cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JURNAL PENELITIAN ILMU PENDIDIKAN
ISSN : 19799594     EISSN : 25415492     DOI : 10.21831
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 265 Documents
Analisis kebutuhan pengembangan kurikulum pelatihan kompetensi mice bagi guru smk usaha perjalanan wisata Pamuji, Gita Mahardika; Hernawan, Asep Herry
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2018): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.325 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v11i2.19528

Abstract

MICE (Meeting, Incentive, Conference dan exhibition) merupakan kompetensi di bidang pengaturan even. Penelitian ini merupakan studi pendahuluan atas kesenjangan kompetensi guru SMK dalam Kompetensi MICE. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kompetensi MICE yang dibutuhkan, materi yang sesuai dengan kompetensi, bagaimana strategi pembelajarannya dan bagaimana melakukan evaluasinya. Guna dikembangkan menjadi desain kurikulum pelatihan kompetensi MICE bagi guru yang sesuai dengan kebutuhan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode Design and Development Research. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara kepada praktisi, dosen/widyaiswara, serta pejabat pengelola pelatihan, angket yang disebarkan kepada guru SMK Pariwisata, studi literatur dan studi dokumentasi. Hasil penelitian, didapatnya kompetensi MICE yang sesuai dengan kebutuhan, SKKNI dan KKNI, terdiri dari kompetensi; 1) Menyeleksi Venue Kegiatan, 2) Mengatur pendaftaran tamu dalam suatu acara, 3) Menangani Keramaian, 4) Bekerjasama dengan Kolega dan Pelanggan, 5) Mengikuti Prosedur Kesehatan, Keselamatan dan Keamanan, 6) Mengelola Kegiatan Sponsorship, Materi disesuai dengan kompetensi tersebut dan strategi pembelajaran menggunakan; discovery learning, problem based learning dan project based learning. Penilaian dilakukan terhadap 3 ranah yaitu; sikap, pengetahuan dan keterampilan. Dari temuan data penelitian ini, guna meningkatan kompetensi MICE guru SMK, perlu dikembangkan desain kurikulum pelatihan kompetensi MICE bagi Guru SMK. Needs analysis to develop training curriculum of mice competence for tourism vocational teachersMICE (Meeting, Incentive, Conference, and exhibition) is a competence in setting an event. This study is a preliminary study on vocational teacher competencies gaps in MICE. The purpose of this study was to determine the competence of MICE required, the material, learning process and how to perform the evaluation. In order to develop a curriculum for teachers training in MICE. The study used a qualitative approach using the Design and Development Research. Data collection techniques using interviews with practitioners, lecturers, and training manager. A questionnaire distributed to Tourism vocational school teachers, literature and documentation study. The results, gained competencies in accordance with the requirements of SKKNI and KKNI, consisting of; 1) Selecting event Venue, 2) Crowd handling, 3) setting Event registration, 4) Following the Health, Safety, and Security procedure, 5) Manage Event Sponsorship, 6) Working with Colleagues and Customers. Materials adapted to these competencies and instructional strategies to use; discovery learning, problem-based learning and project-based learning. An assessment conducted on three domains; attitudes, knowledge, and skills. From the findings of the data, in order to increase MICE competence of Tourism vocational teachers, need to be developed a training curriculum design for vocational teachers in MICE competency.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SD KELAS RENDAH Munawaroh, Isniatun
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2010): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (856.314 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v0i0.4626

Abstract

Giving the less of critical thinking skills in the learning process could direct students to the habit of doing any activities without knowing the purpose and objective and the tendency why they are doing those activities. This will lead to the need of some efforts to develop the critical thinking skills through learning, which can be facilitated by thematical learning. The aspects of thematical learning facilitate the creating of chance for students to see and build the relationship of information conceptual between subject matters that would benefit to help developing students' critical thinking skills. The model of thematical learning to develop students' critical thinking skills is resulted from the research that consists of planning, implementation, and evaluation. The planning of thematical learning to develop critical thinking skills comprises of mapping the basic competencies, developing theme network, developing the syllabus, and organizing the RPP (Learning Implementation Planning). The implementation of thematical learning resulted from the development consists of introductory stage that comprises of two steps that are learning warm-up and theme orientation. The core stage consists of five steps, which are exploring and delivering the material, proposing the problem, searching the information, discussing and performing the work. The final stage comprises of one step, which is conclusion. The evaluation of thematical learning to develop critical thinking skills is evaluating the process and learning result. Key words: Thematical Learning Model, Critical Thinking
Schema activation strategy in reading comprehension to improve student's interest Hidayatullah, Rizky; Saputra, Andika Ari; Amalia, Dian Risky; Hasyim, Umar Alfaruq A.
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2019): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.277 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v12i2.21843

