cover
Contact Name
Komang Wisnanda
Contact Email
jurnalaksarakonfirmasi@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalaksarakonfirmasi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trengguli I Nomor 34 Denpasar Timur, Bali 80238
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Aksara
ISSN : 08543283     EISSN : 25800353     DOI : 10.29255/aksara
Aksara is a journal that publishes results of literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literature. All articles in Aksara have passed the reviewing process by peer reviewers and edited by editors. Aksara is published by Balai Bahasa Bali twice a year, June and December. Aksara was first published in Denpasar in 1991, by Balai Penelitian Bahasa Denpasar. The name of Aksara had undergone the following changes: Aksara (1991—1998), Aksara Jurnal Bahasa dan Sastra (1998—2016), and Aksara (2017). By 2017, Aksara has started to publish in electronic version under the name of Aksara. Since the electronic version should refer to the printed version and following the official document SK 0005.25800353/JI.3.1/SK.ISSN/2017.05 dated May 20th, 2017 stating that ISSN 0854-3283 printed version uses the (only) name of Aksara, in 2017 the electronic version began to use the name Aksara and obtained a new e-ISSN number: 2580-0353. Starting in 2020, Aksara published 12 articles. Aksara accepts submissions of original articles that have not been published elsewhere nor being considered or processed for publication anywhere, and demonstrate no plagiarism whatsoever. The prerequisites, standards, and format of the manuscript are listed in the author guidelines and templates. Any accepted manuscript will be reviewed by at least two referees. Authors are free of charge throughout the whole process, including article submission, review and editing process, and publication.
Articles 159 Documents
TEKS RITUAL ADAT MBAMA TRADISI GUYUB KULTUR LIO ENDE FLORES NTT Veronika Genua
Aksara Vol 35, No 1 (2023): AKSARA, EDISI JUNI 2023
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v35i1.1087.162--176

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk membahas kajian dalam teks ritual mbama tradisi guyub kultur Lio Ende Flores NTT. Ritual mbama menggambarkan syukuran panen yang dilaksanakan setiap tahun oleh guyub kultur setem- pat. Permasalahan yang diangkat yakni, 1) bagaimanakah bentuk teks ritual mbama pada guyub kultur Lio Ende Flores; 2) bagaimanakah fungsi teks ritual mbama pada guyub kultur Lio Ende Flores; 3) bagaimanakah makna teks ritual mbama pada guyub kultur Lio Ende Flores. Tujuan penulisan ini untuk menemukan dan mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan makna teks ritual mbama pada guyub kultur Lio Ende Flores. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk menggambarkan teks dalam ritual mbama. Teknik pengum- pulan data dilakukan melalui wawancara, catat, rekam , dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yakni, 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyajian data, dan 4) penarikan kesimpulan. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa terdapat bentuk dalam teks mbama yakni 1) Fonologi yakni persamaan bunyi vokal dan konsonan pranasal [mb] dan [ng], dan 2) Morfologi meliputi kelompok nomina, verba, adverbia, pronomina , paralelisme, dan repetisi. Fungsi teks meliputi fungsi interpersonal dan fungsi informatif. Selanjutnya makna yang terkandung dalam teks mbama yakni makna religius, makna kebersamaan, makna perlindungan, makna kebersamaan, makna pengharapan, makna permohonan, makna estetika dan makna simbol seperti mota nata “ siri pinang” dan kidhe “ tampah “
KEBERADAAN AKSARA WRÉSASTRA DALAM AKSARA BALI I Nengah Duija
Aksara Vol 29, No 1 (2017): Aksara, Edisi Juni 2017
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v29i1.98.19-32

