Publikasi Pendidikan
Publikasi Pendidikan (ISSN 2088-2092 Print, ISSN 2548-6721 Online) published an article in the form of the results of thought, research and community service education. The focus and scope of the published article is about basic education or elementary school related to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning model, learning methods and instructional media. Publish 3 times in one year, in the last week of February, June and October
Articles
23 Documents
Search results for
, issue
"Vol 14, No 3 (2024)"
:
23 Documents
clear
Melatih Keterampilan Pemasangan Solar Panel untuk Pengembangan Energi Terbarukan
Purnama, Rahmad;
Febrianti, Rini;
Priyati, Rini Yayuk;
Wihadanto, Ake;
Zulfahmi, Zulfahmi
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/publikan.v14i3.64673
Pengembangan energi terbarukan tidak hanya merambah pada skala yang lebih luas seperti di dunia industri tetapi juga pada lingkup lebih kecil seperti rumah tangga dan dunia pendidikan. Karena sifatnya yang ramah lingkungan inilah, maka sudah sepantasnya, penggunaan energi terbarukan menjadi alternatif terbaik yang dapat digunakan pada sektor Pendidikan untuk membuka peluang penelitian dan pengembangan di masa depan. Berdasarkan penilaian kebutuhan atas Universitas Terbuka membutuhkan peralatan penyiram tanaman yang bersumber pada Energi Terbarukan untuk mendukung kegiatan UT Green Universitas dan kesiapan siswa-siswi SMK Negeri 1 Tangerang Selatan untuk membuat prototype penyiram tanaman dengan tenaga surya. Hal ini bertujuan memberikan pemahaman tentang pentingnya energi terbarukan bagi keberlajutan energi kepada siswa-siswi SMK Negeri 1 Tangerang Selatan. Membuat prototype alat penyiram tanaman dengan penggerak tenaga surya kepada siswa siswi SMK. Metode pelaksaanaan dengan membuat pelatihan awal tentang pengetahuan energi terbarukan dalam hal ini panel surya. Pelatihan dan perakitan untuk melatih skill para siswa tentang energi baru terbarukan, serta menerapkan ilmu pengetahuan yang sesuai dengan program SDGs.
Kevalidan Modul Pembelajaran Berbasis Kearifan Lokal Sumatera Selatan Pada Kelas IV SD Negeri 41 Palembang
Anugerah, Riska;
Harini, Bunda
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/publikan.v14i3.59020
Pengembangan modul pembelajaran berbasis kearifan Sumatera Selatan Pada Kelas IV SD Negeri 41 Palembang dilakukan untuk mengetahui tingkat kevalidan dari produk modul yang telah dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 3D (Define, Design dan Development). Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara yang dilakukan dengan guru dan angket validasi. Hasil penilaian validasi ahli I sebesar sebesar 94% dengan kategori “Valid”, presentase dari validasi ahli II sebesar 94% dengan kategori “Valid”, dan presentase dari validasi ahli guru sebesar 97% dengan kategori “Valid”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa produk modul pembelajaran berbasis kearifan lokal Sumatera Selatan Valid.
Analisis Kebutuhan Pengembangan Multimedia Interaktif untuk Mendukung Keterampilan Berpikir Kritis Matematis Siswa Sekolah Dasar
Pusnawati, Yeni;
Slamet, Slamet;
Rahayuningsih, Sri
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/publikan.v14i3.65974
Dalam konteks pendidikan matematika, multimedia interaktif dapat menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali lebih dalam tentang kebutuhan dalam pengembangan multimedia interaktif yang berfokus pada keterampilan berpikir kritis matematis. Penelitian ini merupakan tahap penelitian awal dalam Research and Development (RnD) dengan model Lee & Owens yaitu tahap analisis dengan metode deskriptif kualitatif. Sampel penelitian ini terdiri dari siswa kelas 3 dan 4 serta guru kelas 3 dan 4 UPT SD Negeri Tumpakkepuh 02. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan angket. Hasil dari penelitian diperoleh informasi bahwa guru belum pernah menggunakan multimedia interaktif dalam pembelajaran matematika, keterampilan berpikir kritis siswa masih rendah, guru membutuhkan multimedia interaktif dalam pembelajaran, gaya belajar siswa beragam, siswa tertarik menggunakan multimedia interaktif dalam pembelajaran, dan tersedianya fasilitas yang memadai untuk mengembangkan multimedia interaktif. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu perlu adanya inovasi melalui pengembangan multimedia interaktif untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis matematis siswa.
