cover
Contact Name
Anwar Hafidzi
Contact Email
anwar.hafidzi@uin-antasari.ac.id
Phone
+6285251295964
Journal Mail Official
shariajournaledu@gmail.com
Editorial Address
Jalan Gotong Royong, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia Kode Pos 70711
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ)
ISSN : 30321069     EISSN : 30321069     DOI : https://doi.org/10.62976/ierj.v3i2.1120
The Interdisciplinary Explorations in Research Journal (IERJ) is a peer-reviewed academic journal that provides an international platform for scholars and researchers to share innovative and cross-disciplinary studies. IERJ publishes original research articles, reviews, and scholarly papers that advance theoretical understanding and practical applications across diverse academic fields, including science, technology, social sciences, and the humanities. The journal welcomes interdisciplinary research and community service-based studies that offer new insights, foster collaboration, and address global challenges. By promoting intellectual dialogue and cross-field exploration, IERJ aims to contribute to the integration of knowledge, encourage academic innovation, and support impactful research that benefits both scholarship and society.
Articles 12 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 3 (2025)" : 12 Documents clear
Fonem Suprasegmental: Kajian Teori Dan Aplikasinya Dalam Memahami Ungkapan Lisan Bahasa Arab Anshari, Mukhlis
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1488

Abstract

Fonem suprasegmental, yang mencakup nada, intonasi, tekanan, jeda, dan durasi, memainkan peran penting dalam komunikasi lisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran fonem suprasegmental dalam menyampaikan makna, emosi, dan identitas penutur dalam interaksi verbal. Menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi dan analisis tuturan penutur asli dalam berbagai konteks komunikasi, khususnya video berbahasa Arab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fonem suprasegmental tidak hanya membantu dalam mengidentifikasi struktur gramatikal kalimat, tetapi juga menjadi penanda sikap, emosi, dan konteks sosial penutur. Dengan demikian, penguasaan aspek suprasegmental sangat krusial untuk menghindari ambiguitas dan kesalahpahaman dalam komunikasi lisan. Hal ini bisa dilakukan dengan melakukan latihan analisis dialog bahasa Arab secara intensif dan berkelanjutan.
Optimalisasi Peran Guru PAI Sebagai Teladan Dan Pembimbing Dalam Internalisasi Nilai-Nilai Akhlak Siswa SD Negeri Palampitan 1 Kecamatan Amuntai Tengah Barkatillah, Barkatillah; Hamdiah, Hamdiah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1492

Abstract

Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai akhlak siswa di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran spesifik guru PAI dalam internalisasi nilai-nilai akhlak pada siswa di SD Negeri Palampitan 1 Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Subjek penelitian adalah satu orang guru PAI di sekolah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran guru PAI sangat komprehensif, meliputi peran sebagai fasilitator, motivator, pembimbing, dan teladan yang memberikan contoh sikap baik untuk ditiru siswa. Nilai-nilai akhlak utama yang ditanamkan mencakup kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan tolong-menolong, yang diinternalisasi melalui metode pembiasaan, hukuman edukatif, kerja sama, keteladanan, dan praktik langsung agar siswa dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menegaskan pentingnya peran multidimensi guru PAI dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif untuk pembentukan karakter positif.
HERMES (Hermeneutic Resonance of Muslim Family Ethics and Syariah) Model Penafsiran Hadis Berbasis Hikmah Bukan Alat Legitimasi Otoritatif Liddinillah, Muhammad Yakhsyallah; Sar'an, Mohamad
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1497

Abstract

Studies of ḥadīth on family law in contemporary Islamic discourse frequently become trapped in ahistorical and literalistic approaches. This tendency can be seen in the reading of ḥadīths related to polygamy, divorce, child marriage, and wifely obedience, which are often reduced to mere normative legitimization without considering historical context, maqāṣid al-sharīʿah, and the challenges of modern families. This article proposes a new framework called HERMES (Hermeneutic Resonance of Muslim Family Ethics and Sharīʿah) as an alternative paradigm. HERMES emphasizes that ḥadīth is not merely a static text, but a living resonance of prophetic values that interacts across time. This study employs a qualitative approach using library research and critical-hermeneutic analysis. The data are drawn from primary sources in the form of classical ḥadīth collections and their commentaries, as well as secondary sources consisting of contemporary studies on family law, maqāṣid al-sharīʿah, and modern hermeneutical theories. The analysis combines an ahistorical critique of literalistic interpretations with a transdisciplinary construction involving sociology, psychology, and the philosophy of law. HERMES is structured around four dimensions: (1) hermeneutic resonance, namely historical–contextual reading; (2) ethical resonance, which involves extracting the values of justice, compassion, and public benefit (maṣlaḥah); (3) social resonance, which connects ḥadīth with contemporary issues such as digital divorce, child marriage, and domestic violence; and (4) sharīʿah resonance, which reaffirms maqāṣid as the primary objective of family law. Through this approach, the article demonstrates that HERMES can serve as an epistemological foundation for reformulating Islamic family law to be more adaptive, just, and relevant.
Conceptualization Family Muslim Modern: Synthesis Interpretation Bil Ma'tsur Ibn Katsir on Qs. Ali 'Imran :37 With Theory Miles Liddinillah, Muhammad Yakhsyallah; Athoillah, Athoillah; Khosim, Ali
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1499

