cover
Contact Name
Gunawan
Contact Email
gunawan@unram.ac.id
Phone
+6281703766888
Journal Mail Official
ijssh.ipc@gmail.com
Editorial Address
Green Pagutan Blok E No. 6 Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities
ISSN : 27212793     EISSN : 27212785     DOI : -
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities (IJSSH) hadir sebagai platform publikasi ilmiah bagi mahasiswa, guru, dosen, praktisi, maupun peneliti yang berfokus pada dinamika ilmu sosial dan humaniora. Jurnal ini berkomitmen untuk mendiseminasikan hasil riset dan kajian kritis yang relevan dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan di tingkat lokal maupun global. Focus and Scope IJSSH menerima naskah berkualitas dalam bentuk artikel hasil penelitian maupun artikel tinjauan pustaka (review article) yang mencakup berbagai disiplin ilmu, antara lain: Ilmu Sosial: Antropologi, Sosiologi, Psikologi, Geografi, dan Politik. Pendidikan: Kurikulum, Teori dan Model Pembelajaran, Evaluasi Pendidikan, Manajemen Pendidikan, serta Inovasi Pendidikan lainnya. Humaniora: Kebudayaan, Sejarah, Linguistik, dan Filsafat. Komunikasi & Hukum: Ilmu Komunikasi, Hukum, dan Administrasi Publik. Ekonomi: Isu-isu ekonomi makro dan mikro dalam perspektif sosial. Topik Terkait: Berbagai isu lintas disiplin dalam rumpun ilmu sosial dan humaniora lainnya. Peer Review Process Setiap artikel yang masuk akan melalui proses peninjauan oleh tim reviewer IJSSH yang memiliki keahlian sesuai dengan bidang naskah tersebut. Penulis diwajibkan untuk melakukan registrasi dan mengirimkan artikel secara mandiri melalui sistem Open Journal Systems (OJS) untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas proses publikasi. Open Access Policy IJSSH mendukung akses terbuka terhadap ilmu pengetahuan. Seluruh artikel yang diterima akan dipublikasikan secara Open Access dan tersedia secara bebas untuk dibaca serta diunduh oleh publik. Seluruh naskah yang diterbitkan berada di bawah lisensi: Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0). Publication Frequency IJSSH telah aktif terbit sejak tahun 2020. Mulai tahun 2023, frekuensi penerbitan IJSSH dilakukan sebanyak dua kali dalam setahun (dua edisi per volume) pada periode: Edisi Januari - Juni dan Edisi Juli - Desember
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 116 Documents
Peningkatan Efektivitas Kinerja Karyawan melalui Penyelenggaraan Klinik Kearsipan pada PT Petrokimia Gresik Syafira Chamila Rahma; Jojok Dwiridotjahjono
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan mengenai peningkatan efektifitas kinerja karyawan melalui penyelenggaraan klinik kearsipan PT Petrokimia Gresik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan cara mendeskripsikan proses implementasi klinik kearsipan pada unit kearsipan PT Petrokimia Gresik terhadap peningkatan efektifitas kinerja karyawan PT Petrokimia Gresik. Pelaksanaan program klinik kearsipan ini dapat menyelesaikan 98% masalah-masalah yang timbul akibat proses pengarsipan yang kurang baik sehingga dapat memudahkan perusahaan adlam proses pengambilan keputusan, proses pertanggungjawaban, dan kegiatan-kegiatan lain yang harus segera diselesaikan.
Implementasi Pengaruh Inovasi Lingkungan Kerja Terhadap Peningkatan Produktivitas Kerja Karyawan pada Unit Kearsipan Departemen Administrasi Bisnis PT Petrokimia Gresik Tisna Meylia Tivanti Ramandani; Jojok Dwiridotjahjono
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 1 (2023): Januari - Juni 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Petrokimia Gresik selalu berusaha dan mendukung inovasi kerja para karyawannya, dengan lebih sering melibatkan para karyawan dalam berbagai kegiatan, memberikan kesempatan bagi karyawan untuk memberikan wadah bagi pendapat mereka agar karyawan yang dilibatkan akan lebih berkomitmen dalam pekerjaanya dan meningkatkan kinerjanya. Menggunakan metode penelitian deskriptif analisis untuk memberikan gambaran yang lengkap dengan menggunakan metodologi tinjauan literatur dengan cara mencari wawancara, dokumentasi, observasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan dilaksanakannya inovasi gugus “5R ASIAAP!” pada unit kearsipan berpengaruh positif dalam meningkatkan efektivitas kerja, efisiensi, dan produktifitas karyawan. Penerapan 5R pada lingkungan kerja unit kearsipan menjadi lebih terorganisir dan tercapainya hasil kinerja yang melebihi target yang telah ditentukan.
