cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 384 Documents
Peningkatan Pendidikan Karakter Melalui Program Kemitraan Masyarakat di Desa Doda Melalui Pembelajaran Tambahan dan Pemutaran Film Edukasi Rizki Wembali; Syamsul Bahri; Erwan Sastrawan
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1129

Abstract

Tujuan pembelajaran tambahan dengan metode pemutaran film sebagai edukasi pendidikan maupun pendidikan karakter anak-anak desa Doda adalah meningkatnya kualitas pendidikan serta terbentuknya karakter serta kepribadian yang baik dengan pemutaran film pendidikan ini di lakukan di tiga dusun, yakni dusun 1, dusun 2, dan juga dusun 3. Jumlah anak di setiap dusunya rata- rata dusun 1 berjumlah 15 anak, dusun 2 berjumlah 12 anak, dan dusun 3 berjumlah 15 anak. metode pelaksanaan merupakan tahapan yang dibuat dengan cara sistematis dari awal hingga akhir yang meliputi urutan pekerjaan. Langka langka dari gegiatan ini yang pertama tahap persiapan, selanjutnya tahap plaksanaan dan yang terakhir evaluasi. hasil yang dicapai dari kegiatan ini bisa menambahkan wawasan mereka mengenai pendidikan karakter antara lain, toleransi, sikap menghargai, etika berbicara, kesopanan, meningkatkan literasi dalam hal pendidikan mereka. Pembentukan karakter pada anak-anak desa Doda harus perlu di tingkakan lagi. Hal ini haru perlu adanya campur tangan dari pemerintah desa untuk membantu tenaga pengajar atau pendidik memaksimalkan proses belajar mengajar yang ada di desa Doda. Selain itu juga harus sering di lakukan pemutaran film edukasi penidikan kerakter pada anak, dan juga harus menambahkan flm-film mengenai bahaya merokok dan juga narkoba. Improving Character Education Through the Community Partnership Program in Doda Village Through Additional Learning and Screening of Educational Films The purpose of additional learning with the film screening method as educational education and character education for the children of Doda village is to improve the quality of education and the formation of good character and personality with the screening of this educational film in three hamlets, namely hamlet 1, hamlet 2, and also hamlet 3. The number of children in each hamlet is on average hamlet 1 totaling 15 children, hamlet 2 totaling 12 children, and hamlet 3 totaling 15 children. the implementation method is a stage that is made in a systematic way from start to finish which includes the sequence of work. The rare stages of this activity are first the preparation stage, then the implementation stage and finally the evaluation. the results achieved from this activity can add their insights regarding character education including tolerance, respect, speaking ethics, politeness, increasing literacy in terms of their education. Character building in Doda village children must be increased. This should require intervention from the village government to help teachers or educators maximize the teaching and learning process in Doda village. In addition, there should also be frequent screenings of educational films on character education for children, and should also add films about the dangers of smoking and drugs.    
Aplikasi Si Centing Untuk Screening Pada Kader Kesehatan Di Pulau Pramuka Tri Purnamawati; Handayani Sitorus; Burhanuddin Basri
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1134

