cover
Contact Name
Ikbal
Contact Email
iqbal.djunaid@umada.ac.id
Phone
+6285398666320
Journal Mail Official
lppm@umada.ac.id
Editorial Address
https://ojs.umada.ac.id/index.php/makapande/about/editorialTeam
Location
Kab. toli toli,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Makapande: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 31237754     DOI : https://doi.org/10.2001/makapande.v1i2
Makapande: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat merupakan media publikasi ilmiah yang memuat hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh akademisi, peneliti, praktisi, maupun mahasiswa. Jurnal ini bertujuan untuk menjadi wadah diseminasi dan pertukaran informasi terkait penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni dalam pemberdayaan masyarakat, pengembangan potensi lokal, peningkatan kesejahteraan, serta penyelesaian masalah sosial. Ruang lingkup publikasi meliputi, tetapi tidak terbatas pada: Pemberdayaan masyarakat desa dan urban. Pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pendidikan dan literasi masyarakat. Kesehatan dan lingkungan. Teknologi tepat guna. Kearifan lokal dan kebudayaan. Jurnal ini diterbitkan secara berkala empat kali dalam setahun (Maret, Juni, September dan Desember) oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.
Arjuna Subject : -
Articles 120 Documents
EDUKASI PENYALAGUNAAN NARKOBA PADA KALANGAN REMAJA DI SMPN 2 BUNOBOGU DESA LONU Wirda Ibrahim; Sumiati Korompot; Dedi Dedi; Jaya Jaya
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i3.1230

Abstract

Narkoba (narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya) merupakan salah satu permasalahan yang dapat mengancam kesehatan, perkembangan psikologis, dan masa depan generasi muda. Penyalahgunaan narkoba dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, baik secara fisik, psikis, sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Remaja pada jenjang sekolah menengah pertama perlu memperoleh pengetahuan yang memadai mengenai bahaya narkoba agar mampu mengenali risiko penyalahgunaan dan memiliki sikap yang tepat dalam menghindarinya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa SMP mengenai jenis, bahaya, faktor risiko, serta upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Metode kegiatan dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi secara interaktif yang meliputi penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, serta pemberian contoh kasus yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti kegiatan dengan antusias dan memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai dampak penyalahgunaan narkoba serta pentingnya menjaga diri dari lingkungan dan perilaku yang berisiko. Kegiatan ini juga mendorong siswa untuk berani bertanya, berdiskusi, dan memahami pentingnya memilih pergaulan yang positif. Edukasi mengenai bahaya narkoba perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat sebagai upaya membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja secara sehat. Dengan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran siswa, diharapkan terbentuk generasi muda yang mampu menolak penyalahgunaan narkoba dan berperan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bebas narkoba.
GEMAR MENABUNG SEBAGAI UPAYA EDUKASI EKONOMI PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Ratna Ratna; Jumriani Jumriani; Ramlah Ilham Darise; Fatimah Fatimah
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i4.1231

Abstract

Kegiatan “Gemar Menabung” dilaksanakan dalam rangka program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai salah satu bentuk edukasi ekonomi bagi siswa Sekolah Dasar. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya pemahaman anak mengenai pentingnya mengelola uang saku, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung sejak dini. Tujuan kegiatan adalah menumbuhkan kesadaran siswa tentang pentingnya menabung, membentuk karakter hemat dan disiplin, serta melatih tanggung jawab dalam mengelola keuangan secara sederhana. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, penyampaian materi secara komunikatif, diskusi interaktif, pemberian contoh pengelolaan uang saku, dan praktik menabung menggunakan media sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memberikan respons positif dan antusias selama proses pembelajaran. Siswa mampu memahami manfaat menabung, mengenali pentingnya menyisihkan sebagian uang saku, serta menunjukkan motivasi untuk menerapkan kebiasaan menabung dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman praktis kepada siswa dalam mengelola uang secara sederhana dan bertanggung jawab. Dengan demikian, program “Gemar Menabung” dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan literasi ekonomi dasar dan pembentukan karakter finansial positif pada anak sejak usia dini. Keberlanjutan kegiatan melalui pendampingan dan pembiasaan menabung di lingkungan sekolah maupun keluarga diharapkan dapat memperkuat perilaku hemat, disiplin, dan bertanggung jawab sehingga siswa memiliki dasar yang lebih baik dalam menghadapi kebutuhan dan pengelolaan keuangan di masa mendatang.
SOSIALISASI HUKUM PENYELESAIAN SENGKETA TANAH DI DESA TINABOGAN Rizqy Apriyanti; Ananda Siti Nurbaiti; Bahtiar Tamrin
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i3.1235

