cover
Contact Name
Syarifah Asyura
Contact Email
dppm@uui.ac.id
Phone
+6282367548500
Journal Mail Official
dppm@uui.ac.id
Editorial Address
Jln. Alue Naga. Kec. Syiah Kuala, Desa Tibang, Banda Aceh
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : 30314062     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh para profesional kesehatan, peneliti, dan praktisi lainnya.
Articles 218 Documents
MEMBANGUN KESADARAN MAHASISWA SEBAGAI SOCIAL CONTROL MELALUI PENDEKATAN RATIONAL EMOTIVE THERAPY (RET) DALAM MENANGKAL TERJADINYA MONEY POLITIC PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 DI PROVINSI ACEH Hendri Hendri; Kurnia Rahmayanti
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik money politik dapat memunculkan dampak yang tidak sehat dalam proses perpolitikan di Indonesia, terutama di provinsi aceh sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang menegakkan Syariat Islam. Praktik money politik tidak dibenarkan baik secara hukum positif maupun secara hukum Islam. Namun, faktanya di lapangan masih banyak terjadinya fenomena praktik money politik pada saat pemilu, iroinisnya ini juga terjadi di provinsi yang menjunjung nilai-nilai Islam, yaitu provinsi Aceh. Kemudian, mahasiswa juga sudah tidak menyadari lagi akan eksistensi perannya selaku mahasiswa, yang salah satunya adalah sebagai social control dalam kehidupan bermasyarakat. Lebih parahnya lagi tejadinya kesalahan dalam berpikir dan mempersepsikan praktik money politik sebagai hal yang wajar, dan benar. Didasari atas fenomena tersebut maka dianggap penting dilakukan sebuah kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendekatan intervensi psikologi melaui Rational Emotive Therapy (RET) untuk menumbuhkan kembali kesadaran mahasiswa sebagai social control dalam mencegah terjadinya praktik money politik pada pemilu tahun 2024 mendatang. Peserta dalam kegiatan pengabmas ini berjumlah 30 orang, yaitu mahasiswa Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Tujuan dilakukan kegiatan pengabmas ini agar mahasiswa dapat berpikir kembali secara rasional dan dapat mempersepsi secara tepat bahwa praktik money politik adalah hal yang salah. Hasil kegiatan pengabmas ini menunjukkan hal yang positif, di mana terjadinya perubahan pada peserta, baik pada aspek kognitif, afeksi, maupun perilaku. Kemudian, peserta juga sudah menyadari kembali akan perannya sebagai social control dalam kehidupan bermasyarakat, salah satunya dalam mengontrol agar tidak terjadinya praktik money politik pada pemilu tahun 2024 mendatang.Kata Kunci : Membangun Kesadaran Mahasiswa sebagai Social Control, Rational Emotive Therapy (RET), Money PoliticThe practice of money politics can have an unhealthy impact on the political process in Indonesia, especially in the province of Aceh as one of the provinces in Indonesia that enforces Islamic Sharia. The practice of money politics is not justified either in positive law or in Islamic law. However, the fact is that on the ground there are still many phenomena of the practice of money politics during elections, ironically this also occurs in a province that upholds Islamic values, namely the province of Aceh. Then, students are also no longer aware of the existence of their role as students, one of which is as social control in social life. What's even worse was the occurrence of errors in thinking and perceiving the practice of money politics as a normal thing, and right. Based on this phenomenon, it was considered important to carry out a community service activity with a psychological intervention approach through Rational Emotive Therapy (RET) to revive students awareness as social control in preventing the practice of money politics in the upcoming 2024 elections. Participants in this community service activity totaled 30 people, namely students from the Faculty of Da'wah and Communication at UIN Ar-Raniry Banda Aceh. The purpose of this community service activity was so that students can think rationally again and can perceive correctly that the practice of money politics was wrong. The results of this community service activity show positive things, where positive changes occur in participants, both in cognitive, affective, and behavioral aspects. Then, the participants have also become aware again of their role as social control in social life, one of which is in controlling so that the practice of money politics does not occur in the upcoming 2024 elections.Keywords: Revive Students Awareness as Social Control, Rational Emotive Therapy (RET), Money Politic