Abstract

Aplikasi sicenting adalah aplikasi untuk deteksi dini dan pencegahan retardasi pertumbuhan pada bayi. Fungsi dari aplikasi ini adalah untuk membantu staf, tenaga medis, dan ibu dari anak mengidentifikasi dan mengidentifikasi keterlambatan perkembangan anak pada waktunya. Keuntungan orang tua menggunakan aplikasi ini adalah kemampuan untukmemahami dan mengeksplorasi gerakan akrobatik bayi sejak usia dini. Tujuan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang aplikasi si centing kepada kader kesehatan dan meningkatkan pengetahuan mereka tentang stunting. Pengabdian ini dilakukan di Pulau Pramuka dengan 16 orang kader sebagai partisipan. Metode yang digunakan adalah kegiatan pengabdian pada masyarakat (PKM) dengan memberikan penyuluhan tentang stunting dan aplikasi si centing. Hasil analisis menunjukkan bahwa setelah pendidikan kesehatan tentang stunting dan penggunaan aplikasi si centing, terjadi peningkatan pengetahuan kader dan sebanyak 100% responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang aplikasi tersebut. Berdasarkan hasil ini, disarankan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian pada masyarakat secara berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman para kader tentang stunting. Overall, aplikasi si centing bisa memberikan kontribusi yang baik dalam upaya deteksi dini dan pencegahan stunting pada bayi, dan kegiatan PKM bisa menjadi cara yang efektif untuk memperkenalkan aplikasi ini kepada masyarakat. Si Centing Application for Screening on Health Cadres on Pramuka Island  Sicenting application is an application for early detection and prevention of growth retardation in infants. The function of this application is to help staff, medical personnel, and mothers of children identify and identify developmental delays in time. The advantage parents use this app with is the ability to understand and explore the acrobatic movements of babies from an early age. The purpose of this study is to provide an understanding of the application of si centing to health cadres and increase their knowledge about stunting. This service was carried out on Pramuka Island with 16 cadres as participants. The method used is community service activities (PKM) by providing counseling about stunting and the application of the centing. The results of the analysis showed that after health education about stunting and the use of the si centing application, there was an increase in cadre knowledge and as many as 100% of respondents had a good level of knowledge about the application. Based on these results, it is recommended to carry out community service activities on an ongoing basis to increase the understanding of cadres about stunting. Overall, the si centing application can make a good contribution to efforts to early detection and prevention of stunting in infants, and PKM activities can be an effective way to introduce this application to the public.
Kegiatan Penyuluhan Pengembangan Pertanian Organik Dalam Mendukung Ketahanan Pangan Di Desa Paok Pampang Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur Eka Nurminda Dewi Mandalika; Lalu Sukardi; M Yusuf; Anna Apriana Hidayanti; Rifani Nur Sindy Setiawan; Ni Made Nike Zeamita Widiyanti; Fadli Fadli; Muhammad Nursan
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1137

Abstract

Secara umum kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani tentang pengembangan pertanian organik dalam mendukung ketahanan pangan di Desa Paok Pampang. Sedangkan tujuan khususnya adalah: (1) Meningkatkan pengetahuan anggota kelompok tani tentang pengembangan pertanian organik dalam mendukung ketahanan pangan; (2) Menunjukkan kepada anggota kelompok tani jika pertanian organik adalah salah satu cara untuk menjaga keberlangsungan sistem pertanian; dan (3) Menjalin hubungan antara UNRAM dengan masyarakat. Pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan metode andragogi yang dilakukan melalui penyuluhan dan pendampingan kepada kelompok tani. Dalam kegiatan pengabdian ini diikuti oleh sepuluh orang peserta yang merupakan anggota kelompok tani Bila Sundung. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa: (1) Kegiatan ini telah mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta terutama  yang berkaitan dengan aspek teknik dan  aspek sosial ekonomi terutama terkait dengan peningkatan ekonomi masyarakat, khusunya petani di desa Paok Pampang dengan menggunakan pertanian organik, hal ini dapat dilihat dari jumlah pembelian pupuk organik yang mengalami peningkatan sebesar 43% di toko pertanian Pak Abas UD. Bila Sundung; (2) Respon anggota kelompok tani Bila Sundung terhadap kegiatan penyuluhan cukup tinggi yakni dengan persentase respon positif sebesar 100% dari 10 orang peserta; (4) Kegiatan ini juga telah ikut mendorong semakin intensifnya komunikasi timbal balik antara, UNRAM dengan masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani Bila Sundung. Extension Activities for Organic Agriculture Development in Support of Food Security in Paok Pampang Village, Sukamulia District, East Lombok Regency  In general, this service activity aims to increase farmers' knowledge about the development of organic farming in supporting food security in Paok Pampang Village. While the specific objectives are: (1) Increase the knowledge of farmer group members about the development of organic agriculture in supporting food security; (2) Show farmer group members that organic farming is one way to maintain the sustainability of the agricultural system; and (3) Establish a relationship between UNRAM and the community. The implementation of the service was carried out using the andragogy method which was carried out through counseling and mentoring to farmer groups. This service activity was attended by ten participants who were members of the Bila Sundung farmer group. The results of the implementation of the activity show that: (1) This activity has been able to increase the knowledge and skills of participants, especially those related to technical aspects and socio-economic aspects, especially those related to improving the community's economy, especially farmers in Paok Pampang village by using organic farming, this can be seen from the number of purchases of organic fertilizers which has increased by 43% at Pak Abas' farm shop UD. Bila Sundung; (2) The response of Bila Sundung farmer group members to the extension activities was quite high, with a positive response percentage of 100% of the 10 participants; (4) This activity has also helped encourage the intensification of mutual communication between UNRAM and the community who are members of the Bila Sundung farmer group.
Penggunaan Communicative Games dalam Kegiatan Pembelajaran Bahasa Inggris bagi Siswa Mts Panti Asuhan Nurul Iman Yuni Hariyanti; Junita Purwandari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1146

