cover
Contact Name
Moh Riswandha Imawan
Contact Email
jurnalmu@um-surabaya.ac.id
Phone
+6285733333704
Journal Mail Official
jurnalmu@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Sutorejo No.59, Dukuh Sutorejo, Kec. Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur 60113
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Medis Umum
ISSN : -     EISSN : 30325692     DOI : https://doi.org/10.30651/jmu.v2i3
Core Subject : Health,
JurnalMU (Jurnal Medis Umum) merupakan sebuah jurnal kedokteran umum Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya yang berisi artikel ilmiah sebagai bentuk mewujudkan tridharma Perguruan Tinggi. Jurnal ini terbit setiap 4 bulan sekali pada bulan Januari, Mei, dan September yang terdiri atas tiga artikel berupa : Hasil penelitian, Laporan kasus, dan Telaah pustaka. Ruang lingkup jurnal ini mencakup seluruh bidang kedokteran dan kesehatan, termasuk namun tidak terbatas pada: Kedokteran dalam (termasuk kedokteran paru dan kedokteran kardiovaskular) Bedah (termasuk urologi, ortopedi dan traumatologi, bedah plastik, bedah saraf) Anestesi dan Kedokteran Darurat Neurologi Dermatologi Obstetri dan Ginekologi Forensik dan Medis-Hukum Patologi Klinik Patologi Anatomi Psikiatri Oftalmologi Otolaringologi Pediatri Radiologi Mikrobiologi dan Parasitologi Ilmu Dasar Kedokteran (termasuk biokimia, fisiologi, anatomi, dan histologi) Kesehatan Masyarakat dan Manajemen Kesehatan
Articles 63 Documents
Staphylococcus Scalded Skin Syndrome pada Anak: Laporan Kasus Pratiwi, Dewi; Firsiyati, Aty; Wahyu, Yuli; Suyanto, Lasmadu; Djalilah, Gina Noor; Asmarani, Rewina Intan
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i02.23044

Abstract

Staphylococcal Scalded Skin Syndrome merupakan penyakit yang sering ditemui pada neonatus dan anak-anak berusia kurang dari 2 tahun. Penyakit ini memiliki gejala serupa dengan Stevens-Johnson Syndrome dan nekrolisis epidermal toksik. Dibutuhkan penegakan diagnosis yang cepat dan tepat dikarenakan penyakit ini termasuk kegawatdaruratan yang dapat ditemukan pada bayi dan anak. Sistem ginjal pada bayi dan anak-anak yang belum matang, kurangnya imunitas, dan tidak adanya antibodi maternitas pada mereka yang tidak mendapat ASI menjadi faktor rentannya anak anak dan bayi terhadap S4. Anak berusia 1 tahun 4 bulan dibawa ibunya ke RS dikarenakan kulit yang melepuh pada hampir seluruh tubuh disertai penebalan krusta pada area muka setelah sebelumnya mendapat terapi antibiotik. Staphylococcal Scalded Skin Syndrome dapat memberikan prognosis yang baik apabila ditangani dengan tepat dan cepat. Pemberian antibiotik yang tepat dapat mengeliminasi kuman dan pemberian terapi suportif dapat meringankan gejala pasien.
Hubungan Antara Derajat Keparahan Akne Vulgaris dengan Kualitas Hidup Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya Sutrisno; Wahyuningrum, R Zhenia Islami; Rahmawati, Yuli Wahyu; Akil, Syafarinah
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i02.23046

