cover
Contact Name
Nanda Septiana
Contact Email
mubtadijurnal@uinmadura.ac.id
Phone
+6285646309147
Journal Mail Official
mubtadijurnal@uinmadura.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Panglegur km. 04 Pamekasan East Java. Phone. (0324) 333187 fax 322551
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah
ISSN : 27157067     EISSN : 27208850     DOI : https://doi.org/10.19105/mubtadi
Core Subject :
Mubtadi adalah Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah yang dikelola Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtadiiyah (PGMI) UIN Madura yang berlokasi di jalan Jalan Raya Panglegur Km 4 Pamekasan 69371. Terbit 2 kali dalam satu tahun, pada bulan Pebruari dan Agustus. Bermula dari usul dan masukan para praktisi pendidikan bahwa begitu pentingnya saling tukar informasi dan sharing terkait keilmuan pendidikan khususnya seputar ke-MI/SD-an, untuk meningkatkan mutu pendidikan. Prodi PGMI UIN Madura kemudian melakukan koordinasi secara intensif untuk merespon masukan positif tersebut, dengan melakukan rapat dan workshop tentang pendirian jurnal, hingga terbitlah jurnal ini dihadapan pembaca. Untuk menjamin kualitas dari isi jurnal dan penyeragaman subtansi tulisan serta efektifitas, maka jurnal ini cukup menerbitkan seputar naskah yang berkaitan dengan keilmuan ke-MI/SD-an, baik dari sisi manajemen, pembelajaran, regulasi dan SDM di sekolah MI/SD. Adapun bentuk tulisannya bisa berupa hasil penelitian yang tentu dilengkapi dengan data, metode dan analisis yang benar; bentuk lain juga bisa berupa kajian analisis yang sangat kritis, idealis, produktif dan kontributif, dengan kaidah penulisan yang berlaku. Naskah belum pernah dimuat dimedia manapun.
Arjuna Subject : -
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol. 6 no. 1 (2024)" : 10 Documents clear
STUDI KEPUSTAKAAN KECEMASAN SOSIAL Putri; Putri Rahmawati; Nimas Dahlia Putri; Alrefi; Silvia AR
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v6i1.10791

Abstract

Kecemasan sosial saat ini menjadi salah satu isu yang membutuhkan perhatian khusus, topik ini memegang peran penting dalam penelitian, khususnya dalam bidang pendidikan, terutama dalam konteks bimbingan dan konseling. Tujuan dari Tinjauan kepustakaan ini adalah untuk mengeksplorasi peran sekolah dalam mengurangi kecemasan sosial pada remaja yang mengalami kondisi tersebut. Selain itu bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara faktor – faktor berupa lingkungan sekolah yang mendukung, program pembelajaran sosial dan emosional, dukungan sosial yang diberikan oleh guru dan staf sekolah, serta kerja sama dengan orang tua dalam mengatasi kecemasan sosial pada remaja. Metode yang digunakan dalam tinjauan kepustakaan ini adalah analisis isi, dengan sampel yang terdiri dari artikel- artikel yang telah dipublikasikan pada jurnal Sinta. Aspek kunci yang ditekankan pada analisis data di sini adalah judul, metode, dan hasil penelitian dari setiap artikel yang menjadi sampel. Berdasarkan penelitian yang telah ada sebelumnya didapat hasil yang menunjukkan bahwa adanya hubungan dan pengaruh yang signifikan antara kecemasan sosial dengan permasalahan yang dihadapi oleh remaja pada lingkup sosial akademis. berdasarkan hasil penelitian ini, diharapkan dapat mengisi celah pengetahuan dari penelitian sebelumnya dan memberikan rekomendasi praktis yang dapat diterapkan dilingkungan sekolah untuk mengatasi kecemasan sosial pada remaja.
IMPLEMENTATION OF CURRICULUM AND INSTRUCTIONAL ADAPTATIONS FOR CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS IN INCLUSIVE PRIMARY SCHOOLS Muliatul Maghfiroh; Mad Sa'i
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v6i1.12495

