cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus" : 25 Documents clear
Pendampingan Perencanaan Aplikasi E-Sampan Kecamatan Ampenan Arif Rahman; Siti Agrippina Alodia Yusuf; M Rizkillah
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1448

Abstract

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mendampingi Pemerintah Kecamatan Ampenan dalam perancangan ulang aplikasi E-Sampan guna menyederhanakan proses administrasi dan meningkatkan efisiensi layanan publik. Mitra dalam kegiatan ini adalah Pemerintah Kecamatan Ampenan, yang terdiri dari Camat, Sekretaris Camat, dan Lurah dari beberapa kelurahan di Kecamatan Ampenan, dengan total jumlah mitra yang terlibat sebanyak 15 orang. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi tahap perencanaan kerja, pembuatan materi pendampingan, pembahasan kebutuhan aplikasi, perancangan sistem, serta evaluasi dan penyusunan laporan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa seluruh tahapan telah dilaksanakan dengan baik dan sistematis, dengan partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan. Evaluasi menunjukkan bahwa aplikasi yang dirancang telah sesuai dengan keinginan dan kebutuhan stakeholder, serta siap untuk diimplementasikan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pendampingan yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman dan keterlibatan pemerintah setempat dalam perancangan aplikasi, serta memberikan solusi yang efektif untuk permasalahan administrasi yang ada. Rekomendasi yang diberikan adalah agar kegiatan pendampingan serupa dilakukan secara berkala untuk memastikan keberlanjutan dan peningkatan kualitas layanan publik di masa mendatang. Assistance In Planning The E-Saving Application For Ampenan Sub-District The aim of this activity was to assist the Government of Ampenan Sub-District in redesigning the E-Sampan application to simplify administrative processes and enhance the efficiency of public services. The partners involved in this activity were the Government of Ampenan Sub-District, including the Sub-District Head, Secretary, and Village Heads from various villages within the sub-district, with a total of 15 partners. The implementation method included work planning, preparation of assistance materials, discussion of application requirements, system design, and evaluation and reporting. The results showed that all stages were carried out systematically and successfully, with active participation from all stakeholders. Evaluation indicated that the designed application met the stakeholders' needs and expectations and was ready for implementation. The conclusion of this activity is that the provided assistance effectively increased the local government's understanding and involvement in the application design, offering a practical solution to existing administrative issues. It is recommended that similar assistance activities be conducted regularly to ensure the sustainability and improvement of public service quality in the future.
Peran Pendamping Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Selama Proses Persalinan Normal di Wilayah Kerja Puskesmas Sukabumi Tri Utami; Burhanuddin Basri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.1881

Abstract

Kehamilan dan persalinan merupakan peristiwa alamiah, tetapi pada kenyataannya banyak ibu khawatir menjalaninya. Terutama akibat rasa sakit yang teramat hebat yang terjadi pada saat kontraksi, kondisi ini menyebabkan para ibu merasa tegang dan mengalami kecemasan. Tujuan PKM: untuk memberikan pemahaman kepada pendamping keluarga terhadap tingkat kecemasan ibu selama proses persalinan normal di wilayah kerja Puskesmas Sukabumi. Metode PKM: Metode pengabdian pada masyarakat yaitu dengan memberikan Sosialisasi Peran Pendamping Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Selama Proses Persalinan Normal di Wilayah Kerja Puskesmas Sukabumi, dimana sasaran pengabdian pada masyarakat yaitu pendamping keluarga pasien. Jumlah partisipan yang diundang buat berpartisipasi dalam aktivitas ini beberapa 35 orang. Instrumen dalam penelitian adalah kuesioner. Hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan rumus Chi square. Hasil penelitian: Dari hasil uji chi-square didapatkan p=0,172 (p value < 0,05), di mana dapat disimpulkan tidak ada hubungan yang bermakna antara Peran Pendamping Keluarga Terhadap Tingkat Kecemasan Ibu Selama Proses Persalinan Normal di wilayah kerja Puskesmas Sukabumi. Saran: Diharapkan kepada pendamping persalinan untuk selalu member dukungan kepada ibu baik bantuan secara langsung maupun tidak langsung atau dengan selalu menemani ibu hingga proses persalinan selesai, dan untuk ibu yang akan bersalin agar lebih banyak mencari informasi tentang persalinan yang bertujuan untuk kesiapan mental ibu saat akan menghadapi persalinan. Socialization of the Role of Family Companions on Mothers' Anxiety Levels During the Normal Childbirth Process in the Sukabumi Community Health Center Work Area Pregnancy and childbirth are natural events, but in reality many mothers are worried about going through them. Especially due to the intense pain that occurs during contractions, this condition causes mothers to feel tense and experience anxiety. The purpose of PKM: to provide understanding to family companions regarding the level of maternal anxiety during the normal delivery process in the Sukabumi Community Health Center working area. PKM Method: The community service method is by providing socialization on the role of family companions regarding maternal anxiety levels during the normal delivery process in the Sukabumi Community Health Center work area, where the target of community service is the patient's family companion. The number of participants invited to participate in this activity was around 35 people. The instrument in the research is a questionnaire. The research results were analyzed using the Chi square formula. Research results: From the results of the chi-square test, p = 0.172 (p value < 0.05), which can be concluded that there is no significant relationship between the role of family companion and the level of maternal anxiety during the normal delivery process in the working area of the Sukabumi Community Health Center. Suggestion: It is hoped that birth attendants will always provide support to the mother either directly or indirectly or by always accompanying the mother until the birthing process is complete, and for mothers who are about to give birth to seek more information about childbirth with the aim of the mother's mental readiness when she is about to give birth. facing childbirth.
Literasi Digital Internet Addiction Pada Anak Usia Sekolah Anggi Jamiyanti; Andri Nurmansyah; Vivop Marti Lengga; Yuyun Sarinengsih
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.1898