PSIKOEDUKASI MENGELOLA KECEMASAN MENJADI KEKUATAN DALAM MENINGKATKAN KESIAPAN REMAJA MENUJU DUNIA PENDIDIKAN DAN KERJA Kurnia Rahmayanti; Melda Sofia; Cut Nursadrina; Herawati Herawati; Syarifah Asyura; Pardi Pardi; Putri Serianti; Jernih Rizkia Putri; Kamsia Kamsia; Freity Freity
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Abstract Kecemasan merupakan salah satu masalah psikologis yang sering dialami remaja dan berpotensi menghambat kesiapan mereka menghadapi tuntutan pendidikan maupun dunia kerja. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan memberikan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola kecemasan melalui psikoedukasi berbasis webinar bersama EDUNITAS. Kegiatan diikuti oleh lebih dari 250 remaja dari berbagai latar belakang pendidikan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep kecemasan, perbedaan kecemasan adaptif dan maladaptif, serta kemampuan mengidentifikasi faktor pemicu kecemasan. Peserta juga mempraktikkan strategi pengelolaan, seperti teknik relaksasi, positive self-talk, manajemen waktu, dan restrukturisasi kognitif. Lebih jauh, mereka menyadari bahwa kecemasan tidak selalu menjadi hambatan, melainkan dapat menjadi kekuatan motivasi untuk meningkatkan kesiapan diri. Psikoedukasi ini terbukti efektif dalam memperkuat kesiapan mental, regulasi diri, dan resiliensi remaja untuk menghadapi transisi menuju dunia pendidikan dan kerja yang kompetitif.Kata Kunci: Psikoedukasi, Kecemasan, Remaja
PROMOSI KESEHATAN TENTANG FLOUR ALBUS SERTA PENANGANANNYA DI SMA NEGERI 8 BANDA ACEH Ulfa Husna Dhirah; Chairanisa Anwar; Marniati Marniati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 2, No 1 (2020): VOL. 2 NO. 1, APRIL 2020
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractKeputihan (flour albus) merupakan gejala yang sangat sering dialami oleh sebagian besar wanita. Keputihan seringkali tidak ditangani dengan serius oleh para wanita. Padahal, keputihan bisa jadi indikasi adanya penyakit. Hampir semua perempuan pernah mengalami keputihan. Pada umumnya, orang menganggap keputihan pada wanita sebagai hal yang normal. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar, karena ada berbagai sebab yang dapat mengakibatkan keputihan. Keputihan yang normal (fisiologis) memang merupakan hal yang wajar. Namun, keputihan yang tidak normal (patologis) dapat menjadi petunjuk adanya penyakit yang harus diobati. Sebagian besar remaja memiliki pengetahuan yang kurang tentang keputihan. Pemberian pendidikan kesehatan pada remaja merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap serta perilaku yang baik mengenai pencegahan keputihan patologisKeywords : Promosi Kesehatan, Flour Albus
PELAKSANAAN KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT PADA POLA ASUH ORANG TUA DALAM MEMBENTUK ANAK KREATIF DAN BERKARAKTER QUR’ANI Uswatun Hasanah; Jannati Annisa
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 4, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menjadi orang tua tidak mudah, apalagi sejak adanya pandemic covid 19, orangtua selain mengasuh anak-anaknya juga menjadi seorang guru yang mendampingi pula anak-anaknya di rumah. Selama pandemi otomatis guru dan orang tua bersinergi dalam pelaksanaan pembelajaran. Semuanya harus seimbang dan diselaraskan dengan tujuan yang hendak dicapai. Sayangnya tidak semua orang tua mengetahui ilmu mengasuh anak, mengetahui bagaimana bersikap terhadap perubahan anaknya. Banyak orang tua berusaha untuk memahami karakter anak, tapi justru malah mengekang kebebasan anak tanpa memberikannya hak untuk membela diri. Akibatnya, para orangtua mengeluhkan perilaku anak-anaknya yang tidak dapat diatur, bahkan terkadang bertindak melawan kepada orang tua. Orang tua terkadang juga tidak bisa mengontrol diri atau bersikap baik dihadapan anak–anaknya ketika sedang kelelahan ataupun ada masalah lainnya. Kegiatan pegabdian masyarakat ini berupa seminar parenting yang dilaksanakan pada 1 Sepember 2022 di Mesjid Taqwa Gampong Lhong Raya Banda Aceh. Metode yang dilakukan dalam bentuk seminar berupa ceramah, diskusi dan tanya jawab. Diharapkan dengan adanya seminar parenting ini dapat berbagi pengalaman para orang tua dalam pengasuhan dan memahami yang terjadi pada karakter anak sehingga dapat membentuk anak kreatif dan berkarakter qurani.Kata kunci: pola asuh, kreatif, pendidikan karakter.