Abstract

Teaching children with special needs requires patience and a series of curricula that must be applied, varied methods and media, this is along with the times of the digitalisation era with many challenges that must be resolved. Innovation after innovation must be made, one of which is curriculum adaptation. But not only is the curriculum developed but it must be implemented so that learning for children with disabilities is more focused and successful according to the needs of children with disabilities. This study aims to find out how the implementation of curriculum and instructional adaptations for children with disabilities in inclusive primary schools. The results are that it can be implemented using the escalation, duplication, modification, substitution and omissions models
IMPLEMENTATION OF CHILD-FRIENDLY SCHOOL PROGRAM FOR FOSTERING A CONDUCIVE LEARNING ENVIRONMENT AT INTEGRATED ISLAMIC ELEMENTARY SCHOOL Lekok Rizka; Syofnidah Ifrianti; Muhammad Muchsin Afriyadi
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v6i1.13321

Abstract

This study aims to describe the implementation of the Child-Friendly School Program to cultivate a conducive learning environment at an Integrated Islamic Elementary School. A qualitative (descriptive) research method was employed, with school administrators, teachers, and students as research subjects. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation. Data analysis followed Miles and Huberman's model, comprising Data Reduction, Data Display, and Conclusion Drawing/Verification. Data validity was ensured through triangulation of techniques and sources. Findings reveal that the implementation of the Child-Friendly School Program at Baitul Jannah Integrated Islamic Elementary School fosters a conducive learning environment through physical school arrangements, teacher qualifications, and conducive learning atmosphere. The attractive, comfortable, and colorful classroom arrangement, along with student artwork displays, enlivens classrooms and motivates students to learn. Professional educators employing student-centered teaching methods contribute to students' developmental progress. Interactive, enjoyable, and positive teacher-student interactions in the classroom create a conducive and productive learning environment.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI 2 SIDOARJO M. Abdulloh Salim; Harum Ita Puspa Sari
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v6i1.13916

Abstract

Abstrak Pembelajaran berdiferensiasi adalah salah satu strategi yang dapat digunakan guru untuk memenuhi kebutuhan belajar peserta didik. Kepedulian pada peserta didik dalam memperhatikan kekuatan dan kebutuhan peserta didik menjadi fokus utama dalam implementasi pembelajarannya. Pembelajaran berdiferensiasi memungkinkan bapak ibu guru di MIN 2 Sidoarjo untuk dapat menggunakan pembelajaran dari berbagai perspektif. Hal ini menjadi bagian dari proses guru mencari tahu keberagaman belajar peserta didik, maka pembelajaran yang professional, efisien dan efektif akan terwujud. Pembelajaran berdiferensiasi memiliki empat aspek yang berada di bawah naungan guru yaitu konten, proses, produk, dan lingkungan atau iklim pembelajaran di kelas. Bapak Ibu guru di MIN 2 Sidoarjo dapat meurmuskan dan memutuskan bagaimana keempat aspek ini dapat dimasukkan ke dalam pembelajaran (rencana perangkat pembelajaran) di kelas. Guru memiliki kesempatan dan kemampuan untuk mengubah lingkungan dan iklim belajar, serta konten, proses, dan produk setiap kelas berdasarkan profil peserta didik yang ada di kelas. Kata Kunci: Pembelajaran Berdiferensiasi, Motivasi Belajar. Abstract Differentiated learning is one strategy that teachers can use to meet students' learning needs. Concern for students in paying attention to students' strengths and needs is the main focus in implementing learning. Differentiated learning allows teachers in MIN 2 Sidoarjo to use learning from various perspectives. This is part of the teacher's process of finding out about the diversity of students' learning, so that professional, efficient and effective learning will be realized. Differentiated learning has four aspects which are under the auspices of the teacher, namely content, process, product, and environment or learning climate in the classroom. Teachers can formulate and decide how these four aspects can be included in learning (learning tool plans) in the classroom. Teachers in MIN 2 Sidoarjo have the opportunity and ability to change the learning environment and climate, as well as the content, processes and products of each class based on the profile of the students in the class. Keywords: Differentiated Learning, Learning Motivation.
INOVASI DALAM PENGAJARAN IPA DI SEKOLAH DASAR MELALUI PENGGUNAAN TEKNOLOGI DIGITAL Siti Fatimah; Sigit Prasetyo; Erni Munastiwi
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v6i1.14271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji inovasi dalam pengajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di sekolah dasar melalui penggunaan teknologi digital. Melalui metode literature review, penelitian ini mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis berbagai temuan dari studi sebelumnya terkait penggunaan teknologi augmented reality (AR), virtual reality (VR), aplikasi pembelajaran interaktif, serta platform e-learning dalam konteks pendidikan IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan hasil belajar siswa. Teknologi seperti AR dan VR memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan mendalam, sementara aplikasi pembelajaran interaktif dan platform e-learning mendukung pembelajaran mandiri dan kolaboratif. Namun, implementasi teknologi digital dalam pengajaran IPA di sekolah dasar juga dihadapkan pada beberapa tantangan, termasuk keterbatasan infrastruktur teknologi di sekolah, kesiapan dan keterampilan guru, serta kebutuhan akan dukungan lebih besar dari pihak sekolah dan pemerintah. Untuk mengatasi tantangan ini, disarankan untuk memberikan pelatihan yang berkelanjutan bagi guru, meningkatkan investasi dalam infrastruktur teknologi, mengintegrasikan penggunaan teknologi digital secara sistematis ke dalam kurikulum IPA, serta mendorong kolaborasi antar guru untuk berbagi praktik terbaik. Penelitian ini memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai manfaat dan tantangan penggunaan teknologi digital dalam pengajaran IPA di sekolah dasar, serta memberikan rekomendasi praktis untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Diharapkan dengan implementasi yang tepat, teknologi digital dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan pengalaman belajar dan hasil akademik siswa di era digital ini.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM MEMBANGUN KARAKTER NASIONALISME SISWA DI MI NURUL ISLAM 1 DESA RAGANG Imam Bukhori; Marno
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v6i1.14275

