cover
Contact Name
Amanda Rosalina
Contact Email
amandarosalina@ppns.ac.id
Phone
+6285745937955
Journal Mail Official
amandarosalina@ppns.ac.id
Editorial Address
Jl. Teknik Kimia, Kampus ITS Sukolilo - Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
PROCEEDINGS CONFERENCE ON DESIGN AND MANUFACTURE AND ITS APPLICATION
ISSN : -     EISSN : 26548631     DOI : https://doi.org/10.33863/cdma.v8i1.2898
The aim of the Conference on Design Manufacture Engineering and Its Application (CDMA) is to provide a scientific platform for researchers, academics, and professionals to share and disseminate original research, innovative ideas, and practical developments in the fields of design engineering, manufacturing technology, and their multidisciplinary applications. CDMA welcomes the submission of theoretical and empirical papers that aim to advance knowledge, challenge conventional practices, and offer new insights into areas such as product design, manufacturing systems, industrial automation, materials engineering, and related domains. Submissions may employ various methodological approaches, including experimental research, modeling and simulation, qualitative studies, and data-driven analysis.
Articles 306 Documents
Rancang Bangun Universal Resin Coated Sand Mould Maker dengan Pemanas Ganda untuk Industri Pengecoran Logam Robbi Juwantoro; Tri Tyasmihadi; Rizal Indrawan
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol 1 No 1 (2017): Conference on Design and Manufacture and Its Aplication
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pengecoran logam merupakan mother of industry yaitu produk logam dasar merupakan bahan baku utama bagi kegiatan sektor industri lain. Resin coated sand (RCS) merupakan salah satu jenis pasir yang digunakan dalam industri pengecoran yang memiliki karakteristik baik dalam hasil produk. Proses pencetakan moulding RCS terbilang masih menggunakan metode manual. Mesin yang digunakan untuk mencetak mould RCS menggunakan metode pemanasan yang kurang merata, sehingga menyebabkan defect atau cacat pada produk moulding. Perubahan sistem dan pemberian inovasi dari mesin yang sudah ada, diperlukan untuk mengurangi cacat dan meningkatkan kinerja serta efisiensi.Konsep reverse engineering dalam perancangan suatu produk pada dasarnya adalah menganalisa suatu produk yang sudah ada (dari produsen lain) sebagai dasar untuk merancang produk baru yang sejenis, dengan memperkecil kelemahan dan meningkatkan keunggulan produk para kompetitornya. Dengan metode reverse engineering pembuatan mesin dilakukan melalui tahap observasi, studi literatur, perhitungan, perancangan, fabrikasi, assembly, dan terakhir pengujian.Hasil perancangan mesin universal resin coated sand mould maker memiliki spesifikasiyaitu p 2000mm x l 740mm x t 1400mm, material profil ASTM A36, material poros S45C dengan diameter 25 mm, tekanan kerja ejeksi 4 – 6 bar. Waktu pemanasan pattern selama 15 menit dan pemanasan pasir 45 menit dengan rentang suhu 100oC – 250oC.
Implementasi Lean Manufacturing Guna Meningkatkan Efisiensi pada Devisi Manufacturing Departemen Mold di PT. Manufaktur Mold Muhammat Junaidi; Rina Sandora; Budianto .
