cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
protanbp@ub.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Produksi Tanaman
Published by Universitas Brawijaya
ISSN : 23383976     EISSN : 25278452     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Produksi Tanaman adalah Jurnal Pertanian yang diterbitkan oleh Jurusan Budidaya Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya berisi hasil penelitian yang disusun oleh mahasiswa setelah menyelesaikan tugas akhir berupa skripsi.
Arjuna Subject : -
Articles 3,458 Documents
Pengaruh Aplikasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) dan Pupuk NPK Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium ascolonicum L.) Alfarisi, Romzul Islami; Tyasmoro, Setyono Yudo
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Bawang merah merupakan salah satu tanaman yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Produktivitas bawang merah di Indonesia dari tahun 2015 - 2019 mengalami penurunan akibat kesuburan tanah yang menurun karena penggunaan pupuk anorganik yang terus menerus dan berlebihan. Pemberian PGPR diharapkan mampu mengurangi ketergantungan penggunaan pupuk anorganik. Penelitian bertujuan untuk mempelajari pengaruh interaksi antara aplikasi PGPR dan Pupuk NPK serta kombinasi yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil bawang. Penelitian dilaksanakan di Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jawa Timur mulai bulan April – Juni 2023. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (RPT), terdiri atas 6 perlakuan yaitu P0N1= (Tanpa PGPR + NPK 300 kg ha-1), P0N2= (Tanpa PGPR + NPK 400 kg ha-1), P0N3= (Tanpa PGPR + NPK 500 kg ha-1), P1N1= (PGPR + NPK 300 kg ha-1), P1N2= (PGPR + NPK 400 kg ha-1), P1N3= (PGPR + NPK 500 kg ha-1) dan diulang sebanyak 4 kali. Parameter pengamatan ialah panjang tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, luas daun, bobot kering tanaman, laju pertumbuhan, jumlah umbi, diameter umbi, bobot segar umbi, bobot kering umbi, analisis tanah dan analisis serapan hara N, P, K. Analisa data menggunakan analisis ragam taraf 5% dan uji lanjut Duncan Multyple Range Test (DMRT) taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi dari aplikasi PGPR dan pupuk NPK terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Perlakuan dosis 400 kg ha-1 NPK yang dikombinasikan dengan PGPR konsentrasi 40 ml menunjukkan hasil yang paling baik terhadap pertumbuhan dan hasil bawang merah.
Pengaruh Waktu Tanam dan Kerapatan Kemangi (Ocimum basilicum L.) pada Pertumbuhan dan Hasil Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) dalam Sistem Tumpangsari Risantosa, Choirifia; Sumarni, Titin
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 11 (2024): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Permintaan hasil panen jagung manis dan kemangi terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi dan bertambahnya pertumbuhan masyarakat. Namun luasan lahan pertanian untuk meningkatkan produksi kedua komoditas tersebut semakin menurun. Sistem tanam tumpangsari merupakan salah satu upaya intensifikasi untuk meningkatkan produktivitas lahan dalam budidaya tanaman jagung manis dan kemangi. Sistem tumpangsari dapat menyebabkan kompetisi antara tanaman utama dengan tanaman sela. Faktor yang perlu dipertimbangkan untuk meningatkan kerjasama dan meminimalisir kompetisi adalah dengan mengatur waktu tanam dan kerapatan antar kedua tanaman. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari dan mendapatkan waktu tanam dan kerapatan tanaman kemangi yang sesuai terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan pada Mei-Agustus 2022 di Desa Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari jagung manis monokultur, jagung manis + kemangi (1 baris) 7 HSbT jagung manis, jagung manis + kemangi (2 baris) 7 HSbT jagung manis, jagung manis + kemangi (1 baris) ditanam bersamaan, jagung manis + kemangi (2 baris) ditanam bersamaan, jagung manis + kemangi (1 baris) 7 HST jagung manis, jagung manis + kemangi (2 baris) 7 HST jagung manis, jagung manis + kemangi (1 baris) 14 HST jagung manis, jagung + kemangi (2 baris) 14 HST jagung manis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman kemangi yang ditanam pada berbagai waktu tanam dan kerapatan yang berbeda dalam sistem tumpangsari dengan jagung manis tidak menyebabkan penurunan pertumbuhan maupun hasil tanaman jagung manis. Seluruh perlakuan sistem tumpangsari tanaman jagung manis dengan kemangi mampu meningkatkan produktivitas lahan (LER > 1), menguntungkan secara ekonomi (R/C Ratio > 1), mampu menekan pertumbuhan gulma, serta mengefisiensi intersepsi cahaya matahari.