Abstract

Penurunan karakter nasionalisme di kalangan siswa telah menjadi perhatian serius di Indonesia, terutama di era globalisasi yang didominasi oleh pengaruh media sosial. Kurikulum Merdeka, yang diinisiasi oleh Nadiem Anwar Makarim, menawarkan solusi melalui penanaman nilai-nilai Pancasila dalam materi pembelajaran yang relevan dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran Kurikulum Merdeka dalam membangun karakter nasionalisme siswa. Metode yang digunakan melibatkan analisis kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam dengan guru dan siswa di sekolah yang telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan kesadaran dan penerapan nilai-nilai nasionalisme di kalangan siswa khususnya di MI Nurul Islam 1 Desa Ragang. Namun, keberhasilan implementasi sangat bergantung pada kesiapan dan kreativitas guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai tersebut dalam proses pembelajaran. Dengan pendekatan yang tepat, Kurikulum Merdeka dapat menjadi alat efektif dalam memperkuat karakter nasionalisme siswa, mempersiapkan mereka menjadi generasi yang tidak hanya cerdas akademis tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air yang kuat.
TINGKAT LITERASI DIGITAL MAHASISWA PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR (PGSD) UNIVERSITAS TERBUKA Alpin Herman Saputra; Raden Sudarwo; Mujiono
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v6i1.15080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat literasi digital mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Terbuka. Menggunakan metode deskriptif dan kuesioner dengan skala Likert, penelitian ini mengukur pengetahuan teknis, kemampuan evaluatif, sikap terhadap teknologi, dan pemanfaatan teknologi dalam pengajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden memiliki sikap positif terhadap teknologi dan secara rutin menggunakannya untuk memberikan umpan balik dan berinteraksi dengan siswa. Mereka juga memiliki kemampuan yang baik dalam menggunakan perangkat lunak pengolah kata dan aplikasi pembelajaran online, serta cukup efektif dalam mengecek keaslian informasi. Namun, ada ruang untuk peningkatan dalam mengajarkan evaluasi kredibilitas sumber online dan mendorong penggunaan teknologi dalam tugas siswa. Meskipun responden optimis tentang pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, terdapat kekhawatiran mengenai dampak negatif penggunaan teknologi yang berlebihan. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa literasi digital yang baik dapat meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran, serta mempersiapkan siswa untuk sukses di dunia digital yang terus berkembang.
STRATEGIES FOR STRENGTHENING AND IMPROVING INDONESIAN SPEAKING SKILLS WITH THE SHOW AND TELL METHOD IN THEMATIC LEARNING FOR 5th GRADE MI AL FALAH 1 SUMBER GAYAM KADUR PAMEKASAN MADURA Fatimatus Zahrah; Irwan Setia Budi
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v6i1.15130

