cover
Contact Name
Dr. Permana, M.Pd.
Contact Email
admin@al-afif.org
Phone
+6282240316203
Journal Mail Official
admin@al-afif.org
Editorial Address
Jl.Pamekaran No 668 Suci Kaler
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Advances In Education Journal
Published by Yayasan Al-Afif
ISSN : -     EISSN : 30637112     DOI : -
Core Subject :
Advances in Education Journal (AEJ) adalah jurnal akademik yang berfokus pada penelitian, pengembangan, dan inovasi dalam bidang pendidikan. Jurnal ini mempublikasikan artikel-artikel yang menawarkan wawasan baru, pendekatan inovatif, dan hasil penelitian terkini yang dapat meningkatkan praktik pendidikan di berbagai tingkatan, mulai dari pendidikan dasar hingga pendidikan tinggi. AEJ menerima kontribusi dari berbagai disiplin ilmu yang berkaitan dengan pendidikan diantaranya: - Metode Pengajaran dan Pembelajaran - Teknologi Pendidikan - Kebijakan Pendidikan - Psikologi Pendidikan - Manajemen Pendidikan - Pendidikan Multikultural - Pendidikan Khusus - Evaluasi dan Penilaian Pendidikan - Pengembangan Kurikulum - Pendidikan Islam - Pendidikan Berbasis Komunitas - Edukasi Lingkungan Setiap artikel yang diterbitkan di AEJ melalui proses peer-review untuk memastikan kualitas dan validitas ilmiah. Jurnal ini menyediakan platform bagi peneliti, pendidik, dan praktisi untuk berbagi temuan dan ide-ide yang dapat diterapkan dalam konteks pendidikan nyata, dengan tujuan akhir untuk meningkatkan hasil belajar dan kesejahteraan peserta didik.
Arjuna Subject : -
Articles 447 Documents
Pengaruh Media Sosial Tiktok  Terhadap Konsep Diri Siswa  MTS Aisyiyah Sungguminasa Kabupaten Gowa Mirdayanti; Rukiana Novianti Putri; Syaifullah Nur
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Advances In Education Journal (Oktober)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi dan media sosial membawa pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan remaja, termasuk pembentukan konsep diri. Tiktok, sebagai salah satu platform media sosial yang populer dikalangan remaja, tidak hanya menjadi sarana hiburan dan ekspresi diri, tetapi juga dapat memengaruhi cara remaja memandang dan menilai dirinya. Maka Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaimana pengaruh media sosial TikTok terhadap konsep diri siswa (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pembentukan konsep diri tersebut.Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian ini melibatkan 50 siswa kelas VIII MTS Aisyiyah Sungguminasa sebagai sampel, yang diambil menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan berupa angket dengan skala Likert, dan data dianalisis melalui uji normalitas, linearitas, serta regresi sederhana dengan bantuan program SPSS 23.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara penggunaan media sosial TikTok terhadap konsep diri siswa. Nilai R Square sebesar 0,435 menunjukkan bahwa sebesar 43,5% variasi dalam konsep diri siswa dipengaruhi oleh penggunaan TikTok, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Faktor-faktor yang turut memengaruhi konsep diri antara lain adalah pengalaman pribadi, citra diri, nilai dan keyakinan, serta pengaruh dari keluarga, teman sebaya, dan media sosial. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun Tiktok dapat memberikan dampak positif dalam kreativitas dan koneksi sosial, penggunaan yang berlebihan juga akan berpotensi memicu perbandingan sosial yang negatif, sehingga perlu adanya pendampingan dan edukasi penggunaan media sosial tiktok secara bijak
Efektivitas Konseling Kelompok Teknik Role Playing Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Korban Perundungan Di SMP Negeri 3 Galesong Selatan Kabupaten Takalar Annisah Nuramelia; Rukiana Novianti Putri; Syaifullah Nur
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 2 (2025): Advances In Education Journal (Oktober)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas konseling kelompok dengan teknik role playing dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa yang menjadi korban perundungan, serta bagaimana perubahan perilaku yang muncul setelah mengikuti layanan tersebut. Kepercayaan diri yang rendah akibat pengalaman perundungan dapat menghambat perkembangan sosial dan akademik siswa, sehingga diperlukan pendekatan khusus melalui layanan konseling dengan teknik role playing. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pre-test-post-test. Subjek dalam penelitian ini adalah 5 orang siswa kelas VII SMP Negeri 3 Galesong Selatan yang teridentifikasi sebagai korban perundungan. Pengumpulan data dilakukan melalui angket skala kepercayaan diri dan dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank. Hasil uji deskriptif menunjukkan bahwa sebelum layanan diberikan, sebagian besar siswa memiliki tingkat kepercayaan diri dalam kategori rendah. Setelah diberikan layanan konseling kelompok dengan teknik role playing, terjadi peningkatan kepercayaan diri yang signifikan. Hal ini diperkuat dengan hasil uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank yang menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,043 < 0,05. Maka H1 diterima, yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara penerapan konseling kelompok dengan teknik role playing dalam meningkatkan kepercayaan diri korban perundungan di SMP Negeri 3 Galesong Selatan
Peran Program Apotik Hidup Dalam Meningkatkan Kesadaran Lingkungan Siswa SD Negeri 1 Padokan Rahmawan Candra Mualim; Rusli Dedi Mustofa; Anggi Ariyanto; Hermawan Wahyu Setiadi
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the role of a school-based medicinal plant garden program in enhancing environmental awareness among students at SD Negeri 1 Padokan by exploring their experiences, meanings, and shifts in ecological attitudes and behaviors. A qualitative case study design was employed, utilizing in-depth interviews, participatory observations, and documentation involving students, teachers, and garden-based learning activities. Thematic analysis revealed four key findings: strengthened ecological awareness, enriched contextual nature-based learning, increased learning motivation and interest, and the development of collaboration and social responsibility. These results indicate that direct engagement in cultivating medicinal plants contributes to the reinforcement of eco-literacy and the internalization of pro-environmental behavior. The study highlights the relevance of medicinal plant gardens as an effective environmental education strategy for primary schools and recommends further research on the long-term impacts of such programs within students’ homes and communities.
