cover
Contact Name
Ferdinan Bashofi
Contact Email
ferdinanbashofi@uibu.ac.id
Phone
+6285755554384
Journal Mail Official
maharsi@uibu.ac.id
Editorial Address
Jl. Citandui No.46, Purwantoro, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur 65126
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
ISSN : 26562499     EISSN : 26848686     DOI : https://doi.org/10.33503/maharsi.v7i2
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sociologi contains scientific articles, theoretical and empirical studies resulting from research by students, academics, and practitioners in the field of Science and Applied Science Education which can be implemented in the context of science learning. The scope of science in this journal includes but is not limited to Sociology, and History. The journal publishes state-of-art papers in fundamental theory, experiments, and simulation, as well as applications. Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sociologi  is a multidisciplinary journal committed to no single approach, discipline, methodology, or paradigm. This journal welcomes a variety of approaches (qualitative, quantitative, and mixed methods) to empirical research; and also publishes high-quality systematic reviews and meta-analyses.
Articles 143 Documents
Rekonstruksi Makna Sejarah pada Tugu Perang Dunia II di Manado Wayne Yuniarta Silaban; Anggreni Purba; Jeiny Sinjal; Gracia Crismas Br Sitepu; Jelinda Tumbel; Ingriet Mumekh; Sania Robot; Aksilas Dasfordate
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2639

Abstract

Tugu Perang Dunia II Manado merupakan salah satu monumen bersejarah yang memiliki peran penting dalam merekam memori kolektif masyarakat atas peristiwa Perang Dunia II, khususnya invasi Jepang dan serangan balik Sekutu di wilayah Manado. Penelitian ini bertujuan mengungkap kembali sejarah pembangunan tugu, memaknai simbolisme arsitekturnya, serta menilai kontribusinya sebagai sumber sejarah yang dapat memperkuat kesadaran masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui wawancara dengan juru pelihara tugu, analisis dokumen sejarah, serta observasi langsung pada struktur fisik monumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tugu ini dibangun pada 1946 oleh Sekutu sebagai bentuk penghormatan terhadap para korban perang, dan dirancang oleh arsitek Ir. Van den Bosch dengan gaya kolonial yang sarat nilai simbolis. Elemen-elemen seperti kubus persembahan, lubang-lubang tembakan, dan struktur bertingkat mencerminkan pengorbanan, kekerasan perang, dan ketabahan masyarakat Manado pada masa pendudukan. Meski memiliki nilai historis dan edukatif yang tinggi, tugu ini belum diresmikan secara resmi oleh pemerintah dan kini mengalami penurunan perhatian, baik dari sisi perawatan maupun pemanfaatan sebagai media pembelajaran sejarah. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelestarian dan revitalisasi tugu sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya lokal. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman publik, memperkuat identitas sejarah Kota Manado, serta mendorong pengembangan wisata sejarah yang berkelanjutan
Modal Sosial dan Persepsi Penggunaan AI dalam Pembelajaran: Pendekatan Fenomenologi pada Mahasiswa Program Studi PPKn Mario Fahmi Syahrial
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2663

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi mahasiswa PPKn terhadap penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam pembelajaran serta menganalisis bagaimana modal sosial membentuk pemaknaan mereka terhadap teknologi tersebut. Latar belakang penelitian ini berangkat dari semakin meluasnya integrasi AI dalam dunia pendidikan yang tidak hanya menghadirkan peluang inovasi, tetapi juga menimbulkan tantangan etika, sosial, dan pedagogis, khususnya dalam pembelajaran berbasis nilai seperti PPKn. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi, penelitian ini menggali pengalaman mahasiswa melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, dengan analisis mengacu pada Social Capital Theory Bourdieu yang menekankan dimensi jaringan, norma, dan kepercayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang AI sebagai alat bantu pragmatis yang memberikan kemudahan instan, namun secara bersamaan menciptakan ketergantungan yang berdampak pada menurunnya kemampuan komunikasi, kepercayaan diri, serta ketertarikan terhadap literatur cetak. Modal sosial terbukti memainkan peran signifikan dalam membentuk persepsi tersebut; mahasiswa dengan jaringan sosial kuat lebih adaptif dan positif dalam menggunakan AI, sementara norma kelompok dan tingkat kepercayaan terhadap dosen atau teman sebaya turut memengaruhi cara mereka memaknai teknologi. Temuan ini menegaskan bahwa persepsi mahasiswa terhadap AI bukanlah produk individual semata, melainkan konstruksi sosial yang mencerminkan dinamika interaksi akademik dalam konteks pembelajaran PPKn.
Peran Progresivisme dalam Pembelajaran Kontekstual Berbasis Deep Learning: Analisis Literatur Inayah; Puspita Pebri Setiani; Vina Karina Putri; Muh. Sholeh
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2685

