cover
Contact Name
Ahmad Arifuddin
Contact Email
arifuddin@uinssc.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
alibtida@uinssc.ac.id
Editorial Address
Jl. Perjuangan By Pass Sunyaragi, Cirebon, West Java 45132, Indonesia Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI
Core Subject :
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI is a high-quality peer-reviewed journal published by Department of Madrasah Ibtidaiyah Teacher Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Indonesia in collaboration with Indonesian Islamic Elementary Education Lecturers Association (Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia). Publishing twice a year, in June and October and already have a registration number p-ISSN: 2442-5133 and e-ISSN: 2527-7227. Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI is the leading journal in Islamic educational institutions concerning Islamic elementary education. The journal promotes research and scholarly discussion concerning Islamic Elementary education in Academic disciplines and Institutions, focusing on the advancement of scholarship both formal and non-formal education. Topics might be about curriculum development, teaching and learning, learning methodologies, instructional technologies, teacher competences, and assessments.
Arjuna Subject : -
Articles 281 Documents
Improving the Quality of Islamic Religious Education Learning through Class Management in Elementary Schools Farihin Farihin; Eem Ubada Al Mudzaifah; Ahmad Arifuddin
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i1.10858

Abstract

AbstractThis study aims to describe the planning for improving the quality of Islamic religious education learning through classroom management, the implementation of classroom management, and teachers’ efforts in improving the quality of Islamic religious education learning. This study uses a qualitative approach with descriptive methods based on data collection techniques, including observation, interviews, and document analysis. The stages of data analysis include data reduction techniques, data presentation, data verification, and concluding. The results of this study showed that the classroom management planning carried out by the teacher is to prepare all the basic skills needed by the teacher in teaching. Furthermore, the implementation of classroom management is carried out through the management of face-to-face activities and the organization of subject matter embodied in the lesson plans. The teachers’ efforts in maximizing classroom management include a disciplinary approach, a reward and punishment approach, a teaching approach, an attitude approach, and a group process approach. These aforementioned approaches lead to the strategy to build good interactions with students. The planning and implementation of classroom management that has been carried out by teachers is hoped to improve the quality of learning Islamic religious education in elementary schools.Keywords: improving the quality of learning, classroom management, Islamic religious education. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perencanaan peningkatan mutu pembelajaran pendidikan agama Islam melalui manajemen kelas, implementasi manajemen kelas, dan upaya guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif yang berpijak pada teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi serta tahapan analisis data dengan menerapkan teknik reduksi data, penyajian data dan verifikasi data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perencanaan manajemen kelas yang dilakukan oleh guru adalah dengan mempersiapkan seluruh keterampilan dasar yang dibutuhkan oleh guru dalam mengajar. Selanjutnya, implementasi manajemen kelas dilaksanakan melalui pengelolaan kegiatan tatap muka dan pengorganisasian materi pelajaran yang diwujudkan dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Adapun upaya guru dalam memaksimalkan manajemen kelas diantaranya adalah melalui pendekatan kedisiplinan, pendekatan reward and punishment, pendekatan pengajaran, pendekatan sikap, dan pendekatan proses kelompok. Pendekatan-pendekatan tersebut bermuara pada bagaimana guru mampu membangun interaksi yang baik dengan siswa. Sehingga diharapkan perencanaan dan implementasi manajemen kelas yang telah dilakukan oleh guru mampu meningkatkan kualitas pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah dasar.Kata kunci: peningkatan mutu pembelajaran, manajemen kelas, pendidikan agama Islam.
The Antecedents and Consequences of Using Online Learning in Elementary School During a Pandemic: A Systematic Literature Review Atikah Syamsi; Patimah Patimah; Heru Mudiyanto
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 2 (2022): October 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i2.11037

