cover
Contact Name
Ibrahim
Contact Email
ibrahim@pnl.ac.id
Phone
+6282160166789
Journal Mail Official
muhammadreza@pnl.ac.id
Editorial Address
Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Lhokseumawe Jl. Banda Aceh–Medan Km 280,3 Buketrata Lhokseumawe 24301 P.O. Box 90
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Sipil Sains Terapan
ISSN : 26206366     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Hasil-Hasil Tugas Akhir Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Jurnal ini menyediakan akses terbuka yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 130 Documents
ANALISIS PERBANDINGAN BIAYA DAN EFISIENSI PENGGUNAAN TIGA ALTERNATIF ALAT BERAT PEKERJAAN RIGID PAVEMENT JALAN TOL (Studi Kasus: Rest Area Seksi 3 Jalan Tol Sigli – Banda Aceh) Imran, Muhammad; Zulfikar, Zulfikar; Irwansyah, Abdullah
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenggunaan alat berat dalam konstruksi berperan penting untuk memperlancar proses pelaksanaan, memudahkan pekerjaan, dan mempercepat waktu penyelesaian proyek. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efisiensi dan produktivitas alat berat pada pekerjaan rigid pavement rest Area seksi 3 jalan tol Sigli–Banda Aceh dengan membandingkan tiga alternatif; 1) menganalisis dan membandingkan total biaya, 2) mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan dari masing-masing alternatif alat berat, 3) menentukan alternatif alat berat yang paling ekonomis dan optimal untuk digunakan pada masing-masing pekerjaan. Perhitungan dilakukan berdasarkan analisis harga satuan pekerjaan (AHSP) kementerian PUPR no.01 tahun 2022 dengan memperhitungkan kapasitas produksi, biaya pasti, biaya operasional, dan efisiensi kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih ekonomis menggunakan alternatif 1 dengan biaya pekerjaan timbunan hasil galian Rp1.504.058.330,00, lapis pondasi agregat kelas A (LPA) Rp291.552.219,00, dan lean concrete (LC) Rp1.288.776.563,00, sedangkan pekerjaan utama rigid pavement lebih ekonomis dan optimal menggunakan alternatif 3 dengan biaya Rp5.666.057.023,00. Secara total, alternatif 1 merupakan opsi paling hemat dengan biaya Rp 9.854.789.000,00 atau lebih rendah 1,28% dari alternatif 2 dan 0,68% dari alternatif 3. Secara teknis, alternatif 1 unggul pada aspek biaya meskipun produktivitasnya lebih rendah, alternatif 2 berada pada posisi menengah dengan keseimbangan biaya dan produktivitas, sementara alternatif 3 memiliki produktivitas yang tinggi meskipun biaya lebih besar. Oleh karena itu, strategi yang paling tepat adalah menggunakan alternatif 1 pada pekerjaan persiapan (pekerjaan timbunan, LPA, dan LC) serta alternatif 3 pada pekerjaan inti rigid pavement. Kombinasi ini dinilai sebagai pilihan paling ekonomis dan optimal dari segi biaya, mutu, dan waktu pelaksanaan. Kata kunci: alat berat, produktifitas efesiensi
EVALUASI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL JALAN MEDAN-BANDA ACEH SIMPANG PUNTEUT KOTA LHOKSEUMAWE Juwanda, Juwanda; Abdullah, Faisal; Kurniati, Kurniati
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilakukan pada jalan Medan-Banda Aceh Simpang Punteut Kota Lhokseumawe, adapun permasalahan yang ditinjau untuk mengevaluasi kinerja lalu lintas simpang tidak bersinyal, penelitian ini menganalisis besarnya kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, antrian, dan tingkat pelayanan dengan menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023). Data yang diperlukan pada penelitian ini adalah data geometrik simpang, jumlah penduduk, kondisi lingkungan, serta volume lalu lintas yang diambil dengan survei selama 3 hari yaitu Minggu, Senin dan Rabu pada jam operasional 08.00 – 20.00 WIB, dengan durasi pengambilan data per 15 menit. Dari hasil penelitian diperoleh nilai kapasitas (C) sebesar 2366 SMP/jam, derajat kejenuhan (DJ) 0,55 dan tundaan simpang (T) 10,5 detik/SMP dengan peluang antrian (PA) 13 – 28%. Berdasarkan data penelitian tersebut maka dapat disimpulkan tingkat pelayanan persimpangan berdasarkan nilai tundaan (T) tergolong ke dalam tingkat pelayanan B-C dengan keterangan baik berdasarkan peraturan Menteri Perhubungan Nomor 96 Tahun 2015 dengan nilai tundaan 5-15 detik/SMP.                Kata Kunci: Kapasitas, derajat kejenuhan, tundaan, peluang antrian, tingkat        pelayanan PKJI 2023.