Estimasi Cadangan Karbon Tanaman Tahunan di Lingkungan Kampus Universitas Sunan Bonang dalam Mengurangi Dampak Pemanasan Global di Kota Tuban Suprayitno, Suprayitno; Mustikaningrum, Dhina; Firlandiana, Maulidi; Prasetyo, Herry; Kristiawan, Kristiawan
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak perubahan iklim terhadap berbagai aspek kehidupan telah dirasakan oleh masyarakat global, termasuk Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Dalam hal ini, kontribusi sektor pertanian terhadap emisi gas rumah kaca sebagai penyumbang perubahan iklim di Kabupaten Tuban cukup besar. Jika tidak diimbangi dengan upaya mitigasi, maka emisi gas rumah kaca akan semakin meningkat setiap tahunnya. Memperbanyak vegetasi, terutama pohon yang berfungsi sebagai penyerap karbon di atmosfer, merupakan salah satu upaya mitigasi yang dapat dilakukan. Namun, Kabupaten Tuban justru kehilangan beberapa lahan hutan. Universitas Sunan Bonang Tuban terletak di daerah perkotaan, namun spesies pohon di area kampus masih tetap dipertahankan. Hal ini merupakan salah satu upaya pelestarian lingkungan yang dilakukan oleh pihak kampus. Sebagai bentuk partisipasi kampus dalam mengurangi pemanasan global, maka perlu dilakukan identifikasi jenis pohon yang ada di dalam kampus, stok karbon, maupun jumlah karbon yang diserap dari atmosfer. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei hingga Juli 2022 di area kampus Universitas Sunan Bonang Tuban. Semua jenis spesies pohon akan dievaluasi berdasarkan biomassa per diameter pohon dan estimasi jumlah karbon yang diserap oleh tegakan. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat sebanyak 66 pohon jati di kampus Universitas Sunan Bonang. Pohon mimba menyumbangkan cadangan karbon paling banyak, yaitu 239,34 kg atau 41 persen dari total cadangan karbon di Universitas Sunan Bonang, yaitu 581,27 kg atau 2,1 ton CO2 yang diserap dari atmosfer.
Pengaruh Berbagai Cara Pengendalian Gulma Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Mentimun (Cucumis sativus L.) Nababan, Gabriel Rivaldo; Sebayang, Husni Thamrin
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 12 (2024): Desember
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Tanaman mentimun merupakan tanaman yang dapat tumbuh serta beradaptasi dalam berbagai kondisi lingkungan. Produksi mentimun mentimun di Indonesia mengalami flutuatif dari 2019 hingga 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengendalian gulma yang tepat terhadap berbagai perlakuan untuk pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun (Cucumis sativus L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2023 sampai bulan Agustus 2023 di Desa Mojorejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Penelitian faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok  (RAK) non Faktorial yang terdiri dari 6 perlakuan yang dilakukan pengulangan sebanyak 4 kali sehingga didapatkan 24 satuan petak percobaan dengan perlakuan P0 : Tanpa penyiangan gulma, P1: Bebas gulma (penyiangan setiap 3 hari sekali), P2: Penyiangan manual 21 HST, P3: Herbisida oxyfluorfen  dengan dosis 1,5 l ha-1+ penyiangan manual 21 HST, P4: Mulsa Hitam Perak + penyiangan manual 21 HST, P5 : Mulsa Jerami Padi + penyiangan manual 21 HST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh nyata pada parameter panjang tanaman, jumlah daun, luas daun, rerata jumlah buah per tanaman, rerata diameter buah, rerata panjang buah, rerata bobot buah per tanaman, dan bobot buah per hektar pada tanaman mentimun. Perlakuan bebas gulma, perlakuan hitam perak + penyiangan manual 21 HST, perlakuan herbisida oxyfluorfen dengan dosis 1,5 l ha-1+ penyiangan manual 21 HST, dan perlakuan mulsa jerami padi + penyiangan manual 21 HST memiliki hasil bobot buah per hektar yang tinggi dibandingkan pada perlakuan tanpa penyiangan gulma dengan hasil sebesar 68,1 ton ha-1, 66,6 ton ha-1, 56,1 ton ha-1, dan 52,1 ton ha-1.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Curly Kale (Brassica oleracea L. var. acephala) Akibat Perbedaan Konsentrasi Nutrisi dan Pupuk Daun pada Hidroponik Sistem Rakit Apung Tristinandi, Putri Yunia Rahma; Nihayati, Ellis
