cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
journal@idpublishing.org
Phone
+628111304014
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo, Gg. Nakula No. C12, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul, D.I Yogyakarta 55182
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
ISSN : -     EISSN : 27988260     DOI : https://doi.org/10.53697/iso.v6i2
Jurnal ISO: Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora publishes scientific papers on the research and scientific studies in the scope of humanities and social studies, such as anthropology, studies, business, communication studies, corporate governance, criminology, the study of cross-cultural, demographic, economic studies of development, the study of education and ethics, social geography, the study of information technology management, industrial relations, international relations, legal studies, media studies, political science, the study of population dynamics, the study of psychology, the study of public administration, social welfare, religious studies and linguistics.
Articles 132 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026): June" : 132 Documents clear
Partisipasi Masyarakat Dalam Program Perencanaan Pembangunan Kalurahan Petir (Studi Kasus Padukuhan Ngurak-Urak, Kalurahan Petir, Kapanewon Rongkop, Kabupaten Gunungkidul) Heri Roh Pujiati
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3021

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk partisipasi masyarakat Padukuhan Ngurak-Urak dalam perencanaan pembangunan Kalurahan Petir, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya, serta mengidentifikasi hambatan dan peluang peningkatan partisipasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi non-partisipatif dan wawancara semi-terstruktur terhadap perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat telah berlangsung dalam berbagai bentuk, baik formal melalui Musyawarah Dusun dan Musyawarah Kalurahan, maupun informal melalui komunikasi langsung dengan perangkat desa. Namun, partisipasi masih bersifat konsultatif dan belum mencapai tingkat kemitraan. Faktor penghambat antara lain adalah migrasi tenaga kerja, terbatasnya akses informasi, serta minimnya keterlibatan pemuda dalam forum resmi. Meski demikian, terdapat indikasi positif berupa keterlibatan dalam kerja bakti, inisiatif Karang Taruna, serta penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah kalurahan. Kesimpulannya, partisipasi masyarakat di Padukuhan Ngurak-Urak menunjukkan tren positif, namun belum optimal secara substantif. Diperlukan strategi kelembagaan yang mendukung peningkatan kapasitas masyarakat, penyediaan ruang dialog yang inklusif, serta mekanisme pendanaan yang responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan dan pemuda.
Strategi Komunikasi Politik Dedie Rachim dalam Membangun Citra Politik pada Pilkada Kota Bogor 2024 Gendis Dewantari; Nasytha Muthiah; Nazwa Rusdiandi; Siti Aafiyah; Muhammad Aji
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3075

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meneliti pendekatan komunikasi politik yang digunakan oleh Dedie Rachim dalam membentuk citra politiknya pada Pilkada Kota Bogor 2024. Penekanan dalam penelitian ini adalah pada cara Dedie mengembangkan pesan politik, memilih saluran komunikasi, dan menyesuaikan narasi integritasnya dengan keadaan masyarakat perkotaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam serta kajian pustaka. Untuk analisis data, digunakan model Miles dan Huberman yang mencakup tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa Dedie Rachim menggunakan strategi komunikasi hibrida dengan memadukan media digital dan kampanye langsung. Dalam ranah digital, ia mengoptimalkan Instagram dan YouTube untuk membangun citra diri yang berfokus pada integritas, perhatian terhadap lingkungan, serta respons terhadap isu publik. Sedangkan dalam kampanye langsung, ia melakukan blusukan, dialog komunitas, dan pengisahan lokal untuk meningkatkan ikatan emosional dengan masyarakat. Pendekatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan publik dan dukungan pemilih, meskipun masih dihadapkan pada tantangan seperti disinformasi dan kampanye hitam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan komunikasi politik yang diterapkan oleh Dedie Rachim terletak pada konsistensi narasi antikorupsi yang disampaikan dengan cara interaktif, menjadikannya sebagai pemimpin yang kredibel, responsif, dan dekat dengan masyarakat dalam konteks politik lokal Kota Bogor 2024.
Strategi Komunikasi Politik H. Ali Muhammad Johan C. Melalui Media Sosial Instagram dalam Pemilihan Kursi Legislatif DKI Jakarta Tahun 2024 Alita Aura Zahir; Dewinta Oktavia; Fandan Prima Jaya Zai; Gledysta Nauli Aquinas Situmorang; Muhammad Prakoso Aji
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik H. Ali Muhammad Johan C. dalam kontestasi Pemilu DPRD DKI Jakarta 2024 dengan fokus pada konstruksi citra melalui narasi visual di Instagram. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data primer dari wawancara semi-terstruktur bersama tim media dan pengamat politik, serta data sekunder dari unggahan Instagram, pemberitaan daring, dan dokumen resmi DPRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi politik H. Ali Muhammad Johan C. terbagi dalam tiga pendekatan utama: personalisasi visual, simbolisme representatif, dan resonansi emosi. Melalui strategi ini, ia berhasil membangun citra sebagai figur religius, nasionalis, dan dekat dengan masyarakat sehingga memperkuat legitimasi elektoral. Namun, penelitian juga menemukan tantangan berupa potensi manipulasi citra, inkonsistensi antara narasi visual dengan realitas, serta risiko polarisasi opini publik. Kesimpulannya, Instagram berfungsi bukan hanya sebagai media dokumentasi, tetapi juga sebagai arena strategis framing politik yang efektif, meski tetap membutuhkan konsistensi dan etika komunikasi untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Dissemination of the Urgency of Inheritance Law in Determining Inheritance Rights for Heirs in RW 08, Halim Perdanakusuma Subdistrict, Makassar District, East Jakarta City Aria Caesar Kusuma Atmaja; Indah Sari; Ardison Asri; Selamat Lumban Gaol; Subhan Zein
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3123

