cover
Contact Name
Syarifah Asyura
Contact Email
dppm@uui.ac.id
Phone
+6282367548500
Journal Mail Official
dppm@uui.ac.id
Editorial Address
Jln. Alue Naga. Kec. Syiah Kuala, Desa Tibang, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : 30314062     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para profesional kesehatan, peneliti, dan praktisi lainnya.
Articles 218 Documents
SOSIALISASI TENTANG KEBIASAAN MENGKONSUMSI MAKANAN DAN MINUMAN JUNK FOOD PADA REMAJA DI PESANTREN DARUL ULUM BANDA ACEH Ismiati Ismiati; Syarifah Asyura; Nanda Fitriana; Kesumawati Kesumawati; Ella Frisella; Herawati Herawati; Pardi Pardi; Kurnia Rahmayanti; Putri Serianti; Melda Sofia
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja merupakan masa yang sangat penting untuk memperhatikan pola makan yang sehat dan bergizi, karena pada masa ini remaja akan terus tumbuh dan berkembang sehingga kebutuhan nutrisi harus seimbang dengan besarnya aktivitas. Namun pada saat ini, banyak remaja memiliki kegemaran untuk mengkonsumsi junk food hal ini disebabkan karena cita rasanya yang enak. Junk food adalah makanan yang rendah nilai gizinya namun tinggi kalori,lemak yang tidak sehat, gula dan garam serta akan berdampak negatif bagi tubuh jika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang. Maka tujuan dari program pengabdian ini adalah memberikan pemahaman kepada siswa serta mengenalkan kepada siswa beberapa jenis makanan siap saji atau junk food bagi kesehatan. Sosialisasi ini dilakukan sebagai salah satu pencegahan terhadap perilaku siswa yang sering mengkonsumsi junk food. Berdasarkan survey yang telah kami lakukan kepada siswa beberapa jenis junk food dalam kehidupan sehari-hari serta dampak negatif yang akan ditimbulkan akibat sering mengkonsumsi junk food. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi penyuluhan interaktif antara pemateri dan siswa, pemutaran video edukasi, diskusi dan tanya jawab, serta pembagian leaflet. Evaluasi yang dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan rata-rata sebesar 45% setelah intervensi, khususnya pada pemahaman tentang jenis makanan dan minuman yang mengandung junk food. Program ini terbukti efektif sebagai langkah dalam mencegah siswa dalam mengkonsumsi junk food pada remaja di lingkungan dayah modern, serta berpotensi direplikasi di lembaga pendidikan serupa.
SIMULASI PERSALINAN YANG MENYENANGKAN DI KLINIK LMT SIREGAR Juneris Aritonang; Mestika Lumbantoruan; Dewi Carolina Panjaitan; Syahdina Rahmadani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakProses persalinan menimbulkan ketidakstabilan psikologis seperti perasaan tegang, khawatir dan takut pada ibu bersalin terutama pada primi para. Menjelang persalinan, ibu hamil merasa khawatir bagaimana proses persalinan yang akan dihadapi, was-was, gelisah, cemas hingga merasakan takut dalam menghadapi persalinannya. Kecemasan menjelang persalinan juga diikuti dengan  rasa sakit saat bersalin. Dampak kecemasan yang dialami ibu saat persalinan ibu akan merasakan nyeri atau rasa sakit yang berlebihan mengakibatkan  kurangnya aliran darah ke uterus (kurangnya kontraksi) sehingga menghalangi proses persalinan dan mengakibatkan rasa nyeri serta menyebabkan waktu melahirkan menjadi lebih panjang. Dari penelitian yang dilakukan sebelumnya terdapat ibu mengalami kecemasan dan ketakutan menghadapi persalinan di Klinik LMT Siregar. Kegiatan ini berupa penyuluhan dan pelatihan berupa simulasi kepada ibu hamil trimester dua dan tiga di Klinik LMT Siregar yang bertujuan mengurangi rasa cemas dan ketakutan ibu dalam menghadapi proses persalinan sehingga persalinan akan lebih menyenangkan. Kegiatan ini diikuti oleh 18 ibu hamil. Hasil kegiatan ini mayoritas (72%) ibu merasa kecemasan dalam menghadapi persalinan sudah berkurang, 100 % ibu sudah mengetahui tahapan persalinan dan 83% diantaranya sudah mengetahui cara mengurangi rasa nyeri pada proses persalinan. Kegiatan ini dirasa memiliki manfaat yang cukup besar dalam mengurangi rasa takut dan kecemasan ibu menghadapi persalinan. Keywords: Simulasi, Persalinan, Menyenangkan
KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PSIKOLOGI ANAK Andi Syahputra; Riski Wahyudi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 1 (2022): APRIL 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keluarga merupakan pendidikan terpenting dalam perkembangan kehidupan manusia. Karena keluarga merupakan lingkungan hidup primer dan fundamental. Penanaman nilai-nilai moral secara praktis akan berproses dan ditentukan oleh keluarga. Dalam keluarga yang seharusnya merupakan wadah utama bagi pembentukan watak dan moral manusia sering berubah menjadi sumber malapetaka karena menurunnya tingkat pendidikan ahklak manusia, sehingga dalam bersikap dan beretika dalam kehidupan tidak obyektif. Materialisme dan individualism kian mendominasi kehidupan keluarga serta adanya pergantian arus globalisasi yang kian mendominasi kehidupan masyarakat dewasa ini, oleh karena ketidaksiapan individu menghadapi nilai-nilai baru dan lemahnya filter yang dilakukan oleh manusia dalam menyikapi globalisasi tersebut, sehingga dampak buruk dari globalisasi mulai dirasakan dalam kehidupan keluarga. Banyak keluarga yang kini cendrung mengidap karakter destruktif. Persoalan seperti ini tidak hanya berada pada fakta individual akan tetapi sudah nenjadi fakta sosial. Seperti halnya seorang perempuan menjadi pihak yang paling rentan menjadi sasaran korban tindak kekerasan. Oleh karena itu kaum wanita sudah semestinya mendapatkan perlindungan dari negara atau masyarakat agar terbebas dari ancaman kekerasan dan perlakuan yang dapat merendahkan manusia. Persoalan kekerasan dalam rumah tangga dapat terjadi kapanpun dan dimana saja. Karena persoalan kekerasan dalam rumah tangga baik korban maupun pelakunya tidak mengenal status sosial, status ekonomi maupun tingkat pendidikan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepada masyarakat tentang kekerasan dalam rumah tangga dan implikasinya terhadap psikologi anak. Korban kekerasan dalam rumah tangga dapat terjadi pada keluarga tingkatan sosial manapun baik menengak ke bawah maupun menengah ke atas. Beberapa fakror yang menyebabkan kekerasan dalam rumah tangga antara lain : ekonomi, perselingkuhan, tekanan keluarga dan perkawinan usia dini. Kekerasan dalam rumah tangga terhadap perkembangan psikologi anak sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya anak selanjutnya terutama dalam berinteraksi dengan lingkunganKata kunci: Kekerasan, Rumah Tangga, Psikologi Anak
STRATEGI PENCEGAHAN DIABETES MELITUS MELALUI EDUKASI DAN PARTISIPASI MASYARAKAT DI GAMPONG BLANG DALAM, KABUPATEN ACEH BARAT Ihsan Murdani; Yolanda Oktaria; Muhammad Iqbal Fahlevi; Redha Rahmi; Siti Nurmala Dewi; Rahman Rahman; Fikri Faidul Jihad; Jun Musnadi Is; Fakhrurradhi Luthfi; Ishalyadi Rahman; Muhibbul Subhi; Susy Sriwahyuni; Dian Fera; Tri Quari Handayani
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis yang menjadi masalah kesehatan global, termasuk di Indonesia. Tingkat prevalensi DM yang terus meningkat mendorong berbagai inisiatif untuk mengendalikan penyebaran penyakit ini, khususnya di daerah-daerah dengan tingkat kesadaran masyarakat yang masih rendah. Salah satu upaya pencegahan dilakukan di Gampong Blang Dalam, Aceh Barat, melalui program Praktik Belajar Lapangan (PBL) oleh mahasiswa Universitas Teuku Umar. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang diabetes serta memotivasi mereka untukmengadopsi gaya hidup sehat. Adapun program PBL yang dilakukan di Gampong Blang Dalam mencakup beberapa intervensi kunci yaitu: Edukasi dan penyuluhan, Pembagian makanan sehat, dan Implementasi gotong royong. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya DM dan pentingnya pencegahan sejak dini. Edukasi yang dilakukan mampu memotivasi masyarakat untuk mulai mengubah kebiasaan makan mereka serta meningkatkan aktivitas fisik. Kegiatan gotong royong juga berhasil menciptakan lingkungan yang lebih sehat di desa tersebut.
