cover
Contact Name
Surayanah
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
surayanah.fip@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5, Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Wahana Sekolah Dasar
ISSN : 08548293     EISSN : 26225883     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Wahana Sekolah Dasar publishes articles on research, studies and application of theories, practical writing, and conceptual ideas related to Primary Education
Articles 112 Documents
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MAHASISWA MBKM PADA MATA KULIAH PERENCANAAN PEMBELAJARAN Murniningsih; Ratna Kartika Irawati; Rully Widyanti Eka Putri; R. Andhika Oetomo
Wahana Sekolah Dasar Vol. 30 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v30i2.3168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) pada perkuliahan perencanaanpembelajaran di PGSD UST. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan analisis deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa MBKM dari UNM yangmengikuti perkuliahan perencanaan pembelajaran dengan teknik sampling menggunakannon-probability sampling, jenis sampling purposive dengan jumlah sampel sebanyak 5 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan analisis pada dokumen tugas mahasiswa berupa portofolio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif mahasiswa MBKM tergolong cukup kreatif dengan rata-rata 57,5%. Ada 2 atau 40% mahasiswa yang tergolong kreatif dan 3 atau 60% mahasiswa yang tergolong cukup kreatif.
HUBUNGAN MOTIVASI DAN KEMANDIRIAN BELAJAR MAHASISWA CALON GURU SEKOLAH DASAR Aisa Nikmah Rahmatih; Asri Fauzi; Ida Ermiana
Wahana Sekolah Dasar Vol. 28 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v28i2.3170

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana hubungan antara motivasi belajar dengan kemandirian belajar mahasiswa calon guru sekolah dasar. Sampel yang dijadikan re sponden pada penelitian ini sebanyak 52 mahasiswa PGSD Universitas Mataram. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket motivasi dan angket kemandirian belajar yang terdiri dari 30 item pernyataan. Bentuk angket yang digunakan dalam penelitian ini adalahangket skala likert dengan 4 pilihan alternatif jawaban. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji korelasi Pearson Product Moment. Sebelum dilakukan uji korelasi maka terlebih dahulu memenuhi syarat uji asumsi klasik yaitu uji normalitas dan uji linearitas. Hasil uji normalitas didapatkan sig. (0,927) lebih dari 0,05 maka data berdistribusi normal, kemudian hasil uji linearitas didapatkan sig. (0,603) lebih dari 0,05 maka ada hubungan yang linear antara kedua variabel. Hasil analisis uji korelasi Pearson Product Momen t menunjukkan nilai sig.(2 tailed) 0,000 kurang dari 0,05 dan R hitung (0,849) lebih dari R tabel (0,279) yang artinya ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan kemandirian belajar mahasiswa, dan derajat hubungan yang dihasilkan yaitu hubungan motivasi dengan kemandirian belajar maha siswa berkorelasi sempurna.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ANDROID PADA MATERI PERISTIWA PROKLAMASI KEMERDEKAAN KELAS V SDN SRENGAT 02 KABUPATEN BLITAR Afrizal Zuhri Zahrowi; Sri Murdiyah; Arda Purnama Putra
Wahana Sekolah Dasar Vol. 30 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v30i2.3171

