cover
Contact Name
Syarifah Asyura
Contact Email
dppm@uui.ac.id
Phone
+6282367548500
Journal Mail Official
dppm@uui.ac.id
Editorial Address
Jln. Alue Naga. Kec. Syiah Kuala, Desa Tibang, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : 30314062     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para profesional kesehatan, peneliti, dan praktisi lainnya.
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025" : 35 Documents clear
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG KESEHATAN MENTAL DAN KESAHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI MAN 6 ACEH BESAR Asmaul Husna; Fauziah Andika; Ratna Willis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental pada remaja sangat penting di terapkan di lingkungan sekolah sehingga di lingkungan sekolah terjadi interaksi antar sekolah. Siswa dapat berinteraksi dengan teman sebayanya, dengan kakak tingkat, adik tingkat, maupun dengan guru yang mendidik mereka. Seseorang yang mempunyai sehat mental dapat berinteraksi dengan baik di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Dalam berinteraksi terkadang terdapat konflik, baik dari lingkungan sesama teman ataupun konflik yang terjadi dalam diri individu tersebut. Konflik yang di alami dapat menyebabkan gangguan pada diri individu sehingga mudah mengalami penyakit mental. Remaja, sebagai pewaris masa depan bangsa, memiliki peran krusial dalam proses pembangunan. Menurut World Health Organization (WHO), remaja adalah penduduk dalam rentang usia 10-19 tahun. Jumlah kelompok usia 10-19 tahun di Indonesia menurut sensus penduduk 2010 sebanyak 43,5 juta atau sekitar 18% dari jumlah penduduk. 
SOSIALISASI BATAS PENGGUNAAN OBAT (BEYOND USE DATE) KEPADA SISWA SMAN 8 BANDA ACEH Fitria Fitria; Chairanisa Anwar; Syarifah Yanti Astryna; Nurhayati Nurhayati; Siti Samaniyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beyond Use Date (BUD) merupakan batas waktu penggunaan obat yang telah melalui proses peracikan, pengenceran, atau pengemasan ulang  yang berbeda dari tanggal kedaluwarsa produk asli. Evaluasi ini bertujuan untuk menjamin mutu, keamanan, dan efektivitas terapi bagi pasien, serta mencegah risiko penggunaan obat yang tidak lagi memenuhi standar kualitas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini penyuluhan, pemaparan materi, untuk siswa negeri SMAN 8 Banda Aceh yang hadir di acara penyuluhan BUD. Diharapkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini  siswa dapat mengetahui BUD sehingga membantu siswa memahami batas waktu obat tetap stabil, aman digunakan dan dapat menggunakan obat secara rasional.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL MELALUI PELATIHAN DETEKSI DINI TANDA BAHAYA KEHAMILAN DI PUSKESMAS GANG BUNTU, MEDAN TIMUR Novi Susanti; Fery Arjuna Sembiring; Siti Aisyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Kehamilan merupakan periode yang memerlukan pemantauan kesehatan yang intensif untuk mencegah terjadinya komplikasi yang dapat membahayakan ibu dan janin. Salah satu langkah penting dalam upaya menurunkan risiko komplikasi adalah kemampuan ibu hamil untuk mengenali tanda bahaya kehamilan secara dini. Namun, berdasarkan kondisi di Puskesmas Gang Buntu, Medan Timur, masih banyak ibu hamil yang memiliki pengetahuan terbatas mengenai tanda bahaya seperti perdarahan, sakit kepala hebat, gerak janin berkurang, edema ekstrem, hingga kejang. Keterbatasan informasi ini berpotensi meningkatkan risiko keterlambatan penanganan medis. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui pelatihan deteksi dini tanda bahaya kehamilan. Pelatihan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, serta evaluasi berupa pretest dan posttest. Kegiatan diikuti oleh ibu hamil yang berada di wilayah kerja Puskesmas Gang Buntu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, terlihat dari perbedaan nilai sebelum dan sesudah pelatihan. Peserta juga menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai jenis tanda bahaya, cara mengenali gejala awal, dan langkah yang harus dilakukan ketika tanda tersebut muncul. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan ibu hamil dan mendukung upaya pencegahan komplikasi kehamilan. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilakukan secara berkala sebagai strategi penguatan edukasi kesehatan maternal di tingkat puskesmas. Kata Kunci: Tanda Bahaya Kehamilan, Ibu Hamil, Pelatihan.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG KENALI FAKTOR RISIKO HIV/AIDS DAN PENCEGAHANNYA Faradilla Safitri; Nuzulul Rahmi; Rahmat Akbar; Miranda Miranda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPengabdian kepada masyarakat merupakan bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan. Salah satu isu kesehatan yang masih menjadi perhatian serius adalah HIV/AIDS, yang terus menunjukkan tren peningkatan kasus, terutama di kalangan remaja. Minimnya pengetahuan dan kesadaran remaja tentang faktor risiko dan cara penularan HIV/AIDS menjadi latar belakang dilaksanakannya kegiatan ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di MAN 2 Aceh Besar dengan tujuan untuk memberikan edukasi kesehatan tentang pentingnya mengenali faktor risiko HIV/AIDS serta langkah-langkah pencegahannya sejak dini. Metode pelaksanaan mencakup ceramah edukatif, diskusi interaktif, pemutaran video edukasi sebagai media informasi tambahan. Sasaran kegiatan adalah siswa-siswi tingkat SMA yang berada pada masa perkembangan penting dalam membentuk perilaku hidup sehat. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai HIV/AIDS. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk kesadaran kolektif dan menjadi langkah awal dalam pencegahan penyebaran HIV/AIDS di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar.   
PENYULUHAN KESEHATAN TERHADAP DAMPAK PENCEMARAN UDARA DI TPA KOTA BINJAI Fahmi Syahpreza Tarigan; Marniati Marniati; Herawati Herawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakLatar Belakang : Sosialisasi tentang kesehatan untuk mencegah penyakit akibat pencemaran udara gas metan dan ammonia di TPA Mencirim Kota Binjai dilakukan kepada petugas satgas di TPA Mencirim Kota Binjai tentang dampak dan akibat dari paparan gas metan dan ammonia akibat pencemaran udara dari proses penguraian sampah yang ada di TPA. Tujuan Kegiatan : Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada pekerja di TPA terhadap akibat yang ditimbulkan dari penghirupan gas metan dan ammonia dalam jangka panjang. Hasil Kegiatan : dalam sosialisasi ini telah tercapai target dalam rangka meningkatkan dan memberikan pengetahuan kepada para pekerja cara pencegahan dan dampak dari gas metan dalam jangka panjang maupun jangka pendek.
PENINGKATAN CAKUPAN IMUNISASI DASAR LENGKAP MELALUI SOSIALISASI DAN DISKUSI Lili Eky Nursia N; Maria Della Imersi Naben; Isnaini Shona Simangunsong; Asrida Asrida; Latipah Hannum; Syahroma Indah Dlt; Rezeki Fitriani Togatorop
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi adalah suatu upaya untuk menimbulkan atau meningkatkan kekebalan seseorang secara aktif terhadap penyakit tertentu, sehingga jika di masa mendatang anak tersebut terpapar penyakit yang sama, efek dari penyakit tersebut bisa diminimalkan. Cakupan imunisasi dasar lengkap merupakan indikator penting dalam menilai status kesehatan masyarakat, khususnya pada anak-anak. Desa Blang Muko di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, menunjukkan cakupan imunisasi yang rendah, sehingga berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Pengabdian ini bertujuan mengembangkan strategi sosialisasi yang efektif serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat di Desa Blang Muko untuk meningkatkan cakupan imunisasi dasar wajib. Metode yang digunakan adalah ceramah dan diskusi dengan orang tua dan tenaga kesehatan setempat, serta observasi langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa rendahnya cakupan imunisasi disebabkan oleh faktor rendahnya pengetahuan masyarakat, kepercayaan budaya dan agama, serta akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Program sosialisasi yang berbasis pada komunikasi interpersonal dan pelibatan tokoh masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, rekomendasi yang diberikan adalah memperkuat program edukasi kesehatan berbasis komunitas untuk mencapai cakupan imunisasi yang lebih optimal.
