Articles
17 Documents
Search results for
, issue
"vol 2 no 2: juni 2022"
:
17 Documents
clear
Sosialisasi Protokol Kesehatan dalam Upaya Tindakan Preventif di Lokasi Wisata Theme Park Pantai Cermin
Khairuddin Tampubolon;
Muhammad Ali Musri S;
Ahmad Karim;
Fider Lumban Batu;
Barham Siregar
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v2i2.708
Kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan memberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 khususnya di lokasi wisata. Adapun metode yang dilakukan berupa penyuluhan dan pemberian informasi mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan dan perilaku hidup bersih dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker ketika beraktivitas dan menjaga jarak aman ketika dilokasi wisata Theme Park Pantai Cermin. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun I desa Pantai Cermin Kanan, Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Hasil menunjukkan bahwa setelah pelaksanaan kegiatan ini para peserta dari kelurahan Pantai Cermin menjadi semakin mengetahui mengenai pentingnya menerapkan protokol kesehatan baik mengenai cara mencuci tangan dan menggunakan masker yang benar maupaun jarak aman agar terhindar dari penularan covid-19. Namun demikian, kesadaran masyarakat sekitar terkait pentingnya menerapkan protokol kesehatan masih kurang khususnya terkait menjaga jarak aman. Selain itu, mobilitas masyarakat juga masih sulit untuk dikendalikan baik untuk bekerja maupun hanya sekedar pergi keluar rumah. Dengan adanya sosialisasi ini maka diharapkan para peserta dengan wewenangnya sebagai perangkat desa dapat menularkan pengetahuan dan pemahaman mereka kepada masyarakat khususnya warga Kelurahan Pantai Cermin. Kata Kunci: Protokol Kesehatan, Tindakan Preventif , Pantai Cermin
Sosialisasi Pentingnya Kepedulian Pengunjung Terhadap Keindahan Pantai Cermin
Elazhari Elazhari;
Rini Rini;
Sheila Hani;
Alinur Alinur;
Jenda Ingan Mahuli;
Darmawan Sriyanto
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v2i2.709
Kabupaten Serdang Bedagai terkenal sebagai daerah dengan destinasi wisata karena pantainya yang indah. Salah satu pantai di Kabupaten Serdang Bedagai yaitu pantai Cermin yang secara geografis dan administrasi terletak di pesisir Timur pulau Sumatera. Sebagai pantai yang menjadi destinasi wisata, pantai Cermin mengalami beberapa dampak positif dan negatif yang dirasakan oleh masyarakat secara langsung maupun tidak langsung. Dampak positif yang dirasakan adalah terbukanya lapangan pekerjaan baru maupun lahan usaha baru yang tentunya menjadi peluang yang menjanjikan bagi masyarakat. Banyaknya pembangunan seperti tempat wisata dan restoran, menyerap banyak tenaga kerja. Namun disamping dampak positif, terdapat juga dampak negatif yang dirasakan oleh masyarakat secara tidak langsung yaitu kerusakan lingkungan akibat rendahnya kepedulian masyarakat sebagai pengunjung dalam menjaga lingkungan sekitar. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pengunjung menyadari pentingnya menjaga kebersihan pantai dan kelestarian ekosistem di pantai. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah pengunjung acuh terhadap sosialisasi yang diberikan oleh tim pengabdian mengenai pentingnya kepedulian terhadap keindahan pantai. Kata Kunci: keindahan, pantai, pengunjung, wisata
Pelatihan Penataan Spot Tempat Wisata sebagai Daya Tarik Pengunjung
Alistraja Dison Silalahi;
Ida Zulfida;
Safrawali Safrawali;
Nirwana br Bangun;
Jarungjung Hutagaol;
Elly Afrida
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v2i2.710