PENGARUH LALU LINTAS KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP AMBANG KEBISINGANNYA STUDI KASUS JALAN MEDAN – BANDA ACEH, TAMBON BAROH, KECAMATAN DEWANTARA,KABUPATEN ACEH UTARA Haikal, Fadlul; Miswar, Miswar; Ibrahim, Ibrahim
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKKebisingan lalu lintas merupakan salah satu dampak negatif dari aktivitas transportasi jalan raya yang dapat mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kebisingan lalu lintas, volume kendaraan, serta dampaknya terhadap masyarakat pada ruas Jalan Medan – Banda Aceh, Tambon Baroh, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Pengamatan dilakukan pada dua lokasi, yaitu lokasi 1 (Sta 255 + 655, kawasan permukiman ± 10 m dari tepi jalan, dekat akses kendaraan berat industri) dan lokasi 2 (Sta 255 + 381,36, kawasan perdagangan ± 10 m dari tepi jalan). Pengukuran kebisingan dilaksanakan selama tiga hari di masing-masing lokasi menggunakan aplikasi Sound Level Meter dan hasilnya dianalisis dengan metode Calculation of Road Traffic Noise (CoRTN). Hasil di lokasi 1 menunjukkan nilai Leg 62,38 – 73,33 dB(A) dan nilai Predicted Noise Level (PNL) 61,56 – 66,29 dB(A), keduanya melebihi baku mutu 55 dB(A) untuk kawasan permukiman. Di lokasi 2, nilai Leg 69,60 –75,50 dB(A) melampaui baku mutu 70 dB(A), sedangkan nilai PNL 68,24 – 70,21 dB(A) pada umumnya masih berada dalam ambang batas. Analisis volume lalu lintas memperlihatkan bahwa lokasi 1 didominasi kendaraan berat dengan kecepatan rendah (18 – 36 km/jam) sehingga berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kebisingan. Sebaliknya, lokasi 2 memiliki volume kendaraan lebih besar namun arus lalu lintas relatif lancar (30 – 59 km/jam), sehingga kebisingan lebih dipengaruhi oleh jumlah dan kecepatan kendaraan dibandingkan kemacetan. Survei persepsi masyarakat menunjukkan adanya dampak serius dari kebisingan lalu lintas, seperti gangguan komunikasi (88,0%), suara kendaraan (74,8%), sakit kepala (74,8%), gangguan istirahat (70,0%), pendengaran (68,4%), dan konsentrasi (67,6%). Temuan ini menegaskan bahwa kebisingan lalu lintas tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengendalian kebisingan melalui rekayasa lalu lintas, penanaman vegetasi pelindung, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap dampak kebisingan di lingkungan perkotaan maupun permukiman.Kata Kunci: Kebisingan, Lalu Lintas, Jalan Nasional, CoRTN, Sound Level Meter.