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2024.012.01.04

Abstract

Curly Kale merupakan tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Permintaan kale yang tinggi tidak berbanding lurus dengan hasil produksi tanaman kale. Pengaplikasian hidroponik merupakan solusi dalam budidaya kale untuk meningkatkan produksi. Kale dapat mengalami pertumbuhan kurang optimal karena nutrisi yang tidak terpenuhi. Oleh karena itu, dilakukan kombinasi pemberian nutrisi melalui daun agar kekurangan nutrisi dalam tanaman dapat tercukupi. Tujuan dari penelitian ini untuk mempelajari dan menentukan konsentrasi nutrisi dan pupuk daun yang terbaik pada pertumbuhan dan hasil tanaman kale dengan sistem hidroponik rakit apung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juni 2023 di Greenhouse Desa Pandanrejo Kecamatan Bumiaji Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bahan yang digunakan dalam penelitian adalah benih kale varietas Curly, rockwool, nutrisi dan pupuk daun. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial. Analisis data menggunakan analisis varian (ANOVA) apabila didapat pengaruh nyata dilanjut dengan uji BNJ (Beda Nyata Jujur) 5%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat interaksi antara konsentrasi nutrisi dengan pupuk daun terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, bobot segar total per tanaman, bobot konsumsi per tanaman dan indeks klorofil. Konsentrasi nutrisi 800 dan 1100 ppm dengan pupuk daun dapat meningkatkan tinggi tanaman dan bobot konsumsi per tanaman. Konsentrasi nutrisi 800, 1100 dan 1400 ppm dengan pupuk daun dapat meningkatkan jumlah daun dan bobot segar total per tanaman. Konsentrasi nutrisi 1100, 1400, 1700 dan 2000 ppm dengan pupuk daun dapat meningkatkan indeks klorofil tanaman kale. Semakin tinggi konsentrasi nutrisi yang diberikan dapat meningkatkan tinggi tanaman, jumlah daun, lebar tajuk, ketebalan per daun, panjang dan bobot basah akar. Pemberian pupuk daun dapat meningkatkan tinggi tanaman sebesar 6,57% dan jumlah daun sebesar 3,33%.
Penampilan Hasil Beberapa Mutan Padi Inpago Unram I dan Mutan G10 Generasi Keempat (M4) ismayanti, Jumratul; Suliartini, Ni Wayan Sri; Ujianto, Lestari
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Produktivitas yang rendah pada beras merah dan beras hitam dipengaruhi oleh tingginya jumlah gabah hampa akibat faktor genetik. Kekurangan lain yang dimiliki oleh padi beras hitam yaitu umur tanaman yang tergolong panjang serta hasil yang tergolong rendah jika dibandingkan dengan beras putih. Solusi untuk permasalahan tersebut yaitu perakitan varietas berdaya hasil tinggi melalui induksi mutasi. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hasil beberapa mutan padi beras merah Inpago Unram I dan G10 generasi keempatM4) yang lebih tinggi dibandingkan kontrol Inpago Unram I dan Inpari-32. Pelaksanaan percobaan dimulai dari bulan Maret sampai November 2024 yang bertempat di Desa Saribaye, kecamatan Lingsar, kabupaten Lombok Barat, NTB. Penelitian menggunakan metode eksperimental. Percobaan ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) terdiri dari 22 perlakuan dengan 3 ulangan: 20 genotipe mutan (10 genotipe mutan Inpago unram I dan 10 mutan galur G10). Analisis data dilakukan menggunakan analasis keragaman (ANOVA) dan hasil yang berbeda nyata di uji lanjut menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Genotipe G1 adalah genotipe yang memiliki hasil lebih tinggi yaitu 6,85 ton/ha dari perlakuan lainnya kecuali G6 dan G18. Hasil yang lebih tinggi pada genotipe G1 (6,85 ton/ha) didukung oleh komponen hasil bobot 100 butir (2,74g), jumlah gabah berisi per malai (123,97 butir), dan bobot gabah berisi per rumpun (42,78 g).
Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Kulit Bawang Merah dan Pupuk Cair Kotoran Kambing Terhadap Pertumbuhan Stek Sambiloto (Andrografis paniculata) putri, fadilla chairani; Mutia , Hanifah; Sembiring, Desi Sri Pasca Sari
Produksi Tanaman Vol. 12 No. 11 (2024): November
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Sambiloto merupakan salah satu tanaman obat yang memiliki banyak manfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair kulit bawang merah dan pupuk cair kotoran kambing pada pertumbuhan stek sambiloto. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari 2024 sampai Maret 2024 di lahan penelitian Universitas Pembangunan Panca Budi di dusun 3 Desa Sampe Cita, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk organik cair kulit bawang merah dan pupuk cair kotoran kambing berpengaruh berbeda nyata pada semua parameter yaitu umur bertunas, jumlah tunas, panjang tunas, diameter tunas, jumlah daun, panjang akar, berat basah dan berat kering namun interaksi antara kedua perlakuan tidak memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter.
Pengaruh Aplikasi PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria) terhadap Pertumbuhan dan Hasil Melon (Cucumis melo L.) Sistem Hidroponik Agustina, Isna Lutfia; Aini, Nurul
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Peningkatan produksi melon dapat dilakukan melalui penggunaan PGPR (Plant Growth Promoting Rhizobacteria). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi dan frekuensi pemberian PGPR terhadap pertumbuhan dan hasil melon sistem hidroponik. Penelitian dilakukan di CV. Happy Tani, Dau, Malang pada bulan Februari - Mei 2023 menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan faktor pertama konsentrasi PGPR yang terdiri dari 5 taraf, yakni: 0 ml/L, 5 ml/L, 10 ml/L, 15 ml/L, dan 20 ml/L. Sedangkan faktor kedua adalah frekuensi PGPR dengan 3 taraf, yakni: 1, 2, dan 3 minggu sekali, terdapat 15 kombinasi perlakuan dan diulang 3 kali. Variabel pengamatan meliputi bobot kering (tajuk, akar, dan total), bobot buah, diameter buah, panjang buah, ketebalan daging buah, indeks kemanisan buah, uji organoleptik, dan intensitas penyakit. Data hasil pengamatan dianalisis menggunakan analisis ragam, data yang menunjukkan pengaruh nyata dilanjutkan dengan uji BNJ 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara perlakuan konsentrasi dan frekuensi PGPR. Perlakuan konsentrasi PGPR memberikan pengaruh terhadap peningkatan hasil pada variabel bobot kering (tajuk, akar, dan total), bobot buah, diameter buah, panjang buah, ketebalan daging buah, indeks kemanisan buah, uji organoleptik (tekstur, rasa aroma dan aftertaste), dan intensitas penyakit layu fusarium. Konsentrasi PGPR 15 dan 20 ml/L memberikan hasil lebih baik. Sedangkan perlakuan frekuensi PGPR memberikan pengaruh terhadap peningkatan hasil pada bobot kering akar, bobot buah, panjang buah, uji organoleptik (rasa, aroma, dan aftertaste). Frekuensi pemberian PGPR 2 minggu sekali memberikan hasil lebih baik.