Abstract

Konflik pertanahan dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti ketidakjelasan batas dan status kepemilikan tanah, kurangnya kelengkapan dokumen, lemahnya administrasi pertanahan, serta terbatasnya pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban hukum atas tanah. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan kesadaran hukum masyarakat sebagai upaya preventif dan penyelesaian konflik secara tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran hukum masyarakat Desa Tinabogan mengenai administrasi pertanahan, legalitas hak atas tanah, serta mekanisme penyelesaian sengketa tanah melalui jalur litigasi maupun non-litigasi. Kegiatan dilaksanakan menggunakan metode penyuluhan hukum partisipatif melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, dan simulasi kasus sengketa tanah yang disesuaikan dengan kondisi masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya dokumen kepemilikan dan administrasi pertanahan, pengenalan batas dan status hak atas tanah, serta tahapan penyelesaian sengketa secara musyawarah dan melalui mekanisme hukum yang tersedia. Peserta juga menunjukkan antusiasme dalam berdiskusi dan menyampaikan permasalahan pertanahan yang dihadapi di lingkungan mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan administrasi dan pengelolaan hak atas tanah secara tertib serta mendorong penyelesaian sengketa secara damai, proporsional, dan berkeadilan. Edukasi hukum secara berkelanjutan diperlukan agar masyarakat semakin mampu mencegah dan menangani konflik pertanahan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
IMPLEMENTASI SERTA PENGENALAN TEKNOLOGI BERBASIS E-COMMERCE SEBAGAI INOVASI PEMASARAN PRODUK UMKM DESA BAMBAPUN Krisdayanti Krisdayanti; Ainun Nisa; Fiansi Fiansi; Nurhalisa Nurhalisa; Moh Wahyudi; Putri Ramadani; Nur Aviva Ramadani
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i3.1240

Abstract

Implementasi serta pengenalan teknologi berbasis e-commerce menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan daya saing dan pemasaran produk UMKM, khususnya di wilayah pedesaan. Isu pokok yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya literasi digital, terbatasnya akses pemasaran, serta ketergantungan pelaku UMKM pada metode konvensional yang kurang efektif dalam menjangkau pasar luas. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperkenalkan serta mengimplementasikan teknologi e-commerce sebagai inovasi pemasaran produk, sehingga pelaku UMKM dapat meningkatkan visibilitas, penjualan, dan keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan adalah obsevasi, wawancara, pengenalan, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM dalam penggunaan platform e-commerce, media sosial, dan strategi pemasaran digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran pelaku UMKM mengenai pentingnya digitalisasi dalam pemasaran, keterampilan dalam mengoperasikan platform e-commerce, serta terbukanya akses pasar yang lebih luas. Dengan demikian, pegenalan e-commerce terbukti mampu mendorong inovasi pemasaran produk lokal, memperkuat daya saing UMKM, dan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat desa.
SOSIALISASI BAHAYA PENGGUNAAN GADGET DI SDN 12 BUNOBOGU DESA POKOBO Dahliana B. Djanan; Suharni Suharni; Moh Jusran; Kasmawati J Mahadali; Jamal Sandi; Mustakim Mustakim
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i3.1246

