cover
Contact Name
Aan Sofyan
Contact Email
a122@ums.ac.id
Phone
+6281228291116
Journal Mail Official
jurnalberkawan@ums.ac.id
Editorial Address
Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, 57169 Central Java, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Berkawan
ISSN : -     EISSN : 30467799     DOI : -
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat adalah sebuah jurnal peer-reviewed yang berisi artikel hasil pengabdian kepada masyarakat yang didasarkan pada pemecahan solusi terhadap di bidang kesehatan dalam suatu masyarakat. Jurnal ini merupakan suatu terbitan berkala yang digunakan sebagai laporan maupun publikasi terkait dengan aplikasi ilmu pengetahuan yang dilakukan dalam rangka mewujudkan masyarakat sehat.
Articles 48 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SEKOLAH MELALUI SOSIALISASI MANFAAT MENGKONSUMSI BUAH DAN SAYUR DI MADRASAH IBTIDAIYAH SWASTA AL ISTIQAMAH, KUEH LHOKNGA, ACEH BESAR Farrah Fahdhienie; Tahara Dilla Santi
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.3141

Abstract

Elementary school children are in a critical period of growth and development. Proper nutritional intake, especially from vegetables and fruit, is very important to support their health, strengthen the immune system, and prevent disease. Increasing knowledge about the benefits of consuming fruit and vegetables needs to be done in order to prevent various diseases related to nutrition and optimize growth and development. The method used was health education for 31 Mis students. This activity begins with distributing pre-test questionnaires, counseling and ends with distributing post-test questionnaires. The results of this activity show that the outreach activities related to the benefits of consuming fruit and vegetables were carried out well and almost 70% experienced an increase in knowledge. In conclusion, there was an increase in knowledge after counseling was carried out through presentations and screening of educational videos.
UPAYA PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT PADA KEGIATAN POSYANDU LANSIA Hidayatus Sufyan; Dwi Astuti; Titis Setyandari; Rima Firantika; Anisa Wiwit Oktatrisyani; Annisa Rizka Damayanti; Bayu Anggara Aji; Nuzilul Munawaroh; Anggi Rachma Syahdina; Jenita Berlian Nindyasari; Tanjung Anitasari Indah Kusumaningrum
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.3194

Abstract

The elderly population in Sukoharjo Regency in 2021 is 21.50% and will increase to 22.16% in 2022. The number of elderly in the Weru District is 11,004 (Central Bureau of Statistics for Sukoharjo Regency, 2022). The number of elderly people in the Ngreco Village based on the 2022 Sukoharjo Population Data is 1251. This community service activity began with conducting a Self-Introspective Survey using the door-to-door method in Gabeng Hamlet, Ngreco Village, with a sample of 151 respondents. Determining the priority of problems in this study using the PAHO (Pan American Health Organization) technique through the Village Community Consultation (MMD). Based on survey data and MMD, the priority problem chosen was the participation of the elderly in Posyandu. Solving the problem was done by intervention through outreach about the importance of joining the elderly's health center, which 134 people attended. Socialization activities aim to get the community to participate in the elderly posyandu regularly, and the results of the socialization show that there is an increase in the knowledge of the elderly about the elderly posyandu from 72.39 to 93.58. The elderly posyandu activities experienced an increase in participants in January 2023 from 13 participants to 72 participants in February 2023. Based on the community service activities that have been carried out, it is recommended that the community participate in the posyandu regularly once a month to carry out health checks to detect illnesses.
PROGRAM PENGELOLAAN PENYAKIT HIPERTENSI BERBASIS IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KESEHATAN DENGAN DEMONSTRASI SENAM HIPERTENSI DI DESA PABELAN KARTASURA Adisty Rose Artistin; Tiara Fatmarizka; Hendri Dika Leo Permana; Anggun Febriana Puspitasari; Dhiva Luhtirani Yanitamara; Nadiya Izzatul Jannah; Fera Alfina Dinita; Leni Cahyani; Alifia Putri Nabila; Indah Nur Ani; Dalila Ghinna; Nafilla Titan Prasetya Daryono
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 1, Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i1.4325

