cover
Contact Name
Nurul Chafid
Contact Email
lppm@binabangsa.web.id
Phone
-
Journal Mail Official
lppm@binabangsa.web.id
Editorial Address
LPPM-Universitas Bina Bangsa Kampus A Gedung D Lt. 6. Jl. Raya Serang - Jkt KM. 03 No. 1B, Panancangan, Kec. Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten 42124
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Seminar Ekonomi Nasional Pemberdayaan dan Sinergi Masyarakat)
ISSN : -     EISSN : 31649815     DOI : https://doi.org/10.68321/SENAPAS
Prosiding seminar ekonomi nasional pemberdayaan dan sinergi masyarakat atau di singkat dengan (SENAPAS) Universitas Bina Bangsa, yang merupakan forum ilmiah untuk mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, pemerintah, pelaku usaha, mahasiswa, komunitas, dan pemangku kepentingan dalam membahas perkembangan bidang ekonomi serta berbagai kegiatan masyarakat yang mendukung kegiatan ekonomi masyarakat yang berkaitan dengan kebijakan-kebijakan pemerintah, inovasi, pertanian, peternakan, teknologi ketahanan pangan, ekonomi kreatif, lingkungan hidup, literasi, sosial budaya, pemberdayaan masyarakat, teknologi infoermasi, pariwisata, dan lain sebagainya. Prosiding seminar ekonomi nasional pemberdayaan dan sinergi masyarakat (SENAPAS) menjadi media dokumentasi dan diseminasi karya ilmiah yang dipresentasikan dalam seminar, sehingga gagasan, hasil penelitian, inovasi, dan praktik pemberdayaan dapat diakses dan dimanfaatkan oleh masyarakat akademik maupun pemangku kepentingan. periode terbitnya artikel hasil seminar dalam setahun yaitu satu kali pada bulan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 128 Documents
Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Hukum Siswa Kelas X di SMKN 6 Kota Serang Suflani; Nailah Lisna Oktaviana; Dina Dwi Apriani; Christy Desi Hasugian; Nova Anggriyani; Ecih Sunensih; Vira Safitri
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/vgmthp89

Abstract

Penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja merupakan permasalahan sosial sekaligus hukum yang dapat memberikan dampak negatif terhadap masa depan generasi muda, khususnya siswa yang berada pada tahap perkembangan remaja dan rentan terhadap berbagai pengaruh negatif lingkungan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum dan pemahaman siswa kelas X SMKN 6 Kota Serang mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja beserta dampak sosial dan konsekuensi hukumnya. Kegiatan dilaksanakan melalui sosialisasi dan edukasi interaktif yang melibatkan siswa kelas X. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi awal pemahaman siswa, penyampaian materi mengenai bahaya narkoba dan kenakalan remaja, diskusi dan tanya jawab, serta evaluasi pemahaman siswa setelah kegiatan. Materi yang diberikan mencakup pengenalan bahaya penyalahgunaan narkoba, faktor yang dapat mendorong terjadinya penyalahgunaan narkoba, dampak kenakalan remaja, upaya pencegahan, serta pentingnya menaati norma dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi memberikan peningkatan pemahaman siswa mengenai risiko penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja serta konsekuensi yang dapat ditimbulkan terhadap diri sendiri, keluarga, lingkungan sekolah, dan masyarakat. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya kesadaran hukum siswa agar lebih selektif dalam memilih lingkungan pergaulan, mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab, dan menghindari perilaku yang berpotensi melanggar hukum. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini diharapkan dapat mendukung upaya preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, disiplin, dan memiliki kesadaran hukum.
Ruang Masa Depan: Membangun Ekosistem Pendidikan Karakter Anak Berbasis Film Edukatif dan Aktivitas Kreatif untuk Mendukung Pendidikan Berkualitas di Desa Pasuluhan Minhatul Ma’arif; Inayatul Izzati Diana Yusuf; Siti Mardiyati; Sufrotun Diyah; Bagas; Hana Muliya
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/x37hv682

