cover
Contact Name
Ahmad Arifuddin
Contact Email
arifuddin@uinssc.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alibtida@uinssc.ac.id
Editorial Address
Jl. Perjuangan By Pass Sunyaragi, Cirebon, West Java 45132, Indonesia Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI
Core Subject :
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI is a high-quality peer-reviewed journal published by Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia in collaboration with Indonesian Islamic Elementary Education Lecturers Association (Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia). Publishing twice a year, in June and October and already have a registration number p-ISSN: 2442-5133 and e-ISSN: 2527-7227. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI is the leading journal in Islamic educational institutions concerning Islamic elementary education. The journal promotes research and scholarly discussion concerning Islamic Elementary education in Academic disciplines and Institutions, focusing on the advancement of scholarship both formal and non-formal education. Topics might be about curriculum development, teaching and learning, learning methodologies, instructional technologies, teacher competences, and assessments.
Arjuna Subject : -
Articles 281 Documents
The Effectiveness of Pop-Up-based Animation Book to Improve Reading Comprehension Skills of Elementary School Students Liya Atika Anggrasari; Dian Permatasari Kusuma Dayu
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 2 (2022): October 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i2.9129

Abstract

AbstractThis study aims to determine the effectiveness of the use of pop-up-based animated books on the reading comprehension ability of elementary school students in the 3T region, namely Sawojajar, Magetan, Indonesia. This study employed a quantitative research approach. The method used in this research was the experimental method, using true experimental design as the research design. The type of research design employed in this study was post-test only control design. Grade 5 elementary school students in the 3T region, Sawojajar, Magetan participated in this study. The data were collected using observation, interviews, and reading comprehension tests. The obtained data were analyzed using a t-test. The effectiveness value of using the pop-up book is 6.13%. The t-test shows that the Tcount is greater than the Ttable (2.6667 > 2.00). Based on the results of data analysis, it can be concluded that learning using Pop Up-based animated book media is more effective in improving reading comprehension skills than learning using conventional media.Keywords: pop-up, animation book, reading comprehension skills.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan buku animasi berbasis pop-up dalam meningkatkan kemampuan pemahaman membaca siswa sekolah dasar (SD) di daerah 3T yaitu Sawojajar, Magetan, Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Desain penelitian menggunakan true experimental design dengan jenis penelitian yang digunakan adalah post-test only control design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 SD di kawasan 3T, Sawojajar, Magetan. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan tes pemahaman bacaan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji t. Efektivitas penggunaan pop-up book adalah sebesar 6,13%. Hasil uji t menunjukkan bahwa T-hitung lebih besar dari T-tabel (2,6667 > 2,00). Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media buku animasi berbasis pop-up lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan membaca pemahaman dibandingkan dengan pembelajaran yang menggunakan media konvensional.Kata kunci: pop-up, buku animasi, kemampuan pemahaman membaca.
Improving the Quality of Islamic Elementary School through the Moral Leadership of the Principal Hartono Hartono; Tamsik Udin; Onwardono Rit Riyanto
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 8 No. 2 (2021): October 2021
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v8i2.9137

