cover
Contact Name
Dr. Salmia, S.Pd.I., M.Pd.
Contact Email
almia99@gmail.com
Phone
+62887436801828
Journal Mail Official
sarawetajurnal@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Saraweta
ISSN : 29861632     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Saraweta adalah jurnal yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Saraweta menerbitkan hasil studi literatur serta hasil penelitian dalam lingkup pendidikan madrasah ibtidaiyah atau pendidikan sekolah dasar. Frekuensi jurnal adalah dua edisi per tahun, yaitu pada bulan April dan bulan Oktober. Artikel yang telah disubmit akan dipublikasikan setelah direview
Arjuna Subject : -
Articles 97 Documents
Peran Guru dalam Mengatasi Perilaku Bullying Pada Siswa Kelas iV di Kabupaten Maros Umi Fahriani; Rahmat Rizal; Mujahidah
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang peran guru dalam mengatasi perilaku Bullying pada siswa di SDN 193 Inpres Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Fokus permasalahan dari penelitian ini adalah bentuk perilaku Bullying pada siswa kelas IV di SDN 193 Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros, serta dampak yang ditimbulkan dari perilaku Bullying di SDN 193 Inpres Pasandang, Kecamatan Turikale Kabupaten Maros. Jenis penelitian yang digunakan ini adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.  Hasil penelitian menunjukan bentuk perilaku Bullying pada siswa kelas IV di SDN 193 Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros Ada 3 bentuk Bullying yang sering terjadi di SDN 193 Inpres Pasandang, yaitu Bullying verbal, Bullying fisik, dan Bullying sosial. Dampak yang dialami korban Bullying di SDN 193 Inpres Pasandang dampak emosional dan psikologis yang paling menonjol adalah perasaan jengkel dan marah. Adapun Pendekatan yang dilakukan oleh guru di SDN 193 Inpres Pasandang dalam mengatasi perilaku Bullying melibatkan beberapa strategi yang efektif. Pertama, guru menggunakan pengingat rutin tentang kedisiplinan, yang membantu meningkatkan kesadaran siswa tentang perilaku yang benar dan konsekuensinya. Kedua, guru memberikan nasihat dan arahan terus-menerus, yang membantu memperkuat nilai-nilai positif dan membentuk karakter siswa yang baik. Ketiga, melalui program pendidikan karakter yang dilaksanakan setiap hari Senin hingga Sabtu, sekolah menunjukkan komitmennya untuk menciptakan lingkungan yang aman, positif, dan mendukung bagi semua siswa.
Analisis Literasi Numerasi Siswa Kelas V MI DDI Cambalagi Desa Tupabiring Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros Nur Azizah; Mujahidah; Ahsan Taqwim
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada analisis kemampuan literasi numerasi siswa kelas V MI DDI Cambalagi. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi sejauh mana siswa dapat menguasai soal-soal literasi numerasi yang diberikan dan upaya guru dalam meningkatkan kemampuan litersi numerasi pada siswa di MI DDI Cambalagi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif yang komprehensif. Data penelitian dikumpulkan melalui beberapa teknik, yaitu tes tertulis, observasi langsung di lapangan, serta wawancara mendalam dengan subjek penelitian. Untuk memastikan validitas dan keabsahan data yang dikumpulkan, penelitian ini menggunakan pendekatan triangulasi teknik dan metode triangulasi sebagai langkah verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi numerasi siswa secara umum berada pada tingkat yang baik. Namun, ada beberapa area yang membutuhkan pengembangan lebih lanjut. Dalam soal pengurangan pecahan, siswa telah menunjukkan pemahaman yang memadai, tetapi masih membutuhkan latihan tambahan serta bimbingan lebih lanjut dari guru, orang tua, atau tutor jika memungkinkan. Di sisi lain, dalam soal penjumlahan pecahan yang disajikan dalam bentuk soal cerita, siswa umumnya dapat memahami konsep yang diajukan, meskipun kadang-kadang masih mengalami kesulitan ketika soal diubah dengan perintah yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan pendampingan yang lebih intensif serta latihan yang berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap variasi soal yang dib erikan oleh guru.
Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Bahasa Indonesia Sekolah Dasar Kelas V UPTD SDN 38 Biringkaloro Kecamatan Tanralili Kabupaten Maros Satary Jumran Dani; A. Muhammad Yusri; Wahyuni
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merdeka adalah konsep yang digunakan dalam sistem pendidikan di Indonesia. Tujuan pembelajaran bahasa Indonesia adalah untuk membantu siswa memperoleh keterampilan bahasa yang berkelanjutan. Pembelajaran Berdiferensiai merupakan sebuah pembelajaran yang dirancang untuk memenuhi dan membantu keberagaman peserta didik dalam suatu kelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Pembelajaran Berdiferensiasi dan Manfaatnya dalam Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi peserta didik. Penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif yang menggambarkan suatu masalah. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa untuk menerapkan Pembelajaran Berdiferensiasi pada Pembelajaran Bahasa Indonesia ada beberapa tahapan yang dilakukan oleh guru sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan efektif. Pada Pembelajaran Berdiferensiasi Bahasa Indonesia yang diterapkan oleh Ibu Sarimala, memiliki manfaat yang dapat memotivasi peserta didik karena Pembelajaran Berdiferensiasi Bahasa Indonesia menyesuaikan dengan bakat dan minat yang dimiliki peserta didik.
Efektivitas Penggunaan Model Pembelajaran Take and Give Berbantuan Media Kartu dalam Meningkatkan Hasil Belajar Matematika pada Bangun Datar Kelas IV Nur Wahida.; A. Muhammad Yusri; Andi Asdar
JURNAL SARAWETA Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Take and Give merupakan salah satu jenis pembelajaran model kooperatif. Model pembelajaran take and Give yang memiliki sintaks siswanya diberi kartu yang berisi tentang materi yang akan dipelajari kemudian untuk dihapal sebentar lalu mencari pasangan untuk saling menginformasikan, selanjutnya siswa diberi pertanyaan sesuai dengan kartunya. Siswa dituntun mampu memahami materi pelajaran yang telah diterimanya lewat kartu yang diberikan guru dan teman sebayanya (siswa lain). Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui bagaimana model pembelajaran Take and Give ini dapat meningkatkan hasil belajar siswa kela IV SDN 193 Pasandang kecamatan Turikale. Penelitian ini menggunakan Pendekatan Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari 2 siklus. Dan, setiap siklus terdapat empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN 193 Pasandang kecamatan Turikale yang berjumlah 10 orang siswa. Hasil belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Take and Give di kelas IV dalam pembelaran matematika materi Bangun datar di SDN 193 Pasandang Kecamatan Turikale Kabupaten Maros terjadi peningkatan disetiap siklusnya. Hal ini dapat dilihat pada siklus I memperoleh rata-rata 64 dan terdapat 5 siswa atau 50% yang telah mencapai KKM 70, serta 5 siswa atau 50% yang tidak mencapai KKM 70 dari total 10 siswa. Kemudian setelah dilaksanakan siklus II terjadi peningkatan menjadi 90% dengan rata-rata 70 dan terdapat 9 siswa yang lulus KKM 70 dari 10 siswa
Peran Orang Tua dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas IV Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Rasyidin Mirnawati Nurdin; Mujahidah; Andi Asdar
JURNAL SARAWETA Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas IV MI Darul Rasyidin Desa Samangki Kecamatan Simbang Kabupaten Maros. Fokus permasalahan utama penelitian ini adalah peran orang tua dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV MI Darul Rasyidin, serta faktor-faktor yang mempengaruhi minat belajar siswa kelas IV MI Darul Rasyidin Kabupaten Maros.Jenis penelitian yang digunakan adalah bersifat kualitatif, dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan metode analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan peran orang tua sangat penting dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas IV MI Darul Rasyidin. Orang tua yang aktif berperan sebagai pendidik, pembimbing, serta memberikan kasih sayang dan dukungan emosional, mampu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak. Dukungan ini mencakup berbagai aspek, seperti membantu mengerjakan tugas sekolah, serta membangun hubungan yang penuh kepercayaan dan saling menghargai dalam keluarga. Semua ini secara langsung dan tidak langsung memotivasi anak untuk belajar dengan lebih giat dan konsisten, sehingga prestasi belajar mereka pun meningkat. Selain peran orang tua, faktor-faktor lain seperti kualitas guru, lingkungan sekolah, dan pengaruh teman sebaya juga sangat berpengaruh terhadap minat belajar siswa. Kualitas pengajaran yang baik, fasilitas sekolah yang memadai, serta keterlibatan dalam kegiatan ekstrakurikuler yang menarik, semuanya berkontribusi positif terhadap minat belajar siswa.