Abstract

Latar belakang : Akne vulgaris merupakan peradangan kronis yang terjadi pada folikel polisebasea. Kondisi tersebut berdampak negatif pada psikologis dan kehidupan sosial penderitanya. Akne vulgaris berdampak lebih buruk pada usia dewasa dibandingkan dengan usia remaja. Akne vulgaris dapat mempengaruhi kualitas hidup penderitanya termasuk mahasiswa kedokteran yang memiliki tingkat stressor tinggi. Tujuan : Menganalisis hubungan antara derajat keparahan akne vulgaris dengan kualitas hidup pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Metode: Menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional dan teknik purposive sampling, didapatkan sampel sebanyak 40 orang mahasiswa. Instrumen penelitian adalah Lehmann's Grading System untuk menilai tingkat keparahan akne vulgaris dan Cardiff Acne Disability Index (CADI) untuk menilai kualitas hidup penderita akne vulgaris. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Rank Spearman. Hasil: Gambaran umum akne vulgaris pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya paling banyak memiliki derajat keparahan ringan (80%) dengan gangguan kualitas hidup terganggu ringan (50%). Korelasi antara keparahan akne vulgaris dengan kualitas hidup didapatkan nilai p-value = 0,001 (p<0,05) dengan koefisien r = 0,496. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara derajat keparahan dengan kualitas hidup mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Semakin tinggi derajat keparahan akne vulgaris maka semakin tinggi pula gangguan kualitas hidup mahasiswa yang menderita akne vulgaris.
Geburt Mioma Uteri Pada Wanita dengan Obesitas Tipe 2 Supratikto; Zhafirah, Lens Hanin; Nabiila, Alyaa; Rahmawati, Yuli Wahyu
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i02.23047

Abstract

Latar belakang: Mioma geburt ialah mioma uteri tipe submukosa yang tumbuh bertangkai menjadi polip hingga melewati ostium serviks. Kejadian mioma uteri submukosa sekitar 20-40% dan sering terjadi di usia premenopause. Selain itu, obesitas merupakan salah satu faktor resiko yang dapat menimbulkan mioma uteri. Tujuan : laporan kasus ini bertujuan untuk mengetahui diagnosa dan pengobatan pada geburt mioma uteri pada wanita dengan obesitas tipe 2. Laporan Kasus: Kami melaporkan kasus wanita usia 48 tahun dengan keluhan menstruasi yang lama (menorrhagia) disertai dengan nyeri perut kiri bawah (dismenorhea). Pemeriksaan fisik ditemukan status gizi pasien obesitas tipe 2 dan nyeri tekan abdomen regio iliac sinistra. Pemeriksaan dalam ginekologi, didapatkan massa bulat bertangkai yang keluar dari ostium serviks uteri. Pada USG, tampak massa hipoekoik intrauterine kesan mioma uteri. Kesimpulan: Penanganan mioma uteri dengan obesitas tidak ada perbedaan dengan status gizi normal, namun memiliki resiko tinggi terjadi komplikasi pasca operasi. Pertimbangan dilakukan tindakan histerektomi pada kasus kami, karena usia > 40 tahun dan ketidakinginan memiliki keturunan kembali.
ANALISIS STATUS FISIK AMERICAN SOCIETY OF ANESTHESIOLOGIST (ASA) TERHADAP KEJADIAN POST OPERATIVE NAUSEA AND VOMITING (PONV) PADA PASIEN DENGAN GENERAL ANESTHESIA Suyuthi, Imam; W, Agung; W, Nugroho Ari
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i02.23049