Abstract

Pembelajaran kontekstual berbasis deep learning merupakan inovasi yang menggabungkan prinsip progresivisme dengan teknologi canggih guna meningkatkan kualitas dan efektivitas belajar. Analisis literatur yang mengintegrasikan progresivisme dan deep learning menunjukkan bahwa pendekatan ini sangat potensial dalam membangun keterampilan kognitif yang komprehensif sekaligus menanamkan nilai pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman. Penelitian ini untuk mengalisis secara literasi tentang konsep progresivisme dan dasar-dasar pembelajaran kontekstual, definisi dan karakteristik pembelajaran deep learning, peran progresivisme dalam pembelajaran kontekstual berbasis deep learning. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah analisis literatur review, yang bertujuan untuk mengumpulkan, mengevaluasi, dan menganalisis berbagai studi maupun literatur ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian ini menjelaskan lebih dalam tentang konsep progresivisme dan dasar-dasar pembelajaran kontekstual, definisi dan karakteristik pembelajaran deep learning, peran progresivisme dalam pembelajaran kontekstual berbasis deep learning.
Implikasi Teori Konstruktivisme dalam Pelaksanaan Pembelajaran IPS di Sekolah Muhammad Syawaludin; Puspita Pebri Setiani; Muh. Sholeh; Didi Pramono
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2687

Abstract

Pengetahuan bukan hanya sekedar perangkat fakta, konsep ataupun kaidah untuk diambil dan diingat, melainkan juga harus mengkonstruksi pengetahuan tersebut dan memberikan arti melalui pengalaman secara nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengupas implikasi dan keefektifan dari teori konstruktivisme dalam pelaksanaan pembelajaran IPS dengan menjelaskan secara spesifik bagaimana konsep dari teori konstruktivisme Jean Piaget sebagai suatu landasan teori yang dapat diaplikasikan dalam proses pembelajaran IPS di sekolah. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berupa kajian kepustakaan dengan mencari data yang bersumber dari buku, jurnal ilmiah dan artikel ilmiah terakreditasi SINTA yang berkaitan dengan topik pembahasan. Analisis data dilakukan dengan bantuan analisis isi, refleksi, induksi, deduksi, komparasi serta analisis model Huberman dan Miles dengan mengorganisasikan data, membaca, membandingkan, mengelola dan dideskripsikan menghasilkan suatu kesimpulan. Adapun hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran IPS membutuhkan implikasi dari teori konstruktivisme dalam melakukan proses pembelajaran yang efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan penekanan pada teori konstruktivisme dalam pembelajaran IPS berupa penyelidikan secara langsung untuk mempromosikan pengetahuan yang konseptual kepada peserta didik dengan membangun pemahaman sebelumnya, keterlibatan aktif dan aplikasi terkait situasi nyata di lingkungan sekitar dan sesuai pula dengan orientasi dari pembelajaran IPS yang menekankan peserta didik pada penemuan, eksperimen dan pemecahan masalah terbuka yang dilakukan secara mandiri di lingkungan sosial.
Content Analysis on Tiktok Account @dr.intanrachmita as Women's Education Media in Dealing with Verbal and Non-Verbal Aggressiveness Fathurrahman Rahman; Nikmatullah; Dahlia Hidayati
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2710