PERENCANAAN GELAGAR BETON PRATEGANG PADA JEMBATAN MATANG SIJUEK TEUNGOH-MATANG SIJUEK TIMU KABUPATEN ACEH UTARA Khairi, Muhammad Rafiq; Iskandar, Iskandar; Miswar, Khairul
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJembatan Matang Sijuek Teungoh-Matang Sijuek Timu terletak di Kecamatan Baktiya Barat, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Jembatan ini dikategorikan sebagai kelas B dengan lebar lalu lintas 6 meter dan lebar trotoar 2 x 0,75 meter. Perencanaaan ini bertujuan mendesain gelagar jembatan menggunakan beton prategang metode pascatarik (post-tension) dengan panjang bentang 18,6 meter. Perencanaan ini merancang gelagar yang terdiri dari ukuran, jumlah strands dan tendon. Perencanaan ini meliputi pendimensian gelagar, analisa beban, jumlah tendon, kehilangan gaya prategang, kontrol lendutan dan penggambaran. Beban diperhitungkan dengan mengikuti standar SNI 1725:2016 tentang pembebanan untuk jembatan dan mutu beton yang digunakan adalah f’c = 41,5 MPa. Berdasarkan hasil perencanaan digunakan dimensi gelagar tinggi 1,25 meter, lebar sayap atas 0,35 meter, lebar badan 0,17 meter, dan lebar sayap bawah 0,65 meter dengan total 3 buah tendon dan 48 strands. Tiap tendon memiliki 16 strands, tendon yang digunakan berjenis uncoated seven wire strands ASTM A416/A416M-10 grade 270 dengan diameter 9,53 mm dengan kuat tarik strand (fpu) = 1860 MPa. Mutu tulangan baja non prategang yang digunakan adalah (fy) = 420 MPa. Kehilangan gaya prategang yang terjadi pada gelagar sebesar 375,81 MPa, maka persentase yang diperoleh adalah 20,20% dari gaya prategang awal sebesar 1395 MPa. Persentase kehilangan gaya prategang yang diperoleh lebih kecil dari kehilangan tegangan yang direncanakan sebesar 25%. Lendutan maksimum terjadi sebesar 0,0063 meter akibat kombinasi pembebanan fatik,  lebih kecil dari lendutan yang diizinkan sebesar 0,0620 meter. Berdasarkan hasil perhitungan yang diperoleh dalam perencanaan ini, gelagar dinyatakan aman untuk digunakan.                 Kata Kunci: Gelagar, Prategang, Strands, Tendon.
EVALUASI ANGGARAN BIAYA PENAWARAN DAN METODE PELAKSANAAN PROYEK REKONSTRUKSI JALAN SIMPANG MEUNASAH KEUTAPANG – LHEUE SIMPANG KECAMATAN JEUNIB Qamilna, Nadila; Munardy, Munardy; Hanif, Hanif
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKRencana Anggaran Biaya mempunyai fungsi sebagai perhitungan banyaknya biaya yang diperlukan suatu proyek konstruksi, terdiri dari biaya bahan, upah tenaga kerja, dan biaya lain yang terkait. Tujuan penulisan Skripsi ini untuk mengevaluasi ulang anggaran biaya pekerjaan tanah, perkerasan bahu jalan, perkerasan berbutir, perkerasan aspal, struktur, metode pelaksanaan yang didalamnya terdapat metode kerja alat di setiap item pekerjaannya. Proyek pada penulisan skripsi ini berlokasi di jalan Simpang Meunasah Keutapang – Lheue Simpang Kecamatan Jeunib, Kabupaten Bireuen. Jalan tersebut dibangun dari STA 0 + 000 s/d STA 1 + 879, dan memiliki lebar 5 meter. Penulis menghitung ulang berdasarkan gambar rencana menggunakan AHSP 2024 dengan total biaya Rp.4.744.631.414,32., sedangkan kontraktor menghitung anggaran biaya mengunkan AHSP 2023 dengan total biaya Rp. 4.575.825.907,5., Selisih antara biaya perhitungan penulis dan