Abstract

AbstractThis study aims to describe the moral leadership of the headmaster in improving the quality of the Madrasah Ibtidaiyah. Using a phenomenological case study,the data were gathered through interviews, observation, and documentation and then analyzed using three stages, namely data reduction, data display, and data verification. The results reveal that the headmaster is capable of bringing the madrasah to become one of the best madrasahs in Banyumas regency, Indonesia. Every leader has his own passion and leadership strategy. The passion of the headmaster is characterized by a self-energy, a belief based on divine values, and a willingness to learn from other schools. There are three strategies of the headmaster in managing the madrasah: 1) the values to be implemented in the madrasah that presents belief in his leadership passion; 2) communication that is done to build up relationships and motivation towards the vision; and 3) collaboration as a representation of the bonding power in building the strength of the madrasah with the power of the community, in this case the students’ guardians. Moral leadership integrated with religious and social attitudes greatly helps the leadership role of the principal.Keywords: moral leadership, strategy, quality of Islamic elementary school. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepemimpinan moral kepala sekolah dalam meningkatkan mutu madrasah ibtidaiyah. Dengan menggunakan studi kasus dengan pendekatan fenomenologis, data diambil melalui wawancara, observasi dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan tiga tahap yaitu reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa kepala sekolah mampu membawa madrasah yang dipimpinnya menjadi salah satu madrasah terbaik di Kabupaten Banyumas, Indonesia. Setiap pemimpin memiliki semangat dan strategi kepemimpinannya sendiri. Gairah Kepala Sekolah ditandai dengan energi diri, keyakinan yang dilandasi nilai-nilai ketuhanan, dan kemauan untuk belajar dari sekolah lain sebagai kekuatan pengikat. Tiga strategi kepala madrasah dalam mengelola madrasah adalah: 1) nilai-nilai yang diterapkan di madrasah yang menghadirkan keyakinan akan semangat kepemimpinannya; 2) komunikasi yang dilakukan untuk membangun hubungan dan motivasi menuju visi; dan 3) kolaborasi sebagai representasi kekuatan ikatan dalam membangun kekuatan madrasah dengan kekuatan masyarakat, dalam hal ini wali murid. Kepemimpinan moral yang terintegrasi dengan sikap keagamaan dan sosial sangat membantu peran kepemimpinan kepala sekolah.Kata kunci: kepemimpinan moral, strategi, kualitas madrasah ibtidaiyah.
Enhancing Students’ Science Literacy Skills; Implications for Scientific Approach in Elementary School Kartimi Kartimi; Widodo Winarso
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 8 No. 2 (2021): October 2021
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v8i2.9175

Abstract

AbstractScience literacy skills of elementary school students in the era of 21st-century learning are indispensable, scientific literacy skills can be improved through the application of a scientific approach. This study aims to analyze the scientific literacy ability of elementary school students through the application of a scientific approach. The experimental method with a pretest-posttest group design was used in this study. Simple Random Sampling, consisting of an experimental class and a control class, was applied to elementary schools in Cirebon, Indonesia. The scientific literacy skills test (TOSLS) measures students' literacy skills, while the observational assessment measures students' responses to the scientific approach. The data analysis technique used independent sample T-Test and Mann-Whitney U. The results showed that students' learning activities in the application of scientific learning experienced an increase in scientific literacy skills with very strong criteria. Student learning activities in the experimental class have a higher percentage over the control class. The research hypothesis shows that there is a difference in the improvement of students' scientific literacy skills between the experimental class and the control class of elementary school students. Thus, the application of a scientific approach contributes to students' scientific literacy skills.Keywords: scientific literacy, scientific approach, science education. AbstrakKeterampilan literasi sains siswa sekolah dasar di era pembelajaran abad 21 sangat diperlukan. Keterampilan literasi sains dapat ditingkatkan melalui penerapan pendekatan saintifik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains siswa sekolah dasar melalui penerapan pendekatan saintifik. Metode eksperimen dengan desain pretest-posttest group design digunakan dalam penelitian ini. Simple Random Sampling, terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol di sebuah sekolah dasar di Indonesia. Tes keterampilan literasi sains (TOSLS) mengukur kemampuan literasi siswa, sedangkan penilaian observasional mengukur respons siswa terhadap pendekatan saintifik. Teknik analisis data menggunakan independent sample T-Test dan Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa ketika diterapkan pendekatan saintifik mengalami peningkatan keterampilan literasi sains dengan kriteria sangat kuat. Aktivitas belajar siswa pada kelas eksperimen memiliki persentase yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol. Hipotesis penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan peningkatan kemampuan literasi sains siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol siswa SD. Dengan demikian, penerapan pendekatan saintifik berkontribusi terhadap kemampuan literasi sains siswa.Kata kunci: literasi ilmiah, pendekatan ilmiah, pendidikan sains.
The Geometry E-module Based on Numerical Literacy for the Fifth Grade of Elementary School Dyah Triwahyuningtyas; Wahyu Meganingrum; Arnelia Dwi Yasa; Nyamik Rahayu Sesanti
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i1.9351

