cover
Contact Name
Padang Tekno
Contact Email
padang.tekno.corp@gmail.com
Phone
085156829831
Journal Mail Official
padang.tekno.corp@gmail.com
Editorial Address
Kisaran
Location
Kab. asahan,
Sumatera utara
INDONESIA
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara
Published by PT. Padang Tekno Corp
ISSN : -     EISSN : 3088988X     DOI : https://doi.org/10.59435/menulis
Core Subject : Education,
Menulis : Jurnal Penelitian Nusantara adalah jurnal multidisiplin yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang relevan dalam berbagai bidang ilmu, baik ilmu sosial, humaniora, sains, teknologi, hingga kajian budaya Nusantara. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk berbagi temuan penelitian, inovasi, dan kontribusi pemikiran yang dapat memperkaya pengetahuan serta memberikan solusi bagi permasalahan di masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 967 Documents
Aktualisasi Nilai Pancasila Dalam Membangun Karakter Siswa Di MTs Al Fajar Sumedang Saffanah Salsabila; Liani Juwita Sari; Mahfuzh Mujtahid Mubarok; Adinda Oktavianti; Destria Putri Farida; Muhamad Diral Ar-Rizki; Hikmal Adhitya Haryadi; Nihayatun Natasya; Muhamad Hafiz Nazardi; Dian Herdiana; Enjang Kamal
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.863

Abstract

Pancasila sebagai pandangan dan dasar hidup berbangsa dan bernegara tentu harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari hari. Pendidikan Pancasila memiliki peran penting dalam pebentukan karakter setiap individu dan masyarakat. Hal ini dapat diwujudkan dengan menanamkan dan menerapkan nilai nilai dasar negara dalam kehidupan sehari hari. Penanaman nilai nilai Pancasila di kalangan siswa harus mulai dilakukan sedari dini karena pada saat usia dini siswa dapat dengan mudah untuk dibentuk dan diarahkan, sehingga aktualisasi nilai nilai Pancasila dalam kehidupan sehari hari dapat terlaksana. khususnya pada sila kedua yang menekankan “kemanusiaan yang adil dan beradab”, Nilai ini dapat membentuk generasi muda yang lebih berkualitas untuk masa mendatang. Pada kesempatan kali ini, kami kelompok III mata kuliah Pendidikan Pancasila, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung telah melaksanakan tugas aktualisasi nilai nilai Pancasila di Madrasah Tsanawiyah Al Fajar yang berada di Dusun Cibalong RT 02 RW 03 Desa Cipancar, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang pada tanggal Oktober 2025 dengan materi yang dibawakan berupa pemaparan tentang menjungjung tinggi nilai adab dan kemanusiaan di lingkungan sekolah. Dalam melaksanakan kegiatan, kami menggunakan metode belajar sambil bermain dan berdiskusi serta dengan pemberian hadiah sebagai apresiasi dari setiap keberhasilan dan keberanian anak. Tujuannya agar siswa dapat dengan mudah memahami nilai Pancasila secara ringan agar dapat menerapkannya dalam kegiatan sehari-hari.
Aktualisasi Nilai Pancasila Sila Ke 3 : Upaya Pencegahan Bullying Untuk Menjaga Persatuan Dan Kesatuan Di Kelas X Sma Pasundan 1 Kota Bandung Rizki Maulana; Faiz Muazirul Haq; Sahrul Mubarok; Muhammad Ibnu Andika; Muhammad Azka Lababan; Nazwa Zahara; Qurratul Aini; Nisrina Fathin; Azfa Aenurrohman; Naila Dwi Salsabila; Cahya; Dian Herdiana; Ridaaul Ummah
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.864

Abstract

Persatuan Indonesia (Sila Ketiga Pancasila) merupakan fondasi moral bangsa, namun fenomena bullying di kalangan remaja SMA Pasundan 1 Bandung menjadi manifestasi perilaku yang secara fundamental bertentangan dengan prinsip solidaritas tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar masalah bullying dan merumuskan upaya pembentukan budaya anti-bullying yang efektif dengan menjadikan nilai Persatuan Indonesia sebagai kerangka filosofis dan solusi utama. Mengingat bullying masih sering disalahartikan sebagai "candaan," penelitian kualitatif deskriptif ini dilaksanakan melalui sosialisasi komprehensif kepada 38 siswa. Kegiatan ini menggunakan metode ceramah, tanya jawab, dan ice breaking untuk mengidentifikasi bentuk bullying (verbal, fisik, sosial, cyberbullying) dan mendiskusikan dampaknya yang serius (psikologis, akademik, sosial). Hasil kegiatan menegaskan bahwa penguatan identitas kolektif, yang merupakan inti dari Sila Ketiga Pancasila, adalah kunci untuk mengatasi akar masalah. Strategi pencegahan yang disosialisasikan, seperti membangun budaya inklusif dan membentuk komunitas anti-bullying, merupakan implementasi langsung dari nilai persatuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya pencegahan bullying akan efektif dan berkelanjutan hanya jika didasarkan pada penanaman Sila Ketiga Pancasila, yang secara tegas menolak tindakan yang memicu perpecahan dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang aman dan suportif bagi seluruh peserta didik.
Tri Pusat Pendidikan Sebagai Lembaga Pengembangan Teori Pembelajaran Muhammad Fajar Hidayat; Yuspiani; Alwan Subhan
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.866