Abstract

Aksara Bali yang disebut Wrésastra merupakan aspek penting yang mengemas kebudayaan Bali dari zaman ke zaman yang terus mengalami perkembangan seiring dengan kemajuan teknologi. Atas dasar pemikiran itu, kajian difokuskan untuk menjawab dua masalah, yaitu bagaimana bentuk aksara itu di dalam inskripsi, tinggalan lainnya, dan perkembangannya sehingga menjadi aksara Bali sekarang dan bagaimana nilai-nilai filosofis aksara itu dalam berbagai inskripsi yang memiliki fungsi religius dalam masyarakat Bali. Tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengungkap bentuk aksara Wrésastra di dalam inskripsi dan tinggalan lainnya sehungga menjadi akasara Bali seperti sekarang ini dan mengungkap nilai filosofis yang terkandung di dalamnya. Teori yang digunakan membedah masalah adalah teori simbol dan teori religi. Teori dipilih dilandasi oleh pertimbangan bahwa manusia menerjemahkan kehidupannya melalui simbol dan bahkan juga menciptakan simbol serta simbol itu diyakini memberikan andil dalam kelestarian hidupnya yang dijiwai oleh  konsep religi sehingga dapat memperkuat keyakinannya kepada Tuhan. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif.  Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa aksara Wrésastra merupakan salah satu jenis aksara Bali yang dipakai untuk menuliskan bahasa Bali. Dintinjau dari inskripsi, akasara ini diketahui memiliki bentuk yang beragam dan dituliskan dari berbagai bahan, seperti batu, tembaga, dan lontar. Aksara ini mengalami perkembangan dari aksara Brahmi dan Pallawa menjadi aksara Jawa Kuno, Bali Kuno, Kadiri Kuadrat, dan aksara Bali yang sekarang. Aksara ini juga memiliki nilai religius yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat Bali, seperti dalam kaitannya dengan pengaturan batas wilayah, pajak, dan denda.  
JENIS-JENIS TINDAK TUTUR EKSPRESIF PENJAGAL ITU TELAH MATI KARYA GUNAWAN BUDI SUSANTO Muhammad Sirotol Mustaqim; Djatmika Djatmika; Sri Marmanto
Aksara Vol 31, No 2 (2019): AKSARA, EDISI Desember 2019
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v31i2.318.311-324

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mencari jenis-jenis tindak tutur ekspresif dalam antologi cerpen Penjagal Itu Telah Mati karya Gunawan Budi Susanto. Dan menemukan apa sajakah jenis- jenis tindak tutur ekspresif di dalamnya. Jenis penelitian ini deskriptif-kualitatif, dengan pendekatan teori pragmatik. Sumber data penelitian ini adalah antologi cerpen Penjagal Itu Telah Mati, dan data penelitian ini adalah tuturan yang di dalamnya mengandung tindak tutur ekspresif. Peneliti menggunakan teknik total sampling. Data diperoleh menggunakan metode analisis dokumen atau dokumentasi. Hasil analisis penelitian ini sebagai berikut: Hasil penelitian yang diperoleh dari keseluruhan data yang berjumlah 128 data, ditemukan ada 23 jenis tindak tutur ekspresif yang terdiri dari tindak tutur ekspresif; meminta maaf 19 data (14,28%), memuji 12 data (9,02%), sengsara 10 data (7,51%), terima kasih dan menyetujui 9 data (6,76%), membantah, berharap dan salam 8 data (6,01%), dan memprotes 8 data (6,01%). Kemudian tindak tutur ekspresif bersimpati 5 data (3,75%), menyalahkan, bersyukur, kesenangan dan mengkritik 4 data (3,00%), menyesalkan dan mengecam 3 data (2,25%), mengutuk, mengejek, dan mengucapkan selamat 2 data (1,50%), dan memaki, mengumpat, terkejut, dan berdukacita 1 data (0,75%).Kata Kunci: cerpen, pragmatik, tindak tutur AbstractThis study aims to nd the types of expressive speech acts in the short story anthology of Penjagal Itu Telah Mati by Gunawan Budi Susanto. And to discover what kinds of expressive speech acts is in it. This research type is descriptive-qualitative, with the approach of pragmatic theory. The source of this research data is the short story anthology of Penjagal Itu Telah Mati, and the data of this research is a speech in which contains expressive speech acts. The researchers used total sampling technique. Data were obtained by using document analysis method or documentation. The results of this research analysis are as follows: The result obtained from the total data that amounted to 128 data, found there are 23 types of expressive speech acts consisting of expressive speech acts; apologize 19 data (14,28%), praised 12 data (9,02%), miserable 10 data (7,51%), thanks and approved 9 data (6,76%), denied, hoped, and regards 8 data (6,01%), and protested 8 data (6,01%). Then the expressive speech acts sympathetically 5 data (3,75%), blame, grateful, fun, and criticize 4 data (3,00%), deplore and admonish 3 data (2,25%), condemn, mock, and congratulate 2 data (1,50%), and pussy, cuss, shock, and mourn 1 data (0,75%).Keywords: short story, pragmatic, speech act 
PENGGUNAAN BAHASA INDONESIA OLEH PENUTUR ASING DI DAERAH TUJUAN WISATA DI BALI I Wayan Sudana
Aksara Vol 26, No 2 (2014): Aksara, Edisi Desember 2014
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v26i2.153.109-119