Abstract

AbstractAs a learning innovation, it is necessary to have e-module that brings an interesting learning atmosphere and increase student interests in learning mathematics. This research aims to develop a valid and practical geometry e-module based on numerical literacy for the fifth grade of elementary school. The method in development research uses the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) model. Data were collected using validation questionnaires and student questionnaires. Data were then analyzed using descriptive qualitative and quantitative techniques. The results showed that the validator's assessment obtained the valid criteria, with a percentage of 99% (media experts), 83% (material experts), and 87% (linguists). In the practicality test, the teacher got 96% (excellent) and the students got 94% (excellent). Based on the assessment results, the geometry e-module based on numerical literacy for the fifth grade of elementary school has met the eligibility and practicality criteria. Therefore, teachers can use this e-module as a companion book in distance learning.Keywords: geometry, e-module, numerical literacy. AbstrakSebagai inovasi pembelajaran, perlu adanya e-modul yang membawa suasana pembelajaran yang menarik dan meningkatkan minat siswa dalam belajar matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-modul bangun ruang berbasis literasi numerasi untuk kelas 5 sekolah dasar yang valid dan praktis. Metode dalam penelitian pengembangan menggunakan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner validasi dan angket siswa. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian validator memperoleh kriteria valid dengan persentase 99% (ahli media), 83% (ahli materi), dan 87% (ahli bahasa). Pada uji kepraktisan, guru memperoleh 96% (sangat baik) dan peserta didik memperoleh 94% (sangat baik). Berdasarkan hasil penilaian tersebut, maka e-modul bangun ruang berbasis literasi numerasi untuk kelas 5 sekolah dasar dapat digunakan karena telah memenuhi kriteria kelayakan dan kepraktisan. Guru dapat menggunakan e-modul ini sebagai buku pendamping dalam pembelajaran jarak jauh.Kata kunci: bangun ruang, e-modul, literasi numerasi.
Developing Supplementary Book for Constructing Tests with Minimum Competency Assessment for Elementary Schools Teachers Sigit Priatmoko; Wiku Aji Sugiri; Agus Mukti Wibowo
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i1.9451

Abstract

AbstractThe government through the Ministry of Education and Culture launched a new policy that was quite controversial, abolishing the National Examination and replacing it with a new assessment mechanism, namely the Minimum Competency Assessment (Asesmen Kompetensi Minimum, abbreviated as AKM). The implementation of AKM has elicited various responses from schools, teachers, and the community. One of the responses that emerged was confusion regarding the concepts, mechanisms, and forms of questions in the AKM. This study aims to answer these issues, by developing a supplementary book for preparing AKM-based questions. This study is developmental research by adapting the Borg and Gall model. There were four stages in this study, including planning, developing, try-out, and dissemination. Data collection technique used questionnaires, interviews, and observations. Quantitative data from the questionnaire were analysed using percentage analysis techniques. While the qualitative data used were descriptive analysis techniques.  Based on the results of the validation and try-out had been carried out, this supplementary book can be said to be valid and worthy of distribution. The validity test and try-out of prospective users showed that the product that had been developed provides benefits for teachers. The supplementary book for preparing AKM-based questions is a product that can provide information about technical steps for teachers in developing learning evaluation models. However, some improvements still need to be made following the suggestions obtained from the validators and potential users.Keywords: minimum competency assessment, supplementary book, teacher, elementary school. AbstrakPemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meluncurkan kebijakan baru yang cukup kontroversial, yaitu meniadakan Ujian Nasional dan menggantinya dengan mekanisme penilaian baru, yaitu Asesmen Kompetensi Minimum (AKM). Implementasi AKM menuai berbagai tanggapan dari pihak sekolah, guru, dan masyarakat. Salah satu tanggapan yang muncul adalah kebingungan mengenai konsep, mekanisme, dan bentuk soal dalam AKM. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tersebut, dengan mengembangkan buku pelengkap penyusunan soal berbasis AKM. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengadaptasi model Borg and Gall. Ada empat tahapan dalam penelitian ini, yaitu perencanaan, pengembangan, uji coba, dan diseminasi. Pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, dan observasi. Data kuantitatif dari kuesioner dianalisis dengan menggunakan teknik analisis persentase. Sedangkan data kualitatif dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba yang telah dilakukan, maka buku pelengkap ini dapat dikatakan valid dan layak edar. Uji validitas dan uji coba calon pengguna menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan memberikan manfaat bagi guru. Buku pelengkap penyusunan soal berbasis AKM merupakan produk yang dapat memberikan informasi tentang langkah-langkah teknis bagi guru dalam mengembangkan model evaluasi pembelajaran. Namun demikian, beberapa perbaikan masih perlu dilakukan mengikuti saran yang diperoleh dari validator dan calon pengguna.Kata kunci: asesmen kompetensi minimum, buku suplemen, guru, sekolah dasar.
Implementing an Environment-based Curriculum at Madrasah Ibtidaiyah During the Covid-19 Pandemic Nur Atikoh; Tati Nur Hayati; Ummi Nur Rokhmah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i1.9463

