cover
Contact Name
I Ketut Resika Arthana, S.T., M.Kom
Contact Email
resika@undiksha.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Sains dan Teknologi
ISSN : 23033142     EISSN : 25488570     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Sains dan Teknologi(JST) is a journal aims to be a peer-reviewed platform and an authoritative source of information. We publish original research papers, review articles and case studies focused on Mathematic, Biology, Physic, Chemistry, Informatic, Electronic and Machine as well as related topics. All papers are peer-reviewed by at least two referees. JST is managed to be issued twice in every volume.
Arjuna Subject : -
Articles 648 Documents
Keanekaragaman Gastropoda Pada Berbagai Kondisi Kawasan Ekowisata Mangrove Pratama, Muhammad Tio; Zahidah; Bachtiar, Eri; Prasetiawan, Nanda Radhitia; Arief , Mochamad Candra W.
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.54498

Abstract

Hutan mangrove merupakan area potensial yang tengah banyak dikembangkan sebagai kawasan ekowisata. Ekosistem ini merupakan tempat bagi keanekaragaman hayati termasuk gastropoda. Terdapat beberapa kawasan mangrove di Pangandaran dengan karakteristik, kondisi dan statusnya masing-masing, baik sebagai kawasan ekowisata konservasi ataupun non ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman gastropoda yang terdapat pada kawasan-kawasan mangrove tersebut. Penelitian menggunakan metode deksriptif kuantitatif. Komposisi jenis, kerapatan, Indeks Nilai Penting (INP) mangrove pada 5 kawasan mangrove di Pangandaran diukur melalui survei eksploratif dengan stratified sampling memanfaatkan garis transek sepanjang 100 m. Pada garis transek yang sama juga ditentukan jumlah jenis serta keanekaragaman gastropoda yang ada. Sebagian besar parameter kualitas air pada kawasan-kawasan mangrove memenuhi kriteria bagi biota dengan tipe substrat pasir berlumpur. Teridentifikasi 30 jenis gastropoda dari 5 kawasan mangrove yang tersusuan atas kombinasi dari 7 jenis mangrove dengan kerapatan rata–rata yaitu 440 pohon/ha yang tergolong rusak/jarang. Faunus ater adalah gastropoda yang dominan pada seluruh stasiun penelitian. Rhizophora mucronata menjadi jenis yang terdistribusi pada semua kawasan mangrove dengan INP tertinggi. Jumlah jenis dan kepadatan gastropoda tertinggi diperoleh dari Bulaksetra yang merupakan kawasan ekowisata konservasi. Keberadaan ekowisata ditentukan oleh vegetasi mangrove dan keberadaan ekowisata tidak mempengaruhi struktur komunitas gastropoda. Meskipun begitu, status kawasan ekowisata konservasi memiliki peran perlindungan terhadap keberlangsungan vegetasi beserta biota didalamnya pada suatu kawasan mangrove.
Lembar Kerja Peserta Didik Berbasis Literasi Sains dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning Materi Sistem Respirasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Asri, Indra Himayatul; Ratnaya, I Gede
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.55096

Abstract

Salah satu faktor keberhasilan proses pembelajaran ditentukan oleh kreativitas guru dalam menentukan dan menggunakan sumber belajar yang tepat dan sesuai. Sumber belajar yang relevan yaitu Lembar Kerja Peserta Didik (LKP) berbasis literasi sains yang diintegrasikan dengan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan LKPD berbasis literasi sains dengan model pembelajaran PBL yang layak dan efektif terhadap kemampuan berpikir kritis. Proses pembuatan produk menggunakan tahapan R&D model Borg dan Gall. Subjek penelitian ini adalah 12 siswa kelas XI MIPA 1. Instrumen penelitian ini berupa angket dan tes. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Produk akhir diukur kelayakannya menggunakan instrumen berupa lembar angket dan lembar tes, didapatkan bahwa rerata persentase dari ahli materi sebesar 90,17% (sangat layak), ahli desain sebesar 95% (sangat layak), guru biologi sebesar 83,59% (sangat layak), dan respons peserta didik sebesar 92,18% (sangat layak). Keefektifan LKPD dianalisis menggunakan uji effect size terhadap data nilai pretest dan posttest peserta didik. Hasil rata-rata nilai effect size diperoleh sebesar 1,79 (tinggi) yang menunjukkan bahwa dengan LKPD berbasis literasi sains dengan model pembelajaran PBL efektif digunakan dalam proses pembelajaran dan berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi sistem respirasi.
Fitokimia Minyak Trikatu yang Diproduksi dengan Variasi Suhu dan Waktu Digesti secara GC-MS (Gas Chromatography Mass Spectrometry) Pramitha, Dewa Ayu Ika; Wibawa, Agung Ari Chandra; Yuda, Putu Era Sandhi Kusuma
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i2.55313

