cover
Contact Name
Abdul Wahid
Contact Email
aufklarungetdc22@gmail.com
Phone
+6285395517466
Journal Mail Official
aufklarungetdc22@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bumi 18 Blok A 15 No. 1 Bumi Permata Hijau RT. 006/RW. 003 Kel. Gunung Sari Kecamatan Rappocini, Kota Makassar SULAWESI SELATAN, INDONESIA
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya
ISSN : 28087674     EISSN : 28087100     DOI : -
Core Subject : Education,
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya is published by Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia). AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya is published 6 (six) times a year in November (October-November edition), January (December-January edition), March (february-march edition), May (april-may edition), July (June-Juli edition), and September (Agustus-September edition) , contains articles/articles of thought and research written by experts, scientists, practitioners, and reviewers/reviewers on research results, conceptual ideas, study and application of theory, literature review, and book reviews.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 179 Documents
PERFORMANCE-BASED ASSESSMENT DALAM PEMBELAJARAN BAHASA DAERAH: STUDI EVALUATIF TERHADAP KETERAMPILAN BERBICARA MAHASISWA: PERFORMANCE-BASED ASSESSMENT IN LEARNING REGIONAL LANGUAGES: AN EVALUATIVE STUDY OF STUDENTS' SPEAKING SKILLS Muhammad Musawir
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 4 (2026): APRIL-MEI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i4.4941

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi performance-based assessment dalam pembelajaran bahasa daerah, khususnya dalam mengukur keterampilan berbicara mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif evaluatif dengan dukungan data kuantitatif deskriptif (embedded mixed-method). Data dikumpulkan melalui observasi proses pembelajaran dan asesmen, wawancara mendalam dengan dosen dan mahasiswa, serta analisis dokumen seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS), rubrik penilaian, dan hasil tugas mahasiswa. Data kuantitatif berupa skor keterampilan berbicara dianalisis secara deskriptif untuk melengkapi temuan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi performance-based assessment telah memberikan kontribusi positif dalam menciptakan praktik pembelajaran yang lebih autentik dan komunikatif. Namun demikian, terdapat ketidaksesuaian antara tujuan pembelajaran, desain instrumen asesmen, dan praktik evaluasi, khususnya pada aspek indikator penilaian yang belum sepenuhnya mengakomodasi dimensi kompetensi komunikatif secara komprehensif, termasuk aspek pragmatik dan sosiokultural. Selain itu, kualitas umpan balik dan kejelasan rubrik penilaian masih perlu ditingkatkan untuk mendukung fungsi formatif asesmen. Secara kuantitatif, capaian keterampilan berbicara mahasiswa berada pada kategori sedang hingga baik, meskipun interpretasi hasil masih dipengaruhi oleh keterbatasan instrumen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas performance-based assessment sangat ditentukan oleh keselarasan antara tujuan pembelajaran, desain tugas, dan kualitas instrumen asesmen. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan model asesmen berbasis kinerja yang lebih valid, reliabel, dan kontekstual dalam pembelajaran bahasa daerah.
INTEGRASI AI DALAM ASESMEN MENULIS: PELUANG DAN TANTANGAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA: AI INTEGRATION IN WRITING ASSESSMENT: OPPORTUNITIES AND CHALLENGES IN LANGUAGE LEARNING Muhammad Musawir
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 4 (2026): APRIL-MEI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i4.4942

