cover
Contact Name
Irwan Lihardo Hulu
Contact Email
pendidikanbiologiusi@gmail.com
Phone
+6281370352832
Journal Mail Official
pendidikanbiologiusi@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun Jl. Sisingamangaraja Barat, Kota Pematangsiantar, SUMUT, Indonesia
Location
Kota pematangsiantar,
Sumatera utara
INDONESIA
MetaBio : Jurnal Pendidikan
Published by Universitas Simalungun
ISSN : 22525998     EISSN : 23026553     DOI : https://doi.org/10.36985
Jurnal Ilmiah Metabio merupakan jurnal publikasi yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Simalungun Pematangsiantar. Jurnal ini akan memuat hasil-hasil penelitian ilmiah pada berbagai bidang ilmu Biologi dan Pembelajaran Biologi diantaranya Ekologi, Anatomi, IPA, Metode Pembelajaran, Media Pembelajarandan bidang-bidang lain yang terapannya sangat berhubungan dengan bidang Biologi dan Pembelajaran Biologi
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 93 Documents
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN AUDIOVISUAL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN MATERI DI KALANGAN SISWA SEKOLAH DASAR Sari, Yunita; Puspita, Fitri Dewi; Yatin Mulyono
Jurnal Metabio Vol. 7 No. 1 (2025): MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/3ngx3e36

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of using audiovisual learning media in improving material comprehension among elementary school students through a meta-analysis approach. A quantitative method was employed by systematically selecting relevant experimental articles from national and international databases. Inclusion criteria included experimental design, elementary-level subjects, and availability of statistical data such as means, standard deviations, and sample sizes. Seven eligible articles were analyzed using Cohen’s d formula to measure effect size, followed by descriptive and inferential analysis. The results showed an average effect size of 1.46, which is classified as a large effect. This indicates that audiovisual media significantly enhance students’ material comprehension. These findings support the importance of using audiovisual-based learning media as an effective and applicable strategy in elementary school instruction. The study also revealed variations across studies influenced by intervention duration, subject matter, and the quality of media implementation.
PERBEDAAN STRUKTUR ANATOMI DAUN SAWI LANGIT (VERNONIA CINEREA L.) DAN BANDOTAN (AGERATUM CONYZOIDES L.) Rafli Al Hafsy; Fitri Luthfia; Fina; Fitri Dwi Puspita; Yunita Sari
Jurnal Metabio Vol. 7 No. 2 (2025): MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/s528ek91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan struktur anatomi daun antara sawi langit (Vernonia cinerea L.) dan bandotan (Ageratum conyzoides L.) yang berasal dari famili Asteraceae dan tumbuh di lingkungan berbeda. Penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui pengamatan mikroskopis terhadap preparat daun dengan metode irisan melintang dan membujur. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sawi langit memiliki struktur epidermis yang lebih tebal, kutikula yang kuat, serta stomata bertipe anisositik yang tersebar di kedua permukaan daun (amfistomatik). Ciri ini menunjukkan kemampuan adaptasi terhadap lingkungan panas dan kering. Sebaliknya, bandotan memiliki epidermis dan kutikula yang lebih tipis, serta stomata bertipe anomositik yang hanya terdapat di permukaan bawah daun (hipostomatik), mencerminkan adaptasi terhadap lingkungan yang lembap dan teduh. Selain struktur mikroskopis, perbedaan morfologi makroskopis seperti bentuk, tepi daun, dan keberadaan trikomata juga mencerminkan adaptasi terhadap kondisi mikroklimat masing-masing. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun kedua spesies berada dalam famili yang sama, mereka memiliki strategi adaptasi morfo-anatomis yang berbeda untuk mempertahankan efisiensi fisiologis di habitatnya. Hasil penelitian ini juga mendukung pentingnya studi anatomi tumbuhan dalam konteks ekologi dan taksonomi.
META ANALISIS: EFEKTIVITAS MEDIA BELAJAR DAN TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA Fitri Luthfia; Nabila Prastia Agustin; Yatin Muluono
Jurnal Metabio Vol. 7 No. 2 (2025): MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/qzs9kz78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media pembelajaran berbasis animasi dalam meningkatkan hasil belajar kognitif siswa pada mata pelajaran Biologi melalui pendekatan meta-analisis. Delapan belas artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kuantitatif menggunakan ukuran efek Cohen’s d untuk mengetahui besaran pengaruh media animasi terhadap capaian belajar. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh studi menghasilkan nilai Cohen’s d positif, dengan rentang antara 0,74 hingga 3,67. Rata-rata nilai agregat Cohen’s d sebesar 2,185, yang termasuk dalam kategori efek sangat besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan media animasi secara konsisten memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep biologi, terutama pada materi yang bersifat abstrak dan kompleks seperti sistem reproduksi dan ekskresi manusia. Hasil ini diperkuat oleh teori Multimedia Learning dari Mayer (2020), yang menyatakan bahwa integrasi teks, gambar, dan animasi dapat meningkatkan pemrosesan informasi dan retensi konsep oleh peserta didik. Meskipun demikian, variasi efektivitas antarestudi juga mengindikasikan adanya faktor-faktor moderasi seperti jenis animasi, keterlibatan interaktif, desain instruksional, dan karakteristik siswa. Oleh karena itu, penelitian lanjutan direkomendasikan untuk mengeksplorasi lebih lanjut peran masing-masing faktor tersebut dalam memediasi dampak media animasi terhadap hasil belajar. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis teknologi untuk mendukung pembelajaran biologi yang lebih efektif. 
PERAN STRATEGI PEMBELAJARAN PJBL DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA : STUDI KUANTITATIF DENGAN ANALISIS COHEN'S D Selvyya; Ika Rosenta Purba
Jurnal Metabio Vol. 7 No. 2 (2025): MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/6795d958

