cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 332 Documents
KELUARGA YANG SEHAT SEBAGAI PONDASI TERBENTUKNYA GENERASI EMAS YANG BERKARAKTER DI DESA TAMAN SARI KECAMATAN PUGUNG KABUPATEN TANGGAMUS Sudesty, Shellya Puti; Handayani, Sri Octa; Bilqis, Khorina Fatin
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3683

Abstract

Keluarga sehat merupakan fondasi utama perkembangan anak yang berkontribusi pada terbentuknya generasi emas yang berkarakter. Tujuan: Mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berbasis ceramah dan mengevaluasi perubahan pengetahuan serta perilaku keluarga sebelum dan sesudah intervensi (pretest–posttest). Metode: Desain quasi-eksperimental satu grup (pretest–posttest). Sampel: 60 keluarga (n = 60) dari desa taman sari, kecamatan pugung, kabupaten tanggamus. Intervensi: Sosialisasi interaktif 90 menit mengenai: indikator keluarga sehat, aktivitas fisik, gizi seimbang, mental health awareness, dan gaya pengasuhan anak. Instrumen: Kuesioner valid untuk pengetahuan terkait kesehatan keluarga dengan range skor 0–100. Analisis statistik dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan dan pemahaman konsep keluarga sehat meningkat dari 60,0 (SD 9,38) menjadi 95,0 (SD 6,50), dengan nilai p < 0,001. Kesimpulan: kegiatan sosialisasi efektif menaikkan pengetahuan dan pemahaman keluarga secara signifikan. Rekomendasi: Replikasi dengan follow-up jangka panjang dan pendekatan partisipatif.
SENAM LANSIA SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEBUGARAN TUBUH PADA LANSIA DI POSYANDU ANYELIR 2 KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Ardhianto, Denny; Meiliana, Made Laksmi; Ulandari, Syaripah; Ismayati, Dwi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3687

Abstract

Senam lansia adalah serangkaian gerakan tubuh yang terarah dan terencana, dirancang khusus untuk orang lanjut usia (lansia) untuk meningkatkan dan memelihara kemampuan fungsional tubuh. Kegiatan ini bertujuan menjaga kesehatan fisik dan mental melalui latihan yang ringan dan tidak terlalu berat, fokus pada kelenturan, kekuatan otot, keseimbangan, serta fungsi jantung dan pernapasan. Tujuan utama senam lansia adalah meningkatkan dan memelihara kesehatan fisik dan mental para lansia, dengan fokus pada penguatan otot dan tulang, peningkatan kelenturan dan keseimbangan, menjaga kesehatan jantung dan pernapasan, serta memperbaiki fungsi kognitif dan kualitas tidur. Selain manfaat individual, senam lansia juga bertujuan meningkatkan kebugaran fungsional sehingga lansia dapat tetap aktif dan mandiri dalam aktivitas sehari-hari. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran tubuh melalui senam lansia. Sasaran dalam kegiatan ini adalah lansia di Posyandu Anyelir 2 Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 20 orang. Metode yang digunakan pada kegiatan ini mencakup pelaksanaan senam lansia. Gerakan senam lansia yang dilakukan meliputi peregangan, latihan keseimbangan, dan penguatan otot. Gerakan tersebut antara lain peregangan leher dan bahu, mengangkat lutut dan telapak kaki, berdiri dengan satu kaki. Senam lansia terbukti efektif untuk meningkatkan kebugaran tubuh lansia di Posyandu Anyelir 2 Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.
EDUKASI PENGGUNAAN DAN PENGELOLAAN OBAT (DAGUSIBU) PADA MASYARAKAT DI LAPANGAN KALPATARU, KEMILING, BANDAR LAMPUNG Ismayati, Dwi; Ardhianto, Denny; Meiliana, Made Laksmi; Ulandari, Syaripah; Pulungan, Yulianasari; Sari, Novita; Puspita, Okta; Muzammil, A.; Suwartini
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3692