Abstract

AbstractThis study aims to trace and examine the antecedent perspectives and the consequences of online learning portraits in elementary schools during the pandemic by reviewing research articles published in reputable journals. Due to educators' efforts to reduce learning loss, it is hoped that it will be able to become an analytical force concerning driving causes and influencing factors. This research used a systematic literature review approach which uses published resources in the form of books, journals, and other scientific works. Analytical techniques are carried out through descriptive analysis techniques from online literature searches. In addition to using traceability, researchers also use biometric techniques with the VosViewer Visualization application. The goal is to biometrically map variables that are closely related to antecedents and consequences. After searching on Google Scholar, Ebsco, and Crossref using the keywords “Online Learning” AND “Pandemic Covid” AND “Learning Loss, researchers found 100 reputable journal articles (indexed by Scopus) that were relevant to the keyword. Of the 100 journal articles found, 22 journal articles were screened, while 22 journal articles were excluded because there were no full-text articles. As a result of the feasibility or compatibility examination of 78 full-text journals, 68 articles were found to be unfit due to duplications and/or failure to match the criteria, leaving 10 full-text journal articles that could be examined. The result obtained from the data analysis is that the factors of using online learning are the replacement of learning spaces in the classroom becoming classless and limitless. Besides that, the readiness in adapting online learning is also an important part of the expected changes because teachers are expected to also be able to accompany students in online learning. However, what is still found in some articles is the speed and ability of the school internet network which is also a driver for optimizing the use of online learning. The consequence is that emergency online learning during the Covid-19 Pandemic makes teachers have to practice special skills in adapting to technological developments, so teachers at the elementary level also need special training, either in program preparation or in continuous professional development, to create online course content that can be used by all students.Keywords: online learning, learning loss, elementary school, antecedents, consequences.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menelusuri dan mengkaji dari perspektif anteseden dan konsekuensi potret pembelajaran online di Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) selama pandemi dengan strategi penelusuran terhadap artikel penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal bereputasi. Sehingga diharapkan mampu menjadi daya analisa terkait faktor pendorong (anteseden) dan faktor pengaruh sebagai konsekuensi dari upaya pendidik dalam meminimalisir learning loss. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Sistematik Literatur Reviu dengan menggunakan kajian terhadap sumber, baik berupa buku ataupun jurnal serta karya ilmiah lainnya. Teknik analisis yang dilakukan melalui teknik analisa deskriptif dari penelusuran literatur secara online menggunakan traceability dan juga menggunakan teknik biometrik dengan aplikasi VosViewer Visualization. Tujuannya adalah untuk memetakan secara biometrik variabel yang terkait erat dengan anteseden dan konsekuensi. Adapun hasilnya berdasarkan hasil pencarian di Google Schoolar, Ebsco dan Crossref menggunakan kata kunci “Online Learning” AND “Pandemic Covid” AND “Learning Loss, peneliti mendapatkan 100 artikel jurnal bereputasi (terindeks scopus) yang relevan dengan kata kunci. Dari 100 artikel jurnal yang ditemukan selanjutnya dilakukan screening, sedangkan 22 artikel jurnal dilakukan eksklusi karena tidak terdapat artikel full text. Dari hasil penilaian kelayakan atau kecocokan terhadap 78 jurnal full text, ada 68 artikel yang dinyatakan tidak layak karena ada duplikasi dan juga tidak sesuai dengan kriteria, sehingga diperoleh 10 artikel jurnal full text yang selanjutnya dapat direview. Hasilnya diperoleh anteseden (pendorong) pemanfaatan pembelajaran online yaitu adanya pengganti ruang belajar dalam kelas menjadi tanpa kelas dan tanpa batas, selain itu faktor kesiapan dalam melakukan adaptasi juga menjadi bagian penting dari perubahan yang diharapkan, karena guru sebagai pendamping siswa diharapkan juga mampu mendampingi siswa dalam pembelajaran online. Namun yang masih banyak ditemukan dalam sejumlah artikel ialah kecepatan dan kemampuan jaringan internet sekolah yang juga menjadi pendorong adanya optimalisasi pemanfaatan belajar online ini. Adapun konsekuensinya ialah pembelajaran online darurat selama pandemic Covid-19 membuat guru harus berlatih keterampilan khusus dalam melakukan adaptasi dengan perkembangan teknologi. Sehingga guru di tingkat SD/MI juga membutuhkan pelatihan khusus, baik dalam persiapan program atau dalam pengembangan profesional keberkelanjutan untuk menciptakan konten kursus online yang dapat digunakan oleh semua siswa.Kata kunci: online learning, learning loss, elementary school, antecedents, consequences.
Shiroh-based Positive Labeling at Rumah Anak Sholeh Padang, Indonesia: A Case Study Safrizal Safrizal; Resti Yulia; Desri Jumiarti
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 10 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v10i1.11214