Abstract

This study aims to enhance community understanding of inheritance law—covering civil, Islamic, and customary aspects—among residents of RW 08, Halim Perdanakusuma Subdistrict, Makassar District, East Jakarta. A qualitative descriptive approach was employed through observation, interviews, and documentation involving community members, local leaders, and legal practitioners. The program focused on structured and sustainable legal socialization to increase awareness of lawful inheritance distribution. The findings show that prior to the program, most residents relied on verbal agreements and family customs, leading to disputes and inequitable asset division. After the socialization activities, participants demonstrated improved comprehension of inheritance principles, recognized the importance of legal documentation, and showed greater willingness to consult legal experts. The study concludes that systematic legal education significantly enhances community literacy on inheritance law, promotes fairness in asset distribution, and helps prevent potential family conflicts. This initiative is recommended as a model for broader community-based legal empowerment programs in urban areas.
Marsiadapari dan Inkarnasi Iman Kristen: Pendekatan Kontekstual Berdasarkan Pemikiran Helen Rhee Tentang Kristus Dan Kebudayaan Silaen Cross; Riris Siagian
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3125

Abstract

Tulisan ini mengkaji konsep Marsiadapari dalam budaya Batak Toba sebagai wujud inkarnasi iman Kristen dalam konteks budaya lokal dengan menggunakan kerangka pemikiran Helen Rhee tentang perjumpaan Kristus dan kebudayaan. Dalam refleksi teologis Rhee, gereja mula-mula hidup di tengah pluralitas dan ketegangan budaya, namun mampu menghidupi iman yang relevan tanpa kehilangan identitas Kristiani. Perspektif ini menjadi landasan penting untuk memahami bagaimana iman Kristen berinkarnasi dalam budaya Batak Toba melalui praktik Marsiadapari, yang menekankan solidaritas, partisipasi, dan kasih dalam kehidupan komunal.  Analisis difokuskan pada prinsip-prinsip perjumpaan iman dan budaya, termasuk dialog, inkulturasi, dan transformasi budaya, untuk memahami bagaimana nilai-nilai Marsiadapari solidaritas, kebersamaan, tolong-menolong, dan partisipasi dapat dimaknai sebagai ekspresi nyata dari kasih Kristus yang berinkarnasi dalam kehidupan komunal masyarakat Batak Toba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Marsiadapari bukan sekadar praktik sosial, melainkan ruang teologis di mana iman Kristen diwujudkan melalui tindakan nyata di tengah masyarakat. Nilai-nilai budaya lokal ini selaras dengan prinsip-prinsip Kristen yang dihidupi gereja mula-mula, seperti yang dijelaskan Rhee, sehingga praktik Marsiadapari dapat dibaca sebagai bentuk inkarnasi Kristus yang relevan, kontekstual, dan berakar pada tradisi iman. Temuan ini menegaskan pentingnya dialog kreatif antara iman Kristen dan budaya lokal sebagai strategi untuk memperluas relevansi gereja di Indonesia yang majemuk, sekaligus memperkaya pemahaman teologis tentang bagaimana kasih Allah hadir dalam tindakan nyata umat beriman. Praktik budaya seperti Marsiadapari menunjukkan bahwa iman Kristen dapat berinteraksi secara harmonis dengan nilai-nilai lokal tanpa kehilangan esensi teologisnya, membuka peluang bagi gereja untuk mengembangkan model kontekstualisasi yang kritis, kreatif, dan berlandaskan Alkitab.
Pemenuhan Hak Sosial dan Ekonomi Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dalam Perspektif Keadilan Sosial Nunung Kasriah; Muhammad Nur; Komarudin Komarudin; Rizka Okta Anggraini; Tomi Kowira; Rudy Kurniawan
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3131