Abstract

This research is aimed to improve the reading comprehension through schema activation strategy. Classroom Action Research (CAR) was conducted in two cycles and each cycle consisted of four phases. They were planning, acting, observing, and reflecting. The subjects of the study were 34 students of Class VIII A of SMP Muhammadiyah 1 Godean. There were two forms of data in this study. The qualitative data were collected through observation and interview. The data were presented in the form of field notes and interview transcripts. Then, the quantitative data were collected through Pre-test, Posttest I, and Posttest II. In reference to the application of the two cycles, the results of the research revealed that use of schema activation strategy successfully improved the students"˜reading comprehension. The students"˜interest and attention in the process of teaching and learning English, especially reading improved. They were also able to explore many words related to the topic of the lesson. In relation to their comprehension of English texts, the students were able to identify main ideas and supporting details of paragraphs correctly. Strategi skema pada materi reading comprehension untuk meningkatkan ketertarikan siswaPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman reading comprehension melalui penggunaan Schema Activation Strategy. Dalam melakukan penelitian ini, Peneliti menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai metode penelitian. Penelitian dilakukan dalam dua siklus dan masing-masing siklus terdiri dari empat fase. Yaitu fase persiapan, aksi, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah 34 siswa dari kelas VIII A SMP Muhammadiyah 1 Godean. Ada dua macam data yang dihimpun pada penelitian ini. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi dan wawancara. Kemudian data dipresentasikan dalam bentuk catatan dan transkip wawancara. Sedangkan, data kuantitatif dikumpulkan melalui Pre-Test, Post-test I, dan Post-test II. Hasil yang didapatkan setelah menerapkan dua siklus, yaitu penggunaan Schema Activation Strategy berjalan sukses meningkatkan pemahaman siswa pada bab Reading. Minat siswa dan perhatian dalam proses pengajaran dan pembelajaran bahasa Inggris, khususnya peningkatan dalam pemahaman Reading. Para siswa mampu mengeksplorasi banyak kata terkait topik pelajaran. Para siswa juga mampu memahami teks Bahasa Inggris, siswa juga mampu untuk mengindentifikasi ide pokok dan juga detail paragaraf secara benar.
ETOS BELAJAR SISWA SEKOLAH DI DAERAH PINGGIRAN Deni Hardianto, S. Bayu Wahyono,; Ambarwati, Unik
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2013): Maret-Mei
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1612.953 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v6i1.4739

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui dan menganalisis penyebab rendahnya etos belajar siswa dari perspektif sosial budaya, dan menawarkan solusi yang efektif bagi upaya meningkatkan etos belajar siswa di daerah pinggiran. Pilihan metode penelitian adalah metode survei dan penelitian kancah (field research). Hasil penelitian menunjukan bahwa etos belajar siswa Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) di daerah pinggiran ternyata masih dalam kategori sedang cenderung rendah. Indikatornya adalah bahwa dikalangan siswa sekolah pinggiran ditandai rendahnya minat baca, kurang menyukai tantangan atau rendahnya watak kompetitif, rendahnya kemandirian, tanggung jawab belajar yang tidak tinggi. Letak teritorial cenderung memiliki hubungan signifikan terhadap rendahnya etos belajar siswa di sekolah pinggiran dan terdapat hubungan yang tidak linier antara persepsi positif terhadap belajar dengan praksis belajar di kalangan siswa sekolah daerah pinggiran.   Kata kunci: etos belajar, daerah pinggiran
PENGUASAAN KOMPETENSI MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DASAR DALAM IMPLEMENTASI MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH Esti Andriani, Dwi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2012): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (820.501 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v5i2.4761