PEMANFAATAN KIMIA BAHAN ALAM DALAM EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK HERBAL RAMAH LINGKUNGAN BAGI MASYARAKAT Syarifah Yanti Astryna; Nurhayati Nurhayati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPemanfaatan kimia bahan alam merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk mengolah potensi sumber daya lokal menjadi produk yang bermanfaat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Kabupaten Aceh Besar dengan tujuan memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan produk herbal ramah lingkungan berbasis tanaman lokal. Metode pelaksanaan terdiri atas penyuluhan, pelatihan praktik, dan evaluasi. Produk yang dihasilkan meliputi sabun cair herbal berbahan daun sirih, minuman herbal berbahan jahe dan serai, serta hand sanitizer alami berbasis lidah buaya dan jeruk nipis. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 70% setelah mengikuti penyuluhan. Peserta juga mampu menghasilkan produk herbal sederhana dengan kualitas baik dan layak untuk dikembangkan. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan literasi sains masyarakat, tetapi juga membuka peluang wirausaha kecil berbasis bahan alam lokal. Dengan demikian, pengabdian ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan, kemandirian ekonomi, dan kelestarian lingkungan masyarakat Aceh Besar. 
PEMBERDAYAAN KELUARGA DALAM PENINGKATAN PEMELIHARAAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT ANAK BALITA DI DESA BINAAN POLTEKKES KEMENKES ACEH Sisca Mardelita; Cut Ratna Keumala; Intan Liana; Maria Irwani; Arnela Nur; Linda Suryani; Andriani Andriani; Finaul Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:  Peran ibu dalam penerapan hidup sehat, termasuk pola hidup tentang kesehatan gigi dan mulut akan berjalan dengan baik bila didasari oleh pengetahuan yang dimiliki tentang pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Melalui peran ibu dalam keluarga,  diharapkan mampu mendorong kesadaran anak dengan terus mengingatkan untuk melakukan pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut serta mendampingi anak melakukannya secara rutin, serta dapat memahami kebutuhan keluarga sehingga dapat menyediakan hal-hal yang dibutuhkan oleh setiap anggota keluarga, terutama untuk mengatasi dan mencegah munculnya penyakit gigi dan mulut. Hasil Pemeriksaan Awal pada 25 orang anak balita, ditemukan 72% mengalami  karies gigi, dan hasil wawancara dengan ibu, hampir semua ibu  (92%) tidak mendorong anak untuk melakukan menyikat gigi secara rutin dan tidak mengetahui masalah-masalah terkait penyakit gigi pada balita.Tujuan:. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pemberdayaan keluarga dalam pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita.Metode: Kegiatan ini dilakukan oleh dosen jurusan Kesehatan gigi dan dosen jurusan Jurusan Farmasi lamanya pelaksanaan selama 6 bulan pada tahun 2024. Metode yang akan digunakan diskusi dan simulasi yaitu  merencanakan kegiatan yang akan dilakukan, dan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian modul dan lembar monitoring menyikat gigi dan melakukan edukasi pada ibu yang memiliki balita  di desa Paleuh Pulo oleh tim pengabdian masyarakat, dengan kriteria hasil pengetahuan ibu meningkat sebanyak > 80%.Hasil: Peningkatan pengetahuan keluarga di Desa Paleuh Pulo tentang pemberdayaan di bidang pengetahuan Kesehatan gigi dan mulut setelah diberikan edukasi, dengan nilai pre test pengetahuan 61% dan meningkat  menjadi 83% sebagai nilai post test. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ibu dalam mengedukasi anak dan terampil dalam membantu anak untuk menyikat gigi yang baik dan benar, kemampuan ibu memotivasi anak untuk menyikat gigi dan kemampuan ibu untuk mengidentifikasi masalah Kesehatan gigi dan mulut pada anggota keluarga.Kesimpulan: Melalui program pemberdayaan keluarga ini, dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam hal pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut anak balita di Desa Paleuh Pulo
SOSIALISASI EDUKASI MINUMAN BERISIKO TERHADAP KESEHATAN GINJAL UNTUK PENCEGAHAN GAGAL GINJAL KRONIS PADA REMAJA DAYAH MODERN DARUL ULUM BANDA ACEH Syarifah Asyura; Ismiati Ismiati; Nanda Fitriana; Kesumawati Kesumawati; Ella Frisella; Herawati Herawati; Pardi Pardi; Kurnia Rahmayanti; Putri Serianti; Melda Sofia; Syarifah Yanti Astrina; Siti Samaniyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Gagal Ginjal Kronis (GGK) merupakan salah satu masalah kesehatan serius yang prevalensinya terus meningkat di Indonesia, termasuk pada kelompok usia muda. Salah satu faktor risiko yang sering diabaikan adalah konsumsi minuman berisiko seperti minuman bersoda, minuman energi, dan minuman instan dengan kandungan gula tinggi, pemanis buatan, serta bahan kimia tambahan. Remaja yang menempuh pendidikan di dayah modern memiliki potensi terpapar risiko ini akibat kebiasaan mengonsumsi minuman kemasan yang tersedia di lingkungan sekitar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri remaja Dayah Modern Darul Ulum tentang minuman berisiko bagi kesehatan ginjal dan langkah pencegahannya. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, pemutaran video edukasi, diskusi kelompok, dan pembagian leaflet. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 43% setelah intervensi, khususnya pada pemahaman tentang jenis minuman yang perlu dihindari dan pentingnya menjaga hidrasi dengan air putih. Program ini terbukti efektif sebagai langkah promotif-preventif untuk mencegah GGK pada remaja di lingkungan dayah modern, serta berpotensi direplikasi di lembaga pendidikan serupa. 
MEMBANGUN GENERASI CERDAS DAN SEHAT MELALUI PENYULUHAN KESEHATAN REPRODUKSI DI SMA NEGERI 1 KRUENG BARONA JAYA Fauziah Andika; Asmaul Husna; Ulfa Husna Dhirah; Finaul Asyura; Rahmat Akbar
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia yang perlu diketahui sejak usia remaja. Di Indonesia, banyak remaja menghadapi tantangan besar terkait kesehatan reproduksi, antara lain rendahnya akses terhadap informasi yang benar, norma budaya yang menganggap pembicaraan tentang seksualitas sebagai hal tabu, serta minimnya pendidikan formal yang membahas isu ini secara menyeluruh. Hal ini menyebabkan remaja cenderung mencari informasi dari sumber yang tidak kredibel, seperti media sosial atau teman sebaya, yang berpotensi menyesatkan dan meningkatkan risiko terhadap perilaku seksual yang tidak sehat, kehamilan di luar nikah, serta penularan infeksi menular seksual (IMS), termasuk HIV/AIDSKegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 14 April 2025 dengan jumlah peserta 30 orang siswa dan siswi di SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya. Hasil dari kegiatan ini adalah adanya meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan sikap positif siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi sejak usia remaja. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test yang dilakukan, tampak adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan, khususnya terkait dengan fungsi organ reproduksi, perubahan fisik dan emosional saat pubertas, pentingnya menjaga kebersihan alat reproduksi, serta upaya pencegahan terhadap risiko penyakit menular seksual. Kata Kunci : Kesehatan Reproduksi, Pengetahuan, Penyakit Menular Seksual

Page 1 of 4 | Total Record : 35