Abstract

Pemenuhan hak sosial dan ekonomi bagi Penyandang Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan bagian penting dalam mewujudkan keadilan sosial di Indonesia. Namun, ODGJ masih menghadapi stigma, diskriminasi, serta keterbatasan akses terhadap pendidikan, pekerjaan, dan layanan publik, yang menunjukkan bahwa nilai keadilan sosial dalam sila kelima Pancasila belum sepenuhnya terwujud di bidang kesehatan jiwa dan kesejahteraan sosial. Dengan menggunakan teori keadilan distributif John Rawls dan teori keadilan pengakuan Nancy Fraser, penelitian konseptual ini menganalisis bagaimana keadilan harus mencakup distribusi sumber daya yang adil serta pengakuan terhadap martabat dan kesetaraan. Berdasarkan kajian literatur dan analisis kebijakan, ditemukan bahwa meskipun terdapat kemajuan melalui program kesehatan jiwa dan perlindungan sosial, implementasinya masih terhambat oleh ketimpangan struktural dan keterbatasan kelembagaan. Pencapaian keadilan sosial bagi ODGJ memerlukan perpaduan antara pendekatan distributif dan pengakuan, yaitu dengan menjamin akses yang setara terhadap sumber daya, menghapus stigma, serta mendorong inklusi sosial. Penguatan layanan kesehatan jiwa berbasis masyarakat, kebijakan ketenagakerjaan inklusif, dan koordinasi lintas sektor menjadi strategi penting untuk membangun sistem kesejahteraan yang manusiawi, bebas stigma, dan berkeadilan di Indonesia.
Gangguan Berbahasa pada Kreator TikTok Mustofa: Kajian Psikolinguistik Dessy Saputry; Dyah Pramesti; Sri Imayani; Putri Anjani; Ilham Cahyandi; Nofemi Saputra
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3144

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis gangguan berbahasa yang dialami oleh kreator TikTok, Mustofa, seorang pengidap labioschisis (bibir sumbing), dengan perspektif psikolinguistik. Metode penelitian yang diterapkan merupakan kualitatif, pada menggunakan teknik analisis isi terhadap sebuah video TikTok karya Mustofa yang berjudul "Menyanyikan lagu Nenekku Pahlawanku - Wali". Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek mengalami berbagai bentuk perubahan fonem, meliputi substitusi (misalnya fonem /r/ menjadi "l" pada kata "jujur"), omisi (hilangnya fonem /k/ pada kata "aku" menjadi "a'u"), dan adisi. Beberapa konsonan seperti /k/, /p/, /m/, /t/, dan /r/ mengalami gangguan artikulasi, sementara konsonan lain dapat diucapkan dengan tepat. Gangguan ini menyebabkan kata-kata terdengar berbeda dari pengucapan baku, sehingga berpotensi menghambat kejelasan komunikasi, terutama dalam konteks media digital. Penelitian ini menyoroti kompleksitas gangguan artikulasi akibat faktor fisiologis serta implikasinya terhadap interaksi sosial di ruang digital.
Keabsahan Surat Kuasa yang diberikan Kepada Advokat Berdasarkan Perspektif Hukum di Indonesia Ernala Asyera Ateta Br Sembiring; Budiman Sinaga
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3163