Abstract

Anak membutuhkan lingkungan belajar yang positif untuk mengembangkan karakter, kreativitas, kemampuan berekspresi, dan orientasi terhadap masa depan. Kebutuhan tersebut semakin penting di tengah meningkatnya paparan film, video, dan konten digital yang belum seluruhnya mendukung perkembangan positif anak. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan “Ruang Masa Depan” sebagai ruang pendidikan karakter berbasis komunitas melalui integrasi film edukatif dan aktivitas kreatif di Desa Pasuluhan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan anak, mahasiswa KKM, guru, orang tua, pemuda, dan masyarakat melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan partisipatif, aksi, refleksi, dan tindak lanjut. Data diperoleh melalui observasi, diskusi reflektif, dokumentasi, dan analisis karya anak. Hasil menunjukkan keterlibatan anak yang tinggi, ditunjukkan oleh 92% anak memperhatikan pemutaran film, 88% mengikuti aktivitas kreatif, dan 81% berani menyampaikan pendapat. Penguatan nilai karakter menunjukkan capaian pada aspek kerja sama sebesar 90%, kejujuran 85%, dan kepedulian 83%. Aktivitas kreatif menghasilkan capaian 93% anak mampu menghasilkan karya gambar dan 89% mampu mengekspresikan cita-cita melalui “Pohon Masa Depan”. Hasil tersebut menunjukkan bahwa integrasi fil edukatif dan aktivitas kreatif mampu menyediakan ruang belajar yang partisipatif untuk memperkuat karakter, kreativitas, dan orientasi masa depan anak. Program juga memperkuat kolaborasi komunitas dan berkontribusi terhadap SDG 4, SDG 10, dan SDG 17.
IMPLEMENTASI SMART PASSPORT DALAM MODEL SMART SCHOOL AMBASADOR DI SDN KUBANG KEMANISAN Muhammad Malik Zulkarnaen; Ade Rahayu Prihartini; Wismoyo Dwi Permana; Nuryadi; Akmad Farkhan; Nurlaila Utami; Iim
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/3nnw9q59

Abstract

kesiapsiagaan bencana pada anak. Studi pendahuluan yang dilakukan pada 13–18 Juli 2026 di SDN Kubang, Kelurahan Kemanisan, menunjukkan masih rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pemahaman kesiapsiagaan bencana, serta masih ditemukannya perilaku mengejek antar teman yang berpotensi menjadi bullying. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan perilaku siswa melalui Model SMART School Ambassador berbasis SMART Passport. Kegiatan dilaksanakan pada 20–25 Juli 2026 dengan tahapan pretest, edukasi interaktif, praktik PHBS, simulasi bencana, role play anti bullying, pendampingan penggunaan SMART Passport, dan pembentukan SMART School Ambassador. Evaluasi dilakukan pada 27–31 Juli 2026 menggunakan posttest, observasi guru, dan penilaian SMART Passport. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pengetahuan meningkat dari 64,8 menjadi 88,9. Sebanyak 27 siswa (90%) berhasil menyelesaikan seluruh misi SMART Passport, sedangkan 3 siswa (10%) menyelesaikan lebih dari 80% misi. Guru juga melaporkan peningkatan kebiasaan PHBS, kepedulian terhadap teman, dan kesiapsiagaan bencana. Program ini efektif sebagai model pemberdayaan siswa dalam mewujudkan sekolah yang sehat, aman, dan ramah anak serta berpotensi direplikasi.
EDUKASI DREAM TREE PENGUATAN MOTIVASI BELAJAR DAN PENGENALAN CITA-CITA SISWA MI NURUL HIDAYAH Ade Rizal Rahadain; Inten Risna; Zihan Az Zahra; Hudaefah; Jaya Purnama; Hana Nurazijah; Hamlifah
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/yqyr2j66