Abstract

Internet mempunyai banyak dampak positif bagi pengguna terutama terkait dengan peningkatan ilmu dan pengetahuan yang berkembang sesuai kemajuan zaman. Akan tetapi, penggunaan internet berlebihan juga menimbulkan beberapa dampak negatif bagi kesehatan fisik hingga kesehatan mental termasuk pada anak usia sekolah. Oleh karena itu dibutuhkan literasi digital mengenai internet addiction serta penanganannya. Pengetahuan tentang dampak dan bagaimana self-control pada internet addiction sangat penting karena akan berdampak pada jangka panjang terhadap kesehatan anak usia sekolah. Untuk membekali anak usia sekolah dalam pengetahuan internet addiction serta penanganannya maka pengabdian masyarakat perlu dilakukan. Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan dalam mengurangi dampak negatif akibat internet addiction pada siswa dan siswi SMK Bhakti Kencana Cileunyi. Pemberian edukasi dilaksanakan dengan metode ceramah, demonstrasi dan sharing sesion. Evaluasi pre dan post-test dilakukan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan. Hasilnya yang diperoleh adanya peningkatan pengetahuan mengenai internet addiction dan penanganannya yang bermakna, dengan nilai p=0,02. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi/penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan para peserta. Internet Addiction Digital Literacy in School Age Children The internet has many positive impacts on users, especially related to increasing knowledge and knowledge which develops according to the times. However, excessive internet use also has several negative impacts on physical health and mental health, including for school-aged children. Therefore, digital literacy is needed regarding internet addiction and its treatment. Knowledge about the impact and how to self-control internet addiction is very important because it will have a long-term impact on the health of school-aged children. To equip school-age children with knowledge of internet addiction and how to treat it, community service needs to be carried out. The activity aims to increase understanding and application in reducing the negative impact of internet addiction on students of SMK Bhakti Kencana Cileunyi. Providing education is carried out using lecture methods, demonstrations and sharing sessions. Pre and post-test evaluations are carried out to determine increases in knowledge. The results obtained were a significant increase in knowledge about internet addiction and its treatment, with a value of p = 0.02. This shows that education/counseling can increase the knowledge of participants.  
Pelatihan Pembelajaran Interaktif Berbasis Video (H5P) untuk Penguatan Pelajar Pancasila SMP An-Najiyah An Nuril Maulida Fauziah; Tutut Nurita; Muhammad Arif Mahdiannur; Dyah Astriani; Mochammad Zumar Firdaus Ermawan; Fatimatuz Zahro
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.1961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan keterampilan guru SMP An-Najiyah dalam menggunakan teknologi video H5P untuk mendukung pembelajaran interaktif, khususnya dalam memperkuat profil pelajar Pancasila. Mitra dalam penelitian ini adalah guru SMP An-Najiyah dengan jumlah partisipan sekitar 20 orang. Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan pendampingan, serta evaluasi pasca pelatihan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan guru terkait pemanfaatan teknologi H5P, dengan mayoritas peserta (90%) merasa materi sangat relevan dengan kebutuhan mereka. Berdasarkan hasil tersebut, kami merekomendasikan peningkatan frekuensi dan sumber daya pelatihan serupa untuk memperluas manfaatnya kepada lebih banyak guru, serta integrasi teknologi pembelajaran ini dalam kurikulum sekolah secara reguler untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Video-Based Interactive Learning Training (H5P) for Strengthening Pancasila Students of An-Najiyah Junior High School This study aimed to enhance the skills of teachers at SMP An-Najiyah in utilizing H5P video technology to support interactive learning, specifically to strengthen the Pancasila student profile. The partners in this research were teachers from SMP An-Najiyah with approximately 20 participants involved. The method used was Participatory Rural Appraisal (PRA), which included stages of preparation, training implementation and mentoring, and post-training evaluation. The results indicated a significant improvement in the teachers' understanding and skills regarding the use of H5P technology, with the majority of participants (90%) feeling that the material was highly relevant to their needs. Based on these findings, we recommend increasing the frequency and resources of similar training sessions to extend their benefits to more teachers, and integrating this learning technology into the school curriculum regularly to enhance educational quality.
Pendampingan Penyusunan Instrumen Tes Numerasi Siswa Berbasis Gamifikasi Sebagai Strategi Penguatan Literasi Digital Guru Fitri April Yanti; Rendy Wikrama Wardana; Dina Apriyanti
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.1977

