Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo aims to advance knowledge, research, innovation, and professional practice in chemistry education. The journal provides an academic platform for researchers, lecturers, teachers, students, education practitioners, and policymakers to disseminate original and significant scholarly works addressing theoretical, empirical, methodological, and practical issues in chemistry teaching and learning. The journal is committed to promoting evidence-based educational practices, innovative instructional approaches, and the effective integration of science and technology into chemistry education. It also seeks to strengthen the connection between research findings and classroom practices across secondary schools, higher education institutions, and other formal or non-formal educational settings. The journal welcomes original research articles, review articles, development studies, case studies, and other scholarly works within the following areas: 1. Chemistry teaching and learning at secondary and higher education levels; 2. Curriculum development and curriculum implementation in chemistry education; 3. Innovative teaching strategies, methods, models, and approaches in chemistry learning; 4. Development and evaluation of chemistry learning materials, modules, worksheets, textbooks, and teaching resources; 5. Digital learning, multimedia, virtual laboratories, augmented reality, virtual reality, games, and other educational technologies in chemistry; 6. Laboratory-based learning, practical activities, experimentation, and inquiry-oriented chemistry instruction; 7. Assessment, evaluation, measurement, and learning outcomes in chemistry education; 8. Students’ conceptual understanding, misconceptions, problem-solving abilities, scientific literacy, critical thinking, creative thinking, and higher-order thinking skills; 9. Students’ motivation, self-efficacy, attitudes, interests, engagement, and other affective dimensions of chemistry learning; 10. Project-based learning, problem-based learning, inquiry-based learning, discovery learning, STEM education, and contextual learning in chemistry; 11. Chemistry teacher education, pre-service and in-service teacher professional development, pedagogical content knowledge, and teaching competencies; 12. Inclusive, differentiated, culturally responsive, and student-centered chemistry education; 13. Environmental chemistry education, green chemistry, sustainability education, local-potential-based learning, and socio-scientific issues; 14. Chemo-entrepreneurship and the application of chemistry education to everyday life, industry, community development, and sustainable economic activities; and 15. Policies, management, quality assurance, and contemporary challenges relevant to chemistry education. Through the publication of rigorous and relevant scholarly works, the journal is expected to contribute to the improvement of chemistry education quality, encourage collaboration among scholars and practitioners, and support the development of innovative learning practices at national and international levels.
Articles
83 Documents
Pengembangan e-Modul Berorientasi Problem Based Learning (PBL) untuk Melatih Keterampilan Berpikir Kreatif pada Materi Laju Reaksi
Nurul Hanifah;
Rusly Hidayah
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 9 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/jpkim.v9i2.99
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-modul berorientasi Problem Based Learning yang layak untuk melatih keterampilan berpikir kreatif pada materi laju reaksi. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4D dan dibatasi hingga tahap develop. Subjek penelitian berupa e-modul yang diujicobakan kepada peserta didik kelas XI-10 SMAN 7 Surabaya yang telah mempelajari materi laju reaksi. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket, observasi, dan tes yang diperoleh dari lembar telaah dan validasi, angket respon peserta didik, lembar observasi, dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang telah dikembangkan dan dinilai validator berada pada kategori sangat valid dengan modus 4, respon peserta didik terhadap e-modul memperoleh persentase 96,50% dan aktivitas peserta didik dengan persentase 96,85% berkategori sangat praktis, serta tingkat keefektifan dari peningkatan keterampilan berpikir kreatif dengan rata-rata nilai N-Gain 0,65 berkategori sedang dan berdasarkan uji Paired Sample t-Test memiliki P-Value sebesar 0,000 (<0,05), sehingga dinyatakan e-modul layak untuk digunakan.
Kontribusi Bahan Ajar Suplemen terhadap Proses Pembelajaran Argument Drivent Inquiry dalam Upaya Peningkatan Keterampilan Argumentasi
Tanzilia Anindhita;
Suyono
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 9 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/jpkim.v9i2.100
Penelitian ini bertujuan mengetahui kontribusi Bahan Ajar Suplemen (BAS) yang digunakan sebagai bahan ajar tambahan pada kelas eksperimen dalam meningkatkan keterampilan argumentasi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan yaitu quasi experimental yaitu menggunakan rancangan Pretest and Posttest with Non-Equivalent Control Group Design yang menggunakan kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI yang sedang menempuh materi larutan penyangga dengan jumlah peserta didik sebanyak 30 orang di setiap kelas. Teknik pengumpulan data digunakan instrumen berupa lembar tes keterampilan argumentasi. Instrumen penelitian yang digunakan telah mendapatkan skor 3 dengan kategori valid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi BAS pada kelas eksperimen mendapatkan hasil peningkatan keterampilan argumentasi secara signifikan dengan nilai P-Value 0,007 < 0,05. Artinya, peningkatan keterampilan argumentasi peserta didik pada kelas eksperimen rata-rata lebih besar dari 80, didukung dengan angket respon positif > 81% dengan kategori sangat baik. Penelitian yang telah dilakukan dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang bertujuan melatihkan keterampilan argumentasi peserta didik.