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol 1 No 1 (2017): Conference on Design and Manufacture and Its Aplication
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini perkembangan industri manufaktur berkembang begitu pesat. Perusahaan dituntutmeningkatkan hasil produksi dari segi kualitas, kuantitas, serta memiliki harga yang bersaing. Padapenelitian ini studi kasus dilakukan di divisi Manufacturing departemen Mold PT. Manufaktur Moldyang memproduksi mold dari berbagai jenis produk. Data yang digunakan pada penelitian iniadalah data produksi mold produk Baby Bear 200 ml. Masalah yang sering muncul pada prosesproduksi di divisi Manufacturing departemen Mold adalah timbulnya waste seperti keterlambtanpenyelesaian produk dan adanya defect pada produk yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui nilai efektifitas pada proses produksi mold dengan metode OEE. Mengetahui wasteyang paling berpengaruh terhadap efisiensi dengan menggunakan metode FMEA dan RCA untukmengetahui akar penyebab terjadinya waste tersebut. Menentukan alternatif kebijakan perbaikandan menentukan prioritas kebijakan yang optimum dengan menggunakan AHP. Berdasarkan hasilpengolahan data dengan menggunakan metode OEE diperoleh rata-rata nilai OEE sebesar68,219%. Waste yang paling mempengaruhi efisiensi adalah waiting, defects, dan unnecessarymotion. Berdasarkan waste yang paling berpengaruh diusulkan 5 alternatif kebijakan perbaikanyaitu A1, A2, A3, A4, dan A5. Dari hasil analisa dengan menggunakan metode AHP diperoleh nilaiperforma yang paling tinggi yaitu A5 dengan nilai 4,39. Urutan prioritas alternatif kebijakan yangoptimum yaitu A5 sebagai alternatif yang paling diprioritaskan kemudian A1, A2, A3, dan A4.
Rancang Bangun Alat Bantu Potong Plat Bentuk Lingkaran Menggunakan Plasma Cutting M. Naufal Falah; Budianto .; Mukhlis .
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol 1 No 1 (2017): Conference on Design and Manufacture and Its Aplication
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin meningkatnya permintaan bahan – bahan baku produksi semakin pula diperlukan alatbantu potong yang efisien agar tidak menghambat pekerjaan tersebut. Mesin yang sering digunakanuntuk memotong bahan baku adalah plasma cutting. Plasma cutting sendiri ada berbagai macammulai dari yang manual, sampai yang otomatis. Untuk memotong pelat berbentuk lingkarandibutuhkan beberapa metode dan alat tambahan untuk memperoleh bentuk lingkaran yangsempurna, hal itu akan memakan banyak waktu sehingga dapat mengurangi jumlah produk yangakan diproduksi. Dalam permasalahan diatas dibutuhkan alat untuk mempercepat pemotonganpelat berbentuk lingkaran dengan tingkat efekifitas tinggi. Pada penelitian ini akan dirancangsebuah alat potong plasma cutting berbentuk lingkaran. Alat akan didesain menggunakan softwareSolid Work dan Catia. Dari desain menggunakan software tersebut akan dianalisa kekuatan danpergerakan melingkar dari alat potong plasma cutting berbentuk lingkaran. Dimensi alat inimemiliki kemampuan potong plat dengan radius maximum 50 mm. Dari rancang bangun alat bantupotong pelat bentuk lingkaran menggunakan Plasma Cutting diharapkan dapat mempermudahindustri dalam melakukan pemotongan pelat berbentuk lingkaran dengan cepat dan hasil potongandengan bentuk lingkaran sempurna, sehingga dapat meningkatkan efektifitas dalam produksi
Perancangan Konstruksi Boatlift Crane dengan Kapasitas SWL 15 Tonnes Pada PT. F1 Perkasa Bagas Yudha Pamungkas; I Putu Sindhu A; Tri Tiyasmihadi
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol 1 No 1 (2017): Conference on Design and Manufacture and Its Aplication
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.F1 PERKASA adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pembangunan dan perbaikan kapal, yang dilakukan berdasarkan pesanan dari beberapa customer. Salah satu fasilitas utama yang dibutuhkan saat ini adalah adanya sarana yang mengangkat dan memindahkan kapal, baik dari darat ke air maupun sebaliknya. Perencanaan boatlift dilakukan melalui beberapa tahapan yang meliputi Pembuatan boatlift sendiri nantinya melalui tahapan yang meliputi desain konstruksi, dengan menghitung kekuatan girder, dimana dengan menggunakan perbandingan antara kalkulasi manual dengan analisa software, kemudian anilasa leg, endcarriage, girder melintang dan yang terakhir dengan analisa 3D konstruksi. Kemudian dilanjutkan dengan pembuatan prototype. Untuk mendapatkan desain konstruksi dilakukan pengujian analisa kekuatan dengan menggunakan software, jika menggunakan material ASTM A36 tegangan maksimalnya adalah 89,857 N/mm2 dengan kekuatan material 250 N/mm2 maka dari hasil tersebut dapat diterima, jika menggunakan material ST52 tegangan maksimalnya adalah 139,413 N/mm2 dengan kekuatan material 355 N/mm2 maka hasil tersebut aman dapat diterimana, jika mengunakan bahan material campuran dengan mengganti endcarriage berbahan ASTM A36 maka hasil yang terjadi tegangan maksimumnya adalah 9,939 N/mm2 dengan kekuatan material 355 N/mm2 . setelah mengetahui beberapa material aman maka untuk menentukan bahan adalah menggunakan bahan material campuran dikarenakan berat sangat memperngaruhi pemilihan bahan untuk part part mekanisme dan endcarriage tidak membutuhkan material yang kuat tetapi hanya membutuhkan berat digunakan untuk penyeimbang.