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam asesmen menulis serta mengidentifikasi peluang dan tantangan penggunaannya dalam pembelajaran bahasa. Penelitian menggunakan pendekatan mixed-method dengan desain evaluatif, di mana data kualitatif menjadi fokus utama dan didukung oleh data kuantitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara mendalam dengan dosen dan mahasiswa, serta analisis dokumen berupa tugas menulis, hasil revisi, dan umpan balik dari sistem AI. Data kuantitatif diperoleh dari skor tulisan mahasiswa sebelum dan sesudah penggunaan AI menggunakan rubrik analitik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI berkontribusi positif dalam meningkatkan efisiensi asesmen dan kualitas umpan balik, khususnya pada aspek teknis penulisan seperti tata bahasa, kosakata, dan mekanik. Namun, AI masih memiliki keterbatasan dalam menilai aspek yang lebih kompleks, seperti koherensi, argumentasi, dan kreativitas. Selain itu, ditemukan tantangan pedagogis dan etis, termasuk ketergantungan mahasiswa, potensi bias algoritma, serta isu keaslian karya. Secara kuantitatif, terjadi peningkatan skor tulisan mahasiswa setelah penggunaan AI, meskipun peningkatan tersebut lebih dominan pada aspek linguistik dibandingkan aspek konseptual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa efektivitas integrasi AI dalam asesmen menulis sangat bergantung pada keselarasan antara teknologi, desain asesmen, dan praktik pedagogis. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan model asesmen berbasis AI yang lebih valid, reliabel, dan kontekstual dengan menempatkan AI sebagai alat pendukung dalam kerangka asesmen yang kolaboratif dan berorientasi pada pembelajaran.
LITERASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS): DIGITAL LITERACY IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING TO IMPROVE HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) Adilah Sabir
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 3 (2026): FEBRUARI-MARET TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i3.4955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi literasi digital dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan Higher Order Thinking Skills (HOTS) peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan campuran (mixed methods) dengan desain quasi-experimental pretest-posttest control group. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang mendapatkan pembelajaran berbasis literasi digital dan kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes HOTS, observasi, angket literasi digital, dan wawancara. Analisis data kuantitatif dilakukan menggunakan uji t dan N-gain, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan HOTS yang signifikan dibandingkan kelompok kontrol, dengan nilai N-gain berada pada kategori sedang. Selain itu, hasil observasi dan wawancara menunjukkan bahwa integrasi literasi digital meningkatkan keterlibatan peserta didik, kemampuan berpikir kritis, serta keterampilan dalam mengevaluasi dan memproduksi informasi digital. Temuan ini menegaskan bahwa literasi digital berperan strategis dalam mentransformasi pembelajaran Bahasa Indonesia menjadi lebih kontekstual dan berorientasi pada keterampilan abad ke-21. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengembangan model pembelajaran berbasis literasi digital untuk meningkatkan HOTS secara berkelanjutan.
INTEGRASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM ASESMEN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: PELUANG DAN TANTANGAN: INTEGRATION OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE IN INDONESIAN LANGUAGE LEARNING ASSESSMENT: OPPORTUNITIES AND CHALLENGES Adilah Sabir
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 3 (2026): FEBRUARI-MARET TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i3.4956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif peluang dan tantangan integrasi Artificial Intelligence dalam asesmen pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain eksploratif-deskriptif yang melibatkan guru Bahasa Indonesia sebagai partisipan utama. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI memberikan peluang signifikan dalam meningkatkan efisiensi penilaian, personalisasi asesmen, serta penyediaan umpan balik yang cepat dan adaptif. Selain itu, AI berpotensi mendukung pengembangan asesmen berbasis data yang mampu mengidentifikasi kesulitan belajar siswa secara lebih spesifik. Namun demikian, implementasi AI juga menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan literasi digital guru, isu validitas dan reliabilitas penilaian, serta persoalan etika seperti bias algoritma dan perlindungan data. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam asesmen pembelajaran Bahasa Indonesia memerlukan pendekatan yang holistik, termasuk penguatan kompetensi guru, pengembangan model asesmen hibrida, serta dukungan kebijakan yang memadai. Penelitian ini berkontribusi dalam pengembangan kajian asesmen berbasis teknologi serta memberikan implikasi praktis bagi inovasi pembelajaran di era digital.
HUBUNGAN BAHASA DENGAN OTAK: KAJIAN NEUROLOGIS DAN IMPLIKASINYA TERHADAP GANGGUAN BAHASA: THE RELATIONSHIP BETWEEN LANGUAGE AND THE BRAIN: A NEUROLOGICAL STUDY AND ITS IMPLICATIONS FOR LANGUAGE DISORDERS Nurrahma Latief; Muh Syukri Gaffar
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2026): DESEMBER-JANUARI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i2.4984

