cover
Contact Name
Ibrahim
Contact Email
ibrahim@pnl.ac.id
Phone
+6282160166789
Journal Mail Official
muhammadreza@pnl.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe Jl. Banda Aceh–Medan Km 280,3 Buketrata Lhokseumawe 24301 P.O. Box 90
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sipil Sains Terapan
ISSN : 26206366     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Hasil-Hasil Tugas Akhir Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 130 Documents
EVALUASI MUTU DAN WAKTU PELAKSANAAN PADA PEKERJAAN JALAN SIMPANG KEUDEE ALUE IE MIRAH – PUCOK ALUE KEC. TANAH JAMBO AYE Putra, Dimas Ananda; Siddik, Jafar; Anwar, Chairil
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 2, No 01 (2019): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pelaksanaan proyek jarang ditemui pelaksanaanya berjalan tepat sesuai standar yang direncanakan. Agar proyek tidak terjadi kerugian maka dilakukan evaluasi proyek baik dalam aspek mutu material dengan membandingkan dengan standar yang telah ditentukan dan waktu dengan menggunakan metode earned value. Evaluasi dilakukan pada proyek Simpang Keudee Alue Ie Mirah – Pucok Alue Kec. Tanah Jambo Aye, pada mutu material pelaksanaan proyek ini sesuai dengan mutu material perencanaan namun pada pelaksanaan proyek menglami keterlambatan selama 2 hari dari perencanaan. Berdasarkan data yang diperoleh dari kontraktor pelaksana, dilakukan evaluasi kontrol kualiats material rencana dengan pelaksanaan dan perhitungan ACWP (Actual Cost Work Performance), BCWS (Budget Cost Work Schedule), dan BCWP (Budget Cost Work Performance). Dari parameter tersebut dilakukan evaluasi terhadap aspek mutu dan waktu. Evaluasi mutu material dilakukan pada nilai CBR dan nilai kepadatan, evaluasi waktu dengan metode earned value dilakukan pada minggu ke-24 dengan nilai ACWP Rp. 1.205.163.472,50, nilai BCWS Rp. 1.629.114.638 dan nilai BCWP Rp. 1.606.884.630. Hasil evaluasi data mutu diperoleh nilai CBR pada LPB 60%, Nilai CBR pada LPA 90%, nilai kepadatan lapisan permukaan 98% dan hasil evaluasi data waktu diperoleh penyelesaian waktu pelaksanaan selama 26,02 minggu.
ANALISA KINERJA LALU LINTAS SIMPANG TIGA LENGAN TIDAK BERSINYAL PADA JALAN BANDA ACEH-MEDAN SIMPANG REUBE KECAMATAN GRONG-GRONG KABUPATEN PIDIE Mukhraja, Mukhraja; Fitri, Gustina; Miswar, Miswar
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 3, No 02 (2020): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesimpanganmerupakantitikpertemuandarijaringanjalanrayaberfungsisebagaitempatkendaraanmelakukanperubahanarahpergerakanaruslalulintas. Penelitianini di lakukan pada jalan Banda Aceh – Medan SimpangReubeKecamatanPidieKabupatenPidie, adapunpermasalahan yang ditinjauuntukmenganalisakinerjalalulintassimpangtigalengantidakbersinyal, penelitianinimengevaluasibesarnyakapasitas, derajatkejenuhantundaan dan besarnyapeluangantriandenganmengunakanmetode  ManualKapasita Jalan Indonesia (MKJI 1997). Adapun data yang diambil pada penelitianiniadalah data geometriksimpang, populasipenduduk, hambatansamping, kondisilingkungan, serta volume lalu-lintas yang dilalukansurvei pada hariSenin, Selasa dan Kamis pada jam pagipukul 07.00-19.00 WIB, dengandurasi per 5 menit. Hasil perhitungan pada kondisieksistingsimpangtakbersinyaldiperoleh  total volume 2009,6  smp/jam dimanadidapatdaribagianjalanlengan A sebesar 679 smp/jam pada jalanlengan B sebesar 719 smp/jam dan pada jalan minor C sebesar 611,6  Smp/jam, didapattundaanlalulintassimpang 5,97 det/smp, tundaanjalanutama  5,53  det/smp, sertatundaanjalan minor 17,61 det/smp dan tundaangeometriksimpang  4,19 det/smp, makadidapat total tundaansimpangsebesar 10,16 det/smp, hasiltersebutbelummelewatibataspersyaratandengannilaitundaan D ≥ 11 det/smp,  kapasitassebesar 2463 smp/jam, derajatkejenuhan (DS) sebesar 0,82 dan kondisigeometrikpeluangantrian rata-rata senilai (QPR%) 26,80 % - 64,85 %. Makadarihasilperhitunganinidapatdisimpulkanderajatkejenuhanlebihbesardarisyarat (DS 0,75) makasimpanginiperludilakukanperbaikan, baikdarisegikondisigeometrik, maupunpemasangan traffic light pada persimpangantersebut. Kata Kunci: Simpang, kapasitas, tundaan, derajatkejenuhan.