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan yang sering muncul pasca anestesi adalah timbulnya mual dan muntah atau postoperatif mual dan muntah (PONV) yang menimbulkan rasa tidak nyaman pada pasien pasca operasi. Insiden PONV sekitar 20-30%, meningkat 70-80% pada pasien berisiko tinggi. Terdapat beberapa faktor risiko namun tidak semua mempunyai dampak yang sama pada kelompok populasi yang berbeda. Tujuan: Untuk menganalisis status fisik American Society Of Anesthesiologist (ASA) terhadap kejadian Post Operative Nausea and Vomiting (PONV) pada pasien dengan general anesthesia. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis survey analytic yang bersifat cross-sectional. Sampel diambil dengan teknik non-probability sampling jenis consecutive sampling sebesar 65 responden. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi pasien yang diperoleh melalui observasi rekam medik pasien, dan Skor APAIS. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Regresi Linear Sederhana . Hasil: Kejadian PONV pada pasien dengan general anestesi dengan status fisik ASA II mengalami PONV sedang sebesar 14 responden (45,2%). Terdapat 3 responden (11.1%) dengan status fisik ASA I mengalami PONV berat. Pada uji regresi linear sederhana didapatkan hasil bahwa status fisik ASA dengan Kejadian Post Operative Nausea Vomiting pada Post General anesthesia, dengan Nilai sig pada person regresi linear sederhana menunjukan nilai sig. <0,05 yaitu 0,004. Hal tersebut menunjukan bahwa status fisik ASA berhubungan dengan PONV berpengaruh signifikan. Secara umum durasi operasi dengan kejadian PONV berhubungan dengan general anesthesia. Kesimpulan: Adanya hubungan status fisik ASA dengan kejadian PONV pada Post general Anestesi.
PENGABDIAN MASYARAKAT PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG KATARAK MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI DI RS MUHAMMADIYAH LAMONGAN Mufliha, Adisty Nadiatul; Sabila, Nadia Tarina; Irawati, Nabila Rahma Ayu; Kusumawardhany, Rini; Agnia, Emeralda Brilian; Dharianta, Rifqi
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i02.23050

Abstract

Latar Belakang: Data Riset Kesehatan Dasar Indonesia tahun 2013 menunjukkan prevalensi katarak termasuk katarak senilis ditemukan sebesar 1,8% dengan angka kejadian 0,1%. Metode: Penyuluhan menggunakan metode demonstrasi dengan poster dan diskusi. Cara ini digunakan untuk mengedukasi masyarakat sekitar RSUDMuhammadiyah Lamongan tentang pentingnya memahami tanda dan gejala katarak. Penyuluhan dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Hasil: Sebagian besar partisipan adalah wanita berusia di atas 65 tahun, menderita diabetes mellitus, bekerja sebagai pedagang dan petani yang sehari-harinya terpapar sinar ultraviolet. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan masih banyak peserta yang belum memahami tentang katarak. Kesimpulan: Masih banyak peserta yang belum memahami tentang katarak. Penyuluhan kesehatan tentang pengertian, jenis, gejala dan pencegahan disertai pemeriksaan skrining dan diskusi diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan tentang katarak di masyarakat.
Hubungan Anemia Dalam Kehamilan Dengan Kejadian Persalinan Prematur di RSUD Haji Provinsi Jawa Timur Raihana, Deva; Nursucahyo, Eko; Ariningtyas, Ninuk Dwi; Anas, Muhammad
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i02.23051

Abstract

Latar Belakang: Kematian bayi di Indonesia menurut SDKI 2017 19% diakibatkan karena persalinan prematur. Salah satu faktor resiko persalinan prematur adalah anemia. Kondisi anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan penurunan suplai oksigen pada pada janin sehingga dapat menyebabkan keadaan hipoksia yang dapat mengakibatkan kelahiran prematur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan anemia dalam kehamilan dengan kejadian persalinan prematur di RSUD Haji Provinsi Jawa Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan metode case control dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling dengan tipe consecutive sampling pada ibu bersalin di RSUD Haji Provinsi Jawa Timur Periode Januari-Oktober tahun 2023. Ibu dengan persalinan prematur sebagai kelompok kasus dan ibu dengan persalinan aterm sebagai kelompok kontrol. Instrumen pengumpulan data menggunakan rekam medis dan analisis data menggunakan uji koefisien kontingensi. Hasil: Hasil analisis hubungan anemia dalam kehamilan dengan kejadian persalinan prematur menunjukkan nilai p-value 0,046 (p = <0,05), dan hasil analisis hubungan karakteristik responden yaitu usia ibu dengan kejadian persalinan prematur menunjukkan p-value 0,725 (p = >0,05), paritas dengan kejadian persalinan prematur menunjukkan p-value 0,739 (p = >0,05), tingkat pendidikan dengan persalinan prematur menunjukkan p-value 0,842 (p = >0,05). Kesimpulan: Adanya hubungan antara anemia dalam kehamilan dengan kejadian persalinan prematur di RSUD Haji Provinsi Jawa Timur.
HUBUNGAN ANEMIA DALAM KEHAMILAN TERHADAP TERJADINYA PENDARAHAN POSTPARTUM DI RSI KALIANGET Riana, Riza Ela; Nursucahyo, Eko; Srihartati, Enik; Anas, Muhammad
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i02.23052