Abstract

Penyakit Tidak Menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes mellitus, kanker, dan penyakit paru obstruktif kronik menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Hipertensi menjadi faktor penting yang dapat menyebabkan penyakit serius lainnya seperti penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal. Prevalensi hipertensi pada lansia mengalami peningkatan yang signifikan, tetapi langkah-langkah pencegahan yang efektif masih perlu ditingkatkan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan pencegahan hipertensi di Desa Pabelan melalui edukasi kesehatan dan demonstrasi senam hipertensi. Kegiatan melibatkan 31 peserta dari masyarakat Pabelan dengan metode yang mencakup demonstrasi senam hipertensi, pemeriksaan tensi, massage hipertensi, dan konseling diet hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode edukasi dan demonstrasi yang dilakukan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan pencegahan hipertensi di Desa Pabelan. Evaluasi juga dilakukan untuk menilai pemahaman peserta terhadap edukasi kesehatan yang diberikan.
PEMERIKSAAN POSTUR DAN VITAL SIGN PADA ANAK USIA 4-6 TAHUN DI TK AISYIAH I GUMPANG Adnan Faris Naufal; Anida Azkia Fitri; Farita Adhynda Amithya; Nafi’ ika Salsabila; Zulfikar Yucha Putra
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 2, Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i2.4823

Abstract

Anak-anak merupakan bagian integral dari masyarakat, dengan kontribusi signifikan terhadap masa depan bangsa. Perlindungan dan pemeliharaan kesehatan anak-anak adalah aspek penting yang menjadi perhatian utama di Indonesia. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah masalah postur tubuh pada masa pertumbuhan dan perkembangan, yang dapat memengaruhi kesehatan dan kualitas hidup anak-anak. Faktor-faktor seperti penggunaan tas yang berlebihan dan gaya hidup tidak sehat dapat berkontribusi terhadap gangguan postur tubuh, seperti skoliosis, perbedaan panjang tungkai, dan flat foot. Studi observasional di TK Aisyiyah 1 Gumpang mengidentifikasi kebutuhan akan intervensi yang lebih baik terhadap kesehatan postur tubuh anak-anak. Sebagai respon, sebuah program pengabdian dilaksanakan oleh tim pengabdian dan mitra untuk melakukan pemeriksaan postur tubuh dan tanda vital pada anak usia 4-6 tahun di TK tersebut. Melalui pemeriksaan yang mencakup berbagai aspek kesehatan, seperti saturasi oksigen, kecepatan bernapas, dan pemeriksaan keseimbangan postur tubuh, diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang kondisi kesehatan anak-anak dan mengarahkan pada tindakan preventif yang efektif.
PENINGKATAN PENGETAHUAN PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PENYULUHAN "CETING ITU PENTING” PADA IBU BALITA DI DESA TELUKAN GROGOL SUKOHARJO Putri Rahayu; Ariska Mahanani Putri; Aurellia Santya Martatia; Puan Aisyah Khairunnisa; Adhwa Aulia Hanif; Inas Luthfia Azzahra; Fauzia Alya Putri; Hasna Ghoida; Zita Digna Pratiwi; Amalia Dyah Pratiwi; Nurul Hafipah; Kartinah; Aan Sofyan
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 2, Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i2.5811

Abstract

Pendahuluan: Stunting adalah masalah kesehatan yang serius di Indonesia yang berdampak pada perkembangan fisik dan kognitif anak-anak, terutama pada periode emas pertumbuhan. Dalam konteks pencegahan, peningkatan pengetahuan pada ibu balita mengenai stunting sangat penting. Edukasi dan pemberian informasi kepada ibu balita dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap mereka terhadap pencegahan stunting. Metode: Kegiatan penyuluhan kesehatan dilakukan pada ibu balita di Desa Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo melalui metode penyuluhan media leaflet bertemakan “cegah stunting itu penting (Ceting)” dengan 30 responden ibu balita yang mengikuti Posyandu di Kantil 1 dan Kantil 5 Kelurahan Telukan. Hasil pelaksanaan kegiatan: Penyuluhan mengenai pencegahan stunting dan pembagian PMT berupa puding jambu biji dan dimsum ayam udang. Setelah dilakukan intervensi penyuluhan mengenai stunting dan pemberian leaflet dapat diketahui bahwa penyuluhan berpengaruh terhadap peningkatan pengetahuan ibu peserta posyandu balita. Diketahui bahwa setelah dilakukan post-test pengetahuan para ibu peserta posyandu balita meningkat dengan persentase sebesar 87% dari semula 76,7%. Kesimpulan dan Saran: Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat mengenai pencegahan stunting yang telah dilakukan di Desa Telukan, dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan pada ibu balita peserta posyandu dengan peningkatan 10%. Saran yang dapat yaitu perlu adanya program pengabdian lanjutan yaitu pengenalan pembuatan PMT untuk balita.
PENINGKATAN AKTIVITAS FISIK DAN PENGETAHUAN LANSIA MELALUI PROGRAM SENAM ANTI HIPERTENSI DAN PENYULUHAN DI POSYANDU LANSIA DESA KUDU BAKI SUKOHARJO Muthoifa Muthoifa; Wangsit Restu Adi Guritno; Nuril Aqwani; Presinta Dewi; Anggri Romadhona; Amara Kurnia Fitri; Ngaizatul Fikriyah; Ananta Qotrunnada; Anas Tasya Ardea Zerlind; Afiffah Arundina Zakarisma; Wanda Youvada; Selvia Nur'aini
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 2, Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i2.5819