Karakterisasi Morfologi Enam Calon Varietas Tanaman Jagung Pakan (Zea mays  L.) Putra, Mhd. Nurhadi; soetopo, lita
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Kebutuhan dan produksi jagung pakan di Indonesia terus meningkat, namun angka produktivitas jagung pakan nasional masih sangat rendah. Peningkatan produktivitas dapat diupayakan dengan perakitan varietas unggul pada pemuliaan tanaman, yang akan melalui kegiatan karakterisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan karakter kualitatif dan kuantitatif enam calon varietas tanaman jagung pakan, serta mengidentifikasi calon varietas yang berpotensi memiliki hasil produksi yang nyata lebih tinggi dibandingkan varietas pembanding. Penelitian dilaksanakan di CV. Borneo Seed Indonesia yang berlokasi di Desa Bocek, Karangploso, Kabupaten Malang pada bulan Mei-September 2022. Bahan tanam yang digunakan berupa 6 calon varietas tanaman jagung pakan dan 2 varietas pembanding. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 ulangan dan 24 tanaman di setiap plot. Hasil pengamatan karakter kualitatif antosianin pada pelepah daun pertama, gelombang pada tepi helai daun, sudut antara daun dan batang, kerapatan glume, warna antosianin pada rambut tongkol, serta antosianin pada akar tunjang, tidak menunjukkan perbedaan dengan kedua varietas pembanding. Sedangkan karakter kualitatif lainnya menunjukkan adanya perbedaan dengan varietas pembanding. Hasil pengamatan karakter kuantitatif menunjukkan bahwa calon varietas JP01 nyata lebih baik dibandingkan varietas pembanding NUSA 03 pada seluruh karakter kecuali jumlah baris biji. JP01 juga nyata lebih baik dibandingkan varietas pembanding NUSA 01 pada karakter panjang poros utama malai, dan tidak lebih baik pada karakter jumlah baris biji. Calon varietas JP01 dan varietas pembanding NUSA 01 memiliki hasil yang tidak berbeda nyata pada karakter kuantitatif lainnya.
Pengaruh Konsentrasi Kalsium Nitrat dan Varietas Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Sawi (Brassica juncea L.) Pada Hidroponik Sistem Sumbu Daniswara, kevin arsya; Sugito, yogi
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/

Abstract

Pertanian konvensional berbasis tanah menghadapi kendala yang cukup berat khususnya di Indonesia. Hal tersebut disebabkan oleh produktivitas tanah yang mulai berkurang yang disebabkan oleh kesuburan tanah yang kurang baik, salah satu faktor menurunnnya kualitas tanah yaitu penanamann yang dilakukan secara terus menerus selama bertahun tahun-tahun dan yang terpenting penurunan ketersediaan lahan per kapita yang disebabkan oleh pembangunan yang signifikan. Hidroponik dianggap salah satu teknik budidaya tanpa menggunakan tanah yang dapat meningkatkan hasil kualitas produk pertanian. Hidroponik merupakan sistem budidaya tanaman dengan menggunakan air sebagai media tanamnya yang terkadung nutrisi dan oksigen untuk memenuhi kebutuhan tanaman. Budidaya sawi hidroponik memiliki banyak keunggulan, selain lebih bersih dari pada teknologi konvensional (menggunakan media tanah). Tujuan dari percobaan ini yaitu mempelajari interaksi antara konsentrasi kalsium nitrat dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi. Hipotesis dari percobaan ini yaitu terdapat interaksi yang nyata antara konsentrasi kalsium nitrat dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi.Percobaan ini dilaksanakan di Greenhouse Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur. Greenhouse Fakultas Pertanian terletak pada ketinggian tempat 440-667 mdpl dengan kisaran suhu harian 22,70C-25,10C. Percobaan ini dilaksanakan pada Februari 2022 sampai dengan Maret 2022. Percobaan ini merupakan percobaan faktorial dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial (RAKF). Faktor pertama adalah konsentrasi kalsium nitrat yang terdiri dari atas 4 taraf, yaitu 0 gram Kalsium Nitrat/1 liter AB Mix, 30 gram Kalsium Nitrat/1 liter AB Mix, 60 gram Kalsium Nitrat/1 liter AB Mix, dan 90 gram Kalsium Nitrat/1 liter AB Mix. Sedangkan faktor kedua adalah varietas yang terdiri dari Varietas Tosakan dan Varietas Shinta. Kesimpulan yang didapatkan berdasarkan percobaan yang telah dilakukan adalah tidak terdapat interaksi nyata antara pemberian konsentrasi kalsium nitrat dan varietas terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman Sawi. Terdapat hasil berbeda nyata pada perlakuan kalsium nitrat dengan konsentrasi 30g/L pada parameter bobot konsumsi dan bobot kering.