Abstract

Berdasarkan kegiatan wawancara dan observasi di SDN Srengat 02 Blitar ditemukan masalah yang dirasakan oleh peserta didik kelas V yaitu kesulitan dalam memahami materi IPS yang cenderung membosankan dan kurangnya minat dalam pembelajaran karena pengemasan pembelajaran untuk IPS sering menggunakan media cetak. Tujuan penelitian dan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis android pada materi Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan di kelas V SDN Srengat 02 Kabupaten Blitar adalah valid oleh ahli materi, ahli media dan guru serta praktis dan menarik bagi peserta didik. Model penelitian dan pengembangan menggunakan R&D oleh Borg dan Gall. Langkah-langkah penelitian dan pengembangan ini meliputi: (1) potensi dan masalah; (2) pengumpulan data; (3) desain produk; (4) validasi produk; (5) revisi produk; (6) uji coba produk; (7) revisi produk; (8) uji coba pemakaian; (9) revisi produk; dan (10) produksi massal. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara dan angket. Teknik analisis data menggunakan persentase, kemudian hasilnya dikategorisasikan. Analisis angket ahli materi, ahli media, dan pengguna menggunakan skala Likert. Sedangkan angket respon peserta didik dianalisis menggunakan skala Guttman. Hasil kevalidan dan kepraktisan, produk divalidasi oleh ahli materi sebesar 96,87% dengan kategori valid, ahli media menilai produk sebesar 96,87% dan guru memberi nilai 100% dengan kategori sangat valid dan dapat digunakan tanpa revisi. Hasil angket respon peserta didik pada uji coba produk dan uji coba pemakaian dengan rata-rata sebesar 97% dengan kategori sangat praktis dan menarik dan dapat digunakan. Kesimpulan dari penelitian dan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis android pada materi peristiwa proklamasi kemerdekaan kelas V valid menurut ahli materi, ahli media dan guru, serta praktis dan menarik bagi peserta didik. Saran bagi pengguna dalam penggunaan media pembelajaran berbasis android adalah media pembelajaran ini dapat digunakan agar menarik perhatian peserta didik serta dapat menciptakan suasana belajar perlu diperhatikan ketersediaan fasilitias smartphone yang dimiliki agar terlaksana secara maksimal.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ANDROID PADA MATERI HUBUNGAN ANTAR MAKHLUK HIDUP DALAM EKOSISTEM UNTUK MEMBENTUK KARAKTER MANDIRI SISWA KELAS V SDN KENDALREJO 02 BLITAR Muhammad Abyan Naufal Latief; Lilik Bintartik; Sutansi
Wahana Sekolah Dasar Vol. 30 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v30i2.3172

Abstract

Hasil observasi di SDN Kendalrejo 02 Blitar kelas V pembelajaran dilakukan secara daring, peserta didik kurang antusias dalam kegiatan pembelajaran. Karena belum adanya media yang memadai. Sehingga memerlukan media pembelajaran berbasis android pada materi hubungan antar makhluk hidup dalam ekosistem yang valid, praktis, dan menarik. Model penelitian yang digunakan adalah ADDIE dengan lima langkah yaitu analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket, dan dokumentasi. Angket ahli materi, ahli media, dan pengguna menggunakan skala Likert. Sedangkan angket respon peserta didik menggunakan skala Guttman. Teknik analisis data menggunakan persentase, kemudian hasilnya dikategorisasikan. Hasil validasi oleh ahli materi mencapai 91,66%, ahli media 96,4%, dan pengguna sebesar 100%. Ketiganya dalam kategori sangat valid dan produk dapat digunakan tanpa revisi. Adapun kepraktisan dari guru mendapatkan nilai 100% dan respon kemenarikan dari peserta didik pada uji coba satu dan dua sebesar 100%, sehingga media pembelajaran mendapat kategori sangat praktis dan sangat menarik. Dapat disimpulkan media pembelajaran berbasis android pada materi hubungan antar makhluk hidup dalam ekosistem dengan penguatan karakter mandiri sangat valid menurut ahli materi, ahli media, dan sangat praktis menurut guru sebagai pengguna, serta sangat menarik menurut peserta didik. Dengan demikian, produk ini dapat digunakan dalam pembelajaran.
PENGARUH PJBL BERBASIS KEARIFAN LOKAL TAHU TAKWA TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Nur Hanifatun Nadhif; M. Anas Thohir
Wahana Sekolah Dasar Vol. 33 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v33i1.3302