Abstract

Kasa adalah kondisi klinis yang didefinisikan dengan jelas seperti batuk, dan patofisiologisnya terkait erat dengan mekanisme refleks batuk dalam pengobatan modern. Trikatu adalah ramuan yang mengandung tiga bahan herbal dengan rasa pedas, yaitu maricha (black papper), Peepli (long pepper), dan Sunthi (Ginger). Komposisi dari Trikatu terbukti efektif dalam pengobatan Kasa. Perawatan khas dalam mengatasi gejala bronkitis akut, seperti pneumonia dan asma, terbukti tidak efektif, dan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat menyarankan untuk tidak menggunakan obat batuk dan pilek pada anak di bawah enam tahun. Pengobatan alternatif perlu dilakukan. Oleh karena itu, pada penelitian ini formula sediaan Trikatu ditransformasikan ke dalam pengobatan Kasa berupa minyak herbal menggunakan VCO, rimpang jahe merah (Zingiber officinale Roxb.), buah kering cabai jawa (Piper retrofractum), dan buah kering merica hitam (Piper nigrum Linn). Formula minyak Trikatu menggunakan metode digesti dengan variasi suhu dan waktu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan senyawa minyak Trikatu terbentuk akibat variasi suhu dan waktu digesti dengan GC-MS. Senyawa  bioaktif utama yang dihasilkan pada minyak Trikatu dengan variasi suhu dan waktu digesti yaitu octanoic acid, n-decanoic acid, caryophyllene, α-curcumene, dodecanoic acid, zingerone, tetradecanoic acid, n-hexadecanoic acid, α-Monolaurin, oleic acid, dan piperine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan waktu digesti berpengaruh terhadap keberadaan senyawa dalam pembuatan minyak Trikatu. Semakin lama waktu digesti yang digunakan dalam pembuatan minyak Trikatu, maka kandungan asam lemak tak jenuh dan jenuh akan semakin meningkat.
Somatometri Itik Pengging (Anas platyrhynchos) setelah Pemberian Nanokitosan dalam Pakan Nagari, Ardelia Padma; Sunarno; Sitasiwi, Agung Janika
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.55381