STABILISASI TANAH LEMPUNG EKSPANSIF MENGGUNAKAN FLY ASH DAN ABU BATA TERHADAP NILAI CALIFORNIA BEARING RATIO Sabardiansyah, Rajab; Gusrizal, Gusrizal; Ar, Sulaiman
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 5, No 01 (2022): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTanah lempung ekspansif salah satu jenis tanah bermasalah akibat tekanan beban yangtimbul diatas tanah tersebut. Tanah akan mengalami perubahan volume terhadap pengembangan akibat fluktuasi kadar air, perilakunya mengembang ketika kondisi tanah basah  dan  akan  menyusut  ketika kondisi  tanah  kering.  perbaikan  dilakukan  stabilisasi dengan bahan tambah pada tanah tersebut terhadap tanah yang kurang baik menjadi lebih baik. Stabilisasi tanah lempung ekspansif pada quary jalan Elak, Kecamatan Muara Dua Kota Lhokseumawe, dengan penambahan Fly Ash dan Abu Bata yang memiliki sifat silika SiO2 terhadap kedua bahan tambah tersebut dengan campuran Abu Bata 8% dan variasi Fly Ash 5%, 10% dan 15%, dilakukan pengujian pada Laboratorium Mekanika Tanah untuk mengetahui sifat fisis dan mekanis tanah menggunakan metode pengujian standar SNI. Tanah lempung ekspansif diklasifikasikan dengan metode AASHTO nilai PI 23,17% dan LL  48,62%  tanah  tersebut  kelompok  A-7-6  (15)  tanah  berlempung  dan  tidak  bagus. Dengan adanya penambahan Fly Ash dan Abu Bata terhadap tanah lempung ekspansif dapat meningkatkan nilai daya dukung tanah. Hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan pada penambahan variasi Fly Ash 5%, 10% sampai 15% dan masing-masing persentase Abu Bata 8%, meningkat nilai CBR tanpa rendaman (Unsoaked) dan rendaman (Soaked). Nilai CBR tanah asli tanpa rendaman (Unsoaked) 7,3% dan rendaman (Soaked)4,9% meningkat menjadi 11% dan 7,7%, pada pecampuran Fly Ash 5% dan Abu Bata 8%, demikian pula pada pencampuran persentase Fly Ash 10% dan Abu Bata 8% terjadi meningkat nilai CBR tanpa rendaman (Unsoaked) 11,3% dan tanpa rendaman (Soaked)9,9%, meningkat menjadi 12.7% dan 10.4%. Pengunaan bahan aditif Fly Ash dan Abu Batadapat meningkatkan daya dukung tanah seiring bertambahnya persentase campuran. Kata Kunci: Tanah Lempung Ekspansif, Fly Ash Dan Abu Bata, CBR, Stabilisasi.