Abstract

Pembelajaran sains yang ideal seharusnya mencakup hakikat sains sebagai proses, sikap, dan produk. Namun, kenyataannya, pembelajaran sains di tingkat SD seringkali mengabaikan pengembangan keterampilan proses sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efek utama model PjBL berbasis kearofan lokal tahu takwa dan gaya belajar serta efek interaksi keduanya terhadap keterampilan proses sains siswa. Metode kuasi-eksperimen dengan desain nonequivalent posttest-only control group digunakan dalam penelitian. Sampel yang digunakan adalah 42 siswa kelas IV SD. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan inferensial dengan uji Two-Way ANOVA. Hasilnya mengungkapkan temuan antara lain: (1) adanya dampak signifikan model PjBL berbasis kearifan lokal tahu takwa terhadap KPS siswa dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05. (2) Adanya dampak signifikan gaya belajar pada KPS siswa dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05. (3) Adanya interaksi yang signifikan antara model PjBL berbasis kearifan lokal dan gaya belajar dalam mempengaruhi KPS siswa dengan nilai Sig. 0,000 < 0,05.
PENGARUH MODEL GAME BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA KERANJANG BELANJA TERHADAP KEMAMPUAN NUMERASI SISWA Anis Nur Lailia; Yuniawatika; Lilik Bintartik
Wahana Sekolah Dasar Vol. 33 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v33i2.3303

Abstract

Penggunaan model pembelajaran yang relevan dapat mendukung perkembangan kemampuan numerasi siswa secara efektif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Game Based Learning Berbantuan Media Keranjang Belanja terhadap kemampuan numerasi siswa kelas III pada materi nilai mata uang. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif jenis quasi eksperimen, dan desain penelitian non equivalent control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan subjek penelitian siswa kelas III. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dan tes. Temuan dari analisis hipotesis berdasarkan data hasil post-test dengan menggunakan uji Independent Sample T-test menunjukkan nilai sig. 0,001 ≤ 0,05 menunjukkan bahwa model Game-Based Learning berbantuan media keranjang belanja berpengaruh signifikan terhadap kemampuan numerasi siswa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah model Game Based Learning berbantuan media keranjang belanja berdampak positif terhadap kemampuan numerasi siswa kelas III materi nilai mata uang.
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbantuan Media PhET Simulations Pada Materi Perubahan Bentuk Energi Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Siswa SD Elliana Nur Fatulloh; Surayanah
Wahana Sekolah Dasar Vol. 33 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v33i1.3305

Abstract

Tujuan penelitian untuk menjelaskan penerapan model inkuiri terbimbing berbantuan PhET Simulations terhadap keterampilan berpikir kritis dan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing berbantuan media PhET Simulations pada materi perubahan bentuk energi terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SD. Metode penelitian yaitu metode kuantitatif dengan desain quasi eksperiment type nonequivalent control group design. Lembar wawancara, lembar observasi, dan tes adalah instrumen penelitian yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini. Analisis data tes dengan analisis statistik deskriptif berbantuan aplikasi excel dan analisis statistik inferensial meliputi uji prasyarat serta uji hipotesis dengan SPSS 25. Hasil observasi menandakan bahwa secara umum penerapan model inkuiri terbimbing berbantuan PhET Simulations berjalan dengan baik. Secara keseluruhan siswa mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan cukup baik. Penelitian menghasilkan rata-rata pretest kelas eksperimen dan kontrol hampir setara, maka diketahui kedua kelompok mempunyai keterampilan berpikir kritis awal yang seimbang. Kemudian, di kelas eksperimen mengalami peningkatan nilai dari pretest ke nilai posttest yang lebih tinggi dengan selisih 39,80, dibandingkan kelas kontrol dengan selisih 23,90. Didukung hasil uji hipotesis memperoleh Sig. (2-tailed) < 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan penggunaan model inkuiri terbimbing berbantuan PhET Simulations mempunyai pengaruh terhadap keterampilan berpikir kritis siswa kelas IV SD.
PENGEMBANGAN MEDIA E-COMIC BERBASIS AUGMENTED REALITY MATERI SIKLUS HIDUP HEWAN UNTUK SISWA KELAS III SEKOLAH DASAR Malfa Betries Tien Leoniza; Lilik Bintartik; Surayanah Surayanah
Wahana Sekolah Dasar Vol. 32 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v32i2.3308