Kedudukan Anak Luar Nikah pada Pengaturan Hukum Waris dalam Perspektif Adat Jawa Gita Ananda Putri Maylendra; Misrina Rohmatun Ismaniyah
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum waris adat merupakan aturan tentang perpindahan harta atau hak kebendaan milik pewaris kepada ahli waris yang mana dilakukan dengan menerapkan aturan adat secara turun temurun. Indonesia merupakan negara majemuk yang memiliki keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan adat istiadat. Kemajemukan daerah ini membawa keberagaman terhadap hukum adat di setiap daerah. Problematika penegakan hukum waris ini tidak lain berkaitan dengan pemberian hak atas harta kekayaan dan harta benda kepada keturunan pewaris. Namun di satu sisi, fenomena seks bebas menjadi permasalahan serius di Indonesia, yang mana seks di luar perkawinan dianggap menjadi hal yang lumrah bagi generasi muda. Jika ditinjau dari hukum waris, permasalahan ini berkaitan erat dengan kedudukan anak yang lahir dari hubungan di luar perkawinan yang masih menjadi pertanyaan. Dalam konteks masyarakat adat Jawa, kedudukan anak tersebut masih menghadapi tantangan yang disebabkan masyarakat adat Jawa masih menjunjung tinggi norma keagamaan, norma kesusilaan, dan norma kesopanan. Sehingga masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa anak yang lahir dari hubungan di luar perkawinan bukan merupakan anak sah, dengan demikian dianggap tidak memiliki hak atas harta warisan. Memahami permasalahan tersebut, maka diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai kedudukan anak yang lahir dari hubungan di luar perkawinan yang ditinjau dari hukum waris adat Jawa.
Analisis Hukum Terkait Sistem Waris Patrilineal Adat Batak di Indonesia Abdiilah Sulfany; Fitra Abduna Jalesvevano
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia mempunyai tiga sistem waris dalam hukum adat yaitu patrilineal, matrilineal dan parental, yang dalam penerapannya akan terdapat perbedaan yang signifikan. Secara khusus, penulisan ini akan membahas dan menganalisis terkait sistem waris patrilineal yang hidup secara turun temurun dalam suku adat batak. Tujuan penulisan ini yaitu untuk memahami secara rinci terkait kedudukan perempuan dalam perolehan harta waris serta upaya yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan akibat pembagian harta. Metode penelitian yang digunakan yaitu yuridis normatif yang akan didasarkan pada norma, asas-asas, teori serta hukum adat yang berlaku dan juga menggunakan pendekatan statute approach yang didasarkan pada peraturan perundang-undangan terutama peraturan adat dari suku batak dan study case untuk memberikan solusi dalam rangka menyelesaikan permasalahan yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perempuan dalam suku adat ini tidak mendapatkan harta waris melalui sistem patrilineal, namun mereka akan mendapatkan harta melalui sistem hibah dan apabila terdapat permasalahan yang muncul akibat pembagian harta, maka dapat diselesaikan secara kekeluargaan atau melalui pengadilan.