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui perkembangan bahasa Indonesia menuju bahasaglobal serta karakteristik pemakaian bahasa Indonesia oleh penutur asing yang ada di Bali. Penelitian ini bermanfaat bagi pengembangan pengajaran bahasa Indonesia bagi penutur asing dan sebagai bahan masukan bagi pemerintah yang menangani masalah kebijakan dan pengembangan bahasa Indonesia dalam rangka menuju bahasa internasional. Penelitian ini dirancang sebagai penelitian kualitatif dan kuantitatif yang datanya adalah penutur asing (turis mancanegara) yang berkomunikasi menggunakan bahasa Indonesia dalam situasi formal maupun nonformal.
Sikap Perempuan terhadap Eksploitasi pada Novel Bumi Manusia, Nyai Gowok, Re: dan Perempuan: Kajian Feminisme Lilik Herawati; Agus Nuryatin; Teguh Supriyanto; Mukh Doyin
Aksara Vol 37, No 1 (2025): AKSARA, EDISI JUNI 2025
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v37i1.4781.106-121

Abstract

This research examines women's attitudes towards exploitation in three modern Indonesian novels: Bumi Manusia by Pramoedya Ananta Toer, Nyai Gowok by Budi Sardjono, and Re: and Perempuan by Maman Suherman. This research applies a descriptive qualitative method with a document study type and uses a feminist literary criticism approach to examine the exploitation of women in three modern Indonesian novels. The instrument used was data cards. The data collection process involved steps such as collection, condensation, data reduction, and conclusion drawing. After collecting data from the three novels, the researcher analyzed and compared the patterns of narration and characterization of women's exploitation to draw more in-depth conclusions. The results of the research are ten novel excerpts that show that female characters such as Nyai Ontosoroh display firm resistance and independence, while Nyai Lindri expresses her resistance through the boundaries she sets, and Re: accepts the reality of exploitation with an adaptive attitude. The novels as a whole illustrate the complexity of women's responses to exploitation and their struggle for dignity and autonomy in a patriarchal society. AbstrakPenelitian ini mengkaji sikap perempuan terhadap eksploitasi dalam tiga novel modern Indonesia: Bumi Manusia karya Pramoedya Ananta Toer, Nyai Gowok karya Budi Sardjono, dan Re: dan Perempuan karya Maman Suherman. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan kritik sastra feminis. Teknik pengumpulan data meliputi langkah pengumpulan, kondensasi, reduksi data, serta penarikan kesimpulan dari kutipan-kutipan teks yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan tiga bentuk utama sikap perempuan terhadap eksploitasi: perlawanan aktif (ditunjukkan oleh Nyai Ontosoroh dalam Bumi Manusia melalui perjuangannya membangun kemandirian dan melawan patriarki kolonial), penolakan subtil (dilakukan oleh Nyai Lindri dalam Nyai Gowok melalui tindakan cerdas menolak manipulasi budaya patriarkis), dan penerimaan adaptif (yang ditunjukkan oleh Re: dalam Re: dan Perempuan sebagai mekanisme bertahan hidup di tengah eksploitasi seksual dan ekonomi). Analisis ini mengungkap bahwa sikap perempuan, meskipun berbeda dalam konteks dan bentuk, mencerminkan perjuangan untuk mempertahankan martabat, kesadaran harga diri, serta upaya melawan struktur sosial yang patriarkis dan eksploitatif. Penelitian ini berkontribusi pada kajian kritik sastra feminis dengan menampilkan bagaimana karya sastra modern Indonesia mencerminkan dan menantang realitas eksploitasi perempuan, serta relevansinya dengan kondisi sosial-kultural kontemporer.
KOHESI GRAMATIKAL REFERENSI PRONOMINA PERSONA DALAM TEKS PARIWISATA PADA PESONAINDONESIA.KOMPAS.COM/GRAMATICAL COHESION OF PERSONAL PRONOUNS IN THE TOURISM TEXT ON PESONAINDONESIA.KOMPAS.COM Bakdal Ginanjar; Dwi Purnanto; Hesti Widyastuti; Chattri S. Widyastuti
Aksara Vol 33, No 2 (2021): AKSARA, EDISI DESEMBER 2021
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v33i2.498.257-268