Abstract

AbstractLabeling has a big share in forming self-concept and character in students, especially in primary education. There are still many negative nicknames that are of particular concern, and solutions must be found. This study aims to describe the types and ways of labeling one of the non-formal institutions that focus on mentoring and nurturing children's character. This research uses qualitative research with a type of case study. In-depth interviews, participant observation, and documentation of activities carried out in data collection. The data analysis technique used refers to the opinion of Miles and Huberman. Guarantee the validity of the data using triangulation techniques. The results showed that positive shiroh-based labeling was carried out in two ways: labeling by rundown and labeling by moment. In its implementation, labeling is based on the child's good character, who appears then adjusted to the nature of the Prophet's companions. Furthermore, Rumah Anak Sholeh (RAS) mentor aided through stories from friends who were dubbed as children who brought out good characters.Keywords: shiroh-based positive labeling, character building, self-concept.AbstrakPelabelan memiliki andil yang sangat besar dalam pembentukan konsep diri dan karakter pada diri siswa khususnya pada pendidikan dasar. Masih banyak julukan negatif yang menjadi perhatian khusus dan harus dicarikan solusinya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan jenis dan cara pelabelan salah satu lembaga nonformal yang fokus pada pembinaan dan pengembangan karakter anak. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan dokumentasi kegiatan. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada pendapat Miles dan Huberman. Jaminan keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelabelan positif berbasis shiroh dilakukan dengan dua cara, yaitu pelabelan berdasarkan rundown dan pelabelan berdasarkan momen. Dalam pelaksanaannya, pelabelan dilakukan berdasarkan karakter baik anak yang muncul, kemudian disesuaikan dengan fitrah para sahabat Nabi saw. Selanjutnya, pendamping Rumah Anak Sholeh (RAS) dibantu melalui cerita dari teman-teman yang dijuluki sebagai anak-anak yang memunculkan karakter baik.Kata kunci: pelabelan positif berbasis shiroh nabawiyah, pembentukan karakter, konsep diri.
Development of the Game-based HOTS Assessment Instrument for Measuring Science Literacy Skills of Islamic Elementary School Students Taufiq Satria Mukti; Melly Elvira; Zaharah Binti Hussin
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 10 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v10i1.11393