Filter by Year

2013 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 08 (2025): Agustus Vol. 13 No. 07 (2025): Juli Vol. 13 No. 06 (2025): Juni Vol. 13 No. 05 (2025): Mei Vol. 13 No. 04 (2025): April Vol. 13 No. 9 (2025): September Vol. 13 No. 3 (2025): Maret Vol. 13 No. 2 (2025): Februari Vol. 13 No. 1 (2025): Januari Vol. 12 No. 12 (2024): Desember Vol. 12 No. 11 (2024): November Vol. 12 No. 10 (2024): Oktober Vol. 12 No. 09 (2024): September Vol. 12 No. 05 (2024): Mei Vol. 12 No. 04 (2024): April Vol. 12 No. 8 (2024): Agustus Vol. 12 No. 7 (2024): Juli Vol. 12 No. 6 (2024): Juni Vol. 12 No. 3 (2024): Maret Vol. 12 No. 2 (2024): Februari Vol. 12 No. 1 (2024): Januari Vol. 11 No. 12 (2023): Desember Vol. 11 No. 11 (2023): November Vol. 11 No. 10 (2023): Oktober Vol. 11 No. 9 (2023): September Vol. 11 No. 8 (2023): Agustus Vol. 11 No. 7 (2023): Juli Vol. 11 No. 6 (2023): Juni Vol. 11 No. 5 (2023): Mei Vol. 11 No. 4 (2023): April Vol. 11 No. 3 (2023): Maret Vol. 11 No. 2 (2023): Februari Vol. 11 No. 1 (2023): Januari Vol. 10 No. 12 (2022): Terbitan Bulan Desember Vol. 10 No. 11 (2022): Terbitan Bulan November Vol. 10 No. 10 (2022): Terbitan Bulan Oktober Vol. 10 No. 9 (2022): Terbitan Bulan September Vol. 10 No. 8 (2022): Terbitan Bulan Agustus Vol 10, No 7 (2022) Vol. 10 No. 7 (2022) Vol. 10 No. 6 (2022) Vol. 10 No. 5 (2022) Vol 10, No 5 (2022) Vol. 10 No. 4 (2022) Vol 10, No 4 (2022) Vol. 10 No. 3 (2022) Vol 10, No 3 (2022) Vol. 10 No. 2 (2022) Vol 10, No 2 (2022) Vol 10, No 1 (2022) Vol. 10 No. 1 (2022) Vol. 9 No. 12 (2021) Vol 9, No 12 (2021) Vol. 9 No. 11 (2021) Vol 9, No 11 (2021) Vol 9, No 10 (2021) Vol. 9 No. 10 (2021) Vol. 9 No. 9 (2021) Vol 9, No 9 (2021) Vol. 9 No. 8 (2021) Vol 9, No 8 (2021) Vol. 9 No. 7 (2021) Vol 9, No 7 (2021) Vol. 9 No. 6 (2021) Vol 9, No 6 (2021) Vol 9, No 5 (2021) Vol. 9 No. 5 (2021) Vol 9, No 4 (2021) Vol. 9 No. 4 (2021) Vol. 9 No. 3 (2021) Vol 9, No 3 (2021) Vol 9, No 2 (2021) Vol. 9 No. 2 (2021) Vol. 9 No. 1 (2021) Vol 9, No 1 (2021) Vol. 8 No. 12 (2020) Vol 8, No 12 (2020) Vol 8, No 11 (2020) Vol. 8 No. 11 (2020) Vol. 8 No. 10 (2020) Vol 8, No 10 (2020) Vol 8, No 9 (2020) Vol. 8 No. 9 (2020) Vol 8, No 8 (2020) Vol. 8 No. 8 (2020) Vol. 8 No. 7 (2020) Vol 8, No 7 (2020) Vol 8, No 6 (2020) Vol. 8 No. 6 (2020) Vol. 8 No. 5 (2020) Vol 8, No 5 (2020) Vol. 8 No. 4 (2020) Vol 8, No 4 (2020) Vol 8, No 3 (2020) Vol. 8 No. 3 (2020) Vol. 8 No. 2 (2020) Vol 8, No 2 (2020) Vol 8, No 1 (2020) Vol. 8 No. 1 (2020) Vol 7, No 12 (2019) Vol. 7 No. 12 (2019) Vol. 7 No. 11 (2019) Vol 7, No 11 (2019) Vol 7, No 10 (2019) Vol. 7 No. 10 (2019) Vol. 7 No. 9 (2019) Vol 7, No 9 (2019) Vol. 7 No. 8 (2019) Vol 7, No 8 (2019) Vol 7, No 7 (2019) Vol. 7 No. 7 (2019) Vol. 7 No. 6 (2019) Vol 7, No 6 (2019) Vol 7, No 5 (2019) Vol. 7 No. 5 (2019) Vol 7, No 4 (2019) Vol. 7 No. 4 (2019) Vol. 7 No. 3 (2019) Vol 7, No 3 (2019) Vol. 7 No. 2 (2019) Vol 7, No 2 (2019) Vol 7, No 1 (2019) Vol. 7 No. 1 (2019) Vol 6, No 12 (2018) Vol. 6 No. 12 (2018) Vol. 6 No. 11 (2018) Vol 6, No 11 (2018) Vol. 6 No. 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 10 (2018) Vol 6, No 9 (2018) Vol. 6 No. 9 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol 6, No 8 (2018) Vol. 6 No. 8 (2018) Vol. 6 No. 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 7 (2018) Vol 6, No 6 (2018) Vol. 6 No. 6 (2018) Vol 6, No 5 (2018) Vol. 6 No. 5 (2018) Vol. 6 No. 4 (2018) Vol 6, No 4 (2018) Vol 6, No 3 (2018) Vol. 6 No. 3 (2018) Vol. 6 No. 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol 6, No 2 (2018) Vol. 6 No. 1 (2018) Vol 6, No 1 (2018) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 12 (2017) Vol 5, No 12 (2017) Vol. 5 No. 11 (2017) Vol 5, No 11 (2017) Vol. 5 No. 10 (2017) Vol 5, No 10 (2017) Vol 5, No 9 (2017) Vol. 5 No. 9 (2017) Vol. 5 No. 8 (2017) Vol 5, No 8 (2017) Vol 5, No 7 (2017) Vol. 5 No. 7 (2017) Vol. 5 No. 6 (2017) Vol 5, No 6 (2017) Vol. 5 No. 5 (2017) Vol 5, No 5 (2017) Vol 5, No 4 (2017) Vol. 5 No. 4 (2017) Vol. 5 No. 3 (2017) Vol 5, No 3 (2017) Vol. 5 No. 2 (2017) Vol 5, No 2 (2017) Vol 5, No 1 (2017) Vol. 5 No. 1 (2017) Vol. 4 No. 8 (2016) Vol 4, No 8 (2016) Vol 4, No 7 (2016) Vol. 4 No. 7 (2016) Vol. 4 No. 6 (2016) Vol 4, No 6 (2016) Vol. 4 No. 5 (2016) Vol 4, No 5 (2016) Vol 4, No 4 (2016) Vol. 4 No. 4 (2016) Vol. 4 No. 3 (2016) Vol 4, No 3 (2016) Vol 4, No 2 (2016) Vol. 4 No. 2 (2016) Vol 4, No 1 (2016) Vol. 4 No. 1 (2016) Vol 3, No 8 (2015) Vol. 3 No. 8 (2015) Vol 3, No 7 (2015) Vol. 3 No. 7 (2015) Vol. 3 No. 6 (2015) Vol 3, No 6 (2015) Vol. 3 No. 5 (2015) Vol 3, No 5 (2015) Vol 3, No 4 (2015) Vol. 3 No. 4 (2015) Vol. 3 No. 3 (2015) Vol 3, No 3 (2015) Vol 3, No 2 (2015) Vol. 3 No. 2 (2015) Vol 3, No 1 (2015) Vol. 3 No. 1 (2015) Vol. 2 No. 8 (2014) Vol 2, No 8 (2014) Vol 2, No 7 (2014) Vol. 2 No. 7 (2014) Vol. 2 No. 6 (2014) Vol 2, No 6 (2014) Vol. 2 No. 5 (2014) Vol 2, No 5 (2014) Vol 2, No 4 (2014) Vol. 2 No. 4 (2014) Vol. 2 No. 3 (2014) Vol 2, No 3 (2014) Vol 2, No 2 (2014) Vol. 2 No. 2 (2014) Vol 2, No 1 (2014) Vol. 2 No. 1 (2014) Vol. 1 No. 6 (2013) Vol 1, No 6 (2013) Vol 1, No 5 (2013) Vol. 1 No. 5 (2013) Vol. 1 No. 4 (2013) Vol 1, No 4 (2013) Vol. 1 No. 3 (2013) Vol 1, No 3 (2013) Vol 1, No 2 (2013) Vol. 1 No. 2 (2013) Vol. 1 No. 1 (2013) Vol 1, No 1 (2013) More Issue