Abstract

Nanokitosan adalah jenis polisakarida hasil turunan kitosan yang bersumber dari eksoskeleton arthropoda laut seperti krustasea (udang, lobster, kepiting, teritip, kril) serta kutikula serangga. Nanokitosan telah disetujui sebagai feed aditif oleh Badan Pengawas Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat tetapi masih jarang digunakan oleh para peternak lokal di Indonesia. Berdasarkan potensi tersebut dilakukan penelitian dengan tujuan menganalisis pengaruh kadar pemberian aditif pakan nanokitosan dalam pakan terhadap bobot badan dan somatometri itik pengging yang ditunjukkan dengan panjang badan, lingkar toraks, lingkar abdomen, panjang leher, paruh, sayap, tibia, dan tarsometatarsus. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap yang terdiri atas 5 perlakuan meliputi P0 (pakan basal 100%), P0 adalah pakan basal tanpa aditif pakan nanokitosan (100% pakan basal); P1, P2, P3, dan P4 adalah pakan basal yang diberi aditif pakan nanokitosan, masing-masing dengan kadar 2,5; 5; 7,5; dan 10 g/kg pakan, tiap perlakuan diulang sebanyak lima kali. Pakan dan minum diberikan secara ad libitum. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal Wallis. Berdasarkan hasil analisis penelitian disimpulkan bahwa nanokitosan sebagai aditif pakan dapat mempertahankan bobot badan dan ukuran somatometri pada itik pengging berdasarkan indikator yang diukur, meliputi panjang badan, lingkar toraks dan abdomen, panjang sayap, leher, paruh, tibia, dan tarsometatarsus. Penggunaan nanokitosan sebagai aditif pakan dapat diberikan pada itik pengging (Anas platyrhynchos) umur 4 minggu (fase starter) agar dapat diperoleh efek yang optimal terhadap proses pencernaan, metabolisme, dan performa produktivitas yang terkait dengan bobot badan dan ukuran somatometri pada itik pengging.
Automasi Irigasi di Lahan Pasir Pantai untuk Meningkatkan Produktivitas Tanaman Budidaya Herawati, Aktavia; Mujiyo; Herdiansyah, Ganjar; Syamsiyah, Jauhari; Lestari, Anik
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.56096

Abstract

Lahan pasir pantai di Dusun Sogesanden, Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan lahan sub-optimal yang memiliki keterbatasan biofisik lahan. Permasalahan utama budidaya di lahan pasir yaitu rendahnya efisiensi dan efektivitas penyiraman. Diperlukan sistem irigasi yang efisien dan efektif untuk menyediakan lengas yang cukup bagi tanaman. Tujuan penelitian ini adalah merakit dan mengimplementasikan teknologi automasi irigasi tetes pada lahan budidaya kacang tanah (Arachis hypogaea L.). Teknologi ini mampu memberikan air secara tepat kebutuhan dan sasaran yaitu pada zona perakaran tanaman. Metode yang digunakan adalah perakitan automasi sistem irigasi dengan alat monitoring kelembapan dan aplikasi penyiraman di lahan budidaya pasir pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem automasi irigasi telah berhasil dirakit dan diaplikasikan pada lahan pasir pantai, sistem berfungsi dengan baik. Sensor tanah mampu membaca kondisi lengas tanah dan mengirimkan data ke controller. Layar pada LCD menujukkan nilai kondisi lengas > 700 jika tanah dalam kondisi kering dan nilai lengas ≤420 jika tanah dalam kondisi basah. Keran otomatis akan membuka (>700) sehingga air dari tandon akan mengalir melalui selang menuju perakaran tanaman dan keran otomatis akan menutup dan menyetop aliran air dari tandon jika nilai lengas ≤420. Diperoleh efisiensi tenaga kerja siram mencapai 100% setelah menggunakan teknologi automasi irigasi irigasi tetes.
Integrasi Framework Balanced Scorecard dan COBIT 2019 dalam Pengelolaan Help Desk pada Sistem Informasi Desk Layanan Safitri, Adila; Nugraheni, Dinar Mutiara Kusumo; Warsito, Budi
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 2 (2023): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i2.56181

