cover
Contact Name
LPPM UWGM Samarinda
Contact Email
lppm@uwgm.ac.id
Phone
+6282189998560
Journal Mail Official
abdimasmahakam@uwgm.ac.id
Editorial Address
Jl. Wahid Hasyim No.28, Sempaja Sel., Kec. Samarinda Utara, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75243
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Jurnal Abdimas Mahakam
ISSN : -     EISSN : 25495755     DOI : https://doi.org/10.24903/jam.v10i01.3671
Core Subject : Education,
Universitas Widya Gama Mahakam publishes the journal Abdimas Mahakam twice a year, in January and July. The online version of the journal carries the ISSN 2549-5755 . Researchers from around the world who are interested in all aspects of community participation are represented here. English and Bahasa Indonesia versions of the article are both available
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 313 Documents
Edukasi Teknologi Pengolahan Limbah Cair Domestik melalui Pembuatan Instalasi Filtrasi Sederhana pada Siswa SMAS Perintis Palangka Raya Monalisa; Yulietrie; Marlina Vionora; Eko Suhartono; Iskandar; Hapsari Lintang Sekartaji; Gusti M Perdana Putera
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 02 (2026): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i02.3971

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pengolahan limbah cair domestik melalui pembuatan instalasi filtrasi sederhana di SMAS Perintis Palangka Raya. Berdasarkan hasil diskusi awal dengan guru didapatkan permasalahan utama yang dihadapi adalah konsep Project Based Learning (PjBL) terkait problem lingkungan. Hasil diskusi telah disepakati topik lingkungan terkait pengelolaan limbah cair domestik. Project Based Learning (PjBL) adalah project belajar melalui pengalaman langsung dan penyelesaian proyek nyata. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga membentuk sikap peduli lingkungan dan keterampilan problem solving siswa. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif yang meliputi tahapan persiapan, edukasi, pelatihan, dan evaluasi. Kegiatan edukasi dilakukan melalui ceramah interaktif dan media audiovisual untuk meningkatkan pemahaman konsep dasar limbah cair domestik dan dampaknya terhadap lingkungan. Selanjutnya, pelatihan dilakukan melalui praktik langsung pembuatan alat filtrasi sederhana menggunakan bahan-bahan lokal seperti pasir, kerikil, arang, dan spons. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa yang signifikan, ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dari 39,51 pada pre-test menjadi 77,56 pada post-test. Selain itu, terjadi pergeseran kategori nilai dari dominasi nilai rendah menuju nilai tinggi, yang menunjukkan efektivitas metode edukasi dan praktik dalam meningkatkan pemahaman siswa. Kegiatan ini juga mendorong keterlibatan aktif siswa serta meningkatkan keterampilan praktis, tentang pengelolaan limbah cair domestik secara sederhana dan berkelanjutan. Hal ini terlihat maisng-masing siswa yang telah mencoba mempraktekkan secara aktif. Selain itu siswa mampu menyebutkan manfaat masing-masing media. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berbasis teknologi tepat guna yang dapat diterapkan di lingkungan sekolah lainnya dalam mendukung pengelolaan limbah cair domestik secara berkelanjutan.
Model Partisipatif Ibu Pengajian RT 035 Banjarmasin Barat dalam Pengelolaan Air Bersih melalui Teknologi Sederhana Anggun Oktovia Pratiwi; Fajar Setyo Wardoyo; Naila Mutiara Nabilla; Silvia Novitasari; Eko Suhartono; Iskandar; Hapsari Lintang Sekartaji; Mashuri
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 02 (2026): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i02.3973

Abstract

Penelitian sebelumnya telah membuktikan bahwa ketersediaan air bersih masih menjadi permasalahan di wilayah permukiman berbasis sungai, termasuk di RT 035 Banjarmasin Barat. Kondisi ini dipengaruhi oleh rendahnya kualitas air akibat pencemaran limbah domestik serta keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan air bersih. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu pengajian dalam pengelolaan air bersih melalui penerapan teknologi penjernihan air sederhana berbasis model partisipatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat secara aktif dalam tahapan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan pembuatan alat filtrasi sederhana menggunakan bahan lokal, praktik langsung, serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada rerata nilai pengetahuan peserta, dari 55,66 pada pre-test menjadi 95,22 pada post-test. Selain itu, pada kegiatan ini ibu-ibu pengajian juga berhasil menyusun alat filtrasi untuk menjernihkan air serta mampu menjelaskan fungsi masing-masing media filter.
Green Dakwah: Aksi Bersih Lingkungan sebagai Implementasi Iman Nurmin Aminu; Mitrakasih La Ode Onde; Hijrawatil Aswat; Fitriani B; Anisa Rizkayati; Eka Rosmitha Sari
Jurnal Abdimas Mahakam Vol. 10 No. 02 (2026): Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24903/jam.v10i02.4006

Abstract

Program Hijau Dakwah sebagai bagian dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dilaksanakan sebagai respons atas rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, yang ditandai dengan meningkatnya sampah plastik sekali pakai di area publik. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Bonebone, Kecamatan Murhum, Kota Baubau dengan melibatkan masyarakat setempat, remaja masjid, dan mahasiswa. Tujuan PkM ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai keimanan dalam Islam. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, edukasi melalui tausiyah tentang pentingnya menjaga lingkungan dalam perspektif Islam, serta aksi partisipatif berupa kegiatan bersih lingkungan dan pengelolaan sampah. Evaluasi dilakukan melalui observasi sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta yang ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan. Secara kuantitatif, peserta berhasil mengumpulkan sekitar lima kantong besar sampah yang kemudian dipilah dan disalurkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Selain itu, kegiatan ini menghasilkan dokumentasi berupa video yang merekam seluruh rangkaian kegiatan sebagai media edukasi dan diseminasi dakwah lingkungan. Kegiatan ini berdampak pada meningkatnya kebersihan lingkungan serta tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat. Program ini menunjukkan bahwa integrasi dakwah dan aksi nyata berpotensi menjadi strategi efektif dalam edukasi lingkungan berbasis nilai keislaman.