Abstract

AbstractScience literacy is an essential ability that elementary school students must possess. Science literacy can be developed in the learning and assessment process. Science literacy assessment requires a specific measuring instrument by prioritizing the HOTS cognitive concept. The development of science literacy assessment instrument adopted from the Djemari Mardapi Model aims to obtain the reliable instrument for gauging the students’ science literacy skills. Involving experts, teachers as practitioners, and essential education experts, the assessment instrument was developed in the form of a game-based multiple-choice test with Quizizz. The instrument testing was conducted in grades 4, 5 and 6 of one of Islamic Elementary School in Malang Regency, Indonesia. The analysis of the instrument consisted of content validity and test reliability. The development results revealed that the instrument met the perfect content validity and the empirical test with a very high-test reliability value (0.89). The assessment process by Quizizz game showed that the students were very enthusiastic. Despite the promising results as shown in this study, it is still necessary to enhance the science literacy skills of students by familiarizing them with HOTS-based cognitive questions.Keywords: science literacy, HOTS game-based assessment, empirical validity. AbstrakLiterasi sains merupakan kemampuan esensial yang harus dimiliki siswa sekolah dasar. Literasi sains dapat dikembangkan dalam proses pembelajaran dan penilaian. Penilaian literasi sains memerlukan alat ukur khusus dengan mengutamakan konsep kognitif HOTS. Pengembangan instrumen asesmen literasi sains yang diadopsi dari Model Djemari Mardapi bertujuan untuk mendapatkan instrumen yang handal untuk mengukur kemampuan literasi sains siswa. Melibatkan pakar, guru sebagai praktisi, dan pakar pendidikan esensial, instrumen penilaian dikembangkan dalam bentuk tes pilihan ganda berbasis permainan dengan Quizizz. Uji coba instrumen dilakukan di kelas 4, 5 dan 6 salah satu Madrasah Ibtidaiyah di Kabupaten Malang, Indonesia. Analisis instrumen terdiri dari validitas isi dan uji reliabilitas. Hasil pengembangan menunjukkan bahwa instrumen memenuhi validitas isi sempurna dan uji empiris dengan nilai reliabilitas tes sangat tinggi (0,89). Proses penilaian dengan permainan Quizizz menunjukkan bahwa siswa sangat antusias. Terlepas dari hasil yang menjanjikan seperti yang ditunjukkan dalam penelitian ini, masih perlu untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa dengan membiasakan mereka dengan soal-soal kognitif berbasis HOTS.Kata kunci: literasi sains, penilaian berbasis permainan HOTS, validitas empiris.
Teacher’s Strategy in Improving Reading Comprehension Skills of Arabic Texts at Madrasah Ibtidaiyah Moh Masnun; Alvy Salmia Putri; Aceng Jaelani; Inayatul Ummah
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 2 (2022): October 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i2.11456

Abstract

AbstractThis study aims to describe the teacher's strategy for improving reading comprehension skills of Arabic texts in class v at Madrasah Ibtidaiyah (Islamic Elementary School) in Cirebon City. This qualitative research uses a descriptive approach. The sources of data or informants in this research are Arabic teachers, fifth-grade students, and school principals. The data were collected through observation, in depth-interviews and documentation. Data analysis starts with data reduction, presentation, and interpretation. The results showed that the Arabic teacher's strategies in improving reading comprehension skills of Arabic texts in class V were as follows: 1. Reading texts Aloud, 2; translating texts, 3. Reviewing translation results, 4, Answering questions, 5. Sharing answers, and 6. Repetition. Arabic text comprehension reading skills in class V are quite good, obtaining an average score that has met the minimum completeness criteria. The teacher and student experienced during the learning process reading comprehension skills in Class V supported by the activity of reading the Holy Qur'an every Monday to Thursday, which is carried out after learning activities, recitation activities at home with a teacher of the Qur'an, the availability of a library at school, and studying with peers. Then some of the difficulties faced are the lack of parental support, the habits of students who often play with gadgets, and the lack of availability of book facilities in the library.Keywords: teacher strategy, reading comprehension skills, Arabic text.AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan keterampilan pemahaman membaca teks bahasa Arab di kelas V di salah satu Madrasah Ibtidaiyah di Kota Cirebon. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan deskriptif. Sumber data atau informan dalam penelitian ini adalah guru bahasa Arab, siswa kelas V, dan kepala sekolah. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Data yang dianalisis dimulai dari reduksi data, penyajian data, dan interpretasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru bahasa Arab dalam meningkatkan keterampilan pemahaman membaca teks bahasa Arab di kelas V adalah sebagai berikut; 1. membaca teks dengan keras, 2. menerjemahkan teks, 3. menelaah hasil terjemahan, 4, menjawab pertanyaan, 5. berbagi jawaban, dan 6. pengulangan. Keterampilan membaca pemahaman teks bahasa Arab pada siswa kelas V sudah cukup baik dengan memperoleh nilai rata-rata yang telah memenuhi kriteria ketuntasan minimal. Pengalaman guru dan siswa selama proses pembelajaran keterampilan membaca pemahaman di Kelas V didukung dengan adanya kegiatan membaca Al-Qur'an setiap hari senin sampai dengan kamis yang dilaksanakan setelah kegiatan pembelajaran, kegiatan pengajian di rumah bersama guru mengaji, dan tersedianya perpustakaan di sekolah, serta belajar bersama teman sebaya. Kemudian beberapa kendala yang dihadapi adalah kurangnya dukungan orang tua, kebiasaan siswa yang sering bermain gadget, dan kurangnya ketersediaan fasilitas buku di perpustakaan.Kata kunci: strategi pembelajaran, keterampilan membaca pemahaman, teks
Development of Android-based "Pete" Educational Game to Improve Elementary School Student Learning Outcomes in Social Science Learning Nur Hidayah Hanifah; Muhammad Walid; Candra Avista Putri; Laila Nuriya Sinta; Dian Eka Aprilia Fitria Ningrum
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 2 (2022): October 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i2.11467