Abstract

Pengabdian masyarakat yang dilakukan pada Panti Asuhan Nurul Iman, Depok ini bertujuan untuk menyajikan pengajaran yang lebih menyenangkan dengan metode pembelajaran yang tidak siswa dan guru gunakan dalam pembelajaran di dalam kelas. Siswa yang terlibat dalam pengabdian masyarakat ini adalah 18 siswa Madrasah Tsanawiyah yang berasal dari kelas campuran kelas 7, 8, dan 9. Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan communicative games ini dibagi dalam tiga tahapan penbelajaran: pre, whilst, dan post teaching. Dari hasil observasi dan juga analisa kuesioner yang telah dilengkapi oleh para siswa, bisa disimpulkan bahwa siswa-siswi Panti Asuhan Nurul Iman ini menyukai penggunaan metode learner-centered dengan melalui communicative games karena manfaat yang mereka rasakan selama pelatihan. Selain pembelajaran yang lebih menyenangkan, siswa mendapatkan motivasi dan kepercayaan diri yang lebih tinggi dibandingkan belajar menggunakan metode konvensional yang befokus pada guru (teacher-centered) yang banyak menghabiskan waktu pembelajaran dengan ceramah dan mengerjakan soal pada buku LKS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berfokus pada satu kemampuan, yakni berbicara. Karena itu, perlu adanya inovasi lain yang perlu dilakukan untuk peningkatan kemampuan bahasa yang lain. The Use of Communicative Games in English Learning Activities for Mts Nurul Iman Orphanage Students The community service carried out at the Nurul Iman Orphanage in Depok aims to present teaching that is more enjoyable with the learning methods that they students and teacher do not use in learning in the classroom. The students involved in this community service were 18 Madrasah Tsanawiyah students from mixed grades of grades 7, 8 and 9. The implementation of learning using communicative games was divided into three learning stages: pre, whilst, and post teaching. From the observations and also the analysis of the completed questionnaires by the students, it can be concluded that the students at the Nurul Iman Orphanage like the use of the learner-centered method through communicative games because of the benefits they experience during the training. In addition to making learning more enjoyable, students get higher motivation and self-confidence compared to learning using conventional methods that focus on the teacher (teacher-centered) in which they spend a lot of learning time with lectures and answering questions from textbook. This community service activity focuses on speaking. Therefore, there is a need for other innovations that need to be done to improve other language skills.
Pelatihan Pembuatan Video Kampanye Cegah TBC Di Desa Purworejo Lulu Fitriyani; Teguh Irawan; Wahyuningsih Wahyuningsih
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1148

