cover
Contact Name
Moh Riswandha Imawan
Contact Email
jurnalmu@um-surabaya.ac.id
Phone
+6285733333704
Journal Mail Official
jurnalmu@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Sutorejo No.59, Dukuh Sutorejo, Kec. Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur 60113
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Medis Umum
ISSN : -     EISSN : 30325692     DOI : https://doi.org/10.30651/jmu.v2i3
Core Subject : Health,
JurnalMU (Jurnal Medis Umum) merupakan sebuah jurnal kedokteran umum Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya yang berisi artikel ilmiah sebagai bentuk mewujudkan tridharma Perguruan Tinggi. Jurnal ini terbit setiap 4 bulan sekali pada bulan Januari, Mei, dan September yang terdiri atas tiga artikel berupa : Hasil penelitian, Laporan kasus, dan Telaah pustaka. Ruang lingkup jurnal ini mencakup seluruh bidang kedokteran dan kesehatan, termasuk namun tidak terbatas pada: Kedokteran dalam (termasuk kedokteran paru dan kedokteran kardiovaskular) Bedah (termasuk urologi, ortopedi dan traumatologi, bedah plastik, bedah saraf) Anestesi dan Kedokteran Darurat Neurologi Dermatologi Obstetri dan Ginekologi Forensik dan Medis-Hukum Patologi Klinik Patologi Anatomi Psikiatri Oftalmologi Otolaringologi Pediatri Radiologi Mikrobiologi dan Parasitologi Ilmu Dasar Kedokteran (termasuk biokimia, fisiologi, anatomi, dan histologi) Kesehatan Masyarakat dan Manajemen Kesehatan
Articles 63 Documents
HUBUNGAN ANTARA DERAJAT KOMORBID HIPERTENSI DENGAN TINGKAT KEPARAHAN COVID-19 DI RS SITI KHADIJAH SEPANJANG PEDIODE 2021 Nugraha, George Hagi; Levani , Yelvi; Airlangga, Muhammad Perdana; Yulinasari , Nurma
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i01.21513

Abstract

Latar belakang : disease-19 (COVID-19) telah ditetapkan oleh WHO sebagai pandemi dunia dikarenakan penyebaran infeksi yang menyebar dengan cepat di berbagai belahan dunia. Virus ini menyebabkan berbagai infkesi saluran pernapasan pada manusia yang bervariasi mulai dari flu ringan hingga sindrom gangguang pernapasan berat. Banyak penelitian menyebutkan bahwa hipertensi merupakan komorbid umum pada pasien positif COVID-19. Hipertensi pada pasien COVID-19 diyakini dapat memperparah keadaan pasien dikarenakan terapi pasien positif COVID-19 dengan hipertensi lebih sulit dibanding pasien positif COVID-19 tanpa hipertensi. Tujuan : mengetahui hubungan antara derajat hipertensi dengan tingkat keparahan COVID-19 di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang. Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dipilih dengan Teknik total sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 86 orang dan sampel merupakan pasien terkonfirmasi COVID-19 di Rumah Sakit Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang yang masuk dalam kriteria inklusi. Data dianaliis menggunakan uji rank spearman. Hasil : Berdasarkan hasil uji rank spearman hubungan derajat komorbid hipertensi dengan tingkat keparahan pasien COVID-19 didapatkan p=0,268 (p>0,05) dan koefisien korelasi rank spearman= 0.121. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungann antara komorbid hipertensi dengan tingkat keparahan COVID-19. Kata kunci: COVID-19, komorbid hipertensi, tingkat keparahan COVID-19
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DAN OBESITAS DENGAN KOMPLIKASI ULKUS DIABETIK PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT PETROKIMIA GRESIK DRIYOREJO Irawati , Detti Nur; Yuliyanasari, Nurma; Sari , Dyah Maya
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i01.21575