Abstract

Semakin meningkatnya usia pada lansia maka semakin kompleks penyakit yang diderita, termasuk lebih sering terserang hipertensi. Penyakit ini menjadi topik yang sering diperbincangkan oleh warga di Desa Kudu. Menurut WHO, hipertensi sistolik diastolik didiagnosis bila TDS ≥ 140 mmhg dan TDD ≥ 90 mmHg dan hipertensi sistolik terisolasi (HST) adalah bila TDS ≥ 140 mmHg dengan TDD < 90 mmHg. Memberikan senam hipertensi, penyuluhan, exercise, dan makanan yang dianjurkan dapat digunakan sebagai solusi untuk pengendalian tekanan darah ketika naik dengan tujuan menambah wawasan pada lansia di Desa Kudu. Metode yang digunakan pada pengabdian ini berupa penyuluhan dengan responden para lansia. Hasil dari penyuluhan ini yaitu terdapat penurunan tekanan darah setelah dilakukan senam hipertensi dan exercise dengan teknik acupressure yang mana dapat dilihat dari hasil pre-test dan post-test. Kesimpulan dari penyuluhan ini dapat menurunkan/mengendalikan tekanan darah lansia di Desa Kudu. Saran untuk lansia hipertensi agar melakukan senam dan exercise yang sudah diajarkan dan mencari informasi tentang bahaya hipertensi
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN MENGENAI PENCEGAHAN ANEMIA MELALUI EDUKASI PADA REMAJA PUTRI DI DESA PABELAN KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO Silvia Firsa Permata; Mellyana Purnama Sari; Dyah Pratiwi Anggraeni; Affifah Mulya; Tri Fajra Niza; Meisya Putri Marsyanda; Aida Nur Faizah; Fatimah Azzahroini Rajati; Diva Anggraeni Yulia Maharani; Hanan Aliya Putri; Kinanti Putri Anyelir; Della Meliana; Hisyam Arhabillah; Endang Nur Widiyaningsih; Sheena Ramadhia Dhani
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 2, Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i2.5839

Abstract

Berdasarkan prevalensi kehilangan zat besi (Fe) mencapai 40% pada anak prasekolah, 30% pada wanita menstruasi, dan 38% pada wanita hamil. Anemia, yang umum terjadi pada remaja putri, ditandai dengan kadar hemoglobin rendah. Pengetahuan tentang anemia penting untuk mengenali gejala, faktor risiko, dan langkah pencegahan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan edukatif dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai anemia di Desa Pabelan. Metode pelaksanaan meliputi (1) tahap persiapan, (2) pelaksanaan, dan (3) tahap evaluasi dengan pendekatan kuantitatif melalui survei pre-test dan post-test. Sampel terdiri dari 21 remaja putri karang taruna dari desa tersebut. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah sesi edukasi yang mencakup ceramah, diskusi kelompok, dan distribusi materi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan remaja putri tentang anemia setelah edukasi, termasuk pemahaman mengenai gejala, faktor risiko, dan pentingnya asupan gizi. Penelitian lebih lanjut direkomendasikan untuk menilai efektivitas jangka panjang program ini dan menyesuaikan pendekatan edukatif sesuai kebutuhan masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan pencegahan dan penanganan anemia, serta kualitas hidup remaja putri di Desa Pabelan.
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PENGOLAHAN UBI JALAR DAN PISANG SEBAGAI MANAJEMEN DIET HIPERTENSI MELALUI KEGIATAN EMO DEMO Eliyana Eliyana; Nafilah Nafilah; Angela Putri Aprilliani; Riska Setiasari
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 2, Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i2.5895