SOSIALISASI NEW NORMAL, DAMPAK COVID-19 DAN BAKTI SOSIAL; HADAPI NEW NORMAL DENGAN STRATEGI PEMBELAJARAN DIGITAL DI GAMPONG LHOKCUT, KECAMATAN SAWANG, KABUPATEN ACEH UTARA Vera Novalia; Sarah Rahmayani Siregar; Fathiah Fathiah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:. Mewabahnya penyakit/virus corona (covid-19) mengakibatkan pembatasan interaksi sosial atau social distancing. Kebijakan pemerintah dalam mencegah penyebaran pandemic telah membatasi interaksi fisik antar masyarakat, sehingga banyak orang yang tidak bisa bekerja namun pemenuhan kebutuhan pokok tetap harus terpenuhi dan sistem belajar yang awalnya tatap muka secara langsung, kini berubah menjadi sistem pembelajaran daring/internet. Pelaksanaan pembelajaran daring sangat perlu disosialisasikan di era new normal karena mengingat masyarakatnya gampong lhokcut minim pengetahuan tentang penggunaan teknologi, keterbatasanan sarana dan prasarana, jaringan internet serta biaya penunjang teknologi dalam pembelajaran daring. Tujuan:Melakukan sosialisasi new normal bagi masyarakat di tengah pandemic Covid-19, supaya masyarakat gampong lhokcut mampu menyesuaikan diri dengan bahaya Covid-19 dengan mewajibkan protokol kesehatan ketat dan memberikan pengetahuan tentang penggunaan teknologi pembelajaran digital pada anak-anak usia sekolah terutama anak SD dan SMP mampu menjalani pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan teknologi daring. Metode: Pelaksanaan program pengabdian ini dilaksanakan dengan beberapa urutan pelaksanaan sebagai berikut: Melakukan penyusunan protokol pengabdian, survei awal lokasi dan permasalahan target, pertemuan dengan geuchik dan perangkat desa, Penyuluhan mengenai pencegahan dan dampak yang ditimbulkan oleh corona serta solusinya terhadap masyarakat kelas ekonomi rendah, pelatihan pembuatan cairan desinfektan, sosialisasi pembelajaran digital/ daring, tecnical asistancy, monitoring dan evaluasi (monev) serta pelaporan. Monev, penyusunan laporan. Kesimpulan: Pengabdian masyarakat pada gampong lhokcut diharapkan masyarakat mampu memahami dan menyadari bahwa bahaya covid-19 masih mengintai kehidupan kita, masyarakat diharapkan lebih patuh menerapkan protocol kesehatan dalam menjalani new normal. Orang tua dan anak usia sekolah dibekali ilmu penggunaan teknologi, sehingga mereka mampu menggunakan atau memanfaatkan teknologi dalam masa pembelajaran daring. Kata kunci: Pengabdian Masyarakat, Covid 19, Pembelajaran Digital, Gampong Lhokcut
EDUKASI KESEHATAN PADA LANSIA DI DESA TIBANG KECAMATAN SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH Eva Rosdiana; Desita Ria Yusian TB; Sahbainur Rezeki; Alfitri Wahyuni; Finaul Asyura; Periskila Dina Kali Kulla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan penduduk yang beresiko mengalami berbagai gangguan kesehatan karena menurunnya status kesehatan lansia disebabkan dengan bertambahnya usia. Sehingga lansia memerlukan pemeriksaan dan pemantauan secara rutin. Namun Berdasarkan data yang diperoleh pada tahun 2023 jumlah lansia di kota Banda Aceh yang melakukan skrining kesehatan menurun menjadi 97,2% dari data tahun sebelumnya  yaitu 98,15%. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pengetahuan ke pada lansia tentang kesehatan pada lansia dan juga pentingnya melakukan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan pada lansia yang dapat dilakukan di posyandu lansia desa Tibang. Kegiatan ini di laksanakan pada tanggal 10 Oktober 2024 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang yang terdiri dari perangkat desa, kader posyandu, lansia dan pendamping (keluarga). Kegiatan pengabdian ini berjalan dengan sukses dan mendapatkan perhatian yang baik dari seluruh peserta sekaligus mendapatkan apresiasi dari perangkat desa. Kesimpulannya pelaksanaan edukasi kesehatan ini dapat memberikan tambahan pengetahuan ke pada peserta dan meningkatkan minat peserta untuk melakukan pemeriksaan dan pemantauan kesehatan secara rutin ke pada lansia.Kata Kunci: Lansia, Pemantauan KesehatanThe elderly are a population at risk of experiencing various health problems due to the decline in the health status of the elderly due to increasing age. So the elderly need regular examination and monitoring. However, based