cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 332 Documents
Tuli Konduktif e.c Suspek Otosklerosis Auris Sinistra pada Pasien Laki-laki berusia 49 Tahun Salima, Jeanna; Imanto, Mukhlis; Khairani, Khairani
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v2i1.1167

Abstract

Otosklerosis merupakan penyakit pada kapsul tulang labirin yang mengalami spongiosis di daerah kaki stapes, sehingga stapes menjadi kaku dan tidak dapat menghantarkan getaran suara ke labirin dengan baik. Pasien laki-laki berusia 49 tahun datang dengan keluhan penurunan kemampuan mendengar kronis, yang dirasakan memburuk secara progresif. Pendengaran yang membaik dalam keadaan ramai, rasa berdengung pada telinga dan rasa pusing berputar. Pada status lokalis telinga ditemukan adanya area kemerahan pada membram timpani (schwartze sign), setelah dilakukan pemeriksaan pendengaran ditemukan gangguan pendengaran bersifat konduktif dengan lateralisasi ke kiri, dari hasil audiogram ditemukan adanya carhart’s notch. Diagnosis pada pasien ini adalah Tuli konduktif e.c suspek otosklerosis. Penatalaksanaan diberikan edukasi tentang penyakit pasien, pengobatan simtomatik berupa Betahistine 2x6 mg, Methyl cobalamine 1x1 mg. Serta pengertian mengenai kemungkinan dilakukannya pemeriksaan penunjang tambahan berupa Timpanometri dan Ct scan untuk penegakan diagnosis dan tindakan selanjutnya.Kata Kunci : Tuli Konduktif, Otosklerosis, Telinga Hidung tenggorok
Penatalaksanaan Holistik Penyakit Kulit Neurodermatitis Sirkumskripta Pada Seorang Pria Lanjut Usia Di Desa Sukaraja V Gedong Tataan Saraswati, Andini; Tjiptaningrum, Agustyas; Karyus, Ayla
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v2i1.1168

Abstract

Neurodermatitis sirkumskripta adalah peradangan kulit kronis, gatal, sirkumskrip, dengan ciri khas kulit yang tebal dan likenifikasi (garis kulit tampak lebih menonjol). Neurodermatitis sirkumpskripta sering ditemui pada masyarakat umum usia dewasa (lebih dari 20 tahun), puncak insidennya antara 30-50 tahun. Insiden terjadi lebih sering pada wanita daripada pria. Studi ini merupakan laporan kasus. Pada laporan kasus ini diterapkan pendekatan dokter keluarga secara holistik dan komprehensif untuk mendeteksi faktor risiko serta menyelesaikan masalah berbasis Evidence Based Medicine yang bersifat family-approached dan patient-centered.Data primer diperoleh melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan kunjungan ke rumah pasien. Data sekunder didapat dari rekam medis pasien. Pasien pria, 66 tahun datang dengan keluhan gatal, kulit yang menghitam dan menebal serta kering pada bagian lengan kiri sejak tiga tahun yang lalu.Gatal terutama dirasakan saat malam hari dan saat pasien tidak sedang beraktivitas. Pasien tidak memiliki alergi terhadap apapun. Stres menjadi pemicu dari keluhan yang dirasakan pasien. Pasien memiliki kebiasaan mandi air hangat. Pasien seorang pensiunan dengan status duda. Pasien dan keluarga tidak mengetahui penyakit kulit yang diderita oleh pasien. Pada pemeriksaan fisik didapatkan makula hiperpigmentasi batas tidak tegas serta likenifikasi. Intervensi dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan rumah terhadap pasien dan keluarga. Pada evaluasi didapatkan kemajuan berupa berkurangnya keluhan pasien dan meningkatnya pengetahuan mengenai penyakitnya. Pelayanan dokter keluarga dalam terapi farmakologis maupun nonfarmakologis mampu menyelesaikan masalah kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup pasien.Kata kunci: dokter keluarga, likenifikasi, sirkumskripta
Laki Laki 58 Tahun Dengan Gagal Ginjal Kronik Ec. Nefropathy Diabetik Dan Ulkus Diabetik Rini, Sandra; Taruna, Achmad; Kurniawaty, Evi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v2i1.1169