Abstract

Latar Belakang: Data WHO (2019) AKI sangat tinggi. Komplikasi utama yang menyebabkan kematian sekitar 75% diantaranya pendarahan yang cukup parah (sebagian besar terjadi saat pasca persalinan). Perdarahan postpartum adalah kehabisan darah lebih dari 500 ml melalui jalan lahir yang terjadi selama ataupun setelah kala III persalinan. Pendarahan postpartum primer terjadi di 24 jam pertama. Salah satu penyebab terjadinya pendarahan posrtpartum adalah anemia. Dampak negatif dari anemia yang tinggi seperti: hambatan dan gangguan pertumbuhan di sel otak maupun tubuh, kurangnya Hb didalam darah dapat mengurangi oksigen yang dibawa ke sel otak maupun tubuh. Ibu hamil yang anemia berisiko mengalami pendarahan postpartum. Tujuan: untuk mengetahui hubungan antara anemia dalam kehamilan terhadap pendarahan postpartum di RSI Kalianget. Metode: Penelitian ini menggunakan metode case control atau retrospective dengan teknik pengambilan sampel probability sampling dengan tipe simple random sampling pada ibu bersalin di RSI Kalianget Pada Tahun 2021-2022. Instrumen pengumpulan data menggunakan rekam medis dan analisis data menggunakan uji Mann-whitney. Hasil: Hasil dari analisis bivariat dengan uji Mann-Whitney didapatkan bahwa anemia dalam kehamilan berhubungan dengan kejadian pendarahan postpartum (p-value = 0,001) di RSI Kalianget. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara anemia dalam kehamilan dengan terjadinya pendarahan postpartum.
Hubungan Intensitas Shalat Tahajud dengan Tingkat Kecemasan pada Mahasiswa Preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya Arsayadana, Gemilang Mutsaqqofa; Prijambodo, Tjatur; Sutrisno; Anas, Muhammad
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24766

Abstract

Latar Belakang: Mahasiswa sebagai agen perubahan tentu memiliki tugas dan kewajiban menciptakan masa depan negerinya yang indah dan Makmur. Namun, dalam perjalanan menuntut ilmu mahasiswa bertemu dengan banyak rintangan serta tantangan. Dinamika yang cukup kompleks terlebih Surabaya sebagai kota metropolitan menjadi tantangan tersendiri. Begitupun bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya, pasti merasakan berbagai macam tantangan, serta rintangan baik dari faktor internal mahasiswa tersebut maupun dari faktor eksternal. Seperti contohnya terkait kecemasan yang sepele namun bisa berakibat fatal jika tidak dikendalikan dengan baik. Adapun salah satu cara untuk meminimalisir kecemasan seseorang ialah dengan shalat tahajud. Maka dari itu peneliti ingin mencari hubungan dari keduanya. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas shalat tahajud dengan tingkat kecemasan pada mahasiswa preklinik Universitas Muhammadiyah Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya dari Angkatan 2020-2023. Besar sampel yang dibutuhkan dalam penelitian ini sebesar 80 orang. Pengambilan sampel menggunakan analitik observasional. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis bivariat menggunakan aplikasi SPSS. Hasil: Hasil uji Spearman diperoleh nilai p value (sig) 0,000 < 0,05 dengan kekuatan korelasi sebesar 0,043 yang artinya cukup kuat. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara intensitas shalat tahajud dengan Tingkat kecemasan pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya dengan kekuatan cukup kuat.
Pencitraan CT Pada Trauma Tumpul Usus dan Mesenterika : Laporan Kasus Khumairoh, Dewi Masyitoh; Nurwanto; Djauhari, Thantawy; Putra, Muslim Andala; Pratiwi, Vivi Irma; Limanto, Nico Hariono
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24767