Abstract

AbstractSocial science has an essential role in training students' abilities to interact and participate in society. However, social science learning has complex material, so many students have difficulty in learning social science material. This research aims to answer these problems, namely by developing an Android-based educational game to improve social studies learning outcomes. This research is a development research using the ADDIE model, i.e. Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Collecting data using observation, interviews, questionnaires, and tests. Qualitative data were analyzed using descriptive analysis techniques, while quantitative data were analyzed using percentage analysis techniques. Based on the validation and trial results, it is stated that this android-based educational game is valid and feasible to use. Android-based educational games are proven to be able to improve student learning outcomes, especially in social science learning. However, some improvements are still being made in accordance with the suggestions and input from the validators and students.Keywords: educational games, android based, social science learning outcomes.Abstrak Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) memiliki peran penting untuk melatih kemampuan peserta didik dalam berinteraksi dan berpartisipasi di masyarakat. Akan tetapi pembelajaran IPS memiliki materi yang kompleks sehingga banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam mempelajari materi IPS. Penelitan ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tersebut, yakni dengan mengembangkan game edukasi berbasis android untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran IPS. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, dan tes. Data kualiatatif dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif, sedangkan data kuantitatif dianalisis dengan teknis analisis persentase. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba produk yang telah dilakukan, dinyatakan bahwa game edukasi berbasis android ini valid dan layak digunakan. Game edukasi berbasis android terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa, khususnya pada pelajaran IPS. Namun demikian, beberapa perbaikan masih dilakukan sesuai dengan saran dan masukan dari para validator dan siswa.Kata kunci: game edukasi, berbasis android, hasil belajar IPS.
Strengthening Anticorruption Character at Elementary Schools in Indonesia: Study on Instructional Practices by In-Service Islamic Education Teachers Abdul Kholiq
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 2 (2022): October 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i2.11579