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran strategi pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa melalui studi kuantitatif dengan analisis Cohen’s d. Metode yang digunakan adalah quasi-eksperimen dengan desain Control-Group Pre-Test Post-Test untuk mengukur perbedaan hasil belajar antara siswa yang menggunakan model PjBL dan metode pembelajaran konvensional. Data hasil belajar dianalisis menggunakan uji statistik dan perhitungan effect size Cohen’s d untuk mengukur besarnya pengaruh PjBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa dengan nilai effect size yang sangat besar. PjBL memberikan pengalaman belajar yang aktif dan bermakna serta mendorong keterampilan abad 21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa PjBL merupakan strategi pembelajaran yang efektif dan relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran serta mempersiapkan siswa menghadapi tuntutan pendidikan masa depan.
STUDI LITERATUR : ANALISIS PENERAPAN METODE GALLERY WALK DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI SEKOLAH MENENGAH ATAS Adi Firdarahman Sanjaya; Irwan Lihardo Hulu
Jurnal Metabio Vol. 7 No. 2 (2025): MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/j1anrk09

Abstract

Diperlukannya pemilihan metode pembelajaran yang sesuai dalam mempelajari materi adalah suatu hal penting yang dilakukan oleh guru. Dengan penerapan metode yang sesuai maka hasil-hasil belajar siswa yang diharapkan dapat di raih serta ditingkatkan melalui pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis penerapan dari metode gallery walk yang telah diterapkan pada pembelajaran biologi di tingkatan SMA. Metode yang digunakan adalah studi pustaka atau literatur review dengan pendekatan kualitatif dengan tahapan 1) mengetahui jenis pustaka yang diperlukan, 2) mengkaji dan mengumpulkan bahak kepustakaan, dan 3) menyajikan studi kepustakaan. Hasil studi pustaka menunjukkan bahwa metode gallery walk dapat diterapkan dalam beberapa materi pembelajaran, dengan ini maka dapat diketahui bahwa dengan penerapan metode gallery dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar, partisipasi belajar, motivasi belajar, hingga minat belajar. Namun, sebelum memilih metode ini guru juga perlu memperhatikan kelebihan dan juga kekurangan metode gallery walk tersebut. Maka dapat disimpulkan bahwa metode gallery walk ini dapat sesuai untuk digunakan dalam pembelajaran biologi di SMA.
IDENTIFIKASI DAN KARAKTERISTIK MORFOLOGI JAMUR MAKROSKOPIS DI GARIS WALLACEAE DAN WEBER KAWASAN HUTAN JALUR PENDAKIAN MOYA MABUKU, KOTA TERNATE MENGGUNAKAN KOORDINAT GPS Mutimanda Dwisatyadini; Hikmah Zikriani; Susi Sulistiana; Inggit Winarni; Nurmaya papuangan; Nurhasanah
Jurnal Metabio Vol. 7 No. 2 (2025): MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/txrsk586