Abstract

Kemampuan numerasi merupakan keterampilan dasar yang dibutuhkan siswa. Kemampuan numerasi digunakan siswa dalam segala aspek kehidupan terutama. Numerasi dapat diajarkan  melalui pembelajaran IPA. Sehingga, guru IPA perlu menyusun dan membuat instrumen tes numerasi siswa. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melakukan pendampingan penyusunan instrumen tes numerasi siswa berbasis gamifikasi sebagai strategi penguatan literasi digital bagi guru IPA MGMP Kabupaten Kaur, Bengkulu. Peserta kegiatan terdiri dari 25 guru MGMP IPA di Kabupaten Kaur, Bengkulu. Metode yang digunakan berupa metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi. Interumen yang digunakan berupa lembar angket untuk mengukur kemampuan literasi digital guru. Target capaian kegiatan ini adalah 75% peserta menyatakan setuju terhadap kemampuan literasi digital guru setelah pelatihan. Hasilnya bahwa 85% guru setuju bahwa mereka telah mampu menggunakan teknologi seperti: menginstal, menyimpan file, mengunduh video, mencari referensi secara online, dan melakukan inovasi pengajaran dengan teknologi. Keberlanjutan kegiatan pengabdian ini sangat diharapkan, terutama pada pelatihan remidiasi dan pengayaan terhadap hasil pengerjaan tes numerasi tersebut. Assistance in Preparing Gamification-Based Student Numeracy Test Instruments as a Strategy to Strengthen Teachers' Digital Literacy  Numeracy ability is a basic skill that is needed and must be possessed in the 21st century in all aspects of life, especially in science learning. So, compiling and making numeracy instruments is something that science teachers need to do. The aim of this community service activity is to assist in the preparation of gamification-based student numeracy test instruments as a strategy to strengthen digital literacy for MGMP science teachers in Kaur Regency, Bengkulu. The activity participants consisted of 25 MGMP science teachers in Kaur Regency, Bengkulu. The methods used are lecture, discussion, question and answer, and demonstration methods. The intervention used was a questionnaire to measure teachers' digital literacy skills. The target achievement for this activity is that 75% of participants agree with the teacher's digital literacy skills after the training. The result was that 85% of teachers agreed that they had been able to use technology in ways such as installing, saving files, downloading videos, searching for references online, and carrying out teaching innovations with technology. The continuation of this service activity is highly hoped for, especially in remediation training and enrichment of the results of the numeracy test.
Peningkatan Keunggulan Kompetitif UMKM Toko AMMA Melalui Pelatihan Digital Marketing dan Laporan Keuangan Suhita Whini Setyahuni; Linda Ayu Oktoriza; Nanda Adhi Purusa; Mahmud Mahmud
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.1996