Abstract

Tri pusat pendidikan adalah tiga pusat pendidikan yang secara bertahap dan terintegrasi mengemban tanggung jawab pendidikan bagi anak. Tiga pusat pendidikan yang dimaksud meliputi pendidikan dalam lingkungan keluarga, pendidikan dalam lingkungan sekolah, dan pendidikan dalam lingkungan masyarakat. Ketiga pihak yang bertanggung jawab atas pendidikan tersebut dituntut untuk melakukan kerja sama yang komprehensif satu sama lain. Lingkungan keluarga, yang merupakan lingkungan pertama dan dianggap sebagai fondasi pendidikan anak, yang juga merupakan awal dari pendidikan yang akan dijalani kemudian, juga memainkan peran yang sangat penting dalam pembentukan kepribadian. Lingkungan sekolah adalah lingkungan kedua yang dihadapi anak-anak. Pendidikan dalam lingkungan sekolah memiliki dasar, tujuan, isi, metode, dan persyaratan lain yang disusun secara sistematis dalam bentuk kurikulum. Oleh karena itu, sekolah dianggap sebagai fondasi pengetahuan ilmiah. Sementara itu, dalam lingkungan masyarakat, anak-anak akan mewujudkan sejumlah teori pendidikan dan pengajaran yang telah diajarkan di lembaga pendidikan sebelumnya. Karena pada akhirnya, anak-anak akan mengaktualisasikan dan melibatkan diri mereka dalam lingkungan masyarakat.
Pengaruh Penerapan Model TGT dengan Media PoliPop (Monopoli Pop-Up) terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Thalytha Majma Tsaqifa Taftazani; Najwa Pitriani; Najmira Nurul Azizah; Meyra An Najmi; Luthfiana Puspa Dewi; Nazwa Pahira Sopianti; Muhammad Anji Rijal; Afridha Laily Alindra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.867

Abstract

Pembelajaran IPA di SD masih sering kurang interaktif, sehingga hasil belajar siswa belum optimal. Hal ini mendorong perlunya penggunaan model dan media yang lebih menarik dan mendorong keaktifan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media PoliPop (Monopoli Pop-Up) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One-Group Pretest–Posttest dengan subjek satu kelas V di salah satu sekolah dasar di Purwakarta. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar (pretest dan posttest) yang telah divalidasi. Analisis data diawali dengan uji normalitas menggunakan Kolmogorov–Smirnov dan Shapiro–Wilk. Hasil menunjukkan bahwa data pretest berdistribusi normal, sedangkan data posttest tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, uji hipotesis dilakukan dengan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) < 0,001, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Perhitungan effect size menghasilkan nilai r = 0,724 yang termasuk kategori besar. Penerapan model TGT berbantuan media PoliPop terbukti memberikan pengaruh yang kuat dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada materi “Ayo Sayangi Bumi Kita”. Dengan demikian, penggunaan TGT dan media permainan edukatif seperti Polipop direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan dan capaian belajar siswa.
Analisis Peran Dan Kontribusi Profesi Assitant Director 3 Dalam Proses Produksi Film Setetes Embun Cinta Niyala Lutfi Fu’di; Dyinia Fitri; Herry Sasongko
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.868

Abstract

Penelitian ini menganalisis implementasi peran dan tanggung jawab profesional Assistant Director 3 dalam ekosistem produksi film nasional, dengan fokus pada film Setetes Embun Cinta Niyala produksi Umbara Brothers Film. Melalui kerangka Riset dan Pengembangan Profesi, laporan ini mengevaluasi alur kerja departemen penyutradaraan mulai dari tahap pra-produksi hingga produksi, termasuk manajemen pemeran tambahan (extras), koordinasi lintas departemen, dan penyusunan master breakdown. Metodologi yang digunakan adalah observasi partisipatif melalui program magang mahasiswa Institut Seni Indonesia Padang panjang. Hasil analisis menunjukkan bahwa efektivitas operasional Assistant Director 3 sangat bergantung pada ketangkasan komunikasi interpersonal dan pemahaman teknis terhadap visi sutradara. Penelitian ini juga menyoroti sinergi antara kurikulum akademis dan standar industri film modern, serta tantangan adaptasi teknis di lapangan. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi pengalaman lapangan untuk memitigasi hambatan manajerial guna mencapai kualitas produksi yang optimal sesuai target pasar global seperti platform streaming internasional.
Cam Guard Pada Iklan Rrq Announce Pt. Blue Star Media Bsm Entertaiment Wahyu Illahi; Dyinia Fitri; Herry Sasongko
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.869