Abstract

Penggunaan smartphone pada anak-anakusia dini dan sekolah dasar, dalam hal ini, peran orang tua sangat dibutuhkan dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak, karena tanpa adanya pengawasan yang tepat anak-anak berisiko terpapar konten yang tidak sesuai usianya, kecanduan bermain game, atau menghabiskan waktu terlalu lama di depan layar. Dengan bimbingan dan keterlibatan aktif orang tua, anak-anak dapat diarahkan untuk menggunaan gadget sebagai sarana belajar, mencarai informasi yang bermanfaat, serta mengembangankan kreativitas. Selain itu, orang tua juga perlu menetapkan aturan, memberikan contoh penggunaan gadget yang bijak, dan menciptakan komunikasi yang terbuka agar anak merasa didampingi dalam menghadapi tantangan di era digital saat ini. Sejalan dengan permasalahan yang telah dijelaskan diatas yaitu tentang bahaya  menggunakan  gadget  terhadap anak, maka merujuk pada hasil observasi yang dilakukan sebelum dan sesudah solusi yang diberikan  kepada objek pengabdian, menunjukkan adanya perubahan yang signifikan dalam perilaku dan pola belajar mereka di SDN 12 Bunobogu Desa Pokobo, Kecamatan Bunobogu, Kabupaten Buol sebagai tempat pelaksanaan kegiatan, maka dapat disimpulkan bahwa dampak dari dilakukannya bimbingan ini sangat  penting, jika diamati  hasil  observasi, dapat diketahui bahwa  setelah  dilakukan  pembinaan, anak-anak yang bersekolah di SD Negeri 12 Bunobogu desa Pokobo memperlihatkan peningkatan yang cukup berarti, baik dari sisi akademik maupun non akademik. Dari aspek akademik, anak-anak terlihat lebih fokus dalam menerima pelajaran, memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, serta mulai terbiasa mengerjakan tugas dengan lebih mandiri. Sementara itu, dari aspek non akademik, anak-anak lebih tertib, salintg menghargai, dan menunjukkan sikap tanggung jawab terhadap aturan yang berlaku di sekolah.
MEMBANGUN SEMANGAT NASIONALISME DI DESA LOBUO MELALUI KEGIATAN LOMBA HUT KEMERDEKAAN TAHUN 2025 Rahmadani Rahmadani; Muh. Taufik H. Alfarizi; Mifta Khussifa Syifa; Putri Putri; Afrida Bupu Wae Afril; Nur Amelia Amel; Henra Rasa Putra
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i3.1249

Abstract

The commemoration of the 80th anniversary of the independence of the Republic of Indonesia is an important moment for all citizens to remember the services of the heroes and foster a spirit of unity. Community participation is an important aspect of social development because it reflects the active involvement of citizens in every village activity. Through participation, the community is not just spectators, but also actors who play a role in planning, implementing, and ensuring success. On the other hand, the spirit of nationalism needs to be continuously fostered in the current era of globalization. The spirit of nationalism is able to maintain unity, reduce divisions, and foster love for the homeland, which is manifested in the form of togetherness and pride as Indonesians. Activities to build togetherness and nationalistic spirit in Lobuo Village were carried out through lively independence day competitions organized by the 31st batch of KKN students from Madako Tolitoli University as part of their community service. The methods used to carry out these community service activities included planning, implementation of activities involving the community, and evaluation
PEMBENTUKAN ORGANISASI PENJAGAAN EKOSISTEM LAUT (EKOLA) Ika Wahyuni Putri; Ihza Mahendra; Dwi Utami Putri
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i4.1250

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membentuk Organisasi Penjagaan Ekosistem Laut (EKOLA) sebagai wadah pemuda dalam menjaga kelestarian lingkungan laut sekaligus mendukung pengembangan wisata bahari berkelanjutan di Desa Pangkung. Latar belakang kegiatan ini adalah adanya ancaman kerusakan ekosistem laut akibat aktivitas manusia, seperti pencemaran, eksploitasi sumber daya berlebihan, dan kurangnya kesadaran masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, sosialisasi pentingnya ekosistem laut, diskusi dan musyawarah, serta pembentukan struktur organisasi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus 2025 di Pantai Bahari Desa Pangkung dengan melibatkan pemuda sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya kepengurusan EKOLA yang sah serta tersusunnya program kerja awal, antara lain aksi bersih pantai, edukasi lingkungan, dan pengembangan wisata berbasis konservasi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah terbentuknya organisasi pemuda yang memiliki peran strategis dalam menjaga kelestarian ekosistem laut, meningkatkan kesadaran lingkungan, serta memperkuat daya tarik wisata bahari Desa Pangkung.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN LIMBAH SABUT KELAPA MENJADI COCOPEAT SEBAGAI MEDIA TANAM RAMAH LINGKUNGAN Djalmin Djalmin; Hayatudin Hayatudin; Rian Christian Sondakh
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i4.1251