Abstract

Pengetahuan tentang obat adalah keharusan bagi masyarakat, mengingat maraknya praktik pengobatan mandiri atau swamedikasi. Kurangnya pemahaman tentang obat berisiko menyebabkan kesalahan fatal, mulai dari cara penggunaan, penyimpanan, hingga pembuangan obat yang tidak sesuai dengan petunjuk standar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan masyarakat tentang penggunaan dan pengelolaan obat yang benar, khususnya melalui konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang). Kegiatan ini dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan senam bersama yang bertujuan untuk meningkatkan dan memelihara kesehatan fisik dan mental. Peserta kegiatan yang hadir diberikan edukasi secara langsung oleh apoteker dengan metode ceramah dan menggunakan media informasi berupa leaflet. Leafleat ini memuat informasi tentang penggunaan obat menggunakan konsep DAGUSIBU. Partisipan adalah masyarakat umum yang beraktivitas di sekitar Lapangan Kalpataru. Sebanyak 30 partisipan hadir dan mengikuti kegiatan edukasi yang diberikan langsung oleh apoteker. Partisipan menunjukkan antusiasme tinggi dan mampu mempraktikkan cara identifikasi tanggal kedaluwarsa dan dosis dengan benar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terlaksana melalui rangkaian senam dan edukasi obat menggunakan konsep DAGUSIBU. Masyarakat telah memperoleh informasi langsung mengenai praktik pengelolaan obat yang benar sesuai prinsip DAGUSIBU.
PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN KELUARGA SEHAT MENUJU GENERASI EMAS DI DESA GADING PERTIWI, KECAMATAN PUGUNG, KABUPATEN TANGGAMUS Sudesty, Shellya Puti; Bilqis, Khorina Fatin; Handayani, Sri Octa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3695

Abstract

Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dalam keluarga merupakan fondasi penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan yang masih menghadapi keterbatasan pengetahuan dan fasilitas sanitasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan praktik PHBS melalui metode ceramah interaktif yang berfokus pada cuci tangan pakai sabun, pengelolaan air minum, sanitasi dasar, dan pengelolaan lingkungan. Sasaran kegiatan adalah keluarga di desa Gading pertiwi, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus yang berjumlah 50 orang. Metode ceramah dipilih karena efektif dalam menyampaikan informasi secara langsung dan memungkinkan terjadinya diskusi dua arah. Evaluasi dilakukan melalui pre – posttest yang menunjukkan peningkatan mean nilai pengetahuan sebesar +26. Kegiatan ini yaitu edukasi terstruktur diharapkan mampu mendorong keluarga pedesaan berperilaku lebih sehat sebagai langkah menuju generasi emas.
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN MENTAL PADA IBU RUMAH TANGGA MELALUI PROGRAM MANAJEMEN STRES BERBASIS KOMUNITAS DI PEKON SUKAMARA KECAMATAN BULOK KABUPATEN TANGGAMUS Handayani, Sri Octa; Bilqis, Khorina Fatin; Sudesty, Shellya Puti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3703

Abstract

Ibu rumah tangga merupakan kelompok yang rentan mengalami stres kronis akibat tuntutan peran domestik, tekanan ekonomi, dan keterbatasan dukungan sosial. Rendahnya literasi kesehatan mental memperburuk kemampuan mereka mengenali gejala psikologis dan menerapkan strategi koping adaptif. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan mental dan keterampilan manajemen stres melalui pendekatan edukatif berbasis komunitas di Pekon Sukamara, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus. Metode yang digunakan meliputi edukasi terkait kesehatan mental dan manajemen stres, serta demonstrasi teknik relaksasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre–posttest pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan literasi kesehatan mental dan manajemen stres dengan adanya peningkatan mean dari nilai posttest sebesar +25. Program ini menunjukkan efektivitas pendekatan berbasis komunitas dalam memperkuat kapasitas mental ibu rumah tangga dan direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
STRATEGI EDUKASI BERBASIS POSYANDU DALAM PENCEGAHAN KANKER SERVIKS PADA PEREMPUAN DI DESA HAJIMENA KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Wardani, Nanda Fitri
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3741