Warisan Keluarga dan Hukum Adat: Tinjauan Terhadap Sistem Waris di Bali Syaifullah Umar Said; Rizki Ihdan Maulana
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan perkembangan zaman, hukum waris tetap dipertahankan dan dilestarikan oleh penganutnya dari generasi ke generasi selanjutnya. Seperti contohnya hukum waris adat di bali. Hal tersebut tidak lepas dari keanekaragaman budaya yang ada di indonesia. Namun, lambat laun hukum waris adat di bali mulai ditinggalkan oleh penganutnya.Oleh karena itu, penulis memaparkan jurnal dengan tujuan penulisan yakni memahami peraturan waris sesuai dengan norma hukum adat di bali. Penulis menggunakan metode pendekatan penelitian hukum normatif yakni pendekatan dalam penelitian hukum yang menggunakan analisis terhadap norma-norma hukum perundang-undangan sebagai bahan hukum primer dan dokumen-dokumen yang berkaitan dengan hukum waris adat bali sebagai bahan hukum sekunder. Hasil dari penulisan ini yakni adanya hak kewarisan dalam hukum adat bali dari pewaris terhadap ahli waris. Hal ini disebabkan adanya hak dan tanggung wab secara turun temurun berlaku terhadap benda berwujud maupun tidak berwujud yang mengatur hak-hak sosial dari ahli waris yang harus dijalankan. Dengan demikian, hukum waris adat berperan dalam menjaga identitas budaya dan dinamika hubungan keluarga dan sosial serta mengetahui hukum adat berinteraksi dengan aspek hukum formal dalam konteks kewarisan.
Perjanjian Jasa Titip dan Implikasinya Terhadap Perlindungan Konsumen dalam Perspektif Hukum Dagang Internasional Khomarudin Gilang Ramadhan; Waode Pinggala; Melisa Junita Padang
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi telah menjadi katalis utama dalam transformasi global, memengaruhi cara masyarakat berinteraksi dengan barang dan jasa. Fenomena ketidaksesuaian antara produksi lokal dan kebutuhan pasar mendorong masyarakat Indonesia untuk memutar impor barang dari luar negeri. Sebagai respons terhadap gap ini, istilah "jastip" menjadi populer di kalangan masyarakat, menjadi alternatif di mana barang dipesan dari luar negeri melalui perantara untuk diproses kembali ke Indonesia. Meskipun jastip telah menjadi rutinitas perdagangan yang umum, pengaturan yang lebih terinci mengenai tarif bea cukai, kewajiban penjual dan pembeli, serta perlindungan hukum bagi semua pihak yang terlibat, menjadi penting. Keseimbangan regulasi yang komprehensif diperlukan untuk memastikan keadilan, perlindungan, dan kepercayaan dalam jastip yang semakin mendominasi dalam lanskap globalisasi. Adaptasi aturan ini tidak hanya menjaga kepentingan para pelaku bisnis, namun juga memberikan landasan yang kuat bagi pertumbuhan perdagangan yang sehat dan aman di era modern ini. Kemajuan teknologi dan transformasi digital saat ini telah membawa perubahan pada perilaku konsumen, membuka peluang baru bagi pelaku usaha, dan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi di berbagai negara Akselerasi transformasi digital juga menjadi prioritas utama dalam meningkatkan investasi ekonomi, sehingga transformasi digital memiliki peran yang signifikan dalam pemulihan ekonomi global.
Implementasi Asas Musyawarah dan Mufakat dalam Penyelesaian Sengketa Hukum Waris Adat di Indonesia Aulia Nur Faradila; Wahyu Sukma Dewi
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem hukum waris adat yang bersifat pluralistik menciptakan berbagai fokus dalam pembagian hak waris. Dalam tata cara menangani pembagian warisan, seringkali muncul sengketa dalam pelaksanaan hukum waris adat. Penulisan ini berisi analisis terhadap penyelesaian sengketa dalam konteks hukum waris adat patrilineal, matrilineal, dan bilateral. Temuan analisis menunjukkan bahwa masyarakat cenderung mengedepankan nilai-nilai rukun, damai, dan musyawarah sebagai pendekatan utama dalam menyelesaikan perselisihan.Dalam menerapkan prinsip musyawarah dan mufakat, terutama dalam kerangka hukum waris adat, masyarakat di beberapa wilayah umumnya lebih memilih pendekatan yang bersifat kekeluargaan. Proses musyawarah yang dipimpin oleh tokoh masyarakat atau pemimpin adat dijadikan cara untuk mencapai kesepakatan tanpa merugikan pihak lain. Lebih lanjut, prinsip musyawarah dan mufakat menjadi sikap saling menghormati untuk memelihara hubungan positif di antara ahli waris.