Abstract

Kemampuan berbahasa merupakan salah satu ciri khas manusia yang membedakannya dari makhluk lain dan kemampuan ini erat kaitannya dengan fungsi neurologis otak. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara sistem bahasa dengan struktur dan fungsi otak manusia dari perspektif neurolinguistik. Melalui pendekatan kualitatif berupa studi pustaka, penelitian ini membahas mekanisme otak dalam memproses bahasa, wilayah otak yang terlibat seperti area Broca dan Wernicke, serta gangguan bahasa yang timbul akibat kerusakan neurologis, seperti afasia. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahasa tidak hanya diproses oleh satu area tunggal, melainkan melibatkan jaringan neural yang kompleks. Gangguan neurologis, khususnya stroke, dapat mengakibatkan berbagai bentuk afasia yang mengganggu aspek morfosintaksis dan produksi ujaran. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa proses bahasa sangat bergantung pada integritas sistem saraf pusat, terutama hemisfer kiri otak. Oleh karena itu, pendekatan neurolinguistik menjadi penting dalam memahami dasar biologis dari kemampuan berbahasa dan dalam mengembangkan intervensi terapeutik untuk penderita gangguan bahasa. Artikel ini merekomendasikan integrasi antara ilmu bahasa dan neurosains dalam pendidikan serta rehabilitasi gangguan bahasa sebagai upaya membangun pemahaman yang lebih utuh terhadap fungsi bahasa manusia.
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI SASTRA ANAK: STUDI PADA 5 DONGENG ANAK DUNIA KARYA DEDIK DWI PRIHATMOKO : CHARACTER EDUCATION VALUES THROUGH CHILDREN'S LITERATURE: A STUDY OF 5 WORLD CHILDREN'S FAIRY TALES BY DEDIK DWI PRIHATMOKO Rahmi Mardatillah; Sri Mulyani R
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 3 (2026): FEBRUARI-MARET TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i3.5018

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada fakta bahwa menanamkan nilai pendidikan karakter pada anak melalui media yang sesuai dengan dunia mereka, seperti dongeng, sangat penting. Bagaimana lima dongeng anak menggambarkan nilai-nilai pendidikan karakter adalah masalah utama penelitian ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis nilai-nilai sosial, budaya, dan religius yang terkandung dalam dongeng Tuah (Tupai Si Pantang Menyerah), Leu (Lebah yang Bersatu), Tresalong (Trenggiling Sang Penolong), Kebati (Kelelawar yang Baik Hati), dan Pashol (Panda Anak Soleh). Dalam penelitian kualitatif ini, pendekatan analisis isi digunakan. Kategori nilai pendidikan karakter digunakan untuk menganalisis data yang berasal dari kutipan dalam cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima dongeng mengandung nilai karakter yang berbeda. Ini termasuk kerja keras dan pantang menyerah, kerukunan dan kerja sama, empati dan pengorbanan, kebaikan hati dan kepedulian sosial, religiusitas dan tanggung jawab spiritual. Untuk membuat nilai-nilai tersebut mudah dipahami oleh anak-anak, karakter, alur, dan konflik digunakan secara sederhana. Selain itu, memberi anak cerita yang menarik dan relevan dengan kehidupan sehari-hari membantu mereka memahami nilai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dongeng anak dapat berfungsi sebagai media pembelajaran karakter yang efektif karena dapat mengintegrasikan elemen kognitif, afektif, dan moral secara menyenangkan dan kontekstual.
REPRESENTASI KASIH SAYANG ORANG TUA DALAM LAGU MAKASSAR LOMPOKO NAIK ANAK OLEH ASHARI SITABA: REPRESENTATION OF PARENTAL LOVE IN THE SONG MAKASSAR LOMPOKO NAIK ANAK BY ASHARI SITABA Rahmi Mardatillah; Devi Apyunita
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 2 (2026): DESEMBER-JANUARI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i2.5021

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya lagu daerah sebagai media representasi nilai budaya, khususnya dalam menyampaikan kasih sayang orang tua dalam masyarakat Makassar di tengah arus modernisasi yang menyebabkan pergeseran nilai pada generasi muda. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis representasi kasih sayang orang tua dalam lirik lagu Lompoko Naik Anak karya Ashari Sitaba. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-interpretatif, serta memanfaatkan pendekatan semiotika. Data penelitian berupa kata, frasa, dan kalimat dalam lirik lagu yang dianalisis melalui teknik dokumentasi dan interpretasi teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik lagu merepresentasikan kasih sayang orang tua dalam tiga dimensi utama, yaitu kasih sayang emosional, pengorbanan, serta harapan dan doa spiritual. Makna konotatif dalam lirik lagu lebih dominan, yang mencerminkan nilai budaya, religiusitas, dan ketulusan orang tua terhadap anak. Selain itu, ditemukan bahwa representasi kasih sayang tidak hanya bersifat emosional, tetapi juga transendental melalui hubungan spiritual dengan Tuhan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa lagu Lompoko Naik Anak tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi dan refleksi nilai-nilai keluarga dalam masyarakat Makassar, serta memiliki peran penting dalam menjaga dan mentransmisikan identitas budaya kepada generasi muda.
NILAI BUDAYA MAKASSAR DALAM NOVEL NATISHA PERSEMBAHAN TERAKHIR KARYA KHRISNA PABICHARA: MAKASSAR CULTURAL VALUES IN THE NOVEL NATISHA PERSEMBAHAN TERAKHIR BY KHRISNA PABICHARA Nur Alifya Muchtfadiana; Andi Fatimah Yunus; Aswati Asri
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 3 (2026): FEBRUARI-MARET TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i3.5119