Abstract

Siswa sekolah dasar tidak hanya memerlukan pembelajaran yang berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga stimulasi yang membantu mereka mengenali potensi diri, membangun motivasi belajar, dan memiliki orientasi masa depan yang positif. Namun, pengenalan cita-cita di sekolah umumnya masih dilakukan melalui tanya jawab sederhana sehingga belum memberikan ruang bagi siswa untuk merefleksikan impian dan mengekspresikan harapan masa depannya secara kreatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk membantu siswa mengenali cita-cita, meningkatkan keberanian dalam mengekspresikan harapan masa depan, dan menumbuhkan motivasi belajar melalui media Dream Tree. Kegiatan dilaksanakan di MI Nurul Hidayah, Kampung Kadupandak, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, pada 3 Agustus 2026 dengan melibatkan 34 siswa. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif edukatif yang mencakup kegiatan pengenalan profesi, diskusi interaktif, refleksi diri, pembuatan media Dream Tree, serta presentasi cita-cita peserta didik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu mengenali dan menuliskan cita-cita yang ingin dicapai, lebih berani menyampaikan harapan masa depannya, serta memahami pentingnya belajar, disiplin, dan usaha untuk mewujudkan cita-cita. Media Dream Tree dapat menjadi alternatif edukasi karakter yang efektif dalam membantu siswa membangun motivasi belajar, rasa percaya diri, dan orientasi masa depan yang positif.
Penguatan Karakter Remaja melalui Edukasi Pencegahan Kenakalan Remaja bagi Siswa SMP Negeri 11 Kota Serang Muhammad Jefry Al Buchory; Ika Pratiwi; Muhammad Hafas Asfahani; Intan Trisiawati; Hilda Safira; Masfiroh; Muhammad RizkyHeriansyah
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/xwft7p90

Abstract

Masa remaja merupakan fase perkembangan yang membutuhkan penguatan karakter dan pendampingan untuk mencegah perilaku menyimpang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat karakter siswa melalui edukasi pencegahan kenakalan remaja serta meningkatkan kesadaran mengenai disiplin, tanggung jawab, pengendalian diri, pergaulan positif, dan kesadaran hukum. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa KKM Kelompok 12 Universitas Bina Bangsa bekerja sama dengan Polsek Curug dan SMP Negeri 11 Kota Serang, dengan peserta siswa kelas IX dan narasumber AIPDA Rasyo, S.H. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyampaian materi, studi kasus, diskusi, tanya jawab, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dan keterlibatan aktif siswa selama proses edukasi. Peserta memperoleh pemahaman mengenai bentuk kenakalan remaja, dampak sosial dan hukum, pentingnya memilih pergaulan yang positif, serta penggunaan media sosial secara bertanggung jawab. Kegiatan menunjukkan bahwa kolaborasi perguruan tinggi, sekolah, dan kepolisian dapat mendukung penguatan karakter dan kesadaran hukum remaja.
Edukasi Karakter, Lingkungan, dan Kesehatan bagi Siswa SDN Waliwis 02 Vina Berliviana; Andi Hasryningsih Asfar; Muhammad Ridho; Dinda Anindya Nufus; Euis Hikmawati; Shinta Lastriana Utami; Dina Oloivia
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/qweat446

