cover
Contact Name
Stralen Pratasik
Contact Email
stralente@unima.ac.id
Phone
+6285124006074
Journal Mail Official
edutik@unima.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus Unima, Tonsaru, Tondano Sel., Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara 95618
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi
ISSN : 2798141X     EISSN : 2798141X     DOI : -
Jurnal Edutik merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Manado. Jurnal ini hadir sebagai wadah bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitian yang berkontribusi dalam pengembangan keilmuan di bidang Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Teknik Informatika, Teknologi Komunikasi, serta Ilmu Komunikasi. Dengan semangat untuk mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, Jurnal Edutik memberikan ruang bagi berbagai kajian yang berfokus pada inovasi dan penerapan teknologi dalam dunia pendidikan, perkembangan di bidang teknik informatika, serta dinamika komunikasi berbasis teknologi, termasuk isu-isu terkini yang berkaitan dengan kebijakan pendidikan berbasis digital, kecerdasan buatan dalam pembelajaran, keamanan data dalam sistem pendidikan modern, dan transformasi komunikasi digital di era informasi. Ruang lingkup Jurnal Edutik mencakup berbagai aspek dalam ranah Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi, termasuk pengembangan kurikulum berbasis teknologi, model pembelajaran digital, strategi implementasi e-learning yang efektif, serta teknologi pendidikan adaptif. Selain itu, jurnal ini juga mengakomodasi penelitian dalam bidang Teknik Informatika, yang meliputi Rekayasa Perangkat Lunak dengan fokus pada metode pengembangan agile, kecerdasan buatan dalam rekayasa perangkat lunak, serta integrasi cloud computing; Sistem Informasi, yang mencakup pengelolaan big data, keamanan sistem informasi, serta optimalisasi sistem berbasis blockchain; Jaringan dan Keamanan Komputer, yang menyoroti keamanan siber, deteksi ancaman siber berbasis AI, serta optimasi infrastruktur jaringan; serta Sistem Pendukung Keputusan, yang berfokus pada penerapan machine learning dalam pengambilan keputusan, sistem rekomendasi berbasis data, serta penerapan Internet of Things (IoT) dalam otomatisasi keputusan. Dalam ranah Teknologi Komunikasi, jurnal ini mencakup topik-topik seperti pengembangan infrastruktur komunikasi digital, teknologi 5G dan evolusi jaringan masa depan, integrasi media sosial dalam pengelolaan informasi, serta pemanfaatan platform komunikasi berbasis AI dalam interaksi sosial dan pendidikan. Sedangkan dalam bidang Ilmu Komunikasi, ruang lingkup meliputi kajian komunikasi digital, strategi komunikasi di era media baru, komunikasi antar budaya berbasis teknologi, penggunaan media digital dalam kampanye sosial dan pendidikan, serta dinamika perilaku komunikasi dalam masyarakat berbasis teknologi. Sebagai jurnal yang berorientasi pada perkembangan teknologi dan inovasi, Jurnal Edutik juga membuka peluang publikasi bagi penelitian terkait e-Government, termasuk transformasi digital dalam pelayanan publik, kebijakan keamanan data pemerintahan, serta pengelolaan administrasi berbasis AI; Aplikasi Mobile, dengan cakupan pengembangan aplikasi berbasis UI/UX, implementasi augmented reality dan virtual reality, serta aplikasi berbasis kesehatan dan pendidikan. Dengan cakupan yang luas dan multidisipliner, jurnal ini diharapkan menjadi referensi utama bagi para akademisi dan praktisi yang ingin menggali lebih dalam tentang peran teknologi dalam meningkatkan efektivitas pendidikan, pengembangan sistem berbasis digital, serta transformasi komunikasi modern. Melalui publikasi yang berkualitas, Jurnal Edutik berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam penguatan keilmuan dan kemajuan teknologi di era digital.
Articles 144 Documents
Representasi Mitos Kebahagiaan Keluarga dan Krisis Paruh Baya dalam Film American Beauty Romadhon, Ghifari Zaka; Ritonga, Muslimin; Saputra, Sepriadi
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the representation of the myth of family happiness and midlife crisis in the film American Beauty (1999) using Roland Barthes' semiotic analysis. The research approach used is descriptive qualitative, with the object of study being relevant scene excerpts related to the research focus. Data was collected through documentation and analyzed using Barthes' three levels of meaning: denotation, connotation, and myth. The results of the study indicate that the myth of family happiness is represented through the image of an ideal family that appears harmonious on the surface but harbors emotional distance and internal conflict. The midlife crisis is represented through the character of Lester Burnham, who experiences boredom, loss of identity, and rebellion against the routine of life. These two issues are interrelated, where the myth of family happiness creates social pressure that triggers the midlife crisis, while the crisis exposes the illusion behind the image of the ideal family. This study concludes that American Beauty not only represents social reality but also critiques Western popular culture's construction of family happiness and the midlife phase, emphasizing that happiness is subjective and does not always align with social standards.