Abstract

Sistem Informasi Desk Layanan (SIDELA) adalah aplikasi yang digunakan untuk pengelolaan pengaduan dan pengajuan mengenai layanan TI yang terdapat pada Diskominfo. Pengelolaan SIDELA masih mengalami permasalahan seperti pelaksanaan audit belum dilaksanakan, sehingga belum bisa melihat capaian dari SIDELA. Tujuan penelitian untuk mengevaluasi kapabilitas sistem tata kelola teknologi informasi menggunakan framework COBIT 2019. Metode yang digunakan adalah menggunakan framework COBIT 2019. Terdapat lima tahap dalam penelitian ini yaitu tahap perencanaan, tahap ruang lingkup, tahap pengumpulan data, tahap anlisis, dan tahap penyimpulan hasil. Pengumpulan data dilakukan dengan cara ,wawancara, dan kuesioner.  Berdasarkan hasil pemetaan, dipilih 6 domain yaitu DSS01, DSS02, DSS03, DSS04, DSS05, dan DSS06. nilai target level kapabilitas yang diharapkan pada seluruh domain yaitu mencapai Level 4 (Predictable Process). Domain DSS01 memiliki gap sebanyak 4 level, DSS02 memiliki gap sebanyak 1 level, DSS03 memiliki gap sebanyak 1 level, DSS04 memiliki gap sebanyak 1 level, DSS05 memiliki gap sebanyak 4 level, dan DSS06 memiliki gap sebanyak 0 level. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini  dalam menggunakan kerangka kerja BSC sudah memenuhi target yang diharapkan, Namun secara COBIT 2019 masih kurang, dikarenakan masih terdapat nilai kesenjangan berdasarkan level kapabilitas. Pada penelitian selanjutnya dapat menggunakan metode pengukuran tingkat kapabilitas yang lain.
Penerapan IoT Pada Prototipe Pengukur Tekanan Darah Non-Invasive Berbasis ESP8266 Islamy, Sofyan; Gusti, Wahyu Ramadhani; Zakarijah, Masduki
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.56356

Abstract

Salah satu masalah bagi penderita Hipertensi yang terjadi di indonesia yaitu pemantauan tekanan darah secara berkala di instansi kesehatan. Masalah tersebut dapat diatasi dengan pemanfaatan teknologi IoT dalam bidang kesehatan, guna mempermudah pemantauan tekanan darah bagi pasien hipertensi secara realtime dan jarak jauh. Penelitian ini bertujuan menerapkan konsep IoT pada prototipe pemantau tekanan darah portabel non-invasive. Metode pengembangan prototipe  mengadaptasi metode RnD menggunakan model kontruksi 4 tahapan, yaitu tahap analisis dan identifikasi kebutuhan, perancangan, pembuatan dan tahap pengujian. Penelitian ini bersubjek pada beberapa sample manusia dengan tingkat umur dan jenis kelamin yang berbeda. Pengujian prototipe dilakukan 2 tahap, yaitu fungsi kerja sensor dan pengujian keseluruhan. Hasil pengujian fungsi kerja pengukuran tekanan darah oleh sensor MPX5700AP mendapatkan presentase ketelitian sebesar 97,69%. Hasil pengujian secara keseluruhan pada prototipe menunjukan rata-rata selisih pengiriman data oleh ESP8266 pada platform IoT ThingSpeak selama 1,8 detik. Dengan demikian penerapan IoT pada prortipe pengukur tekanan darah dapat digunakan, karena menunjukan pengukur tekanan darah mendapatkan hasil kerja yang stabil, dan pengiriman data pada platform IoT menunjukan selisih tidak terlalu siginifikan.
Klasifikasi Tingkat Kematangan Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Menggunakan Pendekatan Deep Learning Zulkarnain, Jefri; Kusrini; Hidayat, Tonny
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.59140

Abstract

Menilai kematangan Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit sangat kompleks, kematangan TBS dilihat berdasarkan jumlah atau persentase dari buah yang terlepas dari TBS serta berdasarkan perubahan warna kulit luar TBS, dalam melakukan klasifikasi tingkat kematangan rentan terjadi kesalahan penilaian oleh manusia, kesalahan klasifikasi dapat terjadi oleh berbagai faktor. Untuk membantu kesalahan dalam klasifikasi, Deep learning diusulkan dalam melakukan mengklasifikasi tingkat kematangan. Tujuan dalam penelitian ini adalah menganalisis klasifikasi menggunakan Deep learning untuk memprediksi tingkat kematangan TBS kelapa sawit. Dalam penelitian ini diusulkan Deep learning dengan model ResNet50 untuk melakukan klasifikasi pada empat tingkat kematangan TBS: mentah, kurang matang, matang, dan terlalu matang. Penelitian ini akan melakukan eksperimen berdasarkan empat alokasi data, dua optimizer, dan enam learning rate serta melakukan augmentasi data. Penelitian menunjukan experimen model yang diusulkan menghasilkan kondisi terbaik alokasi data 90/10, optimizer adam, dan learning rate 0.0001 dengan precision 96%, recall 98%, F1 score 97%, dan accuracy 97%. Kesimpulan dari hasil penelitian model yang diusulkan berhasil mencapai akurasi 97%, namun demikian dalam melakukan klasifikasi tingkat kematangan membutuh data latih dengan ukuran besar untuk mendapatkan hasil kalsifikasi yang baik serta memperhatikan dataset dan metode yang digunakan.
Sistem Manajemen Termal Baterai LiFePO4 Menggunakan Pelat Pendingin Mini Channel Untuk Aplikasi Kendaraan Listrik Yaqien, Angga Ainul; Yamin, Mohamad; Mahandari, Cokorda Prapti
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.59241