Abstract

Laporan riset dan pengembangan profesi ini menyajikan analisis mendalam mengenai integrasi manajemen aset fisik dan keamanan operasional dalam proses produksi audiovisual profesional, dengan fokus khusus pada fungsi Cam Guard . Melalui studi kasus produksi iklan "RRQ Announce" yang dilaksanakan oleh PT. Blue Star Media (BSM Entertainment), penelitian ini mengeksplorasi bagaimana pengamanan aset kamera bukan sekadar tugas teknis, melainkan pilar strategis dalam mitigasi risiko finansial dan perlindungan kekayaan intelektual klien global. Dengan menggunakan metodologi praktik kerja lapangan dan observasi partisipatif, laporan ini mendokumentasikan siklus hidup produksi mulai dari fase pra-produksi—yang melibatkan inventarisasi peralatan high-end dan validasi fungsi—hingga fase produksi yang menuntut keahlian rigging serta pengawasan keamanan aset yang ketat di lokasi syuting. Hasil analisis menunjukkan bahwa peran Cam Guard sangat krusial dalam meminimalisir degradasi nilai aset akibat kerusakan fisik dan mencegah kebocoran visual (visual data leakage) yang dapat merugikan nilai kompetitif sebuah brand. Lebih lanjut, studi ini menyoroti relevansi kurikulum berbasis industri di Institut Seni Indonesia Padangpanjang dalam menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap dinamika Production House skala nasional. Temuan ini menegaskan bahwa profesionalisme dalam manajemen alat merupakan faktor determinan bagi keberhasilan sebuah karya audiovisual dalam mencapai standar estetika dan keamanan industri yang presisi.
Team Post Production Pada Film La Tahzan Di Production House Dapur Film Indonesia Jagakarsa Jakarta Selatan Robi Anggara; Hery Sasongko; Dynia Fitri
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.870

Abstract

Kegiatan Riset dan Pengembangan Profesi ini bertujuan untuk membedah dan memahami secara mendalam alur kerja profesional pada departemen post produksi dalam industri film layar lebar. Fokus utama penelitian ini diarahkan pada peran strategis Assistant Editor 2 yang memegang kendali teknis terhadap manajemen data digital sebagai fondasi utama dalam proses penyuntingan. Melalui metode observasi partisipatif dan keterlibatan langsung dalam proses produksi film "La Tahzan" di rumah produksi Dapur Film Indonesia, penulis mengkaji urgensi ketelitian dan standardisasi teknis pada tahap kritis seperti loading data, sinkronisasi audio-visual syncing, serta penyusunan struktur cerita awal assembly dengan menggunakan perangkat lunak industri Davinci Resolve. Analisis dalam riset ini menunjukkan bahwa efisiensi dan kelancaran seluruh rangkaian pasca-produksi sangat ditentukan oleh sistem manajemen dan pengarsipan data yang terstruktur. Peran Assistant Editor 2 tidak hanya sebatas pendukung teknis, melainkan menjadi penentu akurasi data yang meminimalisir risiko kehilangan atau kerusakan aset digital, sehingga memungkinkan Editor Utama untuk fokus pada aspek kreatif penceritaan. Hasil riset ini menegaskan bahwa integritas data dan disiplin alur kerja adalah kunci utama dalam keberhasilan produksi film berskala nasional.
Analisis Implementasi Manajemen Bencana Di Wilayah Kerja Puskesmas X Kota Padang Tahun 2025 Nazilla Putri; Gusrianti; Febriyanti Nursya
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.871