biaya kontraktor adalah Rp.168.805.092,50., dalam persentase 3.56% lebih besar dari hitungan kontraktor. Adapun metode pelaksanaan pada proyek tersebut meliputi pekerjaan penyiapan badan jalan, pekerjaan lapisan pondasi bawah (subbase course), pekerjaan lapisan pondasi atas (base course), pekerjaan lapisan pondasi agregat kelas S bahu, pekerjaan lapis resap pengikat (prime coat), pekerjaan Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC), pekerjaan strukturKata kunci: Rencana Anggaran Biaya, Metode Pelaksanaan, AHSP 2024
RENCANA ANGGARAN BIAYA DAN METODE PELAKSANAAN PADA PROYEK PEMELIHARAAN BERKALA JALAN PUNTEUET – LINE PIPA KOTA LHOKSEUMAWE Saputra, Edi; Ismail, Ismail; Yusnar, Cut
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKJalan yang digunakan sebagai objek Skripsi ini adalah Pemeliharaan Berkala Jalan Punteuet – Line Pipa Kota Lhokseumawe, sumber dana yaitu dari dana DBH (Dana Bagi Hasil), dengan total keseluruhan harga kontrak sebesar Rp5,041,355,000 (Lima Miliar Empat Puluh Satu Juta Tiga Ratus Lima Puluh Lima Ribu Rupiah) untuk Pemeliharaan Berkala Jalan tersebut dimulai dari Sta 0+000 s/d Sta 2+800 meter dan lebar jalan rata rata 6 meter. Penelitian ini dilakukan untuk menghitung Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan merancang metode pelaksanaan. Metode perhitungan yang diterapkan yaitu Analisa Harga Satuan Pekerjaan menggunakan (AHSP) 2024 Adapun perhitungannya dengan menghitung volume, biaya tenaga kerja, material dan peralatan, dan merancang metode pelaksanaan, untuk metode pelaksanaan yang dirancang disesuaikan dengan item yang dihitung saja dimana mencakup pekerjaan galian biasa, timbunan pilihan dari sumber galian, lapisan pondasi agregat kelas B, dan lapisan pondasi agregat kelas A, lapis resap pengikat (aspal cair), serta aspal AC-BC. Hasil penelitian rencana anggaran biaya dengan metode Analisa harga satuan pekerjaan tahun 2024 dengan rincian pelaksanaan pekerjaan mencakup pekerjaan galian biasa dengan total harga pekerjaanya Rp72,579,856.13, timbunan pilihan dari sumber galian dengan total harga pekerjaannya Rp119,826,396.39, lapisan pondasi agregat kelas A dengan total harga pekerjaannya Rp1,069,613,845.88, lapisan pondasi agregat kelas B dengan total harga pekerjaannya Rp361,497,678.76, lapis resap pengikat (aspal cair) dengan total harga pekerjaannya Rp198,602,471.69, serta aspal AC-BC dengan total harga pekerjaannya Rp2,937,031,059.14. Kesimpulannya perhitungan Rencana Anggaran Biaya menngunakan AHSP 2024 dan juga telah ditambahkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11% mendapatkan total keseluruhan harga pekerjaan Rp5,282,657,951.87 (Lima Miliar Dua Ratus Delapan Puluh Dua Juta Enam Ratus Lima Puluh Tujuh Ribu Sembilan Ratus Lima Puluh Satu Delapan Puluh Tujuh Rupiah), dan untuk metode Pelaksanaan dimulai dari pekerjaan galian biasa kemudian dilakukan timbunan pilihan dari sumber galian setelah itu dilakukan pekerjaan lapisan pondasi bawah, kemudian dilanjutkan pekerjaan lapis pondasi atas, selanjutnya dilakukan penyemprotan lapis resap pengikat (aspal cair) setelah selesai dilakukan pekerjaan penghamparan aspal AC-BC.Kata kunci: AHSP 2024, Metode Pelaksanaan, Rencana Anggaran Biaya, Pemeliharaan Jalan.
