ini menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas penyuluh agama dalam komunikasi dan mediasi berbasis budaya dan agama. Kata Kunci: penyuluh agama,  mediasi,  konflik rumah tangga   i
Implementation of Hygiene Education through Community Empowerment for Effective Dengue Hemorrhagic Fever Prevention: Case Study in RW 4 Penagagan Village Tati Nuryati; Handayani; Rahmatun Phounna; Wida Feriningsih; Shirley Christine; Uswatun Hasani; Juanda Izhar; Fitria Ramdhita
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 25 No. 2 (2024): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v25i2.2453

Abstract

To improve the cleanliness of the community's environment, counseling was provided on Dengue Prevention and Mosquito Nest Eradication (PSN). Thus, the UHAMKA Partner Cooperation Program (PKM) provides community empowerment solutions regarding Triggering Dengue Prevention and Mosquito Nest Eradication (PSN). The purpose of this community empowerment is to increase public knowledge in the prevention of dengue and the eradication of mosquito nests, among others, through the 3M Plus Movement (Draining, Closing, Recycling), raising larvae-eating fish, using mosquito nets while sleeping, and using mosquito repellents, Fogging: Spraying mosquitoes using insecticides, Giving abate: Larvicide to kill mosquito larvae in water reservoirs and KIE (Communication, Information, and Education): Increasing public awareness about dengue fever and how to prevent it. Before the dengue triggering activity was carried out, respondents were asked to fill out a knowledge questionnaire. The total number of respondents who filled out the questionnaire was 22 respondents. Respondents were asked to fill out a pre-test questionnaire before triggering dengue fever and to fill out a post-test questionnaire again after triggering dengue. The results of the respondents' characteristics showed that there were 16 respondents (72.7%) more female than 6 (27.3%) males. Respondents aged < 40 years were 7 respondents (31.8%) less than respondents aged > 41 years as many as 15 respondents (68.2%). And based on education level, respondents with higher education level (≥SMA) as many as 6 people (27.3%) were less than respondents with low education level (≤ junior high school) as many as 16 people (72.7%). The results of the distribution of respondents based on the Pre- Test knowledge variable showed that 11 respondents (50%) had high knowledge and 11 people (50%) had low knowledge. And the results of the distribution of respondents based on the Post-Test knowledge variable showed that 13 respondents (59.1%) had high knowledge more than 9 people (40.9%) who had low knowledge. The above results show that by making efforts to increase community knowledge by organizing and community development, triggering activities are more effective than simple counseling/lectures. Triggering makes respondents more active, not easily bored, and easy for respondents to remember.
Peran Guru Pendamping Dalam Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Almukarramah; Ibrahim; Marwan; Mohd Isha Awang; Junaidi
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 25 No. 2 (2024): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v25i2.2454

Abstract

Maksud dari penelitian ini, yaitu: untuk mengetahui bagaimana cara kerja guru pendamping dalam meningkatkan prestasi belajar siswa SMP Negeri 6 Banda Aceh. Dalam menghadapi masalah belajar siswa dan solusi yang baik untuk membantu guru mata pelajaran atau wali kelas untuk meningkatkan prestasi dan motivasi belajar peserta didik. Penelitiaan ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif, subjek penelitian ini adalah guru pendamping, guru mata pelajaran,  wali kelas, kepala sekolah serta peran komite sekolah yang bertanggung jawab atas kinerja mereka. Cara  pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data utama yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer berupa 24 orang guru pendamping dan wali kelas. Penelitian ini dilakukan dengan mengunakan pendekatan kualitatif, yaitu pendekatan yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata, grafik, atau keterangan lainnya. Pengumpulan data dengan cara menggunakan angket kepada guru pendamping, wali kelas dan guru mata pelajaran. Hasil penelitian diperoleh bahwa peran guru pendamping sangat baik terhadap pokja, aktivitas, kerja team, evaluasi  dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Kehadiran guru pendamping  dapat memberi motivasi, dorongan, dan strategi- strategi yang tepat bagus siswa dalam mempersiapkan diri untuk belajar lebih serius.  meningkatkan motivasi belajar siswa, karena guru adalah motivator terbaik untuk para siswa dalam meningkakan motivasi kepada siswa.
A Contrastive Analysis of DeepL Translation vs. Google Translate’s Performance in Rendering Academic Texts: Insights from EFL Learners Sabrina Sabrina; Mina Fadhillah; Flora Oktaviani Chawdri; Cut Safara; Lara Juniarti
Jurnal Serambi Ilmu Vol. 26 No. 1 (2025): Jurnal Serambi Ilmu
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32672/jsi.v26i1.2502

Abstract

Numerous online translation tools are available today to assist academic works. This study aimed to explore English students’ insights regarding two most popular translation tools, namely DeepL Translation and Google Translate in terms of accuracy, naturalness, grammar, context understanding, terminology translation, speed, language pairs, and additional features of both tools. This research is descriptive qualitative. Thirty English students of Universitas Serambi Mekkah filled in a Likert-scale questionnaire comprising 10 items. Their responses were analyzed using Thematic Analysis. The findings showed that most participants agreed that DeepL Translation is more accurate and natural than Google Translate in rendering academic texts (58.1% and 68.8%, respectively). DeepL is also believed to have better grammar accuracy (56.3%), excels at deciphering context and language nuances (64.5%), and is faster than Google Translate (71%). Despite numerous advantages of DeepL, Google Translate is deemed superior by 68.8% participants in terms of additional features, such as voice translation, image translation, document translation, and more language pairs (61.3%), offering more advantages than DeepL. A majority of the students (67.7%) also prefer to continue using DeepL to Google Translate. This research can benefit EFL learners and academicians who require using such Neural Machine Translations for the execution of academic tasks.