TINJAUAN REVIEW DESAIN TEBAL PERKERASAN LENTUR DAN RENCANA ANGGARAN BIAYA PADA RUAS JALAN BATAS KOTA LANGSA-PROVINSI SUMATERA UTARA Pratama, Andrian; Hanafiah, Hanafiah; Intan, Syarifah Keumala
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 1, No 01 (2017): Jurnal Sipil Sains Terapan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan Batas Kota Langsa-Provinsi Sumatera Utara (2 Jalur Kota Tamiang) Sta 463+200 s/d Sta 464+970, termasuk jenis jalan alteri kelas I.A, dengan panjang jalan 1.770 meter, jumlah jalur 2, 4 lajur dan 2 arah, lebar per-jalur 8 meter. Tinjauan dari penulisan ini adalah untuk mereview kembali tebal perkerasan lentur berdasarkan Analisa Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 02/M/BM/2013, menghitung rencana anggaran biaya berdasarkan Analisa EI (2012), dan membandingkan terhadap hitungan konsultan yang menggunakan metode AASHTO 1993 untuk perkerasan dan untuk rencana anggaran biaya mengunakan Analisa EI (2014). Dari hasil perhitungan diperoleh tebal lapisan timbunan pilihan 60 cm, tebal lapisan pondasi atas 30 cm, lapisan permukan AC-Base 18 cm, lapisan permukaan AC-BC 6 cm dan lapisan permukaan AC-WC 4 cm. Rencana anggaran biaya yang didapatkan untuk timbunan pilihan sebesar Rp. 1.526.883.623,07,-. pekerjaan pondasi atas sebesar Rp. 2.223.297.448,61,-. Pekerjaan prime coat sebsesar Rp 208.629.244,69,-. Pekerjaan tack coat sebesar Rp 124.303.2224,38,-. Pekerjaan laston aus AC-WC sebesar Rp 3.934.708.704,00,-. Pekerjaan laston antara AC-BC sebesar Rp 5.734.950.472,08,- dan pekerjaan laston lapis pondasi AC-Base sebesar Rp. 8.951.200.964,15,-. Berdasarakan hasil perbandingan terhadap konsultan, diperoleh selisih biaya adalah sebesar Rp 6.909.320,000,00,-. Perbedaan harga ini terjadi karena tebal tiap lapisan yang berbeda, Perhitungan dalam penelitian ini tidak memasukkan rencana anggaran biaya untuk drainase, median jalan, lampu jalan dan trotoar. Dalam perhitungan tebal lapisan perkerasan metode Bina Marga 2013 tidak mencamtumkan untuk perhitungan lapisan pondasi bawah sehingga digunakan Manual Desain Perkerasan Jalan Nomor 02/M/BM/2013
EVALUASI GEOMETRIK JALAN RAYA BENER MERIAH-ACEH UTARA STA 22+000 S/D STA 22+500 Bahri, Syaiful; Fitri, Gustina; Tursina, Tursina
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 6, No 02 (2023): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJalan Lintas Bener  Meriah  – Aceh  Utara merupakan  prasarana transportasi  darat  yang memegang peranan penting dalam bidang transportasi antar 2 kabupaten. Untuk mendapatkan jalan raya yang baik dan nyaman, perlu dilakukan evaluasi geometrik jalan raya. Jalan eksisting direncanakan menggunakan standar AASHTO 2011.   Perencanaan baru bertujuan untuk mengevaluasi geometrik jalan berdasarkan Standar Pedoman Desain Geometrik Jalan (PDGJ/BM/2021). Ruas jalan yang dievaluasi adalah Jalan Lintas Bener Meriah - Aceh Utara pada Sta 22+000 s/d 22+500 yang terletak di Kecamatan Bener Kelipah Kabupaten Bener Meriah. Kondisi jalan eksisting memiliki 6 tikungan; 5 tikungan Full Circle (FC) dan 1 tikungan Spriral Circle Spiral (SCS) dengan kemiringan melebihi9%. Dalam perencanaan ini digunakan beberapa software diantaranya AutoCAD Civil 3D2018 untuk mengolah data total station menjadi peta kontur, Microsoft Excel untuk mengolah data perhitungan, dan AutoCAD untuk membuat gambar perencanaan. Dari hasil perencanaan diperoleh 4 buah tikungan Full Circle (FC) dan pelebaran pada tikungan PI sebesar 0.82 m.  Dimensi drainase dengan tinggi 60 cm dan lebar 40 cm. Pada alinyemen vertikal terdapat 1 lengkung cembung dan dua lengkung cekung dengan variasi kelandaian-0.87%, -0.5%, 0.0% dan 5.09%. Dari hasil perhitungan kubikasi menghasilkan nilai galian10.113 m3 dan timbunan sebesar 4.092 m3. Kata Kunci: Geometrik jalan, Alinyemen horizontal, alinyemen vertikal, total station.
EVALUASI KINERJA ALINYEMEN HORIZONTAL PADA JALAN BIREUEN–PANTON LABU (Studi Kasus Km 321+700 – Km 322+100) Mastura, Meila; Gusrizal, Gusrizal; AR, Sulaiman
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 1, No 02 (2018): Jurnal Sipil Sains Terapan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tikungan bersimpang mempunyai resiko tinggi bagi pengendara kendaraan, karena jarak pandang terbatas, titik konflik yang lebih banyak dibandingkan pada jalan lurus. Kondisi dijumpai pada jalan Bireuen–Panton Labu (Km 321+700 – Km 322+100). Berdasarkan keadaan tersebut maka dilakukan penelitian pada persimpangan jalan tersebut, tujuan untuk mengetahui kondisi geometrik jalan pada tikungan dan jenis tikungan. Pengukuran menggunakan alat thedolit dan water pass, Evaluasi berpedoman pada metode Bina Marga tahun 1997. Kecepatan kendaraan dengan pengamatan secara langsung di lapangan. Hasil pengamatan data diperoleh geometrik pada tikungan 1 (PI1) jenis tikungan SCS, emak = 3% kecepatan = 35 km/jam, nilai Lc = 6,941 m20 m, jarak pandang henti = 36,754 m dan jarak pandang minimum = 183,278 m pada tikungan 2 (PI2) jenis tikungan SCS, emak = 6% kecepatan = 36 km/jam, nilai Lc = 8,517 m20 m, jarak pandang henti = 38,273 m dan jarak pandang minimum = 188,944 m. Hasil tersebut dapat diketahui bahwa Lc tidak memenuhi syarat Lc20 m. 