Abstract

Kanker serviks merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi pada perempuan di Indonesia. Rendahnya cakupan pemeriksaan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA) dan vaksinasi HPV terutama disebabkan oleh kurangnya informasi, rasa malu, serta minimnya kesadaran terhadap pentingnya deteksi dini. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan perempuan tentang pencegahan kanker serviks melalui penyuluhan edukasi CERVIKA (Cegah Risiko Kanker Serviks Sejak Dini). Sasaran kegiatan adalah 21 perempuan usia produktif di Posyandu Cemara, Desa Hajimena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan dilakukan dengan metode penyampaian materi dan diskusi interaktif mengenai risiko kanker serviks, deteksi dini IVA, serta pentingnya vaksinasi HPV. Evaluasi dilakukan melalui pre–post test menggunakan kuesioner 10 butir pilihan ganda. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pengetahuan peserta dengan rerata skor meningkat dari 30,95 menjadi 50,48 setelah penyuluhan, serta seluruh peserta menunjukkan peningkatan skor pengetahuan. Dengan demikian, kegiatan edukasi CERVIKA terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta tentang pencegahan kanker serviks. Keberhasilan ini diharapkan menjadi langkah awal peningkatan kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini secara teratur.
Edukasi dan Skrining Dini PPOK di Komunitas Perokok Dewasa untuk Menurunkan Risiko Eksaserbasi dan Keterlambatan Diagnosis Wibowo, Adityo; Soemarwoto, Retno Ariza; Ekawati, Diyan; Setiawan, Gigih; Harjanto, Lucky Togihon; Morfi, Chicy Widya
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3752

Abstract

Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK) merupakan penyebab kematian ketiga di dunia dan sekitar separuhpenderitanya belum terdiagnosis, meskipun gejala batuk kronik dan sesak sering muncul pada kelompok perokokdewasa. Keterlambatan deteksi dan penanganan menyebabkan progresivitas obstruksi jalan napas, eksaserbasiberulang, penurunan kualitas hidup, serta peningkatan kunjungan gawat darurat dan rawat inap. Kegiatan pengabdianini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat berisiko tinggi mengenai faktor risiko, gejala awal, eksaserbasiPPOK, serta tata laksana dan pencegahan progresivitas, sekaligus melakukan skrining sederhana dengan kuesioner,pemeriksaan fisik, dan spirometri dasarMetode pelaksanaan meliputi penyuluhan interaktif menggunakan materi berbasis pedoman GOLD 2025tentang definisi, faktor risiko (khususnya merokok dan pajanan polusi), deteksi dini, serta prinsip pencegahaneksaserbasi (berhenti merokok, vaksinasi, kepatuhan obat inhalasi, dan kontrol infeksi saluran napas). Peserta yangmemiliki gejala respirasi kronik disertai riwayat merokok dilakukan penilaian risiko eksaserbasi, edukasi pengenalantanda bahaya, dan konseling tempat rujukan layanan PPOK, termasuk cara penggunaan inhaler genggam yang benardan target saturasi oksigen 88–92% pada PPOK eksaserbasi.Kegiatan diharapkan menghasilkan peningkatan skor pengetahuan peserta, penemuan kasus suspek PPOKuntuk rujukan lebih lanjut, serta perubahan perilaku awal menuju berhenti merokok dan pemanfaatan layanankesehatan primer untuk kontrol rutin. Program ini dapat menjadi model intervensi komunitas berkelanjutan gunamenekan beban PPOK yang selama ini banyak tidak terdiagnosis dan sering datang ke fasilitas kesehatan dalam kondisieksaserbasi sedang–berat.
Optimalisasi Kapasitas Tenaga Kesehatan dalam Tata Laksana TB dan PPOK: Roadshow PDPI Lampung di Tulang Bawang Barat Soemarwoto, Retno Ariza; Lyanda, Apri; Herdato, Mohammad Junus Didiek; Ajipurnomo, Adhari; Azka, Laisa; Gozali, Achmad
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3753

