cover
Contact Name
Moh Riswandha Imawan
Contact Email
jurnalmu@um-surabaya.ac.id
Phone
+6285733333704
Journal Mail Official
jurnalmu@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Sutorejo No.59, Dukuh Sutorejo, Kec. Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur 60113
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Medis Umum
ISSN : -     EISSN : 30325692     DOI : https://doi.org/10.30651/jmu.v2i3
Core Subject : Health,
JurnalMU (Jurnal Medis Umum) merupakan sebuah jurnal kedokteran umum Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya yang berisi artikel ilmiah sebagai bentuk mewujudkan tridharma Perguruan Tinggi. Jurnal ini terbit setiap 4 bulan sekali pada bulan Januari, Mei, dan September yang terdiri atas tiga artikel berupa : Hasil penelitian, Laporan kasus, dan Telaah pustaka. Ruang lingkup jurnal ini mencakup seluruh bidang kedokteran dan kesehatan, termasuk namun tidak terbatas pada: Kedokteran dalam (termasuk kedokteran paru dan kedokteran kardiovaskular) Bedah (termasuk urologi, ortopedi dan traumatologi, bedah plastik, bedah saraf) Anestesi dan Kedokteran Darurat Neurologi Dermatologi Obstetri dan Ginekologi Forensik dan Medis-Hukum Patologi Klinik Patologi Anatomi Psikiatri Oftalmologi Otolaringologi Pediatri Radiologi Mikrobiologi dan Parasitologi Ilmu Dasar Kedokteran (termasuk biokimia, fisiologi, anatomi, dan histologi) Kesehatan Masyarakat dan Manajemen Kesehatan
Articles 63 Documents
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK DAUN JERUK PURUT (Citrus hystrix D.C) Dengan DAUN SINGKONG (Manihot esculenta crantz) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus SECARA IN VITRO HASYIM, ANGGIE NOVTANIA; Triastuti, Nenny; Mochtar, Nur Mujadidah; Paramita, Ayu Lidya
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 2 (2025): JurnalMU: Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i2.25526

Abstract

Latar belakang : Penyakit infeksi bakteri merupakan penyebab penyakit paling umum yang dapat ditemukan di daerah tropis seperti negara Indonesia. Adanya faktor ekstrinsik dapat memudahkan mikroorganisme seperti bakteri, virus, jamur dan parasit untuk menyerang jaringan tubuh serta dapat berkembang dengan optimal. Salah satu bakteri gram positif yang paling umum menyebabkan infeksi salah satunya spesies Staphylococcus aureu. Daun jeruk purut dan daun singkong mengandung senyawa aktif flavonoid, minyak atsiri (sitronellal), saponin, tannin, fenolik, steroid dan alkaloid. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya kombinasi ekstrak daun jeruk purut (Citrus hystrix D.C) dengan daun singkong (Manihot esculenta crantz) memiliki efektivitas yang sebanding atau lebih baik dibandingkan dengan antibiotik standar dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Metode : Daun jeruk dan daun singkong diekstraksi dengan metode maserasi pelarut etanol 70% kemudian dilakukan uji orientasi dan uji kombinasi antibakteri dengan metode difusi. Hasil : Hasil dikombinasi dengan perbandingan konsentrasi (1:1), (0,5:0,5), (1:0,5) dan (0,5:1). Data dianalisa secara statistic dengan uji Shapiro-wilk, homogenitas levene, dilanjutkan uji One-Way Anova dan Uji Post Hoc yakni Uji Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi ekstrak daun jeruk purut dan daun singkong memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Kesimpulan: Kombinasi ekstrak paling efektif pada perbandingan konsentrasi 0,5:0,5 dengan rata-rata diameter zona hambat 11,33 mm.
UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOMBINASI EKSTRAK DAUN SALAM (Syzygium polyanthum) DAN DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle Linn) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus SECARA IN VITRO Lestari, Arsis Qolbi Mulya; Triastuti, Nenny; Mochtar, Nur Mujadidah
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 2 (2025): JurnalMU: Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i2.25547