Abstract

Latar Belakang : Diabetes melitus merupakan suatu kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Hiperglikemia yang terjadi dalam kurun waktu lama dan tidak terkontrol dapat menyebabkan kerusakan pada sistem tubuh khususnya sistem saraf dan pembuluh darah. Hal inilah yang dapat memicu terjadinya ulkus diabetik. Komplikasi ulkus diabetik pada penderita diabetes melitus tipe 2 dapat terjadi karena adanya neuropati, iskemik, dan kemudian adanya infeksi. Terdapat beberapa faktor yang dapat dimodifikasi diantaranya adalah aktivitas fisik dan obesitas. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dan obesitas dengan komplikasi ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Petrokimia Gresik Driyorejo. Metode : Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian observasional analitik dengan dengan pendekatan cross sectional. Responden dipilih dengan teknik Non Probability Sampling dengan tipe Purposive Sampling. Dilakukan dengan mengumpulkan data menggunakan kuisoner dan pemeriksaan berat badan dan tinggi badan pada pasien diabetes mellitus yang di rawat jalan dan inap di Rumah Sakit Petrokimia Gresik Driyorejo periode September-November 2022. Data dianalisis menggunakan uji korelasi koefisien kontingensi. Hasil : Hasil uji korelasi koefisien kontingensi aktivitas fisik dan obesitas dengan komplikasi ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Petrokimia Gresik Driyorejo diperoleh p value < 0,05. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara aktivitas fisik dan obesitas dengan komplikasi ulkus diabetik pada diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Petrokimia Gresik Driyorejo.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KETAPANG KABUPATEN SAMPANG Sudirman, Choiros Sirli; Ariningtyas, Ninuk Dwi; Djalilah , Gina Noor; Hartati , Edim
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i01.21578

Abstract

Latar Belakang : ASI memiliki kandungan kolostrum yang kaya akan antibodi sehingga dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu membunuh kuman dalam jumlah yang tinggi di dalam tubuh bayi. Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan dilanjutkan dengan tambahan makanan pendamping sampai usia dua tahun dapat mencegah kematian sebanyak 19%. Pemberian ASI Eksklusif dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya seperti kurangnya pengetahuan ibu terhadap pentingnya ASI untuk bayi baru lahir, sikap, kepercayaan diri serta perilaku ibu dalam memberikan ASI. Tujuan: Berdasarkan fenomena tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut guna mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu terhadap pemberian ASI Eksklusif, khususnya di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang Kab. Sampang. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif dengan penelitian analitik observasional dengan metode cross sectional. Rancangan penelitian ini menggunakan sampel dengan metode non probability sampling teknik purposif sampling. Populasi yang diteliti pada penelitian ini adalah seluruh Ibu yang memiliki baduta (anak usia di bawah dua tahun) di Wilayah Kerja Puskesmas Ketapang Kabupaten Sampang dengan besar sampel yang digunakan sebanyak 95 ibu menyusui yang telah memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi Square. Hasil : Dan dari hasil analisis didapatkan hasil adanya hubungan antara tingkat pengetahuan ibu menyusui terhadap pemberian ASI Eksklusif di wilayah kerja Puskesmas Ketapang Kab. Sampang, hal ini terbukti dengan nilai signifikansi sebesar 0,000, nilai tersebut < 0,05, Hasil uji korelasi koefisien kontingensi aktivitas fisik dan obesitas dengan komplikasi ulkus diabetik pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Petrokimia Gresik Driyorejo diperoleh p value < 0,05. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu menysuai tehadap pemberian ASI Eksklusif khususnya di wilayah kerja Puskesmas Ketapang Kabupaten Sampang.
Hubungan Trauma Psikologis Pada Ibu Hamil Dengan Gejala Depresi Perinatal di Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya Yumna, Insira; Prasetya , Era Catur; Ariningtyas, Ninuk Dwi; Subagyo , Roni
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i01.21617

Abstract

Latar Belakang: Depresi perinatal merupakan masalah kesehatan mental yang sering dialami oleh ibu hamil dan menyusui. Trauma psikologis yang dialami sebelum hamil dapat berdampak signifikan terhadap kesehatan mental ibu hamil, termasuk meningkatkan risiko depresi perinatal. (Shamblaw et al., 2019) Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa trauma psikologis dapat mempengaruhi fungsi sosial yang dapat meningkatkan risiko depresi perinatal. Namun, masih terdapat keterbatasan dalam penelitian yang menyelidiki hubungan spesifik antara trauma psikologis dan depresi perinatal. (Nanni et al., 2012) Tujuan: Mengetahui hubungan trauma psikologis pada ibu hamil dengan gejala depresi perinatal di Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya.Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode Cross Sectional Study dengan teknik Purposive Sampling dengan sampel sebanyak 96 orang ibu hamil dan menyusui di Rumah Sakit Muhammadiyah Surabaya. Pengambilan data penelitian dilakukan dengan pemberian kuesioner (EPDS) & (TEQ) kepada responden yang diisi secara tertulis. Data dianalisis secara statistik menggunakan uji Spearman Rho dengan aplikasi statistik SPSS.Hasil: Hasil analisis uji Spearman Rho diperoleh nilai p = 0,503 (p > 0,050), dengan Koefisien Korelasi r = 0,069 yang menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara Trauma Psikologis dengan Gejala Depresi Perinatal di RS Muhammadiyah Surabaya. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara trauma psikologis pada ibu hamil dan menyusui dengan gejala depresi perinatal di RS Muhammadiyah Surabaya.
GAMBARAN KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI VAKSIN SINOVAC COVID-19 PADA ANAK USIA 6-17 TAHUN PUSKESMAS DI TAMBAK WEDI SURABAYA Herlambang, Krisna Pramudita Putra; Djalilah, Gina Noor; Levani, Yelvi
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i01.21618