Abstract

Manajemen bencana merupakan salah satu bagian penting dalam sistem pelayanan kesehatan. Permasalahan dalam pelaksanaan manajemen bencana di Puskesmas x yaitu kurangnya pelatihan bagi tenaga kesehatan sehingga tenaga kesehatan tidak tahu bagaimana alur melakukan tanggap darurat saat bencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi manajemen bencana di wilayah kerja Puskesmas x lebih mendalam. Penelitian dilakukan secara kualitatif deskriptif, dengan melakukan wawancara mendalam kepada 8 orang informan, observasi serta telaah dokumen. Data diolah menggunakan triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Pada penelitian ini diketahui tenaga pelaksana yang terlibat dalam manajemen bencana di Puskesmas sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan No. 75 Tahun 2019, sarana prasarana yang digunakan sudah sesuai dengan fungsinya walaupun masih ditemukan hambatannya, sumber dana yang digunakan melalui dana BLUD Puskesmas. Tenaga kesehatan di Puskesmas x sudah mengetahui proses manajemen bencana di Puskesmas (pra bencana, saat bencana dan pasca bencana). Pelaksanaan manajemen bencana di Puskesmas x sudah berjalan baik walaupun masih ditemukan hambatan dalam pelaksanaannya. Kesimpulan Pelaksanaan manajemen bencana di Puskesmas x dilihat dari input, proses dan output sudah berjalan dengan baik walaupun masih ditemukan hambatan pelaksanaannya. Diharapkan Puskesmas dapat memberikan pelatihan penanggulangan bencana kepada seluruh tenaga kesehatan, menyusun SOP bencana dan melengkapi sarana prasarana darurat bencana.
Hallyu Di Tingkat Lokal: Representasi Budaya Korea Dalam Aktivitas Komunitas Kpop Kota Malang Samantha Dorothy Sitorus; Angela Christy Kusumaputri Nalle; Naomi Clarita Alexis Tarigan; Rahma Naura Iman; Agnesia Lolita Situmeang; Andi Setiawan
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.872

Abstract

Gelombang budaya populer Korea Selatan (Hallyu) telah berkembang menjadi fenomena global yang tidak hanya mendorong konsumsi budaya populer, tetapi juga membentuk praktik representasi budaya dan relasi kultural lintas negara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana budaya Korea direpresentasikan dalam aktivitas komunitas K-Pop di Kota Malang melalui ruang digital dan media publik, serta bagaimana aktivitas tersebut dapat dipahami sebagai bentuk diplomasi budaya non-negara di tingkat lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif interpretatif dengan analisis berbasis data sekunder, meliputi konten media sosial, dokumentasi kegiatan komunitas, publikasi daring, dan literatur akademik. Data dianalisis menggunakan analisis dokumen dan analisis konten kualitatif dengan kerangka teori representasi budaya dan diplomasi budaya non-negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas K-Pop di Kota Malang secara aktif memproduksi dan merepresentasikan budaya Korea melalui simbol visual, bahasa, performativitas fandom, dan praktik sosial kolektif yang berlangsung di ruang digital maupun ruang publik. Lebih jauh, aktivitas komunitas tersebut berfungsi sebagai praktik diplomasi budaya non-negara yang bersifat organik, partisipatif, dan berbasis komunitas, di mana daya tarik budaya Korea dibangun melalui pengalaman sosial sehari-hari tanpa keterlibatan langsung institusi negara. Penelitian ini berkontribusi secara konseptual dengan memperluas pemahaman diplomasi budaya sebagai praktik kultural desentralistik yang dijalankan oleh aktor non-negara melalui aktivitas keseharian (everyday cultural diplomacy) di tingkat lokal.
Al-Haqq dan Sturktur Kenyataan Kritik Islam Terhadap Penolakan Realitas Objektif Postmodernisme Sania Arisa Sinaga; Salahuddin Harahap
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.873

Abstract

Pemikiran postmodernisme menghadirkan kritik tajam terhadap klaim kebenaran universal dan realitas objektif yang selama ini menjadi fondasi filsafat modern. Dengan menekankan peran bahasa, konteks sosial, dan relasi kekuasaan, postmodernisme memandang realitas sebagai konstruksi diskursif yang relatif dan tidak memiliki struktur ontologis yang tetap. Pandangan ini, meskipun berhasil membongkar absolutisme rasional modern, menimbulkan problem serius berupa relativisme ontologis dan krisis makna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penolakan realitas objektif dalam pemikiran postmodernisme serta mengkaji kritik Islam terhadap pandangan tersebut melalui konsep al-Ḥaqq sebagai dasar struktur kenyataan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan dan metode analisis konseptual serta komparatif-kritis terhadap karya-karya tokoh postmodern dan pemikir Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa postmodernisme cenderung meniadakan landasan ontologis realitas, sehingga kebenaran direduksi menjadi produk wacana dan kekuasaan. Sebaliknya, Islam melalui konsep al-Ḥaqq menegaskan keberadaan realitas objektif yang terstruktur dan bermakna, tanpa menafikan keterbatasan epistemologis manusia dan pluralitas pemahaman. Kritik Islam terhadap postmodernisme bersifat korektif dan konstruktif, karena menerima kritik terhadap klaim kebenaran hegemonik modern, namun menolak relativisme yang meniadakan kebenaran itu sendiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep al-Ḥaqq menawarkan kerangka ontologis alternatif yang mampu menjaga keseimbangan antara objektivitas kebenaran dan keragaman penafsiran, serta memberikan kontribusi penting bagi pengembangan filsafat Islam kontemporer dalam merespons tantangan pemikiran postmodern.