Abstract

AbstractThe environment-based curriculum has not been simultaneously conceptualized and has not been optimally integrated into learning activities in Madrasah Ibtidaiyah (Islamic elementary school). Furthermore, the Madrasah environment as a learning resource has not been fully utilized. Therefore, the purpose of this research was to find out how an environment-based curriculum was applied during the Covid-19 pandemic and to describe the strengthening of character values in Madrasah Ibtidaiyah. This research was conducted at Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum, Cirebon City, West Java. Observation, interviews, and documentation were employed to collect data. The collected data were then analyzed by data reduction, data presentation, and data verification. The data analysis was interactive and triangulation was used to ensure data validity. The results showed that the implementation of the environment-based curriculum at Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum during the Covid-19 pandemic was integrated into subjects through activities such as house-waste recycling, land management and tree planting at home, energy-saving habits, and plastic-use reduction at home. The results suggest that teachers instill environmental awareness from an early age and use the environment as a learning tool.Keywords: curriculum implementation, environment, Covid-19 pandemic. AbstrakKonseptualisasi kurikulum berbasis lingkungan hidup belum diketahui secara simultan dan belum terealisasikan secara optimal dalam kegiatan pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah. Lingkungan Madrasah sebagai sumber belajar juga belum dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kurikulum berbasis lingkungan hidup diterapkan selama masa pandemi Covid-19 dan mendeskripsikan penguatan nilai-nilai karakter di Madrasah Ibtidaiyah. Penelitian ini dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum Kota Cirebon, Jawa Barat. Observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Analisis keabsahan data menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum berbasis lingkungan hidup di Madrasah Ibtidaiyah Darul Ulum selama masa pandemi Covid-19 diintegrasikan ke dalam mata pelajaran, kegiatan pemanfaatan sampah di rumah, pengelolaan lahan dan penanaman pohon di rumah, kebiasaan hemat energi dan mengurangi penggunaan plastik di rumah. Hasil penelitian menyarankan agar guru dapat menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini dan memanfaatkan lingkungan sebagai sarana belajar.Kata kunci: implementasi kurikulum, lingkungan hidup, pandemi Covid-19.
Teacher Intervention for Coping with Students’ Learning Difficulties of Madrasah Ibtidaiyah in the Covid-19 Social Restrictions Enung Nugraha; Encep Syarifudin
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i1.9769

