cover
Contact Name
Aan Sofyan
Contact Email
a122@ums.ac.id
Phone
+6281228291116
Journal Mail Official
jurnalberkawan@ums.ac.id
Editorial Address
Faculty of Health Sciences, Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. Ahmad Yani, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, 57169 Central Java, Indonesia
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Berkawan
ISSN : -     EISSN : 30467799     DOI : -
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat adalah sebuah jurnal peer-reviewed yang berisi artikel hasil pengabdian kepada masyarakat yang didasarkan pada pemecahan solusi terhadap di bidang kesehatan dalam suatu masyarakat. Jurnal ini merupakan suatu terbitan berkala yang digunakan sebagai laporan maupun publikasi terkait dengan aplikasi ilmu pengetahuan yang dilakukan dalam rangka mewujudkan masyarakat sehat.
Articles 48 Documents
UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGANAN HIPERTENSI MELALUI PENDEKATAN INTERPROFESIONAL COLABORATION PADA LANSIA DI DESA PUCANGAN KECAMATAN KARTASURA Rizki Setiawan; Fitriya Ningsih; Rizka Salsabila Putri; Nafila Happy Qurrota'aini; Rindi Febriana; Khusnul Rohim Rufiana; Idha Rosydiana Fitri; Sisilia Hani Oktavira; Pristha Adilia Arga Putri; Ershela Putri Arnanda; Izzatul Arifah; Sulastri
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.2614

Abstract

Hypertension is a manifestation of disturbances in the hemodynamic balance of the cardiovascular system, in which the pathophysiology is multi-factorial, so that it cannot be explained by only one single mechanism.  One of the risk factors for hypertension is the poor level of knowledge and living habits of the elderly and their families. This IPE AIK KKN activity aims to increase the knowledge of the elderly by carrying out counseling activities regarding hypertension, nutrition counseling for hypertension sufferers, TTV examinations and providing demonstrations of anti-hypertension exercises. This service activity is carried out by several stages, namely the preparation (observation), implementation, and evaluation stages. The initial stage is carried out by checking blood pressure and asking questions in the form of a pre-test. The implementation phase is carried out by holding health education regarding hypertension by including definition material, how to prevent hypertension, diet for hypertension and how to control hypertension, after that it is continued with hypertension exercise. The final stage is an evaluation using a question and answer (post-test) to determine the level of understanding of the elderly after being given counseling. The pre-test results were relatively good, the mean was 74.44 and the post-test results were classified as good, 84.72. This activity was carried out smoothly and it can be concluded that the knowledge of the elderly increased after being given counseling on hypertension.
PENYULUHAN CEGAH HIPERTENSI PADA IBU-IBU PENGAJIAN “GRIYA QURAN KITA” DI DESA WARU 1 Sakinah Rahmania; Firnadia Septika Rahajeng; Fitria Rizky Putri; Silfi Ria Affriyani; Nazella Indira Rahmawati; Nabilla Hasna Roichatul Ulayya; Anwikazahra Rifada; Ulfia Fitriyani; Alfi Salatina; Arya Brain Agustian; Kusuma Estu Werdani; Wahyuni Wahyuni
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 2, Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i2.2646

Abstract

Hipertensi merupakan kondisi meningkatnya tekanan darah dalam pembuluh darah manusia yang terjadi pada saat darah dipompa dari jantung menuju seluruh jaringan dan organ. Menurut Kementrian Kesehatan RI, hipertensi saat ini memiliki prevalensi dan insiden peningkatan penyakit terutama pada kelompok lanjut usia serta dikenal dengan penyakit silent killer. Berdasarkan data dari WHO (World Health Organization) pada tahun 2021, hipertensi menyerang 22% penduduk dunia yang diperkirakan 1,28 miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun di seluruh dunia menderita hipertensi dan di Indonesia prevalensi permasalahan hipertensi di Indonesia yaitu sebesar 34,1%. Prevalensi kejadian hipertensi pada lansia di Desa Waru yaitu 33,7%. Berdasarkan informasi yang diperoleh terkait permasalahan masyarakat terkait hipertensi maka perlu diberikan suatu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah berupa penyuluhan tentang upaya pencegahan penyakit hipertensi guna meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penyakit hipertensi dan dapat meningkatkan derajat kesehatan serta dapat mencegah timbulnya masalah penyakit hipertensi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah berupa penyuluhan, yang dilanjutkan pre-test dan post-test lalu membandingkan hasil diantara keduanya. Hasil yang diperoleh adalah kegiatan penyuluhan kesehatan berjalan dengan baik dan lancar, serta terdapat peningkatan pengetahuan yang dilihat dari hasil post-test setelah penyuluhan.
PELATIHAN PADA IBU BAYI UNTUK MENCEGAH MALNUTRISI DENGAN TEKNIK BABY MASSAGE DI DUKUH NUSUPAN DESA KADOKAN KECAMATAN GROGOL KABUPATEN SUKOHARJO Silviana Rahmawati Ekaputri; Zahrani Bakhita Hanifah; Nabila Windi Aulia; Devina Dara Safitri; Nera Bela Beauty Nur; Sevia Yayustika Qoirunnisa; Silviana Dian Putri Ichsani; Nida Zahrotul Ummah; Jami'atulhita Alfirizqi; Wildan Prima Jalu Prasojo; Ziddan Arif Darmawan
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.2747