Abstract

Keunggulan kompetitif entitas bisnis dapat dicapai melalui tata kelola manajemen yang baik, penguatan nilai produk, dan strategi pemasaran yang tepat. Pelatihan penyusunan laporan keuangan dan digital marketing didesain untuk tujuan meningkatkan kemampuan mitra dalam bidang akuntansi dan pemasaran. Pelatihan ini diikuti oleh 10 orang peserta yang berasal dari UMKM Toko AMMA di Kota Semarang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah focus group discussion (FGD) dan learning by practice. Bentuk pelatihan berupa papara materi dan praktik langsung yang didampingi oleh tim pengabdian FEB UDINUS. Kegiatan pelatihan ini berhasil meningkatkan kemampuan mitra dalam penguasaan penyusunan laporan keuangan dan keterampilan strategi digital marketing yang diukur dari peningkatan skor pre test dari rata-rata skor 67,7 menjadi 92,6 pada nilai post-test. Penguasaan mitra di bidang marketing meliputi penguasaan teknik pengambilan foto dan video serta teknik live pada marketplace. Enhancing The MSME’s Competitive Advantage Through Digital Marketing and Financial Report Workshop Competitive advantage of business entities can be achieved through good management, strengthening product value, and efficient marketing strategy. Training on preparing financial reports and digital marketing is designed with the aim of improving partners' abilities in the fields of accounting and marketing. This training was attended by 10 participants from the MSME AMMA Store in Semarang City. This training is a form of community service, which conducted through learning by practice method. The training itself is provided in two ways, first is oral presentation by team and followed by direct practice on preparing financial report and digital marketing technique. This training activity enhanced the participants skills in preparing of financial reports and digital marketing strategy skills as measured by an increase in pre-test scores from an average score of 67.7 to 92.6 in post-test scores. Participants skills on photo and video taking techniques improved as well as live techniques on the marketplace.
Pencegahan Anemia pada Remaja Putri Kusniyati Utami; Haryani Haryani; Melati Inayati Albayani; Agus Supinganto
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2003

Abstract

Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang anemia serta mengidentifikasi status gizi dan memberikan Tablet Tambah Darah (TTD). Mitra program ini adalah Posyandu Bukit Tinggi di desa Bukit Tinggi, Lombok Barat, dengan partisipasi 46 remaja putri. Metode pelaksanaan meliputi ceramah edukatif selama 45 menit dan pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) selama 60 menit. Materi edukasi mencakup definisi anemia, penyebab, tanda dan gejala, serta pencegahan dan perawatan anemia. Pengukuran IMT dilakukan dengan menimbang berat badan dan tinggi badan, serta pemberian TTD sebanyak 4 butir yang diminum setiap minggu. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan remaja putri dari kategori cukup (70%) menjadi kategori baik (82%) setelah edukasi. Selain itu, sebagian besar remaja putri memiliki status gizi kurus. Rekomendasi program ini adalah perlunya keberlanjutan program pencegahan anemia untuk memastikan tidak terjadinya peningkatan kejadian anemia pada remaja di Bukit Tinggi. Program ini mendukung upaya global mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) dalam mengakhiri kelaparan dan memastikan kehidupan yang sehat serta sejahtera. Prevention of Anemia in Adolescent Girls The aim of this program is to enhance young women's knowledge about anemia, identify their nutritional status, and provide Iron Supplement Tablets (TTD). The program's partner is Posyandu Bukit Tinggi in Bukit Tinggi village, West Lombok, with 46 young women participating. The implementation methods included a 45-minute educational lecture and a 60-minute Body Mass Index (BMI) measurement. The educational material covered the definition of anemia, its causes, symptoms, prevention, and care for those with anemia. BMI measurements were conducted by weighing and measuring the height of the participants, and four iron tablets were given to be taken weekly. The results showed an increase in the knowledge of young women from a sufficient category (70%) to a good category (82%) after the education. Additionally, most young women were found to be underweight. The program recommends the continuation of anemia prevention programs to ensure that anemia incidence does not increase among young women in Bukit Tinggi. This program aligns with global efforts to achieve the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly in ending hunger and ensuring healthy lives and well-being.
Pengembangan Bisnis UMKM melalui Perolehan Nomor Induk Bisnis (NIB) dan Keikutsertaan dalam Pameran UMKM di Kecamatan Ciledug Etik Ipda Riyani; Sakina Nusarifa Tantri; Nadhira Hardiana
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2011