Kawasan Pantai Cermin memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan secara bersama-sama oleh pengelola tempat wisata, pemerintah dan masyarakat. Beberapa obyek wisata sudah dikembangkan. Namun, tidak cukup hanya dengan mengandalkan potensi alamnya saja, perlu juga dilakukan penataan yang lebih baik lagi untuk memperkenalkan Wisata Pantai Cermin kepada seluruh masyarakat baik local hingga internasional. Oleh karena itu, perlu dilakukan kegiatan penataan di kawasan wisata Pantai Cermin beberapa diantaranya: pembenahan fasilitas yang ada, pengadaan bak sampah, pembuatan papan peringatan, pembuatan paket wisata dan penambahan spot foto di lokasi wisata. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan khususnya kepada pengelola tempat wisata tentang pentingnya penataan tempat wisata agar menambah daya tarik pengunjung. Target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pengelola tempat wisata meningkatkan penataan spot foto di tempat wisata dan menambah fasilitas sebagai daya tarik pengujung sehingga adanya dampak positif terhadap perekonomian, budaya, dan lingkungan di Kawasan Pantai Cermin dan khususnya pada lokasi wisata. Kata Kunci: penataan spot, tempat wisata, daya tarik
Pelatihan Menciptakan Lingkungan Wisata Yang Unik Dan Indah Melalui Pemasangan Atribut Tempat Wisata
Suhelmi Suhelmi;
Marihot Manullang;
Manner Tampubolon;
Rahmaniah Rahmaniah;
Anto Tulim;
Imanuddin Siregar
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v2i2.711
Pariwisata merupakan salah satu sektor yang menjadi andalan dari pemerintah Kabupaten ataupun Kota sebagai tulang punggung untuk menyerap pendapatan asli daerah (PAD). Tujuan pengembangan destinasi pariwisata yaitu agar dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional dan kesejahteraan masyarakat. Sasaran yang ingin dicapai adalah meningkatnya kunjungan wisatawan dan minat wisatawan terhadap produk dagangan pedagang di sekitar tempat wisata. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yg unik dan indah bagi berlangsungnya kegiatan kepariwisataan yg mampu menawarkan suasana yang menarik dan menumbuhkan kesan yg mendalam bagi wisatawan, sehingga mendorong promosi ke kalangan yg lebih luas dan potensi kunjungan ulang. Pokok permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya perwujudan sadar wisata oleh pengelola wisata dan masyarakat sekitar lokasi dalam menciptakan suasana yang indah , bersih dan unik di daerah destinasi wisata. Hal ini dapat diciptakan dengan pemasangan atribut di tempat wisata dan label harga untuk produk-produk dagangan para pedagang di sekitar tempat wisata. Pelatihan menciptakan lokasi wisata yang lebih menarik ini diharapkan akan mampu menarik wisatawan domestik maupun wisatawan asing untuk datang dan membelanjakan uangnya dalam kegiatan berwisatanya. Kata Kunci: wisata, unik, atribut, label harga
Pelatihan Penataan Spot View Untuk Menarik Minat Pengunjung di Kawasan Wisata Tanah Karo Sumatera Utara
Ali Mukti Tanjung;
Ida Zulfida;
Hetty Elfina;
Fatin Nadifa Br. Tarigan;
Teja Rinanda
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v2i2.712
Pelaksanaan PKM dilakukan dengan cara pendekatan terhadap pengelola dan masyarakat setempat, kemudian melakukan pelatihan tentang pentingnya menata kawasan wisata yang up date terpelihara dan strategis. Walau dilaksanakan secara singkat yaitu dalam waktu dua hari, akan tetapi pelaksana PKM optimis pengelola dan masyarakat sekitar kawasan wisata tersebut mampu menata spot view yang menarik dan sebagai bahan tambahan pelaksana memberikan panduan dan contoh-contoh spot view yang mungkin bisa diimplemetasikan dan disesuaikan dengan kawasan wisata puncak Siosar. Kemudian melakukan wawancara berupa kuisioner kepada pengunjung tentang spot view yang ada. Hasil kegiatan yaitu Pelaksanaan pelatihan penataan spot view melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berjalan dengan baik dan dengan hasil yang memuaskan. Yaitu kawasan puncak siosar memiliki banyak spot view yang instagramebel dengan tema yang berbeda-beda, sehingga wisatawan merasa puas ketika berkunjung ketempat tersebut. Dari hasil wawancara dengan pengunjung pelaksana PKM memperoleh data dan diproses melalui office excel dengan hasil: 99 Persen pengunjung puas dengan spot view kawasan wisata puncak siosar. Kata Kunci: Pelatihan; Penataan; Spot View; Pengunjung; Kawasan Wisata.