Perancangan Mekanisme Angkat Boatlift Crane yang Sinkron dengan Kapasitas Swl 15 Ton pada PT.F1 Perkasa Ardian Dwi Dermawan; I Putu Shindu A; Ruddianto .
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol 1 No 1 (2017): Conference on Design and Manufacture and Its Aplication
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.F1 PERKASA adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pembangunan dan perbaikankapal. Salah satu fasilitas utama yang dibutuhkan saat ini adalah adanya sarana yang mengangkatdan memindahkan kapal, baik dari darat ke air maupun sebaliknya. Dengan mengacu pada bentukcrane yang ada di ppns serta penyempurnaan sistem yang ada, dilakukan perencanaan mekanismeboatlif crane yang sinkron dengan kapasitas swl 15 ton.Perencanaan boatlift dilakukan melalui beberapa tahapan yang meliputi desain konstruksi,perhitungan pulley,perencanaan tali, drum, motor, poros, perencanaan roda , dan akan di lakukanproses assembly dan perakitan prototype boatlift. Untuk sistem pengangkatan yang sinkron padaboatlift direncanakan mennggunakan tali belt (lifting belt) yang akan ditarik menggunakan sistemdrum dan pulley (katrol) yang digerakan oleh motor.Untuk mendapatkan mekanisme angkat boatlift yang sinkron dilakukan dengan menggunakansistem alur tali yang berjalan terus menerus tanpa ada sistem tali mati. Hasil perencanaandiperoleh perbandingan pulley sebanyak 14 pulley pada satu sisi boatlift dan 8 lengkungan di setiaphoist, sistem pengereman menggunakan break system yang terdapat pada motor dan juga padadrum, ukuran tali memiliki diameter sebesar 12 mm, pulley ukuran diameter 300 mm, drumberdiameter 345 mm,poros drum berdiameter 80 mm, daya motor lifting sebesar 2 kW, daya motortraveling sebesar 5 kW, daya motor slewing sebesar 2,6 kW, sabuk dipilih dengan kapasitas sebesar5000 kg(per sabuk), dan generator set dengan daya 24 kVA.
Perancangan dan Analisa Konstruksi Gantry Crane SWL 35 Ton di PT F1 Perkasa Abdul Razaq; Budianto .; Fais Hamzah
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol 1 No 1 (2017): Conference on Design and Manufacture and Its Aplication
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permintaan produk kapal di galangan PT. F1 Perkasa setiap tahun semakin bertambah, dengan menambahkan jumlah pekerja tidak dapat memaksimalkan jumlah pendapatan yang didapatkan dikarenakan fasilitas yang kurang memadai. Kita perlu melengkapi fasilitas produksi , gantry crane merupakan salah satu fasilitas produksi yang sangat membantu dalam proses produksi kapal. berangkat dari karakteristik pembebanan pada struktur crane, dimana beban berulang diterapkan dengan frekuensi yang tinggi sebagai kategori heavy duty class crane. hasil rancangan yan telah dibuat mampu menahan beban yang telah ditentukan setelah dianalisa dengan SOLIDWORKS 2016.Dengan adanya perancangan dan analisa gantry crane, dapat digunakan sebagai panduan dalam melengkapi fasilitas di workshop PT. F1 Perkasa, diharapkan akan meningkatkan produktivitas produksi kapal di PT. F1 Perkasa.
