cover
Contact Name
Moh Riswandha Imawan
Contact Email
jurnalmu@um-surabaya.ac.id
Phone
+6285733333704
Journal Mail Official
jurnalmu@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Sutorejo No.59, Dukuh Sutorejo, Kec. Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur 60113
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Medis Umum
ISSN : -     EISSN : 30325692     DOI : https://doi.org/10.30651/jmu.v2i3
Core Subject : Health,
JurnalMU (Jurnal Medis Umum) merupakan sebuah jurnal kedokteran umum Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya yang berisi artikel ilmiah sebagai bentuk mewujudkan tridharma Perguruan Tinggi. Jurnal ini terbit setiap 4 bulan sekali pada bulan Januari, Mei, dan September yang terdiri atas tiga artikel berupa : Hasil penelitian, Laporan kasus, dan Telaah pustaka. Ruang lingkup jurnal ini mencakup seluruh bidang kedokteran dan kesehatan, termasuk namun tidak terbatas pada: Kedokteran dalam (termasuk kedokteran paru dan kedokteran kardiovaskular) Bedah (termasuk urologi, ortopedi dan traumatologi, bedah plastik, bedah saraf) Anestesi dan Kedokteran Darurat Neurologi Dermatologi Obstetri dan Ginekologi Forensik dan Medis-Hukum Patologi Klinik Patologi Anatomi Psikiatri Oftalmologi Otolaringologi Pediatri Radiologi Mikrobiologi dan Parasitologi Ilmu Dasar Kedokteran (termasuk biokimia, fisiologi, anatomi, dan histologi) Kesehatan Masyarakat dan Manajemen Kesehatan
Articles 63 Documents
Serial Kasus : Manajemen General Anastesi pada Pasien Pediatri dengan Laparoskopi Kolesistektomi di Instalasi Bedah Sentral RSUD dr. Soegiri Lamongan Puspita, Eka Ari; Zamroni, Achmad; Nugroho, Yudistiro Andri; Ramadhani, Devi Eka
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24769

Abstract

Manajemen anestesi untuk prosedur laparoskopi kolesistektomi pada pasien pediatri menimbulkan tantangan unik karena perbedaan fisiologis anak-anak dibandingkan dengan dewasa. Operasi laparoskopi kolesistektomi semakin sering digunakan dalam penanganan kolelitiasis pada pasien pediatri karena keuntungannya yakni minimal invasif sehingga pemulihan lebih cepat dan nyeri minimal pascaoperasi dibandingkan metode konvensional. Namun, manajemen anestesi pada populasi ini memerlukan pendekatan yang spesifik mengingat karakteristik fisiologis unik pada anak-anak. Tujuan: mengetahui manajemen anestesi pada prosedur laparoskopi kolesistektomi pada pasien pediatri, dengan fokus pada pemilihan agen anestesi, pengaturan ventilasi, pemantauan hemodinamik, serta perioperative care. Metode : melalui analisis kasus, kami mengevaluasi 2 pasien pediatri melalui data rekam medis dan pemantauan prosedur serta kondisi klinis pasien baik preoperative maupun postoperative di RSUD Dr.Soegiri Lamongan. Parameter yang dinilai meliputi pilihan agen anestesi, durasi operasi, dan kejadian komplikasi intraoperatif serta postoperatif. Hasil : Manajemen anestesi yang disesuaikan untuk laparoskopi kolesistektomi pada pasien pediatrik memerlukan pemahaman mendalam tentang dinamika fisiologis anak. Dalam serial kasus ini, terdapat penyesuaian protokol anestesi yang meningkatkan keamanan dan efektivitas prosedur, dengan implikasi langsung pada pemulihan pasien dan pengurangan durasi rawat inap.
Analisis Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik Dengan Pendekatan Doctor’s Office Quality Information Technology (Doq-It) Unit Rawat Inap Di Rumah Sakit Tk III Brawijaya 2023 Arianti, Kencana Indah; Wahyuni, Titin; Sutha, Diah Wijayanti; Puspadewi, Intan
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24770