Abstract

Prevalensi penderita hipertensi setiap tahunnya meningkat signifikan di seluruh dunia, dengan mayoritas penderita berada diwilayah negara berkembang. Rendahnya pemahaman akan pengendalian hipertensi menjadi salah satu penyebab munculnya sikap negatif terhadap manajemen hipertensi. Salah satu faktor yang dapat dikendalikan adalah manajemen diit atau nutrisi bagi penderita hipertensi. Pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber nutrisi yang baik bagi penderita hipertensi dapat menjadi upaya promosi kesehatan guna menurunkan angka penderita hipertensi, mencegah terjadinya komplikasi dan memperbaiki kualitas hidup penderita hipertensi. Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan 20 orang ibu rumah tangga baik yang telah maupun beresiko menderita hipertensi. Edukasi dilakukan dengan pemberian pengetahuan menggunakan media peraga dan demonstrasi langsung. Kombinasi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan secara lebih efektif. Hasil dari kegiatan ini terlihat peningkatan pengetahuan peserta mengenai hipertensi dan pengolahan bahan pangan lokal yaitu pisang dan ubi jalar. Analisis data menunjukkan perubahan sebesar 23,6% sebelum mengikuti kegiatan. Pemanfaatan pangan lokal diharapkan dapat menjadi salah satu solusi manajemen diit hipertensi yang mudah dan murah. Peningkatan pengetahuan akan memberikan sikap yang lebih positif terhadap manajemen hipertensi dan pada akhirnya akan dapat berdampak pada perubahan perilaku terkait hipertensi.
BENTO BOX AND NUTRITION FLASHCARD: PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN PENERAPAN ISI PIRINGKU PADA ANAK PANTI ASUHAN YAYASAN NUR HIDAYAH SURAKARTA Syifa Hanindhiya Zayyani; Alya Nida Tendyansyah; Elva Ristifani; Difaa’ Millati ‘Izzah; Yuyun Novita; Dyah Intan Puspitasari
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1. No. 3, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i3.5968

Abstract

Permasalahan yang ada di Panti Asuhan Yayasan Nur Hidayah adalah kurangnya pengetahuan tentang gizi seimbang dan hygiene sanitasi di kalangan pengelola, pengasuh, dan anak asuh. Selain itu, anak-anak asuh juga belum memahami porsi makan yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Untuk mengatasi permasalahan ini, Program Gradasi Gizi (Gerakan Edukasi Gizi) diterapkan sebagai langkah utama untuk mengatasi masalah tersebut. Program Gradasi Gizi (Gerakan Edukasi Gizi) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang gizi seimbang dan hygiene sanitasi di Panti Asuhan Yayasan Nur Hidayah. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, pelatihan praktis dengan Bento Box dan permainan edukasi berupa Nutrition Flashcard. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan signifikan pada pengetahuan gizi, penurunan prevalensi anemia, serta terdapat perbaikan status gizi anak-anak panti asuhan. Program ini memberikan manfaat positif bagi kesehatan dan kesejahteraan anak-anak di panti asuhan.
PEMBERIAN EDUKASI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN HIPERTENSI MENUJU LANSIA BUGAR Nanda Dwi Mahardika Nanda; Fauzia Shafa Rachmania Rachmania; Tiara Putri Navy; Risqi Amelia Ajifadillah; ‘Aliya Nisa Mubina; Vina Aliyyaa Hanan; Sri Indra Kurnia
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1. No. 3, September 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i3.5993

Abstract

Jawa Tengah termasuk ke dalam provinsi dengan data hipertensi yang tinggi. Pada daerah yang dicoba diobservasi adalah Desa Jetis, Kecamatan Baki. Kabupaten Sukoharjo, setelah dilakukan pengamatan kebanyakan masyarakat memiliki perilaku hidup yang beresiko menimbulkan hipertensi. Banyak khususnya masyarakat lanjut usia di Desa Jetis yang memiliki riwayat penyakit hipertensi, sedangkan saat diwawancara mengenai gaya hidup atau gaya hidup mereka cenderung tidak dijaga dengan ketat agar tidak menimbulkan masalah yang lebih serius dari hipertensi itu sendiri. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan tentang hipertensi pada masyarakat. Pendidikan kesehatan merupakan serangkaian upaya kecil yang dapat dilakukan untuk memberikan informasi pada masyarakat. Metode pelaksanaan penyampaian edukasi yang dilakukan menggunakan media poster dengan metode ceramah atau penyuluhan. Pada pelaksanaan kegiatan peserta sebanyak 30 lansia, yang terdiri dari 28 wanita (93,3%) dan 2 pria (6,7%), dengan rentang usia 45-59 tahun sebanyak 22 (73.3%), usia 60-74 tahun sebanyak 6 (20%), dan usia 75-90 sebanyak 2 (6,7%). Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program berjalan lancar dan efektif, dengan peserta yang kooperatif dan responsif terhadap materi yang disampaikan. Untuk program di masa mendatang, disarankan agar alokasi waktu ditingkatkan, penggunaan alat bantu visual dan audio diperjelas, serta sesi tanya jawab diperpanjang untuk memastikan pemahaman yang lebih mendalam. Dengan rekomendasi ini, diharapkan program edukasi kesehatan dapat lebih efektif dan meningkatkan kualitas hidup lansia.