Manajemen Tahapan Pembelajaran: Pendekatan Terpadu Dari Awal Hingga Akhir Pradita Ataza; Sustia Ningsi; Imam Fajri Albaroqi; Sani Safitri; Rani Oktaviani
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran manajemen dalam konteks perdagangan internasional memerlukan pendekatan sistematis yang mengintegrasikan berbagai tahapan secara komprehensif. Penelitian ini mengkaji kerangka pembelajaran manajemen perdagangan melalui pendekatan terpadu yang mencakup seluruh siklus pembelajaran dari fase persiapan hingga evaluasi akhir. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis terhadap implementasi tahapan pembelajaran di lingkungan akademis. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan terpadu yang mengintegrasikan perencanaan strategis, pelaksanaan terstruktur, dan evaluasi berkelanjutan memberikan dampak signifikan terhadap pencapaian kompetensi mahasiswa dalam memahami dinamika perdagangan global. Tahapan pembelajaran yang dirancang meliputi: (1) fase orientasi dan diagnosa kebutuhan belajar, (2) fase penyampaian materi dengan metode variatif, (3) fase praktik dan simulasi kasus perdagangan, serta (4) fase refleksi dan penilaian komprehensif. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa keterlibatan aktif peserta didik pada setiap tahapan, didukung oleh penggunaan teknologi pembelajaran dan studi kasus nyata, meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan aplikatif. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan model pembelajaran manajemen perdagangan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan industri. Rekomendasi meliputi perlunya pengembangan modul pembelajaran terintegrasi dan penguatan kolaborasi antara institusi pendidikan dengan praktisi perdagangan.
Emotional Engagement in AI-Supported Online English Learning: A Mixed-Methods Study Among Indonesian EFL Students Ghisna Madina
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores how emotional engagement shapes learners’ experiences in AI-supported online English learning environments. Using a mixed-methods design, this research combines quantitative surveys, learning analytics, and qualitative interviews to investigate the relationship between emotional states, motivation, and learning performance among 60 Indonesian EFL students aged 18–24. Results reveal that emotion-based feedback, adaptive chatbots, and multimodal instructional design significantly enhance students’ enjoyment, confidence, and motivation while reducing anxiety. Multimodal feedback integrating visual and verbal cues proved particularly effective in fostering positive emotions and sustaining long-term engagement. However, excessive reliance on AI may limit opportunities for social interaction and the development of critical thinking. These findings emphasize the need for a hybrid pedagogical model that balances human empathy with technological adaptability. Overall, this study contributes to affective computing in education by promoting emotion-sensitive learning design to create inclusive, engaging, and human-centered digital learning environments. Future research is recommended to employ longitudinal and experimental designs to examine the long-term impact of emotional engagement on learning outcomes.
Gamified Learning For Preschoolers: Exploring The Benefits And Risks Of Educational Apps In Indonesia Ghisna Madina
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the benefits and risks of gamified learning apps for preschool children in Indonesia, where the use of technology among young learners is rapidly increasing. It reviews studies from 2018 to 2025 to show how gamified apps impact cognitive, emotional, social, and behavioral development. Results show that well-designed gamified learning tools increase motivation, problem-solving skills, executive function, and early literacy and numeracy skills. However, concerns persist that some apps are of low quality, encourage excessive screen time, or fail to align with children's developmental needs. Often, there is no parental or teacher guidance. Indonesia also faces limited culturally relevant apps, unequal access to quality digital resources, and low digital literacy among educators. This study calls for gamified learning resources that are developmentally appropriate, grounded in science, and tailored to the local context, with adults providing guidance on their use. It gives recommendations to parents, educators, developers, and policymakers to help safely and effectively integrate gamified learning in early childhood education in Indonesia.