Abstract

Rumah Sakit TK III Brawijaya masih belum menjalankan RME di unit rawat inap secara menyeluruh. Rencana strategis kementrian kesehatan 2020-2024 menyampaikan sasaran strategis yang akan dicapai pemerintah untuk meningkatkan ketersediaan fasilitas pelayanan kesehatan yang bermutu Adapun tujuan penelitian adalah menilai kesiapan Rumah Sakit TK III Brawijaya dalam menerapkan RME menggunakan metode DOQ-IT (training, culture, leadership, & infrastructure). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil secara keseluruhan (aspek SDM budaya kerja organisasi, tatakelola kepemimpinan, & infrastructure) total skor yang diperoleh yaitu 94,6 dalam kategori sangat siap. Maka dapat disimpulkan dari keempat aspek tersebut Rumah Sakit TK III Brawijaya berada pada kategori sangat siap dalam menerapkan RME. Implementasi Rekam Medis Elektronik (RME) sudah mulai diterapkan di beberapa kota di Indonesia. DOQ-IT merupakan instrument sejak 2009 sudah dikembangkan oleh MASSPRO yang mendesain aspek-aspek yang dinilai pada pengukuran kesiapan dalam implementasi RME. Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrument DOQ-IT dalam Bahasa Indonesia yang kemudian disusun ke dalam bentuk desain kuesioner yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian didapatkan aspek yang mempengaruhi kesiapan implementasi RKE yaitu aspek penyelarasan organisasi dan kapasitas organisasi. Pada uji validitas keseluruhan item valid (r hitung > r tabel) dan uji reliabilitas kuesioner dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,938 dinyatakan reliabel.
Transformasi Patologi Klinik melalui Kecerdasan Buatan: Sebuah Tinjauan Pustaka Sistematis Ambar, Nabil Salim; Utama, Muhamad Reza; Kahar, Hartono
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24771

Abstract

Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengalami perkembangan signifikan dalam bidang patologi klinik selama dekade terakhir. AI mendukung analisis data kompleks dalam histopatologi, meningkatkan efisiensi diagnosis, dan mempercepat pengambilan keputusan klinis. Artikel ini bertujuan untuk mengulas peran AI dalam patologi klinik, termasuk penerapannya dalam diagnostik, prediksi klinis, dan personalisasi pengobatan. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis dengan mencakup literatur dari database utama dalam 10 tahun terakhir. Hasil menunjukkan bahwa AI mampu meningkatkan akurasi diagnostik hingga 96,3% dan spesifisitas hingga 93,3%, serta mempercepat workflow klinis. Meskipun demikian, terdapat tantangan seperti regulasi, etika, dan kesenjangan digitalisasi yang perlu diatasi. AI menawarkan peluang besar untuk transformasi patologi klinik menuju era pengobatan presisi.
Hubungan Faktor Genetik dan Faktor Usia terhadap Kejadian Kanker Payudara pada Wanita di RSUD Dr.Soedomo Trenggalek Periode 2020-2021 Mochtar, Nur Mujaddidah; Aisy, Levina Rihadatul; Irawati, Detti Nur; Finansah, Yohni Wahyu
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24772

Abstract

Kanker payudara merupakan penyakit yang multifaktorial. Faktor resiko dari kanker payudara terbagi menjadi 2 faktor yakni faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Jumlah kasus kanker payudara di bagian poli bedah umum RSUD dr. Soedomo Trenggalek pada tahun 2020-2021 yang menjalani rawat inap sebanyak 39 pasien kanker payudara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor resiko yang berhubungan dengan kejadian kanker payudara di RSUD dr. Soedomo Trenggalek tahun 2020-2021. Faktor resiko yang menjadi variabel pada penelitian ini merupakan faktor resiko instrinsik yakni faktor genetik berdasarkan riwayat keluarga dan faktor usia yang dikaitkan dengan kejadian kanker payudara. Metode penelitian merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Teknik analisis data yang digunakan merupakan analisis data non-parametrik dengan menggunakan uji univariat dan uji bivariat berupa uji chi-square dan uji rank-spearmen. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan didapatkan 36 sampel penelitian. Pada hasil penelitian didapatkan tidak adanya hubungan yang signifikan pada riwayat keluarga (p-value = 0,607) dan faktor usia (p-value = 724 ; Sig.2 tailed = 0,913) terhadap kejadian kanker payudara. Kesimpulan pada penelitian tidak ditemukan hubungan yang signifikan pada riwayat keluarga dan faktor usia terhadap kejadian kanker payudara di RSUD dr. Soedomo Trenggalek periode 2020-2021.
Personal Hygiene dan Pengetahuan Pasien Skabies di RSUD Soegiri Lamongan Zulfikar Marwan; Syafarinah Nur Hidayah Akil; Yuli Wahyu Rahmawati; Ridha Ramadina Widiatma
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24773