Penerapan Strategi Komunikasi Eksternal dalam Meningkatkan Loyalitas Mitra CV. Artha Rasindo Anjelina, Lia Lestari; Yusalia, Henny; Farid, M. Mifta
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi eksternal yang diterapkan oleh CV. Artha Rasindo Palembang dalam meningkatkan kepercayaan mitra. Kepercayaan mitra merupakan faktor kunci dalam menjaga kelangsungan kerja sama bisnis, khususnya pada perusahaan distribusi produk makanan beku yang beroperasi di tengah persaingan ketat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap mitra perusahaan serta analisis dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk melihat pola strategi komunikasi eksternal yang dijalankan perusahaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa CV. Artha Rasindo menekankan komunikasi personal melalui tenaga sales dan SMD (Sales Marketing Development) yang berperan sebagai ujung tombak penyampaian informasi produk, promosi, serta penanganan keluhan mitra secara langsung. Strategi ini dianggap efektif karena mitra merasa lebih dihargai melalui interaksi tatap muka, sehingga kepercayaan dan loyalitas dapat terbangun. Selain itu, perusahaan juga menjaga legalitas transaksi melalui faktur resmi dan kepatuhan pada pajak, serta melakukan klarifikasi langsung oleh manajemen ketika terjadi kendala. Upaya eksternal lain seperti sponsorship acara konser, demo masak, dan pemanfaatan media sosial brand Cedea turut mendukung penguatan citra perusahaan sekaligus memberikan keuntungan strategis bagi mitra dalam memasarkan produk.Dengan demikian, strategi komunikasi eksternal CV. Artha Rasindo tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian informasi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam membangun hubungan jangka panjang yang berlandaskan kepercayaan. Temuan ini sejalan dengan teori strategi 5P Mintzberg yang menekankan pentingnya perencanaan, pola konsistensi, manuver promosi, posisi kompetitif, serta perspektif jangka panjang dalam strategi bisnis.
Analisis Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) di Media Sosial pada Generasi Z (Studi Terhadap Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang) Febrianti, Putri; Ropik, Ainur; Hati, Putri Citra
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fear of Missing Out (FoMO) merupakan fenomena sosial yang semakin menonjol di era digital, terutama di kalangan mahasiswa yang termasuk generasi Z. FoMO muncul sebagai dorongan untuk selalu terhubung, memperoleh informasi terbaru, dan mempertahankan eksistensi di lingkungan daring. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena FoMO pada mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang serta mengidentifikasi dampak positif dan negatifnya terhadap perilaku komunikasi, interaksi sosial, dan representasi diri di media sosial. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, melibatkan sembilan informan yang dipilih secara purposif berdasarkan tingkat FoMO tinggi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman untuk menemukan pola pengalaman subjektif mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa dengan FoMO memiliki intensitas dan durasi penggunaan media sosial yang tinggi, dengan frekuensi 27–55 kali per hari dan durasi 6–10 jam. FoMO memengaruhi pola komunikasi digital, termasuk kebiasaan mengunggah konten, mengikuti tren viral, serta membangun citra diri daring. Dampak positif FoMO terlihat pada meningkatnya keterhubungan sosial, motivasi berpartisipasi, dan perluasan jaringan informasi, sedangkan dampak negatif mencakup kecemasan, tekanan sosial, penurunan konsentrasi belajar, dan perilaku konsumtif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa FoMO mencerminkan interaksi antara kebutuhan dan efek media sebagaimana dijelaskan teori Uses and Effects, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi pengembangan literasi digital agar mahasiswa dapat lebih bijak dalam memanfaatkan media sosial.