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium Tuberculosis yang mudah ditularkan melalui udara yang kemudian masuk melalui saluran yang mencapai alveolus. Kasus TBC (tuberkulosis) di Kabupaten Pekalongan masih tinggi. Pada tahun 2021, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pekalongan mencatat ada lebih dari 1.000 kasus TBC. Kecamatan Sragi sendiri di temukan ada 82 kasus TB. Sebanyak 18 kasus TB dilaporkan oleh Puskesmas Sragi 1 dan sebanyak 64 kasus TB dilaporkan oleh puskesmas Sragi 2. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi terkait TBC dan bahayanya yang masih banyak kasusnya di lokasi pengabdian serta memberikan pelatihan pembuatan video kampanye kesehatan kepada kader kesehatan dan para pelajar yang tergabung dalam posyandu remaja. Bentuk kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui pemberian informasi dan edukasi kepada kader kesehatan dan remaja di Desa Purworejo terkait penyakit TBC dan memberikan pelatihan pembuatan video kampanye sebagai media pencegahan penyakit TBC. Kegiatan ini diikuti oleh 15 Remaja yang menjadi perwakilan beberapa dukuh di Desa Purworejo dan 5 kader kesehatan melalui tatap muka secara langsung yang bertempat di SD Negeri Purworejo. Materi yang disampaikan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah faktor resiko kejadian TBC, upaya pencegahan dan penanggulangan TBC serta yang terakhir adalah pemberian materi sekaligus praktek langsung pelatihan pembuatan video kampanye cegah TBC. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pemahaman terkait TBC bagi para remaja dan kader kesehatan serta meningkatkan ketrampilan pembuatan video kampanye dengan memanfaatkan aplikasi Canva sebagai media promosi kesehatan cegah TBC Video Campaign Training to Prevent Tuberculosis (TBC) in Purworejo Village Tuberculosis is a disease caused by infection with Mycobacterium tuberculosis which is easily transmitted through the air which then enters through channels that reach the alveoli. Cases of tuberculosis (tuberculosis) in Pekalongan Regency are still high. In 2021, the Pekalongan District Health Office (Dinkes) recorded more than 1,000 cases of TB. Sragi District itself found 82 cases of TB. A total of 18 TB cases were reported by the Sragi 1 Health Center and as many as 64 TB cases were reported by the Sragi 2 Health Center. The purpose of this service is to provide education regarding TB and its dangers, which are still many cases at the service location and to provide training in making health campaign videos to health cadres and paramedics. students who are members of youth posyandu. This form of community service activity is through providing information and education to health cadres and youth in Purworejo Village regarding TB disease and providing training in making campaign videos as a medium for TB disease prevention. This activity was attended by 15 youth who were representatives of several hamlets in Purworejo Village and 5 health cadres through face-to-face meetings at SD Negeri Purworejo. The material presented in this community service activity is the risk factors for TB incidents, efforts to prevent and control TB and the last is the provision of material as well as direct practice of training in making TB prevention campaign videos. This community service activity can increase understanding regarding TB for youth and health cadres as well as improve skills in making campaign videos by utilizing the Canva application as a medium for health promotion to prevent TB.
Program Kemitraan Masyarakat untuk Meningkatkan Ketercapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Melalui Perbaikan Trotoar di Universitas Kristen Maranatha Olga Catherina Pattipawaej; Robby Yussac Tallar; Yosafat Aji Pranata; Daud Rahmat Wiyono; Anang Kristianto; Maria Christine Sutandi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1151