Abstract

Prevalensi Tuberkulosis (TB) dan Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) masih tinggi baik di Indonesia maupun dunia.Kedua penyakit ini memberikan beban kesehatan yang signifikan karena tingginya angka kesakitan, keterlambatandiagnosis, serta kurang optimalnya tata laksana di fasilitas kesehatan primer. Kondisi ini menuntut peningkatankapasitas tenaga kesehatan agar mampu menerapkan pedoman terbaru secara tepat. Pengabdian kepada masyarakatmelalui kegiatan roadshow ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tenaga kesehatanmengenai strategi penatalaksanaan terkini TB dan PPOK. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini adalahmeningkatnya pemahaman, sikap, praktik klinis, serta literasi tenaga kesehatan dalam menerapkan guideline GOLDuntuk PPOK dan pedoman nasional TB, sehingga dapat berkontribusi pada peningkatan mutu pelayanan kesehatanparu. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi dan diskusi interaktif. Khalayak sasaran kegiatan ini adalahtenaga kesehatan dari puskesmas dan fasilitas kesehatan di Kabupaten Tulang Bawang Barat. Materi mencakuppersonalisasi terapi PPOK, stratifikasi risiko, regimen TB terbaru, serta strategi meningkatkan kepatuhan pasien. Diskusidilakukan setelah pemaparan materi selesai. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan pemahaman peserta mengenaitata laksana TB dan PPOK secara komprehensif.
WORLD LUNG DAY: AKSES AWAL DAN CASE FINDING TUBERKULOSIS PARU Infianto, Andreas; Harjantho, Lucky Togihon; Wirawan, R. Dicky; Magdalena, Vivi Rosari; Messah, Anse Diana Valentiene; Hendarto, GAtot Sudiro; Kusumajati, Pusparini
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3754

Abstract

Tuberkulosis (TB) tetap menjadi penyebab utama kematian akibat penyakit menular di dunia, sehingga deteksi dini dan active case finding (ACF) menjadi strategi kunci untuk memutus transmisi, terutama di komunitas berisiko tinggi. Pada momentum World Lung Day, Program Pendidikan Dokter Spesialis Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Lampung melaksanakan kegiatan edukasi masyarakat di RSUD Ahmad Yani Metro (18 Agustus 2025). Edukasi berfokus pada pengenalan gejala TB paru, jalur diagnostik sesuai rekomendasi WHO, serta prinsip pengobatan TB Paru Sensitif Obat (TB-SO), termasuk rejimen singkat berbasis rifapentin–moksifloksasin. Metode kegiatan meliputi presentasi interaktif, diskusi, dan penggalian hambatan akses. Hasil menunjukkan tingginya antusiasme peserta terhadap deteksi dini, pemahaman alur diagnostik (gejala–rontgen dada–uji molekuler), serta minat terhadap integrasi teknologi seperti computer-aided detection (CAD) berbasis AI. Edukasi ini meningkatkan kesiapan skrining dan pengetahuan mengenai terapi TB-SO yang lebih singkat, meskipun evaluasi formal belum dilakukan. Kegiatan ini menegaskan pentingnya edukasi publik terstruktur, penguatan rujukan cepat, dan potensi adopsi CAD-CXR dalam memperluas ACF komunitas.
Transformasi Kesadaran Kesehatan Paru melalui Olahraga dan Edukasi Kanker Paru pada Lung Cancer Awareness Month 2025 Sukarti, Sukarti; Saputra, Tetra Arya; Ghaisani, Ulima Mazaya; Infianto, Andreas; Listiandoko, R. Dicky Wirawan; Leksana, Jeffri Sofian; Sinaga, Fransisca TY
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3755

Abstract

Kanker paru menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi akibat kanker, meskipun demikian tingkat kesadaran masyarakat mengenai faktor risiko, gejala awal, serta pentingnya deteksi dini masih rendah. 1,2 Metode yang digunakan adalah menggabungkan pendekatan edukasi komprehensif berupa penyuluhan kesehatan, sesi diskusi interaktif, serta demonstrasi cara mengenali gejala awal kanker paru. Kegiatan ini dilaksanakan di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung yang dihadiri oleh tenaga medis dan masyarakat umum. Hasil yang diperoleh adalah tenaga medis dan masyarakat sudah memahami mengenai faktor risiko, gejala awal, serta pentingnya deteksi dini. Kata kunci: kanker paru, pengabdian masyarakat, edukasi kesehatan.