Abstract

Kandungan organik dan pH tanah yang berbeda dapat menyebabkan spora jamur yang berbeda tumbuh, dan jenis tanah merupakan salah satu faktor yang secara langsung dapat memengaruhi keberadaan jamur. Galur Wallacea dan Weber di Ternate, Maluku Utara, akan menjadi subjek penelitian ini. Lokasi penelitian memiliki spesies jamur endemik, keanekaragaman hayati yang belum terpapar, dan lokasi geografis yang unik. Pengumpulan data dilakukan melalui survei langsung, metode eksplorasi pengambilan sampel, purposive random sampling, dan koleksi langsung jamur, seperti bentuk, warna, panjang batang, diameter, dan substrat hidup (tanah, kayu, daun, lainnya), bersama dengan pengamatan morfologi jamur. Analisis kualitatif mencantumkan ordo, famili, genus, dan nama ilmiah, yang disajikan dalam tabel dan gambar, dan menggambarkan karakteristik masing-masing spesies dengan hasil identifikasi. Indeks keanekaragaman digunakan. Faktor lingkungan yang diukur, suhu udara, kelembaban tanah, intensitas cahaya, dan pH tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 20 spesies jamur ditemukan di Kawasan Hutan Jalur Pendakian Moya Mabuku, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara, Indonesia, dengan koordinat GPS pada 0,8° Lintang Utara dan 127,3630910 Bujur Timur. Jamur-jamur tersebut adalah divisi Asycomycota dan Basidiomycota, serta famili Helotiaceae, Strophariaceae, Hygrophoraceae, Auriculariceae, Omphalotaceae, Tremellaceae, Hypoxylaceae, Phyllotopsidaceae, Poliporaceae, Gardonemataceae, Tricholomataceae, Sarcoscyphaceae, Agaricaceae, Mycenaceae, Psathyrellaceae, dan Cortinariaceae. Hasil uji parameter substrat kayu, tanah, dan tempurung kelapa menunjukkan pH 3,85-6,10. dan memiliki kelembapan udara 77,5-91,5%RH, kelembapan substrat 36,5-99,9%, intensitas cahaya 93,5-7496 Cd, suhu udara 27,7-33,9 oC, suhu substrat 27,4-33,9 °C, dan pH 3,85-6,15 dapat optimal untuk pertumbuhan jamur makroskopis.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN KOLABORASI BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI  BIOTIK DAN ABIOTIK Nazwa Garnisa Balqis; Nadra Ilza Humairah; Dian Perayanti Sinaga
Jurnal Metabio Vol. 8 No. 1 (2026): MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/whpqsy73