Abstract

This article explores the modern Muslim family concept by synthesizing Ibn Kathir's tafsir bil ma’tsur of Qur’an Surah Ali ‘Imran 37 with Robert Kiyosaki’s MILES theory (Money, Intelligence, Location, Education, Status). The verse portrays Maryam as accepted by God, raised in purity, and nurtured under Prophet Zakariya’s care. Ibn Kathir emphasizes early spiritual education and a religious environment in shaping children’s character. Using qualitative library research, this study draws on Ibn Kathir’s Tafsir al-Qur’an al-‘Azim, contemporary tafsir, and family education theories. Findings show that Ibn Kathir’s values align with MILES: Status in Imran’s family faith, Education and Intelligence in Zakariya’s guardianship, Money in divine sustenance for Maryam, and Location in the sacred mihrab. The synthesis offers a framework for modern Muslim families child education rooted in Qur’anic spirituality, reinforced by socio-economic resilience.
Tafsir Al-Qur’an di Era Global: Antara Konservatisme Klasik dan Inovasi Kontemporer Setyanoor, Erwan; Anwar, Khairil; Mahfuzh, Taufik Warman; Hidayatullah Z, Syarif
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1524

Abstract

Globalisasi dan perkembangan teknologi digital menghadirkan tantangan serius bagi penafsiran Al-Qur’an, khususnya dalam menjaga keseimbangan antara otoritas teks suci yang bersifat normatif dan tuntutan relevansi sosial yang terus berubah. Dalam konteks ini, studi tafsir dihadapkan pada ketegangan epistemologis antara paradigma konservatisme klasik yang menekankan literalisme dan otoritas tradisi ulama salaf, dengan paradigma inovasi kontemporer yang mengedepankan pendekatan kontekstual, maqāṣid al-syarī‘ah, dan hermeneutika modern. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis dialektika antara kedua paradigma tersebut serta mengkaji implikasinya terhadap praktik penafsiran Al-Qur’an di era global. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan pendekatan normatif-filosofis dan analisis komparatif terhadap karya-karya tafsir klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa tafsir konservatif memiliki kekuatan dalam menjaga stabilitas epistemik dan kemurnian makna teks, namun cenderung kurang responsif terhadap isu-isu kontemporer, sementara tafsir inovatif menawarkan relevansi sosial yang tinggi tetapi berisiko terjebak dalam subjektivitas dan relativisme makna. Artikel ini menegaskan perlunya model tafsir integratif yang memadukan kesetiaan terhadap tradisi klasik dengan keberanian metodologis dalam merespons realitas global, sehingga menghasilkan tafsir Al-Qur’an yang bersifat wasathiyah, kontekstual, dan berakar kuat pada prinsip-prinsip dasar Islam.
Perencanaan Pendidikan Anak Sebagai Investasi Jangka Panjang: Analisis Strategi Orang Tua Dalam Menghadapai Era Digital Rifaturrahmi, Liza
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1525

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat mengubah cara anak belajar serta berinteraksi dengan lingkungan sekitar, sehingga pendampingan orang tua dalam ranah pendidikan digital anak menjadi sangat vital. Keterlibatan aktif orang tua dalam pemanfaatan teknologi berpotensi meningkatkan literasi digital anak sekaligus memperbaiki kualitas interaksi edukatif antara rumah dan sekolah. Artikel ini menyoroti peran penting orang tua sebagai mediator aktif dalam proses pembelajaran, dengan menekankan bahwa keterlibatan orang tua yang terfokus pada seleksi aplikasi edukatif yang tepat serta pengawasan penggunaan teknologi secara bijak dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan etika digital pada anak. Berbagai tinjauan pustaka dan penelitian terkini menunjukkan bahwa kompetensi digital orang tua merupakan faktor kunci bagi keberhasilan akademik maupun kesejahteraan sosial-emosional anak. Selain itu, pemanfaatan aplikasi digital sebagai alat manajemen pendidikan yang terintegrasi berpotensi menghubungkan proses pembelajaran di rumah dan sekolah secara lebih efektif, sehingga memungkinkan pengawasan dan perencanaan pembelajaran yang lebih optimal. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya peran orang tua dalam mengadopsi serta menyesuaikan pendekatan pendidikan dengan dinamika teknologi yang berkembang, demi mempersiapkan anak untuk masa depan yang berlandaskan teknologi.Melalui penerapan pendekatan adaptif orang tua terhadap perubahan teknologi beserta pemilihan aplikasi digital yang tepat, anak tidak hanya memperoleh dukungan yang diperlukan untuk meraih kesuksesan akademik, tetapi juga dipersiapkan untuk menghadapi tantangan dunia digital yang terus berkembang.
Hak Dan Kewajiban Konsumen Rahmaniah, Amelia; Navera, Najwa; Mina, Noor; Ilham, Muhammad Arifin; Deanova, Nakita Rio; Ali, Nor Syamsudin; Annisaurrahmah, Annisaurrahmah
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1552