Abstract

AbstractThe corruption phenomenon in Indonesia must get all parties’ attention, including education. The failure to resolve it seriously will lead to the nation’s destruction. This study aimed to explore how anti-corruption characters were integrated into Islamic education instruction at elementary schools. This study used a qualitative descriptive method focusing on Islamic education instructional practices of 10 in-service teachers involved in the Professional Teacher Education Program Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Data were collected through documentation and observation and were analyzed using descriptive analytical techniques. The results of this study proved that Islamic education subjects could be a good medium for strengthening anti-corruption characters through integrating anti-corruption values in Islamic education instruction. Hence, to become a massive movement, it is necessary to formulate more operational and binding policies to conduct anti-corruption education at all levels of education, especially at elementary school levels.Keywords: anti-corruption characters, Islamic education, integration, professional teacher education program, instruction. AbstrakFenomena korupsi di Indonesia harus mendapatkan perhatian dari semua pihak, termasuk dunia pendidikan. Kalau tidak diselesaikan secara serius, korupsi di Indonesia dapat membawa negara Indonesia menuju kehancuran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakter antikorupsi diintegrasikan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang berfokus pada praktek pembelajaran PAI 10 guru yang terlibat dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan observasi, dan selanjutnya dianalisis dengan teknik deskriptif analitis. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa mata pelajaran PAI dapat menjadi media yang baik bagi penguatan karakter antikorupsi melalui integrasi nilai-nilai antikorupsi dalam pembelajaran PAI. Sehingga, agar menjadi gerakan yang massif perlu dirumuskan kebijakan yang lebih operasional dan mengikat untuk menyelenggaran pendidikan antikorupsi pada semua jenjang Pendidikan, khususnya pada jenjang sekolah dasar.Kata kunci: karakter antikorupsi, Pendidikan Agama Islam, integrasi, Pendidikan Profesi Guru, pembelajaran.
The Nature of Prophetic Genes in Tafsir Perspective: Relation of Primary School Children's Character Education Slamet Firdaus
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 1 (2022): June 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i1.11589

Abstract

AbstractDiscussing education, especially Islamic education, humans are debatable regarding their nature. It is closely related to the prophetic gene that causes humans to be positioned as animals who are good at saying, thinking creatures, and educated creations. The method used in this article uses textual exegesis. Education has urgency as fitrah mukammilah (perfect nature) in developing fitrah majbūlah (instilled nature) by referring to fitrah munazzalah (inherited nature), which is the guide in achieving perfection as a person who has self-pity. Educational and pedagogical efforts that are integrated with the belief in the will of Allah SWT are factors that cannot be ignored. In addition to integrating educators' purity, skills, and intellect with their spiritual actualization.Keywords: Islamic education, prophetic genes, the urgency of education, intellectual piety. AbstrakMembahas mengenai pendidikan, khususnya pendidikan Islam, manusia menjadi ajang perdebatan, termasuk menyangkut fiṭrah-nya yang berhubungan erat dengan gen kenabian yang menyebabkan manusia didudukkan menjadi hewan yang pandai berujar, makhluk berfikir, dan ciptaan berpendidikan. Metode yang digunakan dalam dalam artikel ini menggunakan textual exegesis. Pendidikan mempunyai urgensi sebagai fiṭrah mukammilah (fitrah penyempurna) dalam menumbuhkembangkan fiṭrah majbūlah (fitrah yang ditanamkan) dengan mereferensi kepada fiṭrah munazzalah (fitrah yang diturunkan) yang menjadi petunjuknya untuk mencapai kesempurnaan sebagai insan yang memiliki kesalehan diri. Upaya edukatif dan pedagogis yang terintegrasi dengan keyakinan akan kehendak Allah swt sebagai Maha Penentu merupakan faktor yang tidak bisa diabaikan, di samping unsur integrasi kesalehan ketrampilan dan intelektual para pendidik dengan aktualisasi spiritualnya.Kata kunci: pendidikan islam, gen kenabian, urgensi pendidikan, kesalehan intelektual.
The Effectiveness of Augmented Reality-Assisted Scientific Approach to Improve Mathematical Creative Thinking Ability of Elementary School Students Ahmad Arifuddin; Wahyudin Wahyudin; Sufyani Prabawanto; Muhamad Yasin; Desi Elizanti
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 2 (2022): October 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i2.11647