UJI MARSHALL ASPAL BETON AC-WC DENGAN VARIASI BERBAGAI WAKTU PERENDAMAN AIR HUJAN Damanja, M. Al Arrasty; Miswar, Miswar; Iqbal, Deni
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 01 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkerasan jalan merupakan lapisan perkerasan yang terletak di antara lapisan tanah dasardan roda kendaraan, yang berfungsi memberikan pelayanan kepada sarana transportasi, dan selama masa pelayanannya diharapkan tidak terjadi kerusakan yang berarti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi bentuk campuran aspal beton dalam kondisi terendam air hujan dan mengevaluasi pengaruh waktu rendaman terhadap bentuk campuran aspal beton. Untuk pembuatan benda uji digunakan presentase agregat kasar 10%, medium 30%, dan halus  60%.  Kadar  optimum  yang  digunakan  dalam  penelitian  ini  adalah 5,67%.  Hasil Pengujian Aspal AC-WC dengan kadar aspal 5,67% adalah VMA =  14,7 %, VIM = 5,7 %, Stabilitas = 2738 kg, VFB = 79,6 %, Density = 2,32 (gr/cm3), Flow = 3,9 mm dan MQ =691,6 (kN/mm). Untuk waktu perendeman yang singkat, menyebabkan campuran aspal mengalami pemadatan yang mengakibatkan nilai kelelehan menjadi lebih kecil dan nilai MQ menjadi lebih besar. Untuk waktu perendaman yang lama, stabilitas campuran aspal semakin kecil, dan sampel menjadi lebih lentur yang ditandai dengan nilai MQ yang semakin kecil dan kelelehan semakin besar. Kata Kunci: AC - WC, Uji Marshall, Air Hujan
Evaluasi Jenis Kerusakan Jalan dan Estimasi Biaya Perbaikan (Studi Kasus Jalan Banda Aceh – Medan KM 205+000 – 210+000) Maulana, Rio; Syarwan, Syarwan; Iskandar, Iskandar
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 3, No 01 (2020): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jalan merupakan prasarana transportasi yang sangat berperan penting dalam mengalirkan arus lalu lintas. Jalan Banda Aceh – Medan KM 205+000 sampai dengan KM 210+000 merupakan jalan arteri atau jalan nasional yang sering dilalui oleh kendaraan berat. Ruas jalan yang ditinjau sepanjang 5 kilometer dimana kendaraan berat sering melewati jalan tersebut dan mengakibatkan kerusakan pada permukan   jalan. Penilaian kondisi permukaan jalan merupakan salah satu tahapan untuk menentukan jenis program evaluasi yang perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai kondisi perkerasan lentur jalan, jenis kerusakan dan volume kerusakan. Dua metode yang digunakan dalam melakukan penilaian kondisi jalan adalah metode Pavment Condition Index (PCI) dan metode Bina Marga. Jenis kerusakan yang terdapat pada Jalan Banda Aceh - Medan KM 205+000  – 210+000 antara lain retak halus, retak memanjang, retak blok, retak kulit buaya, pelepasan butiran, amblas, lubang, dan tambalan. Hasil evaluasi kondisi ruas jalan dengan metode PCI dan Bina Marga menghasilkan penilaian yang relatif sama, yaitu kondisi ruas jalan yang perlu dilakukan rekonstruksi adalah pada KM 205+000 – KM 208+000, sedangkan untuk KM 209+000 – KM210+000  masih dalam kondisi wajar namun memerlukan pemeliharaan rutin. Berdasarkan nilaikondisi perkerasan jalan tersebut maka di dapatkan biaya perbaikan sebesar Rp.10.995.423.000.00,- (Sepuluh Milyar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Lima Juta Empat Ratus Dua Puluh Tiga Ribu Rupiah). Kata Kunci : Pavement Condition Index (PCI), Bina Marga, kerusakan jalan 
PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN MENGGUNAKAN APLIKASI SOFTWARE AUTODESK AUTOCAD CIVIL 3D 2019 PADA JALAN ALUE BADEUK, KAB. ACEH BARAT DAYA Fikri z.a, Muhammad Aulia; Gusrizal, Gusrizal; Mulizar, Mulizar