Abstract

AbstrakPenelitian ini diarahkan pada kajian teks wacana pariwisata dengan pendekatan analisis wacana. Permasalahan yang dikaji adalah aspek kebahasaan pembangun kepaduan teks wacana berupa kohesi gramatikal referensi persona pada teks pariwisata di laman pesonaindonesia.kompas.com. Tujuannya adalah untuk mendeskripsikan aspek kebahasaan kohesi gramatikal referensi persona pada teks pariwisata dalam media digital yang hasilnya dapat dipakai sebagai salah satu dasar merespons tuntutan kualitas strategi komunikasi promosi yang kreatif.  Penelitian ini berjenis kualitatif deskriptif dalam linguistik. Sumber data berasal dari situs/laman pesonaindonesia.kompas.combulan Januari—Oktober 2019. Data berwujud teks wacana pariwisata. Metode pengumpulan data dilakukan dengan metode simak. Data dianalisis dengan metode agih dengan teknik ganti. Kajian ini menemukan pendayagunaan referensi pronominal persona yang difungsikan untuk membangun teks wacana yang khas dari teks pariwisata secara koheren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teks pariwisata menggunakan aspek-aspek gramatikal kohesi referensi persona pertama, kedua, ataupun ketiga. Referensi persona kedua mendominasi dalam teks pariwisata di laman pesonaindonesia.kompas.com. guna menciptakan keutuhan dan kepaduan wacana. Lebih lanjut, pemilihan referensi persona tersebut ditujukan untuk mendekatkan diri dengan pembaca dan terkandung implikasi persuasif bagi pembaca. Kata kunci: kohesi, referensi persona, teks pariwisata, wacana AbstractThis research is directed at the study of tourism discourse texts with the discourse analysis approach. The problem studied is the linguistic aspects of the building of the discourse text cohesion in the form of grammatical cohesion of persona references in the pariwisa text on the pesonaindonesia.kompas.com page. The aim is to describe the linguistic aspects of grammatical cohesion of references to charms in the tourism text in digital media, the results of which can be used as a basis for responding to the demands of the quality of creative promotional communication strategies. This research is a descriptive qualitative type in linguistics. The data source is from pesonaindonesia.kompas.com website / page from January to October 2019. The data is in the form of a tourism discourse text. The method of data collection is done by referring to the method. Data were analyzed by the method of distribution. The results showed that the tourism text uses grammatical aspects of the first, second, and third persona reference cohesion. The second persona reference dominates in the tourism text on the pesonaindonesia.kompas.com page. in order to create wholeness and cohesiveness of discourse. Furthermore, the selection of the reference persona is intended to get closer to the reader and has persuasive implications for the reader.Keywords: discourse, cohesion, personal pronouns, tourism text
Efektivitas Penilaian Dinamis Berbantuan Google Form dalam Pembelajaran Membaca Teks Deskripsi Astuti Astuti; Ida Nuraeni; Ulfah Ulfah; Syamsuddin Syamsuddin; Sukma Sukma
Aksara Vol 37, No 2 (2025): AKSARA, EDISI DESEMBER 2025
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v37i2.4919.507-518