PELATIHAN PEMBUATAN SCRUB KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA L.) SEBAGAI UPAYA EDUKASI KOSMETIK ALAMI PADA SISWA Silmi Kaffah; Fitria Fitria; Rulia Meilina; Rina Kurniaty; Siti Samaniyah; Syarifah Yanti Astrina; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura; Maulidella Maulidella; Rouzatun Nisa; Dini Rahmawati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Perkembangan industri kosmetik berbasis bahan alami mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap keamanan produk, dampak kesehatan jangka panjang, dan isu keberlanjutan lingkungan. Kosmetik sintetis diketahui berpotensi menimbulkan iritasi dan efek samping apabila digunakan secara tidak tepat, sehingga mendorong pemanfaatan bahan alami yang lebih aman dan ramah lingkungan. Kopi Arabika (Coffea arabica L.) merupakan salah satu bahan alam yang mengandung senyawa bioaktif seperti kafein, polifenol, flavonoid, dan asam klorogenat yang berperan sebagai antioksidan serta agen eksfoliasi alami. Kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pembuatan kosmetik alami melalui pelatihan pembuatan body scrub berbahan kopi Arabika. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang meliputi penyuluhan materi, demonstrasi formulasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah 35 siswa SMK. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 56 menjadi 87 (peningkatan 78%). Produk scrub yang dihasilkan memiliki warna coklat alami, aroma khas kopi, tekstur semi-padat dan homogen, serta stabil selama dua minggu penyimpanan tanpa pemisahan fase. Selain meningkatkan literasi kosmetik alami, kegiatan ini juga menumbuhkan minat kewirausahaan pada 82% peserta. Pelatihan ini efektif sebagai bentuk edukasi aplikatif yang mendukung pemanfaatan bahan lokal dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis sumber daya alam. Kata Kunci: kopi Arabika, body scrub alami, edukasi kosmetik
PENDIDIKAN KESEHATAN TENTANG BAHAYA PERGAULAN BEBAS PADA REMAJA ACEH SECARA DARING TAHUN 2020 Eva Rosdiana; Oja Jaida Yus; Venna Rianda Sari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 3, No 1 (2021): APRIL 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pandemi covid-19 (Coronavirus Disease-2019) telah meningkat secara signifikan yang memnyebabkan   masalah   kesehatan   masyarakat   global.   Centre   for   Disease  Control   and Prevention (CDC) di Amerika Serikat telah  menghimbau dan mendorong masyarakat untuk menjaga kebersihan tangan denagn cara   cuci tangan dengan sabun atau menggunakan cairan pembersih tangan   (handsanitizer). Pemanfaatan bahan alam sebagai alternative pengobatan semakin hari semkain meningkat. Salah satu alasannya adalah harga bahan baku dari alam yang relative murah dan mudah didapatkan seperti jeruk nipis dan daun sirih. Kegiatan edukasi ini dilakukan secara online menggunakan aplikasi google meet yang diikuti oleh 21 peserta. Dari hasil pengisian google form dari seluruh peserta 76,2% menyatakan paham atas materi yang diberikan dan 90,5% menyatakans sangat bermanfaat.Kata Kunci: Handsanitizer, jeruk nipis, daun sirih 
SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR DI GAMPONG CADEK KECAMATAN BAITUSSALAM Finaul Asyura; Cut Ratna Keumala; Chairanisa Anwar; Siti Samaniyah; Ulfa Husna Dhirah; Eva Rosdiana; Henny Febriani; Wirza Wirza
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sosialisasi pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular (PTM) di Gampong Cadek, Kecamatan Baitussalam, berfokus pada upaya memperkenalkan masyarakat terhadap bahaya dan dampak PTM yang semakin meningkat. Penyakit seperti hipertensi, diabetes, dan penyakit jantung bukan hanya menyebabkan penurunan kualitas hidup, tetapi juga mengakibatkan beban ekonomi bagi keluarga dan masyarakat luas. Di wilayah pedesaan seperti Gampong Cadek, kesadaran mengenai PTM dan faktor risikonya sering kali masih rendah, yang menyebabkan peningkatan insidensi penyakit tersebut. Tujuan Kegiatan : untuk mengurangi angka