Investigating Elementary School Students' Reading Comprehension Abilities: Responses to HOTS-Based Questions
Hafid, Abdul;
Pada, Amir;
Rosmalah, Rosmalah;
Jauhar, Siti
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/publikan.v14i3.66667
In this study, which is a quantitative correlational research, fifth-grade pupils at SDN 17 Bajoe, East Tanete Riattang District, Bone Regency, are asked to read aloud and then respond to questions based on the HOTS algorithm. This study's population consisted of all fifth-grade pupils at SDN 17 Bajoe and utilized techniques of saturated sampling. The sample consisted of 47 students. In data collection techniques, experiments are used. Descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis are employed for data analysis. According to descriptive statistics, the average score for reading comprehension in the excellent category was 89.49, while the average score for answering HOTS-based queries in Indonesian language subjects was 79.26. At a significance level of 5%, inferential statistical analysis indicates that rcount > rtable (0.511 > 0.2876). Consequently, H1 is approved while H0 is rejected. The research findings indicate that, for class V students at SDN 17 Bajoe, East Tanete Riattang District, Bone Regency, there is a significant relationship (in the medium range between 0.40 and 0.599) between the ability to read comprehension and the ability to respond to HOTS-based questions in the Indonesian language subject.
Workshop Pengembangan Pembelajaran Biologi Berbasis Aktivitas Terintegrasi Teknologi Microsite
Nurrijal, Nurrijal;
Damhuri, Damhuri;
Darlian, Lili;
Sabilu, Murni;
Ede, Suriana Gende
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/publikan.v14i3.59532
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah paradigma pendidikan global dengan memfasilitasi pembelajaran lebih interaktif melalui platform digital. Meskipun demikian, pelaksanaannya dalam kurikulum masih terkendala seperti dialami para guru Biologi pada beberapa sekolah di luar Kota Kendari dalam menyiapkan sumber dan aktivitas belajar yang interaktif dan menarik. Salah satu faktor penyebabnya adalah keterbatasan akses teknologi dan sumber informasi hasil riset terkini terkait pembelajaran modern. Sebagai solusi yang dilakukan yaitu menyelenggarakan workshop "Pengembangan Pembelajaran Biologi Berbasis Aktivitas dengan Terintegrasi Teknologi Microsite." Tujuan workshop ini adalah membagikan best practice pembelajaran dengan memperkenalkan teknologi microsite sebagai media sumber belajar interaktif. Melalui workshop ini, pendidik dapat memberdayakan diri untuk mengembangkan pembelajaran berbasis aktivitas yang lebih interaktif dengan mengintegrasikan materi terkini untuk memperkuat keterlibatan dan pengalaman siswa serta pemahaman yang lebih dalam. Metode yang diterapkan yaitu workshop dengan sesi pelatihan praktis mengenai penggunaan teknologi microsite secara blended learning. Hasil dari kegiatan workshop menunjukkan peningkatan signifikan terkait wawasan pengetahuan peserta sebesar 46%, dengan skor rata-rata pre-test 62,75 meningkat menjadi 91,86 pada post-test. Selain itu, 87% peserta berhasil memiliki keterampilan mendesain pembelajaran yang sesuai dengan kriteria. Melalui workshop ini, dapat mengatasi hambatan praktis dalam upaya meningkatkan kualitas para guru di sekolah untuk mengembangkan pembelajaran Biologi yang berkualitas.Kata kunci: Workshop, Pembelajaran Berbasis Aktivitas, Teknologi Microsite, Biologi
Pemanfaatan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Minat Mahasiswa pada Mata Kuliah Studio Seni Tari
Sahriyanti, Atika
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/publikan.v14i3.68467
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur penggunaan media audiovisual dalam meningkatkan minat mahasiswa PGSD FIP dalam mata kuliah Studio Seni Tari. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Teknik Pengumpulan data Observasi, Wawancara dan Tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual secara sistematis memberikan dampak positif yang nyata terhadap pembelajaran seni tari. Mahasiswa tidak hanya mampu memperagakan ragam tari dengan lebih percaya diri, tetapi juga dapat berpartisipasi aktif dalam menciptakan variasi gerakan tari. Hal ini membuktikan bahwa media audiovisual tidak hanya membantu meningkatkan pemahaman, tetapi juga merangsang minat dan kreativitas mahasiswa.Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan media audiovisual secara sistematis dengan langkah-langkah yang terencana dapat meningkatkan minat dan kemampuan mahasiswa dalam pembelajaran seni tari. Penerapan media ini menciptakan suasana belajar yang lebih menarik, memberikan pemahaman yang lebih konkret, dan meningkatkan keterlibatan mahasiswa dalam pembelajaran.
The Development of Critical Thinking Skills and Emotional Intelligence Test Instruments with Problem-Based Learning (PBL) Learning Model: A Study on Educational Administration Students
Sakalessy, Alexander;
Ratumanan, Tanwey Gerson
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/publikan.v14i3.63801
One of the essential components for students to live in the future is to have life skills. Life skills, namely critical thinking and emotional intelligence, are critical for students. One of the learning models that can facilitate this is problem-based learning (PBL), which is an innovative model. Therefore, this research aims to develop PBL-based test instruments to improve students' critical thinking skills and emotional intelligence. The development model used in this research is ADDIE. The validation results show that the instrument expert test obtained 95.5%, 85.5% for scientific content, 83.5% for learning model experts, 92% for individual trials, and 95.5% for small group trials. Based on the results of the analysis of the research on the development of critical thinking skills instruments and emotional intelligence with the PBL model, it can be concluded that the instrument developed with excellent qualifications and is suitable for use because it has passed a series of stages of instrument development and has fulfilled the validity elements of the experts and has been tested on students. Therefore, future suggestions are that trials can be carried out on a larger scale and develop critical thinking skills instruments and emotional intelligence with the PBL model can be further developed using different materials.