Abstract

Fungsi baterai Lithium ion adalah memberikan tenaga listrik yang cukup pada kendaraan listrik. Namun, baterai tersebut rentan terhadap suhu tinggi  karena dapat menyebabkan thermal run away sehingga dibutuhkan Baterai Thermal Management System (BTMS). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem manajemen termal baterai (BMTS) dengan pendinginan aktif pada baterai LiFePO4 untuk menurunkan termperatur kerja baterai dalam kondisi operasi yang optimal. Sistem BTMS dianalisis dengan pendekatan pemodelan tiga dimensi menggunakan Computational Fluid Dynamic (CFD) untuk karakterisasi termal dengan software ANSYS Fluent 2023 R1. Model turbulensi standar K- digunakan pada sel baterai tunggal pada berbagai laju pelepasan untuk mengetahui kenaikan suhu baterai. Analisis juga dilakukan pada modul baterai dengan atau tanpa mini channel. Suhu modul baterai dalam kondisi pelepasan 5C tanpa sistem pendingin mencapai 354.63 K, kondisi ini dapat menyebabkan thermal runaway. Namun pengaruh sistem pendingin mini channel pada laju aliran massa 1x10-1 kg/s mampu mengurangi suhu maksimum modul baterai menjadi 12.14% pada debit 5C. Hasil penelitian ini dapat mengendalikan suhu pada baterai dalam kondisi operasi baterai yang optimal. Implikasinya sistem BTMS dengan mini channel ini dapat di terapkan pada kendaraan listrik dengan kondisi penggunaan daya yang tinggi.
Model Prediksi Kinerja Siswa Berdasarkan Data Log LMS Menggunakan Ensemble Machine Learning Ardianti, Mifta; Nurhayati, Oky Dwi; Warsito, Budi
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i3.59816

Abstract

Institusi pendidikan saat ini menerapkan Learning Management System (LMS) sebagai sarana pembelajaran online. LMS dapat merekam sejumlah besar data perilaku siswa pada log LMS. Data perilaku ini dapat dikumpulkan dan digunakan untuk memprediksi kinerj belajar siswa. Sehingga, diperlukan analisis yang dapat mengubah sejumlah data yang tersimpan tersebut menjadi sebuah pengetahuan yang dapat meningkatkan kualitas pengajaran pada institusi pendidikan. Pada penelitian ini, mengusulkan model prediksi kinerja belajar siswa menggunakan ensemble machine learning berdasarkan ekstraksi ciri yang berhubungan dengan interaksi siswa pada LMS. Pemodelan dilakukan dengan menerapkan tiga jenis ensemble machine learning yaitu ; bagging, boosting dan voting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model ensemble machine learning yaitu bagging, boosting dan voting berhasil digunakan untuk memprediksi kinerja siswa dengan accuracy sebesar 81.25% dengan percision 0.810, recall 0.812 dan f-measure 0.809 yang diperoleh model bagging. Temuan pada penelitian ini adalah ensemble machine learning dapat diterapkan sebagai model prediks kinerja siswa berdasarkan data Log LMS. Institusi pendidikan baik sekolah maupun perguruan tinggi diharapkan dapat merancang sebuah kurikulum LMS untuk meningkatkan kualitas akademik institusi tersebut. Selain itu institusi pendidikan dapat memprediksi bagaimana kinerja siswanya, sehingga dapat meningkatkan prestasi akademik.