Abstract

Coconut husk waste is an abundant byproduct of coconut plantations that remains underutilized by the community, often simply discarded or burned. Yet, coconut husks hold significant potential for processing into cocopeat—an eco-friendly organic growing medium capable of absorbing and retaining water, suitable for various cultivation activities. Transforming coconut husks into cocopeat not only adds value to the waste but also creates opportunities for developing local resource-based businesses. This community service initiative aimed to enhance the knowledge and skills of farmer groups in converting coconut husk waste into useful and economically valuable cocopeat. The implementation methods included outreach, presentations, demonstrations, hands-on training, discussions, and guidance throughout the processing stages. Participants were directly involved in every step, from understanding coconut husk characteristics and fiber separation to material processing, shredding, sieving, and packaging the final product. The results demonstrated an improvement in participants' understanding and skills regarding the processing of coconut husk waste into cocopeat growing media. Participants grasped the benefits of cocopeat, followed the processing stages, and gained practical experience in its production. The activity also raised awareness about the importance of utilizing agricultural waste as a value-added resource. Cocopeat production offers potential as both an alternative growing medium and a group business opportunity.
SARANA OLAHRAGA VOLI UNTUK MASYARAKAT: PENGADAAN LAPANGAN VOLI SEBAGAI PUSAT AKTIVITAS MASYARAKAT DESA OGOGASANG Sabrina Sabrina; Merhani Merhani; Febriani Radjak; Moh Ibnu; Aldy Irawan; Andini Saputri; Abdul Wahid Safar; Moh. Nasril
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 4 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i4.1252

Abstract

Pengadaan lapangan voli di Desa Ogogasang merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan fasilitas olahraga dan memperkuat interaksi sosial masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode partisipatif dengan melibatkan pemerintah desa, mahasiswa KKN, karang taruna, serta masyarakat setempat. Proses pelaksanaan dimulai dari observasi lokasi, musyawarah bersama, perencanaan teknis, hingga pembangunan secara gotong royong. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa lapangan voli berhasil dibangun sesuai standar dasar permainan dan langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Antusiasme warga, khususnya generasi muda, terlihat dari tingginya partisipasi dalam latihan rutin maupun pertandingan persahabatan. Keberadaan lapangan ini tidak hanya mendukung pembinaan olahraga, tetapi juga meningkatkan rasa kebersamaan, kesehatan, dan semangat gotong royong warga. Dengan demikian, pengadaan lapangan voli tidak hanya memberikan hasil berupa sarana olahraga baru, tetapi juga membawa dampak sosial yang positif bagi masyarakat. Fasilitas ini diharapkan dapat terus dimanfaatkan dan dipelihara bersama, serta menjadi langkah awal dalam mencetak bibit atlet potensial di desa.
PENYULUHAN DAN SIMULASI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC) DI DESA OGOLALI KECAMATAN DAMPAL UTARA Aldazirah Aldazirah; Adnan Adnan; Fandi Ahmad
Makapande Mengabdi: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 3 (2025): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.2001/makapande.v1i3.1255

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok wanita tani (KWT) dalam memanfaatkan limbah organik rumah tangga maupun pertanian menjadi pupuk organik cair (POC). Pupuk organik cair merupakan salah satu solusi ramah lingkungan untuk meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, serta mendukung pertanian berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 04 Agustus 2025 pukul 10.00–11.30 WITA di Balai Kemasyarakatan Desa Ogolali, Kecamatan Dampal Utara. Metode yang digunakan adalah penyuluhan mengenai manfaat, bahan, dan tahapan pembuatan POC, dilanjutkan dengan simulasi pembuatan secara langsung bersama peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dan mampu mempraktikkan kembali proses pembuatan POC dengan baik. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kelompok wanita tani dapat mengembangkan keterampilan dalam mengolah limbah organik menjadi produk bermanfaat yang mendukung kemandirian dan peningkatan produktivitas pertanian.

Page 9 of 12 | Total Record : 120