kejadian PTM serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perubahan pola hidup sehat dan pencegahan proaktif. Metode Pengabdian : Peningkatan pengetahuan dan pendekatan yang efektif dan partisipatif. Hasil Kegiatan : Kegiatan ini berhasil mencapai target sasaran utama, yaitu meningkatkan kesadaran kesehatan bagi warga desa dan mendorong penerapan pola hidup sehat. Lebih dari 80% peserta memahami faktor risiko PTM, dan sekitar 70% menunjukkan perubahan sikap terhadap pentingnya menjaga kesehatan secara proaktif. Selain itu, peserta juga menunjukkan antusiasme terhadap pemeriksaan kesehatan dasar yang disediakan selama kegiatan, seperti pengukuran tekanan darah dan kadar gula darah, yang berperan penting dalam mendeteksi dini risiko PTM.Kata kunci : Penyakit Tidak Menular, Pencegahan, PengendalianBackground: Socialization of prevention and control of non-communicable diseases (NCDs) in Gampong Cadek, Baitussalam District, focuses on efforts to introduce the community to the increasing dangers and impacts of NCDs. Diseases such as hypertension, diabetes, and heart disease not only cause a decrease in quality of life, but also result in an economic burden for families and the wider community. In rural areas such as Gampong Cadek, awareness of NCDs and their risk factors is often still low, which causes an increase in the incidence of these diseases. Activity Objectives: to reduce the incidence of NCDs and improve the quality of life of the community through changes in healthy lifestyles and proactive prevention. Community Service Method: Increasing knowledge and an effective and participatory approach. Activity Results: This activity succeeded in achieving the main target, namely increasing health awareness for villagers and encouraging the implementation of healthy lifestyles. More than 80% of participants understood the risk factors for NCDs, and around 70% showed a change in attitude towards the importance of proactively maintaining health. In addition, participants also showed enthusiasm for the basic health checks provided during the activity, such as measuring blood pressure and blood sugar levels, which play an important role in early detection of NCD risk.Keywords: Non-Communicable Diseases, Prevention, Control
REMAJA CERDAS MENGETAHUI SIKLUS MENSTRUASI DISELENGGARAKAN DI RUMAH PERADABAN SNC FANNAZ 2024 Eva Nurseptiana; Uci Lestari
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri pertama kali mengalami menstruasi biasanya dengan usia 11-16 tahun, menstuasi terjadi biasanya 1 bulan sekali dan waktu rentan 21-35 hari yang durasi siklus mentruasi 28 hari. Ketidakteraturan menstruasi dipengaruhi oleh beberapa faktor salah satunya adalah tingkat stres dan status gizi. ada remaja masalah yang sering muncul yaitu ke kurangan makanan  bergizi yang dapat menyebabkan menderita  gizi tidak  cukup atau sangat kurus  (kurang  energi  kronik) sehingga berdampak terjadinya anemia disebabkan kurang nya zat  besi. Permasalahan  lain yang biasanya terjadi ialah kelebihan asupan gizi yang bisa menimbulkan kegemukan. Kondisi tubuh dan  sistem pembuatan hormon yang  berhubungan  kuat terhadap kejadian menarche sangat dipengaruhi dengan hal-hal tersebut. Berat badan adalah paparan massa lemak tubuh yang mempunyai dampak terhadap keteraturan hormon  dan  menstruasi.  Diperoleh ikatan antara   siklus haid   dan lemak   tubuh. Hormon padatubuh dapat berakhir bekerja dan siklus menstruasi pun akan berakhir jika seorang wanita  mempunyai berat  badan  di  bawah batas normal. Pada wanitayang berat badan lebih atau obesitas mempunyai periode dua kali lipat lebih sering untuk mengalami siklus ireguler dari pada wanita dengan berat badan ideal.Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat ini bersifat observasional dilakukan di ruma peradaban SNC Fannaz, Kecamatan mencirim Kabupaten Deli Serdang. Akibat minimnya pengetahuan warga remaja tentang siklus menstruasi, maka Universitar Nurul Hasanah serta mahasiswi bekerjasama dengan pemerintah rumah Peradaban SNC Fannaz untuk merangkul kembali warga khususnya remaja dalam kegiatan penyuluhan tentang siklus Menstruasi. Kegiatan ini berisikan tentang himbauan agar remaja mampu mengetahui siklus menstruasi yang baik dan lancar setiap bulannya. Lalu dampak kesenjangan yang terjadi bila tidak menerapkan pola hidup sehat dan Berat Bdan ideal yang bisa menyebabkan Menstruasi tidak lancar dan mengalami gangguan 