Abstract

Latar Belakang: Staphylococcus aureus merupakan salah satu bakteri umum yang dapat menyebabkan penyakit infeksi yang paling sering di dunia. Seperti infeksi kulit, endokarditis, pneumonia, osteomielitis, selulitis, impetigo, bahkan hingga bisa terjadi sepsis. WHO memasukkan S. aureus sebagai bakteri patogen dalam kategori "high priority" yang memerlukan antibiotik generasi baru. Sehingga dibutuhkan inovasi lebih lanjut untuk menanggulangi permasalahan dari antibiotik tersebut. Indonesia merupakan negara yang memiliki aneka ragam tumbuhan herbal yang dapat diolah dan dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Beberapa jenis tanaman yang tersedia dalam jumlah banyak dan mudah didapat di Indonesia adalah daun salam dan daun sirih hijau. Daun salam dan daun sirih hijau mengandung zat aktif seperti flavonoid, tanin, alkaloid dan minyak atsiri sebagai antibakteri. Kombinasi tanaman yang bersifat antibakteri akan saling mempengaruhi kerja dari masing-masing senyawa aktif didalamnya, sehingga dapat meningkatkan aktivitas antibakteri. Oleh karena itu peneliti tertarik untuk melakukan uji aktivitas antibakteri dengan mengkombinasikan ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) dan daun sirih hijau (Piper betle Linn) terhadap bakteri S. aureus secara in vitro. Tujuan: Untuk membuktikan adanya aktivitas antibakteri pada kombinasi ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) dan ekstrak daun sirih hijau (Piper betle Linn) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Metode:Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif True eksperimental laboratorik in vitro dengan menggunakan desain penelitian Posttest Only Control Group Design. Hasil:Dari uji analisis menggunakan uji parametrik One Way Anova, Hasil p-value < 0,05 (0,000), ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan dari uji kombinasi kombinasi ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) dan daun sirih hijau (Piper betle Linn) terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Hal ini bermakna bahwa variasi perbandingan kombinasi ekstrak dan antibiotik signifikan dalam penghambatan bakteri. Hasil uji Tukey dari penelitian ini diketahui bahwa sebagian besar zona hambat yang dihasilkan dari uji kombinasi ekstrak dan antibiotik sampel penelitan menunjukkan perbedaan bermakna. Kesimpulan: Kombinasi ekstrak daun salam (Syzygium polyanthum) dan daun sirih hijau (Piper betle Linn) memiliki daya antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus.Kata kunci: Antibakteri, Daun Salam, Syzygium polyanthum, Daun Sirih Hijau, Piper betle Linn, Staphylococcus aureus
HUBUNGAN ANTARA BURNOUT KEGIATAN AKADEMIK DENGAN INDEKS PRESTASI PADA MAHASISWA PREKLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA Nur Azizah, Feelinda; Mochtar, Nur Mujaddidah; Subagyo, Roni; Prasetya, Era Catur
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 2 (2025): JurnalMU: Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i2.25592

Abstract

Latar Belakang: Preklinik merupakan salah satu tahapan yang harus di lewati mahasiswa kedokteran sebelum menjadi dokter. Mahasiswa Kedokteran seringkali mengalami tekanan yang tinggi akibat padatnya jadwal perkuliahan, jumlah materi yang banyak pada satu pertemuan dan ujian-ujian yang di tempuh pada saat akhir blok. Presentase burnout pada mahasiswa kedokteran sebesar 29.5% dan di dunia sebesar 44.2%, dari hal tersebut dapat mempengaruhi indeks prestasi yang di dapat mahasiswa. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara burnout kegiatan akademik dengan indeks prestasi pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya. Metode: penelitian ini mengunakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross- sectional dengan teknik stratified random sampling. Subjek yang digunakan pada penelitian ini yaitu mahasiswa dari angkatan 2021, 2022, dan 2023 yang belum mengikuti ujian exit exam dan tidak megajukan cuti akademik. Minimal responden yang dibutuhkan yakni 176 responden, dan hasil responden yang mengisi kuesioner sebesar 194 responden. Namun peneliti hanya mengambil 60 responden acak tiap angkatan dengan total 180 responden. Hasil: Hasil analisis bivariat dengan uji chi-square dengan taraf kepercayaan p> 0,05 untuk mengetahui hubungan antara burnout kegiatan akademik dengan indeks prestasi. Dan dari hasil persilangan tersebut diperoleh p = 0.350 pada exhaustion, p = 0.051 pada depersonalisasi, dan p = 0.312 untuk professional efficacy. Kesimpulan: penelitian ini disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara burnout kegiatan akademik dengan indeks prestasi pada mahasiswa preklinik Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Hubungan Antara Kepatuhan Antenatal Care (ANC) dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Puskesmas Prambontergayang Kabupaten Tuban Fakhrurrozaq, Hilal; Ariningtyas, Ninuk Dwi; Akil , Syafarinah Nur Hidayah; Absor , Sholihul
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i1.25630