Pemaknaan Distopia dan Ilusi Kebahagiaan dalam Film Don't Worry Darling Bintang, Muhammad; Saputra, Sepriadi; Astrid, Gita
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the representation of dystopia and the illusion of happiness in the film Don't Worry Darling using Roland Barthes' semiotic analysis. Directed by Olivia Wilde, the film features a fictional community called Victory, which on the surface is depicted as an ideal world, full of order and happiness. However, behind this visualization lies a dystopian reality that restricts individual freedom, especially that of women. This study uses a qualitative approach with audiovisual text analysis techniques. Primary data consists of film scenes relevant to the issues of dystopia, the illusion of happiness, and power relations, while secondary data is obtained from supporting literature. The results of the study show that the visual signs in the film operate on three levels of meaning according to Barthes: denotation, connotation, and myth. At the denotation level, the film depicts harmonious family life and a stable social environment. At the connotation level, these signs carry meanings of repression and gender role restrictions. Meanwhile, at the myth level, the film reinforces patriarchal ideology through a narrative of family happiness that seems natural. The character Alice appears as a representation of resistance against the patriarchal system, attempting to dismantle the illusion of manufactured happiness. The film also shows how visualization and technology function as tools of social control that mask oppression with a facade of comfort. Thus, Don’t Worry Darling not only provides entertainment but also offers criticism of the ideology that manipulates happiness as a means of domination.
Analisis Pola Komunikasi terhadap Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin Safitri, Anggini Nisa; Budianto, Kun; Azarkasyi, Badarudin
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Pola Komunikasi terhadap Pelayanan Publik di Kantor Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin” dengan tujuan untuk mengetahui pola komunikasi serta menganalisis penerapan komunikasi dalam pelayanan publik. Rumusan masalah mencakup: (1) Bagaimana pola komunikasi dalam pelayanan publik di Kantor Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin? dan (2) Bagaimana analisis komunikasi dalam pelayanan publik di Kantor Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin? Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data didasarkan pada model Communication Persuasion Matrix yang menekankan lima komponen utama komunikasi: sumber, pesan, saluran, penerima, dan konteks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola komunikasi pelayanan publik di Kantor Kecamatan Muara Sugihan telah terlaksana dengan efektif dan adaptif melalui tiga pola utama, yaitu komunikasi tatap muka, media digital, dan media luar ruang.
Strategi Komunikasi Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Selatan dalam Mensosialisasikan Migrasi Analog ke Digital di Sumatera Selatan Molimona, Sania; Yenrizal, Yenrizal; Pebriana, Rina
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Selatan dalam mensosialisasikan kebijakan migrasi siaran televisi dari sistem analog ke digital. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran KPID dalam memastikan masyarakat memperoleh pemahaman yang memadai terkait urgensi migrasi siaran, sekaligus menghadapi tantangan rendahnya literasi media dan keterbatasan akses informasi di sebagian wilayah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi. Analisis dilakukan dengan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pelaksanaan strategi komunikasi KPID Sumsel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPID memanfaatkan berbagai media, baik tatap muka maupun digital, serta membangun kolaborasi dengan lembaga penyiaran dan pemerintah daerah untuk memperluas jangkauan sosialisasi. Namun, keterbatasan sumber daya, rendahnya minat masyarakat, serta kesenjangan teknologi masih menjadi hambatan signifikan. Kesimpulannya, strategi komunikasi KPID Sumsel berperan penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai migrasi siaran TV digital, meskipun efektivitasnya masih dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal yang perlu diatasi secara berkelanjutan.
Perilaku Fear of Missing Out pada Partisipasi Gen Z dan Gen X terhadap Aksi Peduli Pantai di Kota Bengkulu Humairah, Aisyah Aprilia; Kaitaginting, Eras; Indasari, Fera
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

FoMO merujuk pada rasa takut tertinggal atau tidak ikut serta individu pada suatu kegiatan yang diperbincangkan oleh orang-orang di sekitar berdasarkan kelompoknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku generasi Z yang dikenal sebagai generasi digital yang dominannya ikut kegiatan karena FoMO dan bergabung kelompok, tapi berbeda dengan generasi X yang berada pada rentang usia lebih matang secara sosial, lebih banyak kepada inisiatif atau keasadaran. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara dengan sumber relevan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku FoMO memiliki pengaruh signifikan terhadap identitas sosial generasi. FoMO berkaitan erat dengan kebutuhan individu untuk mempertahankan identitas sosial dalam kelompok. Bukan tanpa alasan jika individu bergabung dalam kelompok walau hanya sekedar ikut - ikutan. Dalam konteks FoMO, individu bergabung dalam kelompok karena individu mempersepsikan dirinya sama atau identik dengan anggota lain dalam kelompok yang sama. Individu juga memperoleh identitas sosial, yang dimana merupakan hal penting karena setiap individu memiliki dorongan kuat untuk menganggap bahwa dirinya baik dan memiliki identitas serta harga diri melalui keterlibatan sosial yang diakui. Sebagian besar partisipasi mereka dalam kegiatan sosial dipicu oleh keinginan untuk tidak tertinggal dari teman-teman mereka dalam representasi suatu kegiatan. Penelitian ini menegaskan bahwa FoMO dapat menjadi pendorong partisipasi sosial, terutama ketika individu merasa keterlibatan dalam suatu kegiatan menjadi kunci untuk mempertahankan keberadaan sosial dan pengakuan dari lingkungan sekitarnya. Generasi Z menunjukkan gejala FoMO yang lebih kuat. Berbeda dibandingkan dengan Generasi X, yang partisipasinya lebih didorong oleh kesadaran pribadi daripada tekanan sosial.