Abstract

AbstractDue to the Covid-19 pandemic, the government implemented a large-scale social restriction policy that impacted online learning. There are obstacles where not all students have supporting learning facilities and have learning difficulties requiring teacher intervention in the learning process. The study aimed to determine teacher intervention in the learning process for students with learning difficulties. The research method used descriptive qualitative at Madrasah Ibtidaiyah (Islamic Elementary School) Ats-Tsauroh Serang City, Banten Province. Data collection was limited to interviews with eight informants, including teachers, madrasa heads, and deputy madrasa heads, during the social restrictions period in February-April 2021. The results showed that teacher intervention in overcoming student learning difficulties was carried out directly, namely by understanding student conditions, understanding the typology of student learning difficulties, communicating with students' parents, observing students' family environmental conditions, conducting study visits to students' homes, and assessing student motivation. Teacher creativity is essential in making decisions for the benefit of student learning so that teachers provide the best service under challenging conditions. The implication of this research is that teacher intervention is effective in overcoming students' learning difficulties in the Covid-19 social restrictions.Keywords: teacher intervention, learning difficulty, home visits. AbstrakAkibat pandemi Covid-19, pemerintah menerapkan kebijakan pembatasan sosial berskala besar yang berdampak pada pembelajaran daring. Terdapat kendala di mana tidak semua siswa memiliki fasilitas belajar yang mendukung dan mengalami kesulitan belajar yang memerlukan campur tangan guru dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intervensi guru dalam proses pembelajaran bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif di Madrasah Ibtidaiyah Ats-Tsauroh Kota Serang, Provinsi Banten. Pengumpulan data terbatas pada wawancara dengan delapan informan, termasuk guru, kepala madrasah, dan wakil kepala madrasah selama masa pembatasan sosial pada Februari-April 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa dilakukan secara langsung, yakni dengan memahami kondisi siswa, memahami tipologi kesulitan belajar siswa, berkomunikasi dengan orang tua siswa, mengamati kondisi lingkungan keluarga siswa, melakukan kunjungan belajar ke rumah siswa, dan menilai motivasi siswa. Kreativitas guru sangat penting dalam mengambil keputusan untuk kepentingan belajar siswa sehingga guru memberikan pelayanan terbaik dalam kondisi yang penuh tantangan. Implikasi dari penelitian ini adalah intervensi yang dilakukan guru efektif dalam mengatasi kesulitan belajar siswa di masa pembatasan sosial Covid-19.Kata kunci: intervensi guru, kesulitan belajar, kunjungan rumah.
Technical Assistance Program as A Media to Overcome the Problem of Children’s Dyslexia in Madrasah Ibtidaiyah Hasan Baharun; Nurhidayah Trisilia; Siti Maryam Munjiat; Bannaga Taha Al-Zubair Hussen
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i1.9804

Abstract

AbstractReading is an important activity in everyday life and must be mastered by children from an early age. However, many children still cannot read, especially in one of the madrasah ibtidaiyah in Probolinggo Regency, East Java which is the location of this research. This study aims to analyze the teacher's strategy in overcoming the reading problem of dyslexic children with technical guidance. This study used a phenomenological approach, where researchers try to understand the phenomena in the field through interviews, observations, and documentation. Data analysis was carried out in stages, including data collection, data reduction, data presentation, and conclusions. The results showed that the teacher's strategy in overcoming the reading problem of dyslexic children through Technical Guidance was carried out through preparation of technical assistance, implementation of technical assistance, and evaluation of technical assistance. This research has implications for the importance of the teacher's understanding of student learning characteristics from an early age so that teachers can find out the students’ various problems so that learning objectives can be achieved optimally.Keywords: technical assistance, children’s dyslexia, madrasah ibtidaiyah. AbstrakMembaca merupakan kegiatan penting dalam kehidupan sehari-hari dan harus dikuasai oleh anak-anak sejak dini, namun masih banyak anak-anak yang belum bisa membaca, terutama di salah satu madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur yang menjadi lokasi penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang strategi guru dalam mengatasi masalah membaca anak disleksia dengan bimbingan teknis. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologis, di mana peneliti mencoba memahami fenomena yang terjadi di lapangan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara bertahap, mulai dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam mengatasi masalah membaca anak disleksia melalui Bimbingan Teknis yang dilakukan dengan penyusunan bantuan teknis, pelaksanaan bantuan teknis, dan evaluasi bantuan teknis. Penelitian ini berimplikasi pada pentingnya pemahaman guru terhadap karakteristik belajar siswa sejak dini, sehingga guru dapat mengetahui berbagai permasalahan yang akan dihadapi oleh siswa, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.Kata Kunci: bimbingan teknis, anak-anak disleksia, madrasah ibtidaiyah.
The Development of Articulate Storyline-based Learning Media to Improve 5th Grade Students’ Mathematical Representation Ability Fery Muhamad Firdaus; Ika Nur Azizah; Sonia Pritin; Oktiana Damayanti; Fatika Chandra Annisa
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i1.9827