Abstract

Pada era digital saat ini, media sosial menjadi salah satu platform utama bagi individu untuk mengakses informasi dan edukasi di berbagai bidang, termasuk  tentang kekerasan yang terjadi pada perempuan. TikTok sebagai salah satu platform media sosial terpopuler memiliki jangkauan yang luas dan mampu menarik perhatian jutaan pengguna dari berbagai kalangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang digunakan oleh dr. Intan Rachmita dalam akun TikTok-nya @dr.intanrachmita dalam memberikan edukasi mengenai bagiamana perempuan tidak boleh untuk menormalisasikan sikap agresif verbal kekerasan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis konten.Analisis isi konten digunakan untuk memahami bagaimana konten media disusun dan disampaikan sehingga dapat memberikan dampak positif bagi pengikut. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis isi konten danpenelitian kepustakaan dimana peneliti mengumpulkan data dengan cara mencari, membaca dan mengumpulkan tulisan, artikel, dokumen online dan informasi lainnya tentang @dr.intanrachmita, guna melengkapi penelitian yang peneliti lakukan. Hasil penelitian tersebut adalah TikTok memiliki potensi besar sebagai platform edukasitentang bagiaman perempuan memposisikan dirinya dihadapan laki-laki. Format video pendek pada aplikasiTikTok memungkinkan informasi tersampaikan secara cepat dan mudah dipahami. Pada postingan tiktok @dr.intanrachmita memanfaatkan fitur ini dengan baik, menghadirkan konten informatif yang menarik perhatianpenonton merupakan sebuah strategi yang digunakan dalam menyampaikan edukasi. Kecepatan dan fleksibilitas dalam menyampaikan informasi menjadi salah satu keunggulan utama TikTok dibandingkan media tradisional. dr. Intan Rachmita melalui akun @dr.intanrachmita menggunakan berbagai strategi komunikasi efektif untukmenjangkau dan menyampaikan pesan edukasi kepada para pengikut Tiktok.
Eksistensi Kesenian Bantengan "Lembu Sobo Cilik" di Kecamatan Wajak Sartika Cahya Ningrum; Faizah Ulumi Firdausi; Rizki Agung Novariyanto
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2732

Abstract

Tradisi Bantengan adalah seni pertunjukan tradisional Jawa Timur yang menggabungkan unsur sendratari, kanuragan, musik, dan syair/mantra dengan nuansa magis, serta melibatkan kesurupan pemain dalam pertunjukan. Di Wajak, kabupaten Malang eksistensi kesenian ini masih banyak diminati masyarakat dari berbgai kalangan mulai anak-anak hingga lansia. Di Wajak ada Komunitas bantengan Lembu Sobo yang dimana para pemainya adalah anak-anak usia sekolah dasar. Lembu Sobo Cilik juga memiliki populeritas yang tinggi di Wajak. Eksistensi Kesenian bantengan Cilik “Komunitas Lembu Sobo” di Kecamatan Wajak merupakan penelitian kualitatif yang dijelaskan dengan analisis deskriptif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi, menggunakan teknik observasi dan wawancara terhadap sebagian masyarakat di Wajak. Penelitian ini didasari dengan tujuan untuk menggambarkan secara jelas dan lebih terperinci berdasarkan pengalaman subjektif yang dialami informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksistensi Komunitas Lembu Sobo cilik memiliki populeritas yang tinggi di Wajak. Keunikan Kesenian Bantengan menjadi daya tarik utama kesenian ini untuk manarik minat generasi muda. Eksistensi Lembu Sobo Cilik merupakan wadah bagi generasi muda di Wajak untuk melestarikan dan menjaga budaya lokal agar tidak hilang dan tergerus oleh arus globalisasi.
Potret Profil Pancasila pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Implementasinya dalam Keseharian Siswa Kelas V SDN Sentul 4 Kota Blitar Rifatul Mahfida; Nugraheni Febrina Cipta Ningrum; Surayanah; Marsanda Avilia Putri
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2752

Abstract

Pendidikan Pancasila di sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan sikap kewarganegaraan peserta didik sejak usia dini. Meskipun demikian, internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam perilaku nyata siswa masih memerlukan kajian empiris yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap berpancasila siswa kelas V SDN Sentul 4 Kota Blitar dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila serta menganalisis implementasinya dalam kehidupan sehari- hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek satu guru kelas dan 32 siswa kelas V. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap berpancasila siswa telah terinternalisasi dengan cukup baik, yang tercermin dalam perilaku sopan santun, kerja sama, toleransi, disiplin, dan tanggung jawab baik dalam proses pembelajaran maupun kehidupan sekolah dan keluarga. Nilai toleransi, khususnya dalam menghargai perbedaan agama dan pendapat, menjadi temuan yang menonjol. Pembelajaran Pendidikan Pancasila yang kontekstual, keteladanan guru, budaya sekolah yang kondusif, serta dukungan lingkungan keluarga berperan penting dalam memperkuat internalisasi nilai-nilai Pancasila pada siswa sekolah dasar. Kata Kunci Pendidikan Pancasila; sikap berpancasila; pendidikan karakter; sekolah dasar; pembelajaran Pendidikan Pancasila
Pendidikan Islam di Masa Depan: Kajian Futorologis dan Survivalitas Pendidikan Islam di Era Disrupsi Siti Rofiatul Munawaroh; Maulida Rofiqoh Hanis; Dwi Puspitarini; Matkur
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2783