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan penurunan fungsi ginjal yang progresif dan irreversible. Prevalensi gagal ginjal di seluruh dunia adalah 8-16%. Gagal ginjal menyebabkan masalah kesehatan dan peningkatan beban ekonomi akibat pengobatannya yang terus menerus. Laki-laki, usia 58 tahun datang dengan keluhan kaki dan tangannya yang bengkak sejak 5 bulan SMRS. Keluhan disertai oleh penurunan frekuensi berkemih dan terdapat luka koreng pada kaki kanannya. Pasien memiliki riwayat diabetes mellitus sejak 10 tahun. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/90 mmHg, konjungtiva anemis, perut cembung, shifting dullness, edema pitting pada ekstremitas dan ulkus pada region pedis dekstra. Dari pemeriksaan Lab didapatkan Hb: 7,7 gr/dl, GDS: 260 mg/dl, Ureum: 242 mg/dl, Creatinine: 15,97 mg/dl. Diagnosa gagal ginjal kronik stadium V ec. Nefropati diabetes + Diabetes Melitus tipe 2 + Hipertensi grade I + Ulkus diabetikum. Terapi non medikamentosa yang diberikan yaitu tirah baring, pembatasan cairan 1 L/hari, pembatasan protein 0,9 g/kgbb/hr, diet rendah garam 2-3 gr/hr, debridement luka, tranfusi PRC 200 cc, hemodialisa. Terapi medikamentosa berupa cairan intravena IVFD NaCl 0,9 % X TPM, Captopril 2 x 12,5 mg, Furosemid Injeksi/ 8 Jam, asam folat 2 x 1 mg dan Glimepiride 1 x 2 mg.Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Nefropati Diabetes, Ulkus Diabetikum
Penatalaksanaan Holistik pada Lansia Ibu Rumah Tangga dengan Diabetes Mellitus Tipe II Tidak Terkontrol, Neuropati Perifer, dan Ulkus Diabetikum Putri, Indah Prambono; Larasati, T.A
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v2i1.1170

Abstract

Penyakit Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu penyakit metabolik dengan adanya konsentrasi gula darah tinggi dalam darah (hiperglikemia), WHO memprediksi kenaikan jumlah penderita Non Insulin Dependent Diabetes Mellitus (NIDDM) dari 8,4 juta pada tahun 2000 menjadi sekitar 21,3 juta pada tahun 2030. Penerapan pelayanan dokter keluarga berbasis evidence based medicine pada pasien dengan mengidentifikasi faktor risiko, masalah klinis, serta penatalaksanaan pasien berdasarkan kerangka penyelesaian masalah pasien dengan pendekatan patient centred dan family approach. Data primer diperoleh melalui anamnesis (autoanamnesis dan alloanamnesis), pemeriksaan fisik dan tes laboratorium di klinik. Kunjungan rumah, melengkapi data keluarga dan psikososial serta lingkungan. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses dan akhir studi secara kuantitatif dan kualitatif. Pasien Ny.A 61 tahun memiliki derajat fungsional 3 pada penyakitnya diabetes mellitus tipe II dengan ulkus diabetikum dan neuropati perifer memiliki faktor risiko internal berupa usia 61 tahun, Pola makan dan olahraga tidak teratur, Kebiasaan minum obat dan memeriksakan gula darah yang tidak teratur, Riwayat diabetes mellitus pada ibu pasien dan Pengetahuan yang kurang tentang diabetes mellitus. Dilakukan edukasi pada pasien dan keluarga tentang penggunaan obat secara teratur dan diet diabetes mellitus. Setelah dilakukan evaluasi terdapat penurunan kadar gula darah pasien.Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe II, neuropati perifer, ulkus diabetikum
Cover JPM JPM, Admin
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.1926

Abstract

Cover JPM
Peningkatan Kewaspadaan Kanker Payudara dengan Penyuluhan dan Deteksi Dini dengan Sadari di Bandar Lampung Muhartono, Muhartono; Ramkita, Nora; Falamy, Ryan
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.1930