Abstract

Malnutrisi atau gizi kurang masih menjadi di Desa Kadokan dikarenakan bayi yang sulit makan menyebabkan bayi kekurangan asupan karbohidrat, protein, lemak dan vitamin sehingga bayi mengalami kesulitan dalam meningkatkan berat badan. Pada usia 1-3 bulan merupakan masa pertumbuhan yang sangat cepat, sehingga perlu menjaga berat badan bayi sesuai umur. Memberikan stimulus pada bayi dapat digunakan sebagai solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut. Stimulus yang diberikan berupa stimulasi taktil dengan memberikan pelatihan pijat bayi, karena dengan pijat tersebut dapat merangsang otot – otot, tulang dan sistem organ untuk berfungsi secara maksimal. Tujuan dilakukannya pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan memahami mengenai jenis makanan yang mengandung zat gizi dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan balita dan memantau berat badan secara teratur serta pelatihan pijat bayi untuk meningkatkan kemampuan ibu sehingga dapat mengetahui cara dan manfaat dari pijat bayi yang merupakan salah satu stimulus untuk menjaga berat badan bayi normal sesuai dengan umur. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu penyuluhan pijat bayi dan pelatihan secara langsung. Hasil dari pengabdian ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan ibu bayi yang mana dapat dilihat dari hasil pretest dan postest. Simpulan dari pengabdian ini mengalami peningkatan pengetahuan dan kemampuan ibu bayi dalam pelatihan pijat bayi ini. Saran untuk orang tua bayi dapat mencari informasi dan lebih meningkatkan pengetahuan dalam hal pijat bayi dan untuk kegiatan selanjutnya melakukan kegiatan yang bekerja sama dengan bidan desa atau perangkat desa untuk mengembangkan kegiatan ini dengan metode atau desain yang berbeda.
PELATIHAN KADERISASI UNTUK PENDATAAN IBU HAMIL DENGAN CARA DIGITALISASI (GOOGLE FORM) DI DESA JATI KECAMATAN GATAK KABUPATEN SUKOHARJO Ayu Anisah; Novira Indah Safitri; Talitha Eka Maulinda; Iqbal Maulana Ikhsan; Milan Dwi Winanti; Ajeng Dyah Kusumaningrum; Nyimas Arsilla Restinavia; Anggitya Widyastuti; Titik Setiyowati; Kurnia Lutfi Farizqi; Isna Aprilia; Beti Kristinawati; Listyani Hidayati
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 3, September 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The recording and reporting of health data carried out by cadres mostly use manual methods. The shortcomings of using manual methods in reporting include missing data, data duplication, and reporting to the health center. In addition, reporting to the health center must be in the form of a neat file, and if it continues to be done manually, it can slow down the reporting process. Advanced technology can be used as a solution to these problems, such as data collection training for cadres to create Google form where the results will be in the form of files that are neatly inputted into spreadsheet without having to work twice. The purpose of this community service is to provide training to health cadres to increase their knowledge and skills and not be stuttering about technology because today’s era is entirely digital. In addition, it also aims to facilitate cadres in the process of recording and reporting. The method used in this community service is education on creating Google form and direct training. The results of the activity show an increase in pretest and posttest scores. The conclusion of community service is that there was an increase in knowledge and skills from 3 to 10 cadres after the posttest in the data collection training using Google form. The suggestion for future activities is to work together with village officials to help provide facilities and infrastructure, such as facilitating laptops for cadres.
UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN ANAK SEKOLAH TENTANG POLA HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI MIM KLASEMAN KABUPATEN SUKOHARJO Renaya Amelta Sahda; Luthfi Alfian; Puri Larasati; Aura Safitri; Ellyza Rahmawati; Nadira Jihan Fitria; Ahmad Fatih Fauzi; Nadhiira Dwi Amri; Nuristiqomah Dwi Putri; Tya Handayani; Annisa Kurniawati; Arif Pristianto; Ayu Khoirotul Umaroh
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 2, Mei 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v2i2.2836