Sistem Hukum Waris Adat Minangkabau Naurah Tania Putri; Syadzaya Nailufar
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum adat merupakan peraturan hukum asli bangsa Indonesia, hukum adat merupakan peraturan yang tidak tertulis tetapi tumbuh dan berkembang dan dapat dipertahankan karena kesadaran hukum masyarakatnya. Posisi hukum adat sendiri tidak tertulis berbeda dengan hukum continental sebagai hukum yang tertulis. Dalam peraturan hukum adat diatur juga hukum waris adat yang dipengaruhi oleh beberapa hal seperti garis keturunan dan lain sebagainya. Sistem kewarisan Minangkabau berbeda dengan sistem waris pada perdata, yang dimana pada sistem ini mereka menggunakan sistem waris adat. Harta waris di Minangkabau terdiri dari sako dan pusako. Pada hal ini masing-masing daerahnya memiliki peraturan sendiri dengan kebijakan yang mengatur daerah tersebut. Hukum adat ini lahir dari keinginan, kebutuhan manusia untuk bisa hidup secara adil dan beradab sebagai akulturasi peradaban manusia.
Perlindungan Hukum Terhadap Hak Waris Anak Yatim Piatu dalam Perspektif Hukum Adat Jawa Khomarudin Gilang Ramadhan; Rizal Firmansyah
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hukum waris, baik dalam konteks hukum perdata maupun hukum kekeluargaan, memiliki peran signifikan dalam distribusi warisan yang adil di masyarakat Jawa. Meskipun mayoritas penduduk Jawa mengikuti keyakinan Islam, sebagian besar individu memilih untuk menyelesaikan masalah warisan dengan menggunakan hukum kebiasaan. Perbedaan pendekatan antara hukum warisan tradisional Jawa dan hukum positif Indonesia, terutama terkait perlindungan hak-hak orang yatim piatu, dapat menimbulkan komplikasi hukum, termasuk perselisihan keluarga terkait alokasi aset dan kekayaan. Oleh karena itu, penting untuk menetapkan konsistensi antara hukum warisan tradisional Jawa dan hukum positif Indonesia guna memastikan jaminan warisan yang adil bagi keturunan di masa depan. Penelitian ini dapat diklasifikasikan sebagai varian penelitian hukum normatif, yang menggunakan pendekatan legislatif dan konseptual serta materi hukum primer dan sekunder untuk menghasilkan kesimpulan yang sesuai dengan pertanyaan penelitian yang diajukan
Penyelesaian Sengketa Warisan "Sapopparan" Keluarga Batak Toba di Kabupaten Pakkat Muhammad Naufal Hilmy Rayyas; Erland Aimar Safitrianno
Indonesian Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 3 No. 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : Indonesian Publication Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sistem kekerabatan patrilineal masyarakat Batak Toba, putra dan putri memiliki peran dan tanggung jawab yang berbeda. Dengan cara yang sama, perempuan sangat dirugikan dalam hal bagaimana tanah warisan dibagi. Hal ini pada akhirnya mengarah pada konflik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih lanjut dan memahami metode yang digunakan oleh keluarga sapopparan di Kabupaten Pakkat untuk menyelesaikan sengketa pewarisan tanah. Dalam penelitian ini, metode penelitian kualitatif diterapkan. Teori Konflik George Simmel, yang berfokus pada berbagai jenis konflik dan bagaimana mereka diselesaikan dalam setiap keluarga ketika ada ketidaksepakatan atas warisan tanah, diterapkan dalam penelitian ini. Peneliti menemukan empat kasus konflik lahan warisan keluarga di Desa Karya, Kecamatan Pakkat. Temuan investigasi menunjukkan bahwa anggota keluarga. Peneliti menemukan empat kasus konflik lahan warisan keluarga di Desa Karya, Kecamatan Pakkat. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa anggota keluarga yang berdebat juga mengalami masalah interpersonal. Setiap keluarga telah membuat keputusan untuk menggunakan resolusi konflik dan rekonsiliasi untuk menyelesaikan perbedaan mereka.

Page 5 of 12 | Total Record : 116