Upaya Guru dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Kelas IV UPTD SDN 11 Leang-Leang Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros Feni Abiwanti; Mujahidah; Abdul Malik
JURNAL SARAWETA Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru dalam meningkatkan minat baca siswa kelas IV UPTD SDN 11 Leang-Leang dan faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan minat baca siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data digunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data penelitian ini menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1)Upaya guru dalam meningkatkan minat baca siswa kelas IV UPTD SDN 11 Leang-Leang Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros yaitu : a)Membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. b) Pembiasaan literasi setiap hari rabu (membaca bersama). c)Mendorong siswa bercerita tentang apa yang telah dibaca. d) Penyediaan pojok baca. e) Penerapan metode pembelajaran yang menarik dan menyenangkan. 2) Faktor pendukung dalam meningkatkan minat baca siswa kelas IV UPTD SDN 11 Leang-Leang yaitu : a)Dukungan dari pihak sekolah yang menyediakan fasilitas perpustakaan dan pojok baca di setiap kelas. b) Koleksi buku yang beragam dan selalu diperbarui. c) Lingkungan belajar yang kondusif dan menyenangkan. d)Pembiasaan membaca dan program membaca yang terstruktur di sekolah. 3)Faktor Penghambat dalam meningkatkan minat baca siswa kelas IV UPTD SDN 11 Leang-Leang yaitu: a)Pengaruh teknologi. b)Siswa tidak memiliki akses yang sama terhadap buku bacaan di rumah. c)Kemampuan membaca siswa yang kurang. d)Rendahnya motivasi dan dukungan keluarga. Kata Kunci: Upaya, Guru, Minat Baca, Siswa
Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Indonesia Siswa Kelas V Sekolah Dasar fina Abiwati; Rahmat Rizal; Andi Asdar
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan aspek esensial dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam memahami dan mengekspresikan isi cerpen. Salah satu model pembelajaran yang diyakini efektif dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa adalah Problem Based Learning (PBL). Model ini mendorong siswa untuk aktif berdiskusi, berpikir kritis, dan menyampaikan pendapat secara lisan dalam konteks pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi dan pengalaman guru dalam menerapkan model pembelajaran PBL untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa pada pembelajaran cerpen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian adalah seorang guru kelas V di SDN 11 Leang-Leang yang telah menerapkan model PBL dalam pembelajaran cerpen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung di kelas, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki persepsi positif terhadap penerapan PBL. Guru menyatakan bahwa PBL mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam diskusi, membangun keberanian mengungkapkan pendapat, serta membantu siswa memahami isi cerpen secara lebih kontekstual. Namun, guru juga menghadapi tantangan seperti kebutuhan waktu yang lebih lama dalam perencanaan dan pengelolaan diskusi kelas. Meskipun demikian, guru mengembangkan strategi untuk mengatasi tantangan tersebut, seperti perencanaan pembelajaran yang matang dan pengelompokan siswa secara heterogen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model PBL memiliki potensi besar dalam meningkatkan keterampilan berbicara siswa dan layak diterapkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar
Penerapan Model Pembelajaran Reading Aloud dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Siswa Kelas II Sri Wahyulia; Rahmat Rizal; A. Syarifah Assaggaf
JURNAL SARAWETA Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan kebutuhan utama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui proses pembelajaran di sekolah. Kemampuan literasi membaca siswa sekolah dasar di Indonesia masih perlu ditingkatkan, karena membaca menjadi dasar untuk memahami berbagai ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan membaca siswa kelas II melalui model pembelajaran Reading Aloud, yang melibatkan aktivitas membaca nyaring untuk memperbaiki pengucapan, pemahaman, dan rasa percaya diri siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, masing-masing mencakup perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pelaksanaan dilakukan dalam dua pertemuan per siklus, menggunakan cerita "Kancil Mencuri Mentimun" sebagai materi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca siswa. Pada tes awal, ketuntasan belajar hanya mencapai 40%, meningkat menjadi 60% pada siklus I, dan mencapai 80% pada siklus II dengan nilai rata-rata meningkat dari 62,2 menjadi 74,8. Aktivitas guru dan siswa juga meningkat, terlihat dari skor observasi yang naik dari 17 menjadi 42 untuk guru dan 14 menjadi 34 untuk siswa. Kesimpulannya, model pembelajaran Reading Aloud efektif meningkatkan keterampilan membaca nyaring siswa kelas II, mencapai target ketuntasan belajar 80%, sehingga tidak diperlukan siklus lanjutan. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pendekatan interaktif dalam pembelajaran untuk mendukung literasi siswa