Abstract

Pendidikan Islam di era disrupsi menghadapi tuntutan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan kebutuhan kompetensi global. Kajian ini membahas pendidikan Islam dari perspektif futurologis dengan menekankan integrasi nilai spiritual dengan ilmu modern, penguatan kompetensi abad ke-21, serta penerapan model pembelajaran berbasis teknologi. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi kurikulum, peningkatan literasi digital, dan penguatan kapasitas pendidik menjadi faktor penting agar pendidikan Islam mampu bertahan dan tetap relevan. Dengan inovasi yang tepat, pendidikan Islam memiliki peluang besar untuk membentuk generasi yang moderat, adaptif, dan berdaya saing di masa depan.
Strategi Monopoli Perdagangan VOC dalam Menancapkan Hegemoni di Nusantara (1602-1799) Amanah Agustin; Yulita Pujiharti; Mukarom Mukarom; Loesita Sari
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.2839

Abstract

Nusantara mempunyai letak yang strategis diantara jalur perdagangan internasional India dan Tiongkok sehingga pada awal mula masehi secara tidak langsung Nusantara menjadi arus penyambung lalu lintas dunia perdagangan Internasional pada saat itu. Keterlibatan dalam dunia perdagangan tersebut membawa dampak Nusantara menjadi daya tarik bagi masuknya bangsa bangsa asing baik yang hanya singgah untuk berdagang maupun yang ingin menancapkan hagemoninya dan mengambil keuntungan sebesar-besarnya dengan monopoli di bidang perdagangan seperti bangsa Belanda atau VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie). Selain letaknya yang strategis, Nusantara juga kaya akan hasil komoditi perdagangan seperti beras dan rempah-rempah yang sangat diminati dunia perdagangan masa itu. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui secara umum tentang VOC (2) Mengetahui secara umum tentang perdagangan di Nusantara (3) Mengetahui strategi VOC dalam monopoli perdagangan di Nusantara. Penggunaan metode dalam penulisan penelitian ini adalah metode kepustakaan maksudnya pembahasan dari awal hingga akhir bersumber dari literature yang berkaitan dengan VOC dalam monopoli perdagangan di Nusantara.
Makna Filosofi Kepercayaan Masyarakat Desa Bayung Gede terhadap Pohon Bukak dalam Konteks Penggantungan Ari-Ari Imelsya Afra Nabila Zahra; Vini Maulida Putri Salsabila; Farda Wulandari; Adella Signal Putri Sholichah; Imam Khoir; Nuansa Bayu Segara; Niswatin
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 3 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i3.1644

Abstract

Tradisi penggantungan ari-ari di bawah pohon bukak di Desa Bayung Gede, Bali, merupakan bentuk kearifan lokal yang mengandung nilai filosofis, spiritual, dan ekologis. Penelitian ini bertujuan mengungkap makna filosofis kepercayaan masyarakat terhadap pohon bukak sebagai simbol pelindung dan bagian dari proses spiritual dalam menyambut kelahiran bayi. Dengan pendekatan kualitatif fenomenologis, data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pohon bukak diyakini memiliki kekuatan magis dan simbol keibuan yang merawat ari-ari sebagai saudara spiritual bayi. Prosesi ritual seperti penggunaan tangan kanan dan penghentian saat menuju setra ari-ari memiliki makna simbolik yang mencerminkan harapan terhadap karakter anak di masa depan. Tradisi ini juga menegaskan hubungan erat antara manusia dan alam, serta menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Bayung Gede. Namun, tradisi ini menghadapi tantangan akibat pengaruh modernisasi dan perubahan cara pandang generasi muda yang mulai menyerap relevansi dan nilai higienitasnya. Oleh karena itu, pemaknaan kembali terhadap filosofi tradisi ini diperlukan agar warisan budaya ini tetap hidup dan dipahami secara kontekstual oleh generasi penerus.