Sosialisasi Strategi Pengelolaan Sistem Retribusi Pengunjung di Kawasan Wisata Puncak 2000 Siosar Tanah Karo Sumatera Utara
Rahmaniah Rahmaniah;
Chairina Chairina;
Ismayani Ismayani;
Nunti Sibuea;
Nur Subiantoro;
Joko Priono
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v2i2.713
Adapun tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini memberikan kontribusi kepada masayarakat akan pentingnya pengelolaan sistem retribusi pengunjung di kawasan wisata agar kawasan wisata tersebut tetap menjadi tempat tujuan yang nyaman bagi wisatawan dan akan tetap menjadi tempat tujuan wisata pavorit. Dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat diketahui: 1)Pengelola Kawasan wisata Puncak 2000 Siosar Tanah Karo Sumatera Utara adalah masayrakat setempat; 2) Masyarakat antusias dan senang dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di kawasan wisata sebab memberikan masukan dan ilmu bagi mereka; 3) Dari gambar dapat diketahui dari jumlah 40 orang besarnya hasil wawancara setuju adanya kutipan sebesar 18 Persen = 18, kemudian kurang setuju 30 Persen = 12 dan tidak setuju 25 Persen= 10. Sehingga jika diakumulasikan pendekatan tidak setuju adanya kutipan retribusi di kawasan wisata uncak 2000 Siosar Tanah Karo Sumatera Utara sebesar = 55 Persen. Dan yang setuju = 45 Persen. Kata Kunci: Sosialisasi: Strategi: Pengelolaan: Retribusi: Kawasan Wisata.
Pelatihan Implementasi Budaya Olahraga di Kawasan Wisata Puncak Siosar Tanah Karo
Alwi Fachruzy Nasution;
Dicky Edwar Daulay;
Armyen Pane;
Safrawali Safrawali;
Yusri Yusri;
Zetria Erma;
Pius Eliadi Hia
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v2i2.714
Pariwisata memberikan andil yang signifikan dalam kehidupan sosial dan ekonomi suatu daerah tak terkecuali Puncak Siosar Tanah Karo. Hal itu tidak terlepas dari banyaknya wisatawan yang datang di Puncak Siosar Tanah Karo sehingga dapat membuka kesempatan masyarakat dalam melakukan usaha, terciptanya lapangan kerja, menambah pendapatan bagi daerah serta masyarakat. Metode Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini yaitu dimuai dengan observasi kemduian melakukan wawancara kepada pengelola tempat wisata, kemudian kepada masyarakat kawasan wisata, pedagang dan pengunjung. Kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi kebiasaan baik berolahraga kepada pengelola dan Pengunjung di Kawasan Wisata tersebut. Hasil kegiatan PKM yaitu kegiatan PKM di kawasan wisata puncak siosar tanah karo telah direncanakan, dilakukan dan mendapat respon sangat baik oleh pengelola, pengunjung dan masyarakat kawasan wisata puncak siosar tanah karo dan berjalan lancar sesuai harapan. Hasil survey diketahui, kegiatan PKM tentang Budaya olahraga di kawasan wisata yaitu 67 Persen mengatakan oesangat menarik , kemudian 33 Persen mengatakan oemenarik dan sisanya 0, ini artinya budaya olahraga di kawasan wisata mendapat dukungan penuh dari semua kalangan. Kata Kunci: Pelatihan; Implementasi; Budaya Olahraga; Kawasan Wisata.