Strategi Komunikasi Tim Sosialisasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Palembang dalam Mensosialisasikan Kebersihan Lingkungan Air kepada Masyarakat (Studi pada Masyarakat Sungai Bayas 10 Ilir Kota Palembang) Haniyah, Zakiyah; Yenrizal, Yenrizal; Setiawan, M. Arif
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan kebersihan air di Kota Palembang, khususnya Sungai Bayas, masih serius karena berdampak pada kesehatan, ekosistem, dan banjir akibat sampah serta eceng gondok. Dinas PUPR Kota Palembang berperan melalui sosialisasi, namun efektivitasnya terkendala rendahnya partisipasi masyarakat, keterbatasan metode komunikasi, dan perilaku membuang sampah yang sulit diubah. Penelitian ini bertujuan mengetahui strategi komunikasi tim sosialisasi Dinas PUPR serta hambatan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi kasus dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi pada tim sosialisasi dan masyarakat sekitar Sungai Bayas 10 Ilir. Analisis dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data dengan teori Elaboration Likelihood Theory (ELT). Hasil penelitian menunjukkan strategi komunikasi dilakukan lewat tatap muka, media sosial, spanduk, penyuluhan, gotong royong, dan edukasi di sekolah, serta kolaborasi lintas lembaga. Hambatan utama adalah rendahnya kesadaran warga, keterbatasan sumber daya, dan kebiasaan membuang sampah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan strategi komunikasi pemerintah dalam menjaga kebersihan air dan pengendalian banjir di Palembang.
Strategi Komunikasi dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Publik di Kelurahan 20 Ilir Dua Kota Palembang Khoirunnisa, Maharani; Akhyar, Taufik; Ritonga, Muslimin
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kelurahan 20 Ilir Dua Kota Palembang. Kerangka teori yang digunakan adalah Model Komunikasi Harold Lasswell dengan lima unsur utama: Who, Says What, In Which Channel, To Whom, dan With What Effect. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada masyarakat sebagai penerima layanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi aparatur kelurahan telah berjalan cukup baik dalam aspek keramahan dan keterbukaan, namun masih menghadapi hambatan pada kejelasan pesan, keterbatasan pemanfaatan media informasi, serta konsistensi penyampaian prosedur pelayanan. Masyarakat berharap adanya transparansi yang lebih tinggi, penyediaan media informasi tertulis maupun digital, serta mekanisme pelayanan yang lebih efisien. Faktor pendukung utama berupa ketersediaan sarana prasarana dan komitmen aparatur, sedangkan faktor penghambat muncul pada aspek semantik, seperti kurangnya konsistensi bahasa dan ekspresi komunikasi. Penelitian ini menegaskan bahwa strategi komunikasi yang efektif menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dengan memperkuat kejelasan pesan, diversifikasi media komunikasi, dan peningkatan keterampilan komunikasi interpersonal aparatur.
Program CSR PT Pertamina EP dalam Mengatasi Sampah Over Capacity di Prabumulih Raihan, Muhammad; Ginting, Eraskaita; Citra Hati, Putri
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 5 (2025): EduTIK : Oktober 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan over capacity pada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Kota Prabumulih menjadi isu lingkungan yang mendesak akibat meningkatnya timbulan sampah harian dan rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina EP Prabumulih Field dalam mengatasi persoalan tersebut melalui tiga program utama, yaitu Pengelolaan Sampah Terpadu (PESAT), Program Plastik Daur Ulang (PAK DALANG), dan Program Sampah Jadi Berkah (SARAH). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi CSR yang diterapkan mengedepankan pendekatan partisipatif dan pemberdayaan masyarakat, dengan mengintegrasikan prinsip zero waste dan teori stakeholder. Program PESAT berhasil menurunkan volume sampah yang masuk ke TPA hingga 30% di wilayah binaan, sementara PAK DALANG dan SARAH mendorong masyarakat untuk mengelola limbah plastik dan organik menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi dan ekologis. Ketiga program ini tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga meningkatkan literasi dan kemandirian masyarakat dalam pengelolaan sampah. Kesimpulannya, strategi CSR PT Pertamina EP Prabumulih terbukti efektif sebagai model kolaboratif dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan kondisi serupa.

Page 9 of 15 | Total Record : 144