Optimasi Parameter Proses Pemotongan Acrylic terhadap Kekasaran Permukaan Menggunakan Laser Cutting Dengan Metode Response Surface Moh. Muria Armansyah S; Endang Pudji Purwanti; Bayu Wiro Karuniawan
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol 1 No 1 (2017): Conference on Design and Manufacture and Its Aplication
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini banyak sekali permintaan pasar terutama industri produk yang materialnya terbuat dariplastic, karena pada dasarnya plastic merupakan bahan dasar yang banyak dipilih karena mudahditemui dan dapat diproses menjadi produk yang lebih kompleks. Plastic juga menjadi materialpendukung sheet metal karena beberapa jenis material plastic memiliki kriteria dan ketahananmaterial yang hampir sama dengan sheet metal. Salah satu jenis plastic yang digunakan adalahacrylic karena memiliki sifat mekanik material yang baik dan kuat. Namun ada kendala saatbanyaknya produk yang dibuat dengan bahan dasar plastic sehingga perlu adanya peningkatankualitas dan mutu produk yang dihasilkan. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas dan mutuproduk adalah dengan optimasi parameter. Optimasi parameter adalah teknik yang digunakan padaproses manufaktur untuk menghasilkan produk terbaik. Penelitian ini bertujuan untukmengoptimasi parameter CNC laser cutting yaitu laser power, cutting speed dan nozzle distanceuntuk mengoptimalkan nilai kekasaran permukaan pada material acrylic. Masing-masingparameter memiliki 3 level dan pada penelitian ini menggunakan metode ANOVA untukmenganalisis data hasil percobaan dan optimasi kekasaran minimum permukaan pada proses lasercutting dilakukan dengan menggunakan metode response surface yang dipadukan dengan desaineksperimen box-behken. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa metode response surface dapatdigunakan untuk mengoptimasi parameter permesinan pada laser cutting dengan tingkat akurasiyang cukup baik. Hal ini dibuktikan dengan hasil pengaturan parameter laser cutting dalammemotong material akrilik dengan tebal 3 mm dari metode response surface ini adalah Laser Power: 55 W, Cutting Speed : 22 mm/s dan dengan Nozzle Distance : 6,5 mm dengan acuan hasilkekasaran permukaan pemotongan adalah 1,93 µm. Setelah dilakukan uji konfirmasi, hasil dari ujikonfirmasi dan perhitungan metode response surface sebelumnya tepat, maka ini menunjukkanbahwa metode response surface dapat menghasilkan parameter dan nilai kekasaran yang optimum.
Analisa Pengaruh Surface Preparation, Coating dan Konsentrasi H2SO4 terhadap Laju Korosi Pada A36 Amilia Kristina Dewi; Adhi Setiawan; Mukhlis .
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol 1 No 1 (2017): Conference on Design and Manufacture and Its Aplication
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan Fabrikasi sering mendapatkan pesanan pembuatan sulfuric acid tank. Material yangdigunakan yaitu baja karbon A 36. Pemilihan A 36 dikarenakan harga lebih murah di bandingmaterial yang lain. Namun baja karbon A36 mempunyai kekurangan yaitu mudah korosi. Untukmelindungi sulfuric acid tank dari serangan korosi adalah coating. Penelitian ini ditunjukan untukmengetahui pengaruh surface preparation, tebal coating dan konsentrasi H2SO4 terhadap nilai lajukorosi. Penelitian ini menggunakan metode desain faktorial. Terdapat 3 yaitu 2 faktor mempunyai3 level dan 1 faktor lainnya mempunyai 2 level. Pengujian korosi menggunakan metode weight loss.Metode weight loss adalah mengukur laju korosi dengan mengukur kehilangan berat. Untukpengolahan data membandingkan hand calculation dan perhitungan dari sofware Mintabs17. Hasilanalisa pada pengujian weight loss test menunjukan bahwa parameter surface preparation, tebalcoating dan konsentrasi H2SO4 sebagai parameter yang memiliki pengaruh signifikan terhadap nilailaju korosi. Dapat di simpulkan bahwa parameter surface preparation Sandblasting SA 2,5 ,konsentrasi H2SO4 10% dan ketebalan primer coating 90 μm dan top coating 75 μm adalah variasiparameter paling optimal yaitu dengan nilai laju korosi 48,503 mpy.