Abstract

Pentingnya peran Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) sudah tidak dapat terelakkan, oleh karena itu, UMKM perlu mendapat perlindungan secara legal. Agar UMKM mendapat perlindungan tersebut, diperlukan adanya kepastian dan keamanan dari segi hukum dalam menjalankan usahanya. Untuk mendukung upaya ini, pemerintah Republik Indonesia memberikan fasilitas yaitu menerbitkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang dapat diajukan melalui suatu platform bernama Online Single Submission (OSS). Dalam proses pendaftaran NIB ini, banyak UMKM di Kecamatan Ciledug, Tangerang, Banten, mengalami kesulitan dalam penyiapan dan pengumpulan dokumen, serta proses pengunggahan dokumen melalui OSS tersebut. Oleh karena itu, tim pengabdian kepada masyarakat yang bermitra dengan koordinator UMKM menyelenggarakan kegiatan pendampingan dalam pendaftaran NIB melalui OSS. Adapun aktivitas pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan dalam proses perolehan NIB UMKM. Pendampingan ini dilakukan dengan metode welfare approach, yang terdiri dari sosialisasi NIB, pengumpulan dokumen pendaftaran, pendampingan OSS, dan evaluasi. Acara ini dihadiri oleh 33 peserta yang merupakan pelaku UMKM di Ciledug. Hasil dari acara ini adalah diperolehnya NIB UMKM yang diterbitkan sesuai kegiatan usaha/bidang usaha dan tertera pada sistem OSS. Setelah memperoleh OSS, pendampingan dilanjutkan untuk mempersiapkan UMKM ikut serta dalam Gerai UMKM Kecamatan Ciledug. Manfaat dari aktivitas pendampingan ini adalah peningkatan jejaring pemasaran dan peluang pengembangan bisnis UMKM melalui keikutsertaan dalam acara pameran atau gerai UMKM yang diadakan oleh Dinas Koperasi setempat. Rekomendasi yang muncul untuk kegiatan selanjutnya setelah diterbitkannya NIB adalah optimalisasi pemasaran melalui jejaring pemasaran yang lebih luas menggunakan akses yang didapatkan dari proses perolehan legalitas.
Edukasi Pengendalian Hipertensi pada Lansia dengan “Menari” Makan Benar Tensi Normal Sada Rasmada; Mateus Bagas Nugroho Jati; Paramitha Wirdani Ningsih Marlina; Agnes Maharani Puji Wulandari; Aloysius Prima Cahya Miensugandhi; Damelya Patricksia Dampang
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2034

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada lansia tentang pengendalian hipertensi melalui kebiasaan makan yang tepat dengan tema "Menari: Makan Benar Tensi Normal." Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan tenaga kesehatan setempat dan melibatkan 33 peserta lansia dari wilayah Johar Baru, Jakarta. Metode pelaksanaan terdiri dari persiapan, sesi edukasi, serta monitoring dan evaluasi (monev) setelahnya. Pada sesi edukasi yang dilaksanakan pada tanggal 8 November 2022, peserta menerima informasi mengenai pencegahan hipertensi, pilihan makanan yang tepat, dan metode memasak yang benar melalui penggunaan poster dan mini-poster. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan di antara peserta, dengan persentase peserta yang memiliki pengetahuan baik meningkat dari 78,8% sebelum edukasi menjadi 97% setelahnya. Evaluasi yang dilakukan satu minggu kemudian melalui wawancara telepon mengonfirmasi bahwa peserta mengingat informasi yang diberikan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sebagaimana dibuktikan melalui catatan pola makan mereka. Kesimpulannya, intervensi edukasi ini secara efektif meningkatkan pengetahuan lansia mengenai pengelolaan hipertensi. Studi ini merekomendasikan program edukasi yang rutin dan monitoring yang konsisten untuk mempertahankan dan meningkatkan hasil kesehatan lansia. Penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi dampak jangka panjang dari intervensi edukasi semacam ini terhadap pengendalian hipertensi dan kesehatan secara keseluruhan pada populasi lansia. Education on Controlling Hypertension in the Elderly by “Menari”: Makan Benar, Tensi Normal  This community service activity aimed to educate elderly individuals about hypertension control through proper dietary habits, themed "Menari: Makan Benar Tensi Normal." The program was conducted in collaboration with local healthcare professionals and involved 33 elderly participants from the Johar Baru area of Jakarta. The method included preparatory steps, educational sessions, and subsequent monitoring and evaluation (monev). During the educational sessions, held on November 8, 2022, participants received information on hypertension prevention, appropriate food choices, and cooking methods through the use of posters and mini-posters. Results indicated a significant improvement in knowledge among participants, with the percentage of those with good knowledge increasing from 78.8% before the education to 97% afterward. The evaluation, conducted one week later through telephone interviews, confirmed that the participants retained the information and applied it in their daily lives, as evidenced by their dietary recalls. In conclusion, the educational intervention effectively increased the knowledge of elderly participants regarding hypertension management. The study recommends regular educational programs and consistent monitoring to sustain and improve the health outcomes of the elderly. Further research could explore the long-term impact of such educational interventions on hypertension control and overall health in elderly populations.
Edukasi Rekam Medis Elektronik Sebagai Upaya Transformasi Kesehatan Digital Di Puskesmas Selogiri Rika Andriani; Julia Pertiwi; Arifatun Nisaa
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 3 (2024): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i3.2036