Abstract

COVID-19 (Coronavirus Disease 2019) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus SARS- CoV-2 dan sangat menular serta menyebar keseluruh dunia. SARS-CoV-2 ditularkan melalui percikan saluran pernapasan melalui kontak langsung, sehingga hal ini menyebabkan SARS- CoV-2 sangat menular dan sudah menyebar diseluruh dunia sehingga WHO menetapkan pandemi COVID-19. Pada umumnya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang timbul setelah pemberian vaksin sangat beragam, tetapi biasanya hanya bersifat ringan,sementara, dan dipengaruhi oleh kondisi imun tubuh.
HUBUNGAN KEBIASAAN SEDENTARI DENGAN KEJADIAN STATUS GIZI LEBIH PADA ANAK USIA 10-12 TAHUN DI SD MUHAMMADIYAH MANYAR GRESIK Azzahwa, Lyra Nayli; Djalilah, Gina Noor; Marlina, Uning; Masitha , Dewi
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i01.21619

Abstract

Gizi lebih (overweight dan obesitas) dapat didefinisikan sebagai gangguan kesehatan dimana terdapat akumulasi lemak abnormal atau berlebihan. Pada tahun 2018, data RISKESDAS menjabarkan telah terjadi peningkatan mencapai 21,1% pada laki-laki (10,4% kelebihan berat badan dan 10,7% obesitas) dan 18,9% perempuan (11,2% kelebihan berat badan dan 7,7% obesitas) usia 5-12 tahun. Jawa timur merupakan salah satu provinsi yang prevalensi gizi lebih di atas nasional yaitu mencapai 24,3% (13,2% kelebihan berat badan dan 11,1% obesitas). Tujuan : Berdasarkan fenomena tersebut, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian lebih lanjut guna mengetahui hubungan kebiasaan sedentari dengan kejadian status gizi lebih pada anak usia 10-12 Tahun di SD Muhammadiyah Manyar Gresik. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian yang bersifat kuantitatif dengan penelitian analitik observasional dan menggunakan metode cross sectional. Peneliti tidak akan memberikan perlakuan atau intervasi pada sampel dan hanya akan mencari korelasi antara kebiasaan sedentari dengan kejadian status gizi lebih (overweight dan obesitas) pada anak usia 10-12 tahun. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Populasi yang akan diambil data adalah siswa/siswi SD Muhammadiyah Manyar Gresik yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan besar sampel yang akan digunakan adalah 70 siswa/siswi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi-Square. Hasil :Berdasarkan hasil analisis didapatkan hasil bahwa kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan. Hasil uji korelasi Chi-Square didapatkan nilai probabilitas (p)=0,000 (p>0,05) yang artinya terdapat hubungan antara kebiasaan sedentari dengan kejadian status gizi lebih pada anak usia 10-12 tahun di SD Muhammadiyah Manyar Gresik.
HUBUNGAN OBESITAS DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI RS SITI KHODIJAH SEPANJANG Widagda, Tasya Mutia Mukti; Prahasanti , Kartika; Irawati , Detti Nur
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 1 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i01.21621

Abstract

Terjadi peningkatan kasus diabetes mellitus dibanyak negara termasuk Indonesia. Salah satu komplikasi yang terjadi pada pasien diabetes mellitus tipe 2 adalah hipertensi. Obesitas sendiri adalah kondisi tubuh yang memiliki berat badan diatas berat badan ideal. Obesitas menjadi salah satu faktor resiko yang meningkatkan seseorang untuk mengalami hipertensi. Melihat dari hasil beberapa penelitian sebelumnya pada tahun 2015 dan 2019 di Kabupaten Sintang dan Kota Tebing Tinggi, maka peneliti tertarik untuk mengetahui hubungan obesitas dengan kejadian hipertensi pada pasien diabetes RS Siti Khodijah. Tujuan: Mengetahui adanya obesitas terhadap kejadian hipertensi pada pasien diabetes mellitus tipe 2 RS Siti Khodijah. Metode: Penelitian yang dilakukan adalah bersifat analisis observasional dengan metode yang digunakan dalam penelitian adalah cross- sectional. Hasil: berdasarkan hasil uji koefisisen kontingensi didapatkan p = 0,933 (>0,05).Kesimpulan: tidak ada hubungan antara obesitas dengan kejadian hipertensi pada pasien diabetes mellitus tipe II di RS Siti Khodijah Sepanjang.
The Relationship Between Prostate Volume and IPSS Score in BPH Patient at the Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang Hospital Putra, Muslim Andala; Waskita, Shakina Reza; Mochtar, Nur Mujaddidah; Himawan, Budi
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i02.23027