Abstract

Pembentukan karakter dan kesadaran lingkungan merupakan aspek penting dalam pendidikan sekolah dasar yang sering kali kurang mendapat perhatian dalam kurikulum standar. Program kerja Bidang 1 (Pendidikan) Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 98 Universitas Bina Bangsa ini dilaksanakan di SDN Waliwis 02 dengan melibatkan 30 siswa sebagai peserta. Program terdiri atas lima kegiatan edukasi, yaitu edukasi anti-bullying, edukasi pengenalan flora dan fauna, edukasi ecoprint, edukasi cuci tangan dengan benar, serta edukasi pemilahan sampah organik dan anorganik. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, permainan edukatif, praktik langsung, dan demonstrasi yang disesuaikan dengan masing-masing tema. Edukasi anti-bullying berfokus pada pengenalan dan pencegahan perilaku perundungan; edukasi flora dan fauna memperkenalkan keanekaragaman hayati di lingkungan sekitar; edukasi ecoprint mengajarkan siswa membuat cetakan ramah lingkungan menggunakan bahan alami; edukasi cuci tangan mendemonstrasikan teknik enam langkah mencuci tangan yang benar; dan edukasi pemilahan sampah mengajarkan siswa membedakan serta memilah sampah organik dan anorganik. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan pemahaman siswa serta antusiasme yang tinggi pada seluruh rangkaian materi. Kesimpulan dari program ini adalah bahwa edukasi multi-tema yang menggabungkan aspek karakter, lingkungan, dan kesehatan mampu menanamkan nilai-nilai positif sejak dini kepada siswa SDN Waliwis 02.
Implementasi Penyuluhan Anti-Bullying Melalui Pendekatan Partisipatif: Ruang Berbagi Pengalaman Siswa di SDN Cipaot Ciwandan Ibnu Mubaraq; Aninda Nurfaridah; Arisandi Pramana; Putri Amaliah; Fitri Ramadhan; Yogi Irawan; Firda Vara Sagita
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/srj9h996

Abstract

Bullying atau perundungan masih menjadi permasalahan serius di lingkungan sekolah dasar yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, dan akademik siswa. Data perlindungan anak nasional menunjukkan bahwa bullying merupakan salah satu bentuk kekerasan terhadap anak yang paling sering dilaporkan di Indonesia, sehingga edukasi pencegahan sejak dini menjadi hal yang penting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran 42 siswa Kelas VI SDN Cipaot, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, mengenai pengertian, jenis, penyebab, dampak, dan cara pencegahan bullying. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 15 Universitas Bina Bangsa pada 4 Agustus 2026, menggunakan metode ceramah, presentasi interaktif, ice breaking, diskusi kelompok, serta tanya jawab, dan ditutup dengan deklarasi bersama serta penandatanganan komitmen Anti-Bullying. Hasil observasi menunjukkan seluruh 42 siswa hadir dan berpartisipasi aktif sepanjang kegiatan, mampu mengidentifikasi empat jenis bullying (fisik, verbal, sosial, dan siber), serta menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai tindakan perlindungan diri seperti melapor kepada guru atau orang tua. Seluruh 42 peserta menandatangani deklarasi komitmen Anti-Bullying pada akhir kegiatan, yang menunjukkan penerimaan penuh terhadap pesan program. Program ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan sekolah yang lebih aman dan nyaman, serta menjadi rujukan bagi program pengabdian sejenis di sekolah dasar lain
Menu Berkualitas: Pola Makan Bergizi Seimbang sebagai Kunci Kesehatan Lansia Hildan Syaeful Arif; Nuryati; Agustina Dwiyanti; Ahmad Ubaidillah; Arya Rizkia Fitarto; Lutfhi Farhan; Malik Naharusarif
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/eaf08626

Abstract

Meningkatnya usia harapan hidup mendorong perhatian yang lebih besar terhadap kesehatan dan kualitas hidup lansia, dengan asupan gizi seimbang menjadi salah satu faktor determinan yang paling dapat dikendalikan dalam mendukung proses penuaan yang sehat. Sebagian besar lansia di wilayah pedesaan, termasuk Desa Citerep, masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai kebutuhan gizi seimbang, sehingga meningkatkan risiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes melitus, dan osteoporosis. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia mengenai pola makan bergizi seimbang melalui program penyuluhan partisipatif bertajuk “Pola Makan Sehat pada Lansia”. Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 21 Universitas Bina Bangsa bekerja sama dengan kepala desa, dosen pembimbing lapangan, dan tokoh masyarakat setempat. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, sesi tanya jawab, serta praktik langsung melalui pembagian buah-buahan bergizi sebagai contoh nyata sumber pangan seimbang. Kegiatan ini diikuti oleh 34 orang lansia yang berpartisipasi aktif selama sesi berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme dan pemahaman peserta mengenai prinsip gizi seimbang, termasuk kecukupan asupan protein, sayur, buah, dan karbohidrat, serta pentingnya membatasi konsumsi garam, gula, dan lemak. Pendekatan kolaboratif yang melibatkan mahasiswa, dosen pembimbing, dan pemerintah desa memperkuat keterlibatan masyarakat serta dukungan terhadap upaya promosi kesehatan yang berkelanjutan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa edukasi gizi partisipatif yang disertai demonstrasi praktik terbukti efektif meningkatkan pemahaman lansia dan dapat menjadi model bagi intervensi kesehatan berbasis m
EDUKASI PEMBUATAN MINUMAN HERBAL BERBAHAN DASAR JAHE DAN SERAI DI DESA KASERANGAN Inez Nabilah Winistia; Adhifatu Daniya; Fuji Yanti; Galang Yoga Pratama Putra; Aulia Shafa Damayanti; Galih Elang Permana; Vidya Ayuningtyas
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/hvkh3123