Pengembangan Lesson Plan Berbasis Discovery Learning pada Materi Energi Terbarukan
Afriliyani;
Dini Hadiarti;
Hamdil Mukhlishin
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 9 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/jpkim.v9i3.110
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepraktisan Lesson Plan dengan langkah-langkah penerapan model Discovery Learning pada materi energi terbarukan. penelitian ini menggunakan metode pengembangan Research and Development (R&D) dengan model Three Stages Research and Development (TSRD) terdapat tiga tahapan dalam model TSRD yaitu pra pengembangan, pengembangan, dan tahap pasca pengembangan. Langkah-langkah sistematis model Discovery Learning yaitu, tahapan stimulation, problem statement, data collection, data prosessing, verification, dan generalization. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lesson plan berbasis discovery learning sangat praktis digunakan untuk meningkatkan proses pembelajaran siswa. Persentase hasil uji kepraktisan lesson plan diperoleh senilai 95,55% yang dikategorikan sangat praktis. Penyususunan Lesson Plan berbasis Discovery Learning guru diwajibkan untuk merencanakan pembelajaran yang interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, efisien, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif.
Analisis Literasi Sains Siswa Menggunakan Pendekatan Socio-Scientific Issues (SSI) pada Materi Larutan Penyangga
Wa Ode Fikrawati;
Muhammad Alim Marhadi;
Esnawi
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 9 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/jpkim.v9i3.111
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi sains dan mengetahui respon siswa setelah menggunakan pendekatan Socio-scientific Issues (SSI) pada larutan penyangga di kelas XI MIPA 1 SMAN 12 Kendari. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 44 siswa. Instrumen yang digunakan adalah tes esai, angket dan wawancara terstruktur. Hasil analisis data menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa menggunakan pendekatan Socio-Scientific Issue (SSI) pada materi larutan penyangga diperoleh rata-rata keseluruhan indikator literasi sains siswa pada aspek kompetensi sains yang diperoleh 74,49 (Baik). Hasil analisis data angket menunjukkan bahwa respon siswa setelah pembelajaran dengan menggunakan pendekatan Socio-Scientific Issue (SSI) pada materi larutan penyangga penyangga diperoleh rata-rata keseluruhan indikator literasi sains siswa yaitu 2,71 (baik).
Pengembangan Media Mobile Learning Berbasis Aplikasi Lectora Inspire pada Materi Termokimia
Nur Hestiani;
Haeruddin;
Rahmanpiu
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 9 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/jpkim.v9i3.112
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui kelayakan media media pembelajaran kimia berbasis aplikasi Lectora Inspire pada materi termokimia dan kepraktisan media Mobile Learning berbasis aplikasi Lectora Inspire pada materi termokimia. Metode yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model penelitian pengembangan ADDIE. Media pembelajaran berbasis aplikasi Lectora Inspire ini telah melalui tahap uji validasi dengan rata-rata persentase capaian sebesar 75.87% menurut ahli materi, 95.55% menurut ahli media, dan 93.14% menurut guru Kimia SMA. Uji coba kelompok kecil menunjukkan persentase capaian sebesar 91.38%, dan uji coba kelompok besar menunjukkan persentase capaian sebesar 89.63%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi Lectora Inspire yang dikembangkan ini memiliki kelayakan yang sangat baik dan sangat praktis sehingga dapat digunakan sebagai penunjang dalam kegiatan pembelajaran kimia pada materi termokimia
Penerapan Pembelajaran Berbasis Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) untuk Meningkatkan Hasil Belajar Kognitif Siswa
Fika Andriyani;
Dahlan;
Rahmanpiu
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 9 No. 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/jpkim.v9i3.116
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas siswa, hasil belajar siswa, keefektifan pembelajaran dan untuk membandingkan hasil belajar siswa yang menggunakan pembelajaran Problem Based Learning berbasis Technological Pedagogical And Content Knowledge dan Problem Based Learning pada materi sistem koloid. Sampel penelitian adalah siswa kelas XI MIA 3 sebagai kelas kontrol dan siswa XI MIA 4 sebagai kelas eksperimen. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi eksperimen. Instrumen penelitian terdiri atas, lembar observasi kegiatan siswa dan guru dan tes tertulis yang terdiri dari pre-test dan post-test. Hasil analisis data nilai pretest diperoleh nilai rata-rata sebesar 41,00 dan nilai rata-rata postest sebesar 82,67, nilai tersebut telah mencapai KKM. Aktivitas siswa dan guru tergolong dalam kategori sangat baik dengan persentase aktivitas siswa sebesar 82,5% dan aktivitas guru sebesar 82,57%. Berdasarkan uji t didapatkan nilai sig. (2-tailed) 0,000˂0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara kelas kontrol dan kelas eksperimen.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Video Animasi Doratoon pada Materi Struktur Atom
Sri Wahyuni;
Fahyuddin;
Muhammad Alim Marhadi
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 10 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/jpkim.v10i1.118
Telah dilakukan penelitian pengembangan media pembelajaran berbasis video animasi Doratoon pada materi Struktur Atom di SMA Negeri 3 Mawasangka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan dan kepraktisan media pembelajaran berbasis video animasi Doratoon pada materi Struktur Atom. Metode penelitian yang digunakan adalah R&D (Research and Development) dengan model pengembangan 4-D (Define, Design, Development, and Disseminate). Media pembelajaran berbasis video animasi Doratoon pada materi Struktur Atom ini telah melalui tahap uji validasi materi dan media oleh para ahli dan memiliki kelayakan yang sangat baik dengan rata-rata perolehan skor keseluruhan sebesar 93%. Data angket respon siswa terhadap media pembelajaran berbasis video animasi Doratoon yang dikembangkan memperoleh persentase rata-rata sebesar 83%. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis video animasi Doratoon pada materi Struktur Atom memiliki kelayakan yang sangat baik dan kepraktisan yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai penunjang dalam kegiatan pembelajaran kimia pada materi Struktur Atom.