Abstract

Tujuan pengabdian ini adalah menyediakan trotoar yang aman, nyaman, dan dapat diakses oleh semua orang, termasuk penyandang disabilitas dengan tongkat. Metode yang dilakukan terdiri dari inspeksi, evaluasi, rencana perbaikan, persiapan, perbaikan, dan pembersihan. Kendala yang terjadi dalam proses perbaikan trotoar adalah faktor cuaca, masalah teknis, koordinasi dengan pihak terkait, dan masalah anggaran. Namun, dengan perencanaan yang matang dan koordinasi yang baik antara pihak-pihak terkait, kendala dapat diatasi untuk mencapai tujuan perbaikan trotoar yang optimal. Pihak-pihak yang terlibat dalam perbaikan trotoar terdiri dari dua petugas Sumber Daya Air dan Bina Marga Pemerintah Kota Bandung dan dibantu oleh 10 pekerja dari PT Duta Dianinda Pratama. Sebelum perbaikan trotoar dilakukan, sering terjadi musibah pada pejalan kaki setiap bulannya. Namun, setelah dilakukan perbaikan trotoar dengan menambahkan jalur pemandu, angka kecelakaan pejalan kaki dapat diturunkan sampai tidak ada musibah yang dialami pejalan kaki. Perbaikan trotoar juga membawa dampak positif bagi masyarakat dalam hal peningkatan aksesibilitas bagi pejalan kaki yang memiliki gangguan mobilitas dan efisiensi penggunaan anggaran. Proses keberlanjutan selanjutnya berfokus pada pemeliharaan fasilitas pejalan kaki yang aman dan nyaman. Tanggung jawab pemeliharaan fasilitas tersebut adalah semua pihak termasuk pengguna trotoar itu sendiri. Pemangku kepentingan dalam perbaikan trotoar adalah pemerintah dan masyarakat. Dukungan masyarakat terhadap perlindungan dan pemeliharaan fasilitas trotoar sangat penting, karena pemerintah akan kesulitan untuk memelihara fasilitas tersebut tanpa dukungan masyarakat. Community Partnership Program to Improve Achievement of Sustainable Development Goals through Pavement Improvements at Maranatha Christian University The objective of this community service is to provide safe, comfortable, and accessible sidewalks for all, including people with disabilities who use walking aids. The methods used consist of inspection, evaluation, repair planning, preparation, repair, and cleaning. The challenges encountered during the sidewalk repair process are weather factors, technical problems, coordination with relevant parties, and budget issues. However, with careful planning and good coordination among the parties involved, obstacles can be overcome to achieve optimal sidewalk repair goals. The parties involved in sidewalk repair consist of two officers from the Water Resources and Public Works Department of the Bandung City Government, assisted by ten workers from PT Duta Dianinda Pratama. Before the sidewalk repair was carried out, pedestrian accidents occurred frequently every month. However, after repairing the sidewalks by adding guide paths, the number of pedestrian accidents could be reduced to zero. Sidewalk repairs also have a positive impact on the community, in terms of improving accessibility for pedestrians with mobility impairments and efficient use of funds. The next sustainability process focuses on maintaining safe and comfortable pedestrian facilities. The responsibility for maintaining these facilities lies with all parties, including sidewalk users themselves. Stakeholders involved in sidewalk repair are the government and the community. Community support for the protection and maintenance of sidewalk facilities is crucial because the government will find it difficult to maintain these facilities without community support.
Etika Bermedia Sosial Di Lingkungan Pelajar SMP Dan SMA Di Kota Bandung Sebagai Upaya Pemahaman Literasi Digital Mufti fauzi Rahman; Anne Yuliantini; Alfi Fauzia Hakim; Siti Nur’aeni; Anri Anri; Anti Restiani; Sephia Indah Lutpiah; Gaizka Verrel Santosa
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1161