Abstract

AbstractThis study aims to determine the effectiveness of the scientific approach assisted by augmented reality in improving students' mathematical creative thinking ability. This research is a quasi-experimental study with a pretest-posttest control group design. The participants in this study were 5th-grade students in 2 (two) integrated Islamic elementary schools in Cirebon City, Indonesia, with a total of 47 students. The data in this study were collected through a mathematical creative thinking ability test that refers to fluency, originality, flexibility, and elaboration indicators. Then the data that collected was analyzed through descriptive, n-gain test, and Mann Whitney  tests. The results showed that there was a significant difference in the n-gain score of students' mathematical creative thinking skills between the experimental group using a scientific approach assisted by augmented reality and the control group using direct instruction learning assisted by augmented reality, where the U value was 129.5, the value was 129.5. Z of -3.380, and the value of Sig. (2-tailed) of 0.001 < 0.05. The mean score of n-gain and posttest score of mathematical creative thinking ability of experimental group students was significantly higher than that of the control class. So the scientific approach assisted by augmented reality effectively improves students' mathematical creative thinking skills..Keywords: mathematical creative thinking, scientific approach, direct instruction, augmented reality. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menentukan efektifitas pendekatan saintifik berbantuan augmented reality dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group desain. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas 5 di 2 (dua) sekolah dasar Islam terpadu di Kota Cirebon, Indonesia yang berjumlah 47 siswa. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kreatif matematis yang mengacu pada indikator kelancaran, keluwesan, fleksibilitas, dan elaborasi. Kemudian data yang telah dikumpulkan dianalisis melalui uji deskriptif, uji n-gain, dan uji mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam skor n-gain kemampuan berpikir kreatif matematis siswa antara kelompok eksperimen yang menggunakan pendekatan saintifik berbantuan augmented reality dengan kelompok kontrol yang menggunakan pembelajaran direct instruction berbantuan augmented reality, di mana nilai U sebesar 129,5, nilai Z sebesar -3,380, dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05. Rerata skor n-gain dan skor posttest kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelompok eksperimen secara signifikan lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan saintifik berbantuan augmented reality efektif meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.   Kata kunci: berpikir kreatif matematis, pendekatan saintifik, direct instruction, augmented reality.
The Effect of Out Class Learning Design on Students' Creative Thinking Ability in Social Studies Learning for Grade IV Elementary School Students Siti Dewi Maharani; Azizah Husin; Marwan Pulungan
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 9 No. 2 (2022): October 2022
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v9i2.11704

Abstract

AbstractThis study aims to determine the effect of learning design outside the classroom on students' creative thinking skills in social studies learning for fourth-grade elementary school students. This research uses an experimental research method with a quasi-experimental research design non-equivalent control group design. The population of this research is the fourth-grade students of one of the elementary school in Palembang. The samples obtained are the control class in class IVc which consists of 35 students, and the experimental class in class IVa, which consists of 33 students. Data was taken using pretest-posttest and then tested with normality and homogeneity tests. Then given treatment and tested the hypothesis using the independent sample t-test. From the test results, it was found that in testing the dependent variable, the results obtained sig. <0.05, with a score of 0.007 and the result is lower than the significance value. The results of the test state that Ho is rejected and Ha is accepted, which means that there is a difference in influence between the experimental class and the control class in creative thinking skills. So, the design of outclass learning is more effective than direct learning in improving students' creative thinking skills in social studies learning.Keywords: creative thinking, elementary school students, outclass learning. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh desain pembelajaran di luar kelas terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPS siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan desain penelitian quasi eksperimen non-equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas IV salah satu sekolah dasar di Palembang, Indonesia dan sampel yang diperoleh adalah kelas kontrol di kelas IVc yang berjumlah 35 siswa dan kelas eksperimen di kelas IVa yang berjumlah 33 siswa. Data diambil dengan memberikan pretest-posttest kemudian diuji dengan uji normalitas dan uji homogenitas. Kemudian diberikan perlakuan dan diuji hipotesis dengan menggunakan independent sample t-test. Dari hasil pengujian diketahui bahwa pada pengujian variabel dependen diperoleh hasil sig. < 0,05, dengan skor 0,007 dan hasilnya lebih rendah dari nilai signifikansinya. Hasil pengujian menyatakan Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat perbedaan pengaruh antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terhadap keterampilan berpikir kreatif siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa desain pembelajaran di luar kelas lebih efektif dari pada pembelajaran langsung dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa pada pembelajaran IPS.Kata kunci: berpikir kreatif, siswa sekolah dasar, pembelajaran di luar kelas.