Abstract

This study aims to determine the process of improving Indonesian speaking skills from the planning stage, application and evaluation of the show and tell method in improving the Indonesian speaking skills of fifth grade students MI Al Falah 1 Sumber Gayam Kadur Pamekasan Madura. This research uses qualitative research methods with a type of case study, but researchers do not only describe, but researchers analyze in depth and explain so as to get accurate results. The subjects in this study were fifth grade teachers and students MI Al Falah 1 Sumber Gayam Kadur Pamekasan Madura. The technique in collecting data is through observation, interviews, and documentation, then the data analysis technique is carried out with several stages, data condensation, data presentation and data verification, then checking the data is carried out by tringulation data and tringulation techniques.The results of this study can show that the first teacher planning in improving Indonesian speaking skills with the show and tell method is first, the teacher knows the characteristics of the students first then makes a learning process plan, prepares teaching materials, and prepares learning media and determines learning techniques. second in the implementation process in improving Indonesian speaking skills with the show and tell method, through the implementation of the show and tell method, which is strengthened by learning techniques and media to support the success of the learning process. Third, the evaluation of the show and tell method can be seen by means of evaluation, the evaluation carried out by the teacher is carried out by oral tests, the teacher conducts oral tests in the learning process then adjusted to the indicators of speaking skills.
IMPLEMENTATION OF TALQIN METHOD IN IMPROVING THE QUALITY OF AL-QUR'AN READING CASE STUDY CLASS 1 SDIT AL-ARABI CIKARANG Salwa; Budianto; Danang Dwi Basuki
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v6i1.15143

Abstract

The purpose of this study is to describe the application and implementation of the talqin method in improving the quality of reading al-Qur’an case studies class 1B SDIT Al-Arabi Cikarang. The research method used in this research is qualitative with a descriptive approach. The study will take place in February 2024. The data was obtained from observations, documentation and from interviews with Tahfidz coordinators and teachers. The data analysis used is the Miles Huberman and Saldana models that include: data condensation, data presentation, verification and conclusion. Data validity uses triangulation of techniques and sources. This is the way the teacher reads the first verse, then the student follows the teacher's reading, and it is repeated in the way of seeing the mushaf, then it is done without seeing the Mushaf. It is also applied when remembering the verses after it, then combining with the verse that has been spoken. (3) Talqin method is effective in improving student reading quality. Keywords: Implementation, Method Talkin.
THE USE OF THE COOPERATIVE LEARNING MODEL MAKE A MATCH TO IMPROVE MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES Tri Sutrisno
MUBTADI: Jurnal Pendidikan Ibtidaiyah Vol. 6 No. 1 (2024)
Publisher : UIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/mubtadi.v6i1.15505

Abstract

Abstrak This study aims to enhance the mathematics learning outcomes of sixth-grade students at SDN Kalianget Barat III, Sumenep, by implementing the cooperative learning model known as Make a Match. The research employs Classroom Action Research (CAR), structured in two cycles, each comprising the stages of planning, action, observation, and reflection. Data collection involved administering a questionnaire with 10 targeted questions about the learning process, alongside observational assessments of student engagement and interactions during activities. The findings reveal a significant increase in student understanding and engagement. In the first cycle, only 57.6% of students responded positively regarding their learning experiences. By the second cycle, this figure surged to 96.1%. Such results indicate that students were not only more involved but also more enthusiastic about cooperative learning. This model encouraged active participation, allowing students to collaborate and interact, which in turn fostered a deeper comprehension of mathematical concepts. Reflections on the implementation process further support the conclusion that the Make a Match cooperative learning model effectively enhances student learning outcomes, especially in the context of fraction division. The engaging nature of this method appears to resonate well with students, promoting not just academic success but also a positive attitude towards learning mathematics. Given these promising results, this study advocates for the widespread adoption of the Make a Match model as a reliable educational strategy. By fostering a collaborative learning environment, educators can significantly improve student engagement, understanding, and overall quality of education in the classroom. Future research may explore the long-term effects of this model on various mathematical topics and its adaptability across different educational contexts. Keywords: Cooperative, Make a Match, Learning Outcomes

Page 1 of 1 | Total Record : 10