ANALISIS PENURUNAN TANAH LEMPUNG BERDASARKAN UJI KONSOLIDASI Munira, Eka; Supardin, Supardin; Riyadhsyah, Teuku
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTanah lempung memiliki sifat fisis dan mekanis yang unik, seperti permeabilitas rendah, kohesi tinggi, serta kemampuan kembang-susut yang signifikan. Sifat ini dapat mempengaruhi daya dukung tanah dan kestabilan konstruksi di atasnya, sehingga diperlukan analisis konsolidasi untuk memprediksi penurunan yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisis dan parameter konsolidasi tanah lempung dari tiga lokasi berbeda: Nga Matang Ubi (Aceh Utara), Jalan Elak (Kota Lhokseumawe), dan Quarry Cot Kaye Adang (Kota Lhokseumawe). Metode yang digunakan meliputi pengujian sifat fisis (kadar air, berat volume, berat jenis, batas Atterberg, analisis saringan, dan hidrometer) serta sifat mekanis melalui uji konsolidasi satu dimensi di Laboratorium Mekanika Tanah, Politeknik Negeri Lhokseumawe. Sampel yang diuji terdiri dari sampel terganggu (Disturbed Sample/DS) dan tidak terganggu (Undisturbed Sample/UDS). Parameter konsolidasi yang dianalisis meliputi angka pori awal (e₀), indeks pemampatan (Cc), koefisien konsolidasi (Cv), dan penurunan konsolidasi (Sc). Hasil pengujian menunjukkan kadar air tertinggi terdapat pada sampel Jalan Elak (31,38%), sedangkan terendah pada Quarry Cot Kayee Adang (21,26%). Berat volume berkisar antara 1,61–1,84 gr/cm³. Berdasarkan klasifikasi AASHTO, seluruh sampel termasuk kelompok A-7-6, sedangkan menurut USCS, tanah dikategorikan sebagai ML, MH, dan CL. Nilai Cc sampel UDS rata-rata 0.069677, dan Cv berada pada rentang 0,0000066–0,0000077 cm²/detik. Penurunan konsolidasi (Sc) sampel UDS tercatat antara 0,0565–0,1090 cm, sedangkan pada sampel DS sedikit lebih rendah.Temuan ini menunjukkan bahwa ketiga lokasi memiliki karakteristik lempung berplastisitas tinggi dengan potensi penurunan lambat namun berkelanjutan. Parameter tanah yang terjadi tidak memperlihatkan persamaan penurunan dikarenakan partikel-partikel yang terdapat disetiap lokasi berbeda.Kata kunci: Tanah Lempung, Uji Konsolidasi, Penurunan Tanah, Sifat Fisis, Sifat Mekanis.
PENGARUH SUBSTITUSI ABU SEKAM PADI DAN PERAWATAN MORTAR PORTLAND COMPOSITE CEMENT (PCC) TERHADAP KUAT TEKAN Saputra, Aditya; Bahri, Syamsul; Iqbal, Deni
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh substitusi abu sekam padi (ASP) terhadap kuat tekan dan porositas mortar berbasis Portland Composite Cement (PCC) dengan dua metode perawatan, yaitu suhu ruang (tanpa perendaman) dan perendaman air penuh (curing). Variasi persentase ASP yang digunakan adalah 0%, 10%, dan 20% terhadap berat semen, serta diuji pada umur 1, 3, 7, dan 28 hari. Penggunaan superplasticizer diterapkan untuk menjaga workability pada campuran ASP 10% dan 20%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa substitusi ASP sebesar 10% memberikan peningkatan kuat tekan tertinggi sebesar 36,98 MPa pada umur 28 hari dengan metode perendaman, mengungguli campuran kontrol (ASP 0%). Sebaliknya, peningkatan kadar ASP hingga 20% cenderung menurunkan kekuatan mortar, khususnya pada perawatan suhu ruang. Pengaruh metode perawatan juga signifikan, perendaman secara konsisten menghasilkan kuat tekan lebih tinggi dibandingkan suhu ruang. Pada aspek porositas, ASP 20% menunjukkan penurunan nilai porositas paling signifikan baik pada perawatan suhu ruang maupun perendaman, menunjukkan potensi sebagai filler yang mampu meningkatkan kerapatan struktur mikro mortar. Dengan demikian, penggunaan ASP hingga 10% disarankan untuk meningkatkan performa mekanik mortar, sementara ASP 20% lebih efektif dalam mengurangi porositas. Pemanfaatan abu sekam padi dalam campuran mortar tidak hanya meningkatkan kualitas material tetapi juga mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan melalui pengurangan limbah pertanian.Kata kunci: Abu sekam padi, kuat tekan, porositas, mortar PCC, perawatan, superplasticizer. 