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai budaya Makassar dalam novel Natisha Persembahan Terakhir karya Khrisna Pabichara dengan menggunakan pendekatan pragmatik dan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui teknik baca dan catat dari novel setebal 424 halaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel tersebut merepresentasikan delapan nilai budaya utama, yaitu sirik, pacce, sipakatau, panngalik, panngadakkang, lambusuk, toddopuli, dan reso. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam dialog, tindakan tokoh, serta konflik sosial dan adat, yang menggambarkan pentingnya harga diri, empati, saling menghormati, kepatuhan adat, kejujuran, keteguhan, dan etos kerja dalam kehidupan masyarakat Makassar.
MAKNA MULTIMODAL DALAM IKLAN TOYOTA PAKET PROMO “JAMINAN HARGA TERBAIK”: THE MEANING OF MULTIMODAL IN TOYOTA'S ADVERTISING PROMOTION PACKAGE "BEST PRICE GUARANTEE" Devi Apyunita
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 4 (2026): APRIL-MEI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i4.5121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna multimodal dalam iklan brosur Toyota paket promo “Jaminan Harga Terbaik” dengan menitikberatkan pada unsur linguistik, visual, spasial, dan gestural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis multimodal untuk mengungkap bagaimana berbagai mode semiotik bekerja secara terpadu dalam membangun pesan dan daya persuasi dalam media iklan cetak. Data penelitian berupa brosur iklan Toyota yang mencakup teks, gambar, warna, tipografi, serta tata letak visual. Unsur gestural dianalisis secara terbatas melalui representasi visual, sedangkan unsur audio tidak dianalisis karena tidak terdapat dalam media cetak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan pendekatan deskriptif interpretatif dengan mengkaji fungsi dan relasi antarunsur multimodal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa unsur linguistik tampak pada penggunaan slogan “Jaminan Harga Terbaik” yang menegaskan nilai ekonomis dan keunggulan produk. Unsur visual diwujudkan melalui tampilan kendaraan, pemilihan warna, serta elemen grafis yang menarik perhatian. Unsur spasial terlihat pada pengaturan tata letak yang menciptakan fokus dan hierarki informasi. Sementara itu, unsur gestural tercermin secara implisit dalam visualisasi yang mendukung kesan kepercayaan. Integrasi unsur-unsur tersebut menunjukkan bahwa iklan brosur membangun makna secara efektif dan persuasif dalam memengaruhi persepsi konsumen
BENTUK GAYA BAHASA SINDIRAN WARGANET PADA KOLOM KOMENTAR VIDEO UNGGAHAN TIKTOK @RIA RICIS: THE FORM OF LANGUAGE STYLE OF NETIZENS' SATIRE IN THE COMMENTS COLUMN OF @RIA RICIS' TIKTOK VIDEO UPLOAD Devi Apyunita
AUFKLARUNG: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya Vol. 5 No. 4 (2026): APRIL-MEI TAHUN 2026
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/aufklarung.v5i4.5123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk gaya bahasa sindiran yang digunakan netizen dalam komentar pada unggahan akun TikTok @Ria Ricis pada Mei, 2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya penggunaan bahasa sindiran di media sosial sebagai bentuk kritik terhadap perubahan penampilan dan citra publik figur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa komentar netizen yang mengandung unsur sindiran pada unggahan TikTok @Ria Ricis terkait perubahan penampilannya di media sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori gaya bahasa sindiran menurut Gorys Keraf yang mencakup ironi, sinisme, sarkasme, satire, dan innuendo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komentar netizen didominasi oleh penggunaan gaya bahasa ironi, sinisme, sarkasme, dan satire. Ironi digunakan dalam bentuk pujian semu yang mengandung sindiran, sinisme berupa sindiran langsung bernada merendahkan, sarkasme mengandung ejekan tajam dan menyakitkan, sedangkan satire digunakan sebagai bentuk kritik sosial terhadap perubahan citra publik Ria Ricis. Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya bahasa sindiran di media sosial tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi humor, tetapi juga sebagai sarana kritik dan penilaian sosial masyarakat terhadap figur publik di ruang digital