Abstract

Penyakit kanker ternyata merupakan salah satu penyebab kematian utama di dunia. Jenis kanker tertinggi pada perempuan di dunia adalah kanker payudara. Kanker payudara menjadi sesuatu yang mengkhawatirkan bagi kaum wanita. Gejala permulaan kanker payudara sering tidak disadari atau dirasakan dengan jelas oleh penderita sehingga banyak penderita yang berobat dalam keadaan lanjut. Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahaya penyakit kanker payudara ini. Oleh karena itu perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pendeteksian dini penyakit ini melalui peningkatan pengetahuan tentang bahaya penyakit kanker payudara dengan teknik sadari. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan memberikan penyuluhan berupa ceramah interaktif dan demonstrasi teknik sadari. Kegiatan ini diikuti oleh 40 orang peserta yang merupakan anggota komunitas kanker payudara di Bandar Lampung. Kuisioner yang sama diberikan kembali kepada peserta. Setelah dievaluasi, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta penyuluhan mengenai bahaya penyakit kanker payudara yang dibuktikan dengan kenaikan nilai postest. Sebanyak 35 orang pada pretest mendapatkan nilai kurang dari 70, dan pada posttest terjadi peningkatan menjadi 40 orang mendapatkan nilai lebih dari 70. Dari hasil pengamatan di lapangan, kegiatan penyuluhan tentang bahaya penyakit kanker payudara ini perlu diadakan secara berkelanjutan agar pengetahuan masyarakat mengenai penyakit ini terutama anggota komunitas kanker payudara dapat meningkat.Kata Kunci: Kanker payudara, penyuluhan, teknik sadari
Pendidikan Kesehatan tentang Bahaya Rokok pada Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 22 Bandar Lampung Sukohar, Asep; Setiawan, Gigih; Morfi, Chicy Widya
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.1931

Abstract

Saat ini Merokok sudah menjadi tren di kalangan pelajar laki-laki, terutama pada usia Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan diperkirakan korban tembakau di masa depan adalah mereka yang menggunakan tembakau. Anak-anak yang menjadi perokok yang hidup saat ini akan meninggal akibat penyakit yang berhubungan dengan tembakau di masa yang akan datang. Prilaku merokok sangat terkait dengan pengetahuan perokok akan bahaya rokok bagi kesehatan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk peningkatan pengetahuan dan perilaku siswa akan bahaya rokok. Pemecahan masalah yang diterapkan pada kegiatan ini mencakup penyuluhan menggunakan metode ceramah, leaflet, tanya jawab disertai pemberia pretes dan postes. Pengukuran status pengetahuan akan bahaya pada siswa dibagi menjadi 4 kategori diantaranya tidak paham, cukup paham, paham, dan sangat paham. Penyuluhan dilaksanakan pada tanggal 20 September 2017 di SMPN 22 Bandar Lampung. Kegiatan penyuluhan mengenai pendidikan kesehatan akan bahaya rokok pada anak sekolah ini diikuti oleh 80 orang siswa. Setelah mendapatkan penyuluhan tentang materi pendididkan kesehatan tentang bahaya rokok, maka pengetahuan siswa-siswa SMPN 22 Bandar Lampung sebagai kelompok berisiko menjadi meningkat. Penyuluhan berkelanjutan, Pemasangan Banner di sekolah serta konseling mengenai bahaya menjadi perokok aktif maupun pasif terus dilakukan guna lebih meningkatkan pengetahuan dari siswa.Kata kunci: Bahaya rokok, Pendidikan Kesehatan, Remaja SMP.
Optimalisasi Peran Kader Unit Kesehatan Sekolah (UKS) dalam Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan dalam Upaya Menjaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Siswa dan Siswi SMPN 2 Bandar Lampung. Saftarina, Fitria; Muhartono, Muhartono; Sukohar, Asep; Kurniawan, Betta; Atina, Rizqa
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.1932

Abstract

UKS adalah usaha untuk membina dan mengembangkan kebiasaan serta perilaku hidup sehat pada peserta didik usia sekolah yang dilakukan secara menyeluruh dan terpadu. Usia sekolah merupakan masa keemasan untuk menanamkan nilai-nilai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Salah satu faktor yang di pakai sebagai indikator keberhasilan program ini apabila nilai post-test lebih tinggi dari nilai pre-test maka kegiatan pelatihan yang diberikan berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader UKS SMPN 2 Bandar Lampung. Sasaran kegiatan ini sebanyak 30 orang peserta yang merupakan kader UKS. Solusi pemecahan masalah berupa pelatihan berupa pemberian materi tentang PHBS, tata cara pelaksanaan PHBS yang dilanjutkan dengan diskusi dan role play serta penilaian pretest dan post test. Simpulan, diharapkan penyuluhan yang berkelanjutan mengenai PHBS perlu dilakukan secara rutin di tempat-tempat yang beresiko tinggi untuk pencegahan penyakit ini. dan diharapka kader UKS dapat menjadi peer educator bagi siswa/i SMPN 2 yang lain.Kata Kunci: Perilaku, PHBS, sekolah, UKS.
Penyuluhan Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga di Kampung Mekar Bakti 01/01, Desa Mekar Bakti Kabupaten Tangerang Harjono, Yanti; Yusmaini, Hany; Bahar, Meiskha
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.1933