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penguasaan kompetensi manajerial kepala sekolah SD. Penelitian ini merupakan penelitian populasi pada 41 kepala sekolah SD se-Kotamadya Yogyakarta Wilayah Utara.Hasil penelitian menunjukkan­ bahwa pengua-saan kompetensi manajerial Kepala SD di Kota Yogyakarta Wilayah Utara berada pada kategori baik.Namun, jika dilihat berdasarkan kategori tertentu, misalnya masa kerja, masa menjabat sebagai kepala sekolah, latar bela­kang pendidikan, frekuensi mengikuti berbagai program pengembangan,tingkat penguasaan komptensi bervariasi: cukup, baik, dan sangat baik. Hal itu berim­plikasi­ perlunya upaya pengembangan kompetensi mana-jerial berdasarkan analisis kebutuhan dan kondisi kepala sekolah untuk meningkatkan keefektifannya.   Keywords: prinsip pengembangan, kompetensi manajerial, manajemen berbasis sekolah
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BIOLOGI BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING LEARNING Sukmawati, Fatma
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2014): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (845.57 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v7i2.4918

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Biologi berbasis Contextual Teaching Learning sehingga dapat mengekfektifkan pembelajaran Biologi bagi siswa SMA. Metode penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Hasil yang diperoleh: 1) Prosedur yang digunakan sebagai berikut: penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draft, uji coba lapangan awal, merevisi hasil uji coba, uji coba lapangan, penyempurnaan produk hasil uji lapangan, uji pelaksanaan lapangan, penyempurnaan produk akhir, dan implementasi; 2) berdasarkan analisis diperoleh skor rata-rata post test kelas X-9 (buku teks) adalah 66,9 dan skor rata-rata post test kelas X-7 (bahan ajar biologi berbasis CTL) adalah 79,4 dan t hitung F hit = 2.67 > 1.67 = F tabel, dapat disimpulkan bahwa penggunaan bahan ajar biologi berbasis CTL mampu mengefektifkan pembelajaran dalam pembelajaran mata pelajaran biologi di SMA Al-Islam 1 Surakarta
Analisis implementasi pendidikan berbasis budaya pada lembaga pendidikan nonformal di Daerah Istimewa Yogyakarta Djazifah, Nur; Mulyadi, Mulyadi; Septiarti, Serafin Wisni
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2015): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1602.291 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v8i2.8271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pentingnya analisis terhadapimplementasi pendidikan berbasis budaya (Perda no 5 Tahun 2011) di Daerah IstimewaYogyakarta khususnya pada Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) sebagai layananpendidikan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa 1) sosialisasi pendidikan berbasis budaya dilakukansecara terstruktur dari tingkat propinsi hingga lembaga penyelenggara kursus melaluiworkshop, TOT, seminar, FGD; 2) Tingkat kesiapan LKP dalam menjalankan pendidikanberbasis budaya dari aspek isi, proses, sarana prasarana dan sumber daya manusia terlibatdalam layanan pendidikan masyarakat ini berbeda-beda. Terdapat 46 LKP di DIY dengankualifikasi terakreditasi BANPNF ada sebagian yang belum sepenuhnya menerapkanpendidikan berbasis budaya; 3) Beberapa kesulitan yang teridentifikasi kaitannya denganimplementasi Perda no 5 Tahun 2011 tentang pendidikan berbasis budaya ini meliputikompleksitas permasalahan yang dihadapi LKP, kesulitan dalam mencari indikatorpendidikan berbasis budaya berdasarkan nilai-nilai luhur budaya Yogyakarta sehinggatidak mudah untuk diintegrasikan ke dalam materi pembelajaran, waktu yang digunakanuntuk menyusun kurikulum berbasis budaya ke dalam format-format yang baru sangatpanjang dengan tim yang sering berganti-ganti sehingga terkesan melelahkan
Pengaruh penerapan metode role play dan gaya belajar terhadap keterampilan konseling mahasiswa tentang adaptasi psikologi pada kehamilan trisemester I (studi eksperimental di prodi DIII Kebidanan Universitas Sebelas Maret Surakarta) Dwihestie, Luluk Khusnul; Murti, Bhisma; Suryani, Nunuk
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2016): September-November
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.258 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v9i2.12912