Sosialisasi Strategi Menarik Minat Pengunjung di Kawasan Wisata Petik Buah Tanah Karo Sumatera Utara
Eri Samah;
Ramadha Yanti Parinduri;
Muhammad Razali;
Mananda Situmorang;
Adriansyah Adriansyah
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v2i2.715
Tanah karo sendiri salah satu daerah penghasil buah dan sayur terbesar di sumatera, dengan kwalitas buah yang baik. Dengan kondisi alam yang sejuk dan nyaman tanah karo bukan hanya sebagai penghasil buah dan sayur akan tetapi sudah dkembangkan menjadi Kawasan wisata di berbagai daerahnya dan salah satu yang menarik adalah adanya objek wisata petik buah. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan menggunakan analisis SWOT. Dalam PKM ini observasi secara deskriptif yaitu pelaksana PKM berusaha untuk mengamati, merekam, mencatat, dan mendokumentasi potensi internal dari Wisata Petik Buah di tanah karo baik itu petik buah strawberi maupun buah jeruk. Dengan pendekatan kualitatif, pelaksana PKM mencoba untuk mensosialisasikan strategi pengembangan Objek Wisata Petik Buah di Kawasan wisata tanah karo. Sedangkan Analisis SWOT untuk mengetahui akan segala hal yang menjadi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman terhadap objek wisata petik buah tersebut. Hasil kegatan PKM yaitu 1)Penyebab sepinya wisata petik buah karena adanya kutipan retribusi masuk Kawasan wisata dan harga buah yang dipetik labih mahal atau sama dengan yang dijual dipasar. 2) Adapun diagram hasil survey dapat kita ketahui bahwa sangat tidak setuju adanya kutipan masuk Kawasan wisata petik buah 22 Persen, Tidak setuju 67 Persen dan kurang setuju 11 Persen., bahkan setuju dan sangat setuju ada di angka 0 Persen. Kata Kunci: Sosialisasi; Strategi; Pengunjung; Kawasan Wisata; Petik Buah.
Cara Menanam Jahe di Dalam Polybag dengan Menggunakan Pupuk Kompos dan Tanah
Roswita Oesman
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v2i2.716
Tujuan Penyuluhan Untuk memberitahukan kepada masyarakat setempat bahwa menanam jahe dengan menggunakan kompos dan polybag sangat praktis dan tidak banyak mengeluarkan biaya. Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatan penyuluhan, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan cara menanam jahe di dalam Polybag dengan menggunakan pupuk kompos dan tanah yang dilakukan secara langsung oleh pelaksana PKM. Hasil kegiatan PKM ini berupa kesimpulan yaitu: 1) Jahe (zingiber officinale) merupakan salah satu komoditas ekspor rempah-rempah Indonesia yang memberikan peranan cukup berarti dalam penerimaan devisa negara, 2) Untuk memberitahukan kepada masyarakat setempat bahwa menanam jahe dengan menggunakan kompos dan polybag sangat praktis dan tidak banyak mengeluarkan biaya, 3) Kompos merupakan bahan organik seperti daun-daunan, jerami, alang-alang, rumput-rumputan, dedak padi, batang jagung, serta kotoran hewan yang telah mengalami proses dekomposisi ole mikroorganisme pengurai, sehingga dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki sifat-sifat fisik dan kimia tanah, 4) Pengomposan adalah proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khususnya oleh mikroba-mikroba yang memanfaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Kata Kunci: Cara Menanam; Jahe; Polybag; Kompos; Tanah.
Sosialisasi dan Literasi Keuangan oeCrowdfunding Metode Patungan Bisnis Sebagai Alternatif di Masa Pandemi
Moch. Idris Dalimunthe;
Alistraja Dison Silalahi;
Hendra Harmain;
Putri Kemala Dewi;
Ramzijah Ramzijah;
Reza Hanafi Lubis
Journal Liaison Academia and Society Vol 2 No 2: Juni 2022
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58939/j-las.v2i2.717
Akses pembiayaan, sulitnya mencari akses pembiayaan bagi para UMKM serta rendahnya pengetahuan masyarakat akan literasi keuangan sehingga perlu dilakukan sosialisasi dan penyuluhan tentang pembiyaan patungan (Crowdfunding) sebagai solusi pembiayaan dimasa pandemi bagi UMKM. Pengabdian ini dilaksanakan di Kelurahan Harjosari I Kecamatan Medan Amplas. Adapun peserta pengabdian terdiri dari UMKM dan warga masyarakat. Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode penyuluhan dan diskusi terkait pembiayaan dan literasi keuangan serta inovasi teknologi digital. Hasil yang diacapai dari pengabdian masyarakat ini para UMKM dan masyarakat yang hadir mengetahui dan memahami tentang literasi keungan khususnya pembiayaan model patungan, inovasi teknologi, digitalisasi. Kata Kunci: Literasi keuangan; Crowdfunding: UMKM