Abstract

Latar Belakang: Ketidakpatuhan kunjungan antenatal care (ANC) merupakan faktor risiko kekurangan energi kronis (KEK). Di Kabupaten Tuban pada tahun 2023, KEK mencapai 7,8% dan AKI terdapat 6 kasus. KEK pada ibu hamil perlu mendapat perhatian karena menyebabkan komplikasi seperti perdarahan, infeksi, hingga kematian. Tujuan: Mengetahui hubungan antara kepatuhan kunjungan antenatal care (ANC) dengan kejadian kekurangan energi kronis (KEK) di Puskesmas Prambontergayang Kabupaten Tuban. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif analitik observasional dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang berkunjung antenatal care periode Januari – Desember 2023. Besar sampel penelitian ini berjumlah 319 ibu hamil dan diambil dengan cara stratified random sampling. Data berupa data sekunder yang diambil dari pihak rekam medis Puskesmas Prambontergayang. Hasil: Uji korelasi chi-square menunjukkan nilai p 0.002 < 0.05 pada kepatuhan antenatal care dengan kekurangan energi kronis. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara kepatuhan antenatal care dengan kejadian kekurangan energi kronis di Puskesmas Prambontergayang Kabupaten Tuban. Kata Kunci : Kehamilan, kepatuhan antenatal care, kekurangan energi kronis.
Hepatektomi pada Hepatocellular Carcinoma Dextra: Laporan Kasus Maharani , Annisa Dewi; Lemuel , Agung Budi; Mukti , Teguh Aruji; Widhanar, Rieski; Maulana, Agus
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i1.25631

Abstract

Hepatocellular carcinoma atau biasa disebut hepatokarsinoma, adalah keganasan hati primer yang seringkali dijumpai dan penyebab terbesar kedua pada kematian terkait kanker di seluruh dunia dengan angka kematian sebanyak 700.000 jiwa tiap tahunnya. Pembedahan pada hepatokarsinoma memberikan angka keberhasilan hidup jangka panjang. Hepatektomi merupakan tindakan paling efektif terhadap pasien hepatokarsinoma dengan fungsi hati yang masih baik dan biasanya diberikan kepada pasien dengan stadium hepatokarsinoma 0 atau A. Kata Kunci : Hepatokarsinoma, hepatektomi
Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja dengan Ketepatan Pemilihan Produk Kosmetik Pemutih Kulit pada Siswi SMK di Kediri Mulki , Majda Laka Malikal; Triastuti , Nenny; Rahmawati , Yuli Wahyu; Srihartati , Enik
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i1.25636