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan metode role play dan gaya belajar terhadap keterampilan konseling mahasiswa tentang adaptasi psikologi pada kehamilan trimester I. Desain penelitian yaitu studi eksperimental dengan Randomized Controlled Trial (RCT). Subjek penelitian adalah seluruh mahasiswa semester II Prodi DIII Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta tahun ajaran 2013/2014, sebanyak 45 mahasiswa. Pengambilan sampel menggunakan exhaustive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian yaitu kuesioner dan checklist. Analisis data menggunakan uji regresi linier ganda dengan taraf signifikan 0.05. Hasil analisis regresi linier ganda, metode role play dan gaya belajar secara bersamaan mampu menjelaskan 28% dari variasi keterampilan konseling, sedangkan sisanya dijelaskan oleh variabel yang tidak diteliti. Berdasarkan kesimpulan hasil penelitian membuktikan bahwa keterampilan konseling mahasiswa dapat ditingkatkan dengan penerapan metode role play dan identifikasi gaya belajar pada setiap mahasiswa.
Pemetaan kebutuhan pendidikan kecakapan hidup di kawasan wisata karst Pracimantoro, Wonogiri, Jawa Tengah Prasetyo, Iis; Tohani, Entoh; Rohadi, Al. Setya
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2017): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (471.606 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v10i1.16793

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan:1) pandangan masyarakat di kawasan wisata karst terhadap pengembangan kawasan wisata karst; 2) kebutuhan pendidikan kecakapan hidup bagi masyarakat di kawasan wisata karst dalam upaya memberdayakan masyarakat; dan 3) kendala yang dihadapi dalam pengembangan kawasan wisata karst. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan unit analisis adalah kawasan wisata karst Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara/FGD, dokumentasi, dan observasi. Analisis data menggunakan teknik analisis kualitatif dengan triangulasi, diskusi terfokus, dan pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kawasan karst dapat meningkatkan kualitas hidup, membuka peluang pekerjaan. Pengembangan pendidikan kecakapan hidup bersentuhan dengan keberadaan kawasan karst dapat mengoptimalkan fungsinya sebagai sarana pendidikan dan wisata. Kendala yang muncul, berkaitan dengan teknis pengelolaan sumber daya manusia dan lingkungan; kurangnya koordinasi antar instansi menyebabkan pengembangan aset belum berjalan dengan baik; kurangnya kesadaran masyarakat dalam menyukseskan kegiatan pariwisata; tidak adanya pengembangan dari pihak eksternal; dan infrastruktur yang masih terbatas.
PERBANDINGAN BERBAGAI METODE PENSKALAAN YANG DIKEMBANGKAN THURSTONE Agus Setiawati, Farida
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2014): March-May
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.44 KB) | DOI: 10.21831/jpipfip.v7i1.3114

Abstract

Louis Leon Thurstone adalah pelopor pengukuran karakteristik psikologis manusia. Iamengembangkan penskalaan dengan menggunakan metode perbandingan pasangan, intervaltampak sama, dan interval suksesif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasilpenskalaan instrumen multiple intelligences pada tipe Thurstone. Secara umum penelitian inimenggunakan pendekatan penelitian kuantitatif yang dalam pelaksanaannya terdiri daripengembangan instrumen dan penskalaan data hasil uji instrumen. Pengembangan instrumendilakukan dengan menyusun konstruk, spesifikasi instrumen, penulisan item, validasi isi,ujicoba dan analisis data. Analisis dilakukan secara diskriptif. Hasil penskalaan menggunakanmetode paired comparison didapatkan urutan skor tiap stimulus, yaitu logika matematika,visual-spasial, musik, natural, linguistik, kinestetik, intrapersonal, dan interpersonal. Denganmetode interval tampak setara didapatkan urutan skor terstandar dari yang rendah hinggatinggi pada dimensi interpersonal, intrapersonal, linguistik, logika-matematika, kinestetik,visual-spatial, naturalis dan musik. Dengan menggunakan interval suksesif didapatkan skor zpada tiap respon item. Hasil tersebut menunjukkan skor hasil penskalaan yang berbeda-bedadengan menggunakan metode yang berbeda.Kata kunci: penskalaan, multiple intelligences, tipe Thurstone