Abstract

Surat kuasa dalam perkara pidana merupakan dokumen penting yang memberikan kuasa kepada advokat untuk mewakili, mendampingi, dan membela hak hukum tersangka atau terdakwa sepanjang proses penyidikan, penuntutan, hingga persidangan di pengadilan. Keabsahan surat kuasa pidana harus memenuhi persyaratan formal dan substansial agar advokat memiliki legitimasi hukum untuk bertindak atas nama kliennya di berbagai tahapan proses hukum pidana. Penelitian ini mengevaluasi aspek keabsahan surat kuasa dalam perkara pidana dengan mengacu pada ketentuan KUHAP dan peraturan pelaksanaannya. Hasil studi menegaskan bahwa surat kuasa yang sah memuat identitas jelas pemberi dan penerima kuasa, ruang lingkup kuasa yang tegas, serta tanda tangan pemberi kuasa. Keabsahan tersebut menjadi dasar pengakuan peran advokat dalam membela hak-hak hukum tersangka secara efektif dan mencegah tindakan penyalahgunaan wewenang. Studi ini memberikan rekomendasi mengenai penyusunan surat kuasa pidana yang sesuai aturan guna memperkuat perlindungan hukum bagi tersangka maupun advokat di Indonesia.
Peran Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) dalam Mencegah Perilaku Judi Online di Provinsi Sumatra Barat Yuzetri; Rahmadhona Helmi
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3167

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis peran Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Sumatera Barat dalam mencegah perilaku judi online serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang berfokus pada pemahaman mendalam terhadap fenomena sesuai konteksnya. Data diperoleh melalui wawancara dan studi dokumentasi untuk mendapatkan informasi yang relevan dan komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Diskominfotik Sumatera Barat berperan penting dalam upaya pencegahan judi online melalui berbagai langkah strategis, seperti melaksanakan sosialisasi dan edukasi publik melalui media massa, melakukan pemantauan serta pengawasan terhadap situs web resmi pemerintah daerah, dan menjalin koordinasi dengan lembaga terkait untuk memperkuat tindakan pencegahan. Upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya judi online serta mengurangi penyebaran konten bermuatan perjudian di ranah digital. Namun, dalam pelaksanaannya, Diskominfotik menghadapi sejumlah kendala yang cukup signifikan. Keterbatasan infrastruktur teknologi, kurangnya sumber daya manusia yang ahli di bidang teknologi informasi dan keamanan siber, serta minimnya akses terhadap sistem pemblokiran membuat pengawasan belum optimal. Selain itu, rendahnya literasi digital masyarakat turut memperburuk situasi, karena masyarakat mudah mengakses situs atau aplikasi judi online melalui smartphone, file APK ilegal, dan media sosial. Akibat berbagai kendala tersebut, peran Diskominfotik lebih berfokus pada aspek edukatif dan preventif, sementara kemampuan teknis dan tindakan represif masih perlu ditingkatkan.
Kekuatan Hukum Akta Pendirian Perseroan Terbatas dalam Hukum Perusahaan di Indonesia Christine Kansil; Meiliani
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i1.3171

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kekuatan hukum akta pendirian Perseroan Terbatas (PT) sebagai dokumen autentik dalam sistem hukum korporasi di Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif melalui kajian peraturan perundang-undangan, doktrin hukum, dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akta pendirian yang dibuat di hadapan notaris memiliki kekuatan pembuktian yang bersifat lahiriah, formil, dan materiil sebagaimana diatur dalam Pasal 1868 dan 1870 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Selain itu, pengesahan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia memberikan status badan hukum yang memisahkan hak dan kewajiban perusahaan dari para pendirinya. Dengan demikian, akta pendirian berperan tidak hanya sebagai dasar pembentukan badan hukum, tetapi juga sebagai instrumen yang memberikan kepastian dan perlindungan hukum dalam aktivitas usaha.

Page 1 of 14 | Total Record : 132