Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Social and Community Empowerment, including social innovation, community development, inclusion, local governance support, and empowerment models. Education and Training for Communities, including community education, literacy programs, teacher/community facilitator training, and learning intervention in formal and non-formal settings. Science, Environment, and Sustainability, including environmental education, conservation initiatives, waste management, climate and disaster preparedness, and sustainable community practices. Business and Entrepreneurship, including MSME/UMKM mentoring, entrepreneurship incubation, marketing assistance, product development, and business process improvement. Engineering and Appropriate Technology, including community-based engineering solutions, appropriate technology design, ICT-based services, and technical assistance for local problems. Economics and Creative Economy, including financial literacy, cooperative development, local economic strengthening, creative industry empowerment, and productivity programs. Health and Wellbeing, including public health promotion, nutrition programs, sanitation and hygiene, community health services, and preventive interventions. Religious and Values-Based Community Development, including community outreach, character and values education, social-religious empowerment, and culturally responsive engagement.
Articles
66 Documents
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Menarik dan Interaktif Menggunakan Media Pembelajaran Lumen5
Khaerah, Almi;
Nurazizah, Nurazizah;
Heriyanti, Anggy;
K, Sulfikar
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.407
Kegiatan pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran berbasis Lumen5 dilaksanakan di SMP Trensaintek Al-Madani Sinjai dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan pendekatan hands-on training yang meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan diikuti oleh 13 orang guru. Evaluasi dilakukan menggunakan angket respon peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebesar 84,6% peserta memberikan respon positif terhadap pelatihan, serta 76,9% peserta mampu menghasilkan media pembelajaran berupa video menggunakan Lumen5 secara mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan ini berimplikasi pada peningkatan kualitas pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif.
Pelatihan dan Pendampingan Pembuatan Media Pembelajaran Wordwall untuk Meningkatkan Kreativitas Pendidik
Dewi, Nur Fitra;
Nurhalisa, Nurhalisa;
Nurjannah, Nurjannah;
Irmayanti, Irmayanti
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.431
Workshop ini bertujuan untuk menambah pengetahuan serta meningkatkan kemampuan dan kreativitas guru tentang pembuatan media pembelajaran. Dengan adanya penggunaan media pembelajaran di dalam kelas membuat proses pembelajaran menjadi tidak membosankan, serta dapat meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa. Workshop ini dilaksanakan di MIN 1 Sinjai dengan jumlah peserta 14 orang guru. Media pembelajaran yang dikembangkan adalah media pembelajaran Wordwall. Kegiatan ini terdiri dari tiga tahap, tahap pertama adalah tahap persiapan, tahap kedua adalah tahap pelaksanaan, dan tahap yang ketiga adalah tahap evaluasi. Hal ini didukung oleh data kuantitatif hasil kuesioner yang menunjukkan bahwa sebanyak 58,8% peserta memberikan penilaian “sangat baik” dan 56,5% “baik” terhadap kesesuaian kegiatan dengan kebutuhan pendidik. Selain itu, 64,7% peserta menyatakan “sangat baik” dan 35,3% “baik” terkait kebermanfaatan langsung kegiatan, serta 35,3% “sangat baik” dan 64,7% “baik” dalam aspek peningkatan kecerdasan/kreativitas pendidik. Tingkat kepuasan peserta juga tergolong tinggi, dengan masing-masing 47,1% responden memberikan penilaian “sangat baik” dan “baik”. Secara keseluruhan, data tersebut menunjukkan bahwa mayoritas peserta memberikan respon positif terhadap pelatihan yang dilaksanakan. Pelatihan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis digital, khususnya Wordwall. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan kemampuan awal dalam penggunaan teknologi dan jaringan internet, kegiatan ini tetap mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas pembelajaran yang lebih inovatif, interaktif, dan menyenangkan.
Pembinaan Maharah Kitabah Santri dalam Pembelajaran Bahasa Arab di TKA/TPA Jannatun Naim Desa Gantarang
Bahar, Nurhidayah;
Sartina;
Qadrianti, Laeli;
Mirna, Mirna;
Sardiyanah, Sardiyanah
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.442
Bahasa Arab adalah bahasa internasional yang digunakan oleh berbagai negara di dunia. Selain sebagai bahasa kitab suci, bahasa Arab termasuk bahasa yang memiliki keunikan tersendiri dari segi bahasa. Sehingga bahasa Arab merupakan bahasa yang paling penting untuk dipelajari sebagai umat Islam. Namun, masih banyak yang menganggap bahwa bahasa sangat sulit dipelajari dan dipahami. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis Arab para santri serta menumbuhkan minat mereka terhadap literasi bahasa Arab sejak dini. Pengabdian ini dilaksanakan melalui metode pendampingan intensif yang meliputi tiga tahap: (1) Sosialisasi dan pengenalan kaidah dasar penulisan huruf hijaiyah, (2) Praktik terbimbing menggunakan metode imla’ dan copy-writing (meniru tulisan), serta (3) Evaluasi hasil karya tulisan santri. Subjek pengabdian adalah santri di TKA/TPA Jannatun Naim Desa Gantarang.. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa selama proses pembelajaran bahasa Arab berlangsung, dapat dilihat dari sikap para santri yang begitu bersemangat dalam mengikuti proses pembelajaran serta sangat antusias dalam menuliskan suatu pelajaran yang diberikan dan menghafalkannya. dapun saat pendidik mengajukan suatu pertanyaan mengenai materi yang telah dipelajari, santri sangat antusias dalam merespon pertanyaan yang diajukan dengan baik dan benar. Pembinaan maharah kitabah yang terstruktur dan aplikatif sangat efektif dalam memperkuat dasar-dasar kemampuan bahasa Arab santri TKA/TPA Jannatun Naim Desa Gantarang. Keberlanjutan program ini diharapkan dapat didukung oleh pihak pengelola TKA/TPA.