Peran Lingkungan Keluarga dalam Pembentukan Karakter Tanggung Jawab Anak Usia Dini: Studi Kasus di Dusun Bengo Maros Rosdiana; Muhammad Warif; Abdul Rahman
JURNAL SARAWETA Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lingkungan keluarga merupakan ruang sosialisasi pertama bagi anak untuk belajar mengenai aturan, konsekuensi, kemandirian, dan tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pola asuh orang tua, mengidentifikasi unsur lingkungan keluarga yang paling berpengaruh, serta mendeskripsikan tantangan orang tua dalam membentuk karakter tanggung jawab pada anak usia dini di Dusun Bengo, Desa Limapoccoe, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Sumber data meliputi beberapa keluarga yang memiliki anak usia dini dan guru PAUD yang mengetahui perkembangan anak. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, pola asuh demokratis/otoritatif mendukung tanggung jawab melalui bimbingan, keteladanan, pemberian pilihan terbatas, dan pelibatan anak dalam keputusan sederhana. Kedua, lingkungan keluarga yang paling mendukung ditandai oleh komunikasi terbuka, pembiasaan tugas sesuai usia, konsistensi aturan dan konsekuensi logis, penguatan positif, serta teladan orang tua. Ketiga, proses internalisasi tanggung jawab terhambat oleh inkonsistensi pengasuhan, keterbatasan waktu, keengganan orang tua memberikan konsekuensi, dan pengaruh lingkungan eksternal. Temuan menegaskan bahwa tanggung jawab pada anak usia dini tidak terbentuk melalui instruksi sesaat, tetapi melalui ekologi pengasuhan yang konsisten, relasional, dan berulang. Implikasi penelitian adalah perlunya program parenting PAUD yang menekankan keteladanan, rutinitas tugas rumah sederhana, komunikasi dialogis, dan konsekuensi logis yang sesuai perkembangan anak.
Urgensi Kajian Pancasila Sebagai Dasar Negara: Tinjauan Yuridis, Historis, Sosiologis, Dan Politis Andi Sitti Erni; Muh. Azhar
JURNAL SARAWETA Vol 4 No 1 (2026): Jurnal Saraweta
Publisher : LPPM IAI DDI Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pancasila occupies a fundamental position in Indonesia’s constitutional order because it simultaneously serves as the state foundation, ideological orientation, source of constitutional values, and ethical reference for public life. Nevertheless, Pancasila education and discourse are often reduced to normative and memorization-based approaches, leaving insufficient explanation of why Pancasila must continuously be examined epistemically and contextually. This article analyzes the urgency of studying Pancasila as the foundation of the state through four principal dimensions—juridical, historical, sociological, and political—and discusses its relevance to contemporary democracy, plurality, globalization, and digital transformation. The study employs an integrative literature review of 25 academic sources prioritized from Scopus-indexed journals and/or Indonesian journals accredited in SINTA 1-3, complemented by an examination of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia and relevant legislation. Data were analyzed through identification, categorization, comparison, and thematic synthesis. The review shows that juridically, Pancasila is positioned as the source of all sources of state law; historically, it represents a national consensus emerging from intellectual and political struggles toward independence; sociologically, it articulates values of religiosity, humanity, mutual cooperation, deliberation, and social justice rooted in Indonesian society; and politically, it provides a normative framework for constitutional democracy, national integration, and the management of diversity. Accordingly, the study of Pancasila should move beyond memorization toward critical, contextual, and applicable ideological literacy

Page 7 of 10 | Total Record : 97