Abstract

Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas belajar dan kolaborasi berpikir kritis Siswa pada pembelajaran Biologi melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL) pada materi faktor biotik dan abiotik. Penelitian dilakukan pada Siswa dengan jumlah 8 orang. Dalam proses pembelajaran, peneliti menggunakan media PPT sebagai media penyampaian materi dan media ekosistem sederhana berupa toples berisi tanah, cacing, belalang, rumput, dan daun sebagai media pembelajaran langsung agar Siswa mampu memahami permasalahan nyata yang terjadi dalam lingkungan. Siswa juga diberikan masalah  kontekstual mengenai hubungan komponen biotik dan abiotik kemudian berdiskusi untuk mencari solusi bersama. Data penelitian diperoleh melalui hasil pretest dan posttest Teman MahaSiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pretest Siswa sebesar 76,25 dengan median 75 dan modus 60. Setelah diterapkan model Problem Based Learning, rata-rata posttest meningkat menjadi 92,5 dengan median 90 dan modus 90. Nilai N-Gain yang diperoleh sebesar 0,68 dengan kategori sedang mendekati tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dengan bantuan media ekosistem sederhana mampu meningkatkan aktivitas belajar dan kolaborasi berpikir kritis Siswa pada materi faktor biotik dan abiotik.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATA PELAJARAN KEANEKARAGAMAN HAYATI Merry Time Cristin Laia; Putri Kumalasari
Jurnal Metabio Vol. 8 No. 1 (2026): MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/9s8khk23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran keanekaragaman hayati. Penelitian ini dilaksanakan di SMA dengan menggunakan metode eksperimen sederhana melalui pemberian pretest dan posttest kepada siswa. Model pembelajaran Problem Based Learning diterapkan karena mampu melibatkan siswa secara aktif dalam memecahkan masalah sehingga dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan berpikir kritis siswa pada materi keanekaragaman hayati. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai posttest siswa memperoleh mean sebesar 93, median 95, dan modus 95. Sedangkan pada nilai pretest diperoleh mean 95, median 95, dan modus 95. Penerapan model Problem Based Learning memberikan pengaruh positif terhadap proses pembelajaran karena siswa menjadi lebih aktif, mampu bekerja sama, serta lebih terampil dalam menganalisis dan memecahkan masalah yang berkaitan dengan keanekaragaman hayati. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran keanekaragaman hayati.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARING TIPE TEAM GAMES TOURNAMEN (TGT) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Arista Dewi R Saragih; Mariska Margareth G Simamora; Salome Rajagukguk
Jurnal Metabio Vol. 8 No. 1 (2026): MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/ajg5vq40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) serta pengaruhnya terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen, yaitu membandingkan hasil tes awal (pre-test) sebelum pembelajaran dimulai dan tes akhir (post-test) setelah diterapkan pembelajaran berbasis permainan dan turnamen. Subjek sebagai siswa ialah rekan -rekan semester 6 stambuk 23 Pendidikan Biologi berjumlah 10 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pretest rekan-rekan mahasiswa sebesar 61 dengan median 60 dan modus 70. Setelah diterapkan model TGT rata- rata post test meningkat menjadi  89 dengan median 90 dan modus 80. Nilai N-Gain yang diperoleh sebesar 0,71 memberikan dampak positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Melalui unsur permainan dan persaingan sehat, siswa menjadi lebih aktif, termotivasi, dan lebih mudah menguasai materi pelajaran. Disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe TGT efektif digunakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa secara optimal.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI KLASIFIKASI MAKHLUK HIDUP DI KELAS VIII SMP Keisya Afrida Julianti; Reva Febriana Arif; Thiur Dianti Siboro
Jurnal Metabio Vol. 8 No. 1 (2026): MetaBio : Jurnal Pendidikan (Edisi Elektronik)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/rhmmqj73

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa melalui penerapan model Discovery Learning pada materi sistem klasifikasi makhluk hidup di kelas VIII SMP. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa dan kurang aktifnya siswa dalam proses pembelajaran IPA. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 10 orang siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Tes yang digunakan berupa pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata siswa dari pretest sebesar 83 menjadi posttest sebesar 89 dengan nilai N-Gain sebesar 0,35 yang termasuk kategori sedang. Hasil uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal dan hasil uji homogenitas menunjukkan data homogen. Selain itu, hasil uji t diperoleh nilai t hitung sebesar 2,87 lebih besar dari t tabel 2,262 sehingga H₁ diterima dan H₀ ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem klasifikasi makhluk hidup di kelas VIII SMP.

Page 9 of 10 | Total Record : 93