Abstract

Latar Belakang: Di Indonesia saat ini tidak sedikit masyarakat beranggapan bahwa perempuan cantik itu mereka yang berkulit putih seperti orang Korea. Obsesi berkulit putih membuat kalangan remaja putri menempuh berbagai macam cara agar kulitnya lebih putih daripada sebelumnya. Kepercayaan yang timbul bahwa orang yang berkulit putih itu cantik dan berkuasa mulai ada sejak penjajahan bangsa Eropa di Asia Selatan dan Asia Tenggara, karena suatu alasan yaitu ras kulit putih merupakan penguasa dan ras pribumi setempat merupakan jajahan. Tujuan: Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan remaja dengan ketepatan pemilihan produk kosmetik pemutih kulit pada siswi SMK di Kediri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan teknik pengambilan sampel Simple Random Sampling pada siswi SMK di Kediri. Hasil: Dari uji analisis menggunakan uji chi square menunjukkan bahwa adanya hubungan antara tingkat pengetahuan dengan ketepatan pemilihan produk dengan jumlah responden 62 orang, p value yang didapatkan adalah 0,00 taraf signifikansi (p<0,05) artinya terdapat hubungan antara variabel independent dan dependent. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan siswi dengan ketepatan pemilihan produk kosmetik pemutih kulit pada siswi SMK di Kediri. Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Ketepatan Pemilihan, Kosmetik Pemutih Kulit
Hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Stadium Kanker Kolorectal di RSUD Dr Soegiri Lamongan Sutrisno; Jennah , Ani Yatul; Puspita, Eka Ari
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i1.25637

Abstract

Latar Belakang : Kanker kolorectal merupakan suatu jenis kanker pada mukosa kolon yang disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak terkontrol. Menurut World Cancer Research Fund International (WCRF) tahun 2020, kanker kolorectal merupakan kanker terbanyak ketiga setelah kanker paru dan kanker payudara. Terdapat banyak faktor yang dapat meningkatkan atau menurunkan risiko terjadinya kanker kolorectal. Usia dan jenis kelamin adalah faktor risiko terpenting untuk kanker kolorektal pada sebagian besar populasi. Penentuan stadium kanker kolorectal didasari pada ukuran tumor , penyebaran ke kelenjar getah bening dan metastasis ke organ lain. Tujuan : Mengetahui hubungan Usia dan Jenis Kelamin dengan Stadium pada Kanker Kolorectal di RSUD dr Soegiri Lamongan pada tahun 2021 sampai 2023. Metode : Menggunakan metode cross sectional yang bersifat analitik observasional dengan teknik purposive Sampling yang dilaksanakan dibagian Laboratorium Patologi Anatomi RSUD dr Soegiri Lamongan. Sampel yang digunakan adalah pasien yang telah melakukan pemeriksaan Histopatologi sebanyak 39 pasien . Hasil : Dari hasil perhitungan menggunakan uji chi square dengan fisher’s Exact Test,hubungan anatara usia dan stadium kanker kolorectal didapatkan p value = 0,256 > taraf signifikansi (0,05) sedangkan hubungan jenis kelamin dengan stadium kanker kolorectal didapatkan p value = 0,01 < taraf signifikansi (0,05) Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan antara Usia dengan Stadium pada Kanker Kolorectal di RSUD dr Soegiri Lamongan dan terdapat hubungan antara Jenis Kelamin dengan Stadium pada Kanker Kolorectal di RSUD dr Soegiri Lamongan. Kata kunci : Usia , Jenis Kelamin, Stadium , Kanker Kolorectal
Kelangkaan Pada Komplikasi Multisistem Kehamilan : Studi Case Report pada PPCM, SN, dan RHD Basoeki , Rijanto Agoeng; Akbar , Mochammad Afif Amrullah
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i1.25638

Abstract

Kehamilan dapat memicu komplikasi kardiovaskular dan ginjal, seperti peripartum cardiomyopathy (PPCM), sindrom nefrotik (SN), dan penyakit jantung rematik (RHD), yang meningkatkan risiko bagi ibu dan janin. PPCM terjadi akibat gagal jantung di akhir kehamilan atau pasca persalinan, sedangkan SN ditandai dengan proteinuria dan edema. RHD dapat memperparah kondisi ini, terutama dengan adanya stenosis mitral. Laporan kasus ini bertujuan untuk menggambarkan gambaran klinis serta managemen komplikasi pada kehamilan. Seorang wanita berusia 37 tahun, G2P1, usia kehamilan 33 minggu datang dengan keluhan perut kencang dan sesak nafas. Keluhan disertai demam, lemas, dan bengkak pada tungkai bawah. Pemeriksaan didapatkan tekanan darah tinggi, proteinuria serta ditemukan pembesaran jantung dan mitral stenosis dari hasil ekokardiografi. Pemeriksaan obstetri ditemukan bayi dengan DJJ 117 bpm dan kepala belum memasuki pintu atas panggul. Penanganan kehamilan dengan komplikasi seperti peripartum cardiomyopathy (PPCM), sindrom nefrotik (SN), dan penyakit jantung rematik (RHD) memerlukan pendekatan multidisiplin yang ketat. Pemantauan fungsi kardiovaskular dan ginjal sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut. Kata kunci: Peripartum kardiomiopati, Sindrom Nefrotik, Rheumatic Heart Disease, Mitral Stenosis, komplikasi kehamilan.
HUBUNGAN DURASI DIABETES MELITUS TIPE 2 DAN KADAR HBA1C DENGAN TIPE RETINOPATI DIABETIK Sahela , Ayu Anitalia; Lutfiana, Nurul Cholifah; Dhany , Rini Kusumawar; Ambar , Nabil Salim
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i1.25639