Abstract

Beberapa tahun terakhir obat dari bahan alam kembali menjadi tren di masyarakat karena adanya anggapan bahwa bahan alam lebih aman dan ekonomis dibandingkan dengan obat-obat kimia. Anggapan bahwa obat dari bahan alam lebih aman dibandingkan dengan obat kimia tidaklah sepenuhnya benar karena hal tersebut harus dibuktikan melalui uji toksikologi dan uji klinis. Saat ini cukup banyak penelitian yang telah dilakukan untuk membuktikan adanya efek farmakologi bahan alam. Badan Pengawas Obat dan Makanan sendiri menetapkan sembilan tanaman obat keluarga (TOGA) unggulan yang telah diteliti dan diuji secara klinis. Sembilan tanaman obat itu adalah sambiloto, jambu biji, jati belanda, cabe jawa, temulawak, jahe merah, kunyit, mengkudu dan salam. Hal ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat agar mereka dapat memanfaatkan sembilan tanaman obat yang telah melalui uji klinis tersebut. Metode kegiatan yang dilakukan pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan dengan menggunakan metode ceramah dan menggunakan media slide power point yang berisi penjelasan mengenai sembilan jenis tanaman obat keluarga unggulan serta dengan cara mengajak masyarakat untuk menanam TOGA. Keberhasilan dari pengabdian kepada masyarakat ini dinilai dari target jumlah peserta 75%, ketercapaian tujuan 80%, ketercapaian target materi 80% dan keberhasilan penanaman TOGA di rumah 80%. Kesimpulan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan TOGA meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang TOGA dan 9 tanaman yang telah mengalami uji klinik.Kata Kunci : Tanaman Obat Keluarga, TOGA, Uji Klinik
IPTEK Bagi Masyarakat (IbM) Pasien Hipertensi Posbindu Melati dan Dahlia, Puskesmas Cisalak Pasar, Depok Wahyuningsih, Sri; Amalia, Muttia; Bustaman, Nurfitri
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v3i1.1934

Abstract

Hipertensi masih merupakan tantangan yang besar sampai saat ini karena masih banyak ditemukan di sarana pelayanan kesehatan primer di Puskesmas Cisalak Pasar. Total jumlah pasien lama dan baru yakni sebanyak 1708 sehingga setiap hari terdapat 1-2 kasus baru dan 3-4 kasus lama hipertensi. Bila tidak dideteksi secara dini dan mendapat pengobatan yang memadai, hipertensi dapat menimbulkan kerusakan pada organ vital, misalnya jantung, ginjal, dan otak. Oleh karena itu penting untuk melakukan penyuluhan tentang hipertensi dan modifikasi gaya hidup serta deteksi dini terjadinya komplikasi organ target. Jika sudah terjadi komplikasi organ target maka komplikasi lebih lanjut dapat dicegah. Metode yang digunakan dengan deteksi dini dan penyuluhan berupa ceramah interaktif dengan power point serta memberikan booklet, logbook untuk menilai pola makan, jadwal tidur dan jadwal berolahraga. Peserta yang hadir berjumlah 68 berasal dari Posbindu Melati dan Dahlia. Tiga puluh lima pasien hipertensi dilakukan cek kadar kolesterol, trigliserid, HDL, LDL, ureum kreatinin dan EKG. Hasil pemeriksaan darah dan EKG menunjukkan dari 35 peserta mengalami peningkatan kolesterol sebanyak 8 orang (22,86%), peningkatan trigliserid sebanyak 5 orang (14,29%), penurunan HDL sebanyak 1 orang (2,86 %), peningkatan LDL sebanyak 19 orang (54,26%), ureum semua responden dalam batas normal, peningkatan kreatinin sebanyak 5 orang (14,29%) dan 100% hasil EKG normal. Sehingga dapat disimpulkan bahwa 14,29% sudah terdapat gangguan ginjal dan belum ada yang mengalami gangguan jantung dari hasil EKG. Penting dilakukan deteksi dini adanya komplikasi, edukasi dan monitoring secara berkelanjutan untuk terus memantau gaya hidup pasien hipertensi untuk mencegah adanya komplikasi dan mencegah komplikasi lebih lanjutKata kunci: Deteksi dini komplikasi, hipertensi, modifikasi gaya hidup, penyuluhan

Page 4 of 34 | Total Record : 332