Abstract

Indonesia merupakan negara beriklim tropis dimana proses perkembangan bakteri, parasit, maupun jamur sangat mudah terutama pada kulit. Kejadia skabies masih tinggi di Indonesia dimana penyebaran penyakit tersebut dipengaruhi oleh personal hygiene dan pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah pasien skabies serta menganalisis hubungan antara personal hygiene dan pengetahuan dengan tingkat keparahan skabies di RSUD Soegiri Lamongan. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode observasi analitik dan menggunakan rancangan potong lintang. Jumlah sampel sebanyak 48 responden yang diambil dengan pengambilan secara consecutive sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa personal hygiene sebagian besar sudah baik (87,5%). Namun, pengetahuan responden terkait skabies masih belum baik bahkan masih terdapat 17,5% responden berpengetahuan buruk. Personal hygiene dan pengetahuan berhubungan dengan kejadian skabies. Adanya hubungan yang signifikan menunjukkan bahwa personal hygiene dan pengetahuan responden berhubungan dengan tingkat keparahan skabies.
Hubungan Faktor Pelayanan Internal Kefarmasian dengan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Jalan Di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surabaya Susilawati; Triastuti, Nenny; Absor, Sholihul
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24774

Abstract

Pendahuluan : Rumah sakit adalah Institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. Pelayanan kefarmasian di rumah sakit merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem pelayanan kesehatan rumah sakit yang berorientasi kepada pelayanan pasien. Kepuasan pasien merupakan tingkat perasaan pasien yang timbul akibat dari kinerja layanan kesehatan yang diperoleh setelah pasien membandingkan dengan apa yang dirasakan. Tujuan : Mengetahui hubungan faktor pelayanan internal kefarmasian dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan di instalasi farmasi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surabaya. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, desain penelitian analitik cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat jalan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surabaya. Instrumen yang digunakan adalah pengambilan data primer yaitu menyebar lembar kuesioner pada responden dan pegawai instalasi farmasi .Data yang didapat pada penelitian ini dianalisis dengan korelasi pearson. Hasil : Terdapat hubungan antara faktor pelayanan internal kefarmasian dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan di instalasi farmasi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surabaya dimana nilai p-value (0,05) tidak lebih dari α (0,05). Kesimpulan : Responden dari pasien rawat jalan yang mengambil obat di instalasi farmasi mayoritas wanita berusia 20-30 tahun, dengan latar belakang pendidikan terakhir SMA, menggunakan pembiayaan umum, serta mendapatkan jenis obat jadi dan racikan. Pada analisis korelasi, didapatkan hubungan faktor internal kefarmasian dengan tingkat kepuasan pasien rawat jalan di instalasi farmasi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Surabaya. Faktor pelayanan internal kefarmasian yang memiliki nilai paling tinggi yaitu sarana prasarana
Pengaruh Tingkat Pengetahuan Remaja terhadap Retinol dalam Permasalahan Acne Vulgaris Zulfikri Firmansyah Prayitno Utomo; Nenny Triastuti; Yelvi Levani; Enik Srihartati
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24775

Abstract

Acne vulgaris adalah gangguan inflamasi kronis yang menyerang terutama pada remaja dan dewasa muda yang disebabkan oleh interaksi faktor genetik dan lingkungan. Salah satu perawatan untuk penderita acne vulgaris adalah produk skincare dengan kandungan retinol. Tingkat pengetahuan remaja mengenai retinol dan acne vulgaris sangat berpengaruh terhadap pengobatan acne vulgaris dimana keterbatasan pengetahuan mengenai obat dan penggunaannya dapat menimbulkan kesalahan dalam pengobatan. Tujuan: Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tingkat pengetahuan remaja mengenai retinol dalam mengurangi permasalahan acne vulgaris. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah siswa/i SMPN 1 Ranuyoso dan SMAN 1 Klakah dengan total sampel sebanyak 91 orang. Pengujian dilakukan menggunakan uji chi square menggunakan SPSS versi 25. Hasil: Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan remaja terhadap retinol terbanyak yaitu pada kategori baik dengan persentase 85,11%. Sedangkan tingkat keefektivitas retinol terhadap acne vulgaris adalah sebesar 96,7%. Pada uji chi square, penelitian ini menunjukkan tidak terdapat pengaruh tingkat pengetahuan remaja terhadap retinol dalam permasalahan acne vulgaris (p = 0,381). Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh yang signifikan pada tingkat pengetahuan remaja terhadap permasalahan acne vulgaris.
HUBUNGAN ANTARA USIA DAN LAMA PENGGUNAAN KONTRASEPSI HORMONAL DENGAN STADIUM PADA KANKER PAYUDARA DI RSUD DR. SOEGIRI LAMONGAN Sutrisno; Nurmalik, M.Chafiz Al’ulya; Aripuspita, Eka
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 1 No 3 (2024): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v1i3.24776