Pelatihan Karya Tulis Ilmiah untuk Meningkatkan Profesionalitas Akademik Guru di UPT SDN 284 Labuaja
Haqiqih, A. Muh Nur;
Hasanah, Nur;
Ningsih, Diarti Andra;
Hasmiati, Hasmiati
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.453
Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. diperlukan adanya sebuah pembinaan dan pengembangan pada profesi guru yang meliputi pembinaan kompetensi-kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional. Untuk menjadi guru yang profesional maka seorang guru harus membuat suatu karya tulis ilmiah. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman dalam membuat karya tulis ilmiah (Penelitian Tindakan Kelas) dengan melaksanakan kegiatan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah bagi guru Sekolah Dasar di Desa Labuaja. Metode pengabdian kepada masyarakat yang digunakan adalah Service Learning. Service Learning merupakan metode pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan antara kegiatan akademis di kampus yang diimplementasikan ke komunitas masyarakat, sehingga mahasiswa dapat mengimplementasikan kompetensi yang diperolehnya dari mata kuliah yang sudah dipelajarinya kepada masyarakat. Adapun hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah peserta pelatihan mendapatkan benefit dan ilmu tentang Penelitian Tindakan Kelas sehingga membuat mereka sangat antusias dalam mengikuti kegiatan, pelaksanaan pelatihan penulisan karya tulis ilmiah dapat menambah pengetahuan dan pemahaman kepada guru Sekolah Dasar dalam membuat karya tulis ilmiah (Penelitian Tindakan Kelas) di UPT SDN 284 Labuaja. Pelatihan karya tulis ilmiah bagi guru yang telah dilaksanakan sangat penting untuk guru kedepannya agar dapat menjadi guru yang profesional serta meningkatkan hasil tulisan guru-guru dan meningkatkan profesionalitas akademik guru.
Sosialisasi Stop Gadget dalam Meningkatkan Kesadaran Penggunaan Gadget pada Siswa Sekolah Dasar
Nur Hazizah;
Mutmainnah;
Nuranisa;
Ainul Hayati;
Harmilawati
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.456
Penggunaan gadget pada anak usia sekolah dasar semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi digital. Meskipun gadget memberikan berbagai manfaat, seperti kemudahan akses informasi dan peningkatan literasi digital, penggunaan yang tidak terkontrol dapat menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan kognitif, sosial, dan perilaku anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai penggunaan gadget secara bijak melalui program sosialisasi “Stop Gadget”. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Januari hingga Februari 2026 di tiga sekolah dasar di Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, yaitu SD Negeri 37 Bua, SD Negeri 163 Lempangan, dan SD Negeri 195 Balangpangi. Metode yang digunakan adalah sosialisasi interaktif yang meliputi penyampaian materi, pemutaran video edukatif, permainan edukatif, serta simulasi aktivitas non-gadget. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman siswa, di mana skor rata-rata pre-test sebesar 24,53 (61,32%) meningkat menjadi 32,37 (80,97%) pada post-test. Siswa mulai menyadari dampak negatif penggunaan gadget serta munculnya kesadaran untuk mengurangi penggunaan. Selain itu, siswa juga mulai mengenal alternatif kegiatan positif tanpa gadget. Program ini terbukti efektif dalam menanamkan kesadaran dini dan mengubah pola pikir siswa terhadap teknologi. Pentingnya kegiatan ini terletak pada kemampuannya membangun ekosistem digital yang sehat bagi anak melalui pendekatan edukasi yang menyenangkan, yang diharapkan dapat berkelanjutan dengan dukungan guru dan orang tua untuk mencegah ketergantungan gadget jangka panjang.
Optimalisasi Kolaborasi Mahasiswa dan Peneliti melalui Standarisasi Prosedur Operasional dalam Kegiatan Akademik
Sakka, Gjosphink Putra Umar;
Arfan, Muhammad
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): April 2026
Publisher : Academic Bright Collaboration
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.66053/mosaic.v3i1.460
Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan kolaborasi antara mahasiswa dan peneliti (dosen) melalui penyusunan dan implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam kegiatan akademik. Permasalahan utama yang dihadapi adalah belum adanya pedoman baku yang mengatur mekanisme kolaborasi riset, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakefisienan, miskomunikasi, serta rendahnya kualitas luaran penelitian. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan kolaboratif yang dilaksanakan dalam tiga tahapan, yaitu sosialisasi urgensi SOP, penyusunan kerangka SOP, serta uji coba dan finalisasi SOP. Kegiatan ini dilaksanakan di Jurusan Pendidikan Akuntansi Universitas Halu Oleo selama dua minggu, yaitu pada akhir September hingga awal Oktober 2024. Kegiatan ini melibatkan 35 responden yang terdiri dari 7 dosen dan 28 mahasiswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa SOP yang dikembangkan memperoleh tingkat kepuasan rata-rata sebesar 89% dengan kategori sangat baik. SOP yang dihasilkan mampu memberikan kejelasan alur kerja, pembagian peran, serta meningkatkan efektivitas kolaborasi riset. Dengan demikian, implementasi SOP kolaborasi riset terbukti dapat mendukung terciptanya kegiatan akademik yang lebih terstruktur, efisien, dan berkelanjutan.