PENGARUH HAMBATAN SAMPING TERHADAP KINERJA RUAS JALAN MEDAN – BANDA ACEH, BATUPHAT TIMUR Salsabila, Danya Khalila; Fitri, Gustina; Gani, Fauzi A
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTingginya hambatan samping yang terjadi di ruas Jalan Medan–Banda Aceh, Batuphat Timur, yang diduga berpengaruh terhadap kinerja lalu lintas. Aktivitas seperti kendaraan parkir atau berhenti di sisi jalan, kendaraan keluar–masuk dari sisi jalan, dan penggunaan bukaan median menjadi faktor dominan yang mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hambatan samping terhadap kinerja jalan serta menilai kinerja lalu lintas pada ruas jalan tersebut. Metode yang digunakan adalah survei lapangan selama tiga hari (Senin, Rabu, dan Minggu) untuk mencatat volume lalu lintas dan frekuensi kejadian hambatan samping. Data dianalisis menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2023) untuk menghitung kapasitas, kecepatan, dan derajat kejenuhan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa hambatan samping di lokasi penelitian termasuk kategori tinggi, dengan nilai rata-rata kecepatan kendaraan sebesar  47,70 km/jam dan terendah 29,33 km/jam . Derajat kejenuhan tertinggi tercatat pada Pos 1 dengan nilai 1,19 (Tingkat Pelayanan F) dan terendah pada Pos 2 sebesar 0,84 (Tingkat Pelayanan D). Kondisi ini menunjukkan bahwa tingginya hambatan samping dan volume lalu lintas berdampak signifikan terhadap penurunan kinerja jalan tetapi volume yang juga mencapai atau melewati kapasitas juga berpengaruh besar terhadap penurunan kinerja jalan. Sebagai upaya perbaikan, diperlukan penertiban parkir di sisi jalan, pengaturan titik keluar–masuk kendaraan, serta penataan kembali bukaan median yang dilengkapi dengan fasilitas pengatur lalu lintas seperti rambu, marka, atau lampu isyarat untuk mengurangi hambatan dan meningkatkan kinerja jalan.Kata kunci: Hambatan samping, kinerja jalan, derajat kejenuhan, PKJI 2023
ANALISA RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB) DAN RENCANA ANGGARAN PELAKSANAAN (RAP) PADA PROYEK PENINGKATAN JALAN SAMALANGA KABUPATEN BIREUEN Zahrina, Zahrina; A, Bakhtiar; bin Amiruddin, Iponsyah Putra
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 8, No 02 (2025): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKRencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan perkiraan total biaya proyek konstruksi yang dihitung berdasarkan kebutuhan material, tenaga kerja, peralatan, serta biaya lain sesuai spesifikasi teknis. Sementara itu, Rencana Anggaran Pelaksanaan (RAP) adalah anggaran yang disusun oleh kontraktor untuk memperkirakan kebutuhan dana aktual dalam menyelesaikan proyek, yang mencakup biaya langsung maupun tidak langsung. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan antara RAB dan RAP pada proyek peningkatan Jalan Samalanga–Sp. Samalanga di Kabupaten Bireuen dengan panjang 1.000 meter, lebar 3,5 meter, dan masa pelaksanaan 188 hari kalender. Metode yang digunakan adalah Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) 2023 dengan data diperoleh melalui survei harga material, upah tenaga kerja, serta dokumen perencanaan proyek. Perhitungan mencakup pekerjaan umum, drainase, tanah dan geosintetik, perkerasan berbutir, perkerasan beraspal, struktur, serta pemeliharaan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan total biaya RAB sebesar Rp9.033.857.000, sedangkan RAP sebesar Rp7.041.785.833.Kata kunci: Rencana Anggaran Biaya, Rencana Anggaran Pelaksanaan, Analisis Harga Satuan Pekerjaan.

Page 13 of 13 | Total Record : 130