cover
Contact Name
Surayanah
Contact Email
publisher@um.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
surayanah.fip@um.ac.id
Editorial Address
Jl. Semarang No. 5, Malang, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Wahana Sekolah Dasar
ISSN : 08548293     EISSN : 26225883     DOI : 10.17977
Core Subject : Education,
Wahana Sekolah Dasar publishes articles on research, studies and application of theories, practical writing, and conceptual ideas related to Primary Education
Articles 112 Documents
The Effectiveness Of Youtube Media Sequence in The Experimental Learning Method on Learning Outcomes ff The Material on Changes In The Form of Objects In Elementary Schools Nadiya Andhini; Yohannes Kuniawan Barus; M. Anas Thohir
Wahana Sekolah Dasar Vol. 32 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v32i2.3318

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas urutan penyajian media video YouTube dalam metode pembelajaran eksperimen terhadap hasil belajarp eserta didik Sekolah Dasar pada materi perubahan wujud benda. Metode quasi-experimental digunakan dalam penelitian ini. Dua kelompok eksperimen dirancang untuk melakukan eksperimen sebelum menonton video YouTube; kelompok kedua melakukan eksperimen setelah menonton video YouTube. Tes hasil belajar kognitif yang dilakukan sebelum dan setelah perlakuan adalah instrumen yang digunakan. Uji Paired Sample T-Test dan uji N-Gain Score dianalisis menggunakan SPSS 26. Penelitian ini menunjukkan bahwa kedua metode penyajian secara signifikan meningkatkan hasil belajar peserta didik, dengan nilai signifikansi (p < 0,05). Namun, penyajian metode eksperimen terlebih dahulu kemudian diikuti dengan video YouTube memberikan peningkatan hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan penyajian video YouTube terlebih dahulu. Hal ini mengindikasikan bahwa kombinasi eksperimen langsung sebelum visualisasi melalui video lebih efektif dalam membantu peserta didik memahami konsep perubahan wujud benda. Penelitian ini diharapkan membantu pendidik merancang pembelajaran yang kreatif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital peserta didik.
Pembelajaran Berdiferensiasi: Strategi Pendidikan Ramah Anak Dalam Mewujudkan Merdeka Belajar Hendri Irawan; Dedeh Kartini; Anif Istianah; Hasni Hasni; Siti Maizul Habibah
Wahana Sekolah Dasar Vol. 33 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v33i1.3321

Abstract

Differentiated learning is a strategic approach in the educational context that places students at the center, with the main goal of creating a learning experience that aligns with each individual's unique needs. Embracing the concept of Merdeka Belajar (Freedom to Learn), differentiated learning becomes a key to realizing child-friendly education, where every student can develop their full potential optimally. The objective of this study is to analyze differentiated learning, focusing on the development of education that respects student diversity, understands their preferences, and meets individual needs. The method used in this writing is qualitative descriptive, utilizing secondary data from sources such as journals, articles, and relevant photographs. The result of this study shows that by designing learning experiences that adapt the content, process, product, and classroom environment, teachers can create an educational atmosphere that supports student independence and achieves the goals of Merdeka Belajar. Differentiated learning is thus presented as a concrete strategy for achieving child-friendly education within the Merdeka Belajar framework.
PENGEMBANGAN POP-UP BOOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN EFEKTIF UNTUK MENGENAL WARISAN BUDAYA BAGI PESERTA DIDIK Yuniawatika Yuniawatika; Nadhirotul Fiqriyah; Agis Susilowati; Angela Putri; Anisa Ichsandari
Wahana Sekolah Dasar Vol. 33 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v33i1.3323

Abstract

Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial merupakan salah satu jenis ilmu yang masih berguna dalam bidang pendidikan, yang memuat pemahaman sekaligus daya ingat . Terlebih untuk jenjang pendidikan dasar keduanya merupakan hasil dari pengenalan- pengenala konsep dalam pembelajara IPAS. Hal tersebut memerlukan penyampaian yang baik agar siswa dapat mengilustrasikan dengan akurat dan lebih cermat sehingga pembelajaran akan lebih efektif. Jenis penelitian ini disebut penelitian pengembangan. Dalam konteks ini, buku pop-up yang akan disajikan akan menggambarkan model pengembangan ADDIE melalui langkah-langkah berikut: 1) analisis; 2) desain; 3) pengembangan atau produksi; 4) implementasi; dan 5) evaluasi. Tujuan dari pengembangan produk ini adalah untuk menyediakan solusi atas salah satu masalah dalam pendidikan, khususnya dalam penyampaian materi mengenai warisan budaya. Uji coba penelitian dan pengembangan media Pop-Up Book ini dilakukan di SDN 2 Tanggung Kota BlitarHasil penelitian menunjukkan tingkat validitas produk yang tinggi, yaitu 95% dari ahli materi dengan keterangan valid tanpa perlu revisi, 80% dari ahli media juga valid tanpa revisi, dan 87,5% dari responden dengan keterangan valid tanpa revisi. Berdasarkan data yang diperoleh, penggunaan media Buku Pop-Up dalam materi IPAS memberikan kontribusi positif dibandingkan dengan pembelajaran yang tidak menggunakan media. Oleh karena itu, media Buku Pop-Up ini efektif untuk digunakan dalam pembelajaran warisan budaya bagi peserta didik dan layak diterapkan di pendidikan serta di masyarakat.
Profil Pemahaman Guru PAI SD Terhadap Penggunaan AI Ibrahim Sani Ali Manggala; Bella Pramudya Lestari; Ryan Handika
Wahana Sekolah Dasar Vol. 33 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v33i2.3349

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah menghadirkan transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, termasuk pada proses pembelajaran berbasis nilai di sekolah dasar. Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dituntut untuk tidak hanya memahami fungsi teknologi, tetapi juga mengintegrasikan etika keislaman dalam penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan profil pemahaman dan sikap guru PAI sekolah dasar terhadap penggunaan AI dalam konteks pendidikan dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, dengan melibatkan 56 guru PAI pada salah satu kecamatan di Kota Malang sebagai responden. Instrumen penelitian berupa tes yang memuat tiga dimensi utama: literasi teknologi AI, etika keislaman, dan kesiapan implementatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki tingkat literasi AI yang tinggi, khususnya dalam mengenali aplikasi pembelajaran seperti ChatGPT dan Canva AI (rata-rata persentase jawaban benar 98,21%). Namun, pemahaman terkait prinsip etika Islam seperti amanah masih tergolong sedang (rata-rata 76,78%). Sementara itu, kesiapan reflektif dan tindak lanjut pasca penggunaan AI menunjukkan kecenderungan moderat. Temuan ini menunjukkan bahwa penguasaan teknis guru PAI telah baik, tetapi integrasi nilai spiritual dan kemampuan reflektif masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan literasi digital yang tidak hanya menekankan aspek teknologi, tetapi juga memperkuat dimensi etika dan nilai-nilai Islam dalam pendidikan berbasis AI.
Implementasi Pendekatan Deep Learning Melalui Model Digital Citizenship Character Habituation Tutik Wijayanti; Masrukhi Masrukhi; Hendri Irawan
Wahana Sekolah Dasar Vol. 33 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v33i2.3350

Abstract

This study aims to examine the implementation of the Digital Citizenship Character Habituation (DCCH) model based on a deep learning approach in shaping students' digital citizenship character. The deep learning approach was chosen because it encourages students to think critically, reflectively, and collaboratively in facing the complex challenges of the digital world. The research method used is qualitative, with data collection techniques including in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The main informants in this study include teachers, students, and educational staff. The findings show that the model is implemented through contextual learning strategies such as digital poster creation projects, anti-hoax campaigns, and reflections on digital experiences. Teachers act as facilitators who guide students in mastering digital competencies, media ethics, and social responsibility in digital spaces. Supporting factors for the model’s success include support from school principals, teacher training, and adequate digital infrastructure. However, several obstacles remain, such as unequal access to technology at home and disparities in teachers’ digital capacity. Overall, this approach has proven effective in strengthening students’ digital awareness, attitudes, and skills, as well as in shaping character traits aligned with the demands of the digital era
PENGARUH TEKNIK CROS-LINE BERBASIS REALISTIC MATHEMATICS EDUCATION TERHADAP KEMAMPUAN BERHITUNG PERKALIAN SISWA KELAS 3 DI MIN 2 MALANG Adinda Syofiatur Rohmah; Siti Mas'ula; Ni Luh Sakinah Nuraini
Wahana Sekolah Dasar Vol. 32 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v32i2.3355

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan yang signifikanserta bagaimana teknik cross-line mempengaruhi kemampuan siswa untuk berhitung perkaliandi kelas III MIN 2 Malang. Pendekatan kuantitatif jenis quasi eksperimen digunakan dalampenelitian ini. Penelitian ini melibatkan siswa kelas III di MIN 2 Malang dengan total 64 siswasebagai populasi penelitian. Pada penelitian ini, sampel terdiri dari 21 siswa dari kelas III Bselaku kelas eksperimen dan 20 siswa dari kelas III C selaku kelas kontrol. Observasi,wawancara, dan tes digunakan untuk mengumpulkan data. Uji t dan analisis regresi liniersederhana merupakan teknik analisis data yang digunakan. Kemampuan siswa untuk berhitungperkalian antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol memiliki perbedaan yang signifikandengan nilai 0,002. Variabel kemampuan berhitung perkalian dipengaruhi secara signifikan olehvariabel teknik cross-line, seperti yang ditunjukkan oleh hasil uji hipotesis menggunakan JASPdan diperoleh hasil 0,006. Berdasarkan uji koefisien determinasi diperoleh nilai 0,335 yangberarti memberikan pengaruh sebesar 33,5%.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GAME SICERIA PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA DENGAN PENGUATAN KARAKTER MANDIRI DI KELAS V SDN WONOREJO IV Faridah Sal Sabillah; Sri Estu Winahyu; Esti Untari
Wahana Sekolah Dasar Vol. 32 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v32i2.3356

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu mengembangkan produk media pembelajaran gameSiceria pada materi sistem pencernaan manusia dengan penguatan karakter mandiri yangvalid menurut ahli materi, ahli media, dan guru sebagai pengguna; praktis menurut gurusebagai pengguna; menarik bagi peserta didik; serta mampu menguatkan karaktermandiri pada peserta didik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu researchand development (R&D). Model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ModelADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluation). Hasil penelitianmenyatakan bahwa media pembelajaran game Siceria valid menurut ahli materi, ahlimedia, dan guru sebagai pengguna. Media pembelajaran mendapatkan skor validitas100% dari ahli materi, 96,87% dari ahli media, dan 100% dari pengguna. Mediapembelajaran juga dinyatakan praktis menurut pengguna dengan skor 100% daripengguna. Media pembelajaran dinyatakan menarik menurut peserta didik dengan skor99,72%. Media pembelajaran juga dinyatakan dapat menguatkan karakter mandiridengan skor 100%. Berdasarkan skor yang telah didapat, dapat disimpulkan bahwamedia pembelajaran game Siceria dinyatakan valid menurut ahli materi, ahli media, danguru sebagai pengguna; praktis menurut pengguna; menarik menurut peserta didik; danmenguatkan karakter mandiri pada peserta didik.
PENGUKURAN KETERAMPILAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI MAHASISWA MENGGUNAKAN LEVEL HOTS MARZANO Wulan Trisnawaty; Evi Rizqi Salamah; Esti Nur Qorimah; Zuni Eka Tiyas Rifayanti
Wahana Sekolah Dasar Vol. 32 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v32i2.3357

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian survey yang bertujuan untuk mengukurkemampuan berpikir tingkat tinggi mahasiswa di STKIP PGRI Pacitan. Sejumlah 34mahasiswa program studi PGSD di STKIP PGRI Pacitan dilibatkan sebagai respondenpenelitian. Dari hasil survey diperoleh data bahwa dari 13 level HOTS Marzano, tidakada satupun level yang berada pada kategori tinggi. Selain itu hanya ada 3 levelMarzano yang berada pada kategori menengah yakni level membandingkan, klasifikas,dan alasan deduktif. Sedangan 10 level lainnya yakni alasan induktif,menganalisis kesalahan, membangun dukungan, perspektif analisis, abstraksi,membuat keputusan, investigasi, menyelesaikan masalah, inkquiri eksperiman,dan invensi berada pada kategori rendah. Dengan demikian, penelitian ini dapatmengukur level kognitif mahasiswa sehingga dapat diberikan treatment yang sesuaiuntuk meningkatkan keterampilan berpikir tingkat tingginya.
THE ROLE OF MULTICULTURAL EDUCATION IN SHAPING TOLERANCE ATTITUDES AMONG ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Dedeh Kartini; Yuna Tresna Wahyuna; Wahyudin Fitriyana; Elia Nurindah Sari
Wahana Sekolah Dasar Vol. 33 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/wsd.v33i2.3382

Abstract

The role of multicultural education in shaping tolerance attitudes among elementary school students is crucial amid Indonesia's rich cultural diversity. Multicultural education is understood not only as a form of appreciation for diversity but also as an active effort to foster mutual respect, empathy, and a spirit of unity within the school environment, particularly among students. Through a literature review approach, this study examines theories and empirical findings related to the integration of multicultural values in elementary school learning. The results show that elementary schools hold a strategic position in instilling tolerance values through the integration of an inclusive curriculum, active learning strategies, the habituation of a just school culture, and teacher role modeling. However, several challenges exist in its implementation, such as the dominance of majority culture, the lack of teacher training, and the limited evaluation of students' character. The findings recommend strengthening multicultural education policies, developing teacher capacity, and involving the school community as long-term solutions for building a tolerant generation that upholds national unity. With a consistent and comprehensive approach, multicultural education can serve as a cornerstone in preserving social integration and strengthening Indonesia’s pluralism
MINAT BELAJAR SISWA KELAS V DALAM MENGEMUKAKAN PENDAPAT PADA MATERI MAKNA NORMA DALAM KEHIDUPANKU Dina Nur Abidah; Alifa Yuna Wuni Sinayangsih; Gupta Diva Greybian; Surayanah; Marsanda Avilia Putri
Wahana Sekolah Dasar Vol. 34 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang in Collaboration with Himpunan Dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Indonesia (HDPGSDI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um035v34i12026p91-102

Abstract

This study aims to describe the learning interest of fifth-grade students in expressing opinions on the material "The Meaning of Norms in My Life". The research is motivated by the many students who are reluctant to speak to express their opinions in class. The study was conducted at SDN 1 Kauman by observing 27 fifth-grade students and interviewing fifth-grade teachers for additional data. The method used in this study is descriptive qualitative with data collection in the form of observation, interviews, and documentation. The instruments used include observation sheets and interview guidelines and were analyzed using qualitative data analysis techniques. The results of the study indicate that students' interest and courage in expressing opinions are influenced by internal and external factors. The conclusion of the study states the need to increase teacher participation in increasing student interest in the classroom so that learning runs as desired.

Page 10 of 12 | Total Record : 112