on data obtained in 2023, the number of elderly people in the city of Banda Aceh who underwent health screening decreased to 97.2% from the previous year's data, namely 98.15%. The aim of this service activity is to provide knowledge to the elderly about the health of the elderly and also the importance of carrying out health checks and monitoring of the elderly which can be carried out at the Posyandu for the elderly in Tibang village. This activity was carried out on October 10 2024 with a total of 30 participants consisting of village officials, posyandu cadres, elderly people and companions (families). This service activity was successful and received good attention from all participants as well as appreciation from village officials. In conclusion, the implementation of this health education can provide additional knowledge to participants and increase participants' interest in carrying out routine health checks and monitoring for the elderly.Keywords: Elderly, Health Monitoring
UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT DALAM MENJAGA KEBERSIHAN LINGKUNGAN DI TENGAH PANDEMI COVID 19 Kesumawati Kesumawati; Kifana Salsabila
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi yang sedang terjadi ini memaksa pemerintah untuk melakukan tindakan pencegahan penularannya dengan melakukan pembatasan sosial di beberapa daerah yang berstatus waspada. Pemerintah sebaiknya pun memfasilitasi  kebutuhan-kebutuhan  masyarakat terkait pemeliharaan lingkungan yang sehat. Masyarakat dapat memperoleh hal tersebut melalui tindakan-tindakan budaya bersih untuk diri sendiri dan keluarga serta sekeliling sekitar. Metode penelitian ini yaitu fenomenologi kualitatif, dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini diperoleh bahwa penderitaan lingkungan hidup ada baiknya kita kurangi dan lebih merawat lingkungan hidup di sekitar kita. Peran yang dimiliki pendampingan sosial sangat menentukan keberhasilan program pemberdayaan masyarakat. Upaya  pemberdayaan  masyarakat  desa  dibutuhkan  pendampingan  dari pihak lembaga yang berkompeten dalam urusan pemberdayaan masyarakat. Dalam mengatasi wabah COVID-19, pemerintah sendiri sudah melakukan berbagai cara dalam upaya pencegahan. Salah satunya, yaitu dengan gerakan 3M dan 3T, gerakan yang dilakukan secara massif di seluruh Indonesia menggunakan berbagai macam media platform baik digital maupun konvensional. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu kegiatan    pengabdian kepada    masyarakat    ini    telah    meningkatkan    kesadaran serta pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan pola hidup sehat agar dapat terhindar dari paparan covid-19 sehingga penyebarannya dapat berkurang dan segera berakhir.Kata Kunci: Covid-19, Hidup Sehat, MasyarakatThe current pandemic is forcing the government to take steps to prevent the spread of the virus by implementing social restrictions in several areas with alert status. The government should also facilitate the needs of the community regarding the maintenance of a healthy environment. Communities can get this through clean cultural actions for themselves and their families and those around them. This research method is qualitative phenomenology, with data collection techniques of observation, interviews and documentation. While the data analysis techniques are data collection, data reduction, data presentation and drawing conclusions. The results of this study indicate that it is better for us to reduce environmental suffering and take better care of the environment around us. The role of social assistance will determine the success of community empowerment programs. Efforts to empower rural communities require assistance from competent institutions in community empowerment matters. In dealing with the COVID-19 outbreak, the government itself has taken various ways to prevent it. One of them, namely the 3M and 3T movements, movements carried out massively throughout Indonesia using various kinds of media platforms, both digital and conventional. The conclusion this community service activity has increased public awareness and knowledge about the importance of maintaining a healthy lifestyle to avoid exposure to COVID-19 so that its spread can be reduced and will end soon.Keywords: Covid-19, Healthy Living, Society