Abstract

Kebebasan berpendapat dan berekspresi menjadi hak setiap orang di media sosial. Namun Hal ini menjadi berlebihan manakala tidak diimbangi dengan etika dalam bermedia sosial. Kegiatan ini berupa Penyuluhan atau edukasi terkait Etika bermedia sosial di mana Siswa dan siswi diberikan edukasi dan pemahaman etika media sosial, edukasi  pencegahan dan melawan  perundungan di media sosial dan edukasi mencegah pelecehan seksual di media sosial kepada siswa SMP dan SMA AL biruni. Populasi dalam kegiatan PKM ini adalah siswa dan siswi SMP dan SMA Al-Biruni  Bandung berjumlah 100(seratus) orang. Kegiatan ini dilakukan secara Daring dan Luring dengan menggunakan metode Ceramah, tutorial dan diskusi atau tanya jawab. kegiatan ini sejalan dengan program dan visi misi sekolah, sehingga dalam pelaksanaan berjalan lancar. Pemahaman Etika di media sosial pun  mengalami peningkatan dari sebelum test dan sesudah test. Dari rata-rata pemahaman 55, 22 meningkat menjadi 59,5. Mitra mengharapkan adanya kegiatan rutin yang masih berhubungan dengan tema pengmas kali ini sehingga adanya keberlanjutan kegiatan dan hasilnya bisa lebih terlihat. Selnjutnya,  penambahan jumlah mitra menjadi pertimbangan kegiatan selanjutnya, seperti keterlibatan Diskominfo, JAPELIDI (jaringan Pegiat literasi digital) atau yang sejenis agar lebih menambawah wawasan. penyebaran luasan poster pun harus lebih di perluas agar daya jangkaunya merata baik di setiap ruang sekolah atau informasi di media sosial instantsi terkait. The Ethics of Social Media in Middle and High School Student Environments in the City of Bandung as an Effort to Understand Digital Literacy Freedom of opinion and expression is everyone's right on social media. However, this becomes excessive when it is not balanced with ethics in social media. This activity is in the form of counseling or education related to social media ethics where students are given education and understanding of social media ethics, education on prevention and against bullying on social media and education on preventing sexual harassment on social media for AL Biruni Middle School and High School students. The population in this PKM activity was 100 (one hundred) students of SMP and SMA Al-Biruni Bandung. This activity is carried out online and offline using lecture, tutorial and discussion or question and answer methods. This activity is in line with the school's program, vision and mission, so that the implementation runs smoothly. Understanding of ethics on social media has also increased from before the test and after the test. From an average understanding of 55, 22 increased to 59.5. Partners hope that there will be routine activities that are still related to the theme of the Community Service this time so that the continuity of activities and results can be more visible. Furthermore, increasing the number of partners is a consideration for further activities, such as the involvement of Diskominfo, JAPELIDI (digital literacy activist network) or the like in order to gain more insight. The distribution of the poster area must also be expanded so that the reach is evenly distributed both in every school room or information on the social media of related institutions.
Community English In Program Training For Active and Smart Vacational High School Students (CEPAT FASIH) Di SMK Mamba’ul Ihsan Ujungpangkah Gresik Sulistiyani Sulistiyani
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1162

Abstract

The purpose of this service is to increase creativity so that students get used to listening to communication in English and can actively speak English, so this community service is aimed at partners, namely: MAMBAUL IHSAN VOCATIONAL SCHOOL, as many as ten teachers were involved. Based on the description of the existing situation analysis, the problems of the partners are: Several solutions are offered: Providing workshop training to vocational school teachers, especially English subject teachers regarding: a) Teaching English in a joyful learning and through a communicative approach . b) Administration and learning tools are equipped according to the learning curriculum. c) Making teaching aids in the form of images/ audio visual as learning media. d) Increase the number of media and understand various learning methods to foster teacher creativity. e) Build facilities and infrastructure. f) Conduct training for teachers in designing learning tools. In addition, the results achieved in the form of methods in settlement for partners are as follows: 1) Conduct Information and Technology (IT) training which is summarized in the workshop : Internet and its network 2) Workshop which also includes training "Use of media and conversation modules " 3) Provision of active English conversation modules for SMK students. 4) Student internship. The target recommendation of this PKM activity is to assist English subject teachers in improving the teaching and learning process and learning outcomes in teaching English as well as improving the communication of SMK students in conversations using English actively .  
Sosialisasi Peran dan Fungsi BUMDES dalam Upaya Peningkatan Perekonomian Masyarakat Melalui Potensi Desa Wisata Tetebatu Idiatul Fitri Danasari; Sri Mulyawati; Siska Ita Selvia; Ni Made Wirastika Sari; Baiq Rika Ayu Febrilia
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1164