Efektivitas Model Pembelajaran Berdiferensiasi Proses pada Materi Konsep Mol untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Sri Melyana;
Fahyuddin;
Saefuddin
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 10 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/jpkim.v10i1.121
Model Pembelajaran Berdiferensiasi Proses Pada Materi Konsep Mol di SMA Negeri 1 Sawa. Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan hasil belajar siswa dan menguji efektifitas pembelajaran berdiferensiasi proses. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA negeri 1 Sawa dengan Jumlah siswa 22 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberikan tes yang terdiri dari 20 nomor soal pilihan ganda dan LKPD. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh beberapa kesimpulan berikut : 1). Deskripsi hasil belajar siswa dengan menggunakan model belajar berdiferensiasi proses pada materi Konsep Mol diperoleh nilai rata-rata 85,40; standar deviasi 7,54; nilai maksimum 95; nilai minimum 72 2). Hasil uji eektivitas berdasarkan nilai N-gain dengan menggunakan model pembelajaran berdierensiasi proses sebesar 0,80 3). Analisis uji normalitas data diperoleh 0,10 > 0,05 yang artinya berdistribusi normal; uji homogenitas data diperoleh 2,43 0,05 hal ini menunjukkan bahwa data yang diperoleh memiliki varians yang homogen; Rata-rata perbedaan signifikan dari model pembelajaran Berdiferensiasi proses dengan metode konvensional sebesar 0,02.
Analisis Kebutuhan terhadap Media Pembelajaran Berbasis Android untuk Mata Pelajaran Kimia di MAN 1 Langsa
Fitriyani Br Ginting;
Coryna Oktaviani
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 10 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/jpkim.v10i1.144
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kebutuhan siswa terhadap media pembelajaran berbasis Android pada mata pelajaran kimia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, dengan subjek penelitian siswa kelas X di MAN 1 Langsa. Analisis data dilakukan dengan mengolah hasil angket atau kuesioner menggunakan teknik statistik deskriptif untuk mengidentifikasi kebutuhan sarana dan kecenderungan gaya belajar siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa 100% siswa memiliki smartphone berbasis Android dan berinteraksi dengan perangkat tersebut, dengan persentase interaksi mencapai 100%. Dari indikator kebutuhan gaya belajar, 5,9% siswa lebih suka menggunakan kata-kata seperti rasakan, sentuh, dan pegang, sementara 64,7% siswa merasa lebih mudah mengingat hal yang dilihat, dibaca, dan dilakukan. Selain itu, 35,3% siswa lebih suka membaca daripada mendengarkan, dan 100% siswa setuju jika media pembelajaran berbasis Android dikembangkan. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa pengembangan media pembelajaran berbasis Android sangat diperlukan dalam proses pembelajaran.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbantuan Media Video terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Materi Stoikiometri
Zahratul Hasanah;
Agus Kembaren
Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo Vol. 10 No. 1 (2025): April 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Kimia Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36709/jpkim.v10i1.145
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem Based Learning (PBL) dan konvensional yang didukung oleh media video terhadap motivasi dan hasil belajar siswa, serta mengidentifikasi hubungan antara keduanya pada materi Stoikiometri di SMA Setia Budi Abadi Perbaungan. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas dari populasi kelas XI yang diambil secara acak: kelas PBL (XI-1) dan kelas konvensional (XI-2). Instrumen penelitian meliputi tes pilihan ganda berisi 20 soal yang valid dan reliabel untuk mengukur hasil belajar, serta lembar angket motivasi untuk menilai motivasi belajar siswa. Data dianalisis menggunakan uji t sampel independen. Hasil menunjukkan bahwa kelas PBL memiliki skor motivasi dan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas konvensional. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil dan motivasi belajar antara kedua model, serta hubungan yang signifikan antara motivasi belajar siswa dan hasil belajar sebesar 0,48.