Abstract

Golden Age merupakan masa yang efektif untuk optimalisasi berbagai potensi kecerdasan yang dimiliki oleh anak agar meningkatkan kualitas anak dalam tumbuh kembangnya. Kebiasaan pada siswa sekolah dasar berhubungan dengan kebersihan individu dan lingkungan. Rendahnya tingkat pengetahuan anak tentang kesehatan akan sangat berpengaruh dalam masa tumbuh kembangnya. Salah satunya, kurangnya pengetahuan anak tentang kebiasaan hidup yang bersih dan sehat, seperti pemahaman anak mengenai cara mencuci tangan pakai sabun secara baik dan benar dengan menggunakan air bersih yang mengalir serta pemahaman anak tentang makanan yang sehat untuk dikonsumsi. Terdapat 6 juta anak meninggal dunia disebabkan oleh penyakit diare. Sebagian kematian tersebut terjadi pada negara yang berkembang. Selain itu, data anak dibawah 5 tahun diperkirakan lebih dari 10 juta meninggal. tujuan dari kegiatan penyuluhan ini difokuskan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa di MIM Klaseman. Metode penelitian yang digunakan adalah Pre Experimental dengan rancangan one-group pretest post-test design. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah total sampling yaitu pengambilan sampel dimana jumlah sampel sama dengan populasi. Penelitian ini menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas V MIM Klaseman sebanyak 36 anak. Pembagian sampel menggunakan teknik total sampling. Analisa data yang digunakan adalah Analisa One-Sample Kolmogorov-Sminrnov Test Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh pendidikan kesehatan (p=0,027 (<0,005) berarti ada perbedaan antara sebelum diberikan pre test dan sesudah diberikan post test.) tentang PHBS pada siswa MIM Klaseman
PELATIHAN PADA IBU BAYI UNTUK MENCEGAH MALNUTRISI DENGAN TEKNIK BABY MASSAGE DI DUKUH NUSUPAN DESA KADOKAN KECAMATAN GROGOL KABUPATEN SUKOHARJO Silviana Rahmawati Ekaputri; Nabila Windi Aulia; Zahrani Bakhita Hanifah; Devina Dara Safitri; Nera Bela Beauty Nur; Sevia Yayustika Qoirunnisa; Silviana Dian Putri Ichsani; Nida Zahrotul Ummah; Jami'atulhita Alfirizqi; Wildan Prima Jalu Prasojo; Ziddan Arif Darmawan; Noor Alis Setiyadi; Dian Hudiyawati
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.2864

Abstract

Malnutrition or malnutrition is still common in Kadokan Village because babies who have difficulty eating cause babies to lack intake of carbohydrates, protein, fat and vitamins so babies have difficulty gaining weight. Providing stimulation to babies can be used as a solution to overcome these problems.  The purpose of doing this service is to increase mother's knowledge and understand about the types of foods that contain nutrients in amounts that are in accordance with the needs of toddlers and monitor body weight regularly and baby massage training to improve mother's abilities so that they can know the ways and benefits of baby massage which is one of the stimuli to maintain normal baby weight according to age. The method used in this service is baby massagec ounseling and direct training. The result of this service is that there is an increase in the knowledge and abilities of baby mothers which can be seen from the results of the pretest and posttest. The conclusion from this service is that the knowledge and abilities of the baby'smother have increased in this baby massage training. Suggestions for parents of babies can seek information and further increase knowledge in terms of infant massage and for further activities to carry out activities in collaboration with village midwives or village officials to develop these activities with different methods or designs
PEMBERIAN MAKANAN BAYI DAN ANAK SECARA TEPAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DESA MAYANG, KECAMATAN GATAK Ridwan Badhawi; Annisa Putri Amalia Setyawan; Kurnia Dea Putri Muliana; Nitiya Mahargiyani; Tasya Astrilian; Hanifah Oktaviani; Dinda Oktafiyani; Oktavian Reno Saputra; Salsabila Syiva Ajeng Pramesti; Muhammad Farhan Musyafa; Muwakhidah Muwakhidah; Sri Rahayu
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.2866

Abstract

Based on the results obtained, the prevalence of stunting in Mayang Village, Gatak District is included in the high category. The incidence of stunting in Mayang Village has several causative factors, one of which is the lack of knowledge of the mother in providing proper solids according to the age of the toddler. This service aims to increase knowledge for mothers of toddlers in Mayang Village regarding how to process Infant and Child Feeding (IYCF) appropriately and according to the age of the toddler. This activity is divided into four stages, namely: (1) preparation stage, (2) implementation stage, (3) evaluation stage, and (4) program sustainability. In measuring indicators of success in this activity, a pre test and post test were carried out which were attended by 22 people. Based on the average pre-test results, a score of 80.45 was obtained and the average post-test result was 94.55. From the results obtained, it can be concluded that this activity succeeded in increasing the participants' knowledge with an average difference between the pre-test and post-test of 14.1. The advice that can be given is that the mothers of toddlers who participate in this counseling activity can practice and apply the method of processing MPASI according to the age of their children.
PENCEGAHAN STUNTING DARI MASA KEHAMILAN: EDUKASI PADA IBU HAMIL DI DESA PURBAYAN KECAMATAN BAKI Aulia Fahriza Rahmawati; Dian Maharrani; Abrizal Naufal Aqila; Satiy Annisa Fakita; Elsa Fara Islamiyah; Aldhi Rangga Saputra; Putri Wulandari; Siska Fitowi Rantini; Aliya Rahma Latifa; Sandiva Budi Normalia; Yuli Kusumawati; Wahyu Tri Sudaryanto
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.2871