Abstract

Trauma abdomen merupakan salah satu penyebab kematian ke-3 pada pasien trauma dan dapat terjadi pada sekitar 7-10% dari seluruh kasus trauma. Trauma usus dan mesenterika termasuk kasus cedera yang relatif jarang ditemui, hanya terjadi sekitar 1-5% dari keseluruhan cedera tumpul abdomen, hal ini berkaitan dengan morbiditas dan mortilias yang tinggi. Deteksi diagnosis trauma tumpul usus dan mesenterika dapat dilakukan secara dini sehingga perbaikan kerusakan usus dan mesenterika dapat segera dilakukan untuk mencegah komplikasi lanjutan. Keterlambatan diagnosis yang relatif singkat dalam diagnosis dapat memiliki dampak negatif yang beresiko tinggi bagi pasien, peningkatan resiko komplikasi dan peningkatan mortalitas. CT scan adalah suatu standar emas dari trauma tumpul abdomen karena sensitif dan dapat menyajikan spesifik dan gambaran tidak spesifik terhadap trauma tumpul usus dan mesenterika.
Analisis Status Fisik American Society Of Anesthesiologis (ASA) Tehadap Kejadian Post Operative Nausea And Vomiting (PONV) pada Pasien dengan General Anesthesia Suyuthi, Imam; W, Siswanto Agung; W, Nugroho Ari
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24768

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan yang sering muncul pasca anestesi adalah timbulnya mual dan muntah atau postoperatif mual dan muntah (PONV) yang menimbulkan rasa tidak nyaman pada pasien pasca operasi. Insiden PONV sekitar 20-30%, meningkat menjadi 70-80% pada pasien berisiko tinggi. Terdapat beberapa faktor risiko PONV, namun tidak semua faktor risiko mempunyai dampak yang sama pada kelompok populasi yang berbeda. Tujuan: untuk menganalisis status fisik American Society Of Anesthesiologis (ASA) tehadap kejadian post operative nausea and vomiting (PONV) pada pasien dengan general anesthesia. Metode: Metode penelitian ini menggunakan jenis survey analytic yang bersifat cross-sectional. Sampel diambil dengan tehnik non-probabilty sampling jenis consecutive sampling sebesar 65 responden. Instrument dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi pasien yang diperoleh melalui observasi melalui rekam medik pasien, dan Skor APAIS. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Regresi Linear Sederhana . Hasil: kejadian Post Operative Nausea And Vomiting (PONV) pada pasien dengan general anesthesi dengan status fisik American Society Of Anesthesiologis (ASA) II mengalami Post Operative Nausea And Vomiting (PONV) sedang sebesar 14 responden (45,2%). Serta terdapat 3 responden (11.1%) dengan status fisik American Society Of Anesthesiologis (ASA) I mengalami Post Operative Nausea And Vomiting (PONV) berat. Pada uji regresi linear sederhana di dapatkan hasil bahwa status fisik American Society Of Anesthesiologis (ASA) dengan Kejadian Post Operative Nausea Vomiting pada Post General anestesi, dengan Nilai sig pada person regresi linear sederhana menunjukan nilai sig. <0,05 yaitu 0,004. Hal tersebut menunjukan bahwa status fisik American Society Of Anesthesiologis (ASA) berhubungan dengan Post Operative Nausea And Vomiting (PONV) berpengaruh signifikan. Secara umum durasi operasi dengan kejadian Post Operative Nause Vomiting (PONV) berhubungan dengan general anesthesia. Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan adanya hubungan status fisik American Society Of Anesthesiologis (ASA) dengan kejadian Post Operative Nausea Vomiting pada Post general Anestesi.