Abstract

Latar Belakang: Pada tahun 2021 sebanyak 73,7 % pengidap Diabetes melitus (DM) atau sekitar 14,34 juta jiwa orang Indonesia hidup dengan penyakit diabetes melitus tidak terdiagnosis. Salah satu komplikasi diabetes adalah retinopati diabetik yang tergolong dalam komplikasi mikrovaskular yang diakibatkan hiperglikemi yang berkepanjangan atau kondisi lainnya yang berkaitan dengan DM. Retinopati diabetik memengaruhi 80% pasien diabetes. Tujuan: Penelitian yang dilakukan ini memiliki tujuan agar dapat mengetahui hubungan durasi diabetes melitus tipe 2 dan kadar HbA1c dengan tipe RD. Metode: Penelitian termasuk dalam analitik observational yang menggunakan studi jenis Cross sectional. Hasil: Analisis data kelompok usia didominasi rentang usia 55-59 tahun dan 60-64 tahun (35,3%). Analisis kadar HbA1c didominasi rentang usia 55-59 tahun dan 60-64 tahun dengan durasi DM tipe 2 > 5 tahun (52,9 %). Tipe retinopati diabetik yang mendominasi NPDR (54,9 %). Kesimpulan: Penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara DM tipe 2 dengan RD. Akan tetapi, terdapat hubungan yang signifikan antara kadar HbA1c dengan tipe RD. Kata Kunci : Retinopati Diabetik, Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar HbA1c
Hubungan Infeksi Saluran Pernapasan Akut Berulang Terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Jabungsisir Kabupaten Probolinggo Septian, Mir'atul Faroha; Djalillah, Gina Noor; Mochtar , Nur Mujadiddah; Laitupa , Afrita Amalia
JurnalMU: Jurnal Medis Umum Vol 2 No 1 (2025): Jurnal Medis Umum
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jmu.v2i1.25640

Abstract

Latar Belakang: ISPA adalah penyakit infeksi yang menyerang saluran pernapasan. ISPA yang terjadi secara berulang pada balita dapat menyebabkan defisit nutrisi dan dalam jangka panjang dapat mengakibatkan terjadinya stunting. Tujuan: Menganalisis hubungan ISPA berulang terhadap kejadian stunting pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Jabungsisir. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional dengan teknik pengambilan simple random sampling pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Jabungsisir. Hasil: Dari hasil uji chi square terdapat indikator yang signifikan berhubungan yaitu stunting dengan karakteristik usia balita (p=0,000). Tidak signifikan berhubungan pada indikator karakteristik jenis kelamin balita (p=0,426), pendidikan ibu (p=0,628), usia ibu (p=0,840), pendapatan keluarga (p=0,139) dengan stunting. Frekuensi ISPA berulang (84,61%) dan balita stunted (44,23%). Ditemukan adanya hubungan ISPA berulang terhadap kejadian stunting pada anak balita di wilayah kerja Puskesmas Jabungsisir dengan nilai p=0,000. Kesimpulan: ISPA berulang memiliki hubungan dan merupakan faktor risiko terjadinya stunting sehingga pemerintah dan fasilitas kesehatan harus mengatasi masalah infeksi terlebih dahulu agar asupan nutrisi pada balita bisa adekuat. Kata Kunci : ISPA Berulang, Stunting, Balita