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 4, No 02 (2021): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPada Kecamatan Jeumpa Kabupaten Aceh Barat daya akan direncanakan pembangunan jalan yang berfungsi sebagai sarana penghubung antara jalan Alue badeuk dan jalan alue sungai pinang. Kondisi jalan tersebut terdapat di daerah hutan dengan klasifikasi medan perbukitan. Pada jalan tersebut akan direncanakan pembangunan jalan sepanjang 1.154 km dengan lebar badan jalan 6 m dan lebar bahu jalan 1 m. Perencanaan dimulai dari Sta 0+000 s.d Sta 1+154. Berdasarkan hal tersebut terdapat data ukur lapangan yang didapat dari Kontraktor dan data curah hujan dari BMKG. Jalan tersebut  direncanakan menggunakan metode Bina Marga dengan menggunakan Aplikasi Autodesk Autocad Civil 3d 2019. Berdasarkan hasil perencanaan alinyemen horizontal terdapat 5 jenis lengkung terdiri dari 3 jenis lengkung Full Circle (FC) dan 2 jenis Lengkung Spiral-Circle-Spiral (S-C-S). Untuk alinyemen vertikal terdapat 6 jenis lengkung vertikal terdiri dari 3 jeins lengkung cembung dan 3 jenis lengkung cekung. Perencaaan saluran drainase berbentuk trapesium, kemiringan 0,5:1 dengan ukuran penampang selokan bawah 0,37 m, tinggi drainase 0,62 m, dan tinggi jarak jagaan 0,55 m. Sedangkan untuk total volume galian sebesar 56.795.1 m3 dan total volume timbunan sebesar 1.833.57 m3. Kata kunci : Alinyemen, Horizontal, Vertikal, Autodesk Autocad Civil 3d 2019, Metode Bina Marga 
PERENCANAAN WAKTU DAN BIAYA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN JEMBATAN BLANG CEURIEH GAMPONG AREE REUBEE KECAMATAN DELIMA KABUPATEN PIDIE Syawal, Afdhalul; Intan, Syarifah Keumala; Zulfikar, Zulfikar
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 6, No 02 (2023): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJembatan Blang Ceurieh Gampong Aree Reubee Kecamatan Delima Kabupaten Pidie adalah jembatan  konvensional  yang  menghubungkan  antara  Kecamatan  Padang  Tiji  denganKecamatan Indra Jaya. Dalam pelaksanaan suatu proyek konstruksi, perencanaan merupakan fungsi yang paling pokok dalam mewujudkan keberhasilan proyek, sehingga dalam penyelesaian proyek ini, penulis tertarik untuk mencoba merencanakan anggaran pelaksanaan jembatan menggunakan Microsoft Project. Microsoft Project adalah software aplikasi yang memudahkan manejemen proyek untuk penjadwalan dan merencanakan biaya pelaksanaan dengan efektif dan efisien. Tujuan yang akan dicapai adalah untuk mengetahui seberapa efektif kemampuan aplikasi Microsoft Project dalam merencanakan waktu dan biaya proyek. Metode penjadwalan yang digunakan yaitu Gantt Chart, Precedence Diagram Method  (PDM),  Resource  Usage  dan  Cash  flow.  Dari hasil penelitian  penulis  dengan menggunakan aplikasi Microsoft Project, waktu yang diperlukan untuk pembangunan jembatan Blang Ceurieh yaitu 104 hari kerja dengan total biaya sebanyak Rp.1.915.371.270,- (Satu Milyar Sembilan Ratus Lima Belas Juta Tiga Ratus Tujuh Puluh Satu Ribu Dua Ratus Tujuh Puluh Rupiah). Proses dalam penjadwalan dan merencanakan waktu dan biaya pelakasanaan dengan Microsoft Project sangat efektif karena ditunjang dengan informasi alokasi waktu yang dibutuhkan untuk tiap proses, serta kebutuhan sumber daya untuk setiap proses sepanjang waktu.. Kata Kunci: Jembatan, Waktu, Biaya, Microsoft Project.  

Page 12 of 13 | Total Record : 130