Abstract

AbstractThis study aims to produce Articulate Storyline-based learning media on cubes and blocks nets material for fifth-grade elementary school students. This is Research and Development study. This study uses the ADDIE development procedure (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The sample of this study was 26 fifth-grade students in an elementary school in Gunung Kidul, Yogyakarta. Expert judgment or validation is carried out by 2 media experts and 2 material experts to assess and revise the product. The method of data collection is a representation test, observation and questionnaires. The data analysis technique used content analysis and narrative analysis techniques. The result is a product of Articulate Storyline-based learning media on cubes and blocks nets material for fifth-grade elementary school students. The overall result of the trial shows good results, namely obtaining a decent category with details: (1) the material expert test got 3.8 or 76% good results, (2) the media expert test got 4.8 or 80% good results, (3) the results of the calculation of the n-gain score of 0.3877 which indicates an increase in students' mathematical representation abilities using articulate storyline-based learning media with moderate categories. So, it can be concluded that the Articulate Storyline-based learning media is good to be used as learning media on cubes and blocks in improving the mathematical representation abilities of fifth-grade elementary school students.Keywords: learning media, articulate storyline, mathematical representation, elementary school students. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berbasis articulate storyline materi jaring-jaring kubus dan balok pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Tahapan penelitian ini menggunakan prosedur pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Sampel penelitian ini adalah 26 siswa kelas V di salah satu sekolah dasar di Gunung Kidul, Yogyakarta. Uji ahli atau validasi dilakukan oleh 2 orang ahli media dan 2 orang ahli materi untuk menilai produk awal serta merevisi produk awal sesuai saran ahli. Metode pengumpulan data penelitian ini dengan tes representasi, observasi, dan angket. Teknik analsis data menggunakan teknik analisis konten dan analisis naratif. Hasil penelitian ini berupa produk media pembelajaran berbasis articulate storyline pada materi jaring-jaring kubus dan balok kelas V sekolah dasar. Keseluruhan hasil uji coba menunjukkan hasil yang baik yaitu memperoleh kategori layak dengan rincian: (1) uji ahli materi mendapatkan hasil 3,8 atau 76 % layak, (2) uji ahli media mendapatkan hasil 4,8 atau 80 % layak, (3) hasil perhitungan skor n-gain sebesar 0,3877 yang menunjukkan terjadi peningkatan kemampuan representasi matematis siswa dengan menggunakan media pembelajaran berbasis articulate storyline dengan kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis articulate storyline layak digunakan sebagai media pembelajaran materi jaring-jaring kubus dan balok dalam meningkatkan kemampuan representasi matematis siswa kelas V sekolah dasar..Kata kunci: media pembelajaran, articulate storyline, representasi matematis, siswa sekolah dasar.
The Level of Parents' Motivation in Helping Elementary School Children during Online Learning at Home; Case Studies in Indonesia and the Philippines Siti Dewi Maharani; Evy Ratna Kartika Waty; Sri Sumarni; Makmun Raharjo
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i1.9861

Abstract

AbstractThe Covid-19 pandemic has affected various aspects of life, including education. For this reason, it is necessary for parents and students to work together to optimize the online learning process at home. This study aims to determine the self-efficacy of parents when helping elementary school children in doing online learning at home. This research is qualitative research approach with a descriptive quantitative analysis. The data collection method used a self-assessment questionnaire. The sample of this study was 150 parents of elementary school students, with various backgrounds and different school origins. Data were analyzed using percentage calculations. The scores were categorized by the scale and then described. The results of this study show that on average the parents of elementary school students, both in Indonesia and in the Philippines, have good motivation to help children learn from home. This can be seen from the data that the average motivation level of parents is in the good category (80.62%)Keywords: motivation, online learning, parents, self-efficacy. AbstrakPandemi Covid-19 telah mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Untuk itu diperlukan kerjasama orang tua dan siswa untuk membantu mengoptimalkan proses pembelajaran online di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi diri orang tua dalam membantu anak sekolah dasar dalam melakukan pembelajaran online di rumah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif kuantitatif. Metode pengumpulan data menggunakan angket self-assessment. Sampel penelitian ini adalah 75 orang tua siswa sekolah dasar, dengan berbagai latar belakang dan asal sekolah yang berbeda. Data dianalisis dengan menggunakan perhitungan persentase. Skor dikategorikan berdasarkan skala kemudian dideskripsikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata orang tua siswa SD baik di Indonesia maupun di Filipina memiliki motivasi yang baik untuk membantu anak belajar dari rumah. Hal ini terlihat dari data bahwa rata-rata tingkat motivasi orang tua sebesar berada dalam kategori baik (80,62%).Kata kunci: motivasi, pembelajaran online, orang tua, self-efikasi.