Abstract

This study aims to test the effectiveness of dynamic assessment assisted by Google Forms in learning to read descriptive texts for seventh-grade students. The research method used is a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design. The research population consists of all seventh-grade students of SMPN 1 Wita Ponda, totaling 150 students, with a research sample of 66 students divided into 33 students in the experimental class and 33 students in the control class, selected using simple random sampling. Data collection techniques used a multiple-choice test consisting of 25 questions given in the pretest and posttest. Data analysis techniques used descriptive statistics and inferential statistics using t-test assisted by SPSS version 30. The results of the study showed that the experimental group experienced an increase in the average score from 70.58 in the pretest to 83.27 in the posttest, while the control group only increased from 65.03 to 72.30. The normality test in the experimental class obtained an index of 0.180>0.05 and in the control class obtained 0.131>0.05, therefore the data is normally distributed. The homogeneity of variance test on the posttest scores of the control class and the experimental class obtained a p-value of 0.680, where p is greater than 0.05, thus it is declared homogeneous. The hypothesis test results using inferential statistics stated that the research hypothesis was accepted because the p-value (2 tailed) was <0.001 and the t-count > t-table value (7.323 > 2.650), so it can be concluded that the hypothesis in this study is accepted. The research results prove that dynamic assessment assisted by Google Forms is effective in learning to read descriptive texts. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penilaian dinamis berbantuan Google Form dalam pembelajaran membaca teks deskripsi pada siswa kelas VII. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi-experimental design dengan desain nonequivalent control group. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 1 Wita Ponda sebanyak 150 siswa, dengan sampel penelitian sebanyak 66 siswa yang terbagi menjadi 33 siswa kelas eksperimen dan 33 siswa kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 25 butir soal yang diberikan pada pretest dan posttest. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan bantuan SPSS versi 30. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan nilai rata-rata dari 70,58 pada pretest menjadi 83,27 pada posttest, sedangkan kelompok kontrol hanya meningkat dari 65,03 menjadi 72,30. Uji normalitas pada kelas eksperimen diperoleh indeks sebesar 0,180>0,05 dan kelas kontrol diperoleh 0,131>0,05, maka data berdistribusi normal. Hasil uji homogenitas variansi dari nilai posttest kelas kontrol dan kelas eksperimen diperoleh nilai p=0,680 dimana p lebih besar dari 0,05 sehingga dinyatakan homogen. Hasil uji hipotesis dengan statistik inferensial dinyatakan bahwa hipotesis penelitian diterima karena p-value (2 tailed) adalah <0,001 dan nilai thitung>nilai ttabel (7,323 > 2,650), sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis dalam penelitian ini diterima. Hasil penelitian membuktikan bahwa penilaian dinamis berbantuan google form efektif dalam pembelajaran membaca teks deskripsi.
PEMBELAJARAN AKSARA JAWA UNTUK SISWA SEKOLAH DASAR DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA BOARD GAME Yovita Febriana Avianto; T. Arie Setiawan Prasida
Aksara Vol 30, No 1 (2018): Aksara, Edisi Juni 2018
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v30i1.223.133-148

Abstract

Bahasa Jawa merupakan salah satu dari sekian banyak bahasa daerah di Indonesia yang memiliki sistem keaksaraan khusus, yaitu aksara Jawa. Meski aksara Jawa tersebar di seluruh provinsi di Pulau Jawa, namun belum banyak kalangan masyarakat di Pulau Jawa yang paham dengan aksara Jawa, termasuk para siswa yang mendapatkan mata pelajaran aksara Jawa sekalipun. Aksara Jawa dinilai sebagai pelajaran yang sulit bagi siswa. Penelitian ini membahas tentang pembelajaran aksara Jawa untuk siswa Sekolah Dasar menggunakan media board game. Tujuan penelitian ini adalah merancang board game “Tepok Aksara” sebagai media belajar dan penumbuhan minat terhadap aksara Jawa. Metode deskriptif, pendekatan kombinasi, dan strategi linear digunakan dalam penelitian ini. Didapatkan hasil bahwa siswa menjadi lebih menguasai dan berminat terhadap aksara Jawa setelah memainkan board game “Tepok Aksara”.  
Jati Diri Orang Sunda dalam Mitos Ciung Wanara: Pendekatan Strukturalisme Levi-Strauss Enung Nurhayati; Ika Mustika; Riana Dwi Lestari; Suhud Aryana; Lilik Herawati; Muhamad Haryanto
Aksara Vol 35, No 1 (2023): AKSARA, EDISI JUNI 2023
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v35i1.1051.74--93