Abstract

Peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADesa) merupakan salah satu isu yang menjadi perhatian karena lambatnya pergerakan perekonomian di pedesaan. Kendala yang dihadapi tidak lain adalah kurangnya kemampuan masyarakat dan pemerintah desa dalam mengelola dan memanfaatkan potensi dan sumberdaya yang dimiliki. BUMDesa merupakan salah satu lembaga yang diharapkan dan diberikan wewenang dalam mengelola dan memanfaatkan sumberdaya dan potensi yang dimiliki oleh desa dalam bentuk beberapa jenis usaha yang nantinya dapat meningkatkan PADesa. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan peran dan fungsi BUMDesa dalam mengelola dan memanfaatkan aset dan potensi desa dalam meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat desa khususnya Desa Wisata Tetebatu di Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Barat. Kegiatan dihadiri sebanyak 20 peserta yang terdiri dari perwakilan pelaku UMKM, kelompok sadar wisata, kelompok tani dan ternak, pengrajin (handcraft), anggota BUMDesa, dan pemerintah desa. Pengabdian dilaksanakan melalui beberapa kegiatan seperti observasi lokasi dan mitra, Focus Group Discussion, sosialisasi, dan evaluasi. Setelah dilaksanakannya sosialisasi, masyarakat desa memiliki kesadaran dan pemahaman akan pentingnya BUMDes dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, masyarakat desa juga menunjukkan antusias yang positif dan berinisiatif memulai kembali kegiatan perekonomian berbasis kolaboratif dan berkelanjutan dengan memanfaatkan sumberdaya dan potensi desa yang dimiliki. Socialization Of The Role And Function Of “Bumdes” In Efforts To Improve The Community's Economy Through The Potential Of The Tetebatu Tourism Village Increasing Village Original Income (PADesa) is one of the issues that is of concern because of the slow movement of the economy in rural areas. The obstacle faced is none other than the lack of ability of the community and village government to manage and utilize the potential and resources they have. BUMDesa is one of the institutions that is expected and given authority to manage and utilize the resources and potential possessed by the village in the form of several types of businesses which can later increase PADesa. The purpose of this service is to socialize the role and function of BUMDesa in managing and utilizing village assets and potential in increasing the economic activities of village communities, especially Tetebatu Tourism Village in Sikur District, West Lombok Regency. The activity was attended by twenty people consist of representatives of MSME actors, tourism awareness groups, farmer and livestock groups, craftsmen (handcraft), BUMDesa members, and village government. Community service is carried out through several activities such as location and partner observations, Focus Group Discussions, outreach and discussions. After the socialization was carried out, the village community had awareness and understanding of the importance of BUMDes in improving the economy and community welfare. In addition, the village community also showed positive enthusiasm and took the initiative to restart collaborative and sustainable-based economic activities by utilizing the village's resources and potential
Pelatihan Pembuatan Balsam Dari Minyak Jelantah Untuk Mengurangi Limbah Lingkungan Ratna Farwati; Nova Kurnia; Amelia Pera Gestin; Nur Al Bayyinah At Tabah; Widiyanni Widiyanni; Arinda Yusfika Rahma
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i2.1165

Abstract

Minyak jelantah merupakan minyak yang berasal dari sisa minyak penggorengan bahan makanan. Setiap rumah menghasilkan minyak jelantah yang membahayakan lingkungan jika tidak tahu cara pemanfaatannya. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu melatih siswa SMA di Kota Palembang dalam mengolah limbah minyak jelantah menjadi balsam. Kegiatan ini juga untuk menambah wawasan ilmiah siswa terkait pengelolaan limbah dan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Metode pelaksanaan program ini dilakukan dengan teknik ceramah, demonstrasi dan praktik langsung pembuatan balsam dari minyak jelantah, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan untuk menjaring informasi kegiatan berupa kuesioner dengan 10 butir pertanyaan. Hasil kegiatan menunjukkan siswa memahami konsep dan manfaat pembuatan balsam dari minyak jelantah. Selain itu, materi yang disampaikan merupakan pengetahuan baru bagi siswa dan dapat dipahami dengan baik, yang dibuktikan dengan persentase tertinggi sebesar 88,89%. Training on Processing Waste Used Cooking Oil into Balsam for High School Students in Palembang City Used cooking oil is oil that has been used for food after it has been cooked. Every home generates used cooking oil, which, if utilized improperly, is bad for the environment. This community service activity aims to teach high school students in Palembang City how to turn used cooking oil into balsam. This activity also helps students achieve their Pancasila Student Profile while providing them with scientific insight into trash management. The method of implementing this program is by means of lectures, demonstrations and hands-on practice of making balsam from used cooking oil, and evaluation. A questionnaire with 10 items is the tool used to record activity information. The results of the activity demonstrate that the students are aware of the principles and advantages of producing balsam from wasted cooking oil. The highest result of 88.89% also shows that the students can understand the subject and that it is new to them.