Abstract

Latar belakang: Di Indonesia kanker payudara menempati urutan kedua setelah kanker mulut Rahim yang ditemui pada wanita. Kanker payudara ini merupakan salah satu kanker yang umum dan paling sering menyebabkan kematian pada wanita di seluruh dunia. Tujuan: Mengetahui hubungan antara usia dan lama penggunaan kontrasepsi hormonal dengan stadium pada kanker payudara di RSUD dr. Soegiri Lamongan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan teknik pengambilan sampel Stratified Random Sampling yang akan dilakukan dengan cara mengelompokkan masing – masing stadium pada kanker payudara di RSUD dr. Soegiri Lamongan. Hasil: Hasil uji analisa Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Usia dengan Stadium Kanker Payudara di RSUD dr. Soegiri Lamongan (p-value=0.006), dan tidak terdapat hubungan antara lama penggunaan kontrasepsi hormonal dengan kanker payudara di RSUD dr. Soegiri Lamongan (p-value=0.775).
Hubungan Frekuensi Penggantian Celana Dalam Terhadap Kejadian Fluor Albus Patologis Pada Siswi SMP Muhammadiyah 15 Brondong Aprilina, Marshanda Dewi; Anas , Muhammad; Ariningtyas , Ninuk Dwi
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 2 (2025): JurnalMU: Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i2.25500

Abstract

Latar Belakang: Fluor albus patologis atau keputihan abnormal merupakan keluhan yang kerap dialami wanita terutama remaja putri menginjak masa pubertas yang disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk personal hygiene. Banyak wanita di Indonesia menganggap fluor albus sesuatu hal yang biasa sehingga banyak wanita yang kurang memperhatikan personal hygiene salah satunya adalah frekuensi penggantian celana dalam. Penggantian celana dalam secara tidak teratur dapat meningkatkan kelembapan di area genital dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme penyebab infeksi. Tujuan: Mengetahui ada atau tidaknya hubungan frekuensi penggantian celana dalam terhadap kejadian fluor albus patologis pada siswi SMP Muhammadiyah 15 Brondong. Metode: Penelitian dilakukan dengan metode kuantitatif observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Hasil: Sebanyak 13 siswi yang mengalami kejadian fluor albus patologis yang melakukan frekuensi penggantian celana dalam hanya satu kali dalam sehari. Siswi yang mengganti celana dalam dua kali dalam sehari mendapatkan hasil 101 orang mengalami kejadian fluor albus patologis dan 75 orang lainnya tidak mengalami kejadian fluor albus patologis. Hasil uji chii square didapatkan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p<0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Kesimpulan: Adanya hubungan signifikan antara frekuensi penggantian celana dalam terhadap kejadian fluor albus patologis pada siswi SMP Muhammadiyah 15 Brondong. Kata Kunci : Frekuensi Penggantian Celana Dalam, Personal Hygiene, Fluor Albus
HUBUNGAN ANTARA KINERJA DOKTER DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT AISYIYAH SITI FATIMAH TULANGAN SIDOARJO Karimah Hasni, Nur; Priambodo, Tjatur; Ghufron, Musa
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 2 (2025): JurnalMU: Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i2.25517

Abstract

Patient satisfaction is one of the main elements of hospital services, with doctors' performance being a key factor in determining patient satisfaction. This study aims to analyze the relationship between doctors' performance and patient satisfaction levels in the Internal Medicine Polyclinic of RSA Fatimah Sidoarjo. The research employed a quantitative method with an analytical observational design and a cross-sectional approach. Data were collected through questionnaires using a simple random sampling technique, involving 99 patients as respondents. Overall, the respondents were predominantly female, aged over 55 years, with elementary school as their highest level of education, employed as members of the military/police or unemployed, and primarily covered by BPJS for healthcare costs. Data analysis using the Spearman correlation test showed a p-value < 0.001 across five dimensions of patient satisfaction (tangible, reliability, responsiveness, assurance, and empathy), indicating a significant relationship between doctors' performance and patient satisfaction. Doctors' performance was rated as excellent (total Likert scale score = 360), and patient satisfaction was categorized as very satisfied across all dimensions, with the highest score in the assurance dimension (total Likert scale score = 357). Keywords: doctors' performance, patient satisfaction, polyclinic