Abstract

This research examines the identity of the Sundanese people contained in the Ciung Wanara (CW) myth. The research method uses the Levi-Strauss structuralism approach, which is assumed to be able to interpret myths comprehensively through innate discoveries which are the meeting point between surface and deep structure. The stages of research were carried out in several locations, namely (1) the search for Ciung Wanara data was divided into episodes and units; (2) synchronous and diachronic series were made to find the surface structure; (3) looking for a deep structure with a binary opposition path; and (4) innate discovery. The results showed that there were 17 episodes and 49 units. From the synchronic and diachronic tables for my theme, five triangular patterns were found, namely the queen's triangle pattern, the Supreme triangle pattern, the parents' triangle pattern, the life triangle pattern, the natural triangle pattern, and also found the Sundanese political triad. The most dominant pattern is contained in the Ciung Wanara myth, namely the triangular way of life, patterns of thinking, patterns of behavior, and patterns of action which are the identity of the Sundanese people and the application of the triad of Sundanese Politica (silih asih, silih asah, and silih asuh). AbstrakPenelitian ini mengkaji jati diri orang Sunda yang terdapat dalam mitos Ciung Wanara (CW). Penelitian menunjukkan model logis orang Sunda mengatasi konflik atau kontradiksi yang terjadi di antara mereka. Metode penelitian menggunakan pendekatan strukturalisme Levi-Strauss yang diasumsikan dapat memaknai mitos secara komprehensif melalui penemuan innate yang merupakan titik temu antara surface dan deep structure. Tahapan penelitiannya, yaitu (1) pencarian data CW dibagi dalam episode dan unit; (2) dibuat deret sinkronis dan diakronis untuk menemukan surface structure; (3) dicari deep structure dengan jalan oposisi biner; dan (4) penemuan innate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 17 episode dan 49 unit. Dari hasil penyusunan tabel sinkronis dan diakronis untuk mytheme ditemukan lima pola segitiga, yaitu pola segitiga permaisuri, pola segitiga Mahatinggi, pola segitiga orang tua, pola segitiga kehidupan, pola segitiga alam, dan ditemukan pula trias politika Sunda. Pola yang paling dominan terdapat dalam mitos CW, yaitu pola segitiga kehidupan, pola berpikir, pola bersikap, dan pola bertindak yang menjadi kekhasan jati diri orang Sunda, serta penerapan dari trias politika Sunda (silih asih, silih asah, dan silih asuh).
ANALISIS FONOLOGIS PADA TERJEMAHAN BUKU RESEP MASAKAN BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA Kadek Ayu Ekasani
Aksara Vol 28, No 1 (2016): Aksara: Edisi Juni 2016
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29255/aksara.v28i1.19.77-90

Abstract

Analisis penelitian ini difokuskan pada aspek fonologi terjemahan buku resep masakan bahasaInggris ke dalam bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perubahan fonologiyang terjadi pada terjemahan buku resep. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan datapenelitian adalah (1) metode simak dan (2) metode deskriptif-komparatif. Data dianalisisdengan teori linguistik untuk menganalisis perubahan bunyi yang terjadi pada terjemahanbuku resep masakan bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkanbahwa ada perubahan fonologi yang terjadi pada hasil terjemahan buku resep masakanbahasa Inggris ketika terserap ke dalam bahasa Indonesia, penguatan bunyi vokal [ʊ]→[u],[ɪ]→[i], [ǝ]→[u], [ɛ]→[i],[ə]→[i], [a]→[e], [ʌ]→[u], [ɛ]→[e], [ɒ]→[o], [ɒ]→[ɔ], dan[ɔ]→[u]; pelemahan bunyi vokal [i]→[ǝ], [ǝ]→[a], [ǝ]→[ɔ], [e]→[a], [ʌ]→[a], dan [ɪ]→[e];apokope, penghilangan fonem /t/,/i/, dan /əʊ/ → /ø/ di akhir kata; sinkope, penghilanganvokal panjang [ɑː], [i:], dan [u:] → [a], [i], dan [u] di tengah kata; epentesis, penyisipankonsonan [d], [l] dan penyisipan vokal [u], [ǝ], dan [a]; paragog, penambahan bunyi [r], [ci]di akhir kata; proses perpaduan vokal, yaitu monoftongisasi [əʊ]→[a], [eɪ]→[a], [eɪ]→[e],[eɪ]→[u], [eɪ]→[i]. Dengan demikian, pada proses penyerapan kata-kata dari bahasa Inggriske dalam bahasa Indonesia terutama pada buku resep masakan terjadi perubahan fonologiyang menunjukkan bahwa adanya penyesuaian bunyi terhadap kata-kata yang terserap daribahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia bertujuan untuk menyederhanakan pelafalan katakataserapan terhadap penutur bahasa Indonesia sehingga mudah diucapkan.