Abstract

The results of the situation analysis, there are still pregnant women who do not know about stunting, the causes of stunting and the consequences of stunting. This community service activity aims to provide education about stunting prevention from an early age during pregnancy. The method of this community service activity with pregnant women and posyandu cadres in Purbayan Village, Baki District was carried out using the lecture and question and answer method, the activity was carried out through several stages, including: (1) field survey; (2) preparation for the implementation of activities; (3) pregnancy health checks; (4) pregnancy exercise; (5) pre-test; (6) stunting education; (7) discussion; (8) post-test. To evaluate this activity using pretest and posttest with Power Point Presentation media. The results of the activity showed that in the pretest, 1 person scored in the category of not understanding, 16 people in the category of not understanding, and 1 person in the category of understanding. After being given education there is an increase in value from the results of the pre test to the post test. There are 2 people getting scores in the less understanding category and 16 people in the understanding category. Conclusion: providing education about preventing stunting during pregnancy can increase knowledge about stunting in pregnant women in Purbayan Village.
EDUKASI UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DESA WIROGUNAN KECAMATAN KARTASURA KABUPATEN SUKOHARJO Muhammad Mukhlis Cahyadi; Dwi Astuti; Anida Azkia Fitri; Farita Adhynda Amithya; Yuliana Lestari; Salwa Malihatunnisa; Sherly Nur Janah; Kharina Indira Astuti; Fara Nabila; Krisna Wibowo; Sevtya Nur Hasanah; Lilis Apriliyani; Farida Nur Isnaeni
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 1, Januari 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i1.2937

Abstract

The results of an initial survey of the people of Wirogunan Village showed that hypertension became one of the health problems with the highest prevalence of 51.18%, with risk factors found in the form of unhealthy diet and lifestyle. Therefore, counseling is carried out related to knowledge about hypertension and diet recommended by sufferers. The method used is lectures equipped with pre-tests and post-tests. The information media used in this activity is a PowerPoint presentation about hypertension. The result of this counseling was an increase in knowledge among villagers with good categories from before receiving counseling by 60.5% and after receiving counseling by 84.2%. Increased knowledge consists of understanding the causes, prevention of hypertension, and diet for people with hypertension. Based on the results of Wilcoxon's non-parametric statistical test, a value of p = 0.003 (p<0.05) was obtained. Then Ho was rejected, meaning there is a difference in the level of knowledge of Wirogunan Village residents before and after receiving hypertension counseling.
COOKING CLASS KIDS: MI TINGGI ZAT BESI DENGAN BAHAN DASAR BUAH NAGA MERAH SEBAGAI PENCEGAHAN ANEMIA SEJAK DINI Syifa Salsabila Hanindita; Sofia Ramdhani Purnamasari; Annisa Nur Latifa Azzahra; Lu’lu’ul Rosyiqul Hayati; Gayatri Maheswari; Aan Sofyan
Jurnal Berkawan: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1, No. 2, Mei 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/berkawan.v1i2.3065

Abstract

Permasalahan yang sering ditemukan pada anak usia sekolah adalah tidak suka mengkonsumsi sayur dan buah, mereka lebih suka makanan manis seperti ice cream dan coklat. Pada masa tumbuh kembang, sangat dibutuhkan makanan dengan jumlah zat gizi yang lebih tinggi agar kebutuhan nutrisi dapat terpenuhi. Tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk memberikan edukasi mengenai pencegahan anemia sejak dini. Pencegahan anemia dilakukan dengan pemberian makan buah dan sayur yang tinggi zat besi dengan produk olahan mi. Metode yang dilakukan berupa edukasi mengenai pengenalan buah dan sayur, praktik memasak mi buah naga, kuis pengetahuan dan kelas mewarnai. Dilihat dari keaktifan dan ketertarikan siswa/i memiliki peningkatan pengetahuan dari sebelum dan sesudah kegiatan, adanya ketertarikan pada produk inovasi olahan mi buah naga, dan juga meningkatkan minat dalam konsumsi sayur dan buah.