Abstract

Konsumen memiliki peran penting dalam kegiatan perdagangan dan jasa sehingga perlindungan terhadap hak dan kewajiban konsumen menjadi hal yang sangat diperlukan. Ketidakseimbangan posisi antara pelaku usaha dan konsumen sering kali menimbulkan kerugian bagi konsumen akibat kurangnya pemahaman terhadap hak dan kewajiban yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hak dan kewajiban konsumen serta bentuk perlindungan hukum yang diberikan kepada konsumen dalam kegiatan transaksi barang dan jasa. Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, khususnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak konsumen meliputi hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengonsumsi barang dan jasa, hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur, serta hak untuk mendapatkan ganti rugi apabila mengalami kerugian. Di sisi lain, konsumen juga memiliki kewajiban untuk beritikad baik, mengikuti petunjuk penggunaan barang dan jasa, serta melakukan pembayaran sesuai dengan kesepakatan. Dengan adanya pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajiban konsumen, diharapkan tercipta hubungan yang seimbang, adil, dan saling menguntungkan antara konsumen dan pelaku usaha.
Sosialisasi Terkait Larangan Praktik Penipuan Dan Iklan Menyesatkan Oleh Pelaku Usaha Dalam Perlindngan Konsumen Kepada Mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin Rahmaniah, Amelia; Mahmudah, Mahmudah; Annisa, Nia; Nazla, Siti; Hafizah, Silva Nor; Jannah, Nadyatul; Amin, Muhamad; Ikhlas, Muhammad; Rafe’i, Muhammad Khairur; Hakim, Muhammad Azizul; Syaupi, Muhammad; Rahman, Aulia
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1553

Abstract

Perkembangan media digital meningkatkan praktik penipuan dan iklan menyesatkan yang merugikan konsumen. Kurangnya pemahaman masyarakat, khususnya mahasiswa, terhadap hak konsumen menyebabkan perlindungan konsumen belum berjalan optimal sesuai Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai praktik penipuan dan iklan menyesatkan serta hak konsumen. Metode yang digunakan adalah sosialisasi melalui pemaparan materi dan sesi tanya jawab kepada mahasiswa UIN Antasari Banjarmasin. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa tentang ciri iklan menyesatkan dan sikap lebih hati-hati sebagai konsumen.
Tafsir Ekologis Di Era Krisis Iklim: Studi Pustaka Atas Ayat-Ayat Tentang Alam Dalam Perspektif Tafsir Tematik Syamsuni, Syamsuni
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1577

Abstract

Penelitian ini membahas tentang tafsir ekologis sebagai respons keislaman terhadap krisis iklim global. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan lingkungan, mengkaji penafsiran mufassir kontemporer seperti M. Quraish Shihab dan Buya Hamka atas ayat-ayat tersebut, serta merumuskan kerangka etika lingkungan berbasis nilai-nilai teologis Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, menggabungkan metode tafsir tematik (tafsir maudhū‘i) dan analisis isi terhadap karya-karya tafsir kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al-Qur’an memiliki kerangka teologis yang komprehensif dalam mendukung etika lingkungan, terutama melalui konsep penciptaan alam, larangan merusak bumi (fasad dan israf), serta prinsip keseimbangan (mīzān). Penafsiran kontemporer memperkuat relevansi ajaran Al-Qur’an dalam konteks krisis iklim dan menunjukkan bahwa tafsir ekologis berpotensi menjadi dasar pendidikan dan gerakan kesadaran lingkungan. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya integrasi tafsir ekologis dalam kurikulum pendidikan Islam dan perlunya kolaborasi antara teolog dan ilmuwan lingkungan untuk membangun etika ekologis yang aplikatif.
Pertanggungjawaban Pelaku Usaha Terhadap Konsumen Yang Dirugikan Atas Kerusakan Barang Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen Rahmania, Amelia; Kuratulaini, Kuratulaini; Ramadhan, M. Lutfi Sahrul; Nazhiri, Muhammad Najmi; Zaini, Muhammad; Assyifa, Najwa; Anggraini, Reva Sari
Interdisciplinary Explorations in Research Journal Vol. 3 No. 3 (2025)
Publisher : PT. Sharia Journal and Education Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62976/ierj.v3i3.1611

Abstract

Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk memngetahui apa saja perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha dalam kegiatan Perlindungan Konsumen di Indonesia, Perbuatan yang dilarang bagi pelaku usaha dalam kegiatan perlindungan konsumen di Indonesia, diatur Didalam Pasal 8 sampai dengan Pasal 17 Undang-undang Perlindungan Konsumen (UUPK) Nomor 8 tahun 1999. Undang-undang ini secara khusus mengatur mengenai perbuatan hukum yang dilarang bagi pelaku usaha, seperti larangan dalam memproduksi atau memperdagangkan barang atau jasa tidak sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dalam ketentuan perundang-undangan; larangan dalam memperdagangkan barang yang rusak, cacat atau bekas, dan tercemar tanpa memberikan informasi secara lengkap dan benar atas barang dimaksud.

Page 1 of 2 | Total Record : 12