MENUMBUHKAN KESADARAN SISWA SMA FATIH BILINGUAL SCHOOL TENTANG KETAHANAN PANGAN MELALUI PROGRAM HARVEST TOUR RUMOH PANGAN ACEH Pardi Pardi; Herawati Herawati; Kurnia Rahmayanti; Putri Serianti; Melda Sofia; Cut Nursadrina; Syarifah Asyura; Abdul Mukti; Ismiati Ismiati; Aura Reza Ayu; Ilham Guspika Away
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang memerlukan keterlibatan generasi muda sebagai agen perubahan. Rendahnya pemahaman siswa terhadap proses produksi pangan dan pentingnya keberlanjutan menjadi tantangan tersendiri dalam membangun kesadaran sejak dini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa SMA Fatih Bilingual School terhadap ketahanan pangan melalui program Harvest Tour yang dilaksanakan di Rumoh Pangan Aceh selama satu hari. Pendekatan yang digunakan adalah edukatif-partisipatif berbasis pengalaman langsung (experiential learning) yang melibatkan 30 siswa kelas XI. Rangkaian kegiatan meliputi pengenalan konsep ketahanan pangan, observasi praktik pertanian dan pengolahan pangan lokal, workshop interaktif, serta refleksi dan diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan sikap siswa terhadap isu ketahanan pangan, termasuk tumbuhnya empati terhadap petani dan minat untuk berperan aktif dalam praktik pangan berkelanjutan. Program ini menunjukkan efektivitas pendekatan berbasis pengalaman dalam membangun kesadaran ekologis dan sosial pada remaja, serta membuka peluang integrasi program serupa ke dalam kegiatan pendidikan formal.Kata kunci:  ketahanan pangan, siswa SMA, experiential learning, Rumoh Pangan Aceh, edukasi pangan. 
MEMBERIKAN EDUKASI KESEHATAN TENTANG MENTAL HEALTH REMAJA (KESEHATAN MENTAL REMAJA) DI SMKN 1 LHOKNGA Sahbainur Rezeki; M Aldi Kurniawan; Yoga Suseno; Alfarazi Alfarazi
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental merupakan kondisi mental yang ditandai dengan tidak adanya gangguan atau kecacatan mental. Permasalahan kesehatan mental yang sering dialami individu diantaranya adalah mengalami kegelisahan, tidak merasa adanya ketentraman, hingga mengalami  gangguan  kejiwaan.  Maka  dari  itu,  individu  perlu  memiliki  kemampuan menjaga dan memelihara kesehatan mental yang baik agar terhindar dari gangguan kejiwaan. Kegiatan penyuluhan dan  pemberian edukasi  ini dilaksanakan pada tanggal 15 Desember 2022, mulai pukul 09.00 s/d selesai. Kegiatan ini dilaksanakan secara  tatapmuka dengan para siswa di SMKN 1 Lhoknga. Hasil dari kegiatan ini adalah menambah pengetahuan dan wawasan siswa tentang mental health (kesehatan mental).Kata Kunci : kesehatan mental, lingkungan sekolahMental health is a mental condition characterized by the absence of mental disorders or disabilities. Mental health problems that are often experienced by individuals include experiencing anxiety, not feeling peaceful, and experiencing psychiatric disorders. Therefore, individuals need to have the ability to maintain and maintain good mental health in order to avoid psychiatric disorders. This counseling and education activity will be held on December 15, 2022, starting at 09.00 until finished. This activity was carried out face to face with students at SMKN 1 Lhoknga. The result of this activity is to increase students' knowledge and insights about mental health (mental health).Kywords: healthy mental
SOSIALISASI TENTANG PENYAKIT MENULAR TUBERKULOSIS DI KANTOR KEPALA DESA MEDAN ESTATE Kharis Meiwan K Talaumbanua; Syahrul’an Syahrul’an; Erni Susilawati; Nur Laily Harfita; Dr. Marniati; Dr. Herawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan Masyarakat Desa Medan Estate tentang TBC, termasuk gejala, cara penularan, dan pengobatan. Kegiatan dilakukan dalam bentuk sosialisasi langsung melalui ceramah dan diskusi, serta pembagian leaflet edukatif. Peserta kegiatan adalah warga setempat dengan jumlah ±35 orang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai TBC serta peningkatan kepedulian terhadap deteksi dini dan pengobatan. Kegiatan ini memberikan dampak positif sebagai langkah promotif dan preventif dalam pengendalian penyakit menular. Kata kunci: TBC, Edukasi Kesehatan, Pencegahan dan Sosialisasi

Page 9 of 22 | Total Record : 218