EDUKASI KESEHATAN PENCEGAHAN DINI TENTANG BAHAYA NARKOTIKA PADA SISWA/I SMA NEGERI 1 BAITUSSALAM ACEH BESAR Fauziah Andika; Faradilla Safitri
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya atau yang sering disingkat NAPZA sudah sangat merebah luas. Tidak hanya kota-kota besar, namun sudah mewabah ke kota kecil maupun desa di seluruh Indonesia. Kalimat “Indonesia Darurat Narkoba” dalam beberapa tahun terakhir menghiasi pembicaraan masyarakat umum, pejabat dan pemberitaan di media massa. Oleh karena itu sudah seharusnya kita mewaspadai bahaya dan pengaruh terhadap ancaman yang akan merusak generasi muda masa depan negara kita.Kasus NAPZA di dunia ternyata sama hal nya di Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) mencatat dimana terdapat tingkat prevelensi pengguna NAPZA di Indonesia untuk tahun 2016 sebanyak 1.359 jiwa, lalu tahun 2017 sebanyak 1.448 jiwa, dan di tahun 2018 semakin tinggi yaitu 1.554 jiwa. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 09 Februari 2023 dengan melakukan edukasi kesehatan di SMA Negeri 1 Baitussalam Aceh Besar dengan jumlah peserta 40 orang siswa SMA Negeri 1 Baitussalam Aceh Besar. Hasil dari kegiatan ini adalah menambah pengetahuan dan wawasan tentang narkotika guna siswa tidak menjadi penyalahgunaan narkotikaKata Kunci : Penyalahgunaan NarkotikaToday abuse of Narcotics, Psychotropics and Addictive Substances or what is often abbreviated as NAPZA has spread widely. No only in big cities, but it has spread to small towns and villages in throughout Indonesia. The phrase "Indonesia is Emergency Drugs" in recent years has graced the discussion of the general public, officials and news in the mass media. Therefore, we should be aware of the dangers and effects of threats that will damage our country's future young generation. Drug cases in the world are the same as in Indonesia, the National Narcotics Agency (BNN) noted that there is a prevalence rate of drug users in Indonesia for the year 2016 as many as 1,359 people, then in 2017 there were 1,448 people, and in 2018 it was even higher, namely 1,554 people. This activity was carried out on February 9 2023 by conducting health education at Baitussalam Aceh Besar 1 Public High School with a total of 40 participants from Baitussalam Aceh Besar 1 Public High School. The result of this activity is to increase knowledge and insight about narcotics so that students do not become abusers of narcoticsKeywords: Drugs Abuse
EFEKTIVITAS PENYIMPANAN SEDIAAN VAKSIN DI PUSKESMAS BAITUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR Maulidella Maulidella; Nurul Zikrina; Nurhayati Nurhayati; Silmi Kaffah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Vaksin merupakan produk kesehatan yang mudah rusak dan kehilangan efektifitasnya jika tidak ditangani dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyimpanan sediaan vaksin di puskesmas Baitussalam. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan dan pengelolaan vaksin yang dilakukan oleh petugas di Puskesmas Baitussalam Aceh Besar belum efektif dan belum sepenuhnya sesuai dengan pedoman pengelolaan vaksin difasyankes tahun 2021. Petugas penyimpanan vaksin memiliki latar pendidikan di bidang kesehatan. Namun, belum mendapatkan pelatihan khusus tentang penyimpanan dan pengelolaan vaksin. Pernah terjadi kadaluarsa pada vaksin. Vaksin sisa pakai disimpan dalam tempat yang sama tanpa diberi penanda yang jelas. Kondisi rantai dingin yang digunakan sudah memadai dan di kelola sesuai SOP. Bangunan dan fasilitas yang digunakan sudah memadai.