Optimasi Penjadwalan Mesin Produksi Flowshop dengan Metode Campbell Dudek and Smith (CDS) dan Nawaz Enscore Ham (NEH) pada Departemen Produksi Massal Fitria Imatus Solikhah; Renanda Nia Rachmadita; Aditya Maharani
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol 1 No 1 (2017): Conference on Design and Manufacture and Its Aplication
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Persaingan di era globalisasi menyebabkan setiap perusahaan manufaktur harus terusmeningkatkatkan kualitas guna memenuhi kepuasan customer. PT. Indoprima GemilangEngineering (PT. IPGE) sebagai salah satu perusahaan manufaktur yang bergerak di bidangotomotif khususnya komponen kendaraan beroda empat menerapkan sistem produksi make to orderdan flowshop memiliki tantangan untuk meningkatkan kemampuan produksi dan pelayananproduksi dengan meningkatkan utilitas mesin dan ketepatan dalam penyelesaian produksi agarsesuai dengan waktu yang ditetapkan memalui metode penjadwalan . Metode Campbell, Dudek,and Smith (CDS) dan Nawaz, Enscore and Ham (NEH) merupakan metode yang diusulkan dalampenelitian ini. Kedua metode ini akan dibandingkan dengan metode existing perusahan untukmengetahui metode penjadwalan yang terbaik dan optimal dengan mendapatkan nilai waktu proses(makespan) paling minimum.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa, kedua metode dapatdigunakan oleh perusahaan sebagai alternatif model dalam meminumkan makespan. Penjdawalandengan metode CDS menghasilkan makespan sebesar 20060.11 menit dan lebih cepat 766.6 menitdari metode existing. Demikian juga dengan metode NEH menghasilkan makespan sebesar20052.778 menit dan lebih cepat 773.889 menit. Berdasarkan kriteria ini metode yang palingdisarankan untuk perusahaan adalah metode Nawaz Enscore Ham (NEH).
Perancangan Motorize Movable Scissor Table Lifter Kapasitas 5 Ton untuk Pengangkatan dan Pemasangan Mesin Kereta Api Muhammad Khoirul Mustofa Aris; Wahyudi .; Budianto .
Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application Vol 1 No 1 (2017): Conference on Design and Manufacture and Its Aplication
Publisher : Proceedings Conference On Design Manufacture Engineering And Its Application

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemasangan mesin kereta api merupakan kegiatan penting dalam industri perkereta api-an. Di PT. INKA proses pemasangan mesin kereta api masih menggunakan cara dan peralatan manual. Selain membutuhkan banyak personil dan alat angkat, dalam pemasangan mesin kereta api juga dibutuhkan kepresisian agar posisi mesin kereta api tepat dengan gerbong kereta api, yang seringkali membutuhkan banyak waktu dalam setiap prosesnya. Hal tersebut akan berpengaruh pada biaya dan waktu operasional perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah perancangan dan analisis. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan menganalisis alat angkat yang khusus digunakan dalam penanganan pemasangan dan pelepasan mesin kereta api dari dalam gerbong kereta api. Dengan spesifikasi berat pengangkatan beban 5 ton dan mampu bergerak secara tiga aksis sehingga dapat memposisikan mesin sesuai dengan letak yang telah direncanakan. Analisis akan dilakukan dengan Metode Elemen Hingga yang dibantu dengan software berbasis FEM sesuai dengan pembebanan yang ditentukan. Untuk kemudian akan dilakukan Validasi dengan membandingkan hasil tegangan model dengan kalkulasi manual. Dari penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan perancangan alat tepat dan sesuai perhitungan serta sesuai dengan analisa metode elemen hingga yang memberikan solusi dan inovasi baru bagi perusahaan untuk mengefisiensikan waktu dan biaya dalam proses kerja di perusahaan. Sehingga mampu menekan biaya produksi dan mempertinggi proses produksi perusahaan.

Page 5 of 31 | Total Record : 306