Hubungan kemampuan Literasi Sains dengan Keterampilan Berpikir Kritis IPA Siswa Kelas 4 Sekolah Dasar
Risahadi, Putri Nabila;
Akbar, Budhi
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/publikan.v14i3.65005
This research aims to examine the connection between fourth graders' scientific literacy and critical thinking abilities in the 2023–2024 school year at SDN Kalibaru 05. Since the study sample included all fourth graders at SDN Kalibaru 05, a saturated sample was the sampling strategy employed. Objective, multiple-choice exams measuring scientific literacy (15 questions) and critical thinking (16 items) were used to gather data. With a dependability of 0.626, the whole instrument was valid. Due to the non-normal distribution of the data, non-parametric Spearman Rank correlation analysis was used for hypothesis testing. This research found a favorable and statistically significant correlation between students' scientific literacy and their ability to think critically. Children who are well-versed in the scientific method are therefore more likely to be capable thinkers. Science literacy and pupils' ability to think critically are two areas that teachers are strongly urged to work on. It is suggested that more studies be conducted to investigate the variables that influence scientific literacy and to evaluate the efficacy of various methods, techniques, and instructional media in this regard.. Keywords: Correlatiom, Science Literacy, Critical Thingking Skills, Science, Elementery School.
Conceptual Change Text based Analogy Model to Remedy Misconceptions on Eye Optics
Palerangi, Andi Muadz;
Wahyuni, A. Sri Astika;
Nurlaela, Nurlaela
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/publikan.v14i3.66730
Misconception is well-known as barrier to students in learning science, and many studies have tried to investigate the type of misconception and try to remediate the common misconception after finding the cause of it. A study about how to provide information about an overview of the eye optics concept in physics was conducted to analysis pre-service teacher misconceptions about the eye optics and provide solutions with conceptual change text-based analogy model in learning processing qualitatively. Data were collected from Open ended question in worksheet of exploration phase (WEF) and Open-ended question in worksheet of concept application phase (WCA). The study resulted in explanation that misconceptions occur in the preservice teacher, especially in the matter of the eye optics. There are three types of Misconceptions. Firstly, They thought that: 1) many understand that the eye as is a biological study and which is the five senses in living things/human body and the rather than they do not understand the eyes as an optical instrument that can detect light and how the eye itself can see objects as a result of the light reflecting process that occurs in the eye ; 2) in determining the nature of the image formed in the eye, it was written based on the experience of seeing in everyday life, namely: real, upright, equal in size. In fact, if it is depicted using a graph using the principle of the passage of light, then the nature of the image formed on the eye is real, inverted, and reduced. ; and 3) in determining the type of lens needed for those whose eyes have problem to be able to see properly that can be used by people with eye defects does not first determine the strength of the lens but is determined based on the type of eye defect suffered. For example, near sighted people (hypermetropy) use glasses with concave lenses and people with farsightedness (myopia) use convex lenses. So that when they encounter problems in the application of concepts to determine the strength of the lens for sufferers of eye defects, both near sighted and farsighted, they tend to be wrong because they do not pay attention to the use of a negative sign (-) in the object's image distance which is calculated mathematically. They immediately determine the power of the lens by solving it mathematically and later at the end of the new solution then they are given a mark based on the type of lens used for people with eye defects.
Pendampingan Implementasi Layanan PAUD dalam Kurikulum Merdeka di Daerah Ibu Kota Negara Nusantara (IKN)
Putri, Ayu Aprilia Pangestu;
Wahyuningsih, Tri;
Sjamsir, Hasbi;
Halida, Halida;
Fauzi, Chandra
Publikasi Pendidikan Vol 14, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/publikan.v14i3.63836
Ibu Kota Negara Nusantara (IKN) Indonesia adalah sentral dan simbol jati diri bangsa dan negara. Pengembangan dan pembangunan dalam segala bidang perlu dilakukan secara matang. Adanya situasi miskonsepsi terhadap kurikulum merdeka beserta penerapannya, menjadikan kegiatan pendampingan ini sebagai upaya dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas di daerah IKN pada bidang pendidikan khususnya implementasi kurikulum merdeka.. Terdapat empat kegiatan yang dilakukan diantaranya; observasi awal; melaksanakan refleksi; memberikan penguatan dan umpan balik serta melaksanakan evaluasi. Dari hasil kegiatan ini, guru mendapatkan gambaran yang utuh dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka, mulai dari pelaksanaan pembelajaran; implementasi pendidikan anak usia dini (PAUD) holitik integratif dan program transisi PAUD ke Sekolah Dasar yang menyenangkan. Hasil kegiatan ini memberikan manfaat terhadap pengembangan kompetensi guru PAUD dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas khususnya di Daerah IKN