Abstract

Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang melimpah, termasuk tanaman obat seperti jahe dan serai yang kaya akan senyawa aktif antioksidan, antimikroba, dan peningkat imunitas. Pemanfaatan tanaman pekarangan ini menjadi solusi efisien dalam swamedikasi penyakit ringan masyarakat. Kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 22 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) tahun 2026 di Desa Kaserangan berfokus pada bidang lingkungan hidup, ketahanan pangan, dan kesehatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesehatan masyarakat melalui edukasi serta pelatihan pengolahan jahe dan serai menjadi minuman herbal peningkat daya tahan tubuh. Metode pelaksanaan dilakukan secara interaktif di Balai Desa Kaserangan yang melibatkan 25 orang peserta, didukung penuh oleh Kepala Desa dan Ketua PKK Desa Kaserangan. Evaluasi ketercapaian program dilakukan menggunakan instrumen kuesioner pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa materi yang disampaikan secara aplikatif mampu meningkatkan pemahaman dan antusiasme peserta secara signifikan. Praktik pembuatan herbal secara langsung terbukti efektif mendorong motivasi masyarakat untuk menerapkan pengolahan tanaman obat keluarga secara mandiri di rumah.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BERSIH DAN SEHAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PENYAKIT DI DESA PELAWAD Anisa Andini Rohmadi; Rina Andriani; Dinda Amara Putri; Annisa Azzahra; Kayla Putri Janika; Naili Itkyani Ramadani; Astrit Nasiatul
Prosiding Senapas Vol. 1 No. 1 (2026): Prosiding Senapas
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68321/wrf9m855

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Pelawad, khususnya ibu rumah tangga dan anak-anak, mengenai pentingnya kebersihan diri, kebersihan rumah, dan pemilahan sampah rumah tangga sebagai upaya pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Permasalahan yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah rendahnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga serta kebiasaan hidup bersih dan sehat yang belum diterapkan secara konsisten. Program ini dilaksanakan menggunakan metode aksi partisipatif yang melibatkan 30 peserta, terdiri dari 23 ibu-ibu, 7 bapak-bapak, dan 20 mahasiswa KKM kelompok 23 Pelawad. Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialiasi yaitu persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan. Narasumber merupakan dosen Universitas Bina Bangsa yang berlatar pada ranah kesehatan. Materi edukasi disampaikan melalui pendekatan komunikatif yang mencakup tiga pilar utama: kebersihan diri (hygiene), sanitasi tempat tinggal, dan teknik pemilahan sampah dapur dengan sistem tiga warna (organik, anorganik/plastik, dan B3). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan partisipasi aktif warga dalam memilah sampah langsung dari sumbernya serta menjaga kebersihan lingkungan rumah tangga. Kesimpulannya, program pemberdayaan masyarakat ini berhasil menumbuhkan norma sosial positif dan kebiasaan hidup sehat secara mandiri, yang berdampak pada penurunan risiko penularan penyakit berbasis lingkungan di Desa Pelawad.

Page 4 of 13 | Total Record : 128