Abstract

Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) is the growth of non-malignant cells or hyperplasia of prostate tissue which causes LUTS in men. One system to assess the symptoms of obstruction due to prostate enlargement is the International Prostate Symptom Score (IPSS). Prostate volume is performed to check the progress of BOO (Bladder Outlet Obstruction) using Transabdominal Ultrasound. This research is an analytical observational study with a prospective cohort method. The sample selection in this research applied consecutive sampling techniques using predetermined inclusion and exclusion criteria. The number of samples used was 30 patients in the period between November 2022 and April 2023. The results showed that the prostate volume in grade II was 46.7%, while for grade I was 33.3% and grade III was 20%. For the results of the IPSS, the moderate category was 76.7%, with mild and severe IPSS scores are 10% and 13.3%. The Spearman test results showed that the p-value was 0.006 <0.05, the value of r = 0.486, and the correlation coefficient was positive, which means that there is a fairly strong relationship between prostate volume and IPSS score in BPH patients at the Siti Khodijah Muhammadiyah Cabang Sepanjang Hospital.
Peran Hyaluronic Acid untuk Skin Rejuvenation Triastuti, Nenny; Srihartati, Enik; Primadina, Nova; Nabila, Iffah
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i02.23042

Abstract

Background: As you get older, some cells in the body experience a decrease in the amount of production, including hyaluronic acid. Hyaluronan or hyaluronic acid (HA) is a molecule involved in skin moisture. Skin that loses moisture easily becomes dehydrated and signs of aging appear. Moreover, extrinsic factors such as exposure to UV rays and changing weather conditions also affect the condition of the skin and cause damage to the skin's protective layer. Objective: to determine the role and effectiveness of hyaluronic acid for skin rejuvenation. Methods: Literature review with the title “The Role of Hyaluronic Acid for Skin Rejuvenation” is gain by systematic reviewing of some original research article journal and literature review using search engines such as Google Scholar, PubMed, Scopus, and Elsevier. Results: Hyaluronic Acid (HA) has a role in regulating various biological processes such as skin repair, wound healing, anti-inflammatory, tissue regeneration, and immunomodulation. HA filler injection is an effective therapy for skin rejuvenation because it hydrates, removes fine lines and signs of aging on the skin, and is used to shape facial anatomy according to the patient's wishes. Conclusion : Hyaluronic acid is proven to have effectiveness on skin rejuvenation.
Hubungan Kebiasaan Sarapan dengan Prestasi Belajar Anak Sekolah Dasar Muhammadiyah 6 Gadung Surabaya Nugraha, Adi Satria; Djalilah, Gina Noor; Yuliyanasari, Nurma; Rezkitha, Yudith
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i02.23043

Abstract

Latar Belakang: Kebutuhan makronutrien pada anak Indonesia masih kurang (<20% AKG Harian) pada asupan energi, karbohidrat, dan lemak. Sarapan yang berkualitas dengan kandungan gizi yang seimbang dan memenuhi 20-35% dari kebutuhan energi total yang dikonsumsi pada pagi hari merupakan hal yang penting bagi anak untuk mendukung kegiatan belajar di sekolah. Sarapan memiliki hubungan yang signifikan terhadap proses kecepatan berpikir dan ketelitian. Tujuan: Mengetahui hubungan kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar anak sekolah dasar muhammadiyah 6 gadung surabaya. Metode: Jenis penelitian ini yaitu analitik observasional dengan desain cross sectional study. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik non probability dengan jenis sampling yaitu consecutive. Penelitian ini menggunakan kuesioner online dalam bentuk Google Form untuk mengumpulkan data dan analisis data yang digunakan adalah uji eta. Hasil: Hasil uji eta hubungan kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar didapatkan nilai Fhitung < Ftabel. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar