cover
Contact Name
Syarifah Asyura
Contact Email
dppm@uui.ac.id
Phone
+6282367548500
Journal Mail Official
dppm@uui.ac.id
Editorial Address
Jln. Alue Naga. Kec. Syiah Kuala, Desa Tibang, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : 30314062     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para profesional kesehatan, peneliti, dan praktisi lainnya.
Articles 218 Documents
PENYULUHAN TENTANG CEGAH STUNTING MENUJU DESA SEHAT Finaul Asyura; Safrizan Safrizan; Rafni Fajriati; Periskila Dina Kali Kulla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 2 (2023): OKTOBER 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di desa Surien Kecamatan Meuraxa Kabupaten Banda Aceh masih ada ditemukan stunting. Stunting menjadi penting untuk ditangani karena menyangkut kualitas sumber daya manusia. Stunting selain bereziko pada hambatan pertumbuhan fisik dan kerentanan terhadap penyakit, juga menyebabkan hambatan perkembangan kognitif yang akan berpengaruh pada tingkat kecerdasan dan produktivitas anak di masa depan. Faktor penyebabnya adalah kurangnya asupan gizi, penyakit infeksi, kurangnya pengetahuan ibu tentang stunting, pola asuh yang salah, sanitasi dan hygiene yang buruk dan rendahnya pelayanan kesehatan. Selain itu masyarakat belum menyadari anak stunting sebagai suatu masalah, karena anak stunting ditengah-tengah masyarakat terlihat sebagai anak dengan aktivitas yang normal. Dengan melihat permasalahan mitra ini, maka program Kemitraan Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan informasi kepada masyarakat agar dapat mencegah dan mengatasi masalah stunting. Hasil yang dicapai pada kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini, yaitu, peserta memiliki pengetahuan tentang: (a) pengertian stunting dan ciri-cirinya; (b) penyebab terjadinya stunting; (c) dampak stunting; (d) cara mencegah dan mengatasi stunting; dan (e) cara meningkatkan kualitas pelayanan gizi pada anak. Kata Kunci: Pengetahuan, Penyuluhan. Stunting Abstract In Surien Village, Meuraxa District, Banda Aceh Regency, stunting is still found. Stunting is important to handle because it concerns the quality of human resources. Stunting, apart from having the risk of hampering physical growth and susceptibility to disease, also causes barriers to cognitive development which will affect the level of intelligence and productivity of children in the future. The causative factors are lack of nutritional intake, infectious diseases, lack of maternal knowledge about stunting, wrong parenting patterns, poor sanitation and hygiene and poor health services. Apart from that, the community is not yet aware of stunted children as a problem, because stunted children in society are seen as children with normal activities. By looking at the problems of these partners, the Community Partnership program aims to provide knowledge and information to the community so they can prevent and overcome the problem of stunting. The results achieved in this Community Partnership Program activity are that participants have knowledge about: (a) the meaning of stunting and its characteristics; (b) causes of stunting; (c) impact of stunting; (d) how to prevent and overcome stunting; and (e) how to improve the quality of nutrition services for children Keywords: Knowledge, Extension. Stunting.
PENINGKATAN STATUS KESEHATAN REMAJA PUTRI MELALUI PENYULUHAN TENTANG KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI SMAN 9 KOTA BANDA ACEH Nuzulul Rahmi; Fauziah Andika; Alfitri Wahyuni; Nur Afni
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih tinggi di Indonesia, khususnya pada remaja putri. Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 menunjukkan prevalensi anemia pada remaja putri mencapai 32%. Salah satu upaya pencegahan adalah program pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) yang dilakukan di sekolah. Namun, kepatuhan konsumsi TTD masih rendah, dipengaruhi oleh kurangnya pengetahuan, sikap, serta persepsi remaja terhadap manfaat TTD. Penyuluhan kesehatan dipandang sebagai strategi edukasi yang efektif untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi remaja putri dalam mengonsumsi TTD. Penyuluhan kesehatan berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai konsumsi tablet tambah darah terutama jika dilakukan dengan metode yang sesuai dengan karakteristik remaja. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD adalah melalui penyuluhan kesehatan. Penyuluhan memberikan kesempatan bagi remaja putri untuk memperoleh informasi secara langsung, interaktif, dan kontekstual mengenai pentingnya konsumsi TTD, efek samping yang bisa terjadi, serta cara pencegahannya. Tujuan dilakukannya penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja putri untuk rutin mengkonsumsi tablet tambah darah agar tidak terjadi anemia. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini dilakukan pada 2-3 Juni 2025 di SMAN 9 yang hadiri oleh siswi kelas XI yang berjumlah 33 orang. Kegiatan pendidikan kesehatan ini melibatkan peran aktif mahasiswa S1 Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Ubudiyah Indonesia. Kata kunci : penyuluhan kesehatan, tablet tambah darah.
PEMBERDAYAAN ANAK REMAJA DALAM PENCEGAHAN KEHAMILAN USIA DINI DI SMA SWASTA SANTA MARIA TARUTUNG Marni Siregar; Juana Linda Simbolon; Emilia Silvana Sitompul
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 2 (2020): OKTOBER 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Santa Maria Private High School, Tarutung Subdistrict, is a favorite SMA in North Tapanuli Regency where the location is located in an area that is easily accessible from other areas in North Tapanuli Regency. The large number of students and inadequate parental control because many are boarding can also result in susceptibility to premarital sexual behavior. The risk factors for adolescent sexual activity are lack of parental supervision and low environmental supervision so that boarding students are at risk of various forms of sexual activity.Prevent early pregnancy by providing information to adolescents to empower them to build values and skills that enable them to make responsible decisions to become sexually healthy adults. Counseling for adolescents about sex education is the most likely, especially to students in schools. Factors that influence adolescent sexual behavior include academic perspectives where adolescents with low achievement and low aspiration stages tend to be more likely to have sexual activity than adolescents with good performance in school so that by providing health education for all students both with low achievement and good achievement. understand the impact of premarital sex. Keywords: early pregnancy, empowerment, teenager
EDUKASI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) PADA REMAJA DI SOS CHILDRENS VILLAGE MEULABOH Meutia Paradhiba; Maiza Duana; Rubi Rimonda
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidup bersih dan sehat merupakan suatu hal yang seharusnya memang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh masyarakat sebagai salah satu cara menjaga kesehatannya. Mengingat kesehatan merupakan hal penting bagi setiap manusia mulai dari bekerja dan beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Indonesia telah membuat pedoman pembinaan PHBS yang tertuang dalam peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor: 2269/MENKES/PER/XI/2011 yang mengatur upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat diseluruh Indonesia dengan mengacu kepada pola manajemen PHBS, mulai dari tahap pengkajian, perencanaan dan pelaksanaan serta pemantauan dan penilaian. Kurangnya pengetahuan tentang perilaku hidup bersih sehat maka akan menimbulkan dampak buruk di lingkungan serta pribadi setiap individu. Lingkungan yang kumuh juga akan menimbulkan berbagai macam penyakit menular seperti diare, demam berdarah, tipoid, muntaber dan sebagainya. Pengabdian kepada masyarakat ini langsung dilakukan kepada remaja di SOS Childrens Village Meulaboh. Peserta yang diikutkan dalam kegiatan ini berjumlah 34 orang. Kegiatan pengabdian ini mendapat respon yang positif baik dari remaja maupun dari pihak pengurus SOS Childrens Village. Hasil dari kegiatan ini adalah pemahaman yang komprehensif tentang Perilaku bersih dan sehat sehingga remaja tersebut dapat menjalani perilaku kehidupan sehari – hari yang bersih dan sehat.Clean and healthy living is something that should be applied in everyday life by the community as a way to maintain their health. Given that health is important for every human being starting from work and activities in everyday life. Indonesia has made guidelines for PHBS guidance contained in the regulation of the Minister of Health of the Republic of Indonesia Number: 2269/MENKES/PER/XI/2011 which regulates efforts to improve clean and healthy living behavior throughout Indonesia by referring to PHBS management patterns, starting from the assessment, planning and implementation stages as well as monitoring and assessment.Lack of knowledge about clean and healthy living behavior will have a negative impact on the environment and the personality of each individual. A slum environment will also cause various infectious diseases such as diarrhea, dengue fever, typhoid, vomiting and so on. This community service was conducted directly to teenagers at SOS Childrens Village Meulaboh. The participants included in this activity amounted to 34 people. This community service activity received a positive response from both the adolescents and the SOS Childrens Village management. The result of this activity is a comprehensive understanding of clean and healthy behavior so that adolescents can live a clean and healthy daily life behavior
PROMOSI KESEHATAN TENTANG “FLOUR ALBUS” PADA REMAJA SISWI SMK NEGERI 1 MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR Eva Rosdiana; Desi Rosmawi; Mira Abdullah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Flour Albus atau yang biasa dikenal dengan istilah keputihan adalah cairan yang keluar dari liang vagina selain darah. Keputihan biasanya berwarna putih dan tidak berbau namun dapat berubah baik dari segi warna maupun baunya jika mengalami gangguan atau patologis. Keputihan patologi merupakan gejala gangguan alat kelamin yang di alami oleh wanita yang berupa cairan berwarna putih kekeuningan atau kelabu.Keputihan pada wanita sering dikaitkan dengan pH pada vagina. Selain itu juga dapat disebabkan oleh penggunaan obat-obatn tertentu seperti Pil KB, IUD, penyakit menular serta kurangnya menjaga kebersihan di sekitar organ wanita seperti menggunakan celana dalam yang tidak menyerap keringat, jarang mengganti celana dalam, menggunakan pembilas vagina dan lain sebagainya.Untuk mencegah terjadinya keputihan maka wanita diharapkan untuk selalu menjaga kebersihan daerah kewanitaan, menghindari kondisi yang lembab, tidak menggunakan celana dalam yang ketat dan tidak bergantian pasangan seksual. Namun masih banyak wanita terutama remaja yang tidak tau tentang penyebab terjadinya keputihan. Sehingga pelu untuk dilakukan promosi kesehatan terntang keputihan “ Folur Albus” untuk mencegah terjadinya keputihan. Tujuan promosi kesehatan ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang flour albus. Pelaksanaan kegiatan promosi kesehatan ini dilakukan pada tanggal 03 Januari 2022. Sasaran nya adalah remaja siswi yang berjumlah 25 orang. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa prodi D-III Kebidanan. Pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan remaja siswa mendapatkan pengetahuan tentang flour albus.Kata Kunci: Promosi Kesehatan, Keputihan Flour Albus or commonly known as vaginal discharge is fluid that comes out of the vaginal canal in addition to blood. Vaginal discharge is usually white and odorless but can change in terms of both color and smell if it is disturbed or pathological. Vaginal discharge is a symptom of genital disorders experienced by women in the form of a white or yellowish white liquid. Vaginal discharge in women is often associated with the pH of the vagina. In addition, it can also be caused by the use of certain drugs such as birth control pills, IUDs, infectious diseases and not maintaining cleanliness around the female organs using underwear that does not absorb sweat, rarely changing underwear, using vaginal rinses and so on. vaginal discharge, women are expected to always maintain the cleanliness of the feminine area, avoid humid conditions, do not use tight underwear and do not alternate with partners. However, there are still many women, especially teenagers, who do not know about the causes of vaginal discharge. So it is necessary to carry out health promotion regarding "Folur Albus" vaginal discharge to prevent the occurrence of vaginal discharge. The purpose of this health promotion is to increase adolescent knowledge about flour albus. The implementation of this health promotion activity was carried out on January 3, 2022. The target was students who were carried out 25. This activity involved students of the D-III Midwifery study program. The implementation of activities is smooth and the youth gain knowledge about flour albus.Keywords: Helath Education, Flour Albus
EDUKASI DAN PENDAMPINGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF BAGI IBU BEKERJA DI WILAYAH PUSKESMAS ALUE BILIE Alfitri Wahyuni; Faradilla Safitri; Raudhatun Nuzul ZA
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberian ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan sangat penting bagi kesehatan dan pertumbuhan bayi. Namun, ibu bekerja sering menghadapi berbagai tantangan dalam memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas edukasi dan pendampingan dalam meningkatkan praktik pemberian ASI eksklusif di kalangan ibu bekerja di wilayah Puskesmas Alue Bilie. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi dan pendampingan yang berkelanjutan dapat meningkatkan pemahaman ibu bekerja mengenai pentingnya ASI eksklusif dan strategi yang dapat diterapkan, seperti memerah dan menyimpan ASI dengan benar. Dengan adanya program edukasi dan pendampingan, terjadi peningkatan proporsi ibu bekerja yang berhasil memberikan ASI eksklusif. Oleh karena itu, dukungan tenaga kesehatan dan kebijakan yang mendukung ibu menyusui sangat diperlukan untuk keberhasilan program ASI eksklusif di lingkungan kerja.
PENTINGNYA PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI UNTUK KESEJAHTERAAN INDIVIDU DAN KELUARGA DI GAMPONG IE MASEN ULEE KARENG KOTA BANDA ACEH Faradilla Safitri; Nuzulul Rahmi; Ismail Ismail; Nurul Sakdah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kesehatan reproduksi merupakan aspek penting dalam meningkatkan kualitas hidup individu dan keluarga. Program pengabdian masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Gampong Ie Masen Ulee Kareng, Kota Banda Aceh dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan reproduksi, termasuk aspek fisik, mental, dan sosial. Kegiatan ini melibatkan penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi praktis untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan tentang perencanaan keluarga, pencegahan penyakit menular seksual, serta pentingnya menjaga kesehatan selama masa kehamilan dan pasca melahirkan. Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam bentuk penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah tanya jawab. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada 15 September 2024 di Meunasah Gampong Ie Masen Ulee Kareng. Penyelenggaraan kegiatan ini bekerja sama dengan mahasiswa/I dari University College MAIWP International (UCMI) Kuala Lumpur. Melalui kegiatan ini masyarakat diharapkan mampu menerapkan pola hidup sehat, mengambil keputusan yang tepat terkait kesehatan reproduksi, serta menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan keluarga, mendorong peningkatan kesadaran tentang pentingnya peran komunitas dalam mendukung akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang berkualitas. Hal ini diharapkan dapat berkontribusi pada tercapainya kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
UBUDIYAH COMMUNITY SERVICE INTERNASTIONAL (UCoSI) BERSAMA UNIMAP GLOBAL OUTREACH PROGRAMME (UnigO) : UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN TENTANG PENTINGNYA IMUNISASI PADA BAYI DI POSYANDU UPTD JAYA BARU, LAMTEUMEN, BANDA ACEH Marniati Marniati; Sahbainur Rezeki; Fauziah Andika; Rulia Meilina; Asmaul Husna; Periskila Dina Kali Kulla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

World Health Organization (WHO) mendata bahwa pada tahun 2019 kasus campak meningkat tiga kali lebih tinggi dai 2018. Sementara itu, data program imunisasi nasional menunjukkan penurunan cakupan vaksinasi, seperti vaksin MR yang menurun 13% antara Januari sampai Maret 2020 jika dibandingkan dengan tahun lalu. Metode pelaksanaan pengabdian ini secara garis besar menggunakan konsep sosialisasi. Solusi          terbaik yang diambil adalah buat target dan tujuan masa depan, cepat melihat peluang, rutin melakukan inovasi, kreatif, dan fokus pada tujuan dengan mengadakan seminar terkait dengan pembahasan peningkatan pengetahuan dan motivasi dalam kepatuhan imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita kegiatan pembekalan.Kata Kunci : imunisasi dasar lengkapThe World Health Organization (WHO) records that in 2019 measles cases increased three times higher than 2018. Meanwhile, national immunization program data shows a decrease in vaccination coverage, such as the MR vaccine which decreased by 13% between January to March 2020 when compared to last year. the method of implementing this service in outline uses the concept of socialization. the best solution taken is to set future targets and goals, quickly see opportunities, learn other people’s success stories, routinely innovate, be creative, and focus on goals by holding seminars related to discussing increasing knowledge and motivation in complete basic immunization compliance in infants and toddles debriefing activities.Keywords : complete basic immunization
INTERVENSI EDUKATIF DALAM UPAYA OPTIMALISASI IMUNISASI DASAR LENGKAP Lili Eky Nursia N; Telsa Amanda; Primarini Anggra; Sinta Arsandi; Suci Amalia Putri; Ulfatul Aulia Amanda; Dian Fera; Siti Maysaroh Fitri Siregar; Darmawan Darmawan
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Imunisasi merupakan intervensi kesehatan masyarakat yang penting untuk mencegah penyakit menular, namun cakupan imunisasi di Provinsi Aceh masih termasuk yang terendah di Indonesia. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang imunisasi dasar lengkap di Desa Lambaed, Aceh Besar. Program berbasis masyarakat dilaksanakan dari Juli hingga Agustus 2025 menggunakan desain pretest–posttest. Sebanyak 26 keluarga dengan balita dipilih melalui sampling acak sederhana. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur yang diberikan, diikuti dengan sesi pendidikan kesehatan tentang pentingnya, jadwal, dan manfaat imunisasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan, dengan skor pasca-tes menunjukkan tingkat pemahaman yang lebih tinggi dibandingkan dengan pra-tes. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan kesehatan secara efektif meningkatkan kesadaran orang tua, menyoroti kebutuhan akan keterlibatan komunitas yang berkelanjutan untuk meningkatkan cakupan imunisasi.
SOSIALISASI PENCEGAHAN DINI MUNCULNYA PENYAKIT DEGENERATIF PADA USIA PRODUKTIF DI SMKS MUHAMMADIYAH BANDA ACEH Rulia Meilina; Marniati Marniati; Annisa Mufliha; Nurhaliza Nurhaliza; Novi yani; Siti Baitul Mihraj
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia transisi epidemiologi menyebabkan terjadinya pergeseran pola penyakit, di mana penyakit kronis degeneratif sudah terjadi peningkatan. Penyakit degeneratif merupakan penyakit tidak menular yang berlangsung kronis seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes, kegemukan dan lainnya. Kontributor utama terjadinya penyakit kronis adalah pola hidup yang tidak sehat seperti kebiasaan merokok, minum alkohol, pola makan dan obesitas, aktivitas fisik yang kurang, stres, dan pencemaran lingkungan. Sehingga Indonesia menanggung beban ganda penyakit di bidang kesehatan, yaitu penyakit infeksi masih merajalela dan ditambah lagi dengan penyakitpenyakit kronik degenerative. Penyakit kronik ini bukannya saja dialami oleh lanjut usia tetatpi juga banyak dialami oleh remaja. Penyuluhan kesehatan ini dilakukan pada remaja  karena pola hidup remaja yang tidak sehat, hal ini dapat dilihat dari kebiasaan merokok para remaja dan kebiasaan makan makanan yang tidak sehat atau jajan sembarangan, kurangnya mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan, serta minimnya aktivitas fisik seperti olahraga dalam upaya pencegahan penyakit degenerative pada remaja Kata Kunci : Remaja, Penyakit Degeneratif, penyakit kronik

Page 10 of 22 | Total Record : 218