Abstract

Masalah yang dihadapi dalam pengabdian masyarakat di Puskesmas Selogiri adalah kurangnya pemahaman staf terhadap implementasi rekam medis elektronik (RME). Hal ini diperparah oleh minimnya partisipasi staf dalam sosialisasi dan pelatihan terkait RME yang diselenggarakan oleh dinas kesehatan dan organisasi profesi. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman staf Puskesmas Selogiri tentang RME untuk mendukung transformasi kesehatan digital. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode penyuluhan yang melibatkan tahapan identifikasi permasalahan, persiapan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Mitra kegiatan adalah seluruh staf Puskesmas Selogiri, termasuk kepala puskesmas, tenaga kesehatan, dan staf administrasi. Sebanyak 63 orang terlibat dalam kegiatan ini, terdiri dari berbagai profesi seperti dokter, perawat, dan staf lainnya. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman staf terhadap RME. Data kuantitatif dari pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan rata-rata nilai total dari 46,17 menjadi 88,35. Data kualitatif dari diskusi dan observasi mengindikasikan peningkatan antusiasme dan partisipasi aktif peserta selama sesi pelatihan.  Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa metode penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman staf mengenai RME, yang dapat mendukung keberhasilan implementasi RME di Puskesmas Selogiri. Rekomendasi yang dihasilkan adalah perlunya pelatihan lanjutan mengenai alih media dari rekam medis berbasis kertas menjadi elektronik untuk memastikan kelancaran implementasi dan keberlanjutan program. Pelatihan tambahan juga dapat meningkatkan kesiapan dan keterampilan staf dalam menghadapi tantangan teknologi kesehatan di masa depan. Electronic Medical Records Education to Accelerate Digital Health Transformation at Selogiri Community Health Center  The main issue addressed in the community service program at Selogiri Community Health Center was the limited understanding of staff regarding the implementation of electronic medical records (EMR). This issue was exacerbated by the low participation of staff in EMR-related training and socialization conducted by health authorities and professional organizations. The goal of this initiative was to enhance the knowledge and understanding of Selogiri Community Health Center staff about EMR to support digital health transformation. The implementation method employed was the counseling method, involving stages of problem identification, preparation, implementation, monitoring, and evaluation.The partners involved in this activity were the entire staff of Selogiri Community Health Center, including the head of the health center, healthcare professionals, and administrative staff. A total of 63 participants were involved, comprising various professions such as doctors, nurses, and other staff members. The results of this program indicated a significant increase in staff understanding of EMR. Quantitative data from pre-test and post-test assessments showed an increase in the average total score from 46.17 to 88.35. Qualitative data from discussions and observations indicated increased enthusiasm and active participation among participants during the training sessions.The conclusion of this program is that the counseling method is effective in improving staff understanding of EMR, which can support the successful implementation of EMR at Selogiri Community Health Center. The recommendations derived from this activity include the need for further training on the transition from paper-based medical records to electronic records to ensure the smooth implementation and sustainability of the program. Additional training can also enhance staff readiness and skills in facing future challenges related to health technology.

Page 1 of 3 | Total Record : 25