cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Pendidikan Bahasa Inggris
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 565 Documents
TEACHING READING BY USING SPOTLIGHT STRATEGY AT SENIOR HIGH SCHOOL Niko, Bambang Putra; Yelfiza, Yelfiza
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Alhamdulillahirabbil’alamin, the writer praises to Allah SWT who has given the writer healthy, opportunity, knowledge, spirit, and patient to finish this paper. He also sends his greeting and shalawat to the prophet Muhammad SAW the “uswatunhasana” for Muslims.            On this occasion, Firstly, the writer would like to express his deepest gratitude to his advisor, Rusmala Dewi, S.Pd who has given her meaningful guidance, knowledge, corrections, suggestions, comments, great willingness, and time to support him in finishing his paper. Secondly, the writer also expresses gratitude to Dra. Yelfiza, M.Pd, the head of English Department and Afridelfi, S.Pd the secretary of English Department.            Finally, the writer would like to express his gratitude to his beloved mother, father, brother and sisters, all of big family who always give their love, support as material supported and psychological to finish his paper. Then, the writer would also give his thanks to his beloved friends who have motivated, support and always be together during finishing this paper.            The writer realizes that this paper far from being perfect and he welcomes any comments and suggestions to make this thesis be perfect. The writer hopes that this paper will useful and helpful for him and anybody those who are interested in writing paper.
TEACHING READING COMPREHENSION BY COMBINING PREDICT, LOCATE, ADD, NOTE (P.L.A.N) AND SNOWBALL FIGHT STRATEGY AT THE SENIOR HIGH SCHOOL Yanda, Sisra; Siska, Siska
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Makalah ini bertujuan untuk membantu mengatasi salah satu permasalahan yang dihadapi oleh siswa maupun guru yang ada dalam pengajaran membaca (reading) pada sekolah menengah atas (SMA). Selain itu, makalah ini juga dimaksudkan sebagai masukan ataupun pedoman bagi guru-guru bahasa inggris dalam melaksanakan pengajaran reading sehingga siswa bisa lebih memahami materi yang diberikan guru khususnya recount text. Dalam makalah ini, penulis membahas bagaimana cara mengajarkan reading dengan mengkombinasikan dua strategi yaitu strategi P.L.A.N dan strategi Snowball Fight. Kombinasi dari dua strategi ini diharapkan dapat membantu siswa dalam membaca dan juga memudahkan siswa untuk memahami isi bacaan secara baik. Strategi P.L.A.N dapat membantu siswa dalam memahami bacaan dengan membuat sebuah graphic organizer dan ringkasan bacaan berdasarkan pemahaman mereka masing-masing. Kemudian pada strategi Snowball Fight, melanjutkan prosedur dari strategi P.L.A.N yang mana masing-masing siswa membuat bola (snowball) yang berisikan ringkasan  tentang materi yang telah mereka pelajari, kemudian siswa membuat lingkaran di dalam kelas dan setiap siswa melemparkan bola mereka ke tengah- tengah lingkaran.  Kemudian mendiskusikan isi ringkasan dengan guru dan teman kelas. Tujuan dari penggabungan dua strategi ini agar siswa menjadi lebih aktif, antusias dan semangat dalam membaca. Penulis berharap agar gabungan dari strategi ini bisa menjadi panduan bagi guru dalam mengajar membaca recount text.
Teaching Reading Using Interactive Reading Guide and Note Taking Strategy at Junior High School Kurniatri, Hellen Ratih; Sariasih, Wiwit
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Membaca adalah salah satu skill yang sangat penting dalam bahasa inggris. Dimana dengan membaca siswa bisa memahami maksud text dalam bahasa inggris, mengetahui informasi yang terkandung dalam text tersebut dan juga dapat menetukan ide pokok dari suatu text. Tapi banyak siswa SLTP mempunyai masalah dalam skill membaca text bahasa inggris. Seperti kebanyakan siswa tersebut sangat sulit memahami maksud dari text bahasa inggris, mereka juga tidak bisa menemukan informasi-informasi yang terkandung dalam text tersebut. Juga dalam menentukan ide pokok satu text para siswa masih  kesulitan. Adapun cara untuk mengatasi masalah tersebut, guru biasa mengajar siswa dengan menggunakan strategy Interactive Reading Guide dan Note Taking. Dimana dengan Interactive Reading Guide guru membimbing siswa memahami satu text bahasa inggris dengan memeberikan beberapa pertanyaan yang berhubungan dengan isi  text tersebut. Selanjut nya dengan note taking siswa diminta untuk menjawab beberapa pertanyaan dan membuat nya kedalam beberapa pola bangunan datar seperti segitiga, balok dan lingkaran. Dengan menggunakan kombinasi strategy tersebut diharapkan siswa dapat meningkatkan kemampuan membaca nya dalam bahasa inggris.