Konseptualisasi Ilmu Hadis: Perspektif Ontologi, Epistemologi, dan Aksiologi bagi Pengembangan Hukum Islam Sepmin Alfuqan; La Ode Ismail Ahmad; Sitti Asiqah Usman Ali
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The science of Hadith serves as an epistemological foundation ensuring the authenticity and validity of the Sunnah as a primary source of Islamic law. However, contemporary studies on Hadith tend to emphasize the technical aspects of sanad and matn criticism, while its philosophical dimensions remain underexplored. This article aims to reconstruct the conceptualization of Hadith science through three perspectives of the philosophy of science—ontology, epistemology, and axiology—and to explain its implications for the development of Islamic law. Employing a qualitative-descriptive approach and philosophical analysis of classical and contemporary sources, this study finds that ontologically, Hadith science preserves the authenticity of prophetic teachings; epistemologically, it establishes an empirical-verificative and rational system of knowledge for understanding the Sunnah; and axiologically, it directs the application of Hadith toward human welfare and the realization of maqāṣid al-sharīʿah. Thus, Hadith science is not merely a technical discipline but a dynamic system of knowledge that supports the renewal of Islamic law while maintaining authenticity, rationality, and relevance to contemporary contexts.
Antara Bantuan dan Ketergantungan: Literatur Review Pengaruh AI terhadap Kognisi Peserta Didik Muhammad Dirzi Adari; Mega kencana; Suci Fajrina
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Development of artificial intelligence (AI) has brought significant changes to the learning process and has influenced students’ cognitive development. This article reviews several recent studies from 2023 to 2025 that examine the impact of AI on learning motivation, memory, critical thinking, and creativity, using a literature review approach to identify the benefits, risks, and strategies for optimizing AI utilization in educational contexts. The review findings indicate that AI can enhance engagement, personalized learning, and information access efficiency, while also supporting the development of critical thinking and creativity through human-AI collaboration. However, excessive dependence on AI may reduce memory training, analytical skills, and individual creative potential. Therefore, teacher guidance and digital literacy are essential factors to ensure balanced and effective AI use. Overall, this study emphasizes that AI has the potential to strengthen students’ motivation and cognition if strategically integrated, providing a foundation for educators and policymakers to design safe, balanced AI-based learning interventions that foster higher-order thinking skills. Keywords: artificial intelligence, cognition, creativity, critical thinking, learning motivation
Arogasi Kekuasaan dalam Qashashul Qur’an: Analisis Psikologis Tokoh Fir’aun sebagai Ibrah bagi Kepemimpinan Modern Nurfakhruddin Al Mubarak; Nasrullah Bin Sapa; Muhammad Amin Sahib
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Power, in the Qur’anic perspective, is a divine trust (amanah) that demands both moral and spiritual accountability. Yet history reveals that power often transforms into a source of arrogance and oppression when detached from the principle of tawhid. This article explores the arrogance of power in the Qashash al-Qur’an through a psychological analysis of Pharaoh as the archetype of absolute authoritarianism. The study aims to identify the psychological dimensions of Pharaoh’s arrogance and to extract moral lessons (ibrah) relevant to contemporary leadership. Using the thematic interpretation (tafsir maudhu‘i) method with an interdisciplinary approach, it combines classical exegesis (al-Qurthubi, al-Ghazali, Ibn Taymiyyah, and al-Mawardi) with social-psychological theories of authoritarianism and power narcissism. The findings indicate that Pharaoh’s arrogance stems from spiritual blindness, delusions of self-deification, and fear of losing legitimacy. Unrestrained power leads to dehumanization and systemic injustice, while Qur’anic leadership emphasizes trust, justice, and self-purification as antidotes to tyranny. This study contributes to the interdisciplinary dialogue between Qur’anic exegesis and psychology of power, offering a normative framework for ethical, humanistic, and value-based leadership.
Analisis Peran Leasing Berbasis Syariah Terhadap  Peningkatan Akses Pembiayaan Pada Perdagangan Internasional Desta Marta nita; Ahmad Habibi; Muhammad Iqbal Fasa
Advances In Education Journal Vol. 2 No. 3 (2025): Advances In Education Journal (Desember)
Publisher : Yayasan Al-Afif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the role of Sharia-based leasing in increasing access to financing in the international trade sector. International trade plays a crucial role in expanding markets and strengthening global economic growth. Conventional interest-based financing systems often create economic inequality and are inconsistent with the principles of justice in Islam. Therefore, Sharia-based leasing, or Ijarah and Muntahiyah Bittamlik (IMBT), has emerged as an alternative solution capable of providing financing for productive assets without riba (riba), gharar (gharar), and maisir (gambling). The research method used is a qualitative approach using library research techniques, which examines various literature, fatwas (religious rulings), and previous empirical research findings. The results show that Sharia-based leasing plays a significant role in expanding financial inclusion, facilitating business actors in acquiring assets for export and import, and supporting the stability of cross-border transactions through the principles of fairness and contractual transparency. Furthermore, the implementation of Sharia-based leasing promotes economic efficiency and the sustainability of international trade by prioritizing the principles of partnership and risk sharing. Thus, Sharia-based leasing serves not only as a financing instrument but also as a means of empowering the global economy based on the values ​​of maqasid al-Shari'ah.