Abstract

Kajian ini dilakukan dengan tujuan mengembangkan media e-comic berbasis Augmented Reality pada materi siklus hidup hewan untuk siswa kelas III SD. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan rancangan penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE. Pada penelitian ini, data dikumpulkan menggunakan instrumen lembar observasi, lembar wawancara, lembar validasi, instrumen lembar angket kepraktisan dan kemenarikan, serta lembar soal pretest dan posttest. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji validitas, uji kepraktisan dan kemenarikan, serta uji efektivitas. Subjek penelitian melibatkan ahli materi pembelajaran, ahli media, guru, serta 24 siswa kelas III dari dua sekolah yang berbeda di Kabupaten Trenggalek. Media e-comic berbasis Augmented Reality memperoleh skor sebesar 100%, ahli media sebesar 96, 52% dan guru sebesar 81, 07%, sehingga secara keseluruhan memperoleh skor validasi sebesar 90, 11%. Hasil uji kepraktisan dan kemenarikan memperoleh skor kepraktisan sebesar 91, 51 % dan kemenarikan sebesar 95, 83%. Hasil perhitungan efektivitas memperoleh rata-rata sebesar 0, 61 dengan tafsiran efektivitas sebesar 61% yang menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar yang tergolong kategori sedang. Hasil kajian ini diperoleh kesimpulan bahwa e-comic berbasis Augmented Reality tidak hanya memenuhi standar kelayakan, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik.
Analyzing Curriculum Change Policies in Indonesia: “A Review on Mathematics Subject" Fauzi Yuberta; Pipit Firmanti
Wahana Sekolah Dasar Vol. 33 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v33i2.3315

Abstract

The research employs a qualitative approach through literature review from official reports andacademic journals. The finding reveal several key insights: (i) the average duration between curriculumchanges is 7 to 8 years, with the shortest period lasting only two years and the longest extending up totwelve years; (ii) Indonesia recorded its highest PISA mathematics score of 391 in 2006, during theimplementation of the 1994 and KBK curricula; (iii) since 2006, students have increasingly sought learningresources beyond their teachers, a shift that coincided with the introduction of the KBK curriculum. Furtherinnovations in learning resources began with the implementation of the K-13 curriculum. (iv) differentcurricula emphasize distinct learning approaches-KTSP focuses on procedural mastery, K-13 curriculumemphasizes conceptual understanding, while the Merdeka Curriculum promote flexibility in learning. Thesefindings underscore the importance of aligning curriculum reforms with the evolving needs of teachers andstudents. To be effective, reforms must be supported by adequate resources and comprehensive training.This study contributes to a deeper understanding of how curriculum policies influence mathematicseducation, offering insights for policymakers to design stable, inclusive, and impactful curricula thatimprove learning quality and equip with essential 21 st -century skills.
Pembelajaran Berbasis Masalah Dengan Etnosains "Batik Ecoprint" Terhadap Keterampilan Proses Sains Dan Kemampuan Pemecahan Masalah Devi Aprilia; Lilik Bintartik; Sigit Wibowo
Wahana Sekolah Dasar Vol. 33 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v33i1.3316

Abstract

Students science process skills and their ability to solve problems can be affected if students are not involved in problem-solving practices. This study aims to analyze the implementation of the ethnoscience-based problem-based learning (PBL) model "batik ecoprint" impact on the science process skills and problem-solving abilities of 50 students in one elementary school. Observing, classifying, formulating hypotheses, applying concepts, and communicating are some of the process skill indicators studied. On the other hand, problem-solving skill indicators include problem understanding, solution planning, solution implementation, and evaluation of results. This study applies a quantitative method with a quasi-experimental research design using an unequal control group. This study results that the ethnoscience-based PBL model has a good impact on science process skills, as indicated by the results of the T-test with a significance value of 0.000 <0.05. In addition, this model has a positive impact on problem-solving skills as indicated by the results of the T-test with a significance value of 0.000 <0.05. The MANOVA test confirmed these findings. In this study, the experimental group implemented an ethnoscience-based PBL model, while the control group used a conventional learning model. The results of this study indicate that the PBL model has a positive impact and is recommended for application to other materials to support science process skills and problem-solving abilities.

Page 9 of 12 | Total Record : 112