TEACHING READING COMPREHENSION IN NARRATIVE TEXT BY USING RSQC2 (RECALL, SUMMARIZE, QUESTION, CONNECT AND COMMENT) TECHNIQUE AT SECOND GRADES STUDENTS OF JUNIOR HIGH SCHOOL Winarti, Desi; Alicia, Dona
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini bertujuan untuk mengajarkan kepada siswa bagaimana memahami sebuah teks dengan menggunakan teknik. Di sini penulis menggunakan RSQC2 (Recall, Summarize, Question, Connect and Comment) teknik. Teknik ini dianggap penulis dapat membantu siswa dalam memahami dan menyimpulkan teks yang telah dibacanya. Melalui teknik ini guru dapat mengarahkan kemampuan siswa untuk mengambil poin-poin penting dari sebuah teks, kemudian menyimpulkannya dalam sebuah kalimat. Setelah itu siswa mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang dianggap sulit bagi siswa dan mneghubungkannya dengan kesimpulan yang telah mereka buat. Selain itu, siswa juga bisa memberikan komentar tentang proses belajar mengajae yang telah terlaksana.Dalam pembuatan makalah ini, sebelumnya penulis berpedoman kepada minimnya kemampuan siswa dalam pemahaman membaca yang banyak penulis temui pada waktu praktek mengajar di salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP Negeri 10 Padang). Di sini penulis melihat siswa sangat terbentur dalam memahami sebuah teks bacaan, kemudian menyimpulkan isi bacaan sehingga siswa sulit untuk menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan teks yang telah dibaca. Berdasarkan masalah di atas, penulis menemukan teknik yang lebih baik untuk siswa maupun guru dalam meningkatkan pemahaman siswa dalam membaca dan menyimpulkan sebuah teks bacaan. Di sini penulis menggunakan teks narrative sebagai salah satu teks yang ada dalam kurikulum bahasa Inggris untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP).
TEACHING READING BY COMBINING OF X MARKS THE SPOT STRATEGY AND TEXT RENDERING STRATEGY AT JUNIOR HIGH SCHOOL Nurhasanah, Dedeh Siti; Siska, Siska
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Keahlian membaca merupakan sebuah keahlian yang harus dimiliki oleh setiap siswa termasuk siswa sekolah menengah pertama dengan mempertimbangkan banyaknya keuntungan dari membaca. Membaca selain dapat menambah ilmu pengetahuan membaca juga dapat menjadi sebuah hiburan bagi para pembaca. Akan tetapi, kemampuan membaca yang harus dimiliki oleh setiap siswa tidak dapat berkembang dengan mudah khususnya untuk bahasa asing seperti bahasa inggris. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan kemampuan membaca tersebut, penulis mengajukan sebuah gagasan baru dengan mengkombinasikan dua strategi yang digunakan dalam satu kali pengajaran. Strategi tersebut adalah X Marks The Spot Strategi Dan Text Rendering Strategi.Pada umumnya, kedua strategi ini mempunyai tujuan yang sama dalam meningkatkan kemampuan membaca, dimana strategi – strategi ini menuntun siswa untuk dapat menemukan gagasan yang terpenting atau utama dari teks bacaan yang sedang dipelajari. X Marks The Spot Strategi dapat digunakan untuk mengidentifikasi suatu hal yang terpenting, menarik, dan yang membingungkan. Kemudian akan dibuat kedalam sebuah kolom. Sedangkan Text Rendering Strategi juga dapat diterapkan melalui penentuan sebuah kalimat, prase, dan sebuah kata. Yang mana nantinya siswa akan dapat menentukan mana kalimat, prase dan kata yang berbentuk penting, menarik dan juga yang membingungkan bagi mereka, dan akan di masukkan kedalam sebuah kolom yang nantinya akan dibahas kedalam sebuah kelompok-kelompok  kecil. Jadi diharapkan dengan kombinasi ini, pemahaman siswa terhadap teks akan lebih mudah ditingkatkan dan siswa dapat memahami cara-cara yang dapat dilakukan untuk menentukan gagasan sebuah teks bacaan dengan mudah.   
THE EFFECT OF USING THINK WHILE AFTER STRATEGY (TWA) STRATEGY TOWARD STUDENT’S READING COMPREHENSION (At stated of Eighth Grade Junior High School 09 Aur Duri Padang) Simbolon, Puspa Sari; Siska, Siska; Analido, Belinda
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Penelitian  ini  bertujuan  untuk  melihat  pengaruh  dari  penggunaan  THINK  WHILE  AFTER Strategi      sebagai   strategi   dalam   pengajaran   bahasa   Inggris   khususnya   pemahaman   membaca. Penelitian ini menggunakan dua kelas yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas control. Pada kelas eksperimen penelitian dilakukan dengan memberikan  treatment  yang menggunakan  THINK WHILE AFTER Strategi. Sedangkan pada kelas control penelitian dilakukan dengan  memberikan treatment yang menggunakan QAR (Question Answer Relationship) Strategi. Populasi penelitian adalah semua kelas delapan SMPN 09 Aur Duri Padang tahun ajaran 2012/2013 yaitu siswa kelas delapan yang berjumlah250 siswa terbagi dalam 7 kelas. Peneliti menentukan sampel berdasarkan uji homogenitas dan normalitas terhadap semua dari populasi, dinyatakan peneliti mendapatkan kelas yang relevan tingkat homogenitasdan  normalitasnya  yaitu  kelas  VIII  2  dan  VIII  4.  Dengan  menggunakan  flipping  coin,  penelitimendapatkan kelas VIII 2 sebagai kelas eksperimen dan VIII 4 sebagai kelas kontrol. Treatment  yang diberikan terhadap kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah sebanyak enam kali pertemuan. Materi yang   diberikan berkaitan dengan jenis teks (genres) berdasarkan silabus. Instrument yang digunakan adalah tes tertulis yang bersifat pilihan ganda yang terdiri dari 12 teks yang berbentuk teks Narrative. Untuk melihat kelayakan soal, peneliti melakukan tes uji coba pada kelas berbeda,  yaitu  kelas  VIII  1  dan  selanjutnya  “Pre-Test”  dan  “Post-Test”  diberikan  kepada  kelas eksperimen  dan    kelas    kontrol.  Hasil    analisis    data  yang    menggunakan    rumus  dari  Sudjana menunjukkan   bahwa adanya   peningkatan   nilai setelah perlakuan diberikan dikelas eksperimen yaitu VIII 2.  Dengan  pengujian statistik  didapatkan  bahwa adanya perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini berarti ada pengaruh THINK WHILE AFTER Strategi sebagai strategi dalam peningkatan pemahaman siswa dalam membaca. Dimana  perbandingannya T hitung lebih besar dari T table yaitu 2.06 > 1.98.  
TEACHING LISTENING TROUGHT TQLR (TUNE IN, QUESTION, LISTEN, RIVIEW) STRATEGY FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Sari, Engla Lia; Sari, Rosi Kumala
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

       Penulisan jurnal ini bertujuan untuk membahas penggunaan strategi TQLR (Tune in, question, listen, review) dalam pengajaran teks recount pada siswa SMP. Listening merupakan salah satu skill yang di ajarkan dalam mata pelajaran bahasa Inggris. Tetapi pada umumnya siswa sering merasa bosan dan tidak tertarik dalam belajar Listening. Hal ini disebabkan oleh kurangmya kosa kata (vocabulary), kurangnya kepercayaan diri dalam mendengar dan ketidak pahaman siswa tentang organisasi (generic structure) dalam teks serta kurangnya motivasi siswa dalam mendengar. Untuk itu penulis memperkenalkan sebuah strategi TQLR. TQLR Adalah  suatu strategy dimana murid di kembangkan untuk menguasai sendiri cara mendengarkan dengan baik. Strategy ini mampu meningkatkan pemahaman siswa dalam pelajaran mendengar.  startegi TQLR ini bisa menjadi suatu alternative bagi guru dalam meningkatkan motivasi siswanya dalam belajar bahasa Inggris terutama dalam Listening.
TEACHING READING COMPREHENSION BY COMBINING THINK ALOUD STRATEGY AND READ, ENCODE, ANNOTATE, AND PONDER (REAP) STRATEGY AT JUNIOR HIGH SCHOOL Hunaina, Hunaina; Octavia, Shanty
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Membaca adalah salah satu keahlian yang digunakan untuk mendapatkan informasi dari teks atau apapun yang berbentuk tulisan. Membaca adalah proses untuk mendapatkan informasi dari teks dengan cara mengkombinasikan pengetahuan yang telah diperoleh sebelumnya dengan informasi dari teks tersebut. Dalam membaca siswa tidak hanya dituntut untuk  mengetahui arti dari setiap kata yang ada dalam teks, tapi juga untuk memahami maknanya demi tercapainya tujuan pelajaran membaca yaitu pemahaman. Dalam proses pembelajaran membaca siswa diminta untuk memahami berbagai jenis teks seperti. Recount, Descriptive, dan Narrative. Namun kebanyakan siswa hanya bisa membaca teks, tapi sulit untuk memahami maknanya, sehingga siswa tidak banyak mendapatkan informasi dari teks tersebut. Makalah ini bertujuan untuk mengatasi  salah satu masalah yang ada dalam proses pembelajaran membaca. Makalah ini juga bertujuan untuk agar bisa digunakan sebagai masukan yang bermamfaat bagi guru-guru bahasa Inggris dalam pelaksanaan pengajaran membaca kepada siswa-siswanya. Sehingga siswa bisa lemih mudah untuk memahi teks yang di ajarkan. Dalam makalah ini penulis menjelaskan penggunaan kombinasi dua strategi dalam pembelajaran membaca bahasa inggris yaitu Think aloud dan Read, Encode, Annotate, dan Ponder strategi. Kombinasi strategi ini digunakan untuk meningkatkan pemahaman siswa dalam membaca teks. Strategi ini membantu siswa agar terbiasa untuk menggunakan pengetahuan yang mereka dapat sebelumnya untuk mendpatkan informasi baru dari teks. Strategi ini juga digunakan untuk melatih siswa agar bisa memahami teks dengan mudah tanpa harus membaca berulang-ulang. Siswa dilatih untuk membuat kesimpulan secara benar. Mereka harus lebih kritis dengan memeriksa ulang terhadap pemahaman awal mereka yang mungkin saja belum sesuai dengan konten yang disampaikan penulis. Sehingga siswa tidak salah dalam mendapatkan informasi tersebut.  
TEACHING READING BY COMBINING THREE LEVEL GUIDE WITH THREE MINUTE PAUSE STRATEGY AT SENIOR HIGH SCHOOL Yeni, Rifna Salma; ASTY, HERFINA
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Mahasiswa Bahasa Inggris Genap 2012-2013
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Membaca adalah salah satu keahlian yang sangat penting dalam melaksanakan proces belajar mengajar pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Namun, kebanyakan dari siswa mengalami masalah dalam memahami sebuah teks. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kemampuan dasar membaca siswa, keterbatasan kosa kata yang dimiliki oleh siswa. Dalam makalah ini penulis membahas tentang bagaimana meningkatkan pemahaman siswa dalam membaca dengan menggunakan perpaduan strategi  Three Level Guide dan Three Minute Pause. Makalah ini ditujukan untuk memberikan kontribusi kepada guru bahasa Inggris dalam pelaksanaan pembelajaran reading sehingga siswa tertarik dan termotivasi untuk belajar membaca didalam kelas. Three Level Guide adalah strategi pemahaman yang membantu siswa dalam membaca teks secara teliti dengan tujuan yang jelas. Three Minute Pause adalah strategi yang menberikan siswa kesempatan untuk berpikir atau menggambarkan apa yang siswa baca, yang bisa meningkatkan daya ingat siswa. Pada makalah ini dijelaskan dalam empat bab. Bab pertama membahas tentang latar belakang masalah. Bab dua membahas tentang teori-teori yang mendukung latar belakang masalah. Bab tiga membahas tentang aplikasi dari pembelajaran menggunakan perpaduan strategi Three Level Guide dengan Three Minute Pause. Dan bab empat membahas tentang kesimpulan dan saran.  
ENRICHING STUDENT’S VOCABULARY BY COMBINING WORD MAP AND WORD WALL STRATEGIES FOR ELEMENTARY STUDENTS Sari, Gusma winda
Pendidikan Bahasa Inggris Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggris
Publisher : Pendidikan Bahasa Inggris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makalah ini mendiskusikan gabungan antara dua strategi dalam pengajaran kosakata yang dapat dipraktekkan guru di dalam kelas yaitu Word Map dan Word Wall strategi. Gabungan strategi ini digunakan untuk mengajarkan kosakata (Vocabulary) terutama kepada siswa sekolah dasar (SD). Selain itu makalah ini juga dimaksudkan sebagai masukan bagi guru-guru Bahasa Inggris dalam melaksanakan pengajaran vocabulary sehingga siswa tertarik dan termotivasi untuk memperkaya kosakata. Dalam makalah ini, penulis membahas tentang bagaimana cara menggunakan penggabungan antara Word Map dan Word Wall strategi dalam pembelajaran vocabulary.             Penggabungan Word Map dan  Word Wall strategi ini merupakan sebuah strategi yang mengembangkan kemampuan siswa dalam  menguasai kosakata. Dalam aplikasinya, strategi ini diawali dengan guru memilih dan memberikan kata – kata kepada murid. Seperti kata rumah, kemudian guru menanyakan apa-apa saja yang terdapat didalam rumah. Setelah itu guru  memberikan kata kunci apa saja ruangan-ruangan dan benda-benda yang ada didalam rumah. kemudian murid diminta untuk menggambarkan ruangan-ruangan dan benda-benda yang terdapat didalam rumah tersebut dalam bentuk peta (map). Dan selanjutnya, guru memprint peta (map) tersebut dengan menggunakan kertas berwarna putih yang berukuran 4X6 inci. Setelah itu, guru meminta siswa menempelkan map tersebut pada kertas karton. Dan terakhir, gunakan kata-kata yang telah ditempel didinding itu setiap hari.

Page 6 of 57 | Total Record : 565