cover
Contact Name
I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom
Contact Email
resika@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 23033142     EISSN : 25488570     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Sains dan Teknologi(JST) is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on Mathematic, Biology, Physic, Chemistry, Informatic, Electronic and Machine as well as related topics. All papers are peer-reviewed by at least two referees. JST is managed to be issued twice in every volume.
Arjuna Subject : -
Articles 648 Documents
SIDARLIN: Evaluasi Implementasi E-Government dalam Pelayanan Publik pada Disdukcapil Kabupaten Sumba Timur Dapadeda, Ardiyanto; Emanuel, Andi Wahju Rahardjo
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.73937

Abstract

Penelitian ini merinci permasalahan utama yang melibatkan kurangnya kepuasan dan pemanfaatan aplikasi SIDARLIN di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sumba Timur. Masalah utama yang diidentifikasi mencakup kesalahan penggunaan aplikasi, keterbatasan perangkat, dan kekurangan sumber daya manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sejauh mana efektivitas SIDARLIN digunakan oleh masyarakat dan Disdukcapil Kabupaten Sumba Timur dalam implementasi E-Government. Selain itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan yang menghambat pemanfaatan aplikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur yang relevan dengan topik penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif untuk memberikan gambaran yang komprehensif tentang situasi yang dihadapi oleh SIDARLIN di tingkat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SIDARLIN di Disdukcapil Kabupaten Sumba Timur tidak memuaskan. Aplikasi ini tidak memberikan layanan publik sesuai harapan dan menghadapi sejumlah masalah, termasuk kesalahan penggunaan, keterbatasan perangkat, dan kekurangan sumber daya manusia. Berdasarkan data Disdukcapil, hanya sekitar 0.5% dari total penduduk yang menggunakan aplikasi SIDARLIN setiap tahun, mencerminkan adopsi yang rendah dan menunjukkan kekurangan yang signifikan dalam implementasi SIDARLIN. Implikasi dari penelitian ini menggarisbawahi urgensi perbaikan aplikasi SIDARLIN dan perlunya peningkatan pemahaman serta partisipasi masyarakat dalam mengadopsi layanan E-Government. Rekomendasi perbaikan teknis pada SIDARLIN, peningkatan pelatihan untuk pengguna dan staf Disdukcapil, serta kampanye penyuluhan kepada masyarakat dapat menjadi langkah-langkah konkret untuk meningkatkan efektivitas dan adopsi aplikasi E-Government di tingkat lokal.
Bahasa Inggris Herdiman, Lobes; Susy Susmartini; Sukma Yustika Andriani
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i1.57094

Abstract

The investigation stimulates toddlers to learn to walk using a baby walker (BW), allowing the toddler's soles to land on the floor surface. This research compares the effectiveness of using BWstandard and Redesign in stimulating toddlers to learn to walk with Kinect Sensor and Force Sensing Resistor (FSR) devices using video-based biomechanics. This research involved 9 toddlers; the minimum age of toddlers was 9 months, body length 70-80cm, and foot length 10-12cm. The biomechanics of toddlers on leg compression are performed via video in real-time using Kinect Sensor with movement analysis developed through Microsoft Visual Studio Software and Vitruvius Software. Measuring foot pressure using FSR is connected to the Arduino IDE system and placed in the prewalker sock via 5 reading points. Statistical tests use paired sample t-tests. Toddler foot compression force using BWstandard (Redesign), heel-strike phase 218.98 N (447.66 N), midstance phase 273.08 N (462.61 N), toe-off phase 181.94 N (371.99 N), and foot pressure 248 N (339 N). The results of the Pair sample t-test showed that there was a difference in use between BWstandard and Redesign. It was concluded that stimulation of toddlers learning to walk was achieved more effectively using BWredesign and was more recommended.
Pemetaan Sentimen Pengguna Media Sosial dalam Evaluasi Quality of Experience Kinerja Layanan Video Streaming Fahmi Candra Permana; Yoanes Bandung
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i1.61570

Abstract

Salah satu sumber Big Data yang terus bertambah adalah data pada media sosial. Jumlah pengguna media sosial erat kaitannya dengan jumlah pengguna layanan video streaming di Indonesia yang mengalami peningkatan sekitar 25 persen pada tahun 2022, dan mencapai 83 juta jumlah pengguna. Untuk menjamin kualitas komunikasi data yang baik, diperlukan pengukuran QoE yang baik, efisien dan akurat. Proses pengukuran yang lama dan biaya yang cukup besar dalam QoE menjadi masalah dalam menjamin layanan video streaming. Jumlah pengguna yang sangat banyak memberikan peluang terjadi banyak interaksi pengguna dalam media sosial dan sentimen pengguna dalam memberikan umpan balik secara alami terkait kepuasan layanan yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan persepsi pengguna dalam pengukuran QoE berdasarkan komentar pengguna layanan pada media sosial. Penelitian ini termasuk ke dalam jenis kuantitatif dan desain eksperimental sebagai desain penelitian. Subjek penelitian ini adalah persepsi pengguna layanan video streaming dalam media sosial. Data yang digunakan dalam penelitian dikumpulkan berbasis Text Mining untuk selanjutnya dilakukan Social Network Analystic untuk menganalisis data tersebut. Hasil dari sentimen pengguna layanan yang telah dipetakan menunjukan bahwa aspek sistem dan konten penyedia layanan dengan jumlah 59,43% pada layanan video streaming. Hal tersebut menunjukan bahwa persepsi sentimen pengguna layanan memiliki korelasi yang cukup tinggi dengan parameter QoE dalam pengukuran kinerja layanan video streaming. Implikasi penelitian ini adalah Penelitian ini memberikan wawasan yang mendalam mengenai bagaimana pengguna merespons dan merasakan kualitas layanan video streaming berdasarkan pengalaman mereka yang diekspresikan di media social.
Penyisihan Warna, Zat Organik, dan Logam Fe Air Gambut dengan Magnetic Biochar Berbahan Dasar Cangkang Sawit Andrio, David; Mahardika, Dewa Ayu Divia Pradhaswari; Darmayanti, Lita
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i1.64365

Abstract

Air gambut menjadi salah satu air permukaan yang dapat digunakan masyarakat sebagai sumber air bersih. Meskipun jumlahnya banyak, dari segi kualitas air gambut kurang baik karena memiliki warna merah kecokelatan, kandungan organik tinggi, Fe tinggi, dan pH 3-5. Kondisi ini menyebabkan beberapa daerah di Provinsi Riau memiliki akses terbatas terhadap sumber air bersih, sehingga diperlukan pengolahan air gambut terlebih dahulu sebelum digunakan. Selain itu Provinsi Riau juga memiliki perkebunan sawit yang luas sehingga menghasilkan limbah cangkang sawit. Meskipun limbah cangkang sawit kaya dengan selulosa, hemiselulosa, dan lignin sehingga berpotensi untuk dijadikan magnetic biochar. Magnetic biochar adalah padatan kaya karbon dari biomassa yang memiliki sifat magnetik dengan penambahan ion yang mengandung logam dan melalui proses pirolisis. Magnetic biochar memiliki potensi untuk dijadikan adsorben. Penenlitian ini bertujuan untuk memanfaatkan magnetic biochar dari cangkang sawit untuk menyisihkan warna, zat organik, dan logam Fe dalam air gambutProses adsorpsi dilakukan dengan memvariasikan dosis magnetic biochar dan waktu kontak. Hasil analisis proksimat penyisihan terbaik diperoleh pada dosis magnetic biochar 8,55 g/l dan waktu kontak 150 menit dengan efisiensi penyisihan warna 69,1% serta zat organik dengan efisiensi penyisihan 54,5%. Di sisi lain konsentrasi Fe mengalami peningkatan setelah dilakukan pengolahan dari 0,07 mg/l menjadi 0,60 mg/l pada dosis 1,25 g/l dan waktu kontak 30 menit. Kandungan warna dan zat organik hasil  pengolahan masih melebihi baku mutu air untuk keperluan higiene sanitasi.
The Impact of Card-Based Learning Methods on Math Learning Solehah, Azmiatun; Vera Mandailina; Mahsup; Abdillah; Wasim Reza
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i1.65294

Abstract

There have been many applications of card-based learning methods in education, one of which is in mathematics lessons. However, no one has discussed more specifically the impact of card-based learning methods with many variations, such as making math, card sorting, index cards, flashcards and other cards in mathematics lessons. This research aims to analysed how card-based learning methods significantly impact mathematics learning. The methods used in this research are quantitative and meta-analysis. Data sources are research results relevant to the research topic and meet the inclusion and exclusion criteria. Data were analysed using JASP software by inputting Effect Size (ES) and Standard Error (SE) values. The data collection method uses a literature study. The cumulative data analysis of the card-based learning method showed many variations in mathematics learning, totalling 68%. The analysis results based on the type of card that has the highest influence on mathematics learning is card sort, with a percentage of 73% in the medium category. These results show that the card-based method significantly impacts mathematics learning. So, the results of this research can be used as a reference for applying card-based methods in mathematics lessons.
Potensi Pemanfaatan Asap Cair (Liquid Smoke) Menjadi Bio-Disinfectant dari Limbah Kayu Karet dan Kayu Akasia Afrah, Bazlina; Ihsan Riyadi, Muhammad; Cundari, Lia; Rizki, Fadhilah; Ramadhanty, Rizky Vasya; Oktarinasari, Eva
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i1.66832

Abstract

Bio-disinfectant dari asap cair adalah alternatif untuk menggantikan maraknya penggunaan disinfektan kimia yang menyebabkan efek terhadap kesehatan karena meninggalkan residu berbahaya. Asap cair dengan dua variasi bahan baku biomassa, yaitu limbah kayu karet dan kayu akasia merupakan subjek penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis potensi asap cair dari variasi jenis biomassa sebagai bio-disinfectant secara eksperimental melalui pendekatan analisis karakteristik serta komposisi dari bio-disinfectant yang dihasilkan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Pengumpulan data dilakukan pada setiap alur tahapan penelitian, meliputi proses pirolisis, distilasi, dan adsorpsi dengan variasi bahan baku dan grade asap cair sebagai variabel penelitian. Analisis karakteristik yang dilakukan meliputi pH, viskositas, densitas, kadar asam, dan fenol. Hasil analisis karakteristik menunjukkan asap cair kayu karet grade 1 memenuhi standar asap cair Jepang dengan pH terendah 2,41 dan nilai asam tertinggi 0,19. Berdasarkan hasil uji karakteristik dan komposisi secara keseluruhan diketahui bahwa sampel asap cair berbahan baku kayu akasia grade 1 merupakan asap cair dengan kualitas terbaik yang berpotensi menjadi bio-disinfectant. Kayu akasia grade 1 memiliki pH 3,26, nilai asam 0,11, serta nilai viskositas kinematik sebesar 4,3248 cSt. Uji fenol dengan metode spektrofotometri menunjukkan bahwa asap cair kayu akasia merupakan sampel dengan nilai fenol tertinggi yaitu 2527,6 ppm. Komposisi komponen kimia pada asap cair kayu akasia grade 1 berdasarkan hasil uji GC-MS meliputi senyawa fenol, phosponic acid, dan carbamic acid yang berguna dalam proses disinfeksi mikroorganisme patogen.
Pengembangan Aplikasi Analisis PLS-SEM berbasis R Shiny dan Penerapan UTAUT2 untuk Evaluasi Penerimaan Sistem Informasi Fajar, Fajar Hari Prasetyo; Budi Warsito; Aris Sugiharto
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i1.68568

Abstract

Aplikasi yang digunakan untuk analisis data cenderung berbayar dan kurang efisien karena tidak menampilkan hasil evaluasi dalam satu laporan seperti aplikasi SmartPLS. Evaluasi yang dilakukan pada SIA XYZ sebelumnya belum memberikan hasil mendalam karena hanya menilai kepuasan pengguna pada SIA Universitas XYZ menggunakan model WebQual 4.0 dan analisis Regresi Linear Berganda. Oleh sebab itu diperlukan evaluasi lebih lanjut seperti Penerimaan Sistem Informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi analisis Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan R Shiny sebagai alternatif selain aplikasi konvensional dan Penerapan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2) untuk evaluasi penerimaan sistem pada SIA Universitas XYZ. Jenis penelitian ini adalah Mixed Method atau kombinasi, Pengembangan aplikasi menggunakan pendekatan Prototyping sedangkan analisis data menggunakan pendekatan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan 102 sampel data kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pengembangan aplikasi analisis PLS-SEM bernama SEMRS berfungsi dengan baik dan dapat digunakan untuk analisis PLS-SEM secara gratis dan lebih efisien. Penerapan UTAUT2 dan analisis PLS-SEM menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi penerimaan SIA adalah kemudahan, suatu kondisi yang memfasilitasi, sikap nyaman dan senang, serta kebiasaan dalam menggunakan sistem. sedangkan pengaruh sosial tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap penerimaan sistem. Penelitian ini memberikan hasil evaluasi yang lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pengguna Sistem Informasi Akademik Universitas XYZ. Kesimpulannya yaitu aplikasi analisis Partial Least Square Structural Equation Modeling berbasis R Shiny (SEMRS) dapat digunakan sebagai alternatif selain aplikasi konvensional seperti SmartPLS secara gratis dan efisien.
Analisis Sifat Fisiko-Kimia, Mikrobiologi, Dan Organoleptik Flakes Berbahan Dasar Tepung Sorgum (Sorghum bicolor L. Moench) Dan Tepung Kacang Kedelai (Glycine max. L) Kumalasari, Ika Dyah; Budiati, Rahayu
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i1.69487

Abstract

Sorgum merupakan jenis serealia yang mengandung serat pangan. Selain itu, kacang kedelai berperan sebagai sumber serat pangan dan protein tinggi. Flakes adalah salah satu produk yang berasal dari bahan serealia dan dapat ditambahkan bahan lain untuk meningkatkan nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat fisiko-kimia, mikrobiologi, dan organoleptik flakes berbahan dasar tepung sorgum dan tepung kacang kedelai. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental satu faktor formulasi tepung sorgum dan tepung kacang kedelai. Parameter uji pada penelitian ini terdiri dari kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat, serat pangan total, tekstur, daya serap, uji angka lempeng total, dan uji organoleptik (warna, aroma, rasa, tekstur). Data hasil dianalisis menggunakan One Way Anova dengan taraf signifikansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi tepung kacang kedelai yang semakin banyak akan meningkatkan kadar abu, lemak, protein, dan serat pangan total. Pada uji kesukaan secara keseluruhan, formulasi tepung sorgum dan tepung kacang kedelai pada produk flakes yang paling disukai yaitu formulasi F4. Selain itu, formulasi tepung sorgum dan tepung kacang kedelai memberikan pengaruh terhadap kadar air, abu, lemak, protein, karbohidrat, serat pangan total, nilai hardness (kekerasan), daya serap air pada flakes. Pada pengujian organoleptik, formulasi tepung sorgum dan tepung kacang kedelai memberikan pengaruh pada parameter warna dan tekstur kekerasan pada produk flakes. Implikasi penelitian ini  signifikan dalam industri pangan, khususnya dalam pengembangan produk sereal sehat. Hasil penelitian yang menunjukkan karakteristik fisiko-kimia seperti kandungan nutrisi, tekstur, dan daya simpan dapat memberikan informasi penting bagi produsen mengenai kualitas dan stabilitas produk.
Pembelajaran Mesin Berbasis E-nose Untuk Klasifikasi Daging Pada Produk Sosis Sumanto, Budi; Abelta Mika Setiarini; Alfonzo Aruga Paripurna Barus; Iman Sabarisman; Muhammad Arrofiq
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i1.70307

Abstract

Sosis adalah produk olahan daging yang digemari masyarakat namun terdapat permasalahan terkait identifikasi jenis daging yang digunakan dalam produk sosis. Hal ini menjadi penting, terutama bagi masyarakat muslim yang perlu memastikan kehalalan suatu produk sebelum dikonsumsi. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan electronic nose (e-nose) yang tersusun dari enam sensor gas berbasis metal oxide semiconductor (MOS) dalam mendeteksi aroma dari sosis berbahan daging babi, sapi, dan ayam serta menganalisis sinyal respon sensor tersebut dengan metode pembelajaran mesin untuk mengklasifikasi jenis sosis berdasarkan jenis dagingnya. Percobaan dilakukan dengan setiap sampel jenis sosis seberat 2 gram dan pengukuran dilakukan sebanyak 100 kali perulangan untuk tiap sampel menggunakan e-snose. Hasil respon sensor diekstraksi menggunakan ciri maksimum, median, skewnes, kurtosis, standar deviasi, dan varians. Analisis yang dilakukan menggunakan principal component analysis (PCA) sebagai metode pengelompokan sedangkan metode klasifikasi menggunakan metode Linear discriminant analysis (LDA), k-nearest neighbor (k-NN), Quadratic Discriminant Analysis (QDA), Logistic Regresi (LR), dan Classification and Regression Trees (CART). Metode LDA memperoleh hasil yang paling akurat yaitu dengan akurasi internal mencapai 100% dan eksternal sebesar 98,3%. Pengelompokan dengan PCA mampu memisahkan sosis berdasarkan jenis dagingnya dan juga menunjukkan adanya tumpang tindih data antara sosis ayam dan sapi serta sosis babi dan sosis sapi yang mengindikasikan ketiga sampel memiliki kesamaan profil aroma yang hampir sama. Hasil ini menunjukkan bahwa e-nose dapat diterapkan sebagai instrumen untuk mendeteksi dan pengujian dalam mengidentifikasi produk makanan berupa olahan sosis berdasarkan jenis daging yang digunakan.
Analisis Kadar Formalin pada Ikan dan Seafood Asin dari Pasar Tradisional di Kota Samarinda, Indonesia Ritonga, Irwan Ramadhan; Suryana, Irma; Paputungan, Mohammad Sumiran; Arwadi, Mohammad Tri
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 13 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v13i1.72933

Abstract

Penggunaan formalin (FA) sebagai pengawet pada ikan dan seafood asin yang dijual di beberapa pasar tradisional di Kota Samarinda telah menjadi isu kesehatan masyarakat. Namun, informasi tentang kandungan dan penilaian resiko dari FA pada ikan dan seafood asin belum jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeteksi dan menganalisis paparan formalin (FA) yang terdapat pada ikan dan seafood asin. Metode penelitian yang dilakukan adalah uji kuantitatif. Subjek dari penelitian ini adalah 148 sampel yang terdiri dari ikan (12 spesies) dan seafood (4 spesies) asin yang dibeli dan dikumpulkan dari beberapa pasar tradisional. Kandungan FA pada sampel ikan dan seafood asin ditentukan dengan menggunakan Spektrofotometer Spectroquant Prove 100 VIS pada absorbansi 628 nm. Semua data hasil analisis diolah menggunakan Microsoft Office Excel 2010 dan dijelaskan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar FA pada ikan dan seafood asin berkisar 0,21 - 21,1 mg/kg dengan rerata 2,77 ± 4,39 mg/kg. Nilai estimasi asupan harian (EDI) berkisar 0,09 - 3,64 µg/kg berat badan perhari. Nilai target bahaya (HQ) kurang dari satu. Nilai resiko kanker (CR) menunjukkan bahwa konsumen laki-laki, perempuan dan anak-anak beresiko kanker melalui konsumsi ikan asin dan seafood. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Para konsumen di Kota Samarinda harus berhati–hati dalam memilih dan  mengkonsumsi ikan dan seafood asin yang diperjualbelikan di pasar tradisional Kota Samarinda. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pemantauan dan pengawasan yang ketat terhadap